Strategic Management for ICT - E

advertisement
Dr (cand) Suparmono, SE, M.Si
Magister Teknik Informatika
STIMIK AMIKOM YOGYAKARTA
Silabi Manajemen Strategik
Pertemuan Ke
Pokok Bahasan
1
1. Menjelaskan silabi
2. Menjelaskan referensi wajib
3. Menjelaskan tata cara perkuliahan
a. Tata cara kegiatan perkuliahan
b. Tata cara mengejakan tugas
c. Tata cara evaluasi
4. Menjelaskan kosnsep manajemen strategik
2
1. Menjelaskan pengantar manajemen strategik
2. Dimensi manajemen
a. Misi dan kegunaan manajemen
b. Produktivitas dan penghargaan pada pekerja
c. Dampak dan tanggung jawab sosial
d. Tugas manajer
3
1.
2.
3.
4.
Pengertian dan konsep manajemen
Ruang lingkup manajemen strategis
Sejarah manajemen strategis
Perkembangan manajemen strategis
Pertemuan Ke
Pokok Bahasan
4
1. Pengertian strategi dalam organisasi
2. Tugas manajemen strategi
3. Penyusunan strategi
5
1. Bisnis dalam masyarakat
2. Pertanggungjawaban organsisasi terhadap masyarakat
3. Pengamatan lingkungan eksternal organisasi
6
Diskusi Tugas Studi Kasus Sesi I
1. Strutktur organisasi
2. Kultur organisasi
3. Sumber daya organisasi
7
Diskusi Tugas Studi Kasus Sesi II
1. Evaluasi dan kondisi saat ini
2. Pengamatan terhadap lingkungan eksternal dan internal organisasi
3. Analisis faktor strategi
8
1. Evaluasi terhadap tujuan dan misi organisasi
2. Strategi alternatif, stabilitas, ekspansi, dan pengurangan
3. Strategi kombinasi
Pertemuan Ke
Pokok Bahasan
9
Diskusi Tugas Studi Kasus Sesi I
1. Perencanaan implementasi manajemen strategik
2. Alokasi sumber daya
3. Organisasi dan implementasi
10
Diskusi Tugas Studi Kasus Sesi II
1. Stretegi implementasi
2. Proses implementasi manajemen strategik
3. Implementasi kepemimpinan
11
1.
2.
3.
4.
12
1. Penjelasan kriteria evaluasi
2. Karakteristik pengukuran implementasi strategik
3. Pengukuran kinerja
13
1. Penjelasan isu strategis pada perusahaan kecil
2. Penjelasan isu strategis pada perusahaan nir laba dan pemerintah
14
1. Penjelasan dampak dan aspek penggunaan IT padan manajemen
strategik
Pengendalian strategik dalam organisasi
Masalah yang dihadapi dalam pengendalian dan pengukuran
Prinsip dalam pengendalian
Proses pengendalian strategik
Referensi
 Drucker, Peter F, Management, Task, Responsibilities, Practise,
Truman Talley Books, EP Dutton, NY
 Whelen, Thomas, and Hunger, J David, Strategic Management
and Bussines Policy, Addson Willey Publishing Company,
Massachussets
 WF Glueck, Bussines Policy and Strategic Management, 3rd
Edition, Mc Graw Hill Inc.
 Loudon, Kenneth, Loudon, Jane, 2006, Management Information
System, Managing Digital Firm, Pearson Internaational Edition,
Person Education, New Jersey, 9th Edition
Alat Evaluasi dan Komponen Penilaian
Komponen Nilai
Review Kelompok
a. Makalah
b. Aktivitas Presentasi
Alat Evaluasi
Total Poin (%)
50%
Essay
Partisipasi
Ujian tengah semester
Level pemahaman
Short answer dan
Essay test
Ujian akhir semester
Level pemahaman
Poin (%)
Short answer dan
Essay test
30%
20%
20%
20%
20%
30%
Ketentuan Presentasi Makalah
1. Makalah dan Presentasi bersifat kolektif terdiri dari : 2
2.
3.
4.
5.
6.
mahasiswa
Daftar pustaka dari buku teks minimal 3 buku
Jadwal presentasi yang telah disepakati diawal kuliah tidak
dapat dialihkan
Bagi anggota yang presentasi, keterlambatan kedatangan
paling lambat 15 menit
Bila jadwal presentasi kuliah ditiadakan, maka akan jadwal
digeser sesuai urutan yang telah disapakati
Makalah yang telah direvisi, dikumpulkan sebagai ujian akhir
semester
Sistematika Penulisan Makalah
a. Latarbelakang masalah
1. Profil Usaha
2. Visi dan Misi Perusahaan
3. Existing Conditions
b. Pembahasan
1. Analisis Lingkungan Internal Perusahaan
2. Analisis Lingkungan Eksternal Perusahaan
3. Analisis Strategi Perusahaan
1. Strategi Pengembangan SDM
2. Strategi Pengembangan Teknologi Informasi
3. Strategi Pengembangan Perencanaan Keuangan
4. Strategi Pengembangan Operasional
e. Kesimpulan
Definisi Manajemen
 the art of coordinating the elements of factors of production
towards the achievement of the purposes of an
organization
 Management is the art of getting things done trough people
 Manajemen adalah suatu proses perencanaan,
pengorganisasian, kepemimpinan, dan pengendalian upaya
dari anggota organisasi serta penggunaan sumua sumber
daya yang ada pada organisasi untuk mencapai tujuan
organisasi yang telah ditetapkan sebelumnya (James A.F.
Stoner)
Perbedaan pandangan dalam Fungsi-fungsi Manajemen
Luther
Gullick
George
Terry
James AF
Stoner
Koontz
&O
’Donnelly
Nickels,
McHugh &
Mc Hugh
Richard
W Griffin
Ernest
Dale
PLANNING
ORGANIZING
STAFFING
REPORTING
Leading
DIRECTING
STAFFING
Directing
Leading
COORDINATING
Actuat ing
DIRECTING
STAFFING
DIRECTING
INNOVATING
REPRESENTING
CONTROLLING
Fungsi Manajemen
P
• suatu kegiatan membuat tujuan perusahaan dan diikuti dengan
membuat berbagai rencana untuk mencapai tujuan yang telah
ditentukan tersebut
O
• suatu kegiatan pengaturan pada sumber daya manusia dan
sumberdaya fisik lain yang dimiliki perusahaan untuk menjalankan
rencana yang telah ditetapkan serta menggapai tujuan perusahaan.
D
• suatu fungsi kepemimpinan manajer untuk meningkatkan
efektifitas dan efisiensi kerja secara maksimal serta menciptakan
lingkungan kerja yang sehat, dinamis, dan lain sebagainya
C
• suatu aktivitas menilai kinerja berdasarkan standar yang telah
dibuat untuk kemudian dibuat perubahan atau perbaikan jika
diperlukan
P
Harus memutuskan apa yang ingin dikerjakan
Menetapkan tujuan; pendek, menengah, panjang
Memutuskan alat apa yang akan digunakan untuk mencapai tujuan
O
Menetapkan posisi-posisi yang perlu diisi serta tugas-tugas & tanggung jawab
Koordinasi
S
Mendapatkan orang yang tepat untuk setiap pekerjaan
D
Memperbaiki keterampilan pekerja
Menentukan sejauh mana pekerjaan telah dilaksanakan
C
I
R
Sejauh mana kemajuan yang telah dilaksanakan untuk mencapai tujuan
Tindakan koreksi (bila perlu)
Harus kreatif
Mewakili organisasi kelompok luar; pemerintah, serikat pekerja, lembaga masy.
Kegiatan dalam Fungsi-fungsi Manajemen
Planning
Penentuan Tujuan dan Bagaimana
Cara Pencapaian yang terbaik
Organizing
Penentuan Bagaimana
Penyusunan Organisasi dan
Aktifitas dapat dilakukan
Controlling
Monitoring dan Perbaikan
Aktifitas yang sedang
berjalan agar Tujuan dapat
tercapai
Leading
Proses Memotivasi Anggota
Organisasi agar Planning
dapat dijalankan
Keterangan:
Menunjukkan Arah Tahapan dari setiap fungsi manajemen
Menunjukkan keterkaitan timbal balik antar fungsi manajemen
13
PROSES MANAJEMEN DALAM SELURUH KERANGKANYA
UNTUK MENCARI HASIL
Faktor-faktor Lingkungan
Sosial, Pemerintah, Pendidikan
Sumbersumber Dasar
(6 M)
 Man
 Money
 Material
 Machine
 Method
 Market
Filsafat
Manajemen
 Nilai-nilai
 Keyakinan
 Sikap
Ekonomis
Proses
Manajemen
 Planning
 Organizing
 Actuating
 Controlling
Teknologis
efektivitas
Manajemen
 Pekerjaan
 Tempat
 Waktu
 Metode yang
tepat
Hasil-hasil
Manajemen
 Individual
 Kelompok
 Perusahaan
 Masyarakat
KETERAMPILAN MANAJEMEN
MENURUT ROBERT L KALZ
LOWER MANAGEMENT
KONSEPTUAL
MIDDLE
TOP
KONSEPTUAL
KONSEPTUAL
MANUSIAWI
MANUSIAWI
MANUSIAWI
TEKNIK
TEKNIK
TEKNIK
PENDEKATAN SISTEM KEPADA MANAJEMEN
INPUT
-
Manusia
- Pegawai
Modal
- Konsumen
Managerial - Pemasok
Teknologi
(supplier)
- Pemegang
saham
- Pemerintahan
- Masyarakat
- Variabel luar
dan informasi
- Kesempatan
- Pembatas
- Lain-lain
MEMPERBARUI SISTEM
PROSES TRANSFORMASI MANAJERIAL
Perencanaan
 Sifat
perencanaan
 Kebijaksanaan
strategi
 Objektif
 Berpremis
 Pengambilan
keputusan
 Perencanaan
efektif
berorganisasi
 Sifat organisasi
 Pembagian
dalam
departemen
 Lini dan staf
 Desentralisasi
 Keputusan
panitia dan
kelompok
 Berorganisasi
efektif
Pengisian jabatan
 Sifat
penempatan
tenaga
 Seleksi para
manajer
 Penilaian
terhadap para
manajer
 Perkembangan
organisasi dan
manajer
memimpin
 Faktor manusia
 Motivasi
 Kepemimpinan
 Komunikasi
SISTEM KOMUNIKASI
OUTPUT
- Produksi
- Pelaporan
- Laba
- Kepuasan
- Integrasi tujuan
- Lain
PENDEKATAN SISTEM KEPADA MANAJEMEN
Pengendalian
 Sistem &
proses
pengendalian
 Teknik
pengendalian
 Perencanaan
pengendalian
operasi
 Pengendalian
prestasi
Pembagian Penugasan Diantara Jenis Pekerjaan
Pada Tiap Tingkatan Manajemen
Thomas A Mahoney, Thomas H Jerdee, dan Stephen J Carroll
Pembagian Penugasan
Lower
Middle
Top
 PERENCANA
15 %
18 %
28 %
 PENYELIDIK
8%
8%
6%
 KOORDINATOR
5%
7%
8%
 EVALUATOR
2%
5%
8%
 PENGAWAS
51 %
36 %
22 %
 NEGOSIATOR
6%
8%
3%
 MULTI SPECIALIS
6%
8%
5%
 GENERALIS
7%
10 %
20 %
PRINSIP-PRINSIP MANAJEMEN
( HENRY FAYOL )
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
14.
DIVISION OF WORK
AUTHORITY AND RESPONSIBILITY
DISCIPLINE
UNITY OF COMMAND
UNITY OF DIRECTION
SUBORDINATION OF INDIVIDUAL TO GENERAL
INTEREST
REMUNERATION
CENTRALIZATION
SCALAR CHAIN
ORDER
EQUITY
STABILITY OF TENURE
INISIATIVE
ESPRIT DE CORPS
FILSAFAT MANAJEMEN YANG BERLAKU SELAMA PERTENGAHAN ABAD KE 20
MANAJER
OTORITAS
1. Menetapkan tugas-tugas
2. Menentukan cara-cara terbaik untuk
melaksanakan masing-masing tugas
3. Menggariskan struktur organisasi
4. Mengusahakan agar pekerjaan
dilaksanakan
Aktivitas-aktivitas oleh para non Manajer
Pelaksanaan Pekerjaan
PENGAWASANPENGAWASAN
MANAJEMEN ADALAH :
 Berorientasi pada aktivitas-aktivitas
 Sebuah sistem otoritas dan perintah
Kepuasan pekerja dicapai dari pelaksanaan
pekerjaan menurut petunjuk-petunjuk
FILSAFAT MANAJEMEN YANG MUNCUL SELAMA BAGIAN TERAKHIR ABAD KE - 20
MANAJER
1. Tujuan-tujuan yang ditetapkan sendiri oleh masing-masing non
manajer dan disetujui oleh manajer.
OTORITAS 2. Non manajer menentukan cara untuk mencapai tujuan-tujuan PENGAWASAN3. Non manajer memberikan sumbangsih dan menyesuaikan diri PENGAWASAN
dengan lingkungan organisasi
4. Kontrol-kontrol yang berorientasi pada hasil yang digunakan
untuk mengevaluasi hasil kerja
Hasil-hasil para non Manajer
Hasil Pekerjaan
MANAJEMEN ADALAH :
 Berorientasi pada hasil-hasil
 Sumber vital untuk mencapai hasil yang
ditetapkan semula
Kepuasan pekerja dicapai dari motivasi
prestasi
MBO (MANAGEMENT BY OBJECTIVE)
Sistem manajerial yang komprehensif yang
memadukan banyak aktivitas manajerial yang
penting secara sistematis, yang secara sadar
diarahkan untuk mencapai sasaran organisasi
dan individual secara efektif dan efisien
PERENCANAAN
 Gart N Jone
Planning is the process of selecting and developing the best course to
accomplish and objective
 McFarland
Planning is the function where by executive anticipate the probable effects of
forces that will change the activities and objective of their business
JENIS-JENIS RENCANA
1)
2)
3)
4)
5)
6)
7)
8)
Tujuan/misi
Sasaran
Strategi
Kebijakan
Prosedur
Peraturan
Program
Anggaran
BEBERAPA PEMBATAS
TERHADAP PERENCANAAN
 Kesukaran merumuskan premis yang akurat
 Masalah perubahan yang cepat
 Kekakuan internal; psikologi manusia, kebijakan,
prosedur, investasi modal
 Ketidakluwesan eksternal; iklim politis, serikat
buruh, perubahan teknologi.
 Waktu & uang.
LANGKAH-LANGKAH PERENCANAAN
1)
2)
3)
4)
5)
Menyadari peluang-peluang
Menentukan sasaran
Menentukan premis
Mengidentifikasi alternatif-alternatif
Membandingkan alternatif-alternatif dari segi tujuan yang
dicari
6) Memilih sebuah alternatif
7) Merumuskan rencana-rencana pendukung
8) Mengurutkan rencana-rencana dengan membuat anggarananggaran
Perencanaan dengan SWOT
PENGORGANISASIAN
ORGANIZING (PENGORGANISASIAN)
Menetapkan
Langkah untuk :
Menggolongkan
Mengatur
Berbagai macam kegiatan antara lain :
 Bentuk fisik yang tepat ruangan
kerja
 Penetapan tugas & wewenang
seseorang
 Pendelegasian wewenang dst.
dalam rangka mencapai tujuan
DASAR BENTUK PENGORGANISASIAN
o Pekerjaan
o Tempat kerja
o Hubungan kerja
o Orang-orangnya
Alat kerja
Ruangan
Orang
Pekerjaan
Tempat Kerja
Tempatnya
Pekerjaan
Langkah-langkah pengorganisasian
1.
2.
3.
4.
5.
6.
Mengetahui tujuan
Membagi habis pekerjaan dalam kegiatan-kegiatan bagian
Menggolongkan kegiatan ke dalam satuan-satuan yang
praktis
Menentukan kewajiban yang harus dilaksanakan dan
menentukan/menyediakan alat-alat serta tempat/ruang
fisik yang diperlukan
Penugasan personal yang cakap
Mendelegasikan wewenang.
Beberapa manfaat
langkah pengorganisasian
 Tiap anggota dalam struktur organisasi mengetahui kegiatan
apa yang harus dilakukan
 Hubungan yang tepat dan yang dikehendaki dapat dicapai
melalui kegiatan orang.
 Terdapat cara pendelegasian wewenang dengan cara yang tepat
kepada orang yang tepat
 Penggunaan personalia & fasilitas fisik yang sebaik-baiknya.
PELAKSANAAN
DIRECTION : BIMBINGAN
AKTUASI
MOTIVATING
INFLUENCING
USAHA UNTUK MENJADIKAN KESELURUHAN ANGGOTA
UNTUK IKUT BERTEKAD & BERUPAYA DALAM RANGKA
MEWUJUDKAN TUJUAN KELOMPOK
KEPEMIMPINAN
SEBAGAI PROSES UNTUK MEMPENGARUHI TINDAKAN KELOMPOK YANG
TERORGANISASI UNTUK MENCAPAI TUJUAN DAN MENYELESAIKANNYA
LIKERT :
 Mengembangkan ide-ide & pendekatan tertentu
untuk memahami perilaku kepemimpinan
 Memandang manajer yang efektif berorientasi
pada bawahan yang bergantung pada komunikasi
untuk tetap menjaga agar semua orang bekerja
sebagai suatu unit
 Berasumsi adanya empat sistem manajemen :
Sistem 1 : eksploitatif autoritatif
 Manajer sangat otokratis
 Kurang percaya pada bawahan
 Memotivasi melalui rasa takut & hukuman
 Jarang memberi ganjaran
 Berkomunikasi satu arah (ke bawah)
 Membatasi pengambilan keputusan pada tingkat atas
 Memperlihatkan karakteristik yang sama
Sistem 2 : autoritatif baik hati
 Manajer sedikit yakin & percaya kepada bawahan
 Memotivasi dengan ganjaran, rasa takut, hukuman
 Memperkenankan sedikit komunikasi ke atas
 Sedikit mendorong timbulnya ide & pendapat bawahan
 Memperkenankan pendelegasian pengambilan keputusan dalam hal-hal
tertentu tetapi dengan pengendalian kebijaksanaan yang ketat
Sistem 3 : konsultatif
 Manajer memiliki rasa yakin & percaya secukupnya kepada bawahan
 Biasanya menggunakan ide & pendapat bawahan secara konstruktif
 Menggunakan ganjaran untuk memotivasi & sekali-kali hukuman &
keikutsertaan tertentu
 Berkomunikasi dua arah
 Kebijaksanaan & keputusan berada di tingkat atas
 Keputusan khusus dilimpahkan ke bawah
 Bertindak konsultatif dengan cara lain
Sistem 4 : partisipasi kelompok
 Manajer yakin & percaya sepenuhnya terhadap bawahan
 Berusaha memperoleh ide & pendapat dari bawahan & menggunakan secara
konstruktif
 Memberikan ganjaran ekonomi atas dasar keikutsertaan & keterlibatan kelompok
 Berkomunikasi dua arah dengan rekan sekerja
 Mendorong pengambilan keputusan pada semua tingkat organisasi
 Melaksanakan tugas bersama rekan sejawat & bawahan sebagai kelompok
Kriteria penilaian kecakapan
manajemen/pegawai (Michel J Jucius)
1. Sebagai kualitas dari manajemen/pegawai
 Inisiatif
 Kepercayaan
 Semangat
 Kesetiaan
2. Kontribusi pegawai/manajer yaitu sesuatu yang dihasilkan
 Jumlah pekerjaan
 Kualitas pekerjaan
 Tanggung jawab
 Tujuan-tujuan khusus yang dicapainya
Beberapa alasan pengembangan
Manajemen
1. Meningkatkan kinerja
2. Menurunkan ongkos-ongkos produksi
3. Mendapatkan kerjasama yang lebih baik
4. Menanamkan semangat kerja yang lebih
besar
5. Menambah rasa kepercayaan diri
PENGAWASAN
CONTROLLING
( pengawasan/pengendalian )
Usaha menentukan apa yang sedang dilaksanakan dengan cara menilai
prestasi yang dicapai, kalau terdapat penyimpangan dari standard yang
ditetapkan
Segera diadakan usaha perbaikan, agar prestasi yang dicapai sesuai
dengan rencana
Pengawasan dilakukan pada semua
tingkatan manajemen
Tingkat Atas
Tingkat Menengah & Bawah
Pada seluruh bagian perusahaan
Pada unit pimpinan masing-masing
Tahapan proses pengawasan
1. Mengukur prestasi yang dicapai
2. Membandingkan prestasi yang dicapai dengan prestasi
yang diinginkan/standard & mencari penyimpangan
3. Memperbaiki penyimpangan
Cara mendapatkan data
Pengamatan Langsung
Laporan Tertulis
Laporan lisan
Balance Sheet/Neraca
Macam-macam Laporan
Pengawasan
Profit and loss statement
(Laporan Rugi Laba)
Special Report
(Laporan Khusus)
Balance Sheet :
Dokumen akuntansi yang penting yang
memperlihatkan
gambaran
keuangan
perusahaan pada suatu saat tertentu (akhir
tahun)
BALANCE SHEET
ASSET
LIABILITIES
STOCHOLDERS EQUITY
HARTA = HUTANG + MODAL
PROFIT AND LOSS STATEMENT
Perincian laporan keuangan tentang pendapatan dan
biaya perusahaan untuk suatu periode akuntansi (1
tahun, 1 bulan)
Key Ratios : Metode efektif bagi para manajer untuk pengecekan
seluruh prestasi pada suatu perusahaan
1) Current asset to current liabilities
2) Sales to inventory
3) Revenue created per employee
4) Transaction time
5) Fixed asset to tangible net worth
6) Current liabilities to tangible networth
7) Funded debt to networking capital
8) Return on investment (ROI)
A. PENGERTIAN
 Manajemen Strategis menurut Fred R David adalah Seni dan
Pengetahuan untuk merumuskan, mengimplementasikan dan
mengevaluasi keputusan lintas fungsional yang membuat
organisasi mampu mencapai obyektifnya.
 Manajemen strategis menurut Hunger dan Wheelen adalah
serangkaian keputusan dan tindakan manajerial yang
menentukan kinerja perusahaan dalam jangka panjang.
Elemen Management Strategik
Manajemen
Operasional
Manajemen
Pemasaran
Manajemen
SDM
Manajemen
Keuangan
Manajemen Strategik
Kegiatan dalam Fungsi-fungsi Manajemen
Planning
Penentuan Tujuan dan
Bagaimana Cara Pencapaian
yang terbaik
Organizing
Penentuan Bagaimana
Penyusunan Organisasi dan
Aktifitas dapat dilakukan
Controlling
Monitoring dan Perbaikan
Aktifitas yang sedang
berjalan agar Tujuan dapat
tercapai
Leading
Proses Memotivasi Anggota
Organisasi agar Planning
dapat dijalankan
Keterangan:
Menunjukkan Arah Tahapan dari setiap fungsi manajemen
Menunjukkan keterkaitan timbal balik antar fungsi manajemen
BnR-Peng.Manajemen-Chap-01
48
Sumber Daya Organisasi, Tujuan, dan
Fungsi-fungsi Manajemen
Fungsi-fungsi Manajemen
Organizing
Tujuan Organisasi
Efektif
Controlling
Sumber Daya Organisasi
 Sumber Daya Fisik/Alam
 Informasi
 Sumber Daya Manusia
 Modal
Planning &
decision
making
BnR-Peng.Manajemen-Chap-01
Efisien
Leading
49
Perbedaan pandangan dalam Fungsi-fungsi Manajemen
Luther
Gullick
George
Terry
James AF
Stoner
Koontz
&O
’Donnelly
Nickels,
McHugh &
Mc Hugh
Richard
W Griffin
Ernest
Dale
PLANNING
ORGANIZING
STAFFING
REPORTING
Leading
DIRECTING
STAFFING
Directing
Leading
COORDINATING
Actuat ing
DIRECTING
STAFFING
DIRECTING
INNOVATING
REPRESENTING
CONTROLLING
Rantai Nilai (Value Chain) Porter
Infrastruktur perusahaan
Aktivitas
pendukun
g
Manajemen sumber daya manusia
Pengembangan teknologi
Pengadaan
Logistik
masuk
Operas
i
Logisti
k
keluar
Aktivitas utama
Pemas
aran &
penjua
lan
Pelayana
n
Sembilan tugas penting dalam Manajemen Strategik :
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
Merumuskan misi perusahaan (maksud,filosofi dan sasaran perusahaan)
Melakukan analisis kondisi & kapabilitas internal perusahaan
Menilai lingkungan eksternal,termasuk faktor pesaing
Menganalisis pilihan-pilihan yang dimiliki dengan cara menyesuaikan
sumber daya dengan lingkungan eksternal
Mengidentifikasi pilihan paling menguntungkan dengan cara mengevaluasi
setiap pilihan berdasarkan misi
Memilih satu set tujuan jangka panjang & strategi utama
Mengembangkan tujuan tahunan & strategi jangka pendek sesuai dengan
tujuan jangka panjang
Mengimplementasikan strategi yang telah dipilih melalui alokasi sumber
daya
Mengevaluasi keberhasilan proses strategi sebagai masukan pengambilan
keputusan dimasa datang
LEVEL
STRATEGI
Tingkat Korporasi
Tingkat Bisnis
Tingkat Fungsional
Tingkat Operasional
Form Identifikasi
Investasi
Emailkan Form Ke
Pengelola/Pengusul
KEK
Konfirmasi
Kunjungan Ke
Lapangan
Memperluas Cakupan Rantai Nilai
 Dengan cara membangun sistem informasi antar
organisasi (interorganizational information systemIIS)
 Sistem ini diharapkan akan membentuk sinergi bagi
perusahaan
 Sebuah perusahaan diyakini akan lebih memiliki
keunggulan kompetitif melalui penciptaan sistem nilai
Model Rencana Strategis Antar Bidang
Rencana strategis
sumber daya
informasi
Rencana strategis
sumber daya
pemasaran
Rencana strategis
sumber daya
manufaktur
Rencana strategis
sumber daya
keuangan
Rencana strategis
sumber daya
manusia
Web-based Supply Chain
Financial
market plan
Information flows
Goods flows
Bank
Wholesale
distributors
Suppliers
Retailers
Manufacturers
Supplier
Oriented
exchanges
Contract
manufacturers
Logistics
exchanges
Customer
Oriented
exchanges
Customers
Virtual
manufacturers
Logistics
providers
Return item
Integrated IS and Enterprise Resource Planning
Corporate strategy:
Manufacturing philosophy:
Engineering philosophy:
•Vision to keep the organization
looking and moving forward
•Overall customer value
•Unity of purpose
•Continuous improvement
•Manufacturability
•Cross functional and total quality
management to sustain competitive
advantage
•Flexibility
•Flexibility
•Tight alliances with
customer
•Team work
•Online control
•Locking product and process
designs
Engineering
Suppliers
Manufacturing
Integrated IS
Marketing
Customer
Finance/Accounting
Marketing philosophy:
Finance/Accounting philosophy:
•Tight alliances with customers
•Timely and reliable information and measures for
assessing short and long term performance
•Matching needs of customers with
firm’s ability to deliver
•Continuous search for areas of opportunity for
reducing costs, lead times, and improving quality
Model Rencana Strategis SDI
Rencana Strategis SDI
Tujuan SIA
Tujuan SIM
Tujuan DSS
Tujuan Otomatisasi kantor
Tujuan sistem
pakar
Kebutuhan
SDI
Kebutuhan
SDI
Kebutuhan
SDI
Kebutuhan
SDI
Kebutuhan
SDI
SDM
SDM
SDM
SDM
SDM
Hardware
Hardware
Hardware
Hardware
Hardware
Software
Software
Software
Software
Software
Informasi &
Data
Informasi &
Data
Informasi &
Data
Informasi &
Data
Informasi &
Data
Perusahaan Multinasional (MNC)
 Adalah perusahaan beroperasi lintas produk, pasar,
bangsa dan budaya
 Terdiri atas perusahaan induk dan sekelompok anak
perusahaan
 Anak-anak perusahaan tersebar secara geografis dan
masing-masing mungkin memiliki tujuan, kebijakan
dan prosedur tersendiri
Koordinasi MNC Philips
Portugal
Swedia
Swiss
Finlandia
Kanada
USA
Spanyol
Mexico
Norwegia
Turki
Ekuador
Brazil
Peru
Chili
Argentina
Kenya
Inggris
Belanda
Afsel
Zaire
Prancis
Nigeria
Maroko
Pakistan
Australia
Indonesia
Filipina
India
Bangladesh
Israel
Malaysia
Singapura
Jepang
Korea
Iran
Selandia Baru
Hongkong
Taiwan
Keuntungan Koordinasi MNC dengan
Menggunakan SI
 Fleksibilitas dalam memberikan respon terhadap pesaing






di berbagai negara dan pasar
Kemampuan memberikan respon di suatu negara, atau
wilayah dari suatu negara, terhadap perubahan di negara
atau wilayah lain
Kemampuan mengikuti kebutuhan pasar di seluruh dunia
Kemampuan mentransfer pengetahuan antar unit-unit di
berbagai negara
Pengurangan keseluruhan biaya operasi
Peningkatan efisiensi dan efektivitas dalam memenuhi
kebutuhan pelanggan
Kemampuan mencapai dan mempertahankan keragaman
produk perusahaan serta cara produksi dan distribusinya
Masalah Penerapan Global
Information System (GIS)
 Kendala politis
 Permasalahan teknologi
 Kurangnya dukungan dari manajer anak perusahaan
Kendala Politis
 Pembatasan pembelian dan impor perangkat keras
 Lebih pada perlindungan pada perusahaan dalam negeri
 Pembatasan pemrosesan data
 Pemrosesan data harus dilakukan di dalam negeri
daripada luar negeri
 Pembatasan komunikasi data
 Pertukaran data dari dalam ke luar negeri atau
sebaliknya
Permasalahan Teknologi
 Tidak tersedia cukup sumber energi, mis: listrik,
minyak, gas, dll
 Kecepatan pengiriman data yang rendah dengan
kualitas transmisi yang buruk
 Pembajakan software, sehingga banyak negara yang
menolak untuk melakukan
transaksi dengan
negara tersebut
Kurangnya Dukungan dari Manajer Anak
Perusahaan
 Manajer merasa dirinya tidak perlu
bantuan dari pusat
 Tidak menjalankan kebijakan baru yang
diterapkan oleh pusat, khususnya jika
berkaitan dengan penurunan omzet
penjualan
Strategi
Penerapan
GIS
 Menghubungkan GIS dengan strategi
bisnis
 Menentukan SDI
 Menyediakan pembagian data
 Memperhatikan lingkungan budaya
Menghubungkan GIS dengan Strategi Bisnis
 Bekerja sama secara erat dengan eksekutif perusahaan





untuk memahami dampak potensial GIS pada strategi
bisnis global
Mengerti strategi bisnis global dari tiap unit bisnis
Menentukan strategi GIS global yang sesuai untuk strategi
bisnis global tiap unit bisnis
Menentukan tujuan dari tiap strategi GIS
Mengidentifikasi aplikasi yang diperlukan untuk mencapai
strategi GIS, dan menentukan prioritasnya
Menugaskan orang-orang yang bertanggung jawab atas
penerapan aplikasi tersebut
Menentukan SDI
1) Menentukan jumlah dan lokasi pusat data regional
2) Mengidentifikasi penjual yang dapat menyediakan produk
dan jasa bagi tiap anak perusahaan
3) Membuat spesifikasi standar hardware dan software yang
dapat digunakan semua anak perusahaan
4) Membuat rencana bagi 1 atau beberapa unit penolong
yang membantu anak perusahaan 24 jam sehari dan 7
hari seminggu
5) Siap menghadapi keterlambatan penerapan yang tidak
dialami di negara perusahaan induk
Menyediakan Pembagian Data
 Mengembangkan suatu model data global yang




mendukung tujuan bisnis global
Membentuk 1 kelompok yang terdiri dari para wakil
perusahaan induk dan anak perusahaan untuk
menerapkan standar data yang akan diterapkan di seluruh
MNC
Meneliti peraturan berbagai negara untuk mengetahui
berbagai pembatasan atas pengolahan data dan
telekomunikasi
Berdasarkan penelitian tersebut, menentukan apakah data
akan dikirimkan melintasi batas negara atau
memprosesnya di negara tempat anak perusahaan
Menerapkan database
Memperhatikan Lingkungan Budaya
1) Menyadari perbedaan budaya yang ada di antara negara-
negara tempat anak perusahaan dan merumuskan
pemecahan yang dapat diterima oleh semua pihak
2) Membuat survai atas keahlian para spesialis informasi
yang ada di anak perusahaan agar keahlian tersebut dapat
dipergunakan secara maksimal selama penerapan
3) Menyediakan pendidikan dan pelatihan bagi anak
perusahaan sehingga personil mereka mendapatkan
keahlian di area yang kurang mereka kuasai dan
meningkatkan keahlian di area yang telah mereka kuasai
4) Membuat program-program formal yang mempersiapkan
para manajer perusahaan induk untuk bekerja sama
dengan para manajer anak perusahaan, dan sebaliknya
Faktor Penerimaan Group Support System
(GSS)
Dukungan
Manajemen
Puncak
Pengenalan
Komputer
+
+
+
Penerimaan GSS
Kekuatan
Referensi
Kepuasan
Penggunaan
-
Preferensi
Komunikasi
Lisan
Download