KENALI KARHUTLA ATURAN Apa itu Karhutla? Sanksi Hukum Karhutla adalah kebakaran hutan dan lahan, baik di tanah mineral maupun di lahan gambut. UU 32/2009 tentang PPLH, Pasal 69 & 108 90% Lebih dari 90% karhutla disebabkan oleh ulah manusia. Penyebab utama Membuka lahan dengan cara dibakar Membuang puntung rokok sembarangan Api unggun atau sisa pembakaran sampah yang tidak dipadamkan Membakar sisa panen atau semak Musim kemarau panjang (El Niño) Waspada lahan gambut Api bisa menjalar di bawah permukaan tanah, sulit dipadamkan, dan menghasilkan asap paling tebal. Membuka lahan dengan cara membakar diancam penjara 3–10 tahun dan denda Rp3–10 miliar. UU 41/1999 tentang Kehutanan Membakar hutan diancam pidana penjara dan denda miliaran rupiah. KUHP Pasal 187 Sengaja menimbulkan kebakaran dapat dipidana penjara. Kontak Darurat Darurat nasional 112 SOSIALISASI MASYARAKAT KABUPATEN BANJAR Posko Krisis HRB 0813 2187 6669 BPBD Kab. Banjar 0811-5119-944 Damkar 0823-5044-7112 CEGAH KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN Mari jaga hutan, lahan, dan kesehatan keluarga kita. Diterbitkan oleh Sosialisasi pencegahan karhutla di Desa Sumber Baru, Kec. Sungai Pinang PT HUTAN RINDANG BANUA PT Hutan Rindang Banua Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan MENGAPA HARUS DICEGAH PENCEGAHAN TANGGAP DARURAT Dampak Karhutla Apa yang Bisa Kita Lakukan? Jika Melihat Api atau Asap Kesehatan. ISPA, sesak napas, iritasi mata. Paling berisiko: anak-anak, ibu hamil, dan lansia. Ekonomi. Kebun dan ternak hilang, harga kebutuhan naik. Pendidikan. Sekolah diliburkan karena asap. Transportasi. Penerbangan dan jalan terganggu. 1 2 3 Buka lahan tanpa bakar (PLTB): tebas, cacah, lalu jadikan kompos atau pupuk organik Jangan buang puntung rokok di kebun atau hutan Padamkan api sampai tuntas setelah memasak atau membakar sampah Lingkungan. Satwa mati, tanah rusak, gambut tidak bisa kembali seperti semula, air tercemar. 4 Sosial. Konflik antarwarga, nama daerah tercemar. 5 Buat sekat bakar di sekitar kebun 6 Ikut patroli bersama MPA, Manggala Agni, dan aparat desa 7 Laporkan setiap orang yang membakar lahan Pemasangan papan larangan membakar di Rantau Bakula, Kabupaten Banjar Jaga gambut tetap basah: rawat sekat kanal, embung, dan sumur bor Warga dan tim PT Hutan Rindang Banua bersepakat menjaga lahan dari api 1 Tetap tenang, catat lokasinya (bagikan titik dari HP jika bisa) 2 Segera lapor ke 112, BPBD, atau MPA 3 Padamkan jika api masih kecil dan aman: pakai air, tanah, atau ranting basah 4 Jangan mendekat jika api sudah besar. Utamakan keselamatan 5 Saat ada asap: pakai masker (sebaiknya N95), kurangi kegiatan di luar rumah, tutup jendela, dan banyak minum air putih 6 Segera ke Puskesmas jika mengalami sesak napas “Satu percikan api bisa menghanguskan ribuan hektare. Mari bersama jaga desa kita.”