BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Definisi Sistem Informasi Untuk

advertisement
BAB II
LANDASAN TEORI
2.1 Definisi Sistem Informasi
Untuk memahami definisi dari sebuah sistem informasi secara lengkap,
sebaiknya kita harus mendefinisikan terlebih dahulu arti dari sistem dan
informasi. Hal ini dikarenakan bahwa keduanya memiliki definisi yang berbeda
tetapi juga memiliki satu tujuan yang sama.
2.1.1 Sistem
Setiap sistem terdiri dari struktur dan proses. Struktur sistem
merupakan unsur-unsur yang membentuk sistem t ersebut. Sedangkan proses
sistem menjelaskan cara kerja setiap unsur sistem tersebut didalam mencapai
tujuan sistem. Setiap sistem merupakan bagian dari sistem lain yag lebih besar
dan terdiri dari berbagai sistem yang lebih kecil yang disebut subsistem.1
Sistem menurut Norman L.Enger dalam bukunya menyatakan, suatu
sistem dapat terdiri atas kegiatan–kegiatan yang berhubungan dengan
mencapai tujuan –tujuan perusahaan seperti pengendalian inventaris atau
penjadwalan produksi.2
Sistem adalah suatu jaringan kerja prosedur yang saling berhubungan
,pendekatan sistem yang lebih menekankan pada komponen pada elemennya.
1
Tata Sutabri, SISTEM INFORMASI MANAJEMEN, ANDI YOGYAKARTA, Jakarta, 2003,
hlm.7.
2
Ibid., hlm.9.
10
11
Dapat definisikan sebagai berikut : sistem adalah suatu kumpulan elemenelemen yang saling berhubungan untuk mencapai suatu tujuan tertentu.
Gordon B Davis dalam bukunya menyatakan, bahwa sistem bisa berupa
abstrak atau fisis. Sistem yang abstrak adalah susunan yang teratur dari
gagasan-gagasan atau konsepsi yang saling bergantung, misalnya, sistem
teologi adalah susunan yang teratur dari gagasan-gagasan tentang Tuhan,
manusia dan lain sebagainya. Sedangkan sistem yang bersifat fisis adalah
serangkaian unsur yang bekerja sama untuk mencapai suatu tujuan.3
2.1.2 Karakteristik Sistem
Dalam membangun suatu program atau sistem diperlukan karakteristik
sistem, dimana karakteristik sistem ini sangat penting untuk membangun
sebuah program atau sistem. Karakteristik sistem terdiri dari :
1. Komponen Sistem (components)
Suatu sistem terdiri dari sejumlah komponen yang saling berinteraksi,
artinya saling bekerja sama membentuk satu kesatuan. Komponenkomponen sistem tersebut dapat berupa suatu bentuk subsistem. Setiap
subsistem mempunyai sifat dari sistem yang menjalankan suatu fungsi
tertentu dan mempengaruhi proses sistem secara keseluruhan.
3
Tata Sutabri, Analisa Sistem Informasi, ANDI, Jakarta, 2003, hlm. 10.
.
12
2. Batas Sistem (boundary)
Ruang lingkup sistem merupakan daerah yang membatasi antara sistem
dengan sistem yang lain atau sistem dengan lingkungan luarnya. Batasan
sistem ini memungkinkan suaru sistem dipandang sebagai satu kesatuan
yang tidak dapat dipisahkan.
3. Lingkungan Luar Sistem (environment)
Bentuk apapun yang ada diluar ruang lingkup atau batasan sistem yang
mempengaruhi operasi sistem tersebut disebut lingkungan luar sistem.
Lingkungan luar sistem ini dapat bersifat menguntungkan dan dapat juga
bersifat merugikan sistem tersebut. Lingkungan luar yang menguntungkan
merupakan energi bagi sistem tersebut. Dengan demikian lingkungan luar
tersebut harus tetap dijaga dan dipelihara. Lingkungan luar yang merugikan
harus dikendalikan. Kalau tidak maka akan mengganggu kelangsungan
hidup sistem tersebut.
4. Penghubung Sistem ( Interface )
Media yang menghubungkan sistem dengan subsistem lain disebut
penghubung sistem atau interface. Penghubung ini memungkinkan sumbersumber daya mengalir dari satu subsistem ke subsistem lain. Bentuk
keluaran dari satu subsistem akan menjadi masukan unutk subsistem lain
melalui penghubung tersebut. Dengan demikian, dapat terjadi suatu
integrasi sistem yang membentuk satu kesatuan.
13
5. Masukan Sistem (Input)
Energy yang dimasukkan kedalam sistem disebut masukan sistem, yang
dapat berupa pemeliharaan (maintenance input) dan sinyal (signal input).
6. Keluaran Sistem (Output)
Hasil energi yang dioleh dan diklasifikasikan menjadi keluaran yang
berguna. Keluaran ini merupakan masukan bagi subsistem yang lain.
7. Pengolah Sistem (Process)
Suatu sistem dapat mempunyai suatu prses yang akan mengubah masukan
menjadi keluaran.
8. Sasaran Sistem (Objective)
Suatu sistem memiliki tujuan dan sasaran yang pasti dan bersifat
deterministik. Kalau suatu sistem tidak memiliki sasaran, maka operasi
sistem tidak ada gunanya. Suatu sistem dikatan berhasil bila mengenai
sasaran atau tujuan yang telah direncanakan.4
2.1.3 Informasi
Informasi merupakan hal yang sangat penting bagi manajemen didalam
pengambilan keputusan. Sumber-sumber informasi untuk pengambilan
keputusan, bisa diperoleh baik dari sumber internal maupun eksternal.
Informasi adalah sebuah istilah yang tidak tepat dalam pemakaiannya
secara umum. Informasi dapat merupakan data mentah, data tersusun,
kapasitas sebuah saluran komunikasi, dan lain sebagainya. Informasi ibarat
4
Tata Sutabri, op.cit. hlm. 11.
14
darah yang mengalir didalam tubuh suatu organisasi sehingga informasi ini
sangat penting didalam suatu organisasi.5
2.1.4 Konsep Dasar Sistem Informasi
Informasi merupakan hal yang sangat penting bagi manajemen didalam
pengambilan keputusan. Informasi dapat diperoleh dari sistem informasi (
system information ) atau disebut Processing System atau Information
Processing System. Sistem Informasi didefinisikan Gelinas, Oram dan
Wiggins ( 1990 ), “ Sistem Infromasi adalah suatu sistem buatan manusia
yang secara umum terdiri atas sekumpulan komponen berbasis komputer dan
manual yang dibuat untuk menghimpun, menyimpan dan mengelola data serta
menyediakan informasi keluaran kepada para pemakai. Informasi dalam suatu
lingkungan sistem informasi harus mempunya persyaratan umum sebagai
berikut :
1. Harus diketahui oleh penerima sebagai referensi yang tepat
2. Harus sesuai dengan kebutuhan yang ada dalam proses pembuatan
pengambilan keputusan
3. Harus dapat menuntun pemakai untuk membuat keputusan. Suatu
keputusan tidak selalu menuntut adanya tindakan.
2.1.5 Sistem Informasi
Menurut John F. Nash (1995:8) yang diterjemahkan oleh La Midjan dan
Azhar Susanto, menyatakan bahwa sistem informasi adalah : sistem informsi
5
Tata Sutabri, op.cit. hlm. 23.
15
adalah kombinasi dari manusia, fasilitas atau alat teknologi, media, prosedur
dan pengendalian yang bermaksud menata jaringan komunikasi yang penting,
proses atas transaksi-transaksi tertentu dan rutin membantu menejemen dan
pemakai intern dan ekstern dan menyediakan dasar pengambilan keputusan
yang tepat. Sedangkan menurut Henry Lucas ( 1988:35 ) yang diterjemahkan
oleh Jogianto H.M, menyatakan bahwa sistem informasi adalah : sistem
informasi adalah suatu kegiatan dari prosedur-prosedur yang diorganisasikan,
bilamana dieksekusi akan menyediakan informasi untuk mendukung
pengambilan keputusan dan pengendalian didalam organisasi.
Dari kedua pengertian sistem informasi diatas, maka dapat disimpulkan
bahwa
sistem
informasi
menyediakan
informasi
untuk
membantu
pengambilan keputusan manajemen, operasi perusahaan dari hari ke hari dan
informasi yang layak untuk pihak luar perusahaan.
2.1.6 Siklus Informasi
Siklus informasi menggambarkan pengolahan data menjadi informasi
dan pemakai informasi untuk mengambil keputusan, sehingga akhir dari
tindakan hasil pengambilan keputusan tersebut dihasilkan data kembali.
Kegunaan Informasi adalah untuk mengurangi ketidakpastian dalam
proses pengambilan keputusan tentang suatu keadaan. Informasi digunakan
tidak hanya oleh satu orang pihak didalam organisasi. Nilai sebuah informasi
ditentukan dari dua hal yaitu manfaat dan biaya untuk mendapatkannya.
16
Informasi dikatakan bernilai bila manfaatnya lebih efektif dibandingkan
dengan biaya untuk mendapatkan informasi tersebut.
2.2. Sistem Pengolahan Data
Dalam kehidupan sehari-hari kita sering mendengar istilah “ Data ” objek
yang digambarkan berupa ide, kondisi, situasi atau hal-hal yang lain. Sumber
informasi adalah data, data adalah realitas atau kenyataan yang menggambarkan
suatu kejadian dan kesatuan nyata. Tetapi data merupakan bentuk yang masih
mentah dan belum dapat memberikan arti penting.
2.3 Pengertian Skripsi
Skripsi adalah istilah yang digunakan di Indonesia untuk mengilustrasikan
suatu karya tulis ilmiah berupa paparan tulisan hasil penelitian sarjana S1 yang
membahas suatu permasalahan/fenomena dalam bidang ilmu tertentu dengan
menggunakan kaidah-kaidah yang berlaku.
Skripsi bertujuan agar mahasiswa mampu menyusun dan menulis suatu karya
ilmiah, sesuai dengan bidang ilmunya. Mahasiswa yang mampu menulis skripsi
dianggap mampu memadukan pengetahuan dan keterampilannya dalam
memahami, menganalisis, menggambarkan, dan menjelaskan masalah yang
berhubungan dengan bidang keilmuan yang diambilnya. Skripsi merupakan
persyaratan untuk mendapatkan status sarjana (S1) di setiap Perguruan Tinggi
Negeri (PTN) maupun Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang ada di Indonesia.
17
Istilah skripsi sebagai tugas akhir sarjana hanya digunakan di Indonesia.
Negara lain seperti Australia menggunakan istilah thesis untuk penyebutan tugas
akhir dan riset untuk jenjang undergraduate (S1), postgraduate (S2), Ph.D.
dengan riset (S3) dan disertation untuk tugas riset dengan ukuran yang kecil baik
undergraduate (S1) ataupun postgraduate (pascasarjana). Sedangkan di Indonesia
skripsi untuk jenjang S1, tesis untuk jenjang S2, dan disertasi untuk jenjang S3.
Dalam penulisan skripsi, mahasiswa dibimbing oleh satu atau dua orang
pembimbing yang berstatus dosen pada perguruan tinggi tempat mahasiswa
kuliah. Untuk penulisan skripsi yang dibimbing oleh dua orang, dikenal dengan
istilah Pembimbing I dan Pembimbing II. Biasanya, pembimbing I memiliki
peranan yang lebih dominan bila disbanding dengan pembimbing II. Dan proses
penyusunan skripsi berbeda-beda antara satu kampus dengan yang lain.6
2.4 Sistem Berbasis Web
World wide web (WWW) atau biasa disebut dengan web , merupakan salah
satu sumber daya internet yang berkembang pesat. Informasi web didistribusikan
melalui pendekatan hypertext, yang memungkinkan suatu text pendek menjadi
acuan untuk membuka dokumen yang lain. Dengan pendekatan hypertext ini
seseorang dapat memperoleh informasi dengan meloncat dari suatu dokumen ke
dokumen yang lain. Dokumen-dokumen yang diaksespun dapat tersebar
diberbagai mesin dan bahkan diberbagai negara.
Mail costik, “Pengertian, Penjabaran, Dan Definisi Tentang Skripsi”, diakses dari http://mailchaozkhakycostikcomunity.blogspot.co.id/2013/10/pengertian-penjabaran-dan-definisi.html, pada
tanggal 22 september 2015 pukul 10.30.
6
18
Bagai jaring laba-laba, jejaring web telah membentang keseluruh penjuru
dunia. Tidak hanya terbatas pada lembaga-lembaga penelitian yang ingin
mempublikasikan hasil riset, web juga banyak digunakan oleh perusahaan bisnis
yang ingin mengiklankan produk atau untuk melakukan transaksi bisnisnya.7
Sistem berbasis web adalah suatu sistem yang dijalankan melalui browser,
yang dapat digunakan secara besama-sama oleh berbagai user karena diakses
melalui alamat website jaringan internet yang terkoneksi antara komputer yang
satu dengan komputer yang lainnya.
Adapun syarat-syarat agar terbentuknya sebuah website adalah :
1. Tersedia Web Server
Baik web statis ataupun dinamis, jika ingin online di internet, maka syarat
pertama haruslah memiliki server, baik berupa hardware maupun software.
Untuk hardware yaitu seperangkat komputer yang selalu terhubung online
dengan internet. Untuk software, selain operating system, harus disediakan
juga software untuk web server itu sendiri. Untuk saat ini web server yang
menjadi favorit adalah Apache.
2. Tersedianya Software Pemrograman Web berbasis Server
Jika ingin membuat web, berarti harus tersedia sebuah bahasa pemrograman
web selain HTML, baik itu client side maupun server side. Untuk yang client
side, memiliki kekurangan yaitu instruksi program bisa terlihat oleh pengguna
7
Abdul kadir, PEMROGRAMAN WEB, ANDI YOGYAKARTA, Yogyakarta, 2002, hlm.4 .
19
internet. Sedangkan server side lebih aman karena instruksi programnya tidak
terlihat oleh user, yang terlihat adalah seperti HTML biasa.
3. Tersedianya Database
Database merupakan software yang digunakan untuk menyimpan dan
manajemen data. Jika memiliki data yang sedikit, mungkin masih bisa
memakai file biasa sebagai media penyimpanannya. Tapi jika datanya sudah
sangat banyak, tanpa database akan sangat rumit. Database dapat menyimpan
berjuta-juta data dan dapat diakses dengan sangat cepat. Contoh database
yang bisa dipakai untuk membuat web adalah oracle, SQL Server, dan masih
banyak lainnya.
2.5 Konsep Permodelan Sistem
Untuk
membangun
sistem
informasi
yang
besar
dan
kompleks,
diperlukannya membuat model guna menggambarkan dan mengkomunikasikan
secara sederhana rancangan sistem ynag dibuatnya kepada pengelola instansi, agar
sistem dapat dipahami dan dikoreksi. Melalui permodelan, akan digambarkan
aliran data yang akan diproses menjadi informasi dan aliran distribusinya secara
sederhana, sehingga arus data dan informasi dapat terlihat dengan jelas. Melalui
penggambaran, dapat dilakukan efisiensi aliran data dan informasi sehingga
sistem menjadi efisien.
1. Flowmap
Flowmap adalah penggambaran secara grafik dari langkah-langkah
dan urutan prosedur dari suatu program. Flowmap berguna untuk membantu
20
analis dan programmer untuk memecahkan masalah kedalam segmen yang
lebih kecil dan menolong dalam menganalisis alternatif pengoperasian.
Biasanya flowmap mempermudah penyelesaian suatu masalah khususnya
masalah yang perlu dipelajari dan dievalusi lebih lanjut.
2. Diagram Konteks
Secara garis besar diagram konteks adalah suatu diagram alir yang tingkat
tinggi yang menggambarkan seluruh jaringan, masukan dan keluaran. sistem
yang dimaksud adalah untuk menggambarkan sistem yang sedang berjalan.
mengidentifikasikan awal dan akhir data awal dan akhir yang masuk dan
keluaran sistem. Di sini juga bisa di jelaskan fungsi data flow diagram atau
(DFD) terbagi atas 3 bagian DFD yaitu:
a.
Data Flow Diagram (DFD) adalah alat pembuatan model yang
memungkinkan profesional sistem untuk menggambarkan sistem sebagai
suatu jaringan proses fungsional yang dihubungkan satu sama lain dengan
alur data, baik secara manual maupun komputerisasi.
b.
DFD ini adalah salah satu alat pembuatan model yang sering digunakan,
khususnya bila fungsi-fungsi sistem merupakan bagian yang lebih penting
dan kompleks dari pada data yang dimanipulasi oleh sistem. Dengan kata
lain, DFD adalah alat pembuatan model yang memberikan penekanan
hanya pada fungsi sistem.
c.
DFD ini merupakan alat perancangan sistem yang berorientasi pada alur
data dengan konsep dekomposisi dapat digunakan untuk penggambaran
21
analisa maupun rancangan sistem yang mudah dikomunikasikan oleh
profesional sistem kepada pemakai maupun pembuat program.
2.6 Konsep Basis Data
Database merupakan salah satu komponen penting dalam sistem informasi,
karena database adalah dasar dalam menyediakan informasi bagi para pemakai.
Suatu database dibuat dan digunakan untuk mengatasi masalah-masalah yang
ada pada saat penggunaan data. Masalah-masalah tersebut antara lain :
1. Redudansi dan konsistensi data.
2. Kesulitan pengaksesan data.
3. Isolasi data untuk standarisasi.
4. Banyak pemakai ( multiple user ).
5. Masalah keamanan ( security ).
6. Masalah kesatuan / integrasi (integration).
7. Masalah kebebasan data (data independence).
Pelaksanaan pengguna database memerlukan suatu sistem yang dapat
mengatur dan mengelola file, program, yang disebut Database Management
System (DBMS), yaitu pengelolaan sekumpulan file yang seling berkaitan antara
file yang satu dengan yang lainnya.
1. Desain Basis Data Sistem
Basis data (database) adalah suatu pengorganisasian sekumpulan data yang
saling terkait sehingga memudahkan aktivitas untuk memperoleh informasi.
22
Merancang basis data merupakan hal yang sangat penting dalam perancangan
suatu sistem. Kesulitan utama dalam merancang suatu basis data adalah
bagaimana cara marancang suatu basis data yang dapat memuaskan keperluan
saat ini dan masa yang akan datang.
Elemen-elemen data dalam suatu basis data harus dapat dipergunakan untuk
pembuatan
keluaran
(output),
sesuai
dengan
yang
diinginkan.
Untuk
menghasilakn keluaran yang baik, juga diperlukan masukan (output) yang baik.
Hasil pemasukan data ini akan disimpan atau direkam dalam basis data.
a. Field
Adalah data yang menunjukkan sifat-sifat tertentu.
b. Record
Merupakan segala sesuatu yang kita simpan sebagai informasi dan kumpulan
dari beberapa field.
c. Database
Merupakan kumpulan dari beberapa record yang memiliki relasi antar record
maupun field.
d. Database system
Merupakan kumpulan dari basis data yang saling terpisah tapi dikelola secara
bersama-sama.
23
2. Normalisasi
Normalisasi merupakan proses pengelompokan data elemen menjadi tabeltabel yang menunjukkan entiti dan relasinya. Sebelum mengenal lebih jauh
mengenai normalisasi ada beberapa konsep yang perlu diketahui yaitu:
a. Atribut kunci
Setiap file selalu terdapat kunci dari file atau satu set field yang dapat
mewakili record.
b. Candidate key
Kunci kandidat adalah satu atribut atau satu set minimal atribut yang
mengindentifikasi secara unik suatu kejadian spesifik dari entity. Dan kandidat
key tidak boleh berisi atribut dari tabel yang lain.
c. Primary key
Primary key adalah satu atribut atau satu set minimal atribut yang tidak hanya
mengindentifikasi secara unik suatu kejadian spesifik, tetapi dapat juga mewakili
setiap kejadian dari entity.
d. Alternatif key
Setiap atribut dari candidate key yang tidak terpilih menjadi primary key,
maka atribut-atribut tersebut dinamakan alternatif key.
e. Foreign key
Foreign key merupakan sembarang atribut yang menunjuk kepada primary key
pada tabel yang lain. Foreign key akan terjadi pada suatu relasi yang memiliki
24
kardinalitas one to many (satu ke banyak) atau many to many (banyak ke
banyak). Foreign key biasa nya selalu diletakkan pada tabel atau relasi mengarah
ke banyak.
2.7 Kamus Data
Kamus data berfungsi membantu pelaku sistem untuk mengartikan aplikasi
secara mendetail dan mengorganisasikan semua elemen data yang digunakan
dalam sistem, sehingga pemakai data, penganalisa sistem, mempunyai dasar
pengertian yang sama tentang masukan, keluaran, penyimpanan dan proses.
2.8 Perangkat Lunak yang Digunakan
Perangkat lunak yang digunakan untuk membangun Sistem Informasi Skripsi
Berbasis Web ini adalah :
2.8.1 VISUAL STUDIO
Microsoft Visual Studio 2010 merupakan sebuah IDE (Integrated
Development Environtment)
yang dikembangkan oleh Microsoft. IDE ini
mencakup semua bahasa pemrogaman berbasis .NET framework yang
dikembangkan oleh Microsoft. Keungggulan Microsoft Visual Studio ini
antara lain adalah support untuk Windows 8, editor baru dengan WPF
(Windows Presentation Foundation), dan banyak peningkatan fitur lainnya.
Visual Studio 2010 pada dasarnya adalah sebuah bahasa pemrograman
komputer. Dimana pengertian dari bahasa pemrograman itu adalah perintahperintah atau instruksi yang dimengerti oleh komputer untuk melakukan
25
tugas-tugas tertentu.Visual Studio 2010 (yang sering juga disebut dengan VB
.Net 2010) selain disebut dengan bahasa pemrograman, juga sering disebut
sebagai
sarana
(tool)
untuk
menghasilkan
program-progam
aplikasi
berbasiskan windows.8
2.8.2 ASP.Net
ASP.Net adalah teknologi untuk mengembangkan, menyebarkan, dan
menjalankan aplikasi web. ASP.Net merupakan bagian dari Microsoft .NET
Framework. Sehingga fitur NET Framework tersedia untuk aplikasi ASP.Net.
ASP.NET adalah teknologi untuk mengembangkan, menyebarkan, dan
menjalankan aplikasi web. ASP.NET merupakan bagian dari Microsoft NET
Framework. Sehingga semua Fitur NET Framework tersedia untuk aplikasi
ASP.NET. Halaman web ASP.NET berisi teks murni, seperti file HTML.
Aplikasi apapun dapat dikembangkan dalam bahasa apapun yang kompatibel
dengan common language runtime, termasuk Microsoft Visual Basic dan C #.
Bahasa-bahasa ini memungkinkan untuk mengembangkan aplikasi ASP.NET.
ASP.NET dapat menggabungkan semua format standar penting seperti XML
dan SOAP, ditambah dengan ADO.NET. Visual Studio. NET adalah alat
pengembangan yang sangat baik untuk membangun aplikasi ASP.NET. Visual
Studio. NET ini menyediakan semua tools yang diperlukan dan dukungan
8
Pengertian Microsoft Visual Studio 2010, diakses dari
http://www.dasarpendidikan.com/2014/07/pengertian-keistimewaan-dan-sejarah-microsoft-visualstudio-2010.html, pada tanggal 22 september 2015 pukul 15.29.
26
penuh untuk menciptakan aplikasi ASP.NET. ASP.NET Web Application dihost oleh Internet Information Server (IIS).9
2.8.3 SQL Server
Microsoft SQL Server merupakan produk Relational Database
Management System (RDBMS) yang dibuat oleh Microsoft. Orang sering
menyebutnya dengan SQL Server saja. Microsoft SQL Server juga
mendukung SQL sebagai bahasa untuk memproses query kedalam database.
Microsoft SQL Server banyak digunakan pada dunia bisnis, pendidikan atau
juga pemerintahan sebagai solusi database atau penyimpanan data. Pada
tahun 2008 Microsoft mengeluarkan SQL Server 2008 yang merupakan versi
yang banyak digunakan. Berikut ini adalah beberapa fitur yang dari sekian
banyak fitur yang ada pada SQL Server 2008 :
1. XML Support. Dengan fitur ini anda bisa menyimpan dokumen XML
dalam suatu table, meng- query data kedalam format XML melalui
Transact-SQL dan lain sebagainya.
2. Multi-Instance Support. Fitur ini memungkinkan anda untuk menjalankan
beberapa database engine SQL Server pada mesin yang sama.
3. Data Warehousing and Business Intelligence (BI) Improvement. SQL
Server dilengkapi dengan fungsi-fungsi untuk keperluan Business
Haris Fadilah, “ Apa itu ASP.NET ?”, diakses dari
http://harisfadillah67.blogspot.co.id/2014/02/aspnet.html, pada tanggal 22 september 2015 pukul
15.40.
9
27
Intelligence melalui Analysis Services. Selain itu, SQL Server juga
ditambah dengan tools untuk keperluan data mining.
4. Performance and Scalability Improvements. SQL Server merupakan
distributed partitioned views yang memungkinkan untuk membagi
workload ke beberapa server sekaligus. Peningkatan lainnya juga dicapai
di sisi DBCC, indexed view, dan index reorganization.
5. Query Analyzer Improvements. Fitur yang dihadirkan antara lain :
integrated debugger, object browser, dan fasilitas object search.
6. DTS
Enhancement.
Fasilitas
ini
sekarang
sudah
mampu
untuk
memperhatikan primary key dan foreign key constraints. Ini berguna pada
saat migrasi table dari RDBMS lain.
7. Transact-SQL Enhancements. Salah satu peningkatan disini adalah T-SQL
sudah mendukung UDF (User-Definable Function). Ini memugkinkan
anda untuk menyimoan ruitn-rutin kedalam database engine.
2.8.4 Server Apache
Server HTTP Apache atau Server Web/WWW Apache adalah server web
yang dapat dijalankan dibanyak sistem operasi ( Unix, BSD, Linux, Microsoft
Windows dan Novell Netware serta platform lainnya ) yang berguna untuk
melayani dan memfungsikan situs web/www ini menggunakan HTTP.
Apache memiliki fitur-fitur canggih seperti pesan kesalahan yang dapat
dikonfigur, autentikasi berbasis basis data dan lain-lain. Apache juga didukung
oleh sejumlah antar muka pengguna berbasis grafik ( GUI ) yang
memungkinkan penanganan server menjadi mudah.
28
2.8.5 HTML ( HyperText Markup Language )
HTML adalah suatu bahasa yang digunakan untuk menulis halaman web.
Dokumen HTML dapat terdiri dari teks, gambar, suara ataupun video. Satu hal
yang membedakan dokumen HTML dengan dokumen lainnya adalah adanya
elemen-elemen HTML beserta tag-tagnya. Elemen dan tag ini berfungsi untuk
memformat atau menandai suatu bagian tertentu dari dokumen HTML dan
juga menentukan struktur bagian tersebut dalam dokumen HTML.
2.9 Tempat Penelitian
Penelitian
dilakukan
di
Sekolah
Tinggi
Teknologi
Indonesia
Tanjungpinang yang beralamat di Jl.Brigjend Katamso No.92 KM 2,5
Tanjungpinang.
2.9.1
Sejarah Singkat Sekolah Tinggi Teknologi Indonesia
Sekolah Tinggi Teknologi Indonesia telah berdiri sejak tahun 1990 di
kota Bandung yang merupakan perguruan tinggi yang berada dibawah
naungan Yayasan Penelitian dan Pengembangan Komputer Indonesia.
Mulai Tahun Akademik 2007 / 2008 berdasarkan Surat Keputusan
Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No.79/D/O/2007, STT
Indonesia yang semula beroperasi di kota Bandung dipindahkan izin
operasionalnya secara mandiri ke kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan
Riau, sehingga tidak ada STT Indonesia yang beroperasional di kota
Bandung
/
kota
lainnya
selain
kota
Tanjungpinang.
Persetujuan
29
penyelenggaraan operasioanlitas STT Indonesia di kota Tanjungpinang oleh
Menteri Pendidikan Nasional tersebut telah menyetujui pelaksanaan program
studi : Teknik Industri jenjang program Sarjana (S-1), Teknik Informatika
jenjang program Sarjana (S-1), Teknik Informatika program jenjang Diploma
III (D-III), Teknik Informatika program jenjang Diploma I (D-I), Sistem
Informasi jenjang program Sarjana (S-1). Khusus untuk program studi Sistem
Informasi memiliki konsentrasi studi Komputer Akuntansi program jenjang
sarjana (S-1) dan E-Commerce program jenjang Sarjana (S-1).
Pada tahun pertama (2007), jumlah mahasiswa yang diterima sejumlah
130 orang yang tersebar pada program studi Sistem Informasi. Teknik
Informatika dan Komputer Akuntansibaik jenjang Sarjana maupun Diploma.
Memasuki tahun kedua (2008) STT Indonesia menerima kembali mahasiswa
baru sejumlah 150 orang mahasiswa. Dan pada tahun akademik 2009 STT
Indonesia menerima 200 mahasiswa baru.10
2.9.2 Struktur Organisasi Sekolah Tinggi Teknologi Indonesia
Struktur Organisasi Sekolah Tinggi Teknologi Indonesia Tanjungpinang
Nomor : 001/ SK/ Ketua/ STTI/ I/ 2013 “ Tentang penunjukan pengangkatan
pejabat structural dilingkungan Sekolah Tinggi Teknologi Indonesia ”.
Hasil keputusan rapat senat Sekolah Tinggi Teknologi Indonesia pada
tanggal 3 januari 2013, penetapan di Tanjungpinang pada tanggal 7 januari
2013 oleh Ketua Sekolah Tinggi Teknologi Indonesia.
10
Buku Panduan Akademik SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI INDONESIA
TANJUNGPINANG KEPULAUAN RIAU 2009
30
Gambar 2.1 Struktur Organisasi STT Indonesia Tanjungpinang
2.9.3 Uraian Tugas Struktur Organisasi STT Indonesia
Masing – masing jabatan mempunyai tugas dan fungsinya masingmasing sesuai dengan yang telah ditentukan oleh suatu organisasi. Berikut
adalah
deskripssi
fungsi
dari
struktur
organisasi
STT
Indonesia
Tanjungpinang :
1.
Ketua
Memimpin penyelenggaraan pendidikan, penelitian dan pengabdian
kepada masyarakat, membina tenaga kependidikan, mahasiswa, tenaga
administrasi, serta hubungannya dengan lingkungan. Membina dan
melaksanakan kerjasama dengan instansi, badan swasta dan masyarakat
untuk memecahkan persoalan yang timbul,terutama menyangkut bidang
tanggung jawabnya.
31
2.
Ketua Harian
Melaksanakan tugas ketua jika didalam pelaksanaannya ketua tidak ada
ditempat atau sedang melaksanakan dinas luar.
3.
Direktur Operasional
a. Menciptakan penataan dan pengawasan terhadap aktivitas manajemen
STT Indonesia.
b. Pemusatan perhatian pada rencana, pelaksanaan dan pengawasan
kinerja karyawan.
c. Menetapkan acuan sistem dan mekanisme manajemen STT Indonesia.
d. Berkaitan dengan keuangan Institusi dalam bidang pembukuan, audit,
sistem penganggaran dan pembiayaan serta rencana penjadwalan
anggaran untuk masa sekarang dan yang akan datang.
4.
Direktur Administrasi Umum & Keungan
Membantu ketua dalam memimpin pelaksanaan kegiatan bidang
keuangan dan administrasi umum.
5.
Direktur Akademik & Kemahasiswaan
memimpin pelaksanaan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada
masyarakat serta
memimpin pelaksanaan dibidang pembinaan juga
layanan kesejahteraan mahasiswa.
6.
Ketua Program Studi
a. Mengkoordinasikan
dan
melaksanakan
pendidikan
profesional.
b. Melaksanakan dan mengebangkan pendidikan
dan
atau
32
c. Melaksanakan peneltian untuk mengembangkan ilmu pengetahuan
dan teknologi
d. Melaksanakan pengabdian kepada masyarakat.
e. Melaksanakan pembinaan civitas akademika.
f. Melaksanakan urusan tata usaha jurusan
7.
Sekertaris Jurusan
a. Membantu ketua jurusan dalam memimpin pelaksanaan pendidikan,
penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
b. Membantu ketua jurusan dalam memimpin pelaksanaan kegiatan di
bidang administrasi umum.
c. Membantu ketua jurusan dalam pelaksaan dibidang pembinaan serta
layanan kesejahteraan mahasiswa.
8.
Kepala bagian Akademik
Melayani administrasi kemahasiswaan (surat masuk dan keluar)
,bertanggung jawab atas kegiatan akademik kemahasiswaan, serta
melaporkan kegiatan akademik kemahasiswaan kepada Dir. Akademik
secara periodik.
9.
Kepala bagian Keuangan
melayani administrasi keuangan baik untuk penerimaan maupun untuk
pengeluaran
operasional
STT
Administrasi Umum & Keuangan.
Indonesia
atas
persetujuan
Dir.
33
10. Kepala bagian Umum
Melakukan pengadaan serta perawatan fasilitas dilingkungan STT
Indonesia yang berguna untuk kelancaran administrasi maupun belajar
mengajar, serta pembuatan laporan secara periodik kepada Dir.
Administrasi Umum & Keuangan STT Indonesia.
11. Kepala Puskom
Bertanggung jawab atas kelacaran jaringan internet yang ada pada
lingkungan STT Indonesia, serta merancang urusan tata usaha komputer.
12. Kepala Puslahta
Bertanggung jawab atas data dan informasi mengenai mahasiswa dan
dosen yang ada dilingkungan STT Indonesia.
13. Kepala Perpustakaan
Bertanggung jawab atas buku-buku yang tersedia, melaporkan update
data kepada ketua secara periodik.
14. Lembaga Pengabdian Pada Masyarakat (LPPM)
Pengabdian kepada Masyarakat merupakan pelaksanaan pengamalan ilmu
pengetahuan, teknologi dan seni budaya langsung pada masyarakat secara
kelembagaan melalui metodologi ilmiah sebagai penyebaran Tri Dharma
Perguruan Tinggi serta tanggung jawab yang luhur dalam usaha
mengembangkan tercapainya tujuan pembangunan nasional.
15. Staf Perpustakaan
Melakukan pendataan buku, melayani mahasiswa didalam pembuatan
kartu anggota, serta melaksanakan piket standby.
34
16. Staf Puslahta
a. Mengumpulkan, mengolah, menyajikan dan menyimpan data dan
informasi yang berhubungan dengan mahasiswa dan dosen.
b. Mengumpulkan dan mengolah data dan informasi
c. Menyajikan dan menyimpan data dan informasi.
17. Staf Puskom
Mengkondisikan jaringan internet yang ada dilingkungan STT Indonesia
baik untuk kegiatan administrasi maupun kegiatan belajar mengajar.
18. Security
Memberikan kenyamanan dan keamanan kepada Civitas Akademika STT
Indonesia.
19. Bagian Umum
1. Memelihara kebersihan dan kerapian ruang kerja staf, dosen serta
ruang belajar mengajar
2. Memelihara kebersihan halaman Kampus STT Indonesia.
3. Bersedia didalam menerima instruksi (Fotocopy, pembuatan air
minum dll)
4. Bersikap ramah kepada mahasiswa / calon mahasiswa.
5. Bersedia mengikuti agenda-agenda kampus.
Download