KARAKTERISRIK IBU HAMIL DALAM MENGKONSUMSI TABLET

advertisement
KARAKTERISRIK IBU HAMIL DALAM MENGKONSUMSI
TABLET FE DI PUSKESMAS ADIMULYO
Siti Mutoharoh 1), Umi Laelatul Q 2), Maulinda Nur Ekawati 3)
ABSTRAK
Latar Belakang : Sebagian besar Ibu hamil dalam mengkonsumsi tablet Fe di
Puskesmas Adimulyo masih cukup rendah yaitu kurang dari 90 tablet selama
kehamilan.
Tujuan Penelitian : untuk mengetahui karakteristik ibu hamil dalam
mengkonsumsi tablet Fe.
Metode
Penelitian
ini
merupakan
penelitian
deskripsi
kuantitatif
menggambarkan hasil penelitian yang berbentuk angka.
Sample Penelitian adalah ibu hamil yang mengkonsumsi tablet Fe di wilayah
Puskesmas Adimulyo sebanyak 30 orang. Alat ukur yang digunakan adalah
wawancara karakteristik ibu hamil dalam mengkonsumsi tablet Fe. Data analisa
menggunakan distribusi frekuensi.
Hasil dari Penelitian bahwa mayoritas usia responden 20 – 35 tahun (80%),
mayoritas pendidikan SD (53,3%) dan mayoritas ibu hamil dalam mengkonsumsi
tablet Fe di Puskesmas Adimulyo 30 – 60 tablet (53,33%).
Kata Kunci : karakteristik ibu hamil, tablet Fe.
Siti Mutoharoh, Umi Laelatul Q, Maulinda Nur Ekawati, Karakteristik Ibu Hamil…
Angka Kematian Ibu (AKI) di
PENDAHULUAN
Selama
19
plasma
Indonesia saat ini masih merupakan
sedangkan
yang tertinggi dibandingkan dengan
peningkatan ini tidak diikuti dengan
AKI Negara-negara ASEAN lainnya.
peningkatan sel-sel darah. Hal ini akan
Menurut SDKI tahun 2002/2003 AKI
menyebabkan kejadian hidraemia pada
sebesar 307 per 100.000 kelahiran
ibu hamil khususnya trimester II.
hidup, sementara itu di negara tetangga
Kejadian ini akan bersifat abnormal
Malaysia sebesar 36 per 100.000
bila
hamil
kelahiran hidup, di Singapura 6 per
trimester I atau trimester III dengan
100.000 kelahiran hidup, bahkan di
nilai
Vietnam 160 per 100.000 kelahiran
darah
kehamilan
meningkat,
ditemukan
Hb
<
pada
11
ibu
gr%
(Standar
WHO),yang dikenal dengan sebutan
hidup.
Berbagai
upaya
telah
anemia.
dilaksanakan untuk menurunkan AKI,
Anemia akan memberi akibat
termasuk diantaranya program safe
yang tidak baik dalam kehamilan,
Motherhood yang telah dilaksanakan di
persalinan
Akibat
Indonesia sejak tahun 1988, upaya ini
tersebut antara lain adalah keguguran,
telah berhasil menurunkan AKI dari
partus prematurus, inersia uteri dan
450 per 100.000 kelahiran hidup
partus lama karena kondisi ibu yang
ditahun 1985 menjadi 334 per 100.000
lemah,
kelahiran hidup pada tahun 1997.
maupun
atonia
nifas.
uteri
yang
dapat
menyebabkan terjadinya perdarahan,
syok,
afibrinogenemia
Tiga pesan kunci MPS adalah
dan
setiap persalinan ditolong oleh tenaga
hipofibrinogemia, infeksi intrapartum
kesehatan terlatih, setiap komplikasi
dan dalam nifas. Bila terjadi anemia
obstertri
gravis (Hb di bawah 4 gr%) terjadi
pelayanan yang adekuat dan setiap
payah
saja
wanita usia subur mempunyai akses
menyulitkan kehamilan dan persalinan,
terhadap pencegahan kehamilan yang
bahkan bisa berakibat fatal yaitu dapat
tidak
menimbulkan
komplikasi
1998).
jantung,
yang
kematian
bukan
(Mochtar,
dan
neontal
diinginkan
dan
mendapat
penanganan
keguguran.
Dari
penatalaksanaan MPS, target yang
diharapkan dapat dicapai pada tahun
20
Jurnal Involusi Kebidanan, Vol. 5, No. 9, Januari 2015, 18-28
2013 adalah angka kematian ibu
ibu akan menjadi 9,5 sampai 10 gr %
menjadi 125 per 100.000 kelahiran
(Manuaba, 1998 : 30).
hidup. (www.hanyawanita.com:2006)
Cara mengkonsumsi tablet Fe
Akan tetapi dalam kenyataan
tidak
semua
ibu
hamil
yang
yaitu dengan melihat atau menanyakan
mendapatkan tablet fe meminumnya
apakah ibu mengkonsumsi tablet Fe
secara rutin, hal ini bisa disebabkan
sesuai aturan bidan. Aturan dalam
kerena
mengkonsumsi tablet Fe diminum 1 x
pentingnya
sehari, tidak boleh menggunakan teh,
kehamilannya.
susu maupun kopi karena menghambat
diakibatkan
penyerapan zat besi dalam tubuh,
penyerapan/respon
untuk mempercepat penyerapan zat
tablet fe kurang baik sehingga tidak
besi dianjurkan untuk minum tablet Fe
terjadi peningkatan kadar HB sesuai
bersamaan dengan air jeruk atau air
dengan yang diharapkan. Faktor ini
putih, dapat pula dengan cara makan
yang berhubungan dengan anemia
buah setelah mengkonsumsi tablet Fe
adalah adanya penyakit infeksi bakteri,
(Depkes RI, 2002).
parasit, usus seperti cacing tambang,
Jika persediaan
Fe
minimal,
faktor
ketidak
tablet
tahuan
fe
untuk
Dampak
yang
minum
tablet
tubuh
fe
terhadap
malaria. Faktor sosial ekonomi yang
maka setiap kehamilan akan menguras
rendah
persedian Fe tubuh dan akhirnya
penting kaitannya dengan asupan gizi
menimbulkan anemia pada kehamilan
ibu selama hamil (Depkes go.id, 2009).
berikutnya. Pada kehamilan relatif
terjadi
anemia
karena
ibu
juga
memegang
Kadang-kadang
peranan
tablet
Fe
hamil
menimbulkan perasaan tidak enak
mengalami hemodilusi (pengenceran)
seperti mual, susah buang air besar,
dengan peningkatan volume 30 %
dan tinja berwarna hitam. Untuk
sampai 40 % yang puncaknya pada
mengurangi
kehamilan 32 sampai 34 minggu.
sebaiknya tablet Fe diminum setelah
Jumlah peningktan sel darah 18 %
makan malam atau menjelang tidur.
sampai 30 % dan hemoglobin sekitar
Akan lebih baik jika diminum disertai
19 %. Bila hemoglobin ibu sebelum
makan
sekitar 11 gr % maka fisiologis dan Hb
(www.republika.co.id).
efek
sampingnya,
buah-buahan
Siti Mutoharoh, Umi Laelatul Q, Maulinda Nur Ekawati, Karakteristik Ibu Hamil…
Berdasarkan Studi Pendahuluan
yang
dilakukan
oleh
peneliti
di
Puskesmas Adimulyo didapatkan data
b. Untuk
mengetahui
21
gambaran
karakteristik
Responden
berdasarkan pendidikan.
bahwa selama bulan Januari-Juni 2009
Untuk mengetahui distribusi frekuensi
terdapat Ibu hamil yang mengkonsumsi
ibu hamil dalam mengkonsumsi tablet
Tablet Fe di Puskesmas Adimulyo 120
Fe di Puskesmas Adimulyo.
orang. Berdasarkan data tersebut dapat
disimpulkan bahwa Ibu hamil yang
Metode Yang Digunakan
Mengkonsumsi Tablet Fe masih cukup
Peneletian
ini
merupakan
rendah. Oleh karena itu mendorong
peneletian deskriptif kuantitatif, adalah
Penulis untuk melakukan penelitian
statistik
”Karakteristik
dalam
menggambarkan hasil penelitian yang
di
berbentuk angka. Tapi tidak digunakan
Ibu
Mengkonsumsi
Hamil
Tablet
Fe
yang
digunakan
untuk
Puskesmas Adimulyo”.
untuk membuat kesimpulan yang lebih
A. Rumusan Masalah
luas (Sugiyono, 2007).
Berdasarkan pernyataan di atas
maka
perumusan
penelitian
ini
karakteristik
masalah
adalah
Ibu
Mengkonsumsi
“Bagaimana
Hamil
Tablet
dalam
Dalam
Fe
di
Puskesmas Adimulyo.”
Populasi dan Sampel
1. Populasi
Populasi
keseluruhan
objektif penelitian (Arikunto, 2006:
130)
sedangkan
keseluruhan
B. Tujuan Penelitian
adalah
objek
populasi
adalah
penelitian
atau
objek yang akan diteliti (Notoatmodjo,
1. Tujuan Umum
Mengetahui Karakteristik Ibu Hamil
2005).
Dalam Mengkonsumsi Tablet Fe di
meneliti semua elemen yang ada dalam
Puskesmas Adimulyo.
wilayah penelitian, maka penelitian
merupakan
2. Tujuan Khusus
a. Untuk
mengetahui
karakteristik
berdasarkan umur.
Apabila
gambaran
Responden
sehingga
seseorang
penelitian
ibu
hamil
ingin
populasi
yang
mengkonsumsi tablet Fe sejumlah 120
orang.
22
Jurnal Involusi Kebidanan, Vol. 5, No. 9, Januari 2015, 18-28
2. Sampel
Instrumen Penelitian
Menurut (Arikunto, 2006: 131)
Dalam
mengumpulkan
data
sampel adalah sebagian atau wakil
dengan cara apapun, selalu diperlukan
populasi
yang
Sedangkan
suatu alat yang disebut instrumen
menurut
(Notoatmodjo,
2005:
pengumpulan
diteliti.
79)
data.
Instrumen
sampel adalah sebagian yang diambil
penelitian adalah alat-alat yang akan
dari keseluruhan objek yang diteliti
digunakan untuk mengumpulkan data
dan
(Notoatmodjo, 2005: 48).
dianggap
mewakili
seluruh
populasi.
Pada
Apabila jumlah subjeknya besar
penelitian
menggunakan
ini
metode
penulis
wawancara
dapat diambil antara 25% atau lebih.
adalah
Sampel pada penelitian adalah seluruh
pewawancara
populasi
yang
informasi dari terwawancara. Sebagai
mengkonsumsi tablet Fe sejumlah 30
contoh, dalam menentukan sampel
orang.
apabila dijumpai ada, maka sampel
ibu
hamil
Definisi Operasional
Menurut (Notoatmodjo, 2005),
dialog yang dilakukan oleh
untuk
memperoleh
tersebut
diambil
dan
langsung
dijadikan
sampel
utama.
(A.Aziz
Alimul Hidayat, 2007 : 34).
untuk membatasi ruang lingkup atau
pengertian variabel-variabel diamati
Analisa Data
atau diteliti. Perlu sekali variabel-
Tekhnik
variabel tersebut diberi batasan atau
digunakan
definisi
menggunakan
operasional
operasional.
ini
bermanfaat
Definisi
untuk
mengarahkan kepada pengukuran atau
pengamatan terhadap Variabel-variabel
bersangkutan
serta
instrumen (alat ukur).
pengembangan
sederhana
analisa
di
data
yang
penelitian
ini
perhitungan
yaitu
statistik
presentasi
atau
proporsi (Ekobudiarto, 2002).
Setelah data terkumpul melalui
pengumpulan
data,
kemudian
dilakukan pengolahan data melalui
tahapan antara lain :
Siti Mutoharoh, Umi Laelatul Q, Maulinda Nur Ekawati, Karakteristik Ibu Hamil…
1. Editing
23
Keterangan :
Dimana penulis akan melakukan
P
: Presentase
penelitian terhadap data yang diperoleh
f
: Frekuensi
dan diteliti apakah terdapat kekeliruan
N
: Jumlah Subjek
atau tidak dalam penelitian.
(Eko Budiarto, 2002 : 37)
2. Coding
Setelah
dilakukan
editing,
selanjutnya penulis memberikan kode
Hasil Penelitian
1. Usia Responden
tertentu pada tiap-tiap data sehingga
Tabel
memudahkan dalam melakukan analisa
Responden
data
Responden, (n=30)
3. Tabulating
Pada
tahap
4.1.
Karakteristik
berdasarkan
Usia
Sumber: data primer diolah
ini
jawaban
2013
responden yang sama dikelompokkan
Berdasarkan tabel di atas dapat
dengan teliti dan teratur, dijumlahkan
diketahui jumlah responden sebanyak
dan dituliskan dalam bentuk tabel.
30 orang,
4. Analisa
dengan usia<20 tahun
sebanyak 2 orang (6,7%), 20 – 35
Presentasi atau proporsi akan
tahun sebanyak 24 orang (80%),
menjadi distribusi frekuensi relatif jika
dan>35
data yang digunakan adalah data
(13,3%). Hal ini menunjukkan bahwa
kuantitatif, karena data yang digunakan
mayoritas responden memiliki usia 20
di penelitian adalah data kuantitatif
– 35 tahun.
maka
digunakan
analisa
menggunakan
distribusi
relatif
dirumuskan
berikut :
yang
data
tahun
sebanyak
4
orang
2. Pendidikan Responden
frekuensi
Berdasarkan tabel di atas dapat
sebagai
diketahui jumlah responden sebanyak
30 orang, dengan pendidikan SD
sebanyak 16 orang (53,33%), SLTP
sebanyak 8 orang (26,67%), SLTA 5
orang (16,67%), dan PT sebanyak 1
orang (3,33%). Hal ini menunjukkan
bahwa mayoritas responden memiliki
24
Jurnal Involusi Kebidanan, Vol. 5, No. 9, Januari 2015, 18-28
pendidikan yang rendah.
hubungan sosial, sedangkan pada usia
3. Distribusi Frekuensi Ibu Hamil
kurang dari 20 tahun cenderung belum
dalam Mengkonsumsi Tablet
memiliki pengalaman yang luas dalam
Fe di Puskesmas Adimulyo.
bersosial. Menurut kruckman dalam
Berdasarkan distribusi frekuensi
Yanita dan zamralita, (2001) sebagian
pada tabel 4.3 di atas diketahui bahwa
besar masyarakat percaya bahwa saat
mayoritas usia responden 20 – 35
yang tepat bagi seseorang perempuan
tahun (80%), mayoritas pendidikkan
untukmelahirkan padausia antara 20–
SD (53,3%), dan mayoritas frekuensi
30 tahun, dan hal ini mendukung
ibu hamil dalam mengkonsumsi tabel
masalah periode yang optimal bagi
Fe di Puskesmas Adimulya 30 – 60
perawatan bayi oleh seorang ibu.
tablet (53,33%).
Faktor
usia
bersangkutan
perempuan
saat
yang
kehamilan
persalinan seringkali dikaitkan dengan
Pembahasan
Berdasarkan
hasil
penelitian
kesiapan mental perempuan tersebut
yang telah diperoleh, maka dapat
untuk
dibahas sebegai berikut.
ibu.(http://klinis.wordpress.com).
1. Karakteristik
Responden
Berdasarkan
diketahui
menjadi
seorang
sehingga salah satu bentuk kesiapan
ibu dalam menjalani proses kehamilan
Berdasarkan Usia
dapat
dan
hasil
penelitian
adalah mengkonsumsi tabel fe secara
jumlah
responden
teratur.
sebanyak 30 orang, dengan usia <20
Alasan usia produktif lebih siap
tahun sebanyak 2 orang (6,7%), 20 –
dalam menghadapi proses kehamilah
35 tahun sebanyak 24 orang (80%),
disebabkan karena pada usia yang
dan>35 tahun sebanyak 4 orang (13%).
produktif
Hal ini menunjukkan bahwa mayoritas
mendapatkan informasi dan lebih aktif
responden memiliki usia 20 – 35 tahun.
dalam
Usia 20 sampai 35 tahun merupakan
pengetahuan. Semakin matang umur
seseorang maka kesempatan untuk
masa
subur
seseorang.
dan
masa
produktif
Pada
masa
tersebut
seseorang cenderung aktif melakukan
biasanya
belajar
memperoleh
banyak
lebih mudah
untuk
menambah
pengetahuan
sehingga
semakin
pengetahuan
Siti Mutoharoh, Umi Laelatul Q, Maulinda Nur Ekawati, Karakteristik Ibu Hamil…
25
seseorang semakin baik (Notoatmojo,
berpengaruh
terhadap
tingkat
2003).
dalam
pengetahuan
seseorang
tentang
karena
kesehatan. Pendidikan yang rendah
Umur
tingkat
berpengaruh
pengetahuan,
kemampuan mental yang diperlukan
dapat
untuk mempelajari dan menyesuaikan
pembelajaran tentang kesehatan seperti
daripada situasi-situasi baru seperti
responden sulit mengakses informasi
mengingat hal-hal yang dulu pernah
tentang manfaat tablet Fe dalam masa
dipelajari,
dan
kehamilan, sehingga responden dengan
berfikir kreatif, mencapai puncaknya
pendidikan yang rendah tidak memiliki
dalam usia dua puluhan (Suyani,
kesadaran yang tinggi tentang manfaat
2003).
dengan
tablet
tentang
pengetahuan
penalaran
Lebih
pengetahuan
manfaat
analog
lanjut
yang
tabel
baik
Fe,
maka
akan
memberikan dorongan bagi responden
untuk
lebih
patuh
dalam
mengkonsumsi tabet Fe.
2. Karakteristik
Fe,
hal
ini
yang
proses
dikarenakan
kurang
tentang
pentingnya mengkonsumsi tablet Fe.
3. Distribusi Frekuensi Ibu Hamil
dalam Mengkonsumsi Tablet Fe
di Puskesmas Adimulyo
Berdasarkan distribusi frekuensi
Responden
hasil
Berdasarkan Pendidikan
Berdasarkan
menghambat
penelitian
diketahui
bahwa
hasil
penelitian
mayoritas usia responden 20 – 35
jumlah
responden
tahun (80%), mayoritas pendidikkan
sebanyak 30 orang, dengan pendidikan
SD (53,3%), dan mayoritas frekuensi
SD sebanyak 16 orang (53,3%), SLTP
ibu hamil dalam mengkonsumsi tabel
sebanyak 8 orang (26,7%), SLTA 5
Fe di Puskesmas Adimulya 30 – 60
orang (16,7%), dan PT sebanyak 1
tablet
orang (3,3%). Hal ini menunjukkan
menunjukkan bahwa usia responden
bahwa mayoritas responden memiliki
mendukung
pendidikan yang rendah.
perilaku ibu mengkonsumsi tabel Fe,
dapat
diketahui
Pendidikan yang rendah dapat
mempengaruhi
perilaku
responden
namun
(53,33%).
Hal
dalam
ditinjau
dari
tersebut
pembentukan
pendidikan
responden yang rendah dapat menjadi
dalam mengkonsumsi table Fe, hal ini
faktor
penghambat
ibu
dalam
dikarenakan tingkat pendidikan sangat
kesadaran mengkonsumsi tablet fe.
26
Jurnal Involusi Kebidanan, Vol. 5, No. 9, Januari 2015, 18-28
Lebih lanjut mengkonsumsi tabel
Fe
pada
masa
kehamilan
sangat
penting, hal ini dikarenakan kebutuhan
ibu selama kehamilan ialah 800 mg
tablet
(53,33%),
dengan
usia
mayoritas 20 – 35 tahun (80%), dan
pendidikan SD (53,33%).
4. Karakteristik
ibu
hamil
besi, di antaranya 300 mg untuk janin
mengkonsumsi
plasenta dan 500 mg untu pertambahan
Puskesmas Adimulyo masih kurang
eritrosit ibu. Dengan demikian ibu
dari 90 tablet selama kehamilan
membutuhkan tambahan sekitar 2 – 3
yaitu 30 – 60 tablet (53,33%).
mg
besi/hari.
Perlu
diingat
ada
beberapa kondisi yang menyebabkan
Fe
di
B. Saran
1. Peneliti selanjutnya.
difisiensi kalori besi, misalnya infeksi
kronik, penyakit hati dan thalassemia.
tablet
dalam
Dapat meneruskan penelitian ini
dengan
mencari
mempengaruhi
ibu
faktor
yang
hamil
dalam
PENUTUP
mengkonsumsi tablet Fe di Puskesmas
A. Kesimpulan
Adimulyo.
Berdasarkan hasil penelitian dan
2. Bagi Responden
pembahasannya, maka dapat ditarik
Lebih
patuh
dalam
beberapa kesimpulan sebagai berikut.
mengkonsumsi tablet Fe ketika masa
1. Gambaran karakteristik responden
kehamilan, dengan cara meningkatkan
berdasarkan
Puskesmas
umur
di
Adimulyo,
wilayah
Kebumen
dengan kategori 20 – 35 tahun
(80%).
pengetahuannya tentang manfaat tablet
Fe.
3. Tenaga Kesehatan
Memberikan pengetahuan secara
2. Gambaran karakteristik responden
mendalam tentang manfaat tablet Fe
berdasarkan pendidikan di wilayah
bagi responden, sehingga kesadaran
Puskesmas
dalam
Adimulyo,
Kebumen
mengkonsumsi
dengan kategori pendidikan SD
meningkat.
(53,33%).
4. STIKES
3. Distribusi frekuensi ibu hamil dalam
mengkonsumsi
tablet
Fe
di
Puskesmas Adimulyo yaitu 30 – 60
tablet
Fe
Muhammadiyah
Gombong
Aktif
memberikan
pelayanan
informasi tentang kesehatan ibu hamil,
Siti Mutoharoh, Umi Laelatul Q, Maulinda Nur Ekawati, Karakteristik Ibu Hamil…
baik melalui kegiatan penyuluhan,
maupun melalui pelayanan informasi
kesehatan yang diadakan di kampus.
DAFTAR PUSTAKA
Ammiruddin, Ridwan, Studi kasus
kontrol
faktor
Biomedis
Terhadap Kejadian Anemia Ibu
Hamil
Di
Puskesmas
Bantimurung.
http://ridwanamiruddin.wordpres
s.com Akses 17 september 2007.
Arikunto,S.,2002,Prosedur penelitian
suatu pendekatan praktek, PT.
Rineka Cipta, Jakarta.
Aziz, Alimulhidayah, 2006, Prosedur
penelitian suatu pendekatan
praktek, PT. Renika Cipta,
Jakarta.
Aziz,
Farid dkk, 2006,Onkologi
Ginekologi,Yayasan
Bina
Pustaka Sarwono Prawirohardjo,
Jakarta.
Depkes. 1999. Asuhan antenatal.
Jakarta : Pusdiknakes WHO.
JHPIEGO
Depkes RI (2000). Catatan Tentang
Perkembangan dalam Praktek
Kebidanan, Jakarta : Departemen
Kesehatan RI.
Eko
Budiarto, 2002, Metodologi
penelitian kesehatan, cetakan
kedua, edisi revisi, Renika Cipta,
Jakarta.
27
Herlina,nina., Faktor Resiko Kejadian
Anemia
pada Ibu Hamil,
September 24,2007, diakses
Oktober, 10, 2007
Manuaba,
I.B.G,
1998,
Ilmu
Kebidanan Penyakit Kandumgan
dan KB untuk Pendidikan Bidan,
EBC, Jakarta.
Mochtar, R (1998). Sinopsis Obstetri :
Obstetri
Fisiologi,
Obstetri
Patologi. Jilid 1, Edisi 2, Jakarta
: EGC.
Notoatmodjo,S., 2002, Metodologi
Penelitian Kesehatan, cetakan
kedua,edisi
revisi,Rineka
Cipta,Jakarta.
Prawirohardjo,1999,Ilmu
Kebidanan,Yayasan
Bina
Pustaka
SarwonoPrawirohardjo,Jakarta
Prawirohardjo, 2006, Ilmu Kebidanan,
Yayasan Bina Pustaka Sarwono
Prawirohardjo, Jakarta.
Saifuddin, dkk, 2000, Buku Acuan
Nasional Pelayanan Kesehatan
Maternal danNeonatal, Yayasan
Bina
Pustaka
Sarwono
Prawirohardjo, Jakarta.
Sarwono, 2001, Pelayanan Kesehatan
Maternal Neonatal, Yayasan
Bina Pustaka
Sarwono Tarwoto,Ns,2007,Buku Saku
Anemia Pada Ibu Hamil,Trans
info Media, Jakarta
Sugiyono, 2006. Statistika Untuk
Penelitian, Alfabeta, Bandung.
28
Jurnal Involusi Kebidanan, Vol. 5, No. 9, Januari 2015, 18-28
Suryani, R. (2001). Menuju Kelahiran
yang alami. Edisi 1, cetakan 1,
Jakarta : Raja Grafindo Persada.
Tarwoto, Ns, 2007, Buku Saku anemia
pada ibu hamil, trans info media,
jakarta
Uliyah, Musrifal, 2006, Keterampilan
Dasar Praktek klinik Kebidanan,
Salemba Medika, Jakarta.
www.hanyawanita.com:2006
www.republika.co.id
Yanita, 2001, Faktor Kecemasan
Persalinan,
diunduh
pada
tanggal
30,
Juli2013
di
http://klinis.wordpress.com
Download