Manajemen Risiko - United Tractors

advertisement
Manajemen Risiko
PT United Tractors Tbk (“Perseroan”) secara rutin terus mengidentifikasi, menganalisa dan
mengevaluasi potensi risiko. Dengan tindakan pencegahan tersebut, organisasi dapat melakukan
respon yang sesuai dalam menghadapi potensi risiko.
Secara khusus, Perseroan merumuskan kerangka kerja Manajemen Risiko pada 2006 saat Perseroan,
bersama tim Manajemen Risiko Astra, mengembangkan sebuah sistem yang didasarkan pada hasil
Internal Control Self-Assessment yang kemudian menjadi Enterprise Risk Management Framework.
Enterprise Risk Management Framework Perseroan telah dikembangkan lebih lanjut sesuai standar
ISO 31000:2009 dan kebijakan Manajemen Risiko Astra. Kerangka ini memberi proses
berkesinambungan dalam mengidentifikasi, menganalisa, dan mengevaluasi risiko, melalui kegiatan
komunikasi dan konsultasi, penindakan, pemantauan dan tinjauan, dan penetapan konteks.
Target akhir Perseroan melalui pembentukan dan pelaksanaan kerangka kerja Manajemen Risiko
yang solid adalah untuk:
• Mengurangi biaya serta dampak dari ancaman risiko.
• Membekali dengan keahlian melakukan perbaikan dan pemulihan saat ada situasi bahaya
atau gangguan akan keberlanjutan usaha.
• Optimalisasi kesempatan mendapatkan keuntungan dari kegiatan operasional.
Struktur Manajemen Risiko
Enterprise Risk Management Framework Perseroan dan mandat Direksi Perseroan menjadi dasar
penetapan struktur organisasi dalam implementasi Manajemen Risiko, dengan jenjang kewenangan
yang diberikan dalam melaksanakan tanggung jawab Manajemen Risiko. Struktur organisasi adalah
sebagai berikut:
a. Pelaksana Manajemen Risiko
Direksi dibantu oleh tim secara accountable memastikan pelaksanaan penerapan
Manajemen Risiko di Perseroan.
b. Pengawas dan Evaluator Manajemen Risiko
Direksi dan Dewan Komisaris melakukan fungsi pengawasan dan evaluasi Manajemen Risiko,
dengan bantuan bawahan langsung.
c. Pemilik Risiko
Berdasarkan jenjang kewenangan, yang termasuk pemilik risiko adalah:
 Pada jenjang Strategic Corporate: seluruh Direksi.
 Pada jenjang Strategic: seluruh Kepala Divisi.
 Pada jenjang Operational: seluruh Kepala Departemen dan Kelapa Cabang/Site.
d. Unit dan Pihak Yang Bertanggung Jawab (Person In Charge atau “PIC”) Terhadap
Manajemen Risko
 Unit Manajemen Risiko, yang berada di bawah pengawasan Departemen Risk dan
Management Development dari Divisi Corporate Planning dan Management
Development, bertanggung jawab menerapkan Enterprise Risk Management di dalam
Perseroan dengan bersinergi dengan pemilik risiko dan PIC atas risiko. Unit ini mengkaji
dan memantau penerapan Manajemen Risiko pada jenjang divisi.
 PIC atas Manajemen Risiko merupakan karyawan masing-masing divisi yang ditunjuk
masing-masing Kepala Divisi, sebagai pemilik risiko, untuk secara khusus membantu
Manajemen Risiko di divisinya.
e. Divisi Corporate Audit
Divisi Corporate Audit bertanggung jawab mengevaluasi kontrol risiko dan rencana tindakan.
Struktur Manajemen Risiko di Perseroan
PEMEGANG SAHAM
SHAREHOLDERS
DEWAN KOMISARIS
BOARD OF COMMISSIONERS
KOMITE AUDIT
AUDIT COMMITTEE
Peran dan Fungsi sebagai
Monitoring and Review
Role and Function as
Monitoring and Review
Peran dan Fungsi sebagai
Komite Monitoring, Review
and Consultation
Role and Function as a
Committee for Monitoring,
Review and Consultation
DIREKSI
BOARD OF DIRECTORS
Peran dan Fungsi
sebagai Corporate
Strategic Risk Owner
Role and Function as
a Corporate Strategic
Risk Owner
SEMUA KEPALA DIVISI
ALL DIVISION HEAD
Peran dan Fungsi sebagai
Strategic Risk Owner
Role and Function as
Strategic Risk Owner
KEPALA
DEPARTEMEN/KEPALA
CABANG/SITE MANAJER
DEPT. HEAD/BRANCH
MANAGER/SITE
MANAGER
Peran dan Fungsi
sebagai Operational Risk
Owner
Role and Function as
Operational Risk Owner
Peran dan Fungsi
sebagai Unit
Manajemen Risiko
Role and Function as an
Unit Risk Management
DIVISI PERENCANAAN DAN
PENGEMBANGAN BISNIS
PERUSAHAAN
CORPORATE PLANNING AND
MANAGEMENNT
DEVELOPMENT DIVISION
PIC MANAJEMEN RISIKO
SEMUA DIVISI
PIC RISK MANAGEMENT ALL
DIVISION
Peran dan Fungsi sebagai
Unit Divisi Manajemen
Risiko
Role and Function as a
Division Unit Risk
Management
Evaluasi Atas Efektivitas Pelaksanaan Manajemen Risiko
Tim Manajemen Risiko Perseroan melakukan penilaian berkala atas efektivitas pelaksanaan
Manajemen Risiko. Enterprise Risk Management Maturity Assessment (“EMA”) Perseroan berfungsi
menilai aspek-aspek lingkungan kerja internal, penetapan target, identifikasi kejadian, penilaian
risiko, respon atas risiko, kegiatan kontrol, informasi dan komunikasi, pemantauan dan
keberlangsungan kegiatan operasional.
Hasil EMA akan digunakan untuk meningkatkan Governance Enterprise Risk (baik kerangka maupun
proses Manajemen Risiko), yang ditinjau setiap tahunnya oleh Astra Grup Audit dan tim Risk
Advisory.
Download