Uploaded by User122654

Vaizatul Uzfa 18033171 Kelompok 4 Final Artikel Meta Analisis

advertisement
Jurnal Inovasi Pembelajaran Fisika
(INPAFI)
Available online http://jurnal.unimed.ac.id/2012/index.php/inpafi
e-issn: 2549 – 8258, p-issn 2337 – 4624
META ANALISIS PENGARUH MODEL DISCOVERY LEARNING TERHADAP HASIL
BELAJAR FISIKA
Allin Wel Ningsi,Nurul Fadilah Qorinatul Aulia,Vaizatul Uzfa dan Desnita
Pendidikan Fisika,Universitas Negeri Padang dan Dosen Jurusan Fisika FMIPA,Universitas Negeri
Padang
[email protected]
ABSTRAK
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui besar pengaruh model discovery learning
terhadap hasil belajar, berdasarkan jenjang pendidikan dan materi pelajaran. Jenis
penelitian ini adalah meta analisis. Subjek dalam penelitian ini berupa 24 artikel ilmiah
yang dipublikasikan oleh beberapa jurnal dari tahun 2015 sampai dengan 2020. Instrumen
penelitian berupa lembar pengkodean. Untuk pengaruh model discovery learning pada
jenjang pendidikan SMA memiliki kategori sedang dengan effect size 0,72 dan pada jenjang
pendidikan SMP memiliki kategori tinggi dengan effect size 1,26. Pengaruh model
discovery learning pada materi pelajaran memiliki kategori sedang dengan rentang effect
size 0,67 sampai 0,80. Sedangkan untuk kategori tinggi memiliki effect size 1,20. Secara
umum model discovery learning berpengaruh terhadap hasil belajar fisika.
Kata Kunci: Meta-analisis, Discovery learning, Hasil belajar.
ABSTRACT
The purpose of this study is to learn the great impact the discovery learning model has on
learning, based on education and lesson materials. The kind research is a meta-analysis.
The subject of this study is 24 scientific articles published by some journals from 2015 to
2020. Research instruments of coding sheets. For the impact of the discovery learning
model on high school education, it has a moderate category with the effect of size 0.72 and
the ladder junior high school education has high ratings on an effect size of 1.26. the
impact of the discovery learning modelon lesson materials has a moderate category with an
effect size range 0.67 to 0.80. As for high ratings, it has an effect size of 1.20. In general,
the discovery learning model affects the study of physics.
Keywords: Meta-analysis, Discovery learning, Learning outcomes
PENDAHULUAN
dominan menggunakan model pembelajaran
konvensional. Hasil pembelajaran dipengaruhi
oleh model pembelajaran.
Salah satu model pembelajaran yang
dapat meningkatkan hasil belajar siswa berupa
model discovery learning. Discovery learning
Saat ini hasil belajar belum mampu
mencapai nilai diatas rata-rata. Hal ini
dipengaruhi karena guru yang masih belum
memvariasikan model pembelajaran dan lebih
1
Nama penulis ; Judul
merupakan model pengajaran yang dirancang
dengan tujuan membantu siswa dalam
mengembangkan kemampuan berfikir dan
kemampuan dalam memecahkan masalah,
menekankan pada pentingnya membantu siswa
untuk memahami ide suatu disiplin ilmu,
melibatkan keaktifan siswa dalam proses belajar
dan meyakinkan bahwa pembelajaran terjadi
melalui penemuan (Marizal Fitri, 2015).
Pembelajaran model discovery learning siswa
dituntut untuk belajar sendiri melalui keaktifan
dengan konsep-konsep dan prinsip-prinsip yang
ada dalam proses pembelajaran (Ruth Fika,
2018). Dari hasil kutipan dapat disimpulkan
bawah discovery learning merupakan salah satu
model pembelajaran yang mengajak siswa untuk
lebih aktif dan yakin terhadap hasil belajarnya.
Menurut penelitian yang dilakukakn
oleh Adlina, Sondang R, dkk (2019) menyatakan
bahwa
pengaruh
hasil
belajar
siswa
menerapakan model pemebelajaran discovery
learning berbantuan simulasi PhET lebih tinggi
dibandingkan dengan hasil berlajar siswa yang
menerapkan model pembelajaran konvensional.
Sartika Harahap dan Abubakar (2019)
menyatakan bahwa hasil belajar siswa yang
menerapkan model pembelajaran discovery
learning lebih tinggi dibangdingkan hasil belajar
siswa yang menerapkan model pembelajaran
konvensional. Rika Sari Indah Harahap dan Eidi
Sihombing (2015) berkesimpulan bahwa
kemampuan hasil belajar dan aktivitas belajar
menggunakan model discovery learning lebih
baik dibandingkan menggunakan metode
konvensional. Sedangkan menurut penelitian
Muhammad Kadri dan Meika Rahmawati (2015)
mengungkapkan bahwa model discovery
learning memberikan pengaruh yang signifikan
dari pada pembelajaran konvensional dalam
meningkatkan hasil belajar siswa pada materi
pokok suhu dan kalor di kelas X semester genap
SMA Swasta Budi Satrya Medan T.P 2014/2015.
Namun dari hasil beberapa penelitian tersebut
masih dalam keterbatasan antara lain, materi
yang terbatas, jumlah sampel dan media yang
terbatas. Oleh karena itu diperlukan penelitian
meta analisis agar dapat mengetahui lebih luas
pengaruh dari model discovery learning
terhadap hasil belajar.
Analisis meta merupakan sebuah
penelitian yang menggunakan studi yang sudah
ada kemudian digunakan oleh peneliti yang
dilakukan secara kuantitatif dan sistematis agar
memperoleh kesimpulan yang lebih akurat.
(Ratnawati, Apino, Kartianom, Djidu, &
Anazifa, 2018). Maka dari itu penelitian
dilakukan untuk mengetahui seberapa besar
pengaruh model discovery learning terhadap
hasil belajar.
METODE PENELITIAN
Jenis penelitian ini merupakan penelitian
meta analisis yang mengkaji 24 artikel jurnal
pendidikan dan penelitian yang datanya didapat
berupa rangkuman 24 artikel jurnal yang
digunakan. Meta analisis merupakan jenis
penelitian yang bersifat kuantitatif karena
menggunakan
perhitungan
angka-angka,
statistik dengan tujuan menyusun dan
mengekstraksi informasi dari banyaknya data
yang digunakan sehingga tidak mungkin
digunakan dengan metode lain (anggreni et al.,
2019).
Data sampel dalam penelitian diperoleh
dari
hasil
penelitian
terdahulu
yang
menggunakan 24 artikel jurnal Pendidikan
nasional yang relevan. Artikel jurnal yang
digunakan terbit dalam kurun waktu 5 tahun
terakhir, 2015-2020. Artikel jurnal yang dipilih
meninjau pada pengaruh model pembelajaran
discovery learning terhadap hasil belajar fisika.
Instrument yang digunakan pada penelitian ini
untuk mengumpulkan data adalah lembar
observasi (pengkodean). Pengkodean ini
digunakan
untuk
memudahkan
proses
pengumpulan data dan menganalisis data.
Tabel 1. Distribusi 24 artikel jurnal dapat
dilihat pada kelompok-kelompok di tabel
berikut.
Kode Jenjan Materi Media Pend Baha
Artik g
ekata n Ajar
el
Pendi
n
dikan
dan
Meto
de
A1
SMA Suhu
dan
2
Jurnal Inpafi 4 (3) (2016) : 1 - 7
Kalor
A2
A3
SMA
SMA
A4
SMP
A5
SMA
A6
Usaha Mind
dan
mappi
Energi
ng
Mome
ntum
dan
implus
Kalor
-
SMA
Fluida
Statis
-
A7
SMA
-
PhET
A8
SMA
-
-
-
A9
SMA
-
-
A10
SMP
-
-
A11
SMA
A12
SMA
A13
SMA
A14
SMA
A15
SMA
-
A16
SMP
A17
SMA
A18
SMA
A19
SMA
-
-
-
-
-
A21
SMA
A22
SMA
A23
SMA
A24
SMA
-
-
-
-
-
-
-
-
-
LKPD
-
-
-
LKS
Gerak
Lurus
Gerak
Lurus
Listrik
Dinam
is
-
-
-
Sainti
fik
-
-
-
-
Fluida
Statis
-
PhET
-
-
-
-
Fluida
Dinam
is
Getara
n
Mome
ntum
dan
impuls
-
Sainti
fik
-
-
-
-
-
-
-
-
Langkah-langkah
penelitian
meta
analisis menurut David B. Wilson dan George
A. Kelley dalam (Anggreni et al., 2019) yaitu:
-
Peer
instra
ction
Scaff
uldin
g
-
Suhu
dan
Kalor
Mome
ntum
dan
impuls
Mome PhET
ntum
dan
impuls
-
SMA
-
sainti
fik
Modu
l
-
A20
a. Dalam penelitian ini masalah dan topik
yang diteliti adalah pengaruh model
pembelajaran
discovery
learning
terhadap hasil belajar fisika.
b. Menentukan
periode
penelitianpenelitian terdahulu yang dijadikan
sumber data. Hasil penelitian terdahulu
yang dijadikan sumber data pada
penelitian ini adalah jurnal nasional
dalam kurun waktu 2015-2020.
c. Mencari laporan penelitian dari
berbagai sumber yang relevan dengan
topik yang ingin diteliti.
d. Membaca judul dan abstrak dari jurnal
pendidikan dan melihat kecocokan
isinya dengan topik yang ingin di teliti.
e. Memfokuskan penelitian pada masalah,
metodologi penelitian seperti jenis
penelitian,
tempat
dan
waktu
penelitian, metode, populasi, sampel,
teknik penarikan sampel, teknik analisis
data, dan hasil.
f. Mengkategorikan
masing-masing
penelitian.
g. Membandingkan hasil semua penelitian
sesuai dengan kategorinya.
h. Menganalisis
kesimpulan
yang
ditemukan.
-
-
-
Menurut Anggreni et al (2019)
menyebutkan beberapa hal yang harus
dilakukan saat menganalisis data dalam
penelitian meta analisis ini adalah:
3
Nama penulis ; Judul
ρ = Ave (𝜌𝑖 ) = Ave r/A
1. Menganalisis effect size (ES) setiap
jurnal.
2. Menganalisis effect size (ES) jurnal
berdasarkan jenis klasifikasi model yang
digunakan.
3. Menganalisis hubungan antar variabel
berdasarkan effect size dari masingmasing jurnal untuk melihat hasil
belajar fisika siswa.
7.
Menghitung jumlah kuadrat koefesien
variasi :
V = 𝑆𝐷2 /A𝑣𝑒 2
8.
Menghitung
sebenarnya :
variasi
(8)
korelasi
yang
Var(ρ) = [ var (ρo) − ρ2 A2 ]/A2 (9)
9.
Pada penelitian perbandingan terlebih
dahulu dilakukan konversi agar dapat
dilakukan analisis lebih lanjut.
Menghitung interval kepercayaan :
Mρ = ρ ± 1,96 (SD)
(10)
Adapun cara mencari effect size dalam
penelitian yang digunakan adalah :
Rumus uji konversi :
d = 2t / √𝑁 atau
ES =
d = 2r/ √(1 − 𝑟)2
ES =
r = t / √𝑡 2 + (N - 2)
r = (d/2)/ √(1 + (𝑑/2)2
(7)
𝑥̅𝑝𝑜𝑠𝑡 −𝑥̅𝑝𝑟𝑒
𝑆𝐷𝑝𝑟𝑒
𝑥̅𝑒𝑘𝑠 − 𝑥̅𝑘𝑜𝑛
𝑆𝐷𝑘𝑜𝑛
1
1
SD = t√𝑁 − 𝑁
(1)
𝑒
𝑘
(1)
(2)
(3)
t = √𝐹
Keterangan :
D =∑ 𝑊𝑖 𝑑𝑖/ ∑ 𝑁𝑖
ES
= Effect size
Untuk analisis korelasi meta-analisis
Hunter-Schmidt meliputi langkah-langkah
berikut :
Xpost
= Posttest mean
Xpre
= Pretest mean
SD
= Standard Deviation
t
= Nilai uji t
Ne
=Jumlah sampel kelas
eksperimen
Nk
=Jumlah sampel kelas kontrol
1.
Menghitung mean
korelasi populasi,
𝜌𝑥𝑦 (𝑟), dihitung dengan menggunakan
rumus:
∑[𝑁𝑖 𝑟𝑖 ]/ ∑ 𝑁𝑖
(2)
r merupakan korelasi studi I, n dan NI
adalah jumlah individu dalam studi i.
2.
2
∑[𝑁𝑖 (𝑟𝑖 − 𝑟) ]/∑ 𝑁𝑖
3.
Dalam (Anggreni et al., 2019)
interpretasi Effect Size adalah sebagai berikut:
2
Menghitung varians r, S , (σ ) dengan
rumus :
2
(3)
Menghitung
varians
pengambilan sampel :
kesalahan
(ğœŽ 2 e) = (1- 𝑟 2 )2/ (N - 1) (4)
4.
5.
6.
Menghitung
dikoreksi :
korelasi
0,21-0,50
= modest effect
= rendah
0,51-1,00
= moderated effect
= sedang
>1,00
= strong
= tinggi
Hasil penelitian
Pada penelitian jumlah total artikel
jurnal pendidikan dan penelitian adalah 24
artikel jurnal. Artikel yang dianalisis dari tahun
2015 sampai dengan tahun 2020.
(5)
(6)
populasi
= kurang
a.
Menghitung mean gabungan :
A = Ave (a) Ave (b)
= weak effect
HASIL DAN PEMBAHASAN
Menghitung varian yang dikoreksi atau
varian yang sesungguhnya :
(σ2ρxy ) = ğœŽ 2 𝑟 − ğœŽ 2 𝑒
0-0,20
yang
4
Jurnal Inpafi 4 (3) (2016) : 1 - 7
Tabel 2. Kategori effect size pengaruh model
pembelajaran discovery learning terhadap hasil
belajar fisika.
Kode
Tahun
Effect Size Kategori
Artikel
Penelitian
(ES)
A1
2015
0,11
Kurang
A2
2018
1,57
Tinggi
A3
2019
0,65
Sedang
A4
2017
1,24
Tinggi
A5
2017
0,80
Sedang
A6
2015
0,48
Rendah
A7
2018
0,63
Sedang
A8
2019
0,67
Sedang
A9
2020
0,85
Sedang
A10
2019
0,53
Sedang
A11
2015
0,73
Sedang
A12
2018
1,76
Tinggi
A13
2019
0,29
Rendah
A14
2018
0,68
Sedang
A15
2018
0,03
Kurang
A16
2017
2,02
Tinggi
A17
2020
1,17
Tinggi
A18
2020
0,48
Rendah
A19
2015
0,39
Rendah
A20
2016
0,54
Sedang
A21
2017
0,95
Sedang
A22
2016
0,74
Sedang
A23
2018
1,08
Tinggi
A24
2019
0,66
Sedang
2.
SMA
Pengaruh
0,72
model
Sedang
pembelajaran
discovery learning pada jenjang pendidikan
memiliki effect size sedang pada jenjang SMA
dan effect size tinggi pada jenjang SMP.
Kemudian
dilanjutkan
analisis
pengaruh modeldiscoverylearning terhadap
materi pelajaran yang dikelompokkan menjadi
empat bagian.
4. Besar pengaruh modeldiscovery
learning terhadap materi pelajaran.
No Materi Pelajaran Effect Size Kategori
(ES)
1. Suhu dan Kalor
0,69
Sedang
2. Momentum dan
1,20
Tinggi
Impuls
3. Fluida Statis
0,67
Sedang
4. Gerak Lurus
0,82
Sedang
Tabel
Analisis pengaruh modeldiscovery
learning terhadap materi pelajaran memiliki
effect size sedang yaitu suhu dan kalor, fluida
statis, gerak lurus. Sedangkan momentum dan
impuls memiliki effect size yang lebih tinggi.
b.
Pembahasan
Hasil penelitian ini dapat dilihat bahwa
model discovery learning dapat memberikan
efek pada hasil belajar siswa. Dari 24 penelitian
yang diperoleh memiliki pengaruh dengan
dominan efek sedang. Sedangkan pengaruh
yang memberikan efek kurang ditemukan dua
penelitian . Kemudian yang memberikan efek
rendah ditemukan empat penelitian dan efek
tinggi ditemukan enam penelitian.
Pada jenjang pendidikan diperoleh
effect size 0,72 dengan kategori sedang pada
jenjang SMA dan effect size 1,26 dengan
kategori tinggi pada jenjang SMP. Hal ini
dikarenakan pembelajaran fisika tingkat SMP
lebih mudah disebabkan pembahasannya masih
umum.
Sementara
itu,
subjek
materi
pembelajaran dari model discovery learning
memberikan efek dengan kategori tinggi yaitu
pada materi momentum dan impuls memiliki
effect size 1,20. Sedangkan untuk materi suhu
Berdasarkan kategori pengaruh model
discovery learning yang diketahui dari 24
artikel penelitian dengan nilai effect size.Untuk
2 penelitian mempunyai effect size kurang
yaitu 0,03 dan 0,11. Dengan 4 penelitian
mempunyai effect size rendah dengan rentang
0,39 sampai 0,48. Kemudian dengan kategori
sedang terdapat 12 penelitian pada rentang
effect size0,53 sampai 0,95. Dan untuk kategori
tinggi terdapat 6 penelitian pada rentangeffect
size 1,08 sampai 2,02.
Kemudian dilakukan analisis untuk
melihat pengaruh model discovery learning
pada jenjang pendidikan.
Tabel 3. Besar pengaruh model discovery
learning pada jenjang pendidikan.
No
Jenjang
Effect Size
Kategori
Pendidikan
(ES)
1.
SMP
1,26
Tinggi
5
Nama penulis ; Judul
Kubung Kabupaten Solok. Pillar of
Physics Education, 6(2).
Fitri, M. (2015). Pengaruh Model Pembelajaran
Discovery Learning terhadap Hasil
Belajar Siswa pada Materi Pokok Suhu
dan
Kalor.
INPAFI
(Inovasi
Pembelajaran Fisika), 3(2).
Harahap, R. S. I., & Sihombing, E. (2015).
Pengaruh
Model
Pembelajaran
Discovery Learning terhadap Hasil
Belajar Siswa pada Materi Pokok
Listrik Dinamis di SMA Negeri 11
Medan.
INPAFI
(Inovasi
Pembelajaran Fisika), 3(4).
Harahap, S., & Bakar, A. (2019). Pengaruh
Model
Pembelajaran
Discovery
Learning terhadap Hasil Belajar Fisika.
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika),
7(4).
Hunter & Schmidt. 1990. Method Od Meta-
dan kalor, fluida statis, gerak lurus memiliki
efek sedang dengan rentang effect size 0,67
sampai 0,82. Hal ini dikarenakan materi fisika
banyak yang cocok dengan model discovery
learning.
KESIMPULAN DAN SARAN
Hasil meta-analisis pada penelitian ini
dapat disimpulkan bahwa adanya pengaruh
model discovery learning terhadap hasil belajar
fisika yang dikelompokkan berdasarkan jenjang
pendidikan dan materi pelajaran. Pada jenjang
pendidikan SMP dan materi momentum dan
impuls diperoleh effect size yang tinggi.
Peneliti menyarankan untuk penelitian
selanjutnya melakukan pengelompokan lain
seperti pengelompokan materi yang lebih
banyak, bahan ajar yang bervariasi, metode
ataupun menggunakan model pembelajaran
yang berbeda.
Analisis : Correcting Error & Bias in
Research Finding, New Bury Park :
Sage Publication.
DAFTAR PUSTAKA
Anggreni, Y. D., Festiyed, & Asrizal. (2019).
Meta-Analisis
Pengaruh
Model
Pembelajaran Project Based Learning
terhadap Kemampuan Berfikir Kritis
Peserta Didik SMA Program Studi
Magister Pendidikan Fisika, FMIPA
Univers. Pillar of Physics Education,
12(4), 881-888.
Dewi, L. V., Ahied, M., Rosidi, I., &
Munawaroh, F. (2019). Pengaruh
aktivitas Belajar terhadap Hasil Belajar
Siswa
Menggunakan
Model
Pembelajaran Discovery Learning
dengan Metode Scaffolding. Jurnal
Pendidikan Matematika dan IPA,
10(2), 299-313.
Farid, A. M., Faradiyah, A. M., Maghfira, A., &
Lestari, A. P. (2018). Pengaruh Media
Simulasi PhET Menggunakan Model
Discovery Learning terhadap Hasil
Belajar Fisika Siswa. Jurnal Nalar
Pendidikan, 6(2), 105-112.
Fernanda, R., Ramli, E., & Ratnawulan, R.
(2015). Pengaruh Penerapan Modul
dalam
Pembelajaran
Discovery
Learning terhadap Hasil Belajar Fisika
Siswa Kelas X Semester 1 di SMAN 1
Irawan, I., Supriyatman, S., & Darsikin, D.
(2020).
Pengaruh
Pendekatan
Scientific Model Discovery Learning
pada Materi Gerak Lurus terhadap
Hasil Belajar Siswa Kelas X MA
Asadiyah Tolai. Jurnal Kreatif Online,
8(2).
Irnawati, I., Pasaribu, M., & Saehana, S. (2020).
Pengaruh Model Discovery Learning
Berbasis Peer Instruction terhadap
Hasil Belajar Fisika Siswa Kelas XI
SMA Negeri 4 Palu. JPFT (Jurnal
Pendidikan Fisika Tadulako Online),
8(3).
Islamiyati, N., Tandililing, E., & Mursyid, S.
(2018). Pengaruh Model Discovery
Learning terhadap Hasil Belajar Siswa
SMK Negeri 2 Pontianak Tentang
Getaran. Jurnal Pendidikan dan
Pembelajaran Khatulistiwa, 7(11).
Kadri, M., & Rahmawati, M. (2015). Pengaruh
Model
Pembelajaran
Discovery
Learning terhadap Hasil Belajar Siswa
pada Materi Pokok Suhu dan Kalor .
Jurnal
Ikatan
Alumni
Fisika
Universitas Negeri Medan, 1(1), 2124.
6
Jurnal Inpafi 4 (3) (2016) : 1 - 7
Nenchi, M.,Swistoro, E., & Risdianto, E.
(2017). Pengaruh Model Discovery
Learning dengan Pendekatan Saintifik
terhadap Keterampilan Proses Sains
dan Hasil Belajar. Jurnal Ilmu dan
Pembelajaran Fisika, 1(1).
Novita, I., Mayub, A., & Swistoro, E. (2017).
Pengaruh Model Discovery Learning
dengan LKS Berbasis Penemuan
terhadap Hasil Belajar, Keterampilan
Proses Sains, serta Minat Belajar pada
Konsep Getaran dan Gelombang di
SMPN 1 Kota Bengkulu. Jurnal Ilmu
dan Pembelajaran Fisika, 1(1).
Poreni, A. C., Tandean, A. J., & Yani, A.
(2019). Pengaruh Model Discovery
Learning dengan Teknik Probing
Prompting terhadap Hasil Belajar
Fisika Kelas XI SMA Negeri 1
Makassar. Jurnal Sains dan Pendidikan
Fisika, 15(2).
Purnamasari, I. C., Swistoro, E., & Putri, D. H.
(2017). Pengaruh Model Discovery
Learning
Melalui
Pendekatan
Saintifik terhadap Hasil Belajar dan
Minat Belajar Fisika Siswa pada
Konsep Fluida Statis di SMAN 8
Rejang Lebong. Jurnal Ilmu dan
Pembelajaran Fisika, 1(1).
Rahma, E. L., Hufri, H., & Yohandri, Y. (2018).
LKPD
Berbasis
Saintifikm
Menggunakan
Model
Discovery
Learning terhadap Hasil Belajar Fisika
Siswa Kelas XI MAN 2 Padang. Pillar
of Physics Education, 11(3), 113- 120.
Rawanti, R., Werdhiana, I. K., & Pasaribu, M.
(2020). Pengaruh Model Discovery
Learning dengan Multirepresentasi
terhadap Hasil Belajar Fisika Siswa
pada Materi Gerak Lurus. Musamus
Journal of Science Edukation, 3(1),
031-039.
Rhamadani, W. T., & Juliani, R. (2016).
Pengaruh
Metode
Pembelajaran
Discovery Learning terhadap Hasil
Belajar Siswa pada Materi Pokok
Fluida Dinamis. INPAFI (Inovasi
Pembelajaran Fisika), 4(2).
Sanusi, D. K., Arsyad, M., & Muris, M. (2019).
Pengaruh
Metode
Pembelajaran
Discovery Learning terhadap Hasil
Belajar Fisika Peserta Didik Kelas X
MIA SMA Negeri 9 Makassar. In
Prosiding Seminar Nasional Fisika PPs
Universitas Negeri Makassar (Vol. 1).
Sari, D. P., & Simanjuntak, M. P. (2016).
Pengaruh Model Discovery Learning
Berbantuan Media PhET terhadap
Hasil Belajar Siswa. INPAFI (Inovasi
Pembelajaran Fisika), 4(4).
Sari, E. R., Pasaribu, M., & Sahena, S. (2017).
Pengaruh Model Discovery Learning
terhadap Hasil Belajar Fisika pada
Pokok Bahasan Kalor di SMP Negeri
Pamona Timur. Jurnal Inovasi dan
Pembelajaran Fisika, 4(2), 119-126.
Sembiring, A., Manurung, S. R., & Apriani, Y.
(2019). Efektivitas Model Discovery
Learning Berbantuan Simulasi PhET
terhadap Hasil Belajar Fisika di Kelas
X SMA Swasta Al- Washliyah 1
Medan.
INPAFI
(Inovasi
Pembelajaran Fisika), 7(4).
Simatupang, J. M., & Simamora, P. (2018).
Pengaruh
Model
Pembelajaran
Discovery Learning terhadap Hasil
Belajar Siswa pada Materi Pokok
Momentum, Impuls dan Tumbukan
Kelas X Semester II di SMA N 1
Pancurbatu TP 2016/2017. INPAFI
(Inovasi Pembelajaran Fisika), 6(4).
Simbolon, R. F. R., & Situmorang, R. (2018).
Pengaruh
Model
Pembelajaran
Discovery Learning Berbantuan Mind
Mapping terhadap Hasil Belajar Siswa
pada Materi Usaha dan Energi di Kelas
X SMA N 11 Medan TP 2017/2018.
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika),
6(3).
Sitanggang, S. M., & Harahap, M. H. (2019).
Pengaruh
Model
Pembelajaran
Discovery terhadap Hasil Belajar
Siswa pada Materi Momentum dan
Impuls di SMA N 1Tanjung Morawa
TA 2017/2018. Jurnal Ikatan Alumni
Fisika Universitas Negeri Medan, 5(2),
22-26.
Wati, Y., & Sartiman, S. (2019). Discovery
Learning : Pengaruhnya terhadap
Hasil Belajar. Indonesia Journal of
7
Nama penulis ; Judul
Science and Mathematics Education,
2(1), 123-129.
8
Download