Bab 1. Keluarga: Lingkungan Pertama dan Utama Keluarga adalah lingkungan pertama dan utama yang dikenal seseorang sejak lahir. Di dalam keluarga, seseorang pertama kali merasakan sentuhan, perhatian, dan kasih sayang. Karena itu keluarga menjadi tempat utama seseorang tumbuh dan berkembang, baik secara jasmani, mental, sosial, maupun iman. Peran keluarga bagi anak • Memberi kasih sayang, rasa aman, dan perlindungan. • Menanamkan nilai moral, sopan santun, dan iman (keluarga disebut gereja kecil / Gereja rumah tangga). • Mengajarkan doa dan membiasakan anak ikut kegiatan Gereja. Keluarga Katolik dan Salib Keluarga Katolik biasanya memasang kayu salib di rumah. Maksudnya: salib adalah tanda peringatan akan cinta kasih Yesus kepada sesama dan semua manusia. Salib mengingatkan keluarga agar saling mengasihi seperti Yesus mengasihi kita. Lingkungan lain yang membantu pertumbuhan: sekolah, masyarakat, dan Gereja. Namun semuanya melengkapi keluarga, bukan menggantikannya sebagai lingkungan pertama. Kata Kunci Keluarga = lingkungan pertama dan utama | Salib di rumah = peringatan cinta kasih Yesus kepada semua manusia. Kaitan dengan Soal Soal no. 1 dan 9. Bab 2. Manusia Citra Allah dan Tugasnya Kisah Penciptaan Kisah Allah menciptakan langit, bumi, dan segala isinya terdapat dalam Kitab Kejadian (disingkat Kej). Penciptaan manusia sebagai citra Allah tertulis dalam Kejadian 1:26-28. Perhatikan: singkatan kitab bukan Imamat, Keluaran (Kel), atau Nabi-Nabi. Arti 'Citra Allah' Kata citra berarti gambar. Manusia diciptakan segambar dan serupa dengan Allah (Kej 1:26). Artinya manusia dianugerahi akal budi, kehendak bebas, dan kemampuan mengasihi sehingga mampu mengenal dan mengasihi Penciptanya. Bukan berarti manusia harus 'menyerupai Allah' secara fisik atau karena manusia sempurna. Keunggulan manusia Manusia sama-sama ciptaan Allah seperti makhluk lain, tetapi manusia punya keunggulan karena unik: hanya manusia yang diciptakan menurut gambar Allah, punya akal budi, hati nurani, dan kebebasan. Setiap pribadi juga unik, berbeda dari yang lain. Dasar ajaran Gereja Materi Belajar PAK Kelas VII - Persiapan ASTS Gasal 2026/2027 Hal. 2 Konstitusi Pastoral Gaudium et Spes (Konsili Vatikan II) artikel 12 menyatakan bahwa Kitab Suci mengajarkan manusia diciptakan menurut gambar Allah, mampu mengenal dan mengasihi Penciptanya, serta ditetapkan Allah sebagai tuan atas semua makhluk di dunia untuk menguasai dan menggunakannya sambil memuliakan Allah. Tugas manusia sebagai citra Allah • Melaksanakan kehendak Allah dengan segala konsekuensinya (bukan menurut keinginan pribadi). • Menjaga, merawat, dan mengelola ciptaan dengan bertanggung jawab. • Mengasihi Allah dan sesama. Kata Kunci Kej 1:26-28 | Citra = segambar dan serupa dengan Allah | Manusia unik | Gaudium et Spes art. 12 | Tugas: melaksanakan kehendak Allah dengan segala konsekuensinya. Kaitan dengan Soal Soal no. 2, 4, 11, 17, 18, 19, 27. Bab 3. Talenta dan Kado Tuhan Arti Talenta Talenta adalah kemampuan, bakat, dan keterampilan yang dianugerahkan Tuhan kepada setiap orang. Talenta berbeda dengan sekadar hobi atau kesukaan. Tuhan menghendaki talenta dikembangkan demi kepentingan bersama, bukan hanya diri sendiri. Perumpamaan Talenta (Matius 25:14-30) Seorang tuan hendak bepergian lalu mempercayakan hartanya kepada hamba-hambanya: lima talenta, dua talenta, dan satu talenta, sesuai kemampuan masing-masing. Hamba pertama dan kedua mengembangkan talentanya sehingga bertambah dua kali lipat dan dipuji tuannya. Hamba ketiga menyembunyikan talentanya di dalam tanah karena takut, lalu dicela sebagai hamba yang malas dan jahat. Catatan: pada soal tertulis 'Mat 15:14-30', sedangkan perikop perumpamaan talenta ada di Matius 25:14-30. Arti kata talenta dalam kisah aslinya adalah uang (satuan mata uang/nilai besar pada zaman itu). Yesus memakai uang itu sebagai gambaran bakat dan kemampuan kita. Sikap terhadap talenta • Bersyukur dan bertanggung jawab serta mengembangkannya (bukan pasrah atau menunggu berkembang sendiri). • Tidak menyembunyikan talenta karena takut atau malas. Cara mengembangkan talenta • Melatih diri terus-menerus tanpa takut gagal. • Masuk ke kelompok/organisasi/ekstrakurikuler yang seminat. • Bertanya dan belajar dari orang yang lebih berpengalaman. • Bukan dengan bermalas-malasan dan menutup diri dari sesama. Materi Belajar PAK Kelas VII - Persiapan ASTS Gasal 2026/2027 Hal. 3 Kado Tuhan Kado Tuhan adalah gambaran anugerah-anugerah Tuhan dalam hidup kita. Pada materi kelas VII, anugerah itu dilambangkan dengan kado berwarna-warni: Warna Kado Isi Merah Hal fisik yang diberikan Tuhan (tubuh, wajah, kesehatan) Kuning Semua sifat baik yang kamu miliki Biru Bakat dan kemampuan istimewa yang kita miliki Putih Pengalaman menggembirakan yang dialami selama hidup Catatan penting Pencocokan warna-isi kado dapat berbeda antarbuku. Tabel di atas adalah pencocokan yang paling umum dan sesuai dengan pilihan jawaban soal no. 10, 25, dan 26. Cocokkan juga dengan buku pegangan/catatan dari gurumu. Kata Kunci Talenta = kemampuan, bakat, keterampilan | Mat 25:14-30 | Talenta asli = uang | Sikap: bertanggung jawab dan mengembangkan. Kaitan dengan Soal Soal no. 3, 10, 14, 16, 20, 21, 25, 26. Bab 4. Persahabatan dan Pertemanan Berteman adalah hubungan atau relasi antara dua orang atau lebih, baik dengan lawan jenis maupun sesama jenis, yang bertujuan untuk bersosialisasi atau mencapai sesuatu yang ingin dicapai bersama. Persahabatan adalah tingkat pertemanan yang lebih erat dan saling percaya. Yesus memberi teladan: 'Kamu adalah sahabat-Ku' (Yoh 15:14). Sahabat sejati saling menolong, jujur, setia, dan saling mendukung dalam kebaikan serta pertumbuhan iman. Kaitan dengan Soal Soal no. 22. Bab 5. Doa Katolik Tiga unsur doa Dalam berdoa kita mengenal unsur pujian, syukur, dan permohonan (juga tobat/maaf). Tidak ada unsur 'menyembah berlebihan' dalam doa Katolik; sembah hanya kepada Allah dengan sikap yang benar dan tulus. Doa Bapa Kami Yesus sendiri mengajar murid-murid-Nya untuk menyapa Allah sebagai Bapa. Doa Bapa Kami penuh dengan sikap penyerahan, cinta kasih, keadilan, dan pengampunan (Mat 6:9-13; Luk 11:2-4). Doa Rosario Materi Belajar PAK Kelas VII - Persiapan ASTS Gasal 2026/2027 Hal. 4 Rosario adalah devosi kepada Bunda Maria. Pada awal Rosario didaraskan tiga Salam Maria dengan sebutan Maria: pertama 'Salam, Putri Allah Bapa', kedua 'Salam, Bunda Allah Putra', ketiga 'Salam, Mempelai Allah Roh Kudus'. Jadi salam yang kedua berbunyi 'Salam, Bunda Allah Putra'. 'Salam, Ratu Surgawi' bukan salah satunya. Kaitan dengan Soal Soal no. 12, 23, 24. Bab 6. Tujuh Sakramen: Baptis, Krisma, Tobat Sakramen adalah tanda dan sarana kehadiran serta keselamatan Allah. Gereja Katolik mengenal tujuh sakramen: Baptis, Krisma (Penguatan), Ekaristi, Tobat, Pengurapan Orang Sakit, Imamat, dan Perkawinan. Sakramen Baptis Sakramen inisiasi pertama yang memasukkan orang ke dalam Gereja. Simbol utamanya air yang dituangkan di kepala. Air melambangkan pembersihan dan penghapusan dosa-dosa (dosa asal) sebelum pembaptisan dan hidup baru dalam Kristus. Pada gambar soal no. 15 tampak air dituangkan ke kepala bayi, sehingga makna simbolnya adalah pembersihan dan penghapusan dosa. (Simbol lain: lilin = cahaya Kristus, pakaian putih = hidup baru, minyak krisma = pengurapan.) Sakramen Krisma (Penguatan) Sakramen yang memberi tanda kedewasaan dalam iman. Penerima diperkuat oleh Roh Kudus untuk menjadi saksi Kristus. Bersama Baptis dan Ekaristi, Krisma termasuk sakramen inisiasi. Imamat bukan tanda kedewasaan iman, melainkan sakramen panggilan untuk pelayanan. Sakramen Tobat Sakramen pendamaian, tempat dosa diampuni lewat imam. Manfaat sering menerima Sakramen Tobat: • Rahmat kekuatan untuk mengalahkan kelemahan. • Hubungan damai dengan Allah dan sesama dipulihkan. • Ketenteraman hati dan jiwa. Penitensi (denda dosa) bukan 'manfaat' melainkan tindakan yang harus dilakukan peniten sebagai tanda tobat. Karena itu pada soal no. 7, pilihan yang bukan manfaat adalah melakukan penitensi/denda dosa. Kata Kunci Baptis = air = pembersihan dosa | Krisma = tanda kedewasaan iman | Tobat = pendamaian, penitensi adalah tugas peniten. Kaitan dengan Soal Soal no. 7, 8, 15. Bab 7. Sepuluh Perintah Allah dan Perintah Gereja Materi Belajar PAK Kelas VII - Persiapan ASTS Gasal 2026/2027 Hal. 5 Sepuluh Perintah Allah (Kel 20:1-17; Ul 5:6-21) No. Bunyi singkat 1 Akulah Tuhan Allahmu. Jangan menyembah berhala; berbaktilah kepada-Ku saja dan cintailah Aku lebih dari segala sesuatu. 2 Jangan menyebut nama Tuhan Allahmu dengan tidak hormat. 3 Kuduskanlah hari Tuhan. 4 Hormatilah ibu-bapamu. 5 Jangan membunuh. 6 Jangan berzinah. 7 Jangan mencuri. 8 Jangan bersaksi dusta tentang sesama. 9 Jangan mengingini istri/suami sesama. 10 Jangan mengingini milik sesama secara tidak adil. Perintah 1-3 mengatur hubungan manusia dengan Allah; perintah 4-10 mengatur hubungan dengan sesama. Perintah Gereja Perintah Gereja adalah aturan minimum agar umat bertumbuh dalam hidup beriman. Pada materi ini, bunyi 'Rayakan hari raya yang disamakan dengan hari Minggu' merupakan perintah Gereja ke-1. Perintah lainnya mencakup berpuasa dan berpantang, mengaku dosa sekurang-kurangnya setahun sekali, menyambut Tubuh Kristus pada masa Paskah, serta menunjang kebutuhan Gereja. Catatan penting Urutan Perintah Gereja bisa berbeda antarbuku/edisi. Kunci jawaban mengikuti urutan yang umum dipakai di buku PAK; mohon cocokkan dengan buku pegangan dan catatan gurumu. Kaitan dengan Soal Soal no. 6, 13, 28, 29. Bab 8. Tahun Liturgi Warna Liturgi Warna Arti / Masa Hijau Biasa (Masa Biasa); lambang pertumbuhan, harapan dalam keseharian Ungu Tobat, persiapan (Adven dan Prapaskah) Putih Kegembiraan dan kemurnian (Natal, Paskah) Merah Darah martir dan api Roh Kudus (Jumat Agung, Pentakosta) Hitam/Ungu Berkabung (misa arwah) Pada soal no. 5, warna hijau = Biasa. Kamis Putih Materi Belajar PAK Kelas VII - Persiapan ASTS Gasal 2026/2027 Hal. 6 Kamis Putih memperingati malam Perjamuan Terakhir Yesus bersama murid-murid-Nya, saat Yesus menetapkan Ekaristi dan Imamat serta membasuh kaki para murid sebagai teladan pelayanan. Jumat Agung memperingati wafat Yesus; Sabtu Paskah/Malam Paskah memperingati kebangkitan; Rabu Abu membuka Masa Prapaskah. Kaitan dengan Soal Soal no. 5 dan 30. Materi Belajar PAK Kelas VII - Persiapan ASTS Gasal 2026/2027 Hal. 7