Uploaded by maryam.kirey

Aktiva Tidak Berwujud

advertisement
Pengertian Aktiva Tidak Berwujud | Intangible Assets
October 29, 2014
Baca juga artikel sebelumnya tentang Aktiva Lancar (current assets) dan Aset Tetap (fixed
assets).
Kali ini saya akan menulis mengenai jenis aset yang lainnya, yaitu aset tidak berwujud.
aktiva tidak berwujud
Aset tidak berwujud ?
Ya, aset yang tidak terlihat wujud fisiknya secara nyata, tidak bisa disentuh, namun terasa besar
manfaatnya.
Keberadaannya bisa menguntungkan bagi perusahaan yang memilikinya.
Apa saja yang termasuk aktiva tidak berwujud ?
Dan jika aset tersebut tidak terlihat, bagaimana cara mengukurnya ?
Bagaimana pula cara menilainya ?
Lalu bagaimana cara menjurnal atau mencatatnya ?
Dan juga cara mendapatkanya ? mari kita simak ...
Pengertian Aktiva Tak Berwujud (Intangible Assets)
Pengertian aktiva tak berwujud menurut PSAK :
"Aktiva tak berwujud adalah aktiva non moneter yang bisa diidentifikasi, tidak memiliki wujud
fisik secara nyata serta dimiliki guna menghasilkan maupun menyerahkan barang dan jasa,
disewakan maupun hanya untuk tujuan administrasi."
Didalam akuntansi, diakuinya sebuah aktiva tak berwujud apabila :


Perusahaan berpotensi akan mendapatkan manfaat ekonomi dimasa yang akan datang
dari aset tersebut
Biaya biaya dalam perolehannya bisa diukur dengan handal
Aktiva tak berwujud diakui sebesar harga perolehan.
Kemudian pada periode selanjutnya dilaporkan sebesar nilai tercatatnya.
Didalam menentukan besaran harga perolehan tergantung oleh bagaimana cara perolehan aktiva
tak berwujudnya.
Apabila aktiva tak berwujud diperoleh dengan membeli atau transaksi yang menggunakan kas
atau setara kas lainnya, maka harga perolehan aktiva tak berwujudnya sebesar uang yang
dikeluarkan/akan dibayarkan.
Dan apabila aset tidak berwujud diperoleh dengan pertukaran dengan aktiva yang lain, maka
harga perolehan aktiva tak berwujudnya sebesar harga kekinian dari aktiva yang ditukar.
Contoh Aktiva Tak Berwujud
[1] Hak Sewa (Lease Hold)
Hak sewa diperoleh dari transaksi sewa aktiva tertentu, disahkan oleh notaris dan dalam tempo
kurun waktu tertentu.
Contohnya : sewa gedung, sewa kendaraan, sewa mesin. alasan hak sewa diakui sebagai aset tak
berwujud karena:


Memberikan kontribusi bagi perusahaan dimasa mendatang.
Memiliki masa manfaat lebih dari satu periode akuntansi.
Contoh Hak Sewa :


PT Nivia Rotan menyewa gedung untuk showroom-nya Rp 100.000.000 selama 10 tahun
PT Nivia Rotan menyewa mobil Rp 250.000 per hari untuk kliennya yang berkunjung.
Pencatatan :
Sewa gedung
Kas
100.000.000
100.000.000
Biaya sewa
Kas
250.000
250.000
Kedua transaksi "sewa" tersebut diperlakukan berbeda :


Sewa gedung dicatat sebagai harga perolehan aktiva tak berwujud, berupa hak sewa
bangunan karena nilainya yang material dan manfaatnya lebih dari satu tahun buku, yaitu
selama 10 tahun kedepan.
Dalam transaksi sewa mobil, biaya yang dikelaurkan dicatat sebagai BIAYA, karena nilai
nominalnya tidak terlalu material dan manfaatnya hanya satu hari atau kurang dari satu
tahun buku.
[2] Hak Paten
Hak Paten merupakan hak yang didapat dari penemuan tertentu, penemu tersebut akan
mendapatkan manfaat dalam waktu tertentu dan dimasa mendatang (bisa diperpanjang)
contohnya penemuan formula, sistem, penemuan produk, atau rekayasa.
[3] Trade Mark (Merek Dagang)
Merek dagang adalah hak yang didapat dari suatu merk komersil tertentu.
Contoh : logo, tulisan, simbol ataupun kombinasinya yang mewakili entitas tertentu.
[4] Organization Cost
Merupakan pengeluaran entitas yang timbul sebelum perusahaan beraktivitas operasi.
Contohnya biaya notaris, biaya seperti ini dicatat sebagai perolehan aset tak berwujud karena
manfaatnya yang diperoleh entitas saat itu dan dimasa mendatang selama entitas masih
beroperasi.
[5] Copyright (Hak Pengadaan)
Merupakan hak yang diberikan karena suatu penulisan, baik itu puisi, novel, karya ilmiah, nada
lagu maupun lirik, skenario film.
Hak pengadaan (copyright) bisa meliputi hak mengedarkan dan memperbanyak karya tersebut.
[6] Perijinan (Licences)
Hak yang didapat dari pemerintahan untuk bisa melakukan aktivitas yang terkait dengan bidang
usaha perusahaan.
Licences ini ada masa waktunya, apabila telah habis, maka harus diperpanjang/diperbarui.
biasanya izin seperti ini mempunyai jangka waktu lebih dari satu tahun buku, bisa 3 hingga 30
tahun.
[7] Franchise
Franchise merupakan hak yang didapat guna melakukan jenis usaha tertentu, memasarkan
produk juga mengikuti polanya, penggunaan logo maupun pengelolaannya.
Kesemuanya dimiliki oleh entitas yang memberikan franchise/waralaba.
[8] Goodwill
Goodwil adalah keistimewaan atau kelebihan tertentu yang dimiliki suatu entitas.
Goodwill diakui apabila terjadi transaksi pada perusahaan yang dinilai lebih oleh entitas lain.
Transaksi bisa berupa merger atau akuisisi maupun penjualan perusahaan.
Contohnya keistimewaan perusahaan bisa muncul karena perusahaan mempunyai reputasi yang
sangat bagus, mempunyai produk yang tak dimiliki oleh para pesaing maupun letak perusahaan
yang strategis.
Perlakuan Akuntansi Aset Tak Berwujud Dalam akuntansi aktiva tidak berwujud, sebenarnya
hampir sama permasalahannya dengan aktiva berwujud.



Perolehan aset tak berwujud dicatat dan diakui sebesar nilai faktur serta ditambah semua
biaya yang menyertai untuk mendapatkan aset/haknya (sama seperti aset berwujud).
Apabila terjadi pengeluaran setelah perolehan aset tak berwujud (expenditure), biaya
biaya tersebut dikapitalisasi ataupun dibebankan ke periode berjalan, sama seperti
tangible asset.
Amortisasi aset tidak berwujud, seperti halnya penyusutan pada aktiva tetap, dialokasikan
harga perolehannya menjadi biaya (beban usaha).
Pencatatan maupun perhitungan amortisasi sama caranya dengan perhitungan dan pencatatan
penyusutan aktiva tetap.
1. Kecuali trade mark (merk dagang) yang dikelompokan kedalam HPP, mayoritas
Amortisasi
1. merupakan biaya usaha
2. Metode garis lurus mungkin lebih baik diaplikasikan dalam amortisasi, karena aset tak
berwujud pada dasarnya tak berhubungan dengan produk/output yang dihasilkan
perusahaan.
Pelaporan Aktiva Tak Berwujud (Disclosure)
Yang dilaporkan aktiva tidak berwujud hanya net value-nya (nilai bersih) setelah dikurangi oleh
akumulasi amortisasi.
Akumulasi amortisasi ini tidak disajikan dalam neraca
Khusus mengenai perlakuan goodwill, lebih jauh bisa dibaca disini : Pengertian Goodwill
Aktiva Aktiva Tidak Berwujud
Download