NOMOR: 01 TAHUN 2026 TENTANG PEDOMAN PELAKSANAAN SELEKSI PENGADAAN SUMBER DAYA MANUSIA KOPERASI DESA/KELURAHAN MERAH PUTIH DAN KAMPUNG NELAYAN MERAH PUTIH TAHUN 2026 BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG 1. Dalam rangka percepatan operasionalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sesuai lnstruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan lnstruksi Presiden Nomor 17 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan Fisik Gerai, Pergudangan, dan Kelengkapan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih serta percepatan operasionalisasi Kampung Nelayan sesuai lnstruksi Presiden Nomor 14 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan Kawasan Swasembada Pangan, Energi dan Air Nasional, perlu dilakukan percepatan operasionalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih ("KDKMP") dan Kampung Nelayan Merah Putih ("KNMP") melalui langkah-langkah strategis, terpadu, terintegrasi, dan terkoordinasi antar Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah dan Badan Usaha Milik Negara ("BUMN"). 2. Pelaksanaan program KDKMP dan KNMP memerlukan dukungan Sumber Daya Manusia ("SDM") yang memadai agar koperasi yang dibentuk dapat segera dioptimalkan dan dioperasionalisasikan. SOM dibutuhkan untuk menjalankan fungsi pengelolaan kelembagaan, operasional usaha, administrasi dan keuangan, pelayanan anggota, pemanfaatan sistem digital, serta koordinasi dengan berbagai pihak. Dengan demikian, seleksi pengadaan SOM menjadi langkah penting untuk memastikan koperasi desa tidak hanya terbentuk secara formal, tetapi juga mampu beroperasi secara efektif, produktif, dan berkelanjutan. 3. Sehubungan dengan kebutuhan SOM pada KDKMP dan KNMP, telah dibentuk Panitia Seleksi Nasional Pengadaan Sumber Daya Manusia dalam Rangka Pemenuhan Program Prioritas Presiden ("Panselnas") berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 7 Tahun 2026 tentang Panitia Seleksi Nasional Pengadaan Sumber Daya Manusia dalam Rangka Pemenuhan Program Prioritas Presiden yang melibatkan berbagai Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, BUMN, dan pemangku kepentingan terkait, sebagai wadah koordinasi dan pelaksanaan seleksi secara terpadu. Dalam hal ini, pengadaan SOM KDKMP dan KNMP merupakan salah satu bagian dari pelaksanaan tugas Panselnas untuk memastikan terpenuhinya kebutuhan -2- SDM yang kompeten dalam mendukung percepatan operasionalisasi serta masa optimalisasi KOKMP dan KNMP. 4. Bahwa seleksi SOM KDKMP dan KNMP merupakan proses awal dalam upaya memperoleh SOM yang berkualitas dan berintegritas untuk mendukung percepatan optimalisasi dan operasionalisasi KDKMP dan KNMP, khususnya dalam kurun waktu 2 (dua) tahun pertama sebagai masa penguatan awal. Oleh karena itu, perlu dibangun sistem pengadaan yang objektif, transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme, agar KDKMP dan KNMP memiliki kapasitas operasional yang memadai dan pada tahap selanjutnya mampu berkembang secara mandiri. 5. Oalam rangka mendukung pelaksanaan seleksi SOM KOKMP dan KNMP, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi selaku Ketua/Penanggung Jawab dan Kepala Badan Pengaturan BUMN selaku Koordinator Bidang Teknis Seleksi SOM BUMN Panitia Seleksi Nasional Pengadaan SOM dalam Rangka Pemenuhan Program Prioritas Presiden menetapkan Pedoman Pelaksanaan tentang Seleksi Pengadaan Sumber Daya Manusia Koperasi Oesa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih Tahun 2026. B. MAKSUD DAN TUJUAN 1. Pedoman pelaksanaan ini dimaksudkan untuk menjadi pedoman dalam pelaksanaan seleksi SOM KOKMP dan KNMP, guna menunjang kelancaran pelaksanaan proses seleksi. 2. Tujuan yang hendak dicapai adalah pengadaan seleksi yang obyektif, transparan, dan akuntabel sehingga dapat diperoleh SOM KOKMP dan KNMP yang berkualitas sesuai dengan kebutuhan. C. RUANG LINGKUP Ruang lingkup Pedoman Seleksi Pengadaan SOM KOKMP dan KNMP tahun 2026 meliputi: 1 . Perencanaan; 2. Pengumuman; 3. Pelamaran; 4. Seleksi; 5. Pengumuman Hasil Seleksi; 6. Pelatihan Dasar Kemiliteran Komponen Cadangan dan Pelatihan Manajerial dan Kompetensi Bidang; 7. Pengangkatan; dan 8. Lain-lain. -3- D. DASAR HUKUM 1. Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang. 2. Keputusan Presiden Nomor 7 Tahun 2026 tentang Panitia Seleksi Nasional Pengadaan Sumber Daya Manusia dalam Rangka Pemenuhan Program Prioritas Presiden. 3. lnstruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. 4. lnstruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan Kawasan Swasembada Pangan, Energi dan Air Nasional. 5. lnstruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan Fisik Gerai, Pergudangan, dan Kelengkapan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. E. PENGERTIAN 1. Seleksi pengadaan SOM KDKMP dan KNMP adalah serangkaian kegiatan yang meliputi Perencanaan, Pengumuman, Pelamaran, Seleksi, Pengumuman Hasil Seleksi, Pelatihan Dasar Kemiliteran Komponen Cadangan dan Pelatihan Manajerial dan Kompetensi Bidang, dan Pengangkatan sebagai SOM KDKMP atau KNMP. 2. Perusahaan adalah PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) dan/atau PT Agrinas Jaladri Nusantara (Persero) yang ditugaskan untuk mendukung pelaksanaan pengadaan SDM KDKMP dan KNMP. 3. Formasi adalah jenis jabatan, jumlah, dan kualifikasi pendidikan yang akan dibuka dalam seleksi pengadaan SOM KDKMP dan KNMP. 4. Panitia Seleksi Nasional Pengadaan Sumber Daya Manusia dalam Rangka Pemenuhan Program Prioritas Presiden yang selanjutnya disingkat Panselnas adalah panitia seleksi nasional yang beranggotakan pemangku kepentingan dan bertugas untuk merumuskan, mengoordinasikan, menyelenggarakan pengadaan kebutuhan SOM secara nasional yang mendukung terpenuhinya target-target Program Prioritas Presiden. 5. Seleksi Kompetensi adalah seleksi untuk menggali pengetahuan dan keterampilan peserta ujian yang meliputi Tes Potensi Kognitif dan Tes Manajemen Koperasi/Manajemen Kelautan dan Perikanan. 6. Tes Potensi Kognitif adalah tes yang dilakukan untuk mengukur kemampuan peserta terkait dengan bahasa, hitungan, pengetahuan umum, pola gambar, abstraksi ruang, dan bentuk. -4- 7. Tes Manajemen Koperasi adalah tes bagi peserta formasi jabatan KDKMP yang dilakukan untuk mengukur kemampuan peserta terkait dengan pemahaman dan penerapan prinsip, tata kelola, pengelolaan usaha, pengelolaan keuangan, pelayanan anggota, serta pengembangan kelembagaan koperasi . 8. Tes Manajemen Kelautan dan Perikanan adalah tes bagi peserta formasi jabatan KNMP yang dilakukan untuk mengukur kemampuan peserta terkait dengan pemahaman dan pengelolaan bidang kelautan dan perikanan, yang meliputi tata kelola usaha, pengelolaan sumber daya, operasional, pemberdayaan masyarakat, serta aspek kelembagaan di bidang kelautan dan perikanan. 9. Seleksi Kompetensi Tambahan yang selanjutnya disingkat SKT adalah seleksi yang terdiri dari Tes Mental ldeologi dan Uji Pemeriksaan Kesehatan. 10. Tes Mental ldeologi adalah tes yang dilakukan untuk mengukur pemahaman, sikap, perilaku, dan komitmen peserta terkait dengan nilai­ nilai Pancasila, Undang-Undang O asar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal lka. 11. Uji Pemeriksaan Kesehatan adalah pengujian yang dilakukan untuk mengukur kondisi kesehatan jasmani dan rohani peserta terkait dengan kesesuaian untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab jabatan. 12. Pelatihan Dasar Kemiliteran Komponen Cadangan dan Pelatihan Manajerial dan Kompetensi Bidang adalah pelatihan bagi peserta yang lulus Seleksi Kompetensi dan Seleksi Kompetensi Tambahan untuk membentuk karakter, memperkuat kompetensi, dan membekali peserta dengan kompetensi bidang/manajerial sesuai kebutuhan KDKMP dan KNMP. 13. Computer Assisted Test Badan Kepegawaian Negara yang selanjutnya disingkat CAT BKN adalah suatu sistem seleksi dengan alat bantu komputer yang digunakan untuk mendapatkan lulusan yang memenuhi standar minimum kompetensi milik Badan Kepegawaian Negara ("BKN"). -5- BAB II PERENCANAAN A. PEMBENTUKAN PANITIA 1. Oalam rangka pelaksanaan seleksi pengadaan SOM KOKMP dan KNMP tahun 2026, Panselnas membentuk susunan Tim Seleksi KOKMP dan KNMP ("Tim") untuk mendukung pelaksanaan seleksi pengadaan SOM KOKMP dan KNMP tahun 2026. 2. Tim sebagaimana dimaksud pada angka 1 mempunyai tugas dan kewenangan: a. menyusun jadwal pelaksanaan seleksi pengadaan SOM KOKMP dan KNMP tahun 2026; b. mengumumkan seluruh rangkaian pelaksanaan seleksi pengadaan SOM KOKMP dan KNMP tahun 2026 secara terbuka; c. melakukan koordinasi dan pelaksanaan atas rangkaian seleksi pengadaan SOM KOKMP dan KNMP tahun 2026 sebagaimana tercantum dalam pengumuman; d. berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait dalam penyiapan sarana seluruh rangkaian pelaksanaan seleksi pengadaan SOM KOKMP dan KNMP tahun 2026 secara terbuka. B. PEMBUATAN PAKTA INTEGRITAS Oalam rangka akuntabilitas dan transparansi serta menjamin integritas, seluruh Panselnas dan Tim yang dibentuk melakukan penandatanganan Pakta lntegritas yang pada pokoknya memuat kesanggupan untuk tidak melakukan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme dalam proses seleksi ini dan berkomitmen untuk: 1. melaksanakan seleksi secara sungguh-sungguh; 2. mewujudkan seleksi yang bersih, transparan, dan akuntabel; 3. tidak melakukan pertemuan dan/atau komunikasi apapun dengan peserta seleksi dalam bentuk apapun di luar forum resmi atau pun terjadwal, baik secara langsung maupun tidak langsung; 4. tidak menjanjikan sesuatu apapun dalam kaitannya dengan kelulusan atau hasil seleksi kepada peserta; 5. tidak menerima pemberian hadiah, bingkisan, dan/atau apapun dari peserta yang patut diduga bahwa pemberian dimaksud adalah untuk melakukan pengurusan terkait kelulusan atau hasil seleksi peserta; 6. melaporkan kepada Panselnas apabila mengetahui atau menemukan adanya penyalahgunaan wewenang, kecurangan, dan/atau penyimpangan dalam pelaksanaan seleksi; 7. tidak membuat WhatsApp Group atau forum lainnya yang mengumpulkan para -6pelamar dalam satu forum; 8. apabila melanggar Pakta lntegritas ini, bersedia mendapat tindakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. C. SOSIALISASI 1. Oalam rangka sosialisasi informasi penyelenggaraan seleksi SOM KOKMP dan KNMP tahun 2026, maka Tim bertugas menyediakan konten terkait sosialisasi baik dalam bentuk fisik maupun non fisik yang mendukung penyebaran informasi dengan optimal. 2. Tim berkewajiban membantu penyebaran informasi mengenai pengadaan SOM KOKMP dan KNMP dalam berbagai bentuk media informasi. D. HELPDESK 1. Untuk mendukung pelayanan terhadap calon pelamar, Tim menyediakan Helpdesk yang diinformasikan dalam portal https://phtc.panselnas.qo.id. 2. Helpdesk resmi yang dicantumkan dalam pengumuman adalah sebagai berikut: a. [email protected] yang akan dikelola oleh admin dari Kementerian Koperasi; b. [email protected] yang akan dikelola oleh admin dari Kementerian Kelautan dan Perikanan. E. KOORDINASI Koordinasi tidak terbatas pada pihak-pihak yang bergabung dalam Tim, tetapi pihak-pihak lain yang dipandang perlu untuk menyukseskan penyelenggaraan seleksi pengadaan SOM KDKMP dan KNMP tahun 2026, seperti Kepolisian untuk keamanan, Forum Wartawan untuk publikasi, dan pihak-pihak lainnya. -7- BAB Ill PENGUMUMAN A. BENTUK PENGUMUMAN 1. Pengumuman lowongan dilakukan oleh Tim sesuai dengan jadwal yang ditetapkan; 2. Pengumuman sebagaimana dimaksud pada angka 1 paling sedikit memuat: a. Nama jabatan; b. Jumlah lowongan jabatan; c. Kualifikasi pendidikan; d. Jadwal dan tahapan seleksi; e. Syarat pelamaran yang wajib dipenuhi; dan f. Helpdesk. 8. STRATEGI PENGUMUMAN 1. Guna mempermudah pemahaman calon pelamar terkait syarat maupun jabatan yang akan dilamar, Tim membuat desain gratis pengumuman untuk mempermudah calon pelamar atau pelaksanaan kegiatan lainnya yang mendukung seperti acara podcast live, wawancara radio, dan lain sebagainya. 2. Untuk memperkuat penyampaian informasi, konten sebagaimana dimaksud pada angka 1 dapat disebarkan melalui kanal informasi resmi yang dimiliki perguruan tinggi maupun forum alumni. -8BAB IV PELAM ARAN A. JABATAN, KUALIFIKASI PENDIDIKAN, DAN ALOKASI Penetapan jabatan, kualifikasi pendidikan, dan alokasi dalam pengadaan 1. SOM KDKMP dan KNMP tahun 2026 ditetapkan sesuai dengan kebutuhan organisasi dan karakteristik usaha KDKMP atau KNMP sebagaimana tercantum di Pengumuman pada lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Pedoman Pelaksanaan ini. 2. Kualifikasi pendidikan bagi pelamar terdiri atas: a. Diploma Tiga (D3); b. Diploma Empat (D4); c. Sarjana (S1). 3. Alokasi kebutuhan atau kuota formasi untuk setiap jabatan ditetapkan berdasarkan hasil perencanaan kebutuhan SOM. B. PERSYARATAN 1. Warga Negara Indonesia yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, setia dan taat kepada Pancasila, UU D 1945 dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. 2. Usia paling rendah 20 (dua puluh) tahun dan paling tinggi 35 (tiga puluh lima) tahun pada saat melakukan pendaftaran dalam portal https://phtc.panselnas.go. id. 3. Tidak pernah dipidana dengan pidana penjara/kurungan berdasarkan putusan pengadilan yang telah memiliki kekuatan hukum tetap. 4. Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai Calon PNS, PNS, PPPK, prajurit Tentara Nasional Indonesia, anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia, atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta (termasuk pegawai Badan Usaha Milik Negara atau Badan Usaha Milik Daerah). 5. Tidak berkedudukan sebagai Calon PNS, PNS, Prajurit Tentara Nasional Indonesia, atau Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia. Tidak sedang menjadi anggota atau pengurus partai politik atau terlibat 6. politik praktis. 7. Tidak terlibat dalam organisasi terlarang dan/atau organisasi kemasyarakatan yang dicabut status badan hukumnya oleh Pemerintah. 8. Memiliki kualifikasi pendidikan sesuai dengan persyaratan jabatan, dengan ketentuan: -9- a. memiliki ljazah sesuai dengan persyaratan jabatan yang dilamar dengan lndeks Prestasi Kumulatif ("IPK") serendah-rendahnya 2,75 (dua koma tujuh lima) dalam skala 4,00 (empat koma nol nol); dan b. bagi pelamar yang berasal dari lulusan perguruan tinggi luar negeri, agar menyampaikan ljazah dan konversi IPK yang telah disetarakan oleh Kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pendidikan, ilmu pengetahuan dan teknologi. Sehat jasmani dan rohani sesuai dengan persyaratan jabatan yang 9. dilamar. 10. Tidak memiliki catatan atau keterlibatan dalam kegiatan kriminal apapun yang dinyatakan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia, yang dibuktikan dengan Surat Keterangan Catatan Kepolisian ("SKCK") yang masih berlaku, untuk disampaikan pada saat pelaksanaan SKT. 11. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. C. TATA CARA PENDAFTARAN 1. Pelamar membuat akun dan melakukan pendaftaran dalam jaringan (daring) pada portal https://phtc.panselnas.go.id dengan mengisi formulir yang disediakan menggunakan data kependudukan yang tertera pada Kartu Tanda Penduduk ("KTP")/Kartu Keluarga/Surat Keterangan Perekaman e-KTP asli yang dikeluarkan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil ("Dukcapil") atau instansi yang berwenang. 2. Pelamar mengunggah dokumen persyaratan pada portal https://phtc.panselnas.go.id yang terdiri dari: a. Surat Pernyataan yang diketik menggunakan komputer dan ditandatangani oleh pelamar dengan pena bertinta hitam, dan dibubuhi meterai tempel atau e-meterai Rp10.000,00 yang diperoleh melalui https://e-meterai.co.id (Pelamar agar tidak menggunakan meterai palsu atau meterai yang sudah pernah digunakan pada dokumen lain). Format surat pernyataan dapat diunduh pada portal https://phtc.panselnas.go.id (Surat Pernyataan dipindai berwarna); b. Surat Keterangan Sehat dari dokter yang bekerja pada fasilitas kesehatan milik pemerintah (Surat Keterangan Sehat dipindai berwarna); c. Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) atau Surat Keterangan Perekaman Data E-KTP yang masih berlaku dan dikeluarkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil/lnstansi yang berwenang (e-KTP/Surat Keterangan Perekaman dipindai berwarna); d. Pas foto formal berwarna dan terbaru paling lama 6 (enam) bulan terakhir ukuran 4x6 dengan ketentuan berlatar belakang biru, -10- berpakaian rapi menggunakan kemeja, wajah terlihat jelas, menghadap ke depan, seorang diri, dan bukan swafoto; e. ljazah asli (bukan legalisir) sesuai dengan kualifikasi pendidikan yang dipersyaratkan dalam jabatan dengan ketentuan: 1) bagi pelamar yang ijazahnya hilang, mengunggah Surat Keterangan Pengganti ljazah dari perguruan tinggi (ljazah dipindai berwarna); 2) bagi pelamar lulusan perguruan tinggi luar negeri, wajib menyertakan Surat Penyetaraan ljazah asli dari Kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pendidikan, ilmu pengetahuan, dan teknologi. Dokumen surat penyetaraan ijazah tersebut digabungkan menjadi 1 (satu) file dengan dokumen ijazah (Surat Penyetaraan ljazah dan ljazah dipindai berwarna); f. Transkrip nilai asli (bukan legalisir) sesuai ljazah berupa 1 (satu) file yang menampilkan seluruh halaman, dengan ketentuan: 1) bagi lulusan perguruan tinggi luar negeri dapat menggunakan konversi nilai IPK pada Surat Penyetaraan dari Kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pendidikan, ilmu pengetahuan dan teknologi (Surat Penyetaraan dipindai berwarna); 2) bagi pelamar yang transkrip nilainya hilang, dapat mengunggah Surat Keterangan Pengganti Transkrip dari perguruan tinggi (Surat Keterangan Pengganti Transkrip dipindai berwarna); g. Sertifikat kompetensi terkait kelautan dan perikanan yang terdaftar dalam pangkalan data Kementerian Kelautan dan Perikanan, bagi pelamar yang memilikinya, sebagai dokumen pendukung pada formasi jabatan di KNMP. 3. Pelamar hanya dapat mendaftar pada 1 (satu) jabatan dalam 1 (satu) formasi. 4. Pelamar yang diketahui mendaftar pada lebih dari 1 (satu) jabatan dan/atau menggunakan 2 (dua) nomor identitas kependudukan yang berbeda dinyatakan gugur dan dapat dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. 5. Setelah menyelesaikan proses pendaftaran, pelamar wajib mencetak Kartu Ujian melalui portal https://phtc.panselnas.go.id. -11- BAB V SELEKSI A. SELEKSI ADMINISTRASI 1. Seleksi administrasi dilakukan untuk menilai kesesuaian syarat administrasi dan kualifikasi dengan dokumen pelamaran yang diunggah oleh pelamar melalui portal https://phtc.panselnas.go.id. 2. Hasil seleksi administrasi wajib diumumkan oleh Tim secara terbuka melalui portal https://phtc.panselnas.go.id, papan pengumuman, dan atau bentuk lain yang memungkinkan. 3. Pelamar yang dinyatakan lulus seleksi administrasi, dapat mencetak Kartu Ujian dengan cara mengunduh pada portal https://phtc.panselnas.go.id untuk mengikuti Seleksi Kompetensi. B. SELEKSI KOMPETENSI 1. Seleksi Kompetensi terdiri dari: a. Tes Potensi Kognitif; b. Tes Manajemen Koperasi/Tes Manajemen Kelautan dan Perikanan. Tes Potensi Kognitif terdiri dari 6 subtes untuk mengukur kemampuan yang 2. berkaitan dengan bahasa, hitungan, pengetahuan umum, pola gambar, abstraksi ruang dan menentukan bentuk. Waktu pengerjaan tes kurang lebih 50 menit dengan nilai ambang batas Tes Potensi Kognitif adalah 110 (seratus sepuluh). 3. Tes Manajemen Koperasi/Tes Manajemen Kelautan dan Perikanan terdiri dari 20 (dua puluh) butir soal, dengan bobot jawaban benar bernilai 5 (lima) dan salah atau tidak menjawab bernilai O (nol). 4. Kriteria kelulusan peserta Seleksi Kompetensi untuk diikutkan SKT adalah: a. Peserta yang memenuhi nilai ambang batas Tes Potensi Kognitif sebanyak 3 (tiga) kali jumlah formasi dan memiliki nilai Tes Potensi Kognitif tertinggi. b. Dalam hal peserta formasi KDKMP memperoleh nilai Tes Potensi Kognitif yang sama, penentuan kelulusan peserta secara berurutan didasarkan pada: 1) nilai Tes Manajemen Koperasi tertinggi; 2) dalam hal nilai Tes Manajemen Koperasi sebagaimana dimaksud pada angka 1) sama, maka pemeringkatan ditentukan berdasarkan nilai IPK tertinggi; 3) dalam hal nilai IPK sebagaimana dimaksud pada angka 2) sama, maka pemeringkatan ditentukan berdasarkan usia peserta tertua; -12- 5. 6. 7. 4) dalam hal usia peserta tertua sebagaimana dimaksud pada angka 3) sama dan berada pada batas 3 (tiga) kali jumlah formasi terhadap keseluruhan peserta, maka peserta tersebut diikutsertakan pada formasi SKT. c. Dalam hal peserta formasi KNMP memperoleh nilai Tes Potensi Kognitif yang sama, penentuan kelulusan peserta secara berurutan didasarkan pada: 1) nilai Tes Manajemen Kelautan dan Perikanan tertinggi; 2) dalam hal nilai Tes Manajemen Kelautan dan Perikanan sebagaimana dimaksud pada angka 1) sama, maka pemeringkatan diutamakan pada peserta yang memiliki sertifikat kompetensi terkait kelautan dan perikanan. 3) bagi pelamar yang mendaftar pada formasi KNMP dalam hal angka 2) sama-sama tidak memiliki sertifikat atau sama-sama memiliki sertifikat, maka pemeringkatan ditentukan berdasarkan nilai IPK; 4) dalam hal nilai IPK sebagaimana dimaksud pada angka 3) sama, maka pemeringkatan ditentukan berdasarkan usia peserta tertua; 5) dalam hal usia peserta tertua sebagaimana dimaksud pada angka 4) sama dan berada pada batas 3 (tiga) kali jumlah formasi terhadap keseluruhan peserta, maka peserta tersebut diikutsertakan pada formasi SKT. Tim berkewajiban mengumumkan secara terbuka melalui https://phtc.panselnas.go.id, papan pengumuman, atau bentuk lain yang memungkinkan sebelum pelaksanaan Seleksi Kompetensi, dengan memuat sekurangnya: a. hari, tanggal, waktu, dan tempat pelaksanaan seleksi; b. kewajiban untuk membawa Kartu Ujian dan KTP; c. tata tertib pelaksanaan Seleksi Kompetensi. Seleksi Kompetensi bersifat menggugurkan. Pengumuman kelulusan Seleksi Kompetensi paling sedikit memuat nama jabatan yang dilamar, kualifikasi pendidikan, nomor Kartu Ujian, nama peserta seleksi, dan nilai hasil Seleksi Kompetensi. C. SELEKSI KOMPETENSI TAMBAHAN 1. Seleksi Kompetensi Tambahan ("SKT") terdiri dari: a. Tes Mental ldeologi; b. Uji Pemeriksaan Kesehatan. 2. SKT dikoordinir dan dilaksanakan sepenuhnya Pertahanan, dengan rincian kegiatan sebagai berikut: a. Tes Mental ldeologi, terdiri dari: oleh Kementerian -13- 3. 4. 5. 6. Pengisian data pribadi; Tes tertulis; Wawancara. b. Uji Pemeriksaan Kesehatan, terdiri dari: Pemeriksaan fisik; Pemeriksaan laboratorium (darah dan urine); Pemeriksaan radiologi; Pemeriksaan elektrokardiogram (EKG). Bagi peserta yang akan mengikuti SKT wajib membawa dokumen SKCK. Tim berkewajiban mengumumkan secara terbuka melalui https://phtc.panselnas.qo.id, papan pengumuman, atau bentuk lain yang memungkinkan sebelum pelaksanaan SKT, dengan memuat sekurangnya: a. hari, tanggal, waktu dan tempat pelaksanaan seleksi; b. alat tulis yang diperlukan dalam pelaksanaan seleksi; c. kewajiban untuk membawa Kartu Ujian dan KTP; d. tata tertib pelaksanaan Seleksi Kompetensi Tambahan. SKT bersifat menggugurkan. Detil pelaksanaan dan kriteria kelulusan peserta Seleksi Kompetensi Tambahan akan diinformasikan dan diatur lebih lanjut oleh Kementerian Pertahanan. -14- BAB VI PENGUMUMAN HASIL SELEKSI A. PENGOLAHAN NILAI SELEKSI Kementerian Pertahanan mengirimkan hasil Seleksi Kompetensi Tambahan kepada Tim, untuk selanjutnya disampaikan kepada BKN untuk dilakukan pengolahan nilai. Pengolahan nilai dilakukan dengan mengintegrasikan nilai Seleksi Kompetensi dengan nilai Seleksi Kompetensi Tambahan. Penentuan kelulusan akhir diberlakukan bagi peserta yang lulus Seleksi Kompetensi Tambahan dan memiliki nilai Tes Potensi Kognitif tertinggi. Dalam hal Peserta memperoleh nilai akhir yang sama, maka penentuan kelulusan akhir secara berurutan berdasarkan pada: a. nilai Tes Manajemen Koperasi/Tes Manajemen Kelautan dan Perikanan tertinggi; b. dalam hal huruf a tidak terpenuhi, nilai Tes Manajemen Koperasi/Tes Manajemen Kelautan dan Perikanan sebagaimana dimaksud pada huruf a sama, maka pemeringkatan ditentukan berdasarkan nilai IPK tertinggi; c. dalam hal nilai IPK sebagaimana dimaksud pada huruf b sama, maka pemeringkatan ditentukan berdasarkan usia peserta tertua. 8. PENGUMUMAN KELULUSAN Hasil kelulusan seleksi sebagaimana ditetapkan oleh Panselnas, diumumkan oleh Panselnas secara terbuka melalui portal https://phtc.panselnas.go.id, papan pengumuman, dan/atau bentuk lain yang memungkinkan, dengan memuat sekurang-kurangnya: 1. Nama Jabatan yang dilamar; 2. Kualifikasi Pendidikan; 3. Nomor Kartu Ujian; dan 4. Nama Peserta Seleksi. -15BAB VII PELATIHAN 1. Peserta yang mengikuti Pelatihan adalah peserta yang dinyatakan lulus Seleksi Administrasi, Seleksi Kompetensi , dan Seleksi Kompetensi Tambahan. 2. Pelatihan Dasar Kemiliteran Komponen Cadangan akan dilaksanakan sepenuhnya oleh Kementerian Pertahanan. 3. Pelatihan Manajerial dan Kompetensi Bidang akan dilaksanakan oleh Kementerian Koperasi untuk formasi jabatan KDKMP dan Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk formasi jabatan KNMP, serta pihak lain yang ditunjuk. -16- BAB VIII PENGANGKATAN 1. Peserta yang dinyatakan lulus seleksi, diusulkan untuk menjadi calon SOM KOKMP dan KNMP kepada PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) atau PT Agrinas Jaladri Nusantara (Persero), dengan skema Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) selama kurun waktu 2 (dua) tahun. 2. Peserta yang diusulkan untuk menjadi calon SOM KOKMP dan KNMP kepada PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) atau PT Agrinas Jaladri Nusantara (Persero) sebagaimana dimaksud pada angka 1 wajib melengkapi berkas persyaratan dan menandatangani surat penawaran kerja. 3. Oalam hal terdapat Peserta yang tidak dapat memenuhi berkas persyaratan sebagaimana dimaksud pada angka 2 dalam jangka waktu yang telah ditentukan, maka Peserta tersebut dinyatakan tidak memenuhi syarat dan untuk selanjutnya dilakukan penggantian sesuai ketentuan. 4. Peserta yang dapat diangkat menjadi calon SOM KOKMP dan KNMP tahun 2026, setelah mengikuti Pelatihan Oasar Kemiliteran Komponen Cadangan dan Pelatihan Manajerial dan Kompetensi Bidang dan akan ditempatkan di lokasi KOKMP dan KNMP yang berada di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. 5. Peserta yang diangkat menjadi SOM KOKMP dan KNMP tahun 2026 akan dievaluasi kinerjanya secara berkala. -17- BAB IX PENUTUP 1. Pedoman ini terikat dengan ketentuan peraturan perundang-undangan lain yang terkait. Ketentuan yang belum diatur dalam Pedoman Pelaksanaan ini akan diatur lebih lanjut dengan peraturan lainnya. 2. Apabila di kemudian hari ditemukan keterangan atau data pelamar/peserta yang tidak sesuai persyaratan dan/atau tidak benar, Tim berhak menggugurkan kelulusan yang bersangkutan. PANITIA SELEKSI NASIONAL PENGADAAN SUMBER DAYA MANUSIA DALAM RANGKA PEMENUHAN PROGRAM PRIORITAS PRESIDEN, Tanggal: 19 April 2026 RINI WIDYANTINI MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI SELAKU KETUA/PENANGGUNG JAWAB � DONY OSKARIA KEPALA BADAN PENGATURAN BADAN USAHA MILIK NEGARA SELAKU KOORDINATOR BIDANG TEKNIS SELEKSI SDM BUMN -1PENGUMUMAN SELEKSI PENGADAAN SUMBER DAYA MANUSIA PADA KOPERASI DESA/KELURAHAN MERAH PUTIH DAN KAMPUNG NELAYAN MERAH PUTIH TAHUN 2026 Sehubungan dengan kebutuhan Sumber Daya Manusia ("SDM") pada Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih ("KDKMP") dan Kampung Nelayan Merah Putih ("KNMP"), Panitia Seleksi Nasional ("Panselnas") memberikan kesempatan kepada Warga Negara Indonesia yang berintegritas dan berdedikasi tinggi, serta memenuhi syarat untuk mengikuti seleksi pengadaan SOM KDKMP dan KNMP tahun 2026. A. JABATAN, KUALIFIKASI PENDIDIKAN DAN JUMLAH FORMASI I. ALOKASI KEBUTUHAN a. KDKMP 1 posisi untuk 30.000 lokasi = 30.000 formasi b. KNMP 4 posisi untuk 1.369 lokasi = 5.4 76 formasi II. JABATAN, KUALIFIKASI PENDIDIKAN, DAN FORMASI a. KDKMP Kualifikasi Pendidikan Jabatan No 1 Manajer KDKMP D-IV / S-I semua jurusan b. KNMP Jabatan No 1 Manajer Operasional 2 Kepala Produksi 3 Penjamin Mutu 4 Administrasi Keuangan Formasi 30.000 Kualifikasi Pendidikan O-IV / S-I semua jurusan Formasi 1.369 D-III dan D-IV / S-I semua jurusan D-11I dan D-IV / S-I semua jurusan D-111 dan D-IV / S-I semua jurusan 1.369 1.369 1.369 B. PERSYARATAN 1. Warga Negara Indonesia yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, setia dan taat kepada Pancasila, UUD 1945 dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. -2- 2. Usia paling rendah 20 (dua puluh) tahun dan paling tinggi 35 (tiga puluh lima) tahun pada saat melakukan pendaftaran dalam portal https ://phtc. panselnas.go.id. 3. Tidak pernah dipidana dengan pidana penjara/kurungan berdasarkan putusan pengadilan yang telah memiliki kekuatan hukum tetap. 4. Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai Calon PNS, PNS, PPPK, prajurit Tentara Nasional Indonesia, anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia, atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta (termasuk pegawai Sadan Usaha Milik Negara atau Sadan Usaha Milik Daerah). 5. Tidak berkedudukan sebagai Calon PNS, PNS, Prajurit Tentara Nasional Indonesia, atau Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia. 6. Tidak sedang menjadi anggota atau pengurus partai politik atau terlibat politik praktis. 7. Tidak terlibat dalam organisasi terlarang dan/atau organisasi kemasyarakatan yang dicabut status badan hukumnya oleh Pemerintah. 8. Memiliki kualifikasi pendidikan sesuai dengan persyaratan jabatan, dengan ketentuan: a. memiliki ljazah sesuai dengan persyaratan jabatan yang dilamar dengan lndeks Prestasi Kumulatif ("IPK") serendah-rendahnya 2,75 (dua koma tujuh lima) dalam skala 4,00 (empat koma nol nol); dan b. bagi pelamar yang berasal dari lulusan perguruan tinggi luar negeri, agar menyampaikan ljazah dan konversi IPK yang telah disetarakan oleh Kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pendidikan, ilmu pengetahuan dan teknologi. 9. Sehat jasmani dan rohani sesuai dengan persyaratan jabatan yang dilamar. 10. Tidak memiliki catatan atau keterlibatan dalam kegiatan kriminal apapun yang dinyatakan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia, yang dibuktikan dengan Surat Keterangan Catatan Kepolisian ("SKCK") yang masih berlaku, untuk disampaikan pada saat pelaksanaan SKT. 11. Sersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. C. TATA CARA PENDAFTARAN 1. Pelamar membuat akun dan melakukan pendaftaran dalam jaringan (daring) pada portal https://phtc.panselnas.go.id dengan mengisi formulir yang disediakan menggunakan data kependudukan yang tertera pada Kartu Tanda Penduduk ("KTP")/Kartu Keluarga/Surat Keterangan Perekaman e-KTP asli yang dikeluarkan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil ("Dukcapil") atau instansi yang berwenang. -3- 2. Pelamar mengunggah dokumen persyaratan pada portal https://phtc.panselnas.go.id yang terdiri dari: a. Surat Pernyataan yang diketik menggunakan komputer dan ditandatangani oleh pelamar dengan dengan pena bertinta hitam, dan dibubuhi meterai tempel atau e-meterai Rp10.000,00 yang diperoleh melalui https://e-meterai.co.id (Pelamar agar tidak menggunakan meterai palsu atau meterai yang sudah pernah digunakan pada dokumen lain). Format surat pernyataan dapat diunduh pada portal https://phtc.panselnas.go.id (Surat Pernyataan dipindai berwarna); b. Surat Keterangan Sehat dari dokter yang bekerja pada fasilitas kesehatan milik pemerintah (Surat Keterangan Sehat dipindai berwarna); c. Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) atau Surat Keterangan Perekaman Data E-KTP yang masih berlaku yang dikeluarkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil/lnstansi yang berwenang (e­ KTP/Surat Keterangan Perekaman dipindai berwarna); d. Pas foto formal berwarna dan terbaru paling lama 6 (enam) bulan terakhir ukuran 4x6 dengan ketentuan berlatar belakang biru, berpakaian rapi menggunakan kemeja, wajah terlihat jelas, menghadap ke depan, seorang diri, dan bukan swafoto; e. ljazah asli (bukan legalisir) sesuai dengan kualifikasi pendidikan yang dipersyaratkan dalam jabatan dengan ketentuan: 1) bagi pelamar yang ijazahnya hilang, mengunggah Surat Keterangan Pengganti ljazah dari perguruan tinggi (dipindai berwarna); 2) bagi pelamar lulusan perguruan tinggi luar negeri, wajib menyertakan Surat Penyetaraan ljazah asli dari Kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pendidikan, ilmu pengetahuan, dan teknologi. Dokumen surat penyetaraan ijazah tersebut digabungkan menjadi 1 (satu) file dengan dokumen ijazah (Surat Penyetaraan ljazah dan ljazah dipindai berwarna); f. Transkrip nilai asli (bukan legalisir) sesuai ljazah berupa 1 (satu) file yang menampilkan seluruh halaman, dengan ketentuan: 1) bagi lulusan perguruan tinggi luar negeri dapat menggunakan konversi nilai IPK pada Surat Penyetaraan dari Kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pendidikan, ilmu pengetahuan dan teknologi (Surat Penyetaraan dipindai berwarna); 2) bagi pelamar yang transkrip nilainya hilang, dapat mengunggah Surat Keterangan Pengganti Transkrip dari perguruan tinggi (Surat Keterangan Pengganti Transkrip dipindai berwarna); -4- g. Sertifikat kompetensi terkait kelautan dan perikanan yang terdaftar dalam pangkalan data Kementerian Kelautan dan Perikanan, bagi pelamar yang memilikinya, sebagai dokumen pendukung pada formasi jabatan di KNMP. 3. Pelamar hanya dapat mendaftar pada 1 (satu) jabatan dalam 1 (satu) formasi. 4. Pelamar yang diketahui mendaftar pada lebih dari 1 (satu) jabatan dan/atau menggunakan 2 (dua) nomor identitas kependudukan yang berbeda dinyatakan gugur dan dapat dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. 5. Setelah menyelesaikan proses pendaftaran, pelamar wajib mencetak Kartu Ujian melalui portal https://phtc.panselnas.qo.id. D. TAHAPAN SELEKSI 1. Seleksi Administrasi a. Seleksi administrasi dilakukan untuk menilai kesesuaian syarat administrasi dan kualifikasi dengan dokumen pelamaran yang diunggah oleh pelamar melalui portal https://phtc.panselnas.qo.id. b. Hasil seleksi administrasi wajib diumumkan oleh Tim secara terbuka melalui portal https://phtc.panselnas.go.id, papan pengumuman, dan atau bentuk lain yang memungkinkan. c. Pelamar yang dinyatakan lulus seleksi administrasi, dapat mencetak Kartu Ujian dengan cara mengunduh pada portal https://phtc.panselnas.go.id untuk mengikuti Seleksi Kompetensi. 2. Seleksi Kompetensi a. Seleksi Kompetensi menggunakan CAT BKN yang terdiri dari: 1) Tes Potensi Kognitif; 2) T es Manajemen Koperasi/Tes Manajemen Kelautan dan Perikanan. b. Tes Potensi Kognitif terdiri dari 6 subtes untuk mengukur kemampuan yang berkaitan dengan bahasa, hitungan, pengetahuan umum, pola gambar, abstraksi ruang dan menentukan bentuk. Waktu pengerjaan tes kurang lebih 50 menit dengan nilai ambang batas Tes Potensi Kognitif adalah 110 (seratus sepuluh). c. T es Manajemen Koperasi/Tes Manajemen Kelautan dan Perikanan terdiri dari 20 (dua puluh) butir soal, dengan bobot jawaban benar bernilai 5 (lima) dan salah atau tidak menjawab bernilai 0 (nol). d. Kriteria kelulusan peserta Seleksi Kompetensi untuk diikutkan SKT adalah peserta yang memenuhi nilai ambang batas Tes Potensi Kognitif -5- sebanyak 3 (tiga) kali jumlah formasi dan memiliki nilai Tes Potensi Kognitif tertinggi. e. Dalam hal peserta formasi KDKMP memperoleh nilai Tes Potensi Kognitif yang sama, penentuan kelulusan peserta secara berurutan didasarkan pada: 1) nilai Tes Manajemen Koperasi tertinggi; 2) dalam hal nilai Tes Manajemen Koperasi sebagaimana dimaksud pada huruf a) sama, maka pemeringkatan ditentukan berdasarkan nilai IPK tertinggi; 3) dalam hal nilai IPK sebagaimana dimaksud pada angka 2) sama, maka pemeringkatan ditentukan berdasarkan usia peserta tertua; 4) dalam hal usia peserta tertua sebagaimana dimaksud pada angka 3) sama dan berada pada batas 3 (tiga) kali jumlah formasi terhadap keseluruhan peserta, maka peserta tersebut diikutsertakan pada formasi SKT. f. Dalam hal peserta formasi KNMP memperoleh nilai Tes Potensi Kognitif yang sama, penentuan kelulusan peserta secara berurutan didasarkan pada: 1) nilai Tes Manajemen Kelautan dan Perikanan tertinggi; 2) dalam hal nilai Tes Manajemen Kelautan dan Perikanan sebagaimana dimaksud pada angka 1) sama, maka pemeringkatan diutamakan pada peserta yang memiliki sertifikat kompetensi terkait kelautan dan perikanan. 3) bagi pelamar yang mendaftar pada formasi KNMP dalam hal angka 2) sama-sama tidak memiliki sertifikat atau sama-sama memiliki sertifikat, maka pemeringkatan ditentukan berdasarkan nilai IPK; 4) dalam hal nilai IPK sebagaimana dimaksud pada angka 3) sama, maka pemeringkatan ditentukan berdasarkan usia peserta tertua; 5) dalam hal usia peserta tertua sebagaimana dimaksud pada angka 4) sama dan berada pada batas 3 (tiga) kali jumlah formasi terhadap keseluruhan peserta, maka peserta tersebut diikutsertakan pada formasi SKT. f. Seleksi Kompetensi bersifat menggugurkan. g. Pengumuman kelulusan Seleksi Kompetensi paling sedikit memuat nama jabatan yang dilamar, kualifikasi pendidikan, nomor Kartu Ujian, nama peserta seleksi, dan nilai hasil Seleksi Kompetensi. 3. Seleksi Kompetensi Tambahan a. Seleksi Kompetensi Tambahan ("SKT") dari: -6- b. c. d. e. f. 1) Tes Mental ldeologi; 2) Uji Pemeriksaan Kesehatan. SKT dikoordinir dan dilaksanakan sepenuhnya oleh Kementerian Pertahanan, dengan rincian kegiatan sebagai berikut: 1) Tes Mental ldeologi, terdiri dari: a) Pengisian data pribadi; b) Tes tertulis; c) Wawancara. 2) Uji Pemeriksaan Kesehatan, terdiri dari: a) Pemeriksaan fisik; b) Pemeriksaan laboratorium ( darah dan urine); c) Pemeriksaan radiologi; d) Pemeriksaan elektrokardiogram (EKG). Bagi peserta yang akan mengikuti SKT wajib membawa dokumen SKCK. Tim berkewajiban mengumumkan secara terbuka melalui portal https://phtc.panselnas.qo.id, papan pengumuman, atau bentuk lain yang memungkinkan sebelum pelaksanaan SKT, dengan memuat sekurangnya: 1) hari, tanggal, waktu dan tempat pelaksanaan seleksi; 2) alat tulis yang diperlukan dalam pelaksanaan seleksi; 3) kewajiban untuk membawa Kartu Ujian dan KTP; 4) tata tertib pelaksanaan Seleksi Kompetensi Tambahan. SKT bersifat menggugurkan. Detil pelaksanaan dan kriteria kelulusan peserta Seleksi Kompetensi Tambahan akan diinformasikan dan diatur lebih lanjut oleh Kementerian Pertahanan. E. SISTEM KELULUSAN 1. Peserta dinyatakan LULUS seleksi pengadaan SOM KDKMP dan KNMP apabila dinyatakan lulus Seleksi Administrasi, Seleksi Kompetensi, dan Seleksi Kompetensi T ambahan sebagaimana tercantum pada Pedoman Pelaksanaan Seleksi. 2. Penentuan kelulusan akhir diberlakukan bagi peserta yang lulus Seleksi Kompetensi T ambahan dan memiliki nilai T es Potensi Kognitif tertinggi. 3. Dalam hal Peserta memperoleh nilai akhir yang sama, maka penentuan kelulusan akhir secara berurutan berdasarkan pada: a. nilai T es Manajemen Koperasi/T es Manajemen Kelautan dan Perikanan tertinggi; -7- b. dalam hal huruf a tidak terpenuhi, nilai Tes Manajemen Koperasi/Tes Manajemen Kelautan dan Perikanan sebagaimana dimaksud pada huruf a sama, maka pemeringkatan ditentukan berdasarkan nilai IPK tertinggi; c. dalam hal nilai IPK sebagaimana dimaksud pada huruf b sama, maka pemeringkatan ditentukan berdasarkan usia peserta tertua. 4. Hasil kelulusan seleksi sebagaimana ditetapkan oleh Panselnas, diumumkan oleh Panselnas secara terbuka melalui portal https://phtc.panselnas.qo.id, papan pengumuman, dan/atau bentuk lain yang memungkinkan, dengan memuat sekurang-kurangnya: a. Nama Jabatan yang dilamar; b. Kualifikasi Pendidikan; c. Nomor Kartu Ujian; dan d. Nama Peserta Seleksi. F. PENGANGKATAN SDM 1. Peserta yang dinyatakan lulus seleksi, diusulkan untuk menjadi calon SOM KOKMP dan KNMP kepada PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) atau PT Agrinas Jaladri Nusantara (Persero), dengan skema Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) selama kurun waktu 2 (dua) tahun dan akan ditempatkan di lokasi KOKMP dan KNMP yang berada di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. 2. Peserta yang diangkat menjadi SOM KOKMP dan KNMP tahun 2026 akan dievaluasi kinerjanya secara berkala. G. LAIN-LAIN 1. Setiap pelamar wajib mematuhi seluruh ketentuan yang ditetapkan. 2. Berkas lamaran yang dikirim melalui jasa pengiriman dan/atau kurir tidak akan diproses. 3. Pelamar bersedia untuk ditempatkan di lokasi KOKMP dan KNMP yang berada di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. 4. Panitia tidak bertanggung jawab terhadap dokumen unggah yang tidak dapat dibaca dengan jelas dan/atau tidak sesuai dengan dokumen yang diunggah. Hal tersebut dapat mengakibatkan pelamar gugur dan merupakan kelalaian pelamar. 5. Bagi peserta yang tidak hadir, terlambat, atau tidak dapat menunjukkan Kartu Ujian dan KTP pada waktu dan tempat yang ditetapkan dengan alasan apapun, dinyatakan gugur. -8- 6. Apabila dikemudian hari ditemukan keterangan atau data pelamar/peserta yang tidak sesuai persyaratan dan/atau tidak benar, panitia seleksi berhak menggugurkan kelulusan yang bersangkutan. 7. Seluruh tahapan seleksi ini tidak dipungut biaya apapun. 8. Kelulusan sepenuhnya merupakan prestasi pelamar. Panselnas tidak bertanggung jawab atas pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan dengan motif apapun. Pelamar dilarang memberikan atau menerima sesuatu dalam bentuk apapun yang bertentangan dengan peraturan perundang-undangan, serta dilarang membantu dan/atau melakukan kecurangan pada setiap tahapan seleksi. Apabila ditemukan pelanggaran, maka peserta dinyatakan gugur. 9. Keputusan Panselnas bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat. 10. Kesalahan dan/atau kelalaian dalam membaca serta memahami pengumuman ini menjadi tanggung jawab pelamar. 11. Seluruh data/dokumen pelaksanaan seleksi yang diberikan oleh pelamar menjadi milik Panselnas. 12. lnformasi dan penjelasan terkait pelaksanaan seleksi ini dapat diakses melalui portal https://phtc.panselnas.go.id dan Helpdesk Panselnas. 13. Pelamar dan peserta agar senantiasa memantau perkembangan informasi melalui portal https://phtc.panselnas.go.id. 14. Pengumuman ini untuk diketahui dan dapat disebarluaskan. H. RENCANA JADWAL TAHAPAN SELEKSI No. Uraian Tahapan I Tanggal Pelaksanaan 1. Pengumuman Seleksi 15 April 2026 2. Pendaftaran Seleksi 15 April s.d. 24 April 2026 3. Seleksi Administrasi 15 April s.d. 25 April 2026 4. Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi 26 April s.d. 27 April 2026 5. Pengumuman Jadwal Pelaksanaan Seleksi Kompetensi 30 April s.d. 2 Mei 2026 6. Pelaksanaan Seleksi Kompetensi 3 Mei s.d. 12 Mei 2026 7. Pengumuman Hasil Seleksi Kompetensi dan Jadwal Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Tambahan 17 Mei s.d. 19 Mei 2026 -9- No. Uraian Tahapan Tanggal Pelaksanaan 8. Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Tambahan 20 Mei s.d. 31 Mei 2026 9. Pengumuman Hasil Akhir (Kelulusan) 5 Juni s.d. 7 Juni 2026 10. Pelatihan Dasar Kemiliteran Komponen Cadangan 17 Juni s.d. 16 Juli 2026 11. Pelatihan Manajerial dan Kompetensi Bidang 17 Juli s.d. 31 Juli 2026 Catatan: apabila terdapat perubahan jadwal tahapan seleksi akan diinformasikan melalui portal https://phtc.panselnas.go.id. SURAT PERNYATAAN Saya yang bertanda tangan di bawah ini: Nama NIK Tempat, Tanggal Lahir Agama Alamat KTP NomorHP Email dengan ini menyatakan bahwa saya: 1. Warga Negara Indonesia yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, setia, dan taat kepada Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia; 2. Tidak pernah dipidana dengan pidana penjara/kurungan berdasarkan putusan pengadilan yang telah memiliki kekuatan hukum tetap; 3. Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai Calon PNS, PNS, PPPK, Prajurit Tentara Nasional Indonesia, anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia, atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta (termasuk pegawai Badan Usaha Milik Negara atau Badan Usaha Milik Daerah); 4. Tidak berkedudukan sebagai Calon PNS, PNS, Prajurit Tentara Nasional Indonesia, atau anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia; 5. Tidak sedang menjadi anggota atau pengurus partai politik atau terlibat politik praktis; 6. Tidak terlibat dalam organisasi terlarang dan/atau organisasi kemasyarakatan yang dicabut status badan hukumnya oleh Pemerintah; 7. Tidak membuat WhatsApp Group atau forum lainnya yang mengumpulkan para pelamar dalam satu forum; 8. Memiliki kualifikasi pendidikan sesuai dengan persyaratan jabatan; 9. Sehat jasmani dan rohani sesuai dengan persyaratan jabatan yang dilamar; 10. Memiliki jiwa kewirausahaan dan berorientasi pada penciptaan nilai tambah; 11. Bersedia ditempatkan pada unit Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia; 12. Bersedia mengikuti Pelatihan Dasar Kemiliteran Komponen Cadangan dan Pelatihan Manajerial dan Kompetensi Bidang; Demikian pernyataan ini saya buat dengan sesungguhnya dan saya bersedia menerima sanksi sesuai ketentuan yang berlaku, apabila dikemudian hari terbukti pernyataan saya ini tidak benar. (Kata), (Tanggal & Bulan) 2026 Yang membuat pernyataan, tanda tangan & meterai Rp 10. 000, 00 (Nama Lengkap)