Uploaded by User67797

powerful questions

advertisement
Powerful question atau pertanyaan berbobot merupakan inti dari percakapan kreatif. Melalui
serangkaian pertanyaan, coach membantu coachee menyadari situasinya sekarang dan mengetahui
apa yang ia perlu lakukan untuk mencapai tujuan yang ia inginkan.
Kapan pertanyaan terasa berbobot?
Sebuah pertanyaan terasa berbobot ketika diajukan di momen yang tepat. Pertanyaan tersebut
membuat coachee berpikir, mengingat dan refleksi ke dalam dirinya untuk menemukan jawaban
yang mewakili situasi sesungguhnya bukan jawaban yang sekedar di buat buat.
Pertanyaan terbuka vs pertanyaan tertutup
Pada prakteknya, pertanyaan berbobot berupa pertanyaan terbuka yang diajukan untuk
mendapatkan kejelasan tentang situasi yang terjadi dan juga memancing ide ide dari si coachee.
Kebalikan dari pertanyaan terbuka adalah pertanyaan tertutup.
Bandingkan:
Pertanyaan tertutup
Pekerjaan kamu sudah selesai atau belum?
Pertanyaan terbuka
Apa saja yang sudah kamu kerjakan?
Sepintas mungkin kita tidak melihat perbedaannya, namun kalua kita amait pertanyaan tetutup
cenderung menghasilkan jawaban ya/tidak, sudah/ belum, atau cenderung mencari alas an.
Sementara dengan pertanyaan terbuka kita punya kesempatan untuk menggali lebih dalam
ceritanya
Dari contoh kasus di atas kita bias mengajukan beberapa pertanyaan susulan seperti:
Bagaiman hasilnya?
Apa yang dirasakan sulit?
Apa yang bias mempercepat?
Pertanyaan terbuka membuat coachcee
•
•
•
•
Terpancing untuk menggali situasinya lebih dalam
Mengingat, merenung dan refleksi ke dalam dirinya
Menemukan kesadaran terhadap situasi yang di alami
Terbantu untuk merumuskan langkah langkah nyata yang mendekatkan dirinya pada tujuan
Pertanyaan Menjurus (leading question)
Pertanyan menjurus atau leading question bukanlah pertanyaan terbuka. Pertanyaan menjurus di
ajukan karena si penanya sudah punya asumsi yang belum tentu benar, sehingga menutup
kemungkinan untuk penggalian.
Scenario: RUDDY pekerja keras
Rudi seorang tipikal pekerjaan keras. Ia sering lembur dan bahkan bekerja di akhir pekan. Tidak
heran bila karirnya menanjak terus. Namun belakangan banyak pekerjaannya tidak selesai sehingga
kinerjanya merosot. Atasannya mulai mengeluh: kenapa dia seperti ini?
Pertanyaan menjurus:
1. Sepertinya ia agak stress belakangan ini ya?
2. Mungkin ia perlu ambil cuti dulu?
3. Jangan jangan ini persoalan keluarga?
Pertanyaan terbuka:
1. Apa yang mempengaruhi kinerjanya belakangan ini?
2. Apa yang ia butuhkan untuk mengatasi situasi ini?
3. Apa yang terbaik untuknya sekarang?
Tips untuk mengajukan pertanyaan berbobot:
•
•
•
•
•
Mendengarkan aktif sambal memetakan situasi si coahcee
Mulai engan apa, bagaimana, kapan, siapa, dimana
Ajukan satu pertanyaan dalam satu kesempatan bertanya
Luangkan waktu untuk merumuskan pertanyaan, tidak perlu buru buru
Gunakan tone positif, tidak terkesan menghakimi
Referensi pertanyaan berbobot
Menentukan agenda dan tujuan
•
•
•
•
•
Apa yang ingin anda bicarakan di sesi ini?
Topik apa yang ingin anda bahas di percakapan kita?
Apa yang harapkan sebagai hasil dari coaching kita?
Apa yang ingin anda dapat dari obrolan kita ini?
Bagaimana anda tahu bila coaching kita ini berhasil?
Memetakan situasi (gathering perspective)
•
•
•
•
•
•
Apa yang anda maksud dengan…?
Bias dicerikana latar belakang persoalannya?
Apa saja yang anda anggap penting di situasi ini?
Apa pandangan anda?
Apa akibatnya bagi anda?
Seberapa besar tantangan anda dari skala 1 sampai 10?
Mendapatkan kejelasan
•
•
•
•
Seperti apa… yang anda maksud itu?
Apa yang menjadi pertimbangan?
Apa yang menjadi prioritas anda?
Apa yang melatar belakangi tindakan anda?
Mencari substansi
•
•
•
•
Apa yang menjadi kendala?
Apa yang menjadi tantangan?
Apa yang sesungguhnya terjadi?
Apa yang menghalangi anda untuk?
Eksplorasi (penggalian)
•
•
•
•
•
•
Apa yang mendorong anda melakukannya?
Apa yang anda pelajari dari pengalaman ini?
Apa sebetulnya yang ingin anda capai dari tindakan itu?
Apa yang anda rasakan ketika itu terjadi?
Apa yang terjadi krsteria dari…?
Apa dampak dari keputusan anda tersebut?
Keinginan
•
•
•
•
Apa yang anda harapkan?
Apa yang anda inginkan?
Idealnya seperti apa?
Apa yang penting bagi anda?
Perencanaan
•
•
•
•
•
Apa rencana anda?
Selanjutnya bagaimana?
Tindakan apa yang anda akan ambil?
Langkah apa yang anda akan ambil di minggu ini?
Siapa yang akan membantu anda?
Melakukan review
•
•
•
•
•
Apa yang sudah di kerjakan?
Bagaimana hasilnya?
Apa yang dianggap sulit?
Apa yang menghalangi pencapaian?
Apa yang anda pelajari?
Membangun ide
•
•
•
•
•
Apa ide anda?
Opsi apa saja yang tersedia?
Apa yang bias anda lakukan berbeda?
Bagaimana anda akan mengatasinya?
Belajar dari pengalaman, apa yang sebaiknya anda lakukan agar hasilnya berbeda?
Implementasi
•
•
•
•
Kapan anda akan melakukannya?
Seberapa sering?
Bagaimana mengukur keberhasilannya?
Support apa yang anda butuhkan?
Monitoring
•
•
•
Bagaimana saya tahu perkembangannnya?
Kapan anda akan update hasilnya?
Bagaimana anda memantau progressnya?
Memetakan dan menghilangkan hambatan
•
•
•
•
•
•
•
Hambatan apa saja, bila ada yang bias menghalangi rencana anda ini?
Dari skala 1 sd 10, sevberapa besar risiko mengambil langkah ini?
Hal apa saja yang berpotensi menghalangi pencapaian tujuan anda?
Apa yang bias anda lakukan untuk mengatasi hembatan ini?
Apa yang harus berubah dari mindset anda bias lebih percaya diri?
Apa yang bias anda lakukan untuk mengurangi risiko kegagalan?
Apa yang harus dipastikan agar segala sesuatunya berjalan lancar?
Download