Uploaded by Feby Aulia

Air dan Larutan

advertisement
FISIOLOGI TUMBUHAN
Larutan dan Air
Kelompok 2 (5C) :
• Dwi Kusuma Wardani
• M. Fiqri
• Hanum Salsabila
• Isroatul Mi’rojiyah
• Selvi Diah Ratnasari
• Siti Aulia Febrianti
• Teddy Gustaman Nurfalah
Ruang Lingkup Pembahasan
DEFINISI
LARUTAN DAN AIR
AIR DAN
TUMBUHAN
HUBUNGAN
AIR DAN
TUMBUHAN
PERANAN
AIR BAGI
TUMBUHAN
JENISJENIS
LARUTAN
KONSENTRASI
LARUTAN
FAKTOR YANG
MEMENGARUHI
KELARUTAN
PENGENCERAN
AIR
SEBAGAI
PELARUT
GRAM
DEFINISI LARUTAN DAN AIR
Larutan
• Campuran homogen yang terdiri dari
dua atau lebih zat.
• Zat yang jumlahnya lebih sedikit
disebut zat terlarut (solut), sedangkan
zat yang lebih banyak daripada zat-zat
lain disbeut pelarut (solven).
Hubungan Air dan
Tumbuhan
• Banyak aktivitas tumbuhan ditentukan
oleh sidat air dan bahan yang larut
dalam air. Jadi, telaah sigkat mengenai
sifat air merupakan cara yang baik
untuk memulai kajian tentang fisiologi
tumbuhan.
JENIS-JENIS LARUTAN
A. Berdasarkan wujud asal (padat, cairan, atau gas)
Zat Terlarut
Pelarut
Wujud Larutan yang Dihasilkan
Contoh
Gas
Gas
Gas
Udara (N₂, O₂, Ar dll)
Gas
Cairan
Cairan
Air soda (CO₂ dalam air)
Gas
Padatan
Padatan
Gas H₂ dalam palladium
Cairan
Cairan
Cairan
Etanol dalam air
Padatan
Cairan
Cairan
NaCl dalam air
Padatan
Padatan
Padatan
Kuningan (Cu/Zn), solder
(Sn/Pb)
Lanjutan (JENIS-JENIS LARUTAN)
B. Berdasarkan kemampuannya melarutkan zat terlarut
1. Larutan jenuh (saturated solution) : laritan yang mengandung jumlah
maksimum zat terlarut di dalam pelarut, pada suhu tertentu
2. Larutan takjenuh (unsaturated solution) : Larutan ini mengandung zat
terlarut lebih sedikit dibandingkan dengan kemapuannya untuk
melarutkan
3. Larutan lewat jenuh (supersaturated solution) : Larutan yang
mengandung lebih banyak zat terlarut dibandingkan yang terdapat di
dalam larutan jenuh
4. Kristalisasi (crystallization) : Proses terpisahnya zat terlarut dari
larutan dan membentuk kristal
FAKTOR YANG MEMENGARUHI KELARUTAN
• Kelarutan ialah ukuran kuantitatif dari banyaknya zal terlarut yang
dilarutkan dalam pelarut pada suhu tertentu
AIR SEBAGAI PELARUT
• Air mampu melarutkan lebih banyak bahan aripada zat cair lainya
karena air memiliki tetapan dielektrik
• Air mengandung elektrolit terlarut, maka larutan ini membawa
muatan, dan air menjadi penghantar listrik yang baik tetapi jika air
yang murni maka tidak dapat menghantarkan listrik
• Struktur molekul protein dan asam nukleat serta aktivitas bologis
protoplasma bergantung pada hubungannya yang dekat dengan
molekul air.
• Molekul air sangat penting sebagai dasar kehidupan. Misalnya, air
sebagai bahan mentah bagi fotosintesis
AIR DAN TUMBUHAN
a. Molekul air
• Air bersifat polar, membentuk ikatan kovalen antara atom H dan O.
• Ikatan kovalen kuat dan sangat stabil.
• Ikatan hidrogen antar molekul sesamanya.
Kekuatan katan hidrogen dibandingkan dengan ikatan kovalen 1:20. Molekul air
bermuatan positif pada H dan negatif pada OH. disebabkan karena :
Kedua atom hidrogen pada air berjarak 105
Ikatan antara O-H terpolarisasi karena tidak sama dalam sharing elektron
sehingga O lebih elektronegatif dan H bermuatan positif.
Oksigen tidak mempunyai elektron yang dipakai bersama-sama (bentuk
tetrahidral)
b. Sifat Kimia dan Fisik air
• Sifat fisik air tidak berwarna (transparan),tidak berbau dan tid ifat fisik air tidak
berwarna (transparan),tidak berbau dan tidak berasa dan mempunyai sifat yang unik
(Maxist)
• Sifat anomali beku (es) volume > 9% dibandingkan fase cair, BJ < Sifat anomali beku (es)
volume > 9% dibandingkan fase cair, BJ <air →es mengapung
• Panas penguapan tinggi 540 kalori/gram air, 100C : 580 kalori , 25C. BM air adalah 18,
H2S 34, amonia 17, titik didih air 100C sedangkan H2S mendidih pada t. -62C dan perlu
132 kalori/gram
• Panas spesifik air panas untuk 1 gram, ↑1C dari 15C ke 16C air menyerap banyak
energi panas tetapi sedikit peningkatan tem Air menyerap banyak energi panas tetapi
sedikit peningkatan temperatur→t. Stabil
• Air mempunyai karakteristik yang lain yaitu menbentuk ikatan :
 Kohesi
: Gaya tarik menarik antara partikel-partikel yang sejenis. Gaya kohesi
dapat mengakibatkan dua zat bila dicampurkan tidak saling melekat. (ex : minyak
dengan air)
 Adesi
: Gaya tarik menarik antara partikel-partikel yang tidak sejenis. Gaya
adesi dapat mengakibatkan dua zat akan saling melekat bila dicampurkan. (ex : kopi
dengan air)
c. Kandungan air dengan Tumbuhan
• Tergantung aktivitas sel atau jarungan
• Konsentrasi berkisar 10-95%
• Xerofit hidup dalam keadaan air terbatas
• Faktor pembatas didaerah pertanian
• Begitu pentingnya air ini dalam proses kehidupan
Salisbury dan Ross (1992) menyatakan bahwa fisiologi tumbuhan adalah
belajar tentang air. Setuju atau tidak atas pernyataan tersebut tergantung
alasan setiap orang.
• Air berinteraksi sangat kuat dengan radiasi berenergi tinggi seperti sinar
alfa, beta ,gamma dan sinar x→terurai menjadi H+ dan radikal bebas
lainnya yaitu OH- Kedua ion tersebut sangat reaktif.
• Air bereaksi dengan senyawa metabolit seperti ester organik, peptida,
protein. Polisakarida, dan lain-lainnya. Hasilnya yaitu produk hidrolisis. Air
juga berdisosiasi keseimbangan H.
• Keseimbangan H+ dan OH-dapat mengatur pH sel.
Media yang
baik untuk
reaksi
biokimia
Reaktan pada
beberapa
reaksi (ex :
fotosintesis)
Sebagai unsur
hara dan
media
transportasi
Sebagai
komponen sel
terbesar
Pengatur
pemanjangan
sel dan
pertumbuhan
PERANAN
AIR
Penstabil
temperatur
KONSENTRASI LARUTAN
• Konsentrasi larutan adalah banyaknya zat terlarut yang ada dalam sejumlah
tertentu larutan
• Empat satuan konsentrasi yang umum untuk larutan adalah persen
berdasar massa, fraksi mol, molaritas, dan molalitas
• Jenis satuan konsentrasi
 Persen berdasar Massa.
Disebut juga persen berdasar bobot atau persen bobot. Persen
berdasar massa tidak mempunyai satuan sebab merupakan
perbandingan dari dua kuantitas yang sama
𝑚𝑎𝑠𝑠𝑎 𝑧𝑎𝑡 𝑡𝑒𝑟𝑙𝑎𝑟𝑢𝑡
persen berdasar massa zat terlarut = 𝑚𝑎𝑠𝑠𝑎 𝑧𝑎𝑡 𝑡𝑒𝑟𝑙𝑎𝑟𝑢𝑡 + 𝑚𝑎𝑠𝑠𝑎 𝑝𝑒𝑙𝑎𝑟𝑢𝑡 𝑥 100%
=
𝑚𝑎𝑠𝑠𝑎 𝑧𝑎𝑡 𝑡𝑒𝑟𝑙𝑎𝑟𝑢𝑡
𝑚𝑎𝑠𝑠𝑎 𝑙𝑎𝑟𝑢𝑡𝑎𝑛
𝑥 100%
Lanjutan (SATUAN KOSENTRASI)
 Molaritas (M).
Satuan molaritas sebagai banyaknya mol zat terlarut dalam 1 L. molaritas mempunyai
satuan mol per liter (mol/L)
Molaritas =
𝑚𝑜𝑙 𝑧𝑎𝑡 𝑡𝑒𝑟𝑙𝑎𝑟𝑢𝑡
𝑙𝑖𝑡𝑒𝑟 𝑙𝑎𝑟𝑢𝑡𝑎𝑛
 Molalitas (m)
Molalitas ialah banyaknya mol zat terlarut yang dilarutkan dalam 1 kg (1000 gr) pelarut
Molalitas =
𝑚𝑜𝑙𝑎 𝑧𝑎𝑡 𝑡𝑒𝑟𝑙𝑎𝑟𝑢𝑡
𝑚𝑎𝑠𝑠𝑎 𝑝𝑒𝑙𝑎𝑟𝑢𝑡 (𝑘𝑔)
Misalnya, untuk menyiapkan 1 molal atau 1 m berair natrium sulfat (Na₂SO₄), kita perlu
melarutkan 1 mol (142, 0 gr) zat tersebut dalam 1000 kg (1 kg) air.
Latihan soal
Hitunglah molalitas larutan asam sulfat yang mengandung 24,4 gr
asam sulfat dalam 198 gr air. Massa molar asam sulfat ialah 98,08 gr
Molalitas
𝑚𝑜𝑙𝑎 𝑧𝑎𝑡 𝑡𝑒𝑟𝑙𝑎𝑟𝑢𝑡
=
𝑚𝑎𝑠𝑠𝑎 𝑝𝑒𝑙𝑎𝑟𝑖𝑡 (𝑘𝑔)
24,4 𝑔𝑟 𝐻₂𝑆𝑂₄
1000 𝑔𝑟𝐻₂𝑂
=
𝑥
198 𝑔𝑟 𝐻₂𝑂
1 𝑘𝑔 𝐻₂𝑂
= 1,26 mol 𝐻₂𝑆𝑂₄ / kg 𝐻₂𝑂
= 1,26 m
𝑥
1 𝑚𝑜𝑙 𝐻₂𝑆𝑂₄
98,08 𝑔𝑟𝐻₂𝑆𝑂₄
PENGENCERAN
GRAM
Download