laporan penelitian dosen yayasan hubungan pengetahuan suami

advertisement
LAPORAN PENELITIAN
DOSEN YAYASAN
HUBUNGAN PENGETAHUAN SUAMI TENTANG PERUBAHAN FISIOLOGIS
DAN PSIKOLOGIS IBU HAMIL DENGAN
DUKUNGAN SUAMI DI JORONG SURAU BATU
NAGARI SUNGAI PUA TAHUN 2016
Peneliti:
Mutia Felina, S.ST, M.Keb
Dana bersumber dari Institusi STIKes Prima Nusantara 2016
PROGRAM STUDI D-IV BIDAN PENDIDIK
STIKES PRIMA NUSANTARA
BUKITTINGGI
2016
KATA PENGANTAR
Puji syukur Penulis haturkan kehadirat Allah SWT karena atas berkat dan
rahmat-Nya, penulis dapat menyelesaikan pembuatan laporan ini dengan judul
“hubungan paritas dan usia dengan kejadian retensio plasenta pada ibu bersalin di
rsud achmad mocthar kota bukittinggi tahun 2014”.
Dalam penulisan ini penulis mendapat bantuan dari berbagai pihak, untuk
itu pada kesempatan ini dengan segala ketulusan hati, penulis mengucapkan
terima kaasih kepada yang terhormat:
1. Ibu Hj. Evi Susanti, S.ST, M.Biomed selaku Ketua STIKes Prima
Nusantara Bukittinggi
2. Rekan-rekan dosen, staff dan STIKes Prima Nusantara Bukittinggi yang
telah menyarankan dan memberikan masukan sehingga penulis dapat
membuat laporan penelitian ini.
3. Semua pihak yang telah membantu kelancaran pembuatan laporan
penelitian ini yang tidak bisa disebutkan namanya satu persatu pada
kesempatan ini.
Penulis menyadari bahwa laporan penelitian ini masih banyak terdapat
kekurangan, hal ini bukanlah suatu kesenjangan, melainkan karena keterbatassan
ilmu dan kemampuan penulis untuk itu penulis berharap tanggapan dan kritikan
serta saran yang bersifat membangun dari semua pihak demi kesempurnaan
laporan penelitian ini.
Akhir kata kepada Nyalah kita berserah diri dan mohon petunjuk, semoga
proposal penelitian ini dapat bermanfaat bagi kita semua, Amin.
Bukittinggi,
Penulis
2014
KATA PENGANTAR
Puji syukur penulis ucapkan kehadirat Allah SWT yang telah
melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan
laporan penelitian ini yang berjudul “Hubungan Pengetahuan Suami Tentang
Perubahan Fisiologis Dan Psikologis Ibu Hamil Dengan Dukungan Suami”.
Penulis menyadari bahwa tanpa bantuan dan bimbingan dari berbagai pihak,
sangatlah sulit bagi penulis menyelesaikan laporan penelitian ini. Oleh karena
itu, saya mengucapkan terimakasih kepada :
1. Ibu Hj. Evi Susanti, S.ST,M.Biomed, selaku Ketua STIKes Prima
Nusantara Bukittinggi.
2. Para Staf dosen STIKes Prima Nusantara yang tidak dapat disebutkan
namanya satu persatu.
3. Kepada Bapak Kepala Jorong Surau Batu Nagari Sungai Pua yang telah
bersedia membantu penulis dalam menyelesaikan Proposal Karya Tulis
Ilmiah ini.
4. Kepada para Responden penelitian yang telah bersedia berpartisipasi
dalam penelitian ini.
5. Teristimewa Orang tua tercinta, kakak-kakak dan adik tersayang yang
telah memberikan dukungan doa restu, materil dan perhatian yang tidak
terhingga.
Penulis menyadari bahwa dalam penulisan laporan penelitian ini masih
banyak terdapat kekurangan dan ketidaksempurnaan. Untuk itu penulis
mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun dari pembaca untuk
kesempurnaan laporan penelitian ini dimasa yang akan datang. Dengan segala
kerendahan hati, semoga Laporan Penelitian ini bisa berguna dan bermanfaat bagi
pihak yang membutuhkan, dan terutama sekali bagi penulis.
Bukittinggi, Juli 2016
Penulis
Nama
Program Studi
Judul
: Mutia Felina, S.SiT, M.Keb
: D IV Bidan Pendidik
: Hubungan Pengetahuan suami tentang Perubahan
Fisiologis Dan Psikologis Ibu Hamil Dengan Dukungan
Suami Di Jorong Surau Batu Nagari Sungai Pua Tahun
2016.
viii + 43 halaman + 2 gambar + 4 tabel + 2 skema + 7 lampiran
ABSTRAK
Kehamilan melibatkan perubahan fisik maupun emosional dari ibu serta
perubahan sosial didalam keluarga. Adaptasi anatomis, dan fisiologis, serta
biokimia yang terjadi pada wanita selama kehamilan yang pendek itu begitu besar.
Perubahan-perubahan tersebut segera terjadi setelah fertilisasi dan berlanjut
sepanjang kehamilan. Oleh karena itu perlunya dukungan pengetahuan suami
terhadap perubahan yang terjadi pada ibu hamil. Penelitian ini bersifat analitik
Dengan desain penelitian secara cross sectional. Populasi berjumlah 34 orang
dengan sampel 34 responden. Cara pengambilan sampel ini dengan total
sampling. Data dikumpulkan secara primer mengunakan alat bantu daftar cheklist
dan uji statistik chi square secara komputerisasi. Hasil penelitian ini terdapat 20
responden (58,8%) yang berpengetahuan rendah dengan 24 responden ( 70,6%)
yang kurang memberikan dukungan. Dari hasil penelitian peneliti menyimpulkan
bahwa adanya hubungan pengetahuan suami tentang perubahan fisiologis dan
psikologis ibu hamil dengan dukungan suami dimana nilai p = 0,024 . Untuk itu
diharapkan kepada wali jorong agar mengajak tenaga kesehatan untuk
mengadakan penyuluhan pada suami tentang pentingnya pengetahuan suami
terhadap perubahan fisilogis dan psikologis ibu hamil dengan dukungan suami
Daftar bacaan: 10 ( 2005-2012)
Kata kunci : Pengetahuan Suami, Perubahan Fisiologis Dan Psikologis ,
Dukungan.
Name
Study program
Titl
: Mutia Felina, S.SiT, M.Keb
: D-IV Midwifery Educator
: Relationship husband Knowledge about Physiological
Changes And Psychological Support Pregnant Women
WithHusband In Jorong Nagari Sungai Batu Sungai Pua
2016
viii + 43 pages + 4 tables + 2images + 7 scheme attachments
ABSTRACT
Pregnancy involves physical and emotional changes of maternal and social
change within the family. Adaptation anatomical, and physiological, and
biochemical that occurs in women during pregnancy was so big short. These
changes occur soon after fertilization and continues throughout pregnancy. Hence
the need to support her husband knowledge of the changes that occur in pregnant
women. With this study was analytical cross-sectional study design. Population of
34 people with 34 samples of respondents. The way this sampling with a total
sampling. Primary date were collected using a checklist and a list of tools chisquare statistical test is computerized. output this study there were 20 respondents
(58.8%) were knowledgeable low with 24 respondents (70.6%) were less provide
support. From the research, the researchers concluded that the relationship of the
husband's knowledge of physiological and psychological changes in pregnant
women with husband's support where the value of p = 0.024. For it is expected
that health professionals to improve service and counseling the importance of
knowledge about changes phisiologiscal husband and psychological support
pregnant women with husband
Reading list: 10 (2005-2012)
Keywords : Knowledge husband, Changes in Physiological and Psychological
Support
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL
KATA PENGANTAR………………………………………………….
ABSRTAK ……………………………………………………………....
ABSTRACK ……………………………………………………………
DAFTAR ISI…………………………………………………………….
DAFTAR TABEL……………………………………………………….
DAFTAR SKEMA ………………………………………………………
DAFTAR LAMPIRAN…………………………………………………
i
ii
iii
iv
vi
vii
viii
BAB 1: PENDAHULUAN
A. Latar Belakang ……………………………………………………
B. Identifikasi Masalah………………………………………………
C. Batasan Masalah………………………………………………….
D. Rumusan Masalah………………………………………………..
E. Tujuan Penelitian…………………………………………………
F. Manfaat Penelitian……………………………………………….
1
6
6
6
7
7
BAB II LANDASAN TEORI
A.
B.
C.
D.
E.
Penjabaran Teori…………………………………………………
Kerangka Teori………………………………………………….
Kerangka Konsep……………………………………………….
Hipotesa…………………………………………………………
Defenisi Operasional……………………………………………
9
24
25
25
26
BAB III METODE PENELITIAN
A.
B.
C.
D.
E.
F.
G.
Jenis Penelitian Dan Desain Penelitian,,………………………..
Tempat dan Waktu Penelitian…………………………………..
Populasi dan Sampel……………………………………………
Teknik Pengambilan Data………………………………………
Etika Penelitian………………………………………………...
Prosedur Pengumpulan Data……………………………………
Prosedur Pengolahan Data………………………………………
27
27
27
28
29
29
30
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
A. Hasil Penelitian …………………………………………………
B. Pembahasan …………………………………………………….
C. Keterbatasan Penelitian…………………………………………
BAB V PENUTUP
33
36
41
A. Kesimpulan ……………………………………………………..
B. Saran ……………………………………………………………
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN
42
43
DAFTAR TABEL
Tabel 2.1
Definisi Operasional………………………………………
Tabel 4.1
Distribusi Frekuensi Responden Berdasarkan Pengetahuan
26
Suami Di Jorong Surau Batu Nagari Sungai Pua Tahun
2016……………………………………………………….
Tabel 4.2
33
Distribusi Frekuensi Responden Berdasarkan Dukungan
Suami Di Jorong Surau Batu Nagari Sungai Pua Tahun
2016………………………………………………………
34
Tabel 4.3 Hubungan Pengetahuan Dengan Dukungan Suami di
Jorong Surau Batu Nagari Sungai Pua Tahun 2016……….
35
DAFTAR SKEMA
Skema 2.1
Kerangka Teori …………………. ……………………..
24
Skema 2.2
Kerangka Konsep…………………. ……………………
25
DAFTAR LAMPIRAN
Lampiran 1
Ghan chart
Lampiran 2
Permohonan Menjadi Responden
Lampiran 3
Format Persetujuan Responden
Lampiran 4
Kisi-kisi Kusioner
Lampiran 5
Kusioner Penelitian
Lampiran 6
Master Tabel
Lampiran 7
Hasil Pengolahan Data
1
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Kehamilan melibatkan perubahan fisik maupun emosional dari ibu
serta perubahan sosial didalam keluarga. Adaptasi anatomis, dan
fisiologis, serta biokimia yang terjadi pada wanita selama kehamilan yang
pendek itu begitu besar. Perubahan-perubahan tersebut segera terjadi
setelah fertilisasi dan berlanjut sepanjang kehamilan. Perubahan akibat
kehamilan di alami oleh seluruh tubuh wanita mulai dari sistem
pencernaan,
pernapasan,
metabolisme,
kardiovaskuler,
muskuloskeletal,
payudara,
intergument,
kekebalan,
endokrin,
dan
sistem
reproduksi khususnya pada alat genitalia eksterna dan interna. Dalam hal
ini hormon esterogen dan progesteron mempunyai peran penting.
(Yuni,Kusmiyati.2009)
Selama minggu pertama, hampir seluruh wanita hamil merasakan
mual dan muntah, nafsu makan berkurang sering meludah, pusing dan
banyak lagi perubahan hormon sebagai tanda gejala kehamilan ang dialami
seorang wanita dalam masa kehamilan. Namun setelah trimester pertama
dilewati, gejala-gejala di atas akan berkurang. Hal ini tidak terlepas dari
pengetahuan ibu hamil tentang perubahan fisiologis pada awal kehamilan
yang penting dimiliki untuk memahami tanda dugaan (Presumptive) dan
tanda kemungkinan (probable) kehamilan.Pengetahuan ini juga penting
untuk mengetahui adanya kelainan pada kehamilan atau kondisi tertentu
yang dapat menimbulkan tanda atau gejala khusus.(Varney,2007).
STIKes Prima Nusantara
1
2
Selama kehamilan kebanyakkan ibu mengalami perubahan psikologis
dan emosional. Perubahan psikologis dan emosional ini tampaknya
berhubungan dengan perubahan biologis yang dialami ibu selama
kehamilan. Emosi ibu hamil cenderung labil. Reaksi yang ditunjukkan
terhadap kehamilan dapat saja berlebihan dan mudah berubahubah.(Varney,2007).
Kehamilan merupakan merupakan masa yang cukup berat bagi
seorang ibu, karena itulah ibu hammil membutuhkan dukungan dari
berbabagi pihak terutama suami agar dapat mengalami proses kehamilan
sampai melahirkan dengan nyaman dan aman. Banyak bukti yang
ditunjukkan bahwa wanita yang diperhatikan dan dikasihi oleh
pasangannya selama kehamilan akan menunjukkan sedikit gejala emosi
dan fisik, lebih mudah melakukan penyesuaian diri selama kehamilan dan
sedikit komplikasi persalinan. Hal ini diyakini karena ada dua kebutuhan
utama yang ditujukkan wanita selama hamil yaitu menerima tanda-tanda
bahwa iya dicintai dan dihargai serta kebutuhan akan penerimaan
pasangannya terhadap anaknya.
(Yuni, Kusmiyanti.2009).
Perubahan istri saat hamil , terhadap peran suami dapat diberikan
melalui sikap-sikap penuh pengertian
yang ditunjukkan dalam bentuk
kerja sama yang positif, ikut membantu menyelesaikan pekerjaan rumah
tangga, membantu mengurus anak-anak serta memberikan dukungan moral
dan emosional terhadap karir atau pekerjaan istrinya.
STIKes Prima Nusantara
3
Dunia medis telah mengetahui bahwa calon ayah ingin mengetahui
perkembangan calon anaknya, ingin membantu pasangannya sebisa
mungkin, serta ikut mengambil peran. Saat kehamilan merupakan saat
yang paling tepat untuk saling membagi dan merencanakan apa yang akan
dilakukan sebagai calon orang tua.
Di Indonesia, iklim paternalistik dan otoritarian yang sangat kuat,
turut menjadi faktor yang membebani peran ibu bekerja, karena masih
terdapat pemahan bahwa pria tidak boleh mengerjakan pekerjaan wanita,
apalagi ikut mengurus masalah rumah tangga. Masalah rumah tangga
adalah kewajiban sepenuhnya seorang istri. ( Wijaya kusuma , 2008)
Selama ibu mengalami kehamilan harus mendapat dukungan yang
baik dari suami, orang tua dan orang terdekatnya. Dukungan ini akan
membuat ibu mendapat suasana nyaman. ( Singgih, 2005)
Dukungan suami dalam asuhan kebidanan dapat ditunjukan dengan
memberikan perhatian dan kasih sayang kepada istri, mendorong dan
mengantarkan istri untuk memeriksakan kehamilan ke fasilitas kesehatan
minimal 4 kali selama kehamilan, memenuhi kebutuhan gizi bagi istrinya
agar tidak terjadi anemia, menentukan tempat bersalin (fasilitas kesehatan)
bersama istri, melakukan rujukan ke fasilitas kesehatan sedini mungkin
bila terjadi hal yang menyangkut kesehatan selama kehamilan dan
menyiapkan biaya persalinan. Dengan adanya dukungan suami diharapkan
wanita hamil dapat mempertahankan kondisi kesehatan psikologisya dan
lebih mudah menerima perubahan fisiologis.( BKKBN , 2005)
STIKes Prima Nusantara
4
Dukungan suami yang tinggi disebabkan
adanya dukungan
emosional, dukungan instrumental, dukungan informasional, dan penilaian
baik yang diberikan dari keluarga kepada ibu hamil, yang mampu
menumbuhkan terjadinya hubungan yang baik antara keluarga dan ibu
hamil dan mencegah kecemasan yang timbul akibat perubahan fisik yang
mempengaruhi kondisi psikologisnya (Safarino, 2004)
Dimana dukungan suami dapat di terjemahkan sebagai sikap penuh
pengertian yang ditunjukan alam bentuk kerja sama yang positif, ikut
menyelesaikan pekerjaan rumah tangga, membanu mengurus anan-anak
serta memberikan dukungan moral dan emosional terhadap karir atau
pekerjaan istrinya (Jasinta F Rini. 2005)
Dari hasil penelitian sebelumnya di klinik bersalin Nurhalma
Tembung Medan tentang pengetahuan dan dukungan suami terhadap
perubahan fisiologis dan psikologis istri selama kehamilan didapatkan
bahwa dari responden berpengetahuan baik sebanyak 10 orang (17,5%),
sedangkan dukungan yang tidak baik sebanyak 54 orang (94,7%), dan
dukungan suami baik sebanyak sebanyak 3 orang (5,3%). Diharapkan
kepada suami agar lebih ikut berpartisipasi terhadap perubahan-perubahan
yang dialami istri selama kehamilan dan memberikan dukungan selama
kehamilan (Ningrum,Agustin.2011).
Hasil penelitian yang dilakukan oleh salah seorang peneliti terdahulu
menunjukan 73,6% dukungan suami cukup baik dalam melakukan
perawatan kehamilan istrinya. Sedangkan dukungan suami yang kurang
baik adalah kurang dalam menyiapkan uang untuk keperluan periksa hamil
STIKes Prima Nusantara
5
(56,32%) dan hanya kadang-kadang saja mengantar periksa istri ke
petugas keshatan (60,92%). ( Oldi, 2008)
Setelah dilakukan survey di Nagari Sungai Pua, terdapat 4 jorong
yaitu, jorong limo kampuang, jorong kapalo koto, jorong tangah koto, dan
jorong surau batu. Dari 4 jorong tersebut ternyata ibu hamil yang paling
banyak terdapat di jorong surau batu, dimana survey awal yang dilakukan
di Jorong Surau Batu Nagari Sungai Pua dari 11 orang ibu hamil ternyata 4
dari suami ibu tersebut mengetahui tentang perubahan yang dialami oleh
ibu saat hamil dan 7 orang lagi suami tidak mengetahui adanya perubahan
yang terjadi pada ibu saat hamil. Sedangkan dari 4 suami yang mengetahui
perubahan pada ibu hamil yang ikut mengantarkan istri saat melakukan
pemeriksaan terdapat 3 orang suami dan 1 orang suami tidak ikut serta
dikarenakan jadwal kerja yang bertentangan.
Berdasarkan
uraian
diatas,
penulis
tertarik
meneliti
tentang
“Hubungan Pengetahuan Suami Tentang Perubahan Fisiologis Dan
Psikologis Ibu Hamil Terhadap Dukungan Suami Di Jorong Surau Batu
Nagari Sungai Pua Tahun 2016.
STIKes Prima Nusantara
6
B. Identifikasi Masalah
Berdasarkan fenomena diatas dapat di identifikasi masalah sebagai
berikut:
1. Masih banyak ditemukan suami yang tidak mengetahui adanya
perubahan yang terjadi pada ibu hamil baik fisiologis maupun
psikologis.
2. Rendahnya pengetahuan suami tentang perubahan fisiologis dan
psikologis pada ibu hamil.
3. Kurangnya dukungan suami dalam perubahan fisiologis dan psikologis
pada ibu hamil.
C. Batasan Masalah
Meskipun banyak permasalahan tentang pengetahuan suami tehadap
perubahan pada ibu hamil namun dalam penelitian ini hanya membatasi
pengetahuan suami tentang perubahan fisiologis dan pisikologis ibu hamil
Dengan Dukungan suami.
D. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah diatas, maka dapat dirumuskan
permasalahan penelitian “Apakah ada Hubungan Pengetahuan Suami
Tentang Perubahan fisiologis Dan Psikologis Ibu Hamil Dengan
Dukungan Suami Di Jorong Surau Batu Nagari Sungai Pua Tahun 2016“.
STIKes Prima Nusantara
7
E. Tujuan Penelitian
1. Tujuan Umum
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan
Pengetahun Suami tentang Perubahan Fisiologis dan Psikologis Ibu
Hamil Dengan dukungan Suami di jorong Surau Batu Nagari Sungai
Pua Tahun 2016.
2. Tujuan Khusus
a. Diketahuinya distribusi Frekuensi Pengetahuan Suami tentang
Perubahan Fisiologis dan Psikologis Ibu Hamil di Jorong Surau Batu
Nagari Sungai Pua Tahun 2016.
b. Diketahuinya distribusi Frekuensi Dukungan Suami di Jorong Surau
Batu Nagari Sungai Pua Tahun 2016.
c. Diketahuinya Hubungan pengetahuan suami tentang Perubahan
Fisiologis dan Psikologis Ibu Hamil Dengan Dukungan Suami di
Jorong Surau Batu Nagari Sungai Pua Tahun 2016.
F. Manfaat Penelitian
1. Manfaat Bagi Penulis
Dapat
mengembangkan
kreatifitas
dan
kemampuan
untuk
mengembangkan ilmu yang telah diperoleh di bangku perkuliahan.
2. Bagi Jorong
Sebagai bahan informasi dan masalah dalam upaya pengetahuan
suami tentang perubahan fisiologis dan psikologis Ibu Hamil Dengan
dukungan Suami.
STIKes Prima Nusantara
8
3. Bagi institusi pendidikan
Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai referensi dalam
memberikan informasi dan pengetahuan tentang pengetahuan suami
Tentang perubahan Fisiologis dan Psikologis ibu hamil Dengan
dukungan suami.
4. Bagi Suami
Khususnya bagi suami yang mempunyai istri yang sedang hamil
dapat menambah dan meningkatkan pengetahuan suami tentang
perubahan Fisiologis dan Psikologis ibu hamil Dengan dukungannya
sebagai suami.
5. Bagi Peneliti Selanjutnya
Untuk menambah wawasan dan pengetahuan peneliti dalam
menerapi
ilmu,
mendapatkan
pengalaman
melaksanakan penelitian dapat di aplikasikan.
STIKes Prima Nusantara
berharga
dalam
9
BAB II
LANDASAN TEORI
A. Pengetahuan
1. Pengertian Pengetahuan
Pengetahuan adalah merupakan hasil “Tahu” dan ini terjadi setelah
orang mengadakan pengindraan terhadap suatu objeck tertentu.
Pengindraan terhadap objek terjadi melalui panca indra manusia yakni
penglihatan, pendengaran, penciuman, rasa dan raba dengan sendiri.
Pada waktu pengindraan sampai menghasilkan pengetahuan tersebut
sangat dipengaruhi oleh intensitas pehatian persepsi terhadap objek.
(Wawan,2011:11).
Pengetahuan atau kognitif merupakan domain yang sangat penting
untuk terbentuknya perilaku tindakan seseorang.Pengetahuan yang
cukup dalam domain kognitif mempunyai 6 tingkatan pengetahuan
sebagai berikut :
1. Tahu (Know)
Diartikan sebagai mengingat suatu materi yang telah di pelajari
sebelumnya. Termasuk kedalam pengetahuan tingkat ini adalah
mengingat kembali sesuatu yang spesifik dari seluruh bahan yang
dipelajari atau rangsangan yang telah diterima.
STIKes Prima Nusantara
9
10
2. Memahami (Comprehension)
Diartikan sebagai suatu kemampuan untuk menyelesaikan secara
benar
tentang
objek
yang
diketahui,
dan
dapat
menginterprestasikan materi tersebut secara benar.
3. Aplikasi (Aplication)
Diartikan sebagai kemampuan untuk menggunakan materi yang
telah dipelajari pada situasi atau kondisi real (sebenarnya).
4. Analisis (analysis)
Suatu kemampuan untuk menjabarkan materi atau suatu objek
kedalam komponen-komponen, tetapi masih dalam struktur
organisasi, dan masih ada kaitannya satu sama lain.
5. Sintesis (Syntesis)
Suatu kemampuan untuk meletakkan atau menghubungkan bagianbagian di dalam suatu bentuk kesluruhan yang baru. Dengan kata
lain sintesis adalah suatu kemampuan untuk menyusun fomulasiformulasi yang ada.
6. Evaluasi (Evaluation)
Evaluasi ini berkaitan dengan kemampuan untuk melakukan
justifikasi atau penilaian terhadap suatu materi. Pengukuran
pengetahuan dapat dilakukan dengan wawancara atau angket yang
menanyakan tentag isi materi yang ingin diukur dari subjek
penelitian atau responden. Kedalam pengetahuan yang ingin kita
ketahui atau kita ukur dapat kita sesuaikan dengan tingkattingkatan di atas. (Wawan,2011:12)
STIKes Prima Nusantara
11
2. Kriteria Tingkatan Pengetahuan
Pengetahuan sesorang dapat diketahui dan interprestasikan dengan
skala yang bersifat.
1. Tinggi ≥mean
2. Rendah < mean
(Arikunto,2010)
3. Faktor-faktor yang mempengaruhi pengetahuan
a. Faktor Internal
1. Pendidikan
Pendidikan berarti bimbingan yang diberikan sesesorang
terhadap perkembangan orang lain menuju kearah cita-cita
tertentu yang menentukan manusia yang berbuat dan mengisi
kehidupan untuk mencapai keselamatan dan kebahagiaan.
Pendidikan dapat mempengaruhi seseorang termasuk juga
perilaku seseorang akan pola hidup terutama dalam momotivasi
untuk sikap berperan serta dalam pembangunan. Pada umumnya
makin tinggi pendidikan seseorang makin mudah menerima
informasi.(Wawan,2010:16).
2. Pekerjaan
Pekerjaan adalah keburukan yang harus dilakukan terutama
untuk menunjang kehidupannya dan kehidupan keluarganya,
tetapi lebih banyak merupakan cara mencari nafkah yang
membosankan, berulang dan banyak tantangan. Sedangkan
bekerja umumnya merupakan kegiatan yang menyita waktu.
STIKes Prima Nusantara
12
Bekerja bagi ibu-ibu akan mempunyai pengaruh terhadap
kehidupan keluarga.(Wawan,2010:16).
3. Umur
Usia adlah umur indifidu yang terhitung mulai saat lahir
sampai berulang tahun, tingkat kematangan dan kekuatan
seseorang akan lebih matang dalam berfikir dan bekerja. Dari segi
kepercayaan masyarakat, seseorang yang lebih dewasa dipercaya
dari orang yang belum tinggi kedewasaanny. Hal ini sebagian dari
pengalaman dan kematangan jiwa. (Wawan,2010:16).
b. Faktor Eksternal
1. Faktor Lingkungan
Lingkungan merupakan seluruh kondisi yang ada di sekitar
manusia
dan
pengaruhnya
yang
dapat
mempengaruhi
perkembangan dan perilaku orang atau kelompok.
2. Sosial budaya
Sisten sosial budaya yang ada pada masyarakat dapat
mempengaruhi dari sikap dalam menerima informasi
STIKes Prima Nusantara
13
B. Perubahan Fisiologis dan Psikologis Ibu Hamil
1. Pengertian kehamilan
Kehamilan dimulai dari konsepsi sampai lahirnya bayi, Lamanya
kehamilan yang normal adalah 280 hari atau 40 minggu, dihitung dari
hari pertama haid yang terakhir. (Vivian,Nanny 2011).
Proses kehamilan sampai kelahiran merupakan rangkaian dalam
satu kesatuan yang dimulai dari konsepsi, nidasi, pengenalan adaptasi
ibu terhadap nidasi, pemeliharaan kehamilan, perubahan endoktrin
sebagai
persiapan
menyongsong
kelahiran
bayi.
Kehamilan
menyebabkan terjadinya perubahan baik anatomis maupunfisiologis
pada ibu. Pada kehamilan adaptasi ibu dalam bentuk fisik dan
psikologis. Untuk itulah dalam kehamilan terjadi adaptasi ibu dalam
bentuk fisik dan psikologis.(Kusmiyanti,Yuni.2009)
2. Bentuk Perubahan fisiologis dalam kehamilan
Kehamilan merupakan saat yang menegangkan ketika sebuah
kehidupan seorang wanita. Hal itu juga merupakan saat yang
menegangkan ketika sebuah kehidupan baru yang misterius bertumbuh
dan berkembang di dalam rahim. Sekali kehamilan terjadi, berbagai
macam efek terjadi dalam tubuh, wanita, baik efek karena perubahan
hormone, bentuk tubuh, maupun kondisi emosional wanita yang
mengalami kehamilan. (Bartini,istri 2012).
STIKes Prima Nusantara
14
Seiring dengan pertumbuhan janin dalam rahim, muncul berbagai
tanda yang menunjukkan terjadinya kehamilan. Pada kehamilan, terjadi
perubahan pada seluruh tubuh wanita, khususnya pada alat genitalia
eksterna dan interna, serta pada payudara. ((Bartini,istri 2012).
Hal ini disebabkan karena peran hormone somatomamotropin,
estrogen, dan progesterone dalam kehemilan.
a. Perubahan Fisik ibu
1. Trimester 1
Adapun perubahan dari bulan kebulan adalah sebagai berikut.
a) Mingguke 4/ bulanI
Ibu terlambat menstruasi, Payudara menjadi nyeri dan membesar.
Kelelahan yang kronis (menetap) dan sering BAK mulai terjadi.
Keadaan ini berlangsung selama tiga bulan berikutnya. HCG ada
di dalam urins elama serum 9 hari setelah konsepsi.
b) Mingguke 8/ bulan ke 2
Mual dan muntah mungkin terjadi sampai usia kehamilan 12
minggu. Uterus berubah bentuk pirmer menjadi globular. Tandatanda hegar dan goodle muncul. Serviks fleksi dan leokorea
meningkat. Pertambahan berat badan belum terlihat secara nyata
c) Mingguke 12/ bulan ke 3
Ada Chadwick muncul dan uterus naik di atas simpisis. Dan
kontraksi hick mulai dan mungkin terus berlangsung selama
kehamilan. Potensi untuk menderita infeksi saluran kemih
meningkat dan selama kehamilan. Kenaikan berat badan sekitar
STIKes Prima Nusantara
15
1-2 kg selama trimester pertama. Plasenta sekarang berfungsi
penuh dan memproduksi hormone.
2. Trimester II
Adapun perubahan dari bulan kebulan adalah sebagai berikut.
a) Minggu ke 16/ bulan ke 4
Fundus berada di tengah antara simfisis dan pusat. Berat badan
ibu bertambah 0,4 – 0,5 kg/mg selama sisa kehamilan dan
mungkin mempunyai banyak energy. Sekresi vagina meningkat
(tetapi normal jikatidakgatal, iritasi, berbaubusuk), tekanan pada
kandung kemih berkurang sehingga frekuensi sering BAK
berkurang.
b) Minggu ke 20/ bulan ke 5
Fundus mencapai pusat. Payudara memulai sekresi kolostrum.
Kantong ketuban menampung 400 ml cairan. Rasa akan pingsan
dan pusing mungkin terjadi, terutama jika posisi berubah secara
mendadak. Varises pembuluh darah mungkin terjadi. Ibu
merasakan gerakan janin. Areola bertambah gelap. Hidung
tersumbat mungkin terjadi, kram kaki mungkin ada, dan
konstipasi mungkin dialami.
c) Minggu ke 24/ bulan ke 6
Fundus diatas pusat. Sakit punggung dan
kram pada kaki
mungkin terjadi. Nyeri punggung dapat di cegah yaitu duduk
dengan punggung tegak dan jangan membungkuk. Perubahan
kulit bias berupa striae gravidarum, closma, lineanigra, dan
STIKes Prima Nusantara
16
jerawat. Mimisan dapat terjadi dan mungkin mengalami gatalgatal pada abdomen karena uterus membesar dan kulit menegang.
(Bartini,istri 2012).
3. Trimester III
Adapun perubahan dari bulan kebulan adalah sebagai berikut.
a) Minggu ke 28/ bulan ke 7
Fundus berada pertengahan antara pusat dan sifodeus. Hermoroid
mungkin terjadi. Pernapasan dada menggantikan pernafasan
perut. Garis bentuk janin dapat dipalpasi. Rasa panas dalam perut
mungkin mulai terasa.
b) Minggu ke 32/ bulan ke 8
Fundus mencapai prosesussi foideus, payudara penuh, dan nyeri
tekan. Sering BAK mungkin kembali terjadi. Selain itu, mungkin
juga mengalami dispnea.
c) Minggu ke 38/ bulan ke 9
Penurunan bayi kedalam pelvis /panggul ibu (lightening)
.Plasenta setebal hampir 4 kali waktu usia kehamilan 18 minggu
dan beratnya 0,5 – 0,6 kg. Sakit punggung dan sering BAK
menigkat, Broxton hick meningkat karena serviks dan segmen
bawah rahim disiapkan untuk persalinan. (Bartini,istri 2012)
STIKes Prima Nusantara
17
3. Perubahan Psikologis ibu hamil
Selain perubahan fisik, wanita hamil juga akan mengalami
perubahan psikologis, yang juga dipengaruhi oleh perubahan-perubahan
hormon. Perubahan-perubahan ini berinteraksi dengan faktor-faktor
interna dan mempengaruhi masa transisi wanita hamil ke masa menjadi
ibu. Sering kali, kita dengan seorang wanita mengatakan betapa
bahagianya dia karena akan menjadi seorang ibu. Namun tidak jarang
juga ada wanita yang khawatir dengan kehamilannya, khawatir akan
kehilangan kecantikannya atau kemungkinan bayinya tidak normal.
(Vivian,Nanny 2011).
a. Perubahan Psikologis Ibu
1. Trimester I (1-3 bulan)
Segera setelah konsepsi, kadar hormone progesterone dan
esterogen dalam kehamilan akan meningkat. Hal ini akan
menyebabkan timbulnya mual dan muntah pada pagi hari, lemah,
lelah, dan membesarnya payudara.
Ibu yang merasakan
kekecewaan, penolakan kecemasan, dan kessedihan. Seringkali
pada awal kehamilan ibu berharap untuk tidak hamil.
Pada trimester pertama, seorang ibu akan selalu mencari
tanda-tanda untuk lebih untuk meyakinkan bahwa dirinya memang
hamil. Setiap perubahan yang terjadi pada tubuhnya akan selalu
diperhatikan dengan seksama. Oleh karena perutnya masih kecil,
kehamilan merupakan rahasia seorang ibu yang mungkin
diberitahukannya kepada orang lain atau dirahasiakan.
STIKes Prima Nusantara
18
Hasrat untuk melakukan hubungan seksual pada wanita
trimester pertama ini berbeda. Walaupun beberapa wanita
mengalami gairah seksual yang lebih tinggi, kebanyakan mereka
mangalami penurunan libido selama periode ini. Keadaan ini
menciptakan kebutuhan untuk berkomunikasi secara terbuka dan
jujur dengan suami. Libido sangat dipengaruhi oleh kelelahan, rasa
mual, pembesaran payudara, keprihatinan, dan kekhawatiran.
(Yuni,Kusmiyati 2009).
Semua ini merupakan bagian normal dari proses kehamilan
pada trimester pertama.
2. Trimester II (4-6 bulan)
Trimester kedua biasanya adalah saat ibu merasa sehat.
Tuhan ibu sudah terbiasa dengan kadar hormon yang lebih tinggi
dan rasa tidak nyaman karena hamil sudah berkurang. Perut ibu
belum terlalu besar sehingga belum dirasakan sebagai beban. Ibu
sudah menerima kehamilannya dan mulai dapat menggunakan
energy dan pikirannya secara lebih konstruktif. Pada trimester ini
pula ibu dapat merasakan gerakan bayinya dan ibu mulai
merasakan kehadiran bayinya sebagai seorang di luar dan dirinya
sendiri. Banyak ibu yang merasa terlepas dari rasa kecemasan, rasa
tidaknyaman seperti yang dirasaaknnya pada trimester pertama dan
merasakan meningkatnya libido.
Ibu merasa lebih stabil, kesanggupan mengatur diri lebih
baik, kondisi atau keadaan ibu lebih menyenangkan, ibu mulai
STIKes Prima Nusantara
19
terbiasa dengan perubahan fisik tubuhnya, janin belum terlalu
besar sehingga belum menumbulkan ketidaknyamanan. Ibu sudah
mulai menerima dan mengerti tentang kehamilannya.
3. Trimester III (7-9 bulan)
Trimester III sering kali disebut periode menunggu dan
waspada sebab pada saat ibu merasa tidak sabar menunggu
kelahiran bayinya. Gerakan bayi dan membesarnya perutnya
merupakan dua hal yang mengingatkan ibu akan bayinya.
Terkadang ibu merasa khawatir bahwa bayinya akan lahir sewaktuwaktu.
Keadaan
ini
menyebabkan
ibu
meningkatkan
kewaspadaannya akan timbulnya tanda dan gejala terjadinya
persalinan. Sering kali ibu merasa khawatir atau takut apabila bayi
yang akan dilahirkannya tidak normal.
Rasa tidak akibat kehamilan timbul kembali pada trimester
ketiga dan banyak ibu yang merasa dirinya aneh dan jelek.
Disamping itu, ibu mulai merasa sedih karena akan berpisah dari
bayinyadan kehilangan perhatian khusus yang diterima selama
hamil. Pada trimester inilah ibu memerlukan keterangan dan
dukungan suami, keluarga, dan bidan.
STIKes Prima Nusantara
20
C. Dukungan Suami
1. Pengertian
Suami adalah pemimpin dan pelindung bagi istrinya, maka
kewajiban suami terhadap istrinya ialah mendidik, mengarahkan serta
mengertikan istri kepada kebenaran kemudian memberinya nafkah lahir
batin, mempergauli serta menyantuni dengan baik. (Harymawan , 2007)
Dukungan Suami berasal dari kata dukung yang berarti dukung,
menyokong, membantu (Puranto, 2004). Dukungan adalah keberadaan,
kesetiaan, kepedulian dari orang yang dapat diandalkan, menghargai,
dan menyayangi. Suami adalah pasangan hidup istri ( ayah dari anakanak), suami mempunyai satu tanggung jawab yang penuh dalam suatu
keluarga tersebut dan suami mepunyai peranan penting, dimana suami
sangat di tuntut bukan hanya sebagai pencari nafkah akan tetapi suami
juga sebagai motivator dalam berbagai kebijakan yang akan di
putusakan termasuk merencanakan kelurga ( Caniago, 2006)
Dukungan suami dapat diterjemahkan sebagai sikap penuh
pengertian yang ditunjukkan dalam bentuk kerja sama yang positif, ikut
membantu
menyelesaikan
mengurus
anak-anak
serta
pekerjaan
rumah
memberikan
tangga,
dukungan
membantu
moral
dan
emosiaonal terhadap karir atau pekerjaan istrinya. (Harymawan , 2007)
Faktor yang dapat mengurangi kecemasan yang terjadi pada wanita
hamil adalah adanya dukungan suami yang didapat dari suami, keluarga
atau saudara lainnya, orang tua, dan mertua. Dukungan suami yang
STIKes Prima Nusantara
21
didapatkan calon ibu akan menimbulkan perasaan tenang, sikap positif
terhadap diri sendiri dan kehamilannya, maka diharapkan ibu dapat
menjaga kehamilannya dengan baik sampai saat persalinan. Menurut
BKKBN partisipasi suami dalam asuhan kebidanan dapat ditunjukkan
dengan memberikan perhatian dan kasih sayang kepada istri,
mendorong dan mengantar istri untuk memeriksakan kehamilan ke
fasilitas kesehatan minimal 4 kali selama kehamilan, memenuhi
kebutuhan gizi bagi istrinya agar tidak terjadi anemi, menentukan
tempat bersalin (fasilitas kesehatan) bersama istri, melakukan rujukan
ke fasilitas kesehatan sedini mungkin bila terjadi hal-hal menyangkut
kesehatan selama kehamilan dan menyiapkan biaya persalinan. Dengan
adanya
dukungan
suami
diharapkan
wanita
hamil
dapat
mempertahankan kondisi kesehatan psikologisnya dan lebih mudah
menerima perubahan fisik serta mengontrol gejolak emosi yang timbul.
(BKKBN, 2005)
Dukungan suami yang tinggi disebabkan adanya dukungan
emosional, dukungan instrumental, dukungan informasional, dan
penilaian yang baik yang diberikan dari keluarga kepada ibu hamil,
yang mampu menumbuhkan terjalinnya hubungan yang baik antara
keluarga dan ibu hamil dan mencegah kecemasan yang timbul akibat
perubahan fisik yang mempengaruhi kondisi psikologisnya.(Ninuk,
2007:29)
STIKes Prima Nusantara
22
Pada kasus psikologis atau kelainan jiwa yang berat perlu
dorongan dan dukungan dari orang terdekat dalam keluarga. Pengaruh
faktor psikologis atau kelainan jiwa terhadap kehamilan adalah
ketidakmampuan pengasuhan kehamilan dan mempunyai potensi
melakukan tindakan yang membahayakan terhadap kehamilan. Dari
hasil studi pendahuluan, 3 dari 10 ibu hamil yang datang untuk
memeriksakan kehamilannya mengatakan bahwa suaminya mau
membantu pekerjaan di rumah tetapi tidak mau mengantar istri periksa
ke puskesmas karena sibuk mau mengatakan hal ini merupakan urusan
perempuan.
Di Indonesia, iklim paternalistik dan otoritarian yang sangat kuat,
turut menjadi faktor yang membebani peran ibu bekerja, karena masih
terdapat pemahaman bahwa pria tidak boleh mengerjakan pekerjaan
wanita, apalagi ikut mengurus masalah rumah tangga. Masalah rumah
tangga adalah kewajiban sepenuhnya seorang istri. Masalah yang
kemudian timbul akibat bekerjanya sang istri, sepenuhnya merupakan
kesalahan dari istri dan untuk itu istri harus bertanggung jawab
menyelesaikannya sendiri.(Wijaya, kusuma 2008)
Berdasarkan uraian di atas dapat di jabarkan bahwa dukungan
sosial (suami) adlah dukungan atau bantuan yang bersal dari seorang
suami yang memiliki hubungan sosial akrab dengan seorang istri yang
menerima bantuan. Bentuk dukungan ini dpat berupa informasi, tingkah
laku tertentu, ataupun materi yang dapat menjadikan individu yang
STIKes Prima Nusantara
23
menerima bantuan merasa disayangi, diperhatikan dan bernilai.(Ninuk,
2007)
Dukungan suami, dapat diklsifikasikan menjadi 4 jenis yang
berbeda yang disesuaikan dengan situasi yang dibutuhkan:
1. Dukungan Emosional
Mencakup ungkapan simpati, kepedulian dan perhatian terhadap
orang yang membutuhkan sehingga dukungan tersebut tanpa
memberikan rasa aman dan rasa mengasihi.
2. Dukungan Penghargaan
Meliputi ungkapan hormat, dorongan untuk maju, serta membantu
seseorang untuk melihat segi-segi positif yang ada dalam dirinya
dengan keadaan orang lain, sehingga orang tersebut dapat merasakan
penghargaan dirinya. Misalnya orang itu kurang mampu atau lebih
buruk keadaannya atau menambah harga dirinya.
3. Dukungan Instrumental
Meliputi bantuan secara langsung sesuai dengan yang dibutuhkan
oleh seseorang misalnya dengan memberikan pinjaman uang kepada
orang yang membutuhkan atau menolong dengan memberi pekerjaan
pada orang yang tidak punya pekerjaan.
4. Dukungan Informatif
Mencakup pemberian nasihat secara langsung, saran, pengetahuan,
informasi serta petuntuk. (Ninuk, 2007)
STIKes Prima Nusantara
24
B. Kerangka Teori
KEHAMILAN
Perubahan Psikologis
Perubahan Fisiologis
TM 1 : Terlambat menstruasi, Mual
muntah, Payudara
membesar, sering BAK
TM
1:Kekecewaan,
kesedihan
TM
2:Merasa lebih stabil, lebih,
menyenangkan, sudah bisa
menerima perubahan yang
terjadi
TM
3:Khawatir, takut, merasa
dirinya aneh dan jelek
TM 2 : Bertambah BB, Pembesaran
perut, Nyeri punggung
TM 3 : Pembesaran payudara, nyeri
tekan, sering BAK
kecemasan,
Adaptasi
Dukungan
Suami
Emosional
Penghargaan
Skema 2.1
Kerangka teori
Sumber :Notoadmodjo, Soekidjo. (2005)
STIKes Prima Nusantara
Instrumental
Informatif
25
C. Kerangka Konsep
Kerangka konsep dalam penelitian ini adalah untuk menjelaskan
variabel-variabel yang akan diamati atau diukur yaitu. Pengetahuan Suami
tentang perubahan fisiologis dan psikologis ibu hamil Dengan dukungan
suami di Jorong Surau batu Nagari Sungai Pua tahun 2016
Skema 2.2
Kerangka konsep pengetahuan suami terhadapperubahan fisiologis
dan psikologis ibu hamil Dengan dukungan suami
Variabel independen
Pengetahuan Suami tentang
perubahan fisiologis dan
psikologisibu hamil,
variabel dependen
Dukungan Suami
D. Hipotesis Penelitian
Ha
:Ada hubungan antara pengetahuan suami tentang perubahan
psikologis dan fisiologis ibu hamil Dengan dukungan suami.
Ho
:Tidak ada hubungan antara pengetahuan suami tentang perubahan
fisiologis dan psikologis ibu hamil Dengan dukungan suami
STIKes Prima Nusantara
26
E. Defenisi Operational
Tabel 2.1
Defenisi Operational Variabel Penelitian
N
O
1
Variable
Pengetahuan
Defenisi
Operasional
Pengetahuan suami
Skala
Alat ukur
Cara Ukur
Hasil Ukur
Kuesioner
Wawancara 1=Tinggi ≥
suami tentang adalah segala
4,65
perubahan
0=Rendah ˂
sesuatu yang
fisiologis dan diketahui suami
Ukur
Ordinal
4,65
psikologis ibu terhadap perubahan
hamil
fisiologis dan
psikologis ibu
hamil
2
Wawancara 1=Baik
Dukungan
Suatu bentuk
suami
pelaksanaan
Jika,
tindakan yang
Memberikan
dapat dilakukan
≥ 4,56
Cheklis
suami terhadap
perubahan yang
0= kurang
terjadi pada ibu
Baik, Jika
hamil.
tidak
memberikan
< 4,56
STIKes Prima Nusantara
Ordinal
27
BAB III
METODE PENELITIAN
A. Desain Penelitian
Penelitian ini merupakan jenis analitik. Analitik adalah suatu
metode yang dilakukan dengan tujuan utama untuk mengetahui hubungan
pengetahuan suami tentang perubahan fisiologis dan psikologis ibu hamil
Dengan dukungan suami tahun 2016. Yang dilakukan melalui pendekatan
Cross Sectional yaitupengumpulan data yang menyangkut variabel
independent (pengetahuan suami tentang perubahan fisiologis dan
psikologis ibu hamil) dan dependen (dukungan suami) yang dikumpulkan
dalam waktu yang bersamaan.
B. Tempat dan waktu penelitian
Penelitian ini telah dilakukan di Jorong Surau Batu Nagari Sungai
Pua pada bulan Januari– Juni 2016
C. Populasi dan Sample
1. Populasi
Populasi adalah keseluruhan subjek yang penelitian, apabila
seseorang ingin meneliti semua elemen yang ada dalam wilayah
penelitian, maka penelitiannya merupakan penelitian populasi
( Arikunto, 2010,hlm:173).
Jadi Populasi dalam penelitian ini adalah semua suami yang
mempunyai istri hamil di Jorong Surau Batu Nagari Sungai Pua Tahun
2014 yang jumlah populasi yaitu 34 orang ibu hamil.
STIKes Prima Nusantara
27
28
2. Sample
Sampel Adalah sebagian yang diambil dari keseluruhan objek yang
diteliti dan di anggap mewakili seluruh populasi (Notoatmodjo, 2005).
Teknik pengambilan sampel menggunakan Total Sampling
seluruh
populasi
dijadikan
sampel
yaitu
34
suami
dimana
yang
memilikiistrihamil di Jorong Surau Batu Nagari Sungai Pua Tahun
2016.
Kriteriasampel:
Adalah karakteristik sampel yang dapat dimasukkan atau layak diteliti,
yaitu:
1. Suami yang mempunyai istri hamil
2. Suami yang bersedia menjadi responden
3. Suami bisa tulis baca
4. Suami dalam keadaan sehat jasmani dan rohani
D. Teknik Pengambilan Data
Setelah pengumpulan data dilakukan terhadap suami-suami yang
mempunyai istri hamil melalui instrumen yang dirancang sendiri oleh
sipeneliti berupa kuesiner dan setelah ada izin dari kepala jorong Surau
Batu Nagari sungai Pua Tahu 2016.
STIKes Prima Nusantara
29
E. Etika Penelitian
Dalam melakukan penelitian ini peneliti turut mempertimbangkan
faktor-faktor- etika dan penelitian ini berguna untuk mengembangkan
keilmuan. Sebelum melaksanakan penelitian, peneliti menjelaskan kepada
responden tentang tujuan penelitian, cara yang harus dilakukan untuk
melakukan penelitian setelah itu responden mendatangi format persetujuan
sebagai
responden,
selain
itu
identitas
responden
akan
terjaga
kerahasiaannya. Kemudian responden mengisi format kuisioner yang telah
disediakan. Setelah format diisi oleh responden, maka peneliti melakukan
pemeriksaan ulang untuk memastikan semua format telah dijawab oleh
responden.
F. Prosedur Pengumpulan Data
a. Data Primer
Data yang diperoleh langsung dari responden dengan menggunakan
metode angket dengan bantuan kuisioner. Untuk mengumpulkan data
responden mencakup identitas responden, pengetahuan dan dukungan
suami.Untuk pengambilan data peneliti dibantu oleh kader serta bapak
Jorong Surau Batu Nagari Sungai Pua.
b. Data Sekunder
Data sekunder adalah data yang di peroleh dari Jorong Surau Batu
Nagari Sungai Puayaitu data suami yang mempunyai istri hamil dari
trimester I, II, dan III yang di peroleh dari bulan Februari – Juni di
Jorong Surau Batu Nagari Sungai PuaTahun 2016
STIKes Prima Nusantara
30
G. Prosedur Pengolahan Data
a. Pemeriksaan data (Editing)
Dilakukan ditempat pengumpulan data di lapangan untuk melihat
apakah isi kuesioner sudah sesuai dengan yang diinginkan sehingga
jika terjadi kesalahan maka upaya pembetulan segera dilakukan.
Tujuan editing dilakukan untuk:
1. Mencek lengkap tidaknya kuesioner
2. Apakah hasilnya dapat dibaca
b. Pemberian kode (Coding)
Setelah dipastikan kelengkapan data lalu dilakukan pembuatan nomor
pada setiap jawaban agar memudahkan dalam pengolahan data.Jika
Suami berpengetahuan tinggi ≥ Mean = 1, berpengetahuan rendah<
Mean = 0 sedangkan pada suami yang memberikan dukunganYa ≥
Mean = 1, Jika tidak memberikan dukungan < = 0.
c. Memasukkan data (Entry)
Memasukkan data kedalam tabel disesuaikan dengan teknik analisis
yang digunakan.
d.
Pembersihan Data (cleaning)
Pembersihan data yaitu mengecek kembali data yang sudah
dimasukkan untuk melihat kemungkinan – kemungkinana adanya
kesalahan kode, ketidak lengkapan, kemudian dilakukan koreksi atau
pembetulan. Setelah pembersihan data selesai nselanjutnya dilakukan
analisis data. (Notoatmodjo,2010,hml:176)
STIKes Prima Nusantara
31
H. Analisis Data
Analisa data adalah menyimpulkan hasil data yang telah dikumpulkan.
Analisa data terdiri dari:
a. Analisa Univariat
Analisa univariat yang di lakukan dengan mengunakan anlisis
Distribusi frekuensi yang diteliti yaitu pengetahuan suami tentang
perubahan fisiologis dan psikologis ibu hamil terhadap dukungan
suami.Untuk variabel independen yaitu pengetahuan suami tentang
perubahan fisiologis dan psikologis ibu hamil ditetapkan dengan
kategori Tinggi : ≥ Mean, Rendah : < Mean, Untuk variabel dependen
yaitu dukungan suami dengan kategori Ya : ≥ Mean, Tidak : < Mean.
Data
dikumpulkan,dengan
menggunakan
komputerisasi
yang
bertujuan untuk menjelaskan karakteristik masing – masing variabel
yang akan diteliti.
b. Analisa Bivariat
Analisa Bivariat dilakukan untuk melihat perbedaan proporsi dua
variabel (variabel independen dan variabel dependen). Yaitu untuk
melihat hubungan tingkat pengetahuansuami tentang perubahan
fisiologis dan psikologis ibu hamil Terhadap DukunganSuami,
dilakukan uji statistik menggunakan uji Chi-Squaredengan tingkat
kepercayaan95% (α = 0,05) menggunakan sistem komputerisasi.
Melalui hasil perhitungan dengan komputerisasi, selanjutnya ditarik
suatu kesimpulan, bialai nilai P (derajat ketepatan) lebih kecil dari α
STIKes Prima Nusantara
32
(derajat kesalahan ) (p≤0,05) maka ada hubungan antara variabel
independent dengan variabel dependent dan apabila niali p lebih besar
dari α (p>0,05) berarti tidak ada hubungan yang bermakna antara
variabel independent dengan variabel dependent.
STIKes Prima Nusantara
33
BAB IV
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
A. Hasil Penelitian
Penelitian ini dilaksanakan dengan desain Cross Sectional bersifat
analitik. Penelitian ini dilaksanakan di Jorong Sarau Batu Nagari Sungai
Pua pada Februari 2016. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh suami
yang memiliki istri hamil di Jorong Surau Batu Nagari Sungai Pua yang
berjumlah 34 orang dengan menggunakan teknik Total Sampling.
1. Analisa Univariat
a. Pengetahuan
Tabel 4.1 Distribusi Frekuensi Responden Berdasarkan Pengetahuan
Suami di Jorong Surau Batu Nagari Sungai Pua Tahun
2016
NO
Pengetahuan
Jumlah
%
1
Tinggi
14
41,2
2
Rendah
20
58,8
34
100
Jumlah
Berdasarkan table 4.1 dapat diketahui bahwa dari 34 responden
terlihat bahwa lebih separuh yaitu sebanyak 20 responden
berpengetahuan rendah.
33
STIKes Prima Nusantara
(58,8%)
34
b. Dukungan Suami
Tabel 4.2 Distribusi Frekuensi Responden Berdasarkan Dukungan
Suami di Jorong Surau Batu Nagari Sungai Pua Tahun
2016
NO
Dukungan Suami
Jumlah
%
1
Baik
10
29,4
2
KurangBaik
24
70,6
34
100
Jumlah
Berdasarkan table 4.2 dapat diketahui bahwa dari 34 responden
lebih dari separuh yaitu sebanyak 24 responden (70,6%)yang
memberikan dukungan kurang baik.
2. Analisa Bivariat
Analisa bivariat dilakukan secara komputerisasi dengan uji statistic
chi-square pada CI 95%. Hubungan variabel dependen dan variabel
independen dikatakan bermakna apabila nilai p yang diperoleh ≤ 0,05.
Hasil dari analisa bivariat pada penelitian ini adalah
STIKes Prima Nusantara
35
a.
Hubungan Pengetahuan Dengan Dukungan Suami
Tabel 4.3 Hubungan Pengetahuan Dengan Dukungan Suami di Jorong
Surau Batu Nagari Sungai Pua Tahun 2016
Dukungan Suami
Baik
Total
KurangBaik
Pengetahuan
F
%
F
%
F
%
Tinggi
1
10
13
54,2
14
41,2
Rendah
9
90
11
45,8
20
58,8
Total
10
100
24
100
34
100
P value
0,024
Dari tabel 4.3 diatas diketahui bahwarespondenberpengetahuan
tinggi 14 responden yang memberikan dukungan baik 1 responden
(7,1%) dan yang memberikan dukungan kurang baik 13 responden
(92,9%) sedangkan berpengetahuan Rendah sebanyak 20 responden
(58,8%) yang memberikan dukungan
baik
sebanyak 9 responden
(45,0%) dan yang memberikan dukungan kurang baik 11 responden
(55,0%), Berdasarkan uji statistic dengan menggunakan chi-square
secara sistem komputerisasi maka didapatkan hasil p = 0,024 <0,05
maka Ho ditolak Ha diterima artinya ada hubungan yang bermakna
antara pengetahuan suami tentang perubahan fisiologis dan psikologis
ibu hamil denan dukungan suami.
STIKes Prima Nusantara
36
B. Pembahasan
1. Analisa Univariat
a. Pengetahuan
Dari hasil penelitian yang dilakukan di jorong Surau Batu Nagari
Sungai Pua, dapat dilihat pengetahuan responden tentang perubahan
fisiologis dan psikologis ibu hamil dimana sebanyak 20 responden
(58,8%) yang berpengetahuan rendah.
Pengetahuan adalah merupakan hasil “Tahu” dan ini terjadi setelah
orang
mengadakan
pengindraan
terhadap
suatu
objeck
tertentu.
Pengindraan terhadap objek terjadi melalui panca indra manusia yakni
penglihatan, pendengaran, penciuman, rasa dan raba dengan sendiri. Pada
waktu pengindraan sampai menghasilkan pengetahuan tersebut sangat
dipengaruhi oleh intensitas pehatian persepsi terhadap objek.
Dari hasil penelitian sebelumnya di klinik bersalin Nurhalma Tembung
Medan tentang pengetahuan dan dukungan suami terhadap perubahan
fisiologis dan psikologis istri selama kehamilan didapatkan bahwa dari 62
responden terdapat suami yang berpengetahuan baik sebanyak 10 orang
(16,1%) dan yang berpengetahuan kurang baik 52 orang (83,8%).
Diharapkan kepada suami agar lebih ikut berpartisipasi terhadap
perubahan-perubahan
(Ningrum,Agustin.2011).
STIKes Prima Nusantara
yang
dialami
istri
selama
kehamilan.
37
Menurut asumsi peneliti, maka dapat disimpulkan bahwa masih banyak
suami yang memiliki pengetahuan rendah tentang perubahan fisiologis dan
psikologis ibu hamil. Penyebab hal ini terjadi karena dari responden yang
dilakukuan penelitian hanya sebagian kecil yang memiliki pengetahuan
tinggi. Pengetahuan rendah responden dipengaruhi dari faktor umur
responden, pendidikan, pekerjaan, kurangnya informasi dari berbagai
media, ekonomi dan pengalaman yang kurang.
Semakin tinggi pendidikan seseorang semakin tinggi tingkat
pemahamannya. Selain itu, yang terjadi di lapangan yaitu responden
tersebut berada dilingkungan yang masih kurangnya informasi mengenai
hal kesehatan baik untuk ibu hamil maupun untuk masyarakat umum.
Banyaknya responden yang bekerja sebagai wiraswata juga dapat
menyebabkan hal ini terjadi, karena waktu untuk menyimak informasi
terbaru sangatlah sulit, sebab responden disibukkan dengan pekerjaan yang
menghabiskan waktu seharian.
b. Dukungan suami
Hasil penelitian yang peneliti lakukan dapat diketahui bahwa suami
yang memberikan dukungan fisiologis dan psikologis pada ibu hamil di
Jorong Surau Btau Nagari Sungai Pua Tahun 2014. Dari 34 responden yang
memberikan dukungan kurang baik sebanyak 24 responden (70,6%) dan
yang memberikan dukungan baik sebanyak 10 responden (29,4%).
Dukungan suami yang ditujukakan, dapat dalam bentuk kerja sama
yang positif, ikut membantu menyelesaikan pekerjaan rumah tangga,
membantu mengurus anak-anak serta memberikan dukungan moral,
STIKes Prima Nusantara
38
emosiaonal, penghargaan, dukungan
instrumental dan dukunggan
informatif terhadap perubahan yang terjadi pada ibu hamil
Hasil penelitian ini juga sesuai dengan penelitian yang Hasil penelitian
yang dilakukan oleh annisa salah seorang peneliti terdahulu menunjukan
73,6% dukungan suami cukup baik dalam melakukan perawatan kehamilan
istrinya. Sedangkan dukungan suami yang kurang baik adalah kurang
dalam menyiapkan uang untuk keperluan periksa hamil (56,32%) dan
hanya kadang-kadang saja mengantar periksa istri ke petugas keshatan
(60,92%).
Menurut peneliti ada beberapa faktor yang mempengaruhi suami yang
tidak memberikan
dukungan
yaitu rendahnya pengetahuan suami
sehingga suami sulit memberikan dukungan terhadap perubahan yang
terjadi pada ibu hamil, sibuknya Suami dengan aktifitas yang
menghabiskan waktu seharian,dan bisa juga disebabkan sering melahirkan
sehingga suami menganggap hal yang biasa.
2. Analisa Bivariat
Dalam analisis bivariat diketahui bahwa dari 34 responden yaitu
sebanyak 20 responden (58,8%) berpengetahuan rendah ternyata lebih
separuh 24 responden (70,6%) yang tidak memberikan dukungan,
sedangkan pada suami yang berpengetahuan tinggi 14 responden (41,2%)
lebih dari separuh yaitu 13 responden (92,9%) yang tidak memberikan
dukungan.
STIKes Prima Nusantara
39
Hasil
uji
statistic
dengan
uji
chi-square
secara
komputerisasi
menggambarkan bahwa nilai p = 0,024 (p ≤0,05) yang artinya ada
hubungan bermakna antara pengetahuan dengan dukungan suami
Didukung oleh teori yaitu faktor yang dapat mengurangi kecemasan
yang terjadi pada wanita hamil adalah adanya dukungan suami yang
didapat dari suami, keluarga atau saudara lainnya, orang tua, dan mertua.
Dukungan suami yang didapatkan calon ibu akan menimbulkan perasaan
tenang, sikap positif terhadap diri sendiri dan kehamilannya, maka
diharapkan ibu dapat menjaga kehamilannya dengan baik sampai saat
persalinan.
Hasil penelitian ini juga sesuai dengan penelitian yang dilakukan oleh
Isnaini, pada tahun 2013 di puskesmas dasar ( PONED) darul imrah Aceh
Besar yang berjudul “Hubungan tingkat pengetahuan suami tentang
perubahan yang terjadi pada ibu hamil terhadap dukungan suami”. Suami
yang berpengetahuan rendah lebih besar persentasenya tidak memberikan
dukungan (52,0%) dibandingkan dengan suami yang berpengetahuan
tinggi yang tidak memberikan dukungan sebanyak (16,1%) di puskesmas
pelayanan obstetric neonatal emergency dasar (PONED) Darul Imarah.
Hasil analisis statistic dengan menggunakan uji chi squart test diperoleh
nilai p=0,010 < 0,05 hal ini ada hubungan pengetahuan dengan dukungan
suami. (ha diterima).
Hasil penelitian Dewi nanda, yang berjudul faktor – faktor yang
mempengaruhi dukungan suami terhadap ibu hamil. Hasil analisis
univariat jumlah 21 responden terdapat 6 responden yang berpengetahuan
STIKes Prima Nusantara
40
tinggi ,yang memberikan dukungan (28,6%). 15 responden yang
berpengetahuan tinggi yang tidak memberikan dukungan ( 71,4%).
Sedangkan dari 20 responden terdapat 14 responden yang berpengetahuan
rendah yang memberikan dukungan (70 %), dan 6 responden yang
berpengetahuan rendah yang tidak memberikan dukungan (30 %). Dari uji
statistik
dengan
menggunakan
chi-square
dengan
menggunakan
komputerisasi sehingga di peroleh p value= 0,019 (< 0,05),maka Ho di
tolak artinya terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan
dengan dukungan suami.
STIKes Prima Nusantara
41
C. Keterbatasan Penelitian
Setelah penilis melakukan penelitian ada beberapa keterbasatan
yang peneliti temukan yaitu :
1. Keterbatasan dari segi instrument penelitian
Instrument pengumpulan data dimodifikasi oleh peneliti berdasarkan
satu sumber oleh karena itu mungkin masih banyak kekurangan –
kekurangan, untuk itu validitas dan reabilitasnya masih perlu
kesempurnaan.
2. Keterbatasan jurnal pada variabel independen dan dependent
Pada variabel dukungan suami peneliti mengalami Keterbatasan dan
menemukan jurnal, karena variabel ini hanya sedikit yang meneliti
sebelumnya sehingga peneliti mengalami kesulitan dalam mencari
jurnalnya.
3.
Keterbatasan respondent
Saat melakukan penelitian responden yang di jadikan sampel tidak
berada dirumah, sehingga penulis berulang kali kerumah responden.
STIKes Prima Nusantara
42
BAB V
PENUTUP
A. Kesimpulan
Dari hasil pembahasan
pengetahuan suami tentang perubahan
fisiologis dan psikologis ibu hamil dengan dukungan suami di Jorong
Surau Batu Nagari Sungai Pua dapat disimpulkan sebagai berikut :
1. Lebih dari separuh responden berpengetahuan rendah
sebanyak 20
responden (58,8%) dan yang berpengetahuan tinggi sebanyak 14
responden (41,2%) di Jorong Surau Batu Nagari Sungai Pua Tahun
2016.
2. Dari 34 responden yang memberikan dukungan kurang baik lebih dari
separuh yaitu sebanyak 24 responden (70,6%) dan yang memberikan
dukungan baik sebanyak 10 responden (29,4%) di Jorong Surau Batu
Nagari Sungai Pua Tahun 2016.
3. Adanya hubungan signifikan antara pengetahuan suami
dengan
dukungan suami tentang perubahan fisiologis dan psikologis ibu hamil
di Jorong Surau Batu Nagari Sungai Pua Tahun 2014, dimana ( p =
0,024) .
B. Saran
1.
Bagi Institusi Pendidikan
a. Dapat dijadikan sumber masukan dalam bidang ilmu terkait
b. Menambah wawasan pengetahuan terhadap penelitian terkait
c. Sebagai pedoman bagi peneliti selanjutnya.
STIKes Prima Nusantara
42
43
2.
Bagi Tempat Penelitian
Penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi
pengelola di Jorong Surau Batu Nagari Sungai Pua. Dan diharapkan
pada wali jorong agar mengajak tenaga kesehatan untuk memberikan
penyuluhan kepada suami
tentang pentingnya pengetahuan suami
terhadap perubahan fisiologis dan psikologis ibu hamil dengan
dukungan suami.
3. Bagi Peneliti Selanjutnya
Karena
Keterbatasan
peneliti
diharapkan
kepada
peneliti
selanjutnya untuk dapat melakukan penelitian lebih lanjut pada
hubungan pengetahuan suami tentang perubahan fisiologis dan
psikologis ibu hamil dengan dukungan suami, untuk memperoleh
hasil penelitian yang lebih baik dan diharapkan kepada peneliti lain
untuk dapat meneruskan penelitian ini secara spesifik dengan variabel
– variabel dan desain yang berbeda.
STIKes Prima Nusantara
DAFTAR PUSTAKA
Arikunto,Suharsini.2007. Prosedur Penelitian. Jakarta: PT asdi Mahasatya.
.2010.Prosedur Penelitian suatu Pendekatan Praktikjakarta:Rineka Cipta.
BKKBN.2005.Internet.Hubungan Dukungan Suami Terhadap Meningkatnya
Kunjungan
Anc
Tahun
2011.di
unduh
darihttp://www.saptabakti.ac.id/jo/index.php/jurnal/123 Hubungan Dukungan
Suami Terhadap Meningkatnya Kunjungan Anc Tahun 2011 Djusmalinar-erlizainal-elvina-desmayanti
Chaniago.2005.internet. Dukungan Sumi
dan Keluarga. Di unduh dari
http://www.infowikipedia/jurnal/ dukungan suami dan keluarga.com
Hidayat, Alimul Aziz A. 2008.Riset Keperawatan dan Teknik Penulisan Ilmiah
Jakarta : Salemba Medika.
. 2011. Metode Penelitian Kebidanan dan Teknik Analisis Data
Jakarta : Salemba Medika.
Kusmiyanti,Yuni.2009.Perwatan ibu hamil.Yogyakarta: Fitra Maya
Nanny,Vivian.2011.Asuhan Kehamilan Untuk Kebidanan.Jakarta: Salemba
Medika
Notoadmojo, soekidjo. 2007. Metodelogi Penelitian Kesehatan . Jakarta : Rineka
Citra
. 2010. Metodelogi Penelitian Kesehatan . Jakarta : Rineka Citra
Nursalam 2009.Konsep dan Penerapan Metedologi Penelitian Ilmu Keperawatan.
Jakarta:Salemba Medika.
Prawirohardjo,sarwono. 2008.Ilmu Kebidanan.Jakarta: PT Bina Pustaka Sarwono
Prawirohardjo.
Riduwan.2005. Skala Pengukuran Variabel – Variabel Peneliti.Bandung: Alfabeta
Salmah,dkk.2006.Asuhan Kebidanan Antenatal.Jakarta:EGC.
Sopiyudin dahlan,Muhammad. 2011.Statistik
Kesehatan.Jakarta:Salemba Medika
untuk
Kedokteran
Wawan,A &Dewi. 2010Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Manusia.
Yogyakarta :Mutia Medika.
STIKes Prima Nusantara
dan
Lampiran 2
PERMOHONAN MENJADI RESPONDEN
Kepada Yth :
Suami Calon Responden
Di Tempat
Dengan hormat,
Saya yang bertanda tangan di bawah ini :
Nama
: Mutia Felina, S.SiT, M.Keb
Jabatan
: Dosen STIKes Prima Nusantara Bukittinggi
Bermaksud
akan
melakukan
penelitian
dengan
judul
“Hubungan
Pengetahuan Suami Tentang Perubahan Fisiologis Dan Psikologis Ibu Hamil
Dengan Dukungan Suami Di Jorong Surau Batu Nagari Sungai Pua Tahun
2016”
Penelitian ini tidak akan menimbulkan kerugian bagi responden. Kerahasiaan
semua informasi yang diberikan akan dijaga dan hanya digunakan untuk kepentingan
penelitian.
Apabila ibu menyetujui, maka dengan ini saya mohonkan kesediaannya untuk
menandatangani lembar persetujuan. Atas perhatian dan kesedian Bapak menjadi
responden, saya ucapkan terima kasih.
Bukittinggi , Februari 2016
Mutia Felina, S.SiT, M.Keb
Lampiran 3
FORMAT PERSETUJUAN
(INFORMED CONSENT)
Setelah membaca penjelasan lembaran pertama dan saya mengerti, bahwa
penelitian ini tidak berakibat buruk pada saya serta identitas dan informasi yang saya
berikan dijaga kerahasiaannya dan betul-betul digunakan untuk kepentingan
penelitian.
Maka saya menyatakan bersedia untuk berpartisipasi dalam penelitian yang
akan dilakukan oleh Dosen STIKes Prima Nusantara Bukittinggi yang bernama Iis
viviona dengan judul “Hubungan Pengetahuan Suami Tentang Perubahan
Fisiologis Dan Psikologis Ibu Hamil Dengan Dukungan Suami Di Jorong Surau
Batu Nagari Sungai Pua Tahun 2016”
Untuk bermanfaatnya penelitian ini, saya berjanji akan memberikan jawaban
yang sebenarnya.
Bukittinggi, Februari 2016
Responden
(
)
Lampiran 7
HASIL PENGOLAHAN DATA
Statistics
PENGETAHUAN
N
Valid
34
Missing
0
Mean
.41
Median
.00
Mode
0
Std. Deviation
.500
Range
1
Sum
14
Percentiles
25
.00
50
.00
75
1.00
PENGETAHUAN
Cumulative
Frequency
Valid
Percent
Valid Percent
Percent
RENDAH
20
58.8
58.8
58.8
TINGGI
14
41.2
41.2
100.0
Total
34
100.0
100.0
Statistics
DUKUNGAN
N
Valid
34
Missing
0
Mean
.29
Median
.00
Mode
0
Std. Deviation
.462
Range
1
Sum
10
Percentiles
25
.00
50
.00
75
1.00
DUKUNGAN
Cumulative
Frequency
Valid
Percent
Valid Percent
Percent
kurang baik
24
70.6
70.6
70.6
baik
10
29.4
29.4
100.0
Total
34
100.0
100.0
Case Processing Summary
Cases
Valid
N
PENGETAHUAN *
Percent
34
DUKUNGAN
Missing
100.0%
N
Total
Percent
0
N
.0%
Percent
34
100.0%
PENGETAHUAN * DUKUNGAN Crosstabulation
DUKUNGAN
KURANG BAIK
PENGETAHUAN
RENDAH
TINGGI
Total
Count
BAIK
Total
11
9
20
% within PENGETAHUAN
55.0%
45.0%
100.0%
% within DUKUNGAN
45.8%
90.0%
58.8%
% of Total
32.4%
26.5%
58.8%
13
1
14
% within PENGETAHUAN
92.9%
7.1%
100.0%
% within DUKUNGAN
54.2%
10.0%
41.2%
% of Total
38.2%
2.9%
41.2%
24
10
34
70.6%
29.4%
100.0%
100.0%
100.0%
100.0%
70.6%
29.4%
100.0%
Count
Count
% within PENGETAHUAN
% within DUKUNGAN
% of Total
Chi-Square Tests
Value
Pearson Chi-Square
Continuity Correction
df
Likelihood Ratio
Exact Sig. (2-
Exact Sig. (1-
sided)
sided)
sided)
a
1
.017
4.008
1
.045
6.464
1
.011
5.685
b
Asymp. Sig. (2-
Fisher's Exact Test
Linear-by-Linear Association
b
N of Valid Cases
.024
.024
5.518
1
.019
34
a. 1 cells (25.0%) have expected count less than 5. The minimum expected count is 4.12.
b. Computed only for a 2x2 table
.019
Download