Uploaded by User76417

SISTEM SARAF PADA IKAN TUNA (2)

advertisement
Sistem saraf adalah sebagai sistem koordinasi untuk mengantisipasi perubahan kondisi
lingkungan dan perubahan status kehidupan. Pada ikan terdapat dua kelompok kerja system
saraf, yakni system saraf pusat dan system saraf otonom. Kedua system saraf tersebut pada
dasarnya tidak bisa bekerja secara terpisah, tetapi saling melengkapi. System saraf pusat berupa
jaringan saraf yang menjalin seluruh tubuh berakar dalam otak maupun sum-sum tulang
belakang. Perubahan lingkungan akan diinformasikan ke sistem saraf pusat, saraf akan
merangsang kelenjar endokrin untuk mengeluarkan hormon-hormon yang hormon dikirim ke
organ target dan aktivitas metabolisme dibutuhkan akan merangsang jaringan-jaringan. Syaraf
adalah organ yang paling dulu dibentuk dari lapisan terluar (exoderm) yang berfungsi sebagai
penghubung. System syaraf bersama-sama dengan system hormonal mengatur peranan penting
dalam proses koordinasi dan pengaturan semua aktivitas yang berlangsung dalam tubuh.
Perbedaannya adalah bahwa koordinasi dan pengaturan melalui saraf berjalan relative cepat jika
dibandingkan melalui system hormonal. Sistem saraf pada ikan mendeteksi kondisi lingkungan
(pH, suhu,). Ikan Tuna menerima rangsangan dari lingkungan melalui organ perasa (sense organ)
yaitu otak dan sumsum tulang belakang yang melalui impuls ke otak.
Sistem saraf terdiri dari :
1. sistem cerebro spinal
2. sistem saraf pusat
3. sistem saraf tepi
4. sistem otonomi
5. organ-organ khusus (hidung, telinga, mata)
System syaraf bersama-sama dengan system hormonal mengatur peranan penting dalam
proses koordinasi dan pengaturan semua aktivitas yang berlangsung dalam tubuh. Perbedaannya
adalah bahwa koordinasi dan pengaturan melalui saraf berjalan relative cepat jika dibandingkan
melalui system hormonal. Pusat koordinasi syaraf terdapat pada otak dan sumsum tulang
belakang yang menyampaikan perintah melalui impuls syaraf yang dibawa oleh syaraf motoris
ke organ-organ efektor, dan sebaliknya, otak akan menerima informasi melalui sinyal-sinyal
yang dibawa oleh syaraf sensoris dari reseptor. Dalam menjalarkan impuls baik yang berasl dari
syaraf pusat ke efektor, maupun dari reseptor ke otak dibantu oleh adanya neurotransmitter yang
bekerja pada sinaps sebagai titik temu antara dua neuron. Neuron atau sel syaraf hanyalah
merupakan satuan/unit structural, sedangkan unit fungsionalnya merupakan apa yang disebut
lengkung refleks yang terdiri atas syaraf pusat sebagai pusat koordinasi, syaraf sensoris, syaraf
motoris, efektor dan reseptor. Pada beberapa spesies ikan tuna bisa menaikkan suhu darahnya di
atas suhu air dengan aktivitas ototnya. Hal ini menyebabkan mereka mampu hidup di air yang
lebih dingin dan dapat bertahan dalam kondisi yang beragam.
DAFTAR PUSTAKA
Moyle.2016.Sistem Saraf Pada Ikan.
http://mediapenyuluhanperikananpati.blogspot.com/2016/11/sistem-saraf-pada-ikan.html?m=1.
Diakses pada tanggal 26 November 2020.
Download