Uploaded by User101623

MATEMATIKA MODUL 3

advertisement
NAMA KELOMPOK
1. LILIK MASFUFAH
(NIM : 825897592)
2. ENNY SOEDARWATI (NIM : 825887323)
3. SITI CHOLIFAH
( NIM : 825883405)
Kegiatan Belajar 1
A. Mengenal Bilangan Bulat
* Pembelajaran bilangan bulat di SD di berikan setelah
pembelajaran bilangan cacah, bilangan asli, dan
bilangan pecahan positif
* Bilangan bulat adalah penggabungan dari bilangan
cacah yaitu: 0, 1, 2, 3,…., dan seterusnya dengan
bilangan asli negatif yaitu: -1, -2, -3, -4, …. Dan
seterusnya. Jadi bilangan yaitu …-4, -3, -2, -1,0, 1, 2,
3, 4,….
Menyajikan Bilangan Bulat pada
sebuah garis bilangan
Titik nol adalah titik yang mewakili bilangan
nol. Titik-titik yang ada di sebelah kiri titik nol
mewakili bilangan bulat negatif dan titik-titik
di sebelah kanan bilangan nol mewakili
bilangan bulat positif
Kumpulan Bilangan Bulat yang
jumlahnya sangat banyak yaitu tak
terhingga dibagi 3 kelompok :
1.Kumpulan bilangan – bilangan positif (
bilangan asli ): 1, 2, 3, 4, 5, … dan seterusnya
2. Kumpulan bilangan-bilangan bulat negatif : 1, -2, -3, -4, -5 … dan seterusnya
3. Bilangan nol atau 0, yaitu bilangan bulat yang
tidak positif dan tidak pula negatif
Mengurutkan dan Membandingkan
Bilangan Bulat
1. Dapat berupa ketidaksamaan, yaitu “kurang dari” atau
“lebih dari” dan “ lebih dari” atau “lebih besar dari”.
2. Dapat menggunakan metode ekspositori atau tanya jawab
3. Memberikan soal latihan untuk memperkuat pemahaman
siswa tentang hubungan ketidaksamaan
Misal : Titik -5 < 2 sebab titik -5 terletak disebelah kiri
titik 2
Bilangan yang terletak diantara dua
bilangan bulat
Diantara dua bilangan bulat yang berurutan terletak sangat
banyak sekali bilangan lain. Bilangan-bilangan lain ini
tentu saja bukan merupakan bilangan bulat, misalnya
diantara bilangan 2 dan 3 terletak bilangan-bilangan ,
misalnya 2 1/3, 2 ¾, 2 5/9 dan sebagainya
Lawan Suatu Bilangan
* Guru dapat menggunakan metode ekspositori dalam
menjelaskan lawan dari suatu bilangan bulat
* Contoh dari bentuk lawan suatu bilangan
-3 adalah lawan dari 3 dan sebaliknya 3 adalah lawan dari -3
* Untuk Pemahaman lebih lanjut guru memberikan soal baik
secara lisan atau tulisan
Contoh :
1. Lawan dari 19 adalah …
2. Lawan dari -65 adalah ………..
3. ………. Adalah lawan dari 43
Penerapan Bilangan Negatif Dalam
Masalah Sehari-hari
 Contoh pernyataan yang mengungkapkan konsep bilangan
negatif yang di kenal siswa dalam keseharian
1. Ani maju 3 langkah, sedangkan Adi mundur 2 langkah
2. Kemudi kapal berada 2 meter di atas permukaan air dan
baling-baling kapal berada 1 meter di bawah permukaan
air
3. Ahmad mempunyai uang 4.000 rupiah dan Tita
mempunyai utang 3.000 rupiah
Operasi pada bilangan bulat dan sifat-sifat serta
pembelajarannya di SD
A. Operasi Penjumlahan, Pengurangan,
Perkalian, dan Pembagian
1.
Operasi Penjumlahan
Pada bilangan bulat sering disebut bilang bulat dengan
menggunakan tanda tambah ( + )
Untuk menjelaskan pada siswa khususnya bilangan bulat
negatif kita gunakan garis bilangan karena memudahkan
siswa.
Misalnya : 1) 5 +2 =
* dari titik 0 melangkah ke kekanan 5 langkah
* di lanjut mengkah 2 langkah
* maka berhenti di angka 7
2) 25 – 23 =
* dari titik 0 melangkah kekanan 25 langkah
* karena dikurang 23 maka dari 25 dilanjut
melangkah kekiri 23 langkah
* maka akan ada selisih dari 0 ke 2 maka
itulah hasilnya
2. Operasi Pengurangan
Misalnya : 1 ) 4 – 7 =
* dari titik 0 melangkah kekanan 4 langkah
* dilanjut melangkah kekiri 7 langkah
* maka hasilnya menujuh ke titik -3
2 ) 6 – ( -2 ) =
* sama dengan menambah 6 oleh lawan -2,
yaitu 6 + 2 =
* dari titik 0 melangkah kekanan 6 langkah
* dilanjut melangkah kekanan 2 langkah
* maka berhenti di angkah 8
3. Operasi Perkalian
Mengkhususkan melakukan perkalian pada bilangan bulat
negatif dapat dilakukan beberapa tahap untuk memudahkan
pemahaman siswa.
a. Bilangan bulat positif dengan bilangan bulat positif
( p x p ) hasilnya positif
b. Bilangan bulat positif dengan bilangan bulat negatif
( p x n ) hasilnya negatif
c. Bilangan bulat negatif dengan bilangan bulat positif
( n x p ) hasilnya negatif
d. Bilangan bulat negatif dengan bilangan bulat negatif
( n x n ) hasilnya positif
4. Operasi Pembagian
Mengkhususkan pada pembagian yang membuat bilangan
negatif . Kesimpulannya pada pembagian bilangan bulat
selain 0 oleh 0 hasilnya tidak ada, tadi mempunyai arti atau
tidak didefinisikan.
B. Sifat – sifat Operasi Hitung
1.
Sifat – sifat operasi penjumlahan dan pengurangan
a. Sifat tertutup
* Jika jumlah dua bilangan bulat adalah bilangan bulat juga
* Jika selisih ( pengurangan ) dari dua bilangan bulat selalu
merupakan bilangan bulat
b. Sifat pertukaran ( Komutatif )
*a+b=b+a
c. Sifat pengelompokan ( asosiatif )
*(a+b)+c=a+(b+c)
d. Sifat bilangan 0
* Dapat dilakukan dengan menjumlah sembarang
bilangan dengan 0 dan ternyata bahwa setiap bilangna
bilangan bulat ditambah dengan 0 sama dengan dirinya
sendiri.
2. Sifat – sifat perkalian
a. Sifat tertutup
* 4 x (-2) = -8 , -8 bilangan bulat
* (-3) x (-5) = 15 , 15 bilangan bulat
b. Sifat Pertukaran
*axb=bxa
c. Sifat pengelompokkan
*(axb)xc=ax(bxc)
d. Sifat penyebaran
* 3 x ( (-2) + 4 ) = ( 3x(-2)) + ( 3 + 4 )
= 6 + 12
= 18
c. Sifat bilangan satu dan nol
* 2x1 =
(2)
9x0 =
(0)
* -3 x 1 =
(3)
-7 x 0 =
(0)
C. Pembulatan Bilangan Bulat Dalam Satuan,
Puluhan atau Ratusan Terdekat
* 1437 dibulatkan 1400
* Rp. 1.745,00 dibulatkan Rp. 1.700,00
* 52
dibulatkan
50
* 131
dibulatkan
130
* 7,45
dibulatkan
7
* 9,09
dibulatkan
9
* 653
dibulatkan 700
* 6,5
dibulatkan 6 karena angka yang mendahului
adalah 6 ( genap ) sehingga tetap
* 17,5
dibulatkan 18 karena angka yang mendahului
adalah angka 7 ( ganjil ) sehingga harus ditambah 1.
D. Pembulatan Bilangan Bulat Dalam Satuan,
Puluhan atau Ratusan Terdekat
Sebenarnya penulisan negatif 5 ad -5, sedang penulisan kurang
5 adalah -5.
* 9 – 5 dibaca sembilan min lima atau sembilan kurang lima
* -9 – 5 dibaca negatif sembilan kurang lima bukan min
sembilan kurang lima
* 9 – ( -5 ) dibaca sembilan kurang negatif lima
* -9 – ( -5 ) dibaca negatif sembilan kurang negatif lima
Download