analisis isi pesan dakwah pada lirik lagu “jihad soldier” group band

advertisement
ANALISIS ISI PESAN DAKWAH PADA LIRIK LAGU
“JIHAD SOLDIER” GROUP BAND TENGKORAK
SKRIPSI
Diajukan Kepada Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi Untuk Memenuhi
Persyaratan Memperoleh Gelar Sarjana Komunikasi Islam (S. Kom. I.)
Oleh:
PANDU PRIAMBODO
NIM : 1110051000073
JURUSAN KOMUNIKASI DAN PENYIARAN ISLAM
FAKULTAS DAKWAH DAN ILMU KOMUNIKASI
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
SYARIF HIDAYATULLAH
JAKARTA
1435 H/2014 M
ABSTRAK
PANDU PRIAMBODO
1110051000073
ANALISIS ISI PESAN DAKWAH PADA LIRIK LAGU “JIHAD SOLDIER”
GROUP BAND TENGKORAK
Musik sebagai bagian dari seni merupakan alat komunikasi yang cukup efektif,
melalui seruan aspek yang terdapat di dalamnya musik dapat mempengaruhi emosi
orang yang menikmatinya. Musik merupakan bagian komunikasi massa yang
disampaikan kepada audiens melalui aktivitas listening (mendengar). Musik
merupakan sumber yang mudah untuk mendapatkan kesenangan, terutama bagi anak
muda. Maka dari itu band Tengkorak berusaha menyebarkan dakwah kepada anakanak muda melalui musik, yaitu melalui lagu yang berjudul Jihad Soldier. Melalui lagu
Jihad Soldier ini Tengkorak ingin membuktikan bahwa band beraliran keras seperti
mereka juga bisa menyebarkan pesan positif bahkan menyerukan kepada umat Islam
agar berperang melawan kebatilan melalui musik yang mereka buat.
Penelitian ini hanya meneliti lagu Jihad Soldier karya group band Tengkorak
maka peneliti mengkonsentrasikan pembahasan hanya pada lirik lagu tersebut. Maka
perlu diketahui secara mendalam mengenai apa isi pesan dakwah yang terkandung
dalam lagu Jihad Soldier? Dan apa motivasi group band Tengkorak dalam membuat
atau menciptakan lirik lagu Jihad Soldier ini?
Tengkorak adalah band underground yang telah lama malang melintang di
dunia musik Indonesia dan memiliki kekhasan tersendiri dalam bermusik. Kekhasan
itu terletak pada liriknya yang menggemakan nafas Islam dengan tetap
mempertahankan genre musik grindcore. Tengkorak, adalah band grindcore Islami
Indonesia. Hal itu dapat terlihat dari lagu-lagu yang mereka ciptakan, salah satunya
yang sarat akan nilai Islami yaitu berjudul Jihad Soldier.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis isi, yaitu teknik
penulisan untuk mengetahui isi atau makna pesan komunikasi yang terdapat dalam lirik
lagu. Dalam melakukan analisis ini penulis menggunakan metode yang tidak melihat
pada angka-angka tetapi langsung dinarasikan dalam bentuk penjelasan tentang
fenomena yang dibahas, yang bertujuan untuk memahami makna sehingga
menghasilkan daya deskriptif yang dapat menggambarkan secara luas tentang isi dari
lirik lagu Jihad Soldier karya Tengkorak sebagai salah satu sarana dakwah.
Dari pernyataan diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa pesan dakwah yang
dikaji dalam lirik lagu Jihad Soldier adalah seluruh pesan dakwah yang meliputi segi
Aqidah, Akhlak dan Syariah. Motivasi group band Tengkorak menciptakan lagu ini
adalah untuk mengajak seluruh umat muslim tanpa terkecuali untuk selalu berjuang di
jalan Allah dengan menjunjung tinggi nilai kebenaran.
i
KATA PENGANTAR
Bismilahirrahmanirrohiim
Alhamdulillahirrabbil’alamin. Puji dan syukur atas rahmat Allah SWT. Tiada
daya upaya selain dari-Nya yang begitu banyak memberikan rahmat dan pertolongan
kepada penulis untuk menunaikan salah satu syari’at-Nya, serta shalawat beserta salam
kepada Rasulullah SAW, sebagai seorang junjungan yang memberikan nilai-nilai
mulia pada umatnya.
Penulisan skripsi yang berjudul Analisis Isi Pesan Dakwah Pada Lirik Lagu
“Jihad Soldier” Group Band Tengkorak merupakan salah satu persyaratan yang harus
dipenuhi untuk menyelesaikan program sarjana pada Fakultas Dakwah dan Ilmu
Komunikasi Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.
Dalam menyelesaikan skripsi ini banyak mendapaykan bantuan dari berbagai
pihak, baik dorongan moril maupun materil, yang membantu penulis untuk menambah
wawasan berfikir dan semangat untuk mengerjakan skripsi ini. Oleh karena itu penulis
menyampaikan terima kasih kepada Bapak Pupon Suharto dan Ibu Farida Hidayati
selaku kedua orang tua Penulis yang telah memberikan segala dukungan serta
perhatiannya kepada Penulis, adik-adik penulis yaitu Wahyu Wicaksono, Panji
Prayogo, dan Damar Nuswantoro yang selalu menjadi motivasi Penulis.
Penulis juga ingin mengucapkan banyak terimakasih kepada pihak-pihak yang
telah membantu Penulis.
ii
1. Dr. Arief Subhan M.A. Selaku Dekan Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi
dan Wakil Dekan. Drs. H. Sunandar, MA. beserta Pembantu Dekan I, Drs.
Wahidin Saputra, M. Ag, Pembantu Dekan II, Drs. H. Mahmud Jalal, MA, dan
Pembantu Dekan III, Drs. Study Rizal LK, MA.
2. Bpk. Rachmat Baihaky, MA. ketua jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam
dan Ibu Fita Fathurokhmah, M.Si.
Sekretaris Jurusan Komunikasi dan
Penyiaran Islam.
3. Dr. Umi Musyarofah, MA. selaku Dosen pembimbing akademik.
4. Ibu Ade Rina Farida, M.Si. selaku pembimbing, yang telah memberikan
bimbingan dan arahan kepada Penulis dengan bijaksana, sehingga Penulis dapat
menyelesaikan skripsi ini dengan baik.
5. Bapak serta Ibu dosen Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi Universitas
Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, yang telah memberikan arahan
pengembangan intelektualitas Penulis selama perkuliahan.
6. Kepada seluruh personil Tengkorak, terutama Om Ombat atas waktu yang telah
diberikan dan kesediaan untuk wawancara sebagai bahan pelengkap skripsi ini,
serta Bang Jay Valist selaku management group band Tengkorak, terima kasih
telah memberikan izin untuk wawancara dengan personil Tengkorak.
7. Kepada Sahabat Penulis yaitu Sarah Eka Aprilia dan Octrisany Dwi Putra,
terima kasih atas semangat yang diberikan serta bersedia menjadi tempat
Penulis berbagi dalam menyelesaikan skripsi ini.
8. Teman-teman seperjuangan KPI C angkatan 2010 yang ikut andil dalam
memberikan bantuan dan dorongan semangat kepada Penulis.
iii
9. Kepada keluarga KKN Pelangi, Asri Sukowati, Ega Saptahadi, Deri Indrya
Santhi, Fikri Anugrah, Gilang Ramadhan, Irfan Nursandie, Muhamad Ickwan
Santoso, Muhammad Abdul Latif, Muhammad Syukri, Nida Rasula, Noor
Aisyah, Rika Ardiyani, Sarah Eka Aprilia, Sinta Taryas Putri, Tanti Oktari, Ulul
Azmi, Yulita Rosalina.
10. Kepada Rukkindo family, Amril Prima Koto, Andika Rahman, Andri Yeza,
Dharmawan Setiaji, Dimas Prayoga, Eka Putra Setiawan, Gatot Widianto,
Hendrikus Chandra, Michael, Mikha Prasetyo Tuhu, Muhammad Radityo
Reksagama, Nawang Setyo Hutomo, Oky Wijaya Kusuma, Rangga Nugraha,
Redit Bagus Saputra, Urwah Habibie.
11. Seluruh Mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam angkatan 2010 dan juga
semua teman yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu.
Akhir kata Penulis memanjatkan doa dan syukur ke hadirat Allah SWT atas
segala kekuatan dan kemudahan yang telah diberikan dan Penulis berharap semoga
skripsi ini dapat memberikan kontribusi positif, memperluas wawasan keilmuan serta
dapat menambah khazanah perpustakaan. Amin yaa rabbal ‘alamin.
Wassalamualaikum, Wr, Wb.
Tangerang Selatan, 19 Agustus 2014
Penulis
iv
DAFTAR ISI
Halaman
LEMBAR PENGESAHAN
ABSTRAK ................................................................................................
i
KATA PENGANTAR ..............................................................................
ii
DAFTAR ISI .............................................................................................
v
DAFTAR GAMBAR .................................................................................
vii
BAB I
BAB II
BAB III
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah ................................................
1
B. Pembatasan Masalah .....................................................
7
C. Rumusan Masalah .........................................................
7
D. Tujuan Penelitian ..........................................................
7
E. Manfaat Penelitian..........................................................
8
F. Metodologi Penelitian ....................................................
8
G. Tinjauan Pustaka ............................................................
11
H. Sistematika Penulisan ....................................................
12
TINJAUAN TEORI
A. Pengertian Analisis Isi ....................................................
14
B. Pengertian Dakwah .........................................................
15
C. Unsur-Unsur Dakwah .....................................................
17
D. Kategorisasi Pesan Dakwah ...........................................
21
E. Pengertian Musik Dan Lirik ...........................................
23
F. Musik Sebagai Media Dakwah .......................................
31
GAMBARAN UMUM
A. Sejarah Berdiri Dan Visi Misi Group Band Tengkorak
v
34
BAB IV
BAB V
B. Biografi Singkat Personil Group Band Tengkorak ........
43
C. Karya-Karya Group Band Tengkorak ............................
46
D. Lirik Lagu Jihad Soldier ................................................
57
ANALISIS ISI LIRIK LAGU JIHAD SOLDIER KARYA
TENGKORAK
A. Pesan Dakwah Dalam Lirik Lagu Jihad Soldier ............
60
B. Motivasi Tengkorak Menciptakan Lirik Lagu Jihad Soldier
87
PENUTUP
A. Kesimpulan ....................................................................
88
B. Saran…...........................................................................
90
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN
vi
DAFTAR GAMBAR
1. Gambar 3.1 Logo Band Tengkorak ...............................................
34
2. Gambar 3.2 Personil Tengkorak ....................................................
35
3. Gambar 3.3 Album It’s A Proud To Vomit Him ..........................
46
4. Gambar 3.4 Album Dying Poor/Ara Shit! ....................................
47
5. Gambar 3.5 Album Konsentrasi Massa .........................................
48
6. Gambar 3.6 Album Civil Emergency ............................................
50
7. Gambar 3.7 Album Agenda Suram ...............................................
52
8. Gambar 3.8 Film Global Metal ......................................................
54
8. Gambar 3.9 Setlist Album Soundtrack Global Metal ....................
56
vii
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
Musik adalah ekspresi jiwa manusia tentang keindahan nada dan irama.
Keindahan musik akan terasa jika lirik dan syairnya dapat menyentuh jiwa. Musik
juga dapat diartikan sebagai bunyi yang diterima oleh individu dan berbeda-beda
berdasarkan sejarah, lokasi, budaya dan selera seseorang. Musik merupakan alat
komunikasi yang cukup efektif melalui seluruh aspek yang terdapat di dalam
kehidupan. Musik juga dapat mempengaruhi orang yang menikmatinya. Orang
yang mendengarkan musik bisa merasakan semangat yang lebih dalam menjalani
kehidupannya. Sehingga hidupnya akan terasa lebih indah dan berwarna. Oleh
karena itu menjadi hal yang wajar jika manusia menyukai musik sebagai
keindahan.1
Musik merupakan alat komunikasi yang cukup efektif. Melalui seluruh
aspek yang terdapat di dalamnya, musik juga dapat mempengaruhi emosi orang
yang menikmatinya. Musik adalah ekspresi jiwa manusia tentang keindahan nada
dan irama. Penyampaian makna suatu ekspresi melalui musik juga merupakan
proses komunikasi nonverbal, yang dapat dilakukan secara interpersonal maupun
intrapersonal.
1
Jalaluddin Rakhmat, Psikologi Komunikasi, (Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2001). h.
268
1
2
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia lagu ialah ragam suara yang
berirama,2 sedangkan lirik lagu berarti kaya sastra (puisi) yang berisi curahan
perasaan pribadi atau juga susunan kata dari sebuah nyanyian.3 Musik sebagai salah
satu karya seni dapat dipahami sebagai alat komunikasi, karena pada dasarnya
musik adalah bahasa emosi. Seperti bahasa pula, musik mempunyai tata bahasa,
bentuk kalimat dan retorika, namun musik juga mempunyai perbedaan dengan
bahasa, jika kata-kata sifatnya konkret, maka nada bersifat cair dan tidak dapat
diraba. Kata-kata memberikan ide-ide pasti, sedangkan musik sulit dipahami oleh
pikiran manusia menyebabkan terjadi “penerjemahan” pesan dalam musik yaitu
lirik atau teks lagu.4
Lirik lagu dapat dimasukkan kedalam genre puisi dalam karya sastra. Hal
tersebut dapat ditunjukkan dengan kemiripan unsur-unsur antara puisi dengan lirik
lagu. Pada puisi terdapat kadar kepadatan dan konsentrasi yang lebih tinggi bila
dibandingkan dengan prosa. Dan pada lirik lagu juga memiliki hal yang sama yakni
kadar kepadatan dan konsentrasi yang tinggi. Puisi itu mengekspresikan pemikiran
yang membangkitkan perasaan, yang merangsang imajinasi panca indera dalam
susunan yang berirama. Lirik lagu juga memiliki hal yang sama dengan puisi.
Dengan persamaan antara unsur-unsur puisi dan lirik lagu maka dalam
perkembangan karya sastra terdapat pementasan dengan menampilkan pembacaan
2
Tim Penyusun, Kamus Besar Bahasa Indonesia, (Jakarta: Balai Pustaka. 2007). Ed-3
h.624.
3
Tim Penyusun Kamus Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. Kamus Besar Bahasa
Indonesia, (Jakarta: Bina Aksara, 1986), Cet. ke-4, h.528.
4
Joseph Machlis, The Enjoyment of Music: An Introduction to Listening, (Newyork: WW
Norton and Company, 1995), h.4. yang dikutip dalam skripsi Idrus, Analisis Isi Pesan Dakwah
Dalam Album Religi “Kembali Kepada-Nya” Karya Gito Rollies (Jakarta: UIN Syarif Hidayatullah,
2008), h.2
3
puisi yang disebut musikalisasi puisi. Dengan demikian lirik lagu dapat dikaji
menggunakan teori dan metode yang sama dengan puisi.
Perkembangan musik underground di Indonesia berjalan cukup pesat dan
juga bertemakan banyak hal. Banyak band-band underground yang dipandang
sebelah mata namun bisa tetap eksis bahkan sampai ke mancanegara. Salah satunya
adalah group band Tengkorak. Band beraliran keras yang dipandang orang-orang
sebagai penganut ilmu hitam, sesat atau menyebarkan keburukan ternyata tidak
selalu seperti itu. Tengkorak berusaha mengubah pandangan-pandangan miring
tersebut. Band Tengkorak yang berisikan lima personel, yakni Ombat (lead vocal),
Haryo ”Yoyok” Radianto (gitar), Budi (bas), Ronie Yuska (drum), dan Samir (gitar)
tergolong band pertama yang mengusung aliran grindcore ke Indonesia sejak
berdirinya pada tahun 1993. Hebatnya lagi, Tengkorak juga pernah mencatatkan
diri dalam album kompilasi berjudul It’s a Proud to Vomit Him (1995) bersama
musisi-musisi band underground dunia. Album tersebut dirilis ulang di tujuh negara
dan distribusinya sampai di 28 negara di seluruh dunia.
Meskipun mengusung musik underground, band Tengkorak memiliki corak
yang berbeda dengan band-band lain. Perbedaan itu terletak pada prinsip ideologi
Islam dan anti-Zionisme yang mereka usung. Maka meski tampil urakan, jangan
kaget jika saat azan berkumandang, mereka menghentikan aktivitasnya dan shalat
terlebih dahulu. Penerapan ideologi Islam dan anti-Zionisme ini salah satunya
disampaikan melalui lirik di dalam lagu Jihad Soldier. Lirik lagu senantiasa terkait
dengan gagasan yang ingin disampaikan oleh penuturnya untuk mempengaruhi
objek. Hal tersebut dikarenakan dalam melakukan komunikasi manusia memiliki
tujuan yang diinginkannya. Melalui lagu Jihad Soldier ini Tengkorak ingin
4
membuktikan bahwa band beraliran keras seperti mereka juga bisa menyebarkan
pesan positif bahkan menyerukan kepada umat Islam agar berperang melawan
kebatilan melalui musik yang mereka buat.
Musik sebagai bagian dari seni merupakan alat komunikasi yang cukup
efektif, melalui seruan aspek yang terdapat di dalamnya musik dapat mempengaruhi
emosi orang yang menikmatinya. Musik merupakan bagian komunikasi massa yang
disampaikan kepada audiens melalui aktivitas listening (mendengar), musik
merupakan sumber yang mudah untuk mendapatkan kesenangan, terutama bagi
anak muda. Lebih lanjut musik bisa sebagai jalan untuk berinteraksi, musik mampu
mengkomunikasikan kondisi emosi dengan mudah, menggambarkan suasana hati,
memacu respon emosional dari pendengar atau bisa jadi menciptakan perasaan atau
kesan emosi.5
Musik memang dapat dijadikan media dakwah, karena musik dapat
menyatu dalam semua golongan masyarakat, berdakwah melalui musik memang
memberikan suatu keindahan dan setiap manusia menyukai keindahan. Islam yang
merupakan sebenar-benarnya agama atau jalan hidup menanamkan rasa cinta dan
suka akan keindahan di lubuk hati setiap muslim.6
Seni merupakan fitrah insani yang telah dibawa manusia sejak ia lahir dan
menjadi kebutuhan bagi setiap emosional manusia, Allah SWT menciptakan
manusia sebagai khalifah untuk bisa menilai dan mencintai keindahan, sedangkan
salah satu keindahan yang sangat dicintai Allah adalah seni.7
5
Sidi Gazalba, Islam dan Kesenian, (Jakarta: Pustaka Al-Husna, 1998), Cet. ke-1 h.76
Yusuf Al-Qardhawi, Islam dan Seni, (Bandung: Pustaka Hidayah, 2000), h.31
7
Yusuf Al-Qardhawi, Islam Bicara Seni, (Solo: Era Intermedia, 2004) h.48
6
5
Seni adalah ungkapan, ekspresi manusia yang dapat dituangkan dalam
bentuk apapun.8 Seni adalah sebuah keelokan yang menghiasi dunia ini, Islam
mengajarkan bahwa seni merupakan salah satu nikmat yang harus kita syukuri, bagi
umat Islam sendiri seni bukan merupakan hal yang baru, bahkan al-Qur’an sendiri
dalam bahasa Arab yang maha balaghah. Ini membuktikan bahwa keberadaan seni
di tengah-tengah masyarakat tidak dapat diragukan lagi dan dapat berdampak pula
pada kehidupan sehari-hari.
Dakwah dan seni pada hakikatnya merupakan upaya untuk mempengaruhi
seseorang dalam bertindak dan berperilaku. Melalui keduanya diharapkan dapat
mengubah kepribadian, baik secara individu maupun kolektif. Dakwah dapat
dilakukan bil lisan, yang lebih banyak memfokuskan pada informatif persuasif, dan
dakwah bil hal yang lebih menekankan kepada hal-hal yang bersifat praktis yang
mampu merangsang agar mad’u-nya lebih cepat melakukan perubahan dalam
kegiatan sehari-hari.9
Islam mempertahankan keagungan musik dan seluruh aspeknya yang dapat
menenangkan pikiran seluruh masyarakat. Melalui tradisi pembacaaan tilawah dan
nyanyian religius yang berhubungan dengan Rasulullah SAW, seperti halnya tradisi
bernyanyi debaan atau marhabannan serta serangkaian doa, Islam menjadikan
musik sebagai tangga untuk mencapai hadirat Illahi.10
8
Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Kamus Besar Bahasa Indonesia, (Jakarta:
Balai Pustaka, 1998), h. 685
9
M. Bahri Ghazali, Dakwah Komunikatif: Membangun Kerangka Dasar Ilmu Komunikasi
Dakwah, (Jakarta: Pedoman Ilmu Jaya, 1997), Cet. Ke-1, h.45
10
Asep Muhyidin dan Agus Ahmad Safei, Metode Pengembangan Dakwah, (Bandung: CV
Pustaka Setia, 2002), h. 214
6
Pemanfaatan musik sebagai media dakwah sudah dilakukan sejak zaman
dahulu, memanfaatkan musik yang memang berasal dari barat yang bertujuan untuk
berdakwah, sehingga dakwah tidak saja dilakukan melalui mimbar yang dihadiri
oleh yang berkerudung ataupun berpeci tetapi bergaya seperti apapun, bahkan
seperti preman pun dapat merasakan lantunan musik yang liriknya berisi hal-hal
religius. Lirik-lirik yang dibuat oleh penciptanya bukan hanya sekedar kata-kata
yang indah tetapi mempunyai makna yang sangat berarti dan terkandung pesan di
dalamnya bila ingin digali lebih dalam mengingat kata-kata dalam sebuah lagu
menyimpan suatu arti.
Seni adalah keeelokan yang menghiasi dunia ini, Islam mengajarkan bahwa
seni merupakan salah satu nikmat-Nya yang harus kita syukuri. Seni bagi umat
Islam bukan merupakan suatu yang baru. Seni merupakan perilaku yang
menimbulkan keindahan baik bagi pendengaran maupun penglihatan. Seni adalah
upaya mengeksplorasi keindahan. Namun yang paling penting adalah jangan
sampai seni digunakan untuk mengingkari Allah SWT. Bahkan kalau bisa dengan
seni semakin terasa keagungan, kebesaran dan keindahan Allah SWT, karena Allah
itu maha indah dan mencintai keindahan. Ibnu Mas’ud meriwayatkan bahwa
Rasulullah SAW bersabda :
ْ ُّ‫ِاَّللَِ َجمي ٌلِيُحب‬
َّ ‫إِ َّن‬
ِ‫ِال َج َما َل‬
Artinya: “Sesungguhnya Allah Maha Indah dan menyukai keindahan”.
(HR. Muslim)11
11
1
Yusuf Al-Qardhawi, Nasyid Versus Musik Jahiliah, (Bandung: Mujahid, 2001), Cet ke-
7
Lagu merupakan refleksi dari pelaku seni yang memberikan peranan
penting dalam kehidupan bermasyarakat, selain itu lagu merupakan sarana
penghibur yang paling efektif sehingga eksistensinya tidak dapat dipisahkan dalam
kehidupan sehari-hari, hal ini terbukti dengan semakin menjamurnya group-group
band serta maraknya acara-acara bernuansa musik di televisi dan radio. Karena
memberikan efek yang nyata dan dapat dengan mudah tersebar luas ke masyarakat
maka lagu pun akan menjadi sarana dakwah yang baik dan efektif di masa depan.
B. Pembatasan Masalah
Penelitian ini hanya meneliti lagu Jihad Soldier karya group band
Tengkorak maka peneliti mengkonsentrasikan pembahasan hanya pada lirik lagu
tersebut.
C. Rumusan Masalah
1. Apa isi pesan dakwah yang terkandung dalam lirik lagu Jihad Soldier
karya Tengkorak?
2. Apakah motivasi dari group band Tengkorak dalam menciptakan lirik
lagu Jihad Soldier?
D. Tujuan Penelitian
1. Mengetahui apa pesan dakwah yang terkandung dalam lirik lagu Jihad
Soldier karya group band Tengkorak.
8
2. Mengetahui motivasi group band Tengkorak dalam menciptakan lirik
lagu Jihad Soldier.
E. Manfaat Penelitian
a. Secara Akademis
Dari sisi intelektual dan pengetahuan akademis, maka penelitian ini dapat
memberikan kontribusi bagi pengetahuan Ilmu Dakwah sebagai ilmu alat bantu
pada Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi khususnya pada jurusan Komunikasi
dan Penyiaran Islam dalam mendapatkan gambaran tentang peran media dakwah
pada saat ini, serta memberikan pengetahuan mengenai bagaimana menyebarkan
pesan-pesan dakwah melalui jalur musik sehingga dapat memberikan pengaruh
bagi masyarakat.
b. Secara Praktis
Menjadi salah satu wacana dalam mengembangkan eksistensi dakwah
melalui lagu, serta menjadi salah satu rujukan bagi para da’i dalam mengemas
dakwahnya agar lebih menarik sehingga mudah diterima oleh mad’u.
F. Metodologi Penelitian
a. Metode Penelitian
Dalam penulisan karya ilmiah ini, penulis menyesuaikan pada metodologi
penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan analisis isi deskriptif.
Dimana analisis isi ini merupakan suatu metode analisis isi pesan dalam suatu cara
yang sistematis dan menjadi petunjuk untuk mengamati serta menganalisis pesanpesan tertentu yang disampaikan oleh komunikator.
9
Dalam pendekatan ini, menggunakan metode yang tidak melihat pada
angka-angka tetapi langsung dinarasikan dalam bentuk penjelasan tentang
fenomena yang dibahas, yang bertujuan untuk memahami makna sehingga
menghasilkan daya deskriptif yang dapat menggambarkan secara luas tentang isi
dari lirik lagu Jihad Soldier karya Tengkorak sebagai salah satu sarana dakwah.
b. Subjek dan Objek Penelitian
Subjek yang diteliti dalam penelitian ini adalah group band Tengkorak,
sedangkan objek dari penelitian ini adalah lirik lagu Jihad Soldier.
c. Waktu dan Tempat Penelitian
Penelitian ini dilakukan dari bulan Desember 2013 hingga bulan Juni 2014.
Penelitian ini dilakukan di panggung dimana Tengkorak tampil dan studio tempat
group band Tengkorak berlatih.
d. Sumber Data Penelitian
a. Data Primer, yaitu data yang berasal langsung dari sumbernya, yaitu
dari group band Tengkorak.
b. Data Sekunder, yaitu data yang tidak langsung berupa artikel-artikel
mengenai group band Tengkorak dan lirik-lirik lagu mereka.
e. Teknik Pengumpulan Data
Pada penelitian ini data-data dikumpulkan dari berbagai sumber yaitu:
a. Wawancara
Dalam penelitian ini penulis melakukan wawancara langsung kepada
pihak yang dianggap berkompeten dengan data-data yang dibutuhkan
10
yaitu Mohammad Hariadi ‘Ombat’ Nasution selaku vokalis dan
pencipta lirik lagu band Tengkorak ketika sedang berkumpul di studio.
b. Observasi
Pada penelitian ini pengumpulan data akan dilakukan menggunakan
teknik observasi dimana penulis melakukan pengamatan langsung
terhadap fenomena yang ada atau situasi yang erat kaitannya dengan
tujuan penelitian pada saat group band Tengkorak tampil di panggung,
antara lain yaitu pada:
1. Pada tanggal 7 Desember 2013 di JakCloth Year End Sale pada
pukul 21.30-22.30 di Nushock stage.
2. Pada tanggal 31 Mei 2014 di JakCloth 2014 : Heroes Of Our Time
pada pukul 15.40-16.25 di panggung Moshxpit Heyho!
3. Pada tanggal 10 Juni 2014 pukul 15.00-23.00 di Vicky Sianipar
MS Hall dalam acara Moshxpit Overdrive Outfit.
4. Pada tanggal 15 Juni 2014 pukul 14.00 di Bulungan Outdoor,
Jakarta Selatan dalam acara Jakarta Grindcore Festival 2014.
c. Dokumentasi
Dokumentasi
digunakan
pada
penelitian
ini
bertujuan
untuk
pengambilan data yang diperoleh dengan menggunakan data-data dan
sumber-sumber yang ada hubungannya dengan masalah yang dibahas,
seperti foto-foto, lirik lagu, facebook serta web Tengkorak di
www.myspace.com/tengkorak_rules
f. Teknik Analisis Data
Pada tahapan data penelitian menampilkan pesan dakwah berdasarkan
11
kategorisasi secara sistematik yang terdiri dari Aqidah, Akhlak dan Syariah.
Kemudian dibuat konstruksi kategori untuk mengupas permasalahan dalam
penelitian. Kategori yang dibuat berfungsi memilih isi pesan yang tersurat menjadi
gambaran berupa data yang dapat di analisis untuk menjawab permasalahan yang
diajukan, yang terbagi dalam tiga kategori di atas.
g. Teknik Penulisan
Adapun teknik penulisan yang digunakan mengacu pada buku Pedoman
Penulisan Karya Ilmiah (Skripsi, Tesis, dan Disertasi) yang disusun oleh tim
penulis Hamid Nasuhi, dkk, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, (Ciputat:
CeQDA, 2007).
G. Tinjauan Pustaka
Penelitian ini melakukan tinjauan pustaka dengan tujuan bahwa penulisan
skripsi ini bukan merupakan hasil dari skripsi sebelumnya, berikut ini judul-judul
skripsi yang dijadikan tinjauan pustaka :
1. “Analisis Isi Pesan Dakwah Dalam Syair Lagu Grup Musik Rock
Purgatory Album 7:172”
Disusun oleh Syarifah Farah, NIM: 10405100767, Jurusan: Komunikasi
dan Penyiaran Islam. Adapun penelitian ini menjelaskan mengenai isi
pesan dakwah dalam syair lagu musik rock milik band Purgatory pada
album 7:172.
2. “Analisis Isi Pesan Dakwah Pada Lirik Lagu “KebesaranMu” Group
Band ST 12”
12
Disusun oleh Sofiawati, NIM: 106051001757, Jurusan: Komunikasi dan
Penyiaran Islam. Adapun penelitian ini menjelaskan mengenai isi pesan
dakwah pada lirik lagu Kebesaran-Mu milik group band ST 12.
3. “Analisis Isi Pesan Dakwah Dalam Album Kuatkan Aku Group Band
Vagetoz”
Disusun oleh Hendra Alfid, NIM: 208051000030, Jurusan: Komunikasi
dan Penyiaran Islam. Adapun penelitian ini menjelaskan mengenai isi
pesan dakwah pada album Kuatkan Aku milik band Vagetoz.
4. “Analisis Isi Pesan Dakwah Pada Lirik Lagu Album “Ingat Sholawat”
Group Band Wali.
Disusun oleh Zulfikar, NIM: 106051001904, Jurusan: Komunikasi dan
Penyiaran Islam. Adapun penelitian ini menjelaskan mengenai isi pesan
dakwah pada lirik lagu album “Ingat Sholawat” milik group band Wali.
H. Sistematika Penulisan
Untuk mengetahui gambaran jelas tentang hal-hal yang diuraikan maka
penulis membagi sistematika penyusunan ke dalam lima bab, masing-masing bab
dibagi dalam sub bab dengan rincian sebagai berikut :
BAB I PENDAHULUAN
Mengungkap fenomena yang melatar belakangi sebuah penelitian dan batasan
pembahasan penelitian yang meliputi : Latar Belakang, Pembatasan Masalah,
Rumusan Masalah, Tujuan Penelitian, Manfaat Penelitian, Tinjauan Pustaka,
Metodologi Penelitian dan Sistematika Penulisan.
13
BAB II TINJAUAN TEORI
Membahas Pengertian Analisis Isi, Pengertian Dakwah, Unsur-unsur Dakwah,
Kategorisasi Pesan Dakwah, Pengertian Musik Dan Lirik, Musik Sebagai Media
Dakwah.
BAB III GAMBARAN UMUM
Membahas mengenai Sejarah Berdiri dan Visi Misi Group Band Tengkorak,
Biografi Personil Group Band Tengkorak, Karya-karya Group Band Tengkorak,
Lirik Lagu Jihad Soldier.
BAB IV ANALISIS ISI LIRIK LAGU JIHAD SOLDIER KARYA
TENGKORAK
Membahas mengenai Analisis Pesan Dakwah Pada Lagu Jihad Soldier serta
Motivasi Group Band Tengkorak dalam Menciptakan Lirik Lagu Jihad Soldier.
BAB V PENUTUP
Bab ini membahas tentang Kesimpulan dan Saran.
BAB II
TINJAUAN TEORI
A. Pengertian Analisis Isi
Analisis isi adalah metode yang paling awal, paling sentral dan paling
dipraktekkan secara luas.1 Analisis isi adalah penelitian yang bersifat pembahasan
mendalam terhadap isi suatu informasi tertulis atau tercetak dalam media massa.
Metode analisis isi merupakan suatu teknik sistematik untuk menganalisis isi pesan
dan mengolah pesan, atau suatu alat untuk mengobservasi dan menganalisis isi
perilaku komunikasi yang terbuka dari komunikator yang dipilih.2
Menurut R. Holsty, analisis isi adalah suatu metode analisis isi pesan dalam
suatu acara yang sistematis dan menjadi petunjuk mengamati serta menganalisis
pesan-pesan tertentu yang disampaikan oleh komunikator. Dia menjelaskan batasan
tentang analisis dengan pendekatan kualitatif. Dalam pendekatan ini menggunakan
seperangkat tema sebagai pedoman dalam pembahasan seluruh isi pesan dan
mencoba menerangkan bagaimana tema tersebut dikembangkan oleh suatu sumber
atau media dan cenderung untuk meneliti masalah yang tidak mencakup jumlah.3
1
Drs. Alex Sobur, M. Si, Analisis Teks Media: Suatu Pengantar Analisis Wacana, Analisis
Semiotik dan Analisis Framing, (Bandung: PT. Remaja Rosda Karya, 2004), cet. Ke-4, hal. 4
2
Burhan Bungin, ed, Metodologi Penelitian Kualitatif Aktualisasi Metodologi Kearah
Ragam Kontemporer, (Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2003), h. 134
3
R. Holsty, et. al “Content Analysis, dalam Hand Book Of Sosial Psykologi,” (Edited by
Garner Lindzey and Elliot Aronson), Cambridge: Massachutes. Dikutip dari skripsi Budi Haryanto,
“Isi Pesan Dakwah Pada Lirik Lagu Album SurgaMu Group Band Ungu”, (Jakarta: UIN, 2006), h.
25
14
15
Penggunaan analisis isi dilakukan bila ingin memperoleh keterangan dari isi
komunikasi yang disampaikan dalam bentuk lambang. Analisis isi dapat juga
digunakan untuk menganalisis semua bentuk komunikasi seperti: surat kabar, buku,
puisi, lagu, cerita, lukisan, pidato, surat, peraturan undang-undang, musik, iklan dan
sebagainya.4
B. Pengertian Dakwah
Ditinjau dari segi bahasa “Da’wah” berarti: panggilan, seruan atau ajakan.
Bentuk perkataan tersebut dalam bahasa Arab disebut mashdar. Sedangkan bentuk
kata kerja (fi’il)nya adalah berarti: memanggil, menyeru atau mengajak (Da’a,
Yad’u, Da’watan). Orang yang berdakwah biasa disebut dengan da’i dan orang
yang menerima dakwah atau orang yang didakwahi disebut dengan mad’u.5
Dalam pengertian istilah dakwah diartikan sebagai berikut:
1. Prof. Toha Yahya Oemar menyatakan bahwa dakwah Islam sebagai upaya
mengajak umat dengan cara bijaksana kepada jalan yang benar sesuai
dengan perintah Tuhan untuk kemaslahatan di dunia dan akhirat.
2. Syaikh Ali Makhfudz, dalam kitabnya, Hidayatul Mursyidin, memberikan
definisi dakwah sebagai berikut; dakwah Islam yaitu; mendorong manusia
agar berbuat kebaikan dan mengikuti petunjuk (hidayah), menyeru mereka
4
Jumroni dan Suhaimi, Metode-metode Penelitian Komunikasi (Jakarta: UIN Press, 2006),
5
Ahmad Warson Munawir, Kamus al-Munawwir, (Surabaya: Pustaka Progresif, 1997), h.
h. 68
406-407
16
berbuat kebaikan dan mencegah dari kemungkaran, agar mereka mendapat
kebahagiaan di dunia dan akhirat.
3. Hamzah Ya’qub mengatakan bahwa dakwah adalah mengajak umat
manusia dengan hikmah (kebijaksanaan) untuk mengikuti petunjuk Allah
dan Rasul-Nya.
4. Menurut Prof. Dr. Hamka dakwah adalah seruan panggilan untuk menganut
suatu pendirian yang pada dasarnya berkonotasi positif dengan substansi
terletak pada aktivitas yang memerintahkan amar ma’ruf nahi mungkar.
5. Syaikh Abdullah Ba’alawi mengatakan bahwa dakwah adalah mengajak,
membimbing dan memimpin orang yang belum mengerti atau sesat jalannya
dari agama yang benar untuk dialihkan ke jalan ketaatan kepada Allah,
menyuruh mereka untuk berbuat baik dan melarang mereka berbuat buruk
agar mereka mendapat kebahagiaan di dunia dan akhirat.
Dari definisi-definisi tersebut, meskipun terdapat perbedaan dalam
perumusan, tetapi apabila diperbandingkan satu sama lain, dapatlah diambil
kesimpulan-kesimpulan sebagai berikut:
1. Dakwah menjadikan perilaku muslim dalam menjalankan Islam sebagai
agama rahmatan lil alamin yang harus didakwahkan kepada seluruh
manusia, yang dalam prosesnya melibatkan unsur: da’i (subjek), maddah
(materi), thoriqoh (metode), washilah (media), dan mad’u (objek) dalam
mencapai maqashid (tujuan) dakwah yang melekat dengan tujuan Islam
yaitu mencapai kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat.
2. Dakwah juga dapat dipahami dengan proses internalisasi, transformasi,
transmisi dan difusi ajaran Islam dalam kehidupan masyarakat.
17
3. Dakwah adalah usaha peningkatan pemahaman keagamaan untuk
mengubah pandangan hidup, sikap batin dan perilaku umat yang tidak
sesuai dengan ajaran Islam menjadi sesuai dengan tuntutan syariat untuk
memperoleh kebahagiaan hidup di dunia dan di akhirat.6
C. Unsur-Unsur Dakwah
Tidak ada keraguan bahwa dakwah merupakan bagian integral dari agama
Islam yang bersifat sistematis, terencana dan terprogram bagi pencapaian tujuan
dakwah itu sendiri. Tugas dakwah tidak dapat dipikul oleh segelintir orang. Tugas
dakwah adalah tugas umat secara keseluruhan, bukan monopoli golongan yang
disebut ulama atau cendekiawan.
Suatu masyarakat akan sulit bergerak maju apabila anggota masyarakatnya
hanya memiliki ilmu sedikit, baik ilmu agama maupun ilmu dunia, tidak bersedia
mengembangkan apa yang ada pada mereka untuk sesamanya. Dan bagaimana pula
suatu masyarakat akan selamat bila elemen-elemennya sama-sama diam, masa
bodoh terhadap kemungkaran.
Dalam konteks individu, dakwah menjadi salah satu penentu tercapainya
kebahagiaan di dunia dan akhirat. Begitu juga dalam konteks kedua, yaitu
masyarakat, dakwah merupakan aktualisasi iman yang dimanifestasikan dalam
suatu sistem kegiatan manusia beriman dalam bermasyarakat. Kegiatan tersebut
6
Muhammad Munir dan Wahyu Ilaihi, Manajemen Dakwah, (Jakarta: Kencana, 2009),
Cet, Ke-2. h. 21
18
dilaksanakan secara teratur untuk memengaruhi cara berfikir, berperasaan, bersikap
dan bertindak dalam mewujudkan ajaran Islam di seluruh sendi kehidupan.
Agar tuntutan diatas bisa terwujud, maka kita harus memahami unsur-unsur
yang terkait dengan dakwah ini. Unsur-unsur dakwah yang dimaksud disini adalah
keseluruhan aspek yang terkait langsung dalam proses dakwah, meliputi subjek,
objek, pesan, sarana, metode dan tujuan dakwah. Unsur-unsur ini adalah suatu
komponen atau bagian yang terdapat dalam setiap kegiatan dakwah. Hubungan
antar unsur tersebut sangat menentukan efektivitas dan efisiensi dalam dakwah.
a. Subjek Dakwah (Da’i)
Subjek dakwah (da’i) adalah orang yang melakukan aktivitas dakwah.
Yaitu, orang yang berusaha mengubah situasi yang sesuai dengan ketentuan Allah
SWT, baik secara individu maupun kelompok (organisasi), sekaligus sebagai
pemberi informasi dan pembawa misi.
b. Objek Dakwah (Mad’u)
Objek dakwah adalah penerima dakwah (mad’u). Yakni, seluruh umat
manusia, termasuk dai itu sendiri yang pada lain waktu ia juga menjadi objek
dakwah. Dari pengertian tersebut dapat dipahami bahwa penerima dakwah Islam
adalah seluruh umat manusia tanpa terkecuali. Setiap manusia berhak menerima
dakwah, selama ia berakal, laki-laki atau perempuan, tanpa memandang
kebangsaan, warna kulit, pekerjaan, daerah, tempat tinggal, dan lain sebagainya.
19
Bila dilihat dari aspek agama, maka mad’u ada yang muslim atau mukmin,
kafir, munafik, musyrik, dan lain sebagainya.
c. Pesan Dakwah (Maudhu’)
Pesan dakwah adalah wahyu dan tuntutan yang sempurna yang dibawa oleh
para Nabi dan Rasul, kemudian dilanjutkan oleh tokoh-tokoh dakwah (dai,
mubalig) dengan satu tujuan: amar makruf nahi mungkar, dalam kondisi dan situasi
bagaimanapun.
Jadi, al-maudhu’ adalah isi pesan atau segala sesuatu yang harus
disampaikan oleh subyek dakwah, yaitu keseluruhan ajaran Islam, yang bersumber
pada Al-Qur’an dan Hadits. Secara umum maudhu’ dakwah dapat diklasifikasikan
menjadi empat masalah pokok, yaitu: akidah (keimanan); syariah (hukum);
muamalah (hubungan sosial); dan masalah akhlak (tingkah laku).
d. Sarana Dakwah (Wasa’il al-Dakwah)
Berdakwah harus disampaikan dengan cara-cara yang santun, beradab dan
menjunjung tinggi martabat manusia sebagai makhluk yang dimuliakan Allah di
muka bumi. Apalagi, secara faktual kondisi objek dakwah atau sasaran dakwah
Islam sangat heterogen, dilihat dari sisi pemahaman dan pengalaman
keagamaannya, tingkat pendidikan, sosial ekonomi, lingkungan kerja, tempat
tinggal, dan lain-lain.
Oleh karena itu, dakwah membutuhkan sarana-sarana yang membuatnya
dapat mencapai berbagai kalangan. Sarana atau media dakwah adalah perangkat
yang digunakan pelaku dakwah (ad-da’i) agar diterima oleh obyek dakwah (almad’u), di antaranya yaitu dakwah bil-lisan, seperti berpidato, ceramah, diskusi,
20
bimbingan, penyuluhan, dan sebagainya. Kemudian dakwah bil qalam, seperti
membuat karya tulis, menulis artikel, menulis surat pembaca, dan lainnya. Lalu
dakwah bil i’lsmi, melalui televisi, majalah, radio, koran, blog, Twitter, Facebook
dan lain-lain. Dakwah bil-haal, terwujud dalam perbuatan-perbuatan nyata dan
mencerminkan ajaran Islam yang secara langsung dapat dilihat, dirasakan dan
diteladani oleh mad’u.7
e. Metode Dakwah (Thariqoh al-Dakwah)
Metode dakwah adalah cara-cara tertentu yang dilakukan oleh seorang dai
(komunikator) kepada mad’u untuk mencapai suatu tujuan atas dasar hikmah dan
kasih sayang.8 Hal ini mengandung arti bahwa pendekatan dakwah harus bertumpu
pada suatu pandangan human oriented menempatkan penghargaan yang mulia atas
diri manusia. Dakwah ini secara umum ada tiga berdasarkan al-Qur’an surat AnNahl; 125, yaitu: Metode Bil Hikmah, Metode Mau’izhah Hasanah dan Metode
Mujadalah.
f. Tujuan Dakwah (Maqashid al-Dakwah)
Tujuan dakwah secara umum adalah mengubah perilaku sasaran dakwah
agar mau menerima ajaran Islam dan mengamalkannya dalam tataran kenyataan
kehidupan sehari-hari, baik yang berkaitan dengan masalah pribadi, keluarga
maupun sosial kemasyarakatan, agar memperoleh kehidupan yang penuh
keberkahan, kebaikan di dunia dan akhirat serta terbebas dari azab api neraka.9
7
Aidil Heryana S.SosI, Majalah Ummi edisi Juli 2011, (Jakarta: PT. Insan Media Pratama),
h. 102-103
8
Toto Tasmara, Komunikasi Dakwah. (Jakarta: Gaya Media Pratama, 1997), cet 1, h. 43
9
Didin Hafidhuddin, Dakwah Aktual, (Jakarta: Gema Insani Press, 1998), h. 78
21
D. Kategorisasi Pesan Dakwah
Kata kategorisasi dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia berarti penyusunan
berdasarkan kategori. Sedangkan kata pesan berarti amanat yang disampaikan dari
komunikator kepada komunikan. Menurut Wardi Bachtiar dalam bukunya
Metodologi Penelitian Ilmu Dakwah, pesan-pesan dakwah yang bersumber dari alQur’an dan as-sunah dapat dikategorisasikan menjadi pesan aqidah, pesan akhak
dan pesan syariah.10 Adapun untuk keterangan atau penjelasan mengenai ketiga
kategorisasi pesan dakwah tersebut adalah:
1. Pesan Aqidah
Aqidah menurut bahasa berasal dari kata aqada, ya’qidu, aqdan atau
aqidatan yang artinya mengikatkan. Bentuk jama’ dari aqidah adalah aqaid yang
berarti simpulan atau ikatan iman. Dari kata itu muncul pula kata i’tiqad yang
berarti tashdiq atau kepercayaan.11 Aqidah atau keyakinan merupakan landasan
pokok bagi orang yang beragama. Dengan keyakinan yang kuat maka dapat
mematuhi perintah dan meninggalkan larangan Allah SWT.12
Sedangkan menurut istilah, Aqidah ialah iman yang kuat kepada Allah dan
apa yang diwajibkan berupa tauhid (mengesakan Allah dalam peribadatan),
beriman kepada malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, Hari Akhir, takdir
10
Wardi Bachtiar, Metodologi Penelitian Ilmu Dakwah, (Jakarta: Logos Wacana Ilmu,
1997), h. 33-34
11
Abuddin Nata, Al-qur’an dan Hadits, (Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 1994), h. 29
12
Yunahar Ilyas, Kuliah Akidah Islam, (Yogyakarta: Lembaga Pengkajian dan Pengalaman
Islam, 1995), h. 29
22
baik dan buruknya dan mengimani semua cabang dari pokok-pokok keimanan ini
serta hal-hal yang masuk dalam kategorinya berupa prinsip-prinsip agama.13
2. Pesan Akhlak
Dalam bahasa Yunani akhlak sering disebut Ethick asal kata dari Etiko dan
dalam bahasa Latin disebut dengan istilah moral, yang berasal dari kata mores.
Kata-kata tersebut mempunyai arti tabiat, budi pekerti dan adat istiadat. 14 Akhlak
adalah suatu sifat yang tertanam dalam jiwa (manusia), yang dapat melahirkan
suatu perbuatan yang mudah tanpa melalui pemikiran dan pertimbanganpertimbangan dan perbuatannya itu dapat melahirkan akhlak yang baik serta akhlak
yang buruk. Menurut Abuddin Nata dalam bukunya Akhlak Tasawuf, akhlak itu
terbagi dalam tiga bagian, diantaranya: akhlak kepada Allah, akhlak kepada
manusia dan akhlak kepada lingkungan.15
3. Pesan Syariah
Syariah adalah hukum dan perundang-undangan yang terdapat dalam Islam,
baik yang berhubungan manusia dengan Tuhan, maupun antara manusia itu
sendiri.16 Hukum syariah disebut juga sebagai cermin peradaban dalam pengertian
bahwa ketika ia tumbuh matang dan sempurna maka peradaban mencerminkan
dirinya dalam hukum-hukumnya. Pelaksaan syariah merupakan sumber yang
melahirkan peradaban Islam, yang melestarikan dan melindunginya dalam sejarah.
Syariah inilah yang akan selalu menjadi kekuatan peradaban di kalangan kaum
13
Syaikh Abdullah bin Abdul Aziz al-Jibrin, Cara Mudah Memahami Aqidah Sesuai AlQur’an, As-Sunnah dan Pemahaman Salafus Shahih, (Jakarta: Pustaka At-Tazkia, 2006), h.3
14
Poejawijatna, Etika Filsafat Tingkah Laku, (Jakarta: Bumi Aksara, 1984), h.1
15
Ibid, h. 151
16
Samsul Munir Amin, Ilmu Dakwah, (Jakarta: Amzah, 2009), cet. Ke-1, h. 90
23
muslimin.17 Pengertian syariah mempunyai dua aspek hubungan yaitu hubungan
antara manusia dengan Tuhan (vertikal) yang disebut ibadah, dan hubungan antara
manusia dengan sesama (horizontal) yang disebut muamalah.
E. Pengertian Musik Dan Lirik
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (1990: 602), musik adalah ilmu atau
seni menyusun nada atau suara diutarakan, kombinasi dan hubungan temporal
untuk menghasilkan komposisi (suara) yang mempunyai keseimbangan dan
kesatuan, nada atau suara yang disusun sedemikian rupa sehingga mengandung
irama, lagu dan keharmonisan (terutama yang dapat menghasilkan bunyi-bunyi
itu).18
Kosasih (1982:1) berpendapat bahwa musik merupakan tempat dimana
manusia dapat mencurahkan perasaan hati, tempat melukiskan getaran jiwa khayal
yang timbul dalam pikiran yang mana tak dapat dicetuskan dengan perantaraan
kata-kata, perbuatan atau dengan perantaraaan salah satu bidang seni lain. Hal
tersebut diatas sesuai dengan Soeharto (1992:86) mengatakan bahwa musik adalah
pengungkapan gagasan melalui bunyi, yang unsur dasarnya berupa melodi, irama,
dan harmoni, dengan unsur pendukung berupa bentuk gagasan, sifat, dan warna
bunyi. Namun dalam penyajiannnya, seiring dengan unsur–unsur lain, seperti
bahasa, gerak, ataupun warna.
17
18
Ismail R. Al-Faruqi, Menjelajah Atlas Dunia Islam, (Bandung: Mizan, 2000), h. 305
Kamus Besar Bahasa Indonesia (1990: 602)
24
Pada tingkat peradaban manusia yang masih rendah, seni musik telah
diinterpretasikan sedemikian rupa pada hampir seluruh aspek kehidupan,
masyarakat primitif memanfaatkan musik tidak hanya sekedar sarana entertainment
semata, tetapi mereka mempergunakannya juga sebagai alat untuk upacara ritual
keagamaan, adat kebiasaan bahkan sebagai alat komunikasi dalam kehidupan
sosial. Apresiasi mereka menunjukkan bahwa musik mempunyai peran yang cukup
urgent dalam kehidupan manusia.
Salah satu peran yang cukup menonjol pada seni musik yaitu sebagai
mediator. Pada konteks ini seni musik merupakan bahasa universal yang
diekspresikan lewat simbol-simbol estetis. Sebagai alat komunikasi musik
menjelma secara substansial menjadi sarana aktivitas interaktif antara musisi dan
audience-nya (pendengar). Pada tingkat inilah seni musik menunjukkan peran yang
cukup luas yang mencakup kehidupan sosial, budaya, politik, ekonomi dan
kehidupan religius (keagamaan).19 Bersama dengan acara televisi, film laris, novel
laris, peragaan busana, dan sebagian besar produk komersial, lagu-lagu dan gaya
pop datang dan pergi dengan cepat.20
Sekarang ini ada belasan genre, masing-masing dengan ‘parade hit’-nya
sendiri dan masing-masing dipromosikan oleh label rekaman tertentu. Beberapa
contoh dari label ini adalah:
a. Adult Contemporary: campuran lagu-lagu lama dan lagu rock hit yang
agak lembut (Celine Dion, Backstreet Boys).
19
Abdurrahman Al Baghdadi, Seni Dalam Pandangan Islam, (Gema Insani Press: Jakarta,
1998).
20
Marcel Danesi, Pengantar Memahami Semiotika Media, (Yogyakarta: Jalasutra, Juli
2010), h. 99
25
b. Contemporary Hit Radio: sebagian besar hit mutakhir, biasanya
merupakan campuran antara pop (Mariah Carey) dan rock (Metallica).
c. Country: terbagi lagi menjadi country tradisional (Dolly Parton), country
perkotaan (Dixie Chicks, Lee Ann Womack), dan country rock (Shania
Twain)
d. Rock modern: rock masa kini terbagi menjadi beberapa cabang seperti
hard rock (Hole, Korn), rock industrial (Marylin Manson).
e. Rap dan Hip-hop: karya mutakhir oleh para seniman rap seperti Eminem,
Will Smith, dan banyak lainnya.
f. Lagu-lagu lama (Oldies): lagu-lagu rock tahun 1950 dan 1960-an.
g. Rock Klasik: lagu-lagu rock dari akhir tahun 1960-an (The Rolling
Stones), tahun 1970-an (The Cars), dan tahun 1980-an (Elvis Costello,
The Police)
h. Rhythm and Blues: musik rhythm and blues oleh para pemusik klasik dan
kontemporer. (Tina Turner, Luther Vandross)
i. Experimental: lagu-lagu rock dan folk yang banyak dipromosikan oleh
stasiun radio perguruan tinggi.
j. Latin: musik yang dikarang dan dimainkan oleh para artis keturunan
Spanyol (Ricky Martin, Christina Aguilera, Jennifer Lopez).
k. Musik klasik: musik yang ditujukan untuk para pengagum komponiskomponis besar (Bach, Mozart, Beethoven, dan sebagainya).
l. Jazz dan Blues: musik jazz dan blues yang dimaksudkan untuk menarik
minat para pecinta aliran jazz dan blues mutakhir (Herbie Hancock) atau
tradisional (Louis Armstrong).
26
m. Gospel: musik gospel yang dibuat untuk menarik minat para pemusik
gospel mutakhir dan tradisional.21
Salah satu musik yang berkembang di Indonesia yaitu musik underground.
Di beberapa kamus bahasa Indonesia, musik underground sering diidentikkan
dengan musik ingar-bingar, sebangsa metal dan sejenisnya. Bisa jadi pengertian itu
benar sebab memang banyak band underground yang beraliran metal.
Tapi, identifikasi istilah itu tidak sepenuhnya benar, jika kita kembali ke
tahun 1990-an. Tepatnya di pertengahan 90-an, band-band underground yang
muncul di tanah air kita tidak hanya beraliran metal. Ada band punk, ska, bahkan
britpop. Semuanya dengan bangga mengusung semangat underground.
Underground memang bukan aliran musik. Underground lebih bisa
dikatakan sebagai spirit. Semangat untuk “memberontak” dari kondisi sosial
masyarakat yang ada saat itu. Memberontak dari fenomena yang terjadi di
upperground. Jadi salah sebetulnya jika kita mengelompokkan semua musik keras
yang ingar-bingar sebagai musik underground. Tapi kesalahan itu sudah terjadi,
bahkan sampai ke tingkat ahli bahasa. Yang perlu kita lakukan adalah memupuk
ilmu lebih banyak agar tidak ikut salah.
Komunitas pengusung semangat ini memang tidak pernah mati. Sejak tahun
1993 sampai sekarang, band-band underground terus saja bergerak. Berusaha terus
beradaptasi, hingga bertahan hingga saat ini. Dalam adaptasi, pasti terjadi
perubahan dalam pergerakan underground dari waktu ke waktu. Di tahun 1990-an,
21
Marcel Danesi, Pengantar Memahami Semiotika Media, (Yogyakarta: Jalasutra, Juli
2010), h. 105-106
27
underground terasa lebih militan. Dengan semangat yang sangat anti kemapanan,
para pelaku underground saat itu lebih keras menyuarakan keinginan mereka.
Dengan dana alakadarnya, pelaku underground 1994 berusaha menciptakan
peluang untuk berekspresi. Hasilnya terlihat dari album-abum underground,
fanzine, dan konser-konser yang masif dilakukan nyaris tiap minggu.
Dari sisi pengetahuan, underground sekarang memang lebih baik. Tapi, ada
juga penurunan yang dialami oleh komunitas ini. Setelah era reformasi, pertemuan
dan konser komunitas underground memang banyak berkurang. Ada akses-akses
yang mulai dibatasi, terutama di Kota Kembang. Salah satunya adalah pembatasan
penggunaan GOR Saparua yang dulunya jadi tempat bertemu teman-teman di
komunitas ini.
Masalah berikutnya adalah adanya pergeseran karakter teknologi informasi.
Akses internet yang semakin meluas membuat orang-orang lebih mudah
berkomunikasi lewat email, mailing list dan lain sebagainya. Akses internet yang
meluas ini menjadi alternatif media baru untuk ekspresi kelompok underground.
Meeting point yang dulu ada di konser bergeser ke warnet-warnet. Kemudian distro
dan clothing shop juga menjelma menjadi tempat pertemuan. Namun, jumlah orang
yang berkumpul tidak lagi sebanyak dulu. Alhasil, budaya kolektifitas ini pelanpelan bergeser ke arah individualitas.
Meski kondisinya berubah total, namun dengan modal pengetahuannya
generasi underground baru ini lebih tertata. Mereka bisa melakukan pergerakan
untuk memajukan scene, sekaligus memperluas daya jangkau scene hingga seluas
mungkin. Sekarang, dengan berbagai perubahan itu, ada kecenderungan jika nilai-
28
nilai yang diperjuangkan kaum underground sudah tidak perlu lagi dijalankan
dengan sembunyi-sembunyi. Berkenaan dengan semakin populernya musik metal,
mereka bisa terus menyuarakan semangatnya di upperground. Bersisian dengan
musisi-musisi lain yang mungkin sudah lebih dulu berkarya di atas tanah.22
Aliran musik grindcore adalah salah satu jenis musik yang diusung dengan
semangat underground ini. Tengkorak adalah salah satu band Indonesia yang
memainkan musik grindcore. Grindcore (sering di singkat menjadi grind) adalah
sebuah aliran musik yang muncul pada awal hingga pertengahan 1980-an. Musik
ini adalah gabungan dari beberapa musik ekstrem: death metal, musik industrial,
musik bising, dan beberapa variasi hardcore punk. Walaupun gaya musiknya yang
amat sangat tidak disukai, pengaruh grindcore menyebar ke pelosok dunia musik,
terutama power violence, avant-garde jazz, musik industrial yang sangat komersil
dan genre-genre nu metal.
Ciri-ciri grindcore adalah: gitar dengan distorsi tebal, gitar dengan stem
yang rendah, tempo yang cepat, vokal yang dinyanyikan dengan teriakan tinggi dan
geraman rendah (hampir mirip dengan crust punk), lirik yang biasanya bertemakan
dari sosial dan politik (Napalm Death), kematian dan darah (Carcass) dan humor
(Anal Cunt), dan blast beat. Lagu-lagu grindcore pada umumnya pendek, dan
berdurasi tidak lebih dari 2 menit, beberapa sering juga amat panjang. 23
Genre musik ini
berkembang selama pertengahan tahun 80-an
di Inggris oleh Napalm Death, selanjutnya di ikuti oleh teman sejawatnya dari
22
Erick, dkk, Majalah Hai edisi 25 Februari-2 Maret 2008: Underground Maut, (Jakarta:
PT Gramedia), h.18-19
23
http://id.wikipedia.org/wiki/Grindcore. Diakses pada Sabtu, 26 April 2014 pukul 15.00
29
Inggris, Carcass, Terrorizer dari Amerika dan Agathocles dari Belgia. Nama
grindcore diperkirakan di ucapkan oleh mantan drummer Napalm Death, Mick
Harris.
Pengertian Lirik Lagu
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, lagu ialah ragam suara yang
berirama.24 Sedangkan lirik lagu berarti karya sastra atau puisi yang berisi curahan
perasaan pribadi, atau juga susunan kata dari sebuah nyanyian.25 Berdasarkan
pengertian diatas, lirik lagu berarti karya sastra yang berisi curahan perasaan pribadi
yang diungkapkan dengan suara yang berirama, atau juga susunan kata sebuah
nyanyian. Lirik lagu merupakan kata-kata yang diiringi oleh alat-alat musik
(instrumental), sedangkan musik adalah bidang seni yang berhubungan dengan alatalat musik dan irama yang keluar dari alat-alat musik tersebut. Masing-masing alat
musik memiliki nada tertentu. Disamping itu, seni musik membahas cara membuat
not, bermacam aliran musik, misalnya musik vokal dan musik instrumental.26
Lirik lagu adalah susunan atau rangkaian kata yang bernada. Lirik lagu
memang tidak semudah menyusun karangan, namun dapat diperoleh dari berbagai
inspirasi. Inspirasi itu sendiri dapat diperoleh dari pengalaman dalam kehidupan
sehari-hari. Seumpama pengalaman saat kita jatuh cinta, sedih, dan bahagia. Lirik
24
Tim Penyusun Kamus Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, Kamus Besar Bahasa
Indonesia (Jakarta: Bina Aksara, 1986), cet ke-4, h. 624
25
Tim Penyusun Kamus Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, Kamus Besar Bahasa
Indonesia, (Jakarta: Bina Aksara, 1986), h. 528
26
Abdurrahman Al-Baghdadi, Seni dalam Pandangan Islam (Jakarta: Gema Insani Press,
1993), cet ke-1, h. 13
30
lagu sebenarnya dapat muncul setiap saat ketika kita memikirkan sesuatu hal.
Hanya saja apa yang kita pikirkan itu tidak diiringi dengan nada atau irama.27
Lirik lagu merupakan ekspresi seseorang tentang suatu hal yang sudah
dilihat, didengar maupun dialaminya. Dalam mengeskpresikan pengalamannya,
penyair atau pencipta lagu melakukan permainan kata-kata dan bahasa untuk
menciptakan daya tarik dan kekhasan terhadap lirik atau syairnya. Permainan
bahasa ini dapat berupa permainan vokal, gaya bahasa maupun penyimpangan
makna kata dan diperkuat dengan penggunaan melodi dan notasi musik yang
disesuaikan dengan lirik lagunya sehingga pendengar semakin terbawa dengan apa
yang dipikirkan pengarangnya.
Lagu yang terbentuk dari hubungan antara unsur musik dengan unsur syair
atau lirik lagu merupakan salah satu bentuk komunikasi massa. Pada kondisi ini,
lagu sekaligus merupakan media penyampaian pesan oleh komunikator kepada
komunikan dalam jumlah yang besar melalui media massa. Pesan dapat memiliki
berbagai macam bentuk, baik lisan maupun tulisan. Lirik lagu memiliki bentuk
pesan berupa tulisan kata-kata dan kalimat yang dapat digunakan untuk
menciptakan suasana dan gambaran imajinasi tertentu kepada pendengarnya
sehingga dapat pula menciptakan makna-makna yang beragam.28
27
http://amandafanisa.blogspot.com/2011/11/pengertian-lirik-lagu.html. Diakses pada
Sabtu, 26 April 2014 pukul 03.00
28
http://daemoo.blogspot.com/2012/01/pengertian-lirik-lagu.html. Diakses pada Sabtu, 26
April 2014 pukul 21.00
31
F. Musik Sebagai Media Dakwah
Perkembangan musik di Indonesia saat ini ternyata belum dapat
memberikan gambaran adanya tingkatan kemajuan perkembangan budaya musik
yang menggembirakan. Perkembangan musik di Indonesia saat ini masih jauh dari
parameter ideal budaya yang dapat disetarakan dengan bangsa-bangsa lain yang
lebih maju.29
Karya seni bisa menjadi seni suatu bangsa. Standar nilai suatu bangsa tidak
diukur dari tingkat perkembangan nilai seninya. Seni juga menjadi salah satu alat
penanda pernyataan tingkatan budaya suatu bangsa. Dimana musik menjadi salah
satu elemen parameternya yang cukup tinggi.
Menurut Quraish Shihab, tidak ada larangan menyanyikan lagu di dalam
Islam. Bukankah ketika Nabi Muhammad SAW pertama kali tiba di Madinah,
beliau disambut dengan nyanyian. Ketika ada perkawinan, Nabi juga merestui
nyanyian yang menggambarkan kegembiraan. Yang terlarang adalah mengucapkan
kalimat-kalimat, baik yang ketika bernyanyi ataupun berbicara yang mengandung
makna-makna yang tidak sejalan dengan ajaran Islam.30
Dalam sebuah ciptaan musik mengandung nilai seni yang tinggi yang
tentunya menarik hati manusia. Sehingga musik sering digunakan sebagai media
pendidikan, kebudayaan, bahkan sebagai media dakwah. Musik sebagai nyanyian,
merupakan suatu media yang dijadikan sebagai alat penghibur oleh hampir setiap
kalangan di zaman kita sekarang ini. Hampir tidak kita dapati satu ruang pun yang
29
http://neysya-jatidiri.blogspot.com/2012/10/musik-sebagai-media-dakwah.html.
Diakses pada Minggu, 27 April 2014 pukul 14.35
30
Quraish Shihab, Fatwa-fatwa Seputar Wawasan Agama, (Bandung: Mizan, 1999), h. 8
32
kosong dari musik dan nyanyian. Baik di rumah, di kantor, di warung, dan di tokotoko, di bus, angkutan, mobil pribadi, di tempat-tempat umum, serta rumah sakit.
Bahkan di sebagian tempat yang dikenal sebagai sebaik-baik tempat di muka bumi,
yaitu masjid, juga tak luput dari pengaruh musik.
Menurut para ahli sufi Islam bahwa nyanyian atau lagu dapat
menyembuhkan penyakit jiwa dan penyakit badan, sehingga lagu dapat menjadi
obat. Al-Kindi telah mempraktekkan musik dan lagu sebagai jalan untuk
menyembuhkan seorang hartawan yang telah lama menderita sakit. Pelajaran dari
terapi musik ini (Doctrinair of Musical Theraheutics) sekarang telah diterima orang
dalam lapangan ilmu pengetahuan.31
Musik merupakan media yang efektif untuk berdakwah karena memiliki
kelebihan seperti:
a. Musik sebagai media penguat (reinforcement)
Mendengarkan musik, belajar memainkan alat musik, pengalaman
berkreasi dan aktivitas musik dalam kelompok merupakan stimulus
yang dapat memperkuat dan mendorong perubahan perilaku. Terapis
musik menawarkan musik sebagai pilihan untuk suatu perilaku yang
diinginkan, diasumsikan akan ditemukan efek yang sama.32
b. Musik berfungsi untuk menentramkan pikiran dan beban kemanusiaan
(basyariyah) dan memperbaiki tabiat manusia. Ia merupakan stimulan
untuk melihat rahasia ketuhanan (asrar rabbani).33
31
A. Hajsmy, Sejarah Kebudayaan Islam, (Jakarta: Bulan Bintang, 1995), h. 30
Djohan. Terapi Musik, Teori dan Aplikasi. (Yogyakarta: Galang Press, 2006)
33
Al-Albani, Syaikh Muhammad Nashiruddin, Siapa Bilang Musik Haram. (Jakarta:
Daarul Haq, 2002)
32
33
c. Terdapat pesan-pesan dakwah didalam lirik-lirik lagu yang dapat
digunakan sebagai sarana berdakwah.
d. Efektivitas musik dapat didengar oleh siapa saja, kapan saja dan dimana
saja.
e. Lirik lagu menggunakan bahasa yang ringan, simpel, mudah dipahami
dan dihafal.
f. Orang yang mendengarkan musik dapat memperoleh ketenangan batin
dan kebahagiaan spiritual.
g. Terdapat beragam jenis aliran musik disertai dengan lagu-lagu yang
bervariasi. Sehingga para pendengar dan penikmat musik tidak
mengalami kejenuhan. Selain itu terdapat beberapa klasifikasi musik
dan lagu yang bisa dikatagorikan sesuai segi usia, lingkungan, dan
budaya setempat.
h. Musik merupakan bahasa hati dan lirik-lirik dalam setiap lagu
cenderung sealur dengan irama kehidupan.
Penggunaan lagu dan musik sebagai media dakwah juga didukung dengan
nash-nash yang memperbolehkan musik.
1. Para pembela lagu dan musik menyandarkan
pendapatnya dengan
menggunakan hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah:
“Allah akan lebih senang mendengarkan orang yang membaca AlQur’an dengan suara baik dari pada pemilik budak wanita (yang
mendengarkan) budaknya (bernyanyi)”
Para penyanjung musik menyatakan tidak ada nash yang shahih dan
tegas yang melarang memainkan piano dan alat-alat musik lainnya.
34
2. Imam yang lima, kecuali Abu Dawud meriwayatkan pernyataan
Rasulullah SAW:
“Pembeda antara yang halal dan yang haram adalah rebana dan suara
di dalam pernikahan”
Yang maksudnya lagu dan rebana diperbolehkan dalam pesta
pernikahan.
3. Ibnu Majah meriwayatkan pernyataan Rasulullah SAW:
“Umumkanlah pernikahan dan tabuhlah untuknya genderang”
(HR. Ibnu Majah)
4. Hadits Ibnu Umar yang diriwayatkan oleh Nafi, mantan budak Ibnu
Umar
‘’Aku pernah melihat Rasulullah mendengar seruling gembala,
lalu beliau melakukan seperti yang aku lakukan tadi.’’34
34
http://neysya-jatidiri.blogspot.com/2012_10_01_archive.html. Diakses pada Rabu, 2 Juli
2014 pukul 23.00
BAB III
GAMBARAN UMUM
A. Sejarah Berdiri dan Visi Misi Group Band Tengkorak
Gambar 3.1
Pada akhir tahun 1993 Ombat, Danang, dan Yoyok membentuk band
bernama Tengkorak. Dengan karakter musik yang dipengaruhi oleh salah satu dari
pionir band grindcore asal Inggris yaitu Napalm Death. Tengkorak awalnya terdiri
dari empat orang: M. Hariadi 'Ombat' Nasution (Vokal), Danang Bhudiarto (Bass),
Yoyok Radianto (Guitars), Denny Julianto (Drums).
Kemudian, pada tahun 1994 Adam Mustofa bergabung menjadi gitaris di
line up ini. Tengkorak adalah band grindcore pertama dengan sentuhan kematian
brutal yang merilis mini "Demo Tape" album di Jakarta. Judulnya adalah "It's a
Proud to Vomit Him" yang berisi 4 lagu, yaitu: Primitive Jokes, Aggression, The
Grave Torment dan Bencana Moral (sebuah lagu dalam bahasa Indonesia).
Setelah bermain di beberapa pertunjukan dalam mempromosikan rilisan
pertama, Adam mengundurkan diri karena sibuk dengan pekerjaannya. Tetapi band
masih menentukan aturan main alias tetap berjalan. Walau berjalan hanya dengan
satu gitar, kepergian Adam tidak memberikan dampak minus pada musik
Tengkorak. Kemudian posisi gitar 2 digantikan oleh Heilla Tanissan mantan gitaris
34
35
group band Trauma. Sampai Agustus 1998 kaset mini album ini telah terjual 12.000
copy.
Gambar 3.2
Pada awal tahun 1997, Tengkorak mencoba untuk menyebarkan kaset
hingga merchandise mereka ke seluruh dunia underground dengan mengirimkan
barang-barang mereka ke pedagang kaset, distro, band, majalah, label, dan siapapun
yang terlibat dalam scene underground dan jaringan yang mereka rintis. Upaya ini
membuahkan hasil yang baik, Tengkorak telah menjual kaset demo mereka tidak
hanya di Indonesia tetapi juga di negara-negara lain di seluruh dunia. Setidaknya
Tengkorak membuktikan keberadaan band-band underground Indonesia. Hal ini
dapat terjadi atas bantuan besar distro, majalah, band dan semua jaringan pedagang
indie label dari negara-negara lain hingga menembus USA, Malaysia, Jepang,
Perancis, Rep. Ceko, Rusia, Latvia, Spanyol, Polandia, Belarussia, Kanada,
Singapura, India, Thailand, Belanda, Meksiko, Italia, Brunei Darusalam dan
sebagainya.
36
Ternyata dari sekian banyak negara yang menjadi distributor, diawali
dengan penjualan yang cukup memuaskan di Jepang, akhirnya negara Matahari
Terbit tersebut melalui salah satu perusahaan rekaman Jepang, Blood Bath Records
tertarik untuk merilis album Tengkorak dalam bentuk piringan merah 7 inchi (Red
Vinyl 7 EP). Tengkorak memberi title albumnya Dying Poor, berisikan tiga buah
lagu antara lain: Dying Poor, Organic Corruption, The Agony. Mereka bersanding
dengan group band asal Republik Ceko, Cerebral Turbulency. Menyusul tawaran
dari Jepang, dua bulan kemudian Tengkorak mendapat tawaran untuk mengikuti
album kompilasi dari negara Portugal yang diberi judul Til Your Ears Bleed Vol. 1
- Asiatic Attack, Hibernia Records Portugal, Tengkorak memberikan lagu mereka
yang berjudul Primitive Jokes.
Pada bulan November 1997, Tengkorak kembali masuk studio rekaman
untuk merekam satu lagu berjudul "Konflik’' untuk Kompilasi Metalik Klinik
(Indonesian Underground Compilation) tidak lama setelah mereka mendapat
kesepakatan dengan salah satu perusahaan rekaman terbesar di Indonesia yaitu
Musica dan mempelopori band-band Indonesia lainnya untuk ambil bagian dalam
proyek ini. Akhirnya, pada akhir Desember 1997 "Metalik Klinik" kompilasi
beredar di toko kaset nasional dan semua itu didistribusikan di seluruh Indonesia
oleh Musica Records Indonesia. Sampai Januari 1998, album ini sudah terjual
60.000 keping hanya di Indonesia.
Namun dibalik semua itu, Tengkorak harus memecat drummer lamanya
yaitu Denni Julianto. Setelah itu Tengkorak sempat bermain dengan bantuan
drummer additional bernama Donni dari band Suffering.
37
Dan setelah lama bermain dengan konsep satu gitar, akhirnya Tengkorak
menambah line up gitarisnya dengan kehadiran Hella Tanisan (mantan gitaris
Trauma) menggantikan posisi Adam yang mengundurkan diri sejak lama. Setelah
bermain di dua pertunjukan, Tengkorak memutuskan Donnirimata sebagai anggota
tetap, dan akhirnya Donnirimata meninggalkan Suffering, band lamanya untuk
bergabung dengan Tengkorak. Maka formasi Tengkorak saat itu adalah: M. Hariadi
"Ombat" Nasution, SH., (Vokal), Danang Bhudiarto, SH. (Bass), Haryo "Yoyok"
Radianto, SI-H (Guitars), Hella Tanisan (Guitar), Donni Rimata (Drums).
Maret hingga April 1999, Tengkorak kembali masuk dapur rekaman di
Magenta Studio untuk merekam full album pertama yang berjudul Konsentrasi
Massa. Album ini berisi 20 lagu, seperti Oknum, Asap Tebal, Gawean Reget,
Primitive Jokes, Kemelut, Konsentrasi Massa, Spekulasi Bisnis, Penjilat, Prestasi
Gila, Buruh, Bisnis Ejakulasi, Cacat Politik, Dosa Keluarga, Bencana Moral,
Diskriminasi, Chaos Or Riot, Aztek, Dogma, Propaganda, etc. Konsentrasi Massa,
album yang diproduksi oleh Rotor Corp dan didistribusikan secara nasional oleh
Musica Studios, sebelumnya dibagikan oleh rekan-rekan kerja di jaringan label
indie Tengkorak di seluruh dunia. Album ini diharapkan bisa tersebar luas
menembus komunitas-komunitas metal di Israel, Belarus, Republik Czeh, Portugal
dll.
Satu bulan kemudian, Heilla Tanissan keluar dari band karena alasan
tersendiri, digantikan oleh Opick di awal 2000. Diikuti oleh Donni setahun setelah
itu, untuk lebih fokus dengan pekerjaannya, namun Denni Julianto, drummer lama
Tengkorak bergabung kembali pada 2001. Namun Denni tidak seserius yang
diharapkan oleh Tengkorak untuk fokus pada eksistensi band ini karena
38
kesibukannya. Jadi Tengkorak lebih berharap memiliki drummer seperti
Donnirimata untuk ada bersama tim setelah komunikasi ulang untuk menselaraskan
kesibukan Tengkorak dengan kesibukan kerja Donni. Dan Tengkorak kembali
dengan komposisi dua gitar ditambah tiga orang yang siap merobek telinga para
pendengarnya.
Pada April 2001, album Tengkorak yang berjudul Konsentrasi Massa dirilis
ulang di Jepang. Dan pada bulan Mei 2002 Tengkorak langsung melakukan tour 16
tempat dengan nama tur Monster Of Rock Tour (Gudang Garam Tour) dengan
Suckerhead, Edane, dan PAS Band.
Bersamaan dengan tur Monster Of Rock, pada bulan Mei 2002 juga,
Tengkorak kembali masuk studio untuk merekam "Pluit Phobia", sebuah album
tribute untuk Rotor, proyek yang dihasilkan oleh Rotorcorp & Sebelas April Rec.
berisi dari 12 band Indonesia ditambah satu band Malaysia, Sil Khannaz. Segera
setelah proyek ini, Tengkorak menyiapkan materi untuk album berikutnya dengan
judul "Darurat Sipil" berisi 14 lagu dan outro pada bulan September 2002.
Tengkorak masih dikenal sebagai band grindcore dengan musik cadas yang gila
dan masih menyebarkan penyakit grindcore pada penggemarnya di seluruh dunia.
Pada tahun 2002, tepatnya bulan Desember, Samier, mantan gitaris
Slowdeath masuk menggantikan Opick. Selang dua tahun kemudian, posisi Danang
juga digantikan oleh Bonnie Sidharta. Donnirimata juga digantikan oleh drumer
Panic Disorder yaitu Ronnie Yuska. Pada tahun 2005, Tengkorak tampil sebagai
pembuka band Napalm Death di Ancol, Jakarta. Pada tahun 2007 album ketiga
Tengkorak berjudul "Agenda Suram" dirilis secara independen oleh label Sebelas
April Records. Sayangnya setelah album ini rilis, Bonnie memilih untuk mundur
39
dan membentuk Deadsquad. Posisi bass sempat diisi oleh Opick, tetapi selang satu
tahun kemudian setelah menjadi opening Suffocation, Opick memilih untuk keluar.
Sampai sekarang posisi bass dipegang oleh Herri Budiman yang juga bermain di
Locomotive.
Namun Tengkorak sempat memutuskan membubarkan diri pada tahun
2008. Dan melakukan tur terakhir mereka di tur Monster Of Rock 2008 bersama
Siksa Kubur - Qishash - Gelap - Borox - Black Ramstein - Darkness - Inhumanity
- Borgol - Brownshit - Sorrow - Bleeding Merry Unromantic - Filthblank - Jhonny
& The Rocker Swinder.
Hal ini telah membuat gempar dunia metal tanah air. Salah satu icon penting
bahkan salah satu pendiri scene metal dan underground tanah air akan berakhir.
Terutama kepada penggemar Tengkorak di lapangan yang didapati oleh redaksi
Berandalan Puritan, banyak yang tidak setuju Tengkorak membubarkan diri.
Setelah menuai banyak masukan baik dari pemerhati komunitas metal hingga kritik
dari para penggemarnya, pada tahun 2009 Tengkorak kembali kepada eksistensi
alias tidak jadi bubar.
Ombat Tengkorak memberikan penjelasan bahwasanya memang Tengkorak
seperti mengalami perubahan ideologi 180 derajat. Topik-topik yang diangkat
memang memiliki khas tersendiri. Jika selama ini metal identik dengan alkohol,
seks bebas, narkotika dan hal-hal negatif lainnya maka dengan tegas Ombat
menyatakan Tengkorak dari dulu berjuang sendiri, bagi Tengkorak semua band
yang mengajarkan sesuatu yang merusak generasi muda mereka itu musuh
Tengkorak.
40
Memang secara faktual, topik-topik anti zionis sangat kental dalam syairsyair Tengkorak di persiapan album terbarunya nanti. Menurut Ombat, musik
adalah senjata, sama seperti senjata AK47 yang dipakai mujahidin untuk melawan
penjajah, hal itu dia sampaikan dalam sebuah obrolan ringan di pelataran Masjid
Agung Al-Azhar dengan redaksi Berandalan Puritan.
Daus, gitaris dari band crustcore Gunxrose juga mengatakan satu hal yang
berbeda antara Tengkorak dan band metal lainnya adalah Tengkorak bisa masuk
baik di kalangan atas hingga kalangan bawah. Mungkin karena mereka memang
telah melewati fase perjuangan benar-benar dari bawah. Jika berbicara dengan
Ombat, seperti tidak ada jarak antara seorang artis dan penggemar. Ombat bisa
asyik, dan membaur dengan siapa saja, mereka punya massa dengan label Fans
Tengkorak.
Tengkorak adalah icon legendaries yang tidak bisa ditandingi. Mereka
memulai karir mereka dari nol besar hingga menggebrak dunia metal hingga ke
scene global metal. Mereka kembali, mereka eksis dan semangat mereka tidak akan
mati, Tengkorak rules!1
Personil:
M. Hariadi ‘Ombat’ Nasution. SH., MH.
Growl
Yoyok Radianto
-
Guitar
Samier
-
Guitar
Heri ‘Budduck’ Budiman
-
Bass
Ronnie Yuska
-
Drums
Mantan Personil:
1
http://id.m.wikipedia.org/wiki/Tengkorak_(grup_musik). Diakses pada Rabu, 1 Mei
2014, pukul 09.00
41
Adam Mustofa
-
Guitar
Hella Tanisan
-
Guitar
Opick
-
Guitar
Denny Julianto
-
Drums
Bonny Sidharta
-
Bass
Donni Rimatta
-
Drums
Danang Budiarto
-
Bass
Aliran Musik:
Grindcore
Kota Asal:
Jakarta
Perusahaan Rekaman:
Sebelas April Records
Visi dan Misi group band Tengkorak
Tengkorak, band yang telah lama malang melintang di dunia musik
Indonesia ini memiliki kekhasan tersendiri dalam bermusik. Kekhasan itu terletak
pada liriknya yang menggemakan nafas Islam dengan tetap mempertahankan genre
musik grindcore. Tengkorak, adalah band grindcore Islami Indonesia.
Tengkorak yang dikomandoi oleh Ombat yang seorang magister hukum dan
anggota tim pengacara muslim, resmi berjihad lewat jalur musik kira-kira sejak
tahun 2000-an awal dengan mendeklarasikan musik tauhid yang mengubah
berbagai simbol metal dalam performa mereka. Simbol tiga jari diubah menjadi satu
jari telunjuk, yang berarti tauhid. Lirik mereka pun setelah itu konsisten dengan
suara jihad dan anti zionis Israel. Tengkorak menyuarakan kepedulian terhadap
nasib bangsa Palestina dan menolak kehadiran zionis Israel di tanah Palestina,
42
seperti terdengar dalam lagunya yang berjudul Boycott Israel, Zionist Exaggration,
Hisbullah, Dajal Dunia dan Jihad Soldier.
Tengkorak telah muncul sebagai band yang memperhatikan kondisi anak
bangsa, yaitu anak-anak muda yang terbawa selera kebaratan dan terjerumus
pergaulan tanpa arah. Mereka berani menyuarakan jihad, takbir, dan salam dalam
setiap performanya, termasuk simbol utama satu jari tauhid yang mereka sebarkan.
Aliran metal barat yang sarat dengan anti Tuhan, obat terlarang, dan pergaulan
bebas, mereka kikis dengan memasukan muatan Islami ke dalam lirik mereka.
Apa yang dilakukan oleh band Tengkorak, merupakan salah satu usaha anak
bangsa yang peduli pada bangsanya, terutama pada kelompok masyarakat yang
mungkin tidak diperhatikan oleh khalayak. Khalayak dalam arti ini adalah orangorang yang sudah mapan yang tidak peduli pada kaum marginal yang selalu
dipinggirkan. Dakwah melalui musik kepada generasi muda metal maupun
grindcore, dengan harus terjun langsung merangkul dan memberikan solusi Islam
sebagai pencerah jiwa, dengan menunjukan konsistensi, seperti mengutamakan
sholat pada waktunya dan berjihad di jalan-Nya.
Seperti anak yang tidak tahu siapa bapak dan ibunya seperti itu pulalah
Tengkorak. Untuk informasi yang kita dapat selalu tentang hedonisme yang kotor
dan berseberangan dengan pemikiran. Seni adalah sesuatu yang berkilau yang akan
membuat orang takjub terkesima dan bahkan menderita lahir dan batin, seni juga
adalah sebuah media penyampaian yang bisa jadi berdampak baik ataupun
berdampak buruk bagi kehidupan. Seni juga bisa menjadi media dakwah dan
penyadaran bahkan menjadi sebuah penyesatan global. Oleh karena itu untuk
menjalankan sebuah seni pada kehidupan perlu pemikiran dan pengetahuan bijak
43
didalamnya. Ketika ada kesimpangsiuran serta penyesatan terjadi dikarenakan seni
itu sendiri maka seni itu akan bicara banyak untuk menasehatinya.
B. Biografi Singkat Personil Group Band Tengkorak
1. Mohammad Hariadi ‘Ombat’ Nasution. SH., MH. - Vokalis
Mohammad Hariadi ‘Ombat’ Nasution. SH., MH. lahir di Jakarta, 11 April
1973, umur 41 tahun, yang sering disapa Ombat adalah vokalis dari group band
Tengkorak. Selain aktif di group band Tengkorak, Ombat Nasution kini juga
menjadi Managing Partners MHN Law Firm, Ketua Lembaga Hukum Muslim
Indonesia (LBHMI), Ketua Badan Pengurus PUSHAMI (Pusat Hak Asasi Muslim
Indonesia), Grand Master MARKAZU (Mixed Martial Art), Guru Besar Beladiri
ONASTI (Olah Nafas Inti) info: www.beladirionasti.com.
Nama Ombat kerap disinggung pers karena dia adalah kuasa hukum
terpidana kasus terorisme Muhammad Jibril. Sehari hari Ombat adalah pria dengan
multiprofesi yang bertolak belakang. Selain menjadi pengacara kasus terorisme,
Ombat pendiri band aliran grindcore pertama di Indonesia yang bernama
Tengkorak. Pria kelahiran Jakarta, 11 April 1973, itu juga anggota aktif Kamar
Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) sekaligus direktur utama PT Sebelas April
Lian Mipro yang bergerak di bidang event organizer, promotor, dan merchandise.
Yang membuat Tengkorak berbeda dengan band-band heavy metal lain
terletak pada prinsip dan idealisme Islam dan anti- Zionis yang diusungnya. Meski
tampil urakan, soal prinsip, bagi Ombat dkk, adalah nomor satu. Ketika azan
berkumandang, mereka menghentikan aktivitasnya dan salat terlebih dahulu. Bagi
mereka, Islam tetap nomor satu jika dibandingkan dengan apapun.
44
Berbeda dengan lirik lagu metal lain yang bertema anti Tuhan, memuja
setan dan kebebasan. Lirik-lirik lagu Tengkorak bersumber dari sirah nabawi, AlQur’an, dan hadis. Menurut Ombat, itu adalah perjuangan anak band underground
untuk berjihad dengan musik. Anggota ICMI (Ikatan Cendekiawan Muslim
Indonesia) itu mengatakan, metamorfosis Tengkorak terjadi setelah bertahun- tahun
berkarya di musik underground yang identik dengan perilaku kasar, arogan, dan
liar. Dulu Tengkorak sama seperti band underground lain yang menggunakan
simbol metal tiga jari, yakni tanda jempol, telunjuk, dan jari kelingking. Ternyata,
simbol itu merujuk pada simbol setan dengan dua tanduknya dan anti-Tuhan. Kini,
Tengkorak menggagas tren baru, yakni mengganti salam metal dengan salam satu
jari.2
2. Yoyok Radianto - Guitar
Yoyok merupakan salah satu pendiri group band Tengkorak bersama
Ombat dan Danang. Dia terlibat dalam semua album yang telah Tengkorak rilis.
Yoyok telah merasakan perjuangan Tengkorak sejak awal hingga sempat bubar dan
kemudian bersatu kembali hingga sekarang sukses baik di dalam maupun di luar
negeri. Bersama personil Tengkorak lain, dia terus konsisten menyebarkan pesan
dan semangat Islam kepada seluruh pendengar melalui musik yang mereka buat.
3. Samier - Guitar
Samier merupakan personil paling baru di Tengkorak. Dia bergabung pada
bulan Desember tahun 2002. Samier yang merupakan mantan gitaris Slowdeath
masuk menggantikan Opick untuk mengisi posisi gitaris. Saat itu Tengkorak masih
2
Hasil wawancara dengan Ombat Tengkorak pada Sabtu, 5 Juli 2014, pukul 23.00-23.59
di JakCloth Music & Recording Studio
45
menulis lagu yang bertemakan politik, korupsi, bukan jihad dan hal-hal Islami
seperti sekarang ini. Tengkorak mulai menulis lagu bertemakan Islam dan jihad
sejak tahun 2007. Tengkorak ingin membuktikan bahwa Islam bukanlah teroris
yang harus ditakutkan.
Menurut Samier prinsip “kamu tidaklah metal jika tidak mabuk dan kamu
tidaklah metal jika tidak bertattoo” tidaklah tepat. Apalagi untuk di Indonesia,
Samier beranggapan kita harus memiliki gaya hidup sendiri, tidak perlu terpengaruh
budaya barat. Pendidikan agama yang kita pelajari sejak kecil juga harus kita
terapkan hingga dewasa. Tidak perlu meninggalkan ajaran agama karena musik
metal. Karena musik hanyalah hiburan, kepercayaan tidak perlu dihubungkan
dengan musik.
4. Heri ‘Budduck’ Budiman - Bass
Heri bergabung di Tengkorak setelah sebelumnya bermain di band
Locomotive. Dia menggantikan posisi bassis yang waktu itu sempat diisi oleh
Bonnie yang saat itu keluar untuk fokus di band DeadSquad dan juga menggantikan
Opick yang keluar karena memiliki kesibukan lain. Dan sampai saat ini posisi bassis
Tengkorak masih diisi oleh Heri Budiman.
5. Ronnie Yuska - Drums
Posisi drummer di Tengkorak awalnya diisi oleh Denny Julianto, namun
kemudian dia dipecat karena sikap buruknya dengan personil Tengkorak yang lain.
Kemudian Donni Rimatta dari Suffering bergabung untuk sementara setelah
kemudian Denny bergabung kembali. Namun karena Denny tidak bisa serius seperti
sebelumnya akhirnya Ronnie Yuska dari Panic Disorder bergabung di Tengkorak
mengisi posisi drummer untuk menggantikan posisi dari Denny Julianto.
46
C. Karya-Karya Group Band Tengkorak
Berikut ini adalah album-album3 yang telah dirilis oleh band Tengkorak:
Gambar 3.3
Tengkorak – It’s A Proud To Vomit Him
Label:
Cremation Production – none, Sebelas April Records – none
Format:
Cassette
Country:
Indonesia
Released:
Sep 1995
Genre:
Rock
Style:
Grindcore, Death Metal
Tracklist
Side A
Side B
A1
Primitive Jokes
B1
The Grave Torment
A2
Agression
B2
Bencana Moral
3
http://www.discogs.com/artist/1453435-Tengkorak. Diakses pada Rabu, 1 Mei 2014
pukul 09.30
47
Gambar 3.4
Tengkorak / Cerebral Turbulency – Dying Poor / Ara Shit!
Label:
Bloodbath Records – BIMI020
Format:
Vinyl, 7", EP, 33 ⅓ RPM, Limited Edition, Pink
Country:
Japan
Released:
1998
Genre:
Rock
Style:
Grindcore, Death Metal
Tracklist
Dying Poor
A1 –Tengkorak
Organic Corruption
A2 –Tengkorak
The Agony
A3 –Tengkorak
Dying Poor
Ara Shit!
48
B1 –Cerebral Turbulency
Intro (For Disharmonic Orchestra)
B2 –Cerebral Turbulency
Kill The Fucking Hypocrisy In Yourself
B3 –Cerebral Turbulency
Corrupt Shit
B4 –Cerebral Turbulency
Mindless Children Of Violent Absurdity
B5 –Cerebral Turbulency
The Wait For Death
B6 –Cerebral Turbulency
Helpless Victims
B7 –Cerebral Turbulency
Bondage
Gambar 3.5
Tengkorak – Konsentrasi Massa
Label:
Bloodbath Records – BIMI032
Format:
CD, Album
Country:
Japan
Released:
2001
49
Genre:
Rock
Style:
Death Metal
Tracklist
1
Oknum
2
Asap Tebal
3
Gawean Reget
4
Primitive Jokes
5
Kemelut
6
Konsentrasi Massa
7
Spekulasi Bisnis
8
Penjilat
9
Prestasi Gila
10
Buruh
11
Bisnis Ejakulasi
12
Cacat Politik
13
Dosa Keluarga
14
Bencana Moral
15
Diskriminasi
16
Chaos Or Riot...!?
17
Disgusting Brind ( Aztec )
18
Dogma
19
Polemik
50
20
Propaganda
21
Outro ( Greed )
22
Konflik
23
Rusuh
24
Dying Poor
25
Organic Corruption
26
Agony
Gambar 3.6
Tengkorak – Civil Emergancy
Label:
BloodBath Records – BIMI048/2005
Format:
CD, Full Length
Country:
Japan
Released:
2005
51
Genre:
Rock
Style:
Death Metal
Tracklist
1
Lunatic Leader
3:29
2
Civil Emergancy
3:08
3
Evil Made The Bomb
2:20
4
Bleeding Democracy
2:40
5
Fuck Your Soul
3:19
6
Dying Poor
3:06
7
Addict Effect
4:30
8
Officaisl Lie
3:22
9
Corruption The Nation Arrested Development
3:36
10 Loosing Your Mind
3:16
11 Destroy Zionism
4:13
12 Discrimination
3:14
13 Political Scum
3:23
14 Outro
1:29
52
Gambar 3.7
Tengkorak – Agenda Suram
Label:
Sebelas April Records
Format:
CD, Full Length
Country:
Indonesia
Released:
2007
Genre:
Grindcore
Tracklist
1. Intro
2. Jihad
3. Boycott Israel
4. United States of Asu
5. Digging The Grave For Crying Mass
6. Mass Forgiveness
53
7. Zionist Exaggration
8. Hisbullah
9. Dajal Dunia
10. Popular Cannibal
11. Trias Politica
12. Celebrity Syndrome
13. Disgusting Agenda
14. Curse Of Corruption
15. Buruh
16. Dead by Billing
17. Busuk
18. Genital Tour
19. Konvoi Mega Mobil Pejabat
20. Patroli Buas
Selain memiliki beberapa album, Tengkorak juga ikut berperan dan mengisi
salah satu soundtrack film yang berjudul Global Metal. Di film ini Tengkorak
bersama band-band luar negeri lain menyumbangkan lagunya untuk album
soundtrack film tersebut, Jihad Soldier adalah lagu Tengkorak yang ada pada
album kompilasi tersebut. Berikut ini adalah review film Global Metal:4
4
http://www.globalmetalfilm.com. Diakses pada Rabu, 1 Mei 2014 pukul 10.00
54
Gambar 3.8
Global Metal
Directed by
Sam Dunn
Scot McFadyen
Produced by
Sam Dunn
Scot McFadyen
Sam Feldman
Starring
Sam Dunn
55
Seville Pictures
Distributed by
Warner Home Video
Release dates

17 October 2007 (Bergen International Film
Festival)

20 June 2008
Running time
93 minutes
Language
English
Global Metal adalah suatu film dokumenter yang dibuat pada tahun 2007
oleh Scot McFadyen dan antropolog Kanadia bernama Sam Dunn. Film ini adalah
kelanjutan dari karya dokumenter mereka yang sukses pada tahun 2005, Metal: A
Headbanger’s Journey. Film tersebut ditayangkan pertama kali secara internasional
di Bergen International Film Festival pada 17 Oktober 2007. Global Metal berusaha
menunjukkan dampak dari globalisasi di kalangan heavy metal underground bahwa
orang yang berbeda dari budaya yang berbeda pula menjadi satu dalam musik heavy
metal.
Soundtrack
Ada sebuah soundtrack dari film Global Metal yang dirilis pada tanggal 24
Juli yang berisi lagu-lagu dari berbagai band metal dari seluruh penjuru dunia,
seperti dari Israel, China, India, Indonesia, Iran dan Jepang.
56
Gambar 3.9
Disc 1
1. "Inner Self" - Sepultura (Brazil)
2. "Walk with Me in Hell" - Lamb of God (United States)
3. "Ladders to Sumeria" - Melechesh (Israel/Netherlands)
4. "X" (Live) - X Japan (Japan)
5. "Ornaments of Gold" - Orphaned Land (Israel)
6. "Crystal Skull" (Live At the Dubai Desert Rock Festival)
- Mastodon (United States)
7. "Havenless" - Enslaved (Norway)
8. "Me-Devil" - Sigh (Japan)
9. "Cloud Connected" - (Live At the Dubai Desert Rock Festival) - In
Flames (Sweden)
57
Disc 2
10. "Indigenous Laceration" - Chthonic (Taiwan)
11. "Salvation Suicide" - Angra (Brazil)
12. "Jaktens Tid" - Finntroll (Finland)
13. "From The Sky" - Gojira (France)
14. "Epic" - 唐朝 Tang Dynasty (China)
15. "Jihad Soldier" - Tengkorak (Indonesia)
16. "Baptized" - Arthimoth (Iran)
17. "Wings Of Time" - Týr (Faroe Islands)
18. "Apocalyptic Dawn" - Demonic Resurrection (India)
D. Lirik Lagu Jihad Soldier
Jihad Soldier
Tentara Jihad
Jihad!!
Jihad!!
To whom it may concern
Bagi siapapun yang merasa
prihatin
Which testify to syahadat
Yang bersaksi untuk
bersyahadat
Israel had declared a war by throwing words
Israel telah menyatakan
sebuah perang dengan
melontarkan kata-kata
Let’s fight in the name of Allah
Ayo lawan atas nama Allah
Let’s fight in the name of Allah
Ayo lawan atas nama Allah
Jihad fisabilillah!
Jihad fisabilillah!
Jihad fisabilillah!
Jihad fisabilillah!
Jihad fisabilillah!
Jihad fisabilillah!
BAB IV
ANALISIS ISI LIRIK LAGU JIHAD SOLDIER KARYA TENGKORAK
Analisis tentang isi pesan dakwah dalam lirik lagu Jihad Soldier karya
Tengkorak menggunakan pedoman tiga kategori, yaitu:
No
KATEGORI
SUB KATEGORI
1
Pesan Aqidah
Iman Kepada Allah
Iman Kepada Malaikat Allah
Iman Kepada Kitab Allah
Iman Kepada Rasul Allah
Iman Kepada Hari Akhir
Iman Kepada Qadha dan Qadhar
2
Pesan Akhlak
Akhlak Kepada Allah
Akhlak Kepada Manusia
Akhlak Kepada Lingkungan
3
Pesan Syariah
Ibadah
Muamalah
58
59
Berikut adalah lirik lagu Jihad Soldier karya Tengkorak
Jihad Soldier
Tentara Jihad
Jihad!!
Jihad!!
To whom it may concern
Bagi siapapun yang merasa
prihatin
Which testify to syahadat
Yang bersaksi untuk bersyahadat
Israel had declared a war by throwing words
Israel telah menyatakan sebuah
perang dengan melontarkan katakata
Let’s fight in the name of Allah
Ayo lawan atas nama Allah
Let’s fight in the name of Allah
Ayo lawan atas nama Allah
Jihad fisabilillah!
Jihad fisabilillah!
Jihad fisabilillah!
Jihad fisabilillah!
Jihad fisabilillah!
Jihad fisabilillah!
Untuk menguatkan data tentang pesan dakwah yang terkandung dalam lirik
lagu Jihad Soldier, selain melakukan wawancara dengan M. Hariadi ‘Ombat’ Nasution.
SH., MH. selaku musisi yang menciptakan lirik Jihad Soldier, penulis juga
mengadakan pengujian kepada tiga orang ahli yang dianggap kredibel, yang terdiri
60
dari: Octrisany Dwi Putra S.Ds (Desainer dan Musisi), Galuh Sasongko S.Hum
(Seniman) dan Hernisya Hanuryandini S.Kom.I (Karyawan Swasta). Adapun hasil dari
penjurian ini tidak dimaksudkan untuk diuji secara statistik kuantitatif melainkan hanya
sebagai penguat data.
A. Pesan Dakwah dalam Lirik Lagu Jihad Soldier
Pesan dakwah yang terkandung dalam lagu Jihad Soldier, dapat terlihat dalam
lirik-liriknya kemudian di analisis secara detail, peneliti mengelompokkan kedalam
tiga sub kategori dan telah dianalisis menurut pandangan penulis dan berdasarkan hasil
wawancara dengan pencipta lirik lagu dan oleh tiga orang ahli yang telah ditentukan.
Berikut ini adalah pesan dakwah dalam lirik lagu Jihad Soldier karya group
band Tengkorak.
1. Pesan Aqidah
Aqidah ialah iman yang kuat kepada Allah dan apa yang diwajibkan berupa
tauhid (mengesakan Allah dalam peribadatan), beriman kepada malaikat-Nya, kitabkitab-Nya, rasul-rasul-Nya, Hari Akhir, takdir baik dan buruknya dan mengimani
semua cabang dari pokok-pokok keimanan ini serta hal-hal yang masuk dalam
kategorinya berupa prinsip-prinsip agama.1
Banyak sekali para ulama yang mendefinisikan pengertian aqidah di antaranya:
1
Syaikh Abdullah bin Abdul Aziz al-Jibrin, Cara Mudah Memahami Aqidah Sesuai Al-Qur’an,
As-Sunnah dan Pemahaman Salafus Shahih, (Jakarta: Pustaka At-Tazkia, 2006), h.3
61
a. Menurut Syaikh Abu Bakar Jabir Al-jazair, dalam bukunya, Aqidah seorang
Mukmin, Beliau mengungkapkan bahwa aqidah adalah ketentuan atau
ketetapan Allah yang fitrah selalu bersandar kepada kebenaran haq, sah
selamanya (tidak pernah berubah) dan tidak terikat kedalam hati manusia.2
b. Menurut Hasan Al-Bana, seperti yang dikutip oleh Yunahar Ilyas dalam
bukunya, Kuliah Akidah Islam, kata akidah berasal dari kata Aqa’id (bentuk
jamak dari akidah) adalah perkara yang wajib diyakini kebenarannya oleh hati
mendatangkan ketentraman jiwa menjadi keyakinan yang tidak bercampur
sedikit pun dengan keragu-raguan.3
c. Menurut Habib Muhammad bin Abdurrahman Al-Athas, dalam bukunya
Ajaran Islam Antara Tanggung Jawab Akidah dengan Hak Kewajiban Syaraiah
dalam Kajian Filsafat Muamalah, menerangkan aqidah adalah ikatan, sebuah
konsep “akar” yang harus tertanam di kalbu manusia secara kuat dan kokoh,
sehinga tidak dapat digoyahkan oleh anasir-anasir yang dapat meruntuhkan
kalbu manusia.4
d. Menurut Jamil Shaliba dalam Kitab Mu’jam Al-Falsafi, mengartikan aqidah
menurut bahasa adalah menghubungkan dua sudut sehingga bertemu dan
bersambung secara kokoh.5
2
Syaikh Abu Bakar Jabir Al-Jazairi, Aqidah seorang Mukmin, (Solo: Pustaka Mantiq, 1994),
h. 30
3
Yunahar Ilyas, Kuliah Akidah Islam, (Yogyakarta: Lembaga Pengkajian dan Pengalaman
Islam, 1995), h.1
4
Habib Muhammad bin Abdurrahman Al-Athas, Ajaran Islam Antara Tanggung Jawab Akidah
Dengan Hak Kewajiban Sayariah Dalam Filsafat Muamalah, (Banten: Lembaga Pengkajian
Pengembangan Kitab Kuning, 2008), h.22
5
Abuddin Nata, Metodologi Studi Islam, (Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 2004), h. 29
62
Dari pengertian diatas, dapat ditarik kesimpulan bahwa aqidah merupakan
landasan berfikir dan berperilaku bagi seorang muslim. Baik atau buruknya perilaku
tergantung kepada iman yang dimilikinya. Kemudian iman yang ada di dalam diri
seseorang akan mengalami pasang naik dan pasang surut sesuai dengan kondisi dan
situasi kemerosotan maka perlu dipelihara dari kemusyrikan seperti syirik kecil, syirik
besar, baik syirik secara terang-terangan maupun syirik secara terselubung. Jadi
individu itu harus menghiasi diri dengan keimanan yang kuat dan dinamis yang selalu
mendorong untuk beramal, bersabar, berjihad, dan bertahan di jalan Allah.
Aqidah atau keyakinan merupakan landasan pokok bagi orang yang beragama.
Dengan keyakinan yang kuat akan bisa mematuhi perintah dan meninggalkan larangan
Allah SWT.6 Dalam aqidah, bukan saja membahas mengenai masalah-masalah yang
wajib diimani saja, akan tetapi materi dakwah meliputi juga masalah-masalah yang
dilarang sebagai lawannya. Misalnya, syirik (menyekutukan adanya Tuhan), ingkar
dengan adanya Tuhan dan lain-lain.
Dengan demikian Aqidah merupakan fondasi bagi setiap muslim, bukan
sekedar keyakinan dalam hati, melainkan pada tahap selanjutnya harus menjadi acuan
dan dasar dalam bertingkah laku, serta berbuat yang pada akhirnya menimbulkan amal
shaleh.7
Pesan dakwah yang mengandung kategori Aqidah diantaranya adalah:
6
Yunahar Ilyas, Kuliah Akidah Islam, (Yogyakarta: Lembaga Pengkajian dan Pengalaman
Islam, 1995), h. 29
7
Abuddin Nata, Metodologi Studi Islam, (Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 2004), h. 84
63
a. Iman Kepada Allah
Beriman kepada Allah SWT. yaitu percaya, bahwa Allah itu ada, hidup dengan
tidak berpermulaan dan tidak berkesudahan. Tunggal, tidak beranak dan diperanakkan
dan tidak ada yang menyerupainya. Allah maha sempurna dari sifat-sifat yang baik dan
jauh dari sifat yang tidak baik, maha mulia dan suci daripada sifat yang tercela.
Dalam menggali isi pesan dakwah tentang iman kepada Allah, penulis juga
melibatkan pencipta lirik dan tiga orang ahli yang berkompeten. Adapun kalimat dalam
lirik lagu Jihad Soldier yang mengandung pesan Iman Kepada Allah yaitu:
“Yang bersaksi untuk syahadat”
Menurut Ombat, makna dari lirik ini adalah dia menyerukan kepada seluruh
dunia yang mengaku telah bersyahadat untuk marah ke Israel atas apa yang telah
mereka lakukan terhadap bangsa Palestina, bukan hanya mengecam tapi harus
melawan. Kita harus berani melawan mereka-mereka yang menghina Islam, kita harus
mengatakan mana yang haq dan yang batil, jangan takut walaupun banyak
ancamannya. Kita harus berperang lawan mereka, kalau tidak bisa menggunakan
tangan, bisa dengan memboikot produk mereka.
Menurut Galuh makna lirik ini yaitu menyatakan diri beriman kepada Allah dan
nabi-nabi-Nya. Bertakwa kepada satu dzat yaitu Allah SWT dan mengikuti segala
perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. Dan juga mengikuti teladan-teladan
nabi-nabi sebagai acuan untuk menjalankan segala aktivitas dalam kehidupan seharihari.
Menurut analisis penulis makna dari lirik ini adalah apabila seseorang telah
mengucapkan dua kalimat syahadat maka wajib baginya menjalankan dan menegakkan
64
ajaran-ajaran Islam yang terdapat dalam al-Qur’an dan hadits. Mengerjakan apa yang
diperintahkan oleh Allah dan menjauhi segala larangan-Nya. Dalam hal ini apabila
perintah agama mengharuskannya untuk berjuang maka dia harus berjuang, baik untuk
dirinya sendiri maupun orang lain. Contohnya adalah perang melawan Israel, jika kita
mampu kita harus melawan mereka semampu kita, dimulai dari hal-hal yang kecil yang
ada pada diri kita. Orang yang mengaku muslim, beriman kepada Allah dan
mengucapkan syahadat harus peduli kepada sekitar. Jika telah bersyahadat seharusnya
ada kesadaran dalam dirinya untuk peduli pada keadaan sekitar, terutama bagi yang
tertindas oleh kezaliman para zionis.
“Ayo lawan atas nama Allah”
Menurut Ombat, makna dari lirik ini adalah dia menyerukan kepada seluruh
umat muslim untuk melakukan perlawanan kepada musuh-musuh Islam, yang
menindas para muslim, terutama zionis Israel, dengan mengatas namakan Allah, bukan
atas nama Tuhan lain, perlawanan yang dilakukan harus berdasarkan kesadaran kita
ingin membela yang benar dan melawan yang salah, dimana yang salah dalam hal ini
adalah Israel dan sekutunya.8
Menurut Galuh makna lirik ini yaitu kita diperintahkan untuk menerapkan dan
menjalankan nilai-nilai Islam demi menegakkan ajaran Allah untuk ketentraman hidup
umat beragama. Apabila ajaran Islam diimani dan dijalankan dengan benar maka
kehidupan umat beragama satu dengan lainnya akan damai dan sejahtera. Kita juga
8
Hasil wawancara dengan Ombat Tengkorak pada Sabtu, 5 Juli 2014, pukul 23.00-23.59 di
JakCloth Music & Recording Studio
65
harus berjuang untuk mengingkari kemungkaran sebagai bentuk keimanan kita
terhadap Allah SWT.
Menurut Octrisany makna dari lirik ini adalah suatu ajakan untuk berjihad
dalam arti memerangi orang-orang kafir, memotivasi umat Islam untuk peduli terhadap
penistaan atas agama Islam yang dilakukan oleh Israel. Kalimat tersebut juga
mengisyaratkan pembelaan terhadap agama Islam atas dasar keimanan kepada Allah
SWT.
Menurut Hernisya makna dari lirik ini adalah mengajak untuk melawan
kekejaman Israel atas nama Allah bukan atas dasar kebencian ataupun kemarahan.
Perjuangan ini didasarkan atas keikhlasan kaum muslimin untuk tetap menegakkan
agama Allah. Ajakan ini didasari oleh kekejaman Israel kepada Palestina, kekejaman
Israel perlu dilawan karena kekejaman tersebut sudah diluar batas.
Menurut analisis penulis pada lirik ini maknanya adalah semua perjuangan dan
perlawanan kita harus didasarkan karena membela yang benar dan murni karena Allah
semata. Bukan memperjuangkan hal-hal buruk yang justru melawan perintah Allah.
Dalam hal ini adalah perang antara Israel dan Palestina, kita sebagai umat muslim yang
mengaku peduli kepada saudara-saudara kita yang menjadi korban kekejaman Israel
maka harus membantu mereka berjuang melalui hal apapun yang bisa kita lakukan atas
nama Allah. Sebab dengan berjuang atas nama Allah maka kita termasuk menjalankan
perintah-Nya. Perang yang dilakukan terhadap Israel pun harus atas nama Allah agar
perjuangan kita menegakkan kebenaran senantiasa diberikan pertolongan dan
kemudahan.
b. Iman Kepada Malaikat Allah
66
Beriman kepada Malaikat itu ialah percaya, bahwa Allah telah menjadikan satu
jenis makhluk yang tidak sama dengan kita manusia tentang kejadiannya, sifat-sifatnya
dan pekerjaannya, dijadikan dari cahaya (nur), tidak ada nafsu baginya, tidak bersifat
laki-laki atau perempuan, tidak makan, tidak minum, tidak tidur, tidak dapat dilihat
dengan penglihatan biasa dan bisa berupa manusia dalam bentuknya.
Dalam lirik lagu Jihad Soldier yang penulis teliti, tidak ditemui kalimat yang
masuk ke dalam kategori Iman Kepada Malaikat Allah. Begitu pula dengan pendapat
pencipta lirik dan tiga orang ahli.
c. Iman Kepada Kitab Allah
Beriman kepada Kitab-kitab-Nya, yaitu percaya pada kitab-kitab suci yang
diturunkan kepada Rasul-rasul-Nya yang berisi wahyu Allah untuk disampaikan
kepada seluruh umat manusia. Kitab-kitab tersebut yaitu kitab Taurat, kitab Zabur,
kitab Injil dan Al-Qur’an.9
Dalam lirik lagu Jihad Soldier yang penulis teliti, tidak ditemui kalimat yang
masuk ke dalam kategori Iman Kepada Kitab Allah. Begitu pula dengan pendapat dari
pencipta lirik dan tiga orang ahli.
d. Iman Kepada Rasul Allah
Beriman kepada Rasul-rasul Allah yaitu percaya bahwa Rasul-rasul itu adalah
utusan-utusan Allah kepada umat manusia untuk menyampaikan wahyu Allah yang
ajan membahagiakan dalam kehidupan di dunia dan di akhirat agar terhindar dari
siksaan-Nya.
9
6
K H. Ma’shum, Tuntunan Shalat Lengkap & Doa-doa.(Gresik: CV Bintang Pelajar, 1987) h.
67
Dalam menggali isi pesan dakwah tentang iman kepada Rasul Allah, penulis
juga melibatkan pencipta lirik tersebut dan tiga orang ahli yang berkompeten. Adapun
kalimat dalam lirik lagu Jihad Soldier yang mengandung pesan Iman Kepada Rasul
Allah yaitu:
“Yang bersaksi untuk syahadat”
Menurut Ombat makna dari lirik ini yaitu bagi setiap individu yang telah
mengucapkan dua kalimat syahadat sebagai tanda beriman kepada Rasul-rasul Allah
maka dia harus mengikrarkan dengan lidah tentang adanya Tuhan (Allah) dan hatinya
membenarkan apa yang diikrarkan oleh lidah, kemudian melaksanakan perintahperintah Allah dan menjauhi larangan-larangan-Nya.
Menurut Galuh makna dari lirik ini yaitu menjelaskan salah satu tindakan untuk
merealisasikan keimanan dengan cara bersyahadat yang diucapkan melalui lisan dan
diyakini melalui hati. Manusia melafadzkan “Asyhadu alla ilaaha illallah Wa Asyhadu
anna Muhammadar Rasulullah” sebagai bentuk dari keimanan terhadap Allah SWT.
Atas dasar keimanan itulah maka kita sebagai muslim harus memiliki rasa peduli
terhadap penderitaan Palestina dan juga membantu meringankan penderitaan mereka.
Menurut analisis penulis, makna dari lirik ini adalah dua kalimat syahadat yang
telah kita ucapkan sebagai muslim, yaitu yang membuktikan bahwa tiada Tuhan selain
Allah dan Nabi Muhammad adalah Rasul utusan Allah, maka kita wajib menaati semua
ajaran Islam yang telah tertulis di al-Qur’an maupun hadits. Maka jika kita telah
mengucapkan dua kalimat syahadat, kita harus turut membantu meringankan
penderitaan yang dialami saudara-saudara kita di Palestina. Kita bisa membantu
dengan beramal atau yang paling sederhana seperti mengirimkan doa bagi warga
68
Palestina yang sudah berjuang dan bagi mereka yang meninggal karena menjadi korban
kekejaman Israel.
e. Iman Kepada Hari Akhir
Yang dimaksud dengan iman kepada Hari Akhir adalah meyakini dengan
sepenuh hati bahwa Allah telah menetapkan hari akhir sebagai tanda akhir dari
kehidupan di dunia dan awal dari kehidupan di akhirat. Barangsiapa amal baiknya
banyak maka akan mendapatkan kebahagiaan (surga). Sebaiknya jika banyak buruknya
akan mendapat siksaan (neraka).
Dalam lirik lagu Jihad Soldier yang penulis teliti, tidak ditemui kalimat yang
masuk ke dalam kategori Iman Kepada Hari Akhir. Begitu pula dengan pendapat dari
pencipta lirik dan tiga orang ahli yang berkompeten.
f. Iman Kepada Qadha dan Qadar
Iman kepada Qadha dan Qadar yaitu percaya bahwa segala yang terjadi atas diri
seseorang yang baik maupun yang buruk pada hakekatnya adalah dari Allah SWT,
manusia hanya diwajibkan berikhtiar dan berusaha sedangkan tercapai atau
terlaksananya adalah dengan izin dan kehendak dari Allah SWT.
Dalam lirik lagu Jihad Soldier yang penulis teliti, tidak ditemui kalimat yang
masuk ke dalam kategori Iman Kepada Qadha dan Qadar. Begitu pula dengan pendapat
dari pencipta lirik dan tiga orang ahli.
2. Pesan Akhlak
Dalam bahasa Yunani akhlak sering disebut Ethick asal kata dari Etiko dan
dalam bahasa Latin disebut dengan istilah moral, yang berasal dari kata mores. Kata-
69
kata tersebut mempunyai arti tabiat, budi pekerti dan adat istiadat.10 Sedangkan
pengertian akhlak menurut istilah adalah suatu sifat yang tertanam dalam jiwa
(manusia), yang dapat melahirkan suatu perbuatan yang mudah tanpa melalui
pemikiran dan pertimbangan-pertimbangan dan perbuatannya itu dapat melahirkan
akhlak yang baik serta akhlak yang buruk. Akhlak adalah keadaan jiwa yang
mendorong untuk melakukan perbuatan-perbuatan tanpa melalui pemikiran dan
pertimbangan-pertimbangan.11
Sedangkan pengertian akhlak menurut istilah di ungkapkan oleh para ahli
dengan ungkapan yang berbeda-beda, di antaranya:
a. Menurut Al-Ghazali dalam kitabnya Ihya Umuluddin, seperti yang dikutip
oleh Mahyudin dalam bukunya, Kuliah Akhlak Tasawuf. Akhlak adalah
suatu sifat yang tertanam dalam jiwa (manusia), yang dapat melahirkan
suatu perbuatan yang sudah dilakukan, tanpa melalui maksud untuk
memikirkan (lebih lama). Maka jika sifat tersebut melahirkan suatu
tindakan yang terpuji menurut ketentuan akal dan norma agama,
dinamakan akhlak yang baik. Tetapi manakala ia melahirkan tindakan
yang jahat, maka dinamakan akhlak yang buruk.12
b. Menurut Ibnu Miskawaih dalam kitabnya Tahzib al-Akhlak, seperti yang
dikutip oleh Abuddin Nata dalam bukunya, Akhlak Tasawuf mengatakan,
10
Poejawijatna, Etika Filsafat Tingkah Laku, (Jakarta: Bumi Aksara, 1984), h.1
Abuddin Nata, Akhlak Tasawuf, (Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2003), h. 1
12
Mahyuddin, Kuliah Akhlak Tasawuf, (Jakarta: Kalam Mulya, 1999), h. 4
11
70
akhlak adalah keadaan jiwa yang mendorong untuk melakukan perbuatanperbuatan tanpa melalui pemikiran dan pertimbangan-pertimbangan.13
c. Menurut Farid Ma’ruf dalam bukunya, Akhlak dalam perkembangan
Muhammadiyah,
akhlak
adalah
kehendak
jiwa
manusia
yang
menimbulkan perbuatan-perbuatan dengan mudah karena sudah menjadi
kebiasaan tanpa menimbulkan pertimbangan terlebih dahulu.
Dari penjelasan mengenai akhlak di atas, maka dapat disimpulkan bahwa pesan
dakwah dari segi akhlak adalah segala perbuatan manusia yang timbul karena dorongan
jiwa yang kuat untuk melakukan perbuatan. Perbuatan tersebut dilakukan secara
berulang-ulang sehingga menjadi kebiasaan. Karena sudah terbiasa maka tidak
diperlukan pemikiran, pertimbangan atau renungan lagi pada saat seseorang sedang
melakukannya.
Pesan dakwah yang mengandung kategori Akhlak diantaranya adalah:
a. Akhlak Kepada Allah
Akhlak kepada Allah dapat diartikan sebagai sikap atau perbuatan yang
seharusnya dilakukan oleh manusia sebagai makhluk kepada Allah. Menurut Drs.
Mahyudin, dalam bukunya Kuliah Akhlak Tasawuf, akhlak kepada Allah itu meliputi
antara lain, bertaubat, bersabar, bersyukur, bertawakal dan bersikap takut.
Menurut Drs. Mahyudin, dalam bukunya Kuliah Akhlak Tasawuf, akhlak
kepada Allah itu meliputi antara lain:
13
Abuddin Nata, Akhlak Tasawuf, (Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2003), h. 1
71
a) Bertaubat, yaitu suatu sikap menyesali perbuatan buruk yang pernah
dilakukannya dengan berusaha menjauhinya, serta melakukan
perbuatan baik.
b) Bersabar, yaitu suatu sikap yang betah atau dapat menahan diri pada
kesulitan yang dihadapinya, tetapi tidak berarti sabar itu menyerah
tanpa upaya untuk melepaskan diri dari kesulitan yang dihadapi.
c) Bersyukur, yaitu sikap yang selalu ingin memanfaatkan dengan sebaikbaiknya nikmat yang telah diberikan oleh Allah.
d) Bertawakal, yaitu menyerahkan segala urusan kepada Allah setelah
berbuat semaksimal mungkin, ketika mengerjakan amal baik.
e) Raja, yaitu sikap jiwa yang sedang menunggu sesuatu yang disenangi
dari Allah. Setelah melakukan hal-hal yang menyebabkan terjadinya
sesuatu yang diharapkan.
f) Bersikap takut, yaitu suatu sikap jiwa yang sedang menunggu sesuatu
yang tidak disenangi dari Allah.14
Dalam lirik lagu Jihad Soldier yang penulis teliti, tidak ditemui kalimat yang
masuk ke dalam kategori Akhlak Kepada Allah. Begitu pula dengan pendapat dari
pencipta lirik dan tiga orang ahli.
b. Akhlak Kepada Manusia
Akhlak kepada manusia berkaitan dengan perlakuan seseorang terhadap sesama
manusia. Tidak melakukan hal-hal negatif, seperti membunuh, menyakiti badan atau
14
Ibid, h. 155-157
72
mengambil harta yang bukan miliknya tanpa alasan yang benar, kemudian jika bertemu
mengucapkan salam, dan ucapan yang baik, tidak berprasangka buruk, saling
memaafkan, mendoakan, saling membantu dan lain-lain.15
Dalam menggali isi pesan dakwah tentang akhlak kepada manusia, penulis juga
melibatkan pencipta lirik tersebut dan tiga orang ahli yang berkompeten. Adapun
kalimat dalam lirik lagu Jihad Soldier yang mengandung pesan akhlak kepada manusia
yaitu:
“Bagi siapapun yang merasa prihatin”
Menurut Ombat seharusnya setiap muslim yang mengetahui bahwa saudara
sesama muslim yang berada di Palestina sedang dizalimi oleh zionis Israel harus
merasa prihatin dan melakukan tindakan nyata untuk membantu perjuangan rakyat
Palestina.
Menurut Hernisya makna dari lirik ini adalah kita sebagai seorang muslim
diwajibkan untuk saling tolong menolong, karena sesama umat muslim adalah
bersaudara. Maka kita tidak boleh berdiam diri dan menutup mata atas apa yang terjadi
kepada saudara-saudara kita di bumi Palestina.
Menurut analisis penulis setiap manusia harus memiliki rasa prihatin ke sesama
manusia lainnya. Tanpa membedakan suku, ras ataupun agama. Dalam hal ini setiap
manusia yang memiliki hati harusnya merasa iba akan penderitaan saudaranya di
Palestina. Banyak anak-anak kecil yang tak berdosa harus kehilangan nyawa karena
serangan yang terus dilancarkan oleh Israel. Hubungan sesama manusia berarti setiap
15
Ibid, h. 159
73
manusia harus saling membantu bila manusia lain mengalami kesulitan, terutama jika
disebabkan oleh peperangan tidak ada akhirnya seperti yang terjadi di bumi Palestina.
“Israel telah menyatakan sebuah perang”
Menurut Ombat selaku pencipta lirik, makna dari kalimat ini adalah awal mula
mengapa kita harus melawan Israel, karena mereka yang telah memulai api peperangan
kepada warga Palestina, maka dari itu kekejaman Israel ini harus dilawan. Karena
perang ke zionis Israel ini tidak ada yang subhat, tidak ada yang abu-abu, Israel harus
diperangi, tidak perlu ada kebingungan atau keraguan. Tentara jihad yang real adalah
yang berperang dengan memperjuangkan darah dan air mata untuk melawan Israel.
Menurut Galuh makna lirik ini yakni Israel menyerang Palestina sebagai
pernyataan perang melawan agama Allah. Israel adalah pihak yang menginginkan
terjadinya peperangan dan penderitaan di bumi Palestina. Bukan hanya bertujuan untuk
merebut wilayah Palestina, tapi juga memusnahkan manusia-manusia tak berdosa yang
tidak tahu apa-apa tentang perang.
Menurut analisis penulis makna dari lirik ini adalah kita harus berperang
apabila kita dizalimi atau dihina, tidak boleh hanya diam dan membiarkan hak-hak kita
dirampas. Berperang karena menginginkan harta rampasan, menampakkan keberanian,
kemegahan, marah, dan dendam, semua itu bukan yang dimaksud. Tetapi yang
dimaksud berperang ialah supaya agama Allah menjadi tinggi, terpelihara dari segala
gangguan. Namun zionis Israel justru melakukan yang sebaliknya, mereka menyerang
Palestina dengan maksud menjajah negeri tersebut.
“Dengan melontarkan kata-kata”
74
Menurut Ombat selaku pencipta lirik makna lirik ini adalah Israel telah memicu
kemarahan umat Islam baik di Palestina maupun negara lain atas provokasi yang
mereka lakukan seperti ideologi-ideologi mereka yang intinya menghina Islam.
Mereka juga berusaha mengaburkan atau menghilangkan fakta-fakta mengenai
kemerdekaan Palestina dengan berbagai cara.
Menurut Hernisya makna dari lirik ini adalah Israel telah menyerang umat
muslim baik di Palestina maupun belahan dunia lain melalui kata-kata mereka. Katakata tersebut merupakan buah pemikiran dari ideologi Israel. Perkataan yang buruk
bisa menyebabkan akibat yang tidak terduga yang merugikan baik bagi kita maupun
orang lain, seperti timbulnya perang yang sedang terjadi antara Israel dan Palestina.
Menurut Octrisany makna dari lirik ini yakni merupakan suatu gambaran
kekejaman Israel terhadap Palestina melalui perkataannya atau hujatannya dan juga
tindakannya dengan berbuat anarkis dan menyakiti hati warga Palestina dan umat Islam
melalui ucapannya tersebut.
Menurut Galuh makna dari lirik ini yaitu perkataan yang sangat kejam yang
dilontarkan oleh Israel tentu menghina penduduk Palestina. Bahkan bukan hanya
dengan senjata-senjata perang yang dimilikinya untuk menghancurkan penduduk
Palestina, juga dengan kata-kata kejam yang menusuk hati para penduduk Palestina.
Menurut analisis penulis makna lirik ini adalah Israel adalah pihak yang
memulai api peperangan terhadap Palestina. Palestina sama sekali tidak menginginkan
perang ini terjadi namun Israel yang memancing peperangan dan kebencian ini dengan
berbagai cara. Salah satunya dengan menjajah atau merebut apa yang dimiliki oleh
Palestina. Mereka juga menghina Palestina dengan berbagai ucapan maupun tindakan
75
yang pada akhirnya melahirkan kebencian pada zionis Israel. Perang ini bukan hanya
masalah agama namun juga meluas ke berbagai aspek lain seperti perebutan tanah.
c. Akhlak Kepada Lingkungan
Akhlak kepada lingkungan meliputi akhlak terhadap hewan, tumbuh-tumbuhan
atau benda-benda tidak bernyawa lainnya. Hal ini dapat dicontohkan misalnya,
seseorang tidak dibenarkan mengambil buah sebelum matang, memetik bunga sebelum
mekar, menebang pohon yang menimbulkan kemudharatan dan lain sebagainya.
Akhlak yang dikehendaki oleh Islam adalah menjaga kelestarian dan keselarasan
dengan alam.16
Dalam menggali isi pesan dakwah tentang akhlak kepada lingkungan, penulis
juga melibatkan pencipta lirik tersebut dan tiga orang ahli yang berkompeten. Adapun
kalimat dalam lirik lagu Jihad Soldier yang mengandung Akhlak Kepada Lingkungan
yaitu:
“Bagi siapapun yang merasa prihatin”
Menurut Ombat makna lirik diatas adalah dia berusaha menyadarkan seluruh
umat muslim yang masih memiliki hati untuk turut peduli pada kekacauan yang terjadi
di bumi Palestina, terutama kehancuran pada bangunan dan lingkungan. Menurutnya
harusnya kekacauan itu tidak perlu terjadi jika setiap orang bisa berpikir dengan benar
dan lurus bahwa penyerangan yang dilakukan tidak ada gunanya dan hanya semakin
menambah kerugian di kedua belah pihak, baik Palestina maupun Israel.
16
Abuddin Nata, Akhlak Tasawuf, (Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2003), h. 151
76
Menurut Galuh makna lirik diatas adalah untuk semua kaum muslim yang
merasa sedih dan peduli kepada kaum sesamanya, atas kekejaman Israel kepada
Palestina. Kepedulian ini harus ditunjukan dengan tindakan nyata untuk membantu
Palestina dalam memerangi Israel. Karena kesedihan yang dirasakan oleh Palestina
adalah kesedihan bagi semua kaum muslimin di dunia.
Menurut analisis penulis makna dari lirik ini adalah untuk mengajak bagi
siapapun, baik pria maupun wanita, muda ataupun tua, yang merasa prihatin atas
penderitaan yang dialami oleh rakyat Palestina dan kerusakan yang timbul pada negeri
tersebut, untuk turut membantu meringankan penderitaan mereka. Hal itu bisa
dilakukan dengan berbagai macam cara semampu kita, dalam hal kepada lingkungan,
hal yang bisa kita lakukan adalah membantu membangun kembali bangunan yang
sudah rusak, seperti rumah sakit, dan juga membantu menanam pohon-pohon di
wilayah bekas perang. Jika hal-hal seperti itu tidak bisa kita lakukan maka kita bisa
membantu dimulai dengan diri sendiri dan lingkungan sekitar, seperti menjaga fasilitas,
menjaga kebersihan dan menjaga tumbuhan dan pohon-pohon yang ada di sekitar kita.
3. Pesan Syariah
Syariah adalah hukum dan perundang-undangan yang terdapat dalam Islam,
baik yang berhubungan manusia dengan Tuhan, maupun antara manusia itu sendiri.17
Hukum syariah disebut juga sebagai cermin peradaban dalam pengertian bahwa ketika
ia tumbuh matang dan sempurna maka peradaban mencerminkan dirinya dalam
17
Samsul Munir Amin, Ilmu Dakwah, (Jakarta: Amzah, 2009), cet. Ke-1, h. 90
77
hukum-hukumnya. Pelaksaan syariah merupakan sumber yang melahirkan peradaban
Islam, yang melestarikan dan melindunginya dalam sejarah. Syariah inilah yang akan
selalu menjadi kekuatan peradaban di kalangan kaum muslimin.18
Syariah Islam mengembangkan hukum bersifat komprehensif yang meliputi
segenap kehidupan manusia. Kelengkapan ini mengalir dari konsepsi Islam tentang
kehidupan manusia yang diciptakan untuk memenuhi ketentuan yang membentuk
kehendak Ilahi. Materi dakwah yang menyajikan unsur syariah harus dapat
menggambarkan atau memberikan informasi yang jelas di bidang hukum dalam bentuk
status hukum yang bersifat wajib, mubbah (dibolehkan), mandub (dianjurkan), makruh
(dianjurkan supaya tidak dilakukan) dan haram (dilarang).
Materi dakwah yang bersifat syariah ini sangat luas dan mengikat seluruh umat
Islam. Ia merupakan jantung yang tidak terpisahkan dari kehidupan umat Islam di
berbagai penjuru dunia, dan sekaligus merupakan hal yang patut dibanggakan.
Kelebihan dari materi syariah Islam antara lain bahwa ia tidak dimiliki oleh umat-umat
yang lain. Syariah ini bersifat universal, bahkan hak seluruh manusia. Dengan adanya
materi syariah ini, maka tatanan sistem dunia akan teratur dan sempurna.
Pengertian syariah mempunyai dua aspek hubungan yaitu hubungan antara
mansuai dengan Tuhan (vertikal) yang disebut ibadah, dan hubungan antara manusia
dengan sesama (horizontal) yang disebut muamalah.
Pesan dakwah yang mengandung kategori Syariah diantaranya adalah:
a. Ibadah
18
Ismail R. Al-Faruqi, Menjelajah Atlas Dunia Islam, (Bandung: Mizan, 2000), h. 305
78
Ibadah menurut bahasa kata Ibnu Sayyidah ialah merendahkan diri. Diambil
dari perkataan mereka Thariq ma’bad, yakni jalan yang ditentukan (sering dilalui
orang). Darinyalah diambil kata ‘Abd (hamba), karena ketundukannya kepada
Tuhannya. Ibadah, Khudhu, Tadzallul dan istikanah adalah kata-kata yang hampir
sama maknanya.
Ibadah adalah sejenis ketundukan yang hanya menjadi hak Pemberi
kenikmatan dengan berbagai nikmat yang paling tinggi, seperti kehidupan,
pemahaman, pendengaran dan penglihatan. Al-Jauhari berkata, makna asal Ududiyyah
ialah tunduk dan merendahkan, sedangkan Ibadah maknanya adalah ketaatan.
Sedangkan ibadah menurut istilah yang didefinisikan oleh Syaikhul Islam r.a adalah
suatu istilah yang mencakup segala sesuatu yang dicintai oleh Allah dan diridhai-Nya
berupa ucapan dan perbuatan, baik yang nampak maupun yang tersembunyi
“Jihad fisabilillah”
Jihad adalah salah satu tema pokok dalam al-Quran. Pembahasan jihad dalam
al-Quran cukup mewarnai sebagian ayat-ayat al-Quran yang diturunkan di Makkah dan
Madinah. Hal ini menunjukkan urgensi jihad dalam sejarah pembentukan dan
perkembangan syariat Islam. Islam datang membawa nilai-nilai kebaikan dan
menganjurkan manusia agar memperjuangkannya hingga mengalahkan kebatilan.
Tetapi hal itu tidak dapat terlaksana dengan sendirinya, kecuali melalui perjuangan
(jihad) menghadapi musuh19.
M. Quraish Shihab, Wawasan Al-Quran Tafsir Maudhu’I atas Berbagai Persoalan Umat
(Cet. XIX: Bandung: Mizan, 2007). h. 501
19
79
Jihad itu harus dilakukan pada jalan Allah SWT, seperti yang terdapat dalam
firman Allah dalam QS. al- Hajj (22): 78
َ َ َ َ ‫جاَه ُِد َواَِفَا‬
ََ ‫َو‬
ِ ‫ج َهادِ َه‬
ِ
ِ َ‫ّللَِحق‬
“Dan berjihadlah kamu pada jalan Allah dengan jihad yang sebenarbenarnya.”
Jihad tidak hanya dipahami dalam arti perjuangan fisik atau perlawanan
bersenjata, tetapi lebih jauh dari pada itu merupakan perjuangan melawan dan
memerangi hawa nafsu dan kebodohan. Jihad juga berarti ujian yaitu ujian bagi kualitas
seseorang. Sejalan dengan itu al-Asfhahany menyebutkan bentuk-bentuk jihad, yang
antara lain adalah jihad terhadap orang-orang kafir, munafik, zhalim, jihad terhadap
hawa nafsu dan jihad terhadap setan. Bahkan disebutkan olehnya bahwa jihad
merupakan perjuangan pikiran untuk melawan kebodohan.20
Dalam literatur lain disebutkan bentukan jihad adalah kata ijtihad dan
mujahadah. Ijtihad bermakna mengarahkan kemampuan dan kekuatan untuk mencari
penyelesaian sesuatu persoalan. Upaya yang dimaksud adalah upaya mengerahkan
kemampuan ilmu pengetahuan untuk memikirkan penyelesaian suatu masalah.
Sedangkan kata mujahadah adalah upaya dengan sungguh-sungguh untuk
mendekatkan diri kepada Tuhan dan berupaya menyingkirkan segala bentuk yang
menghalangi.21
20
21
Al Raghib al- Asfahaniy fi gharib al- Quran; (Beirut: Dar al- Ma’rifat, t th), h. 101
Ibnu Munzir, Lisan al- Arab al-Muhit, Jilid. 1 (Beirut: Dar al Lisan al Arab, t. th), h. 520
80
Jihad merupakan aktifitas yang unik, menyeluruh, dan tidak dapat disamakan
dengan aktivitas lain. Tidak ada satu amalan keagamaan yang tidak disertai dengan
jihad. Paling tidak, jihad diperlukan untuk menghambat rayuan nafsu yang selalu
mengajak pada kedurhakaan dan mengabaikan tuntunan agama. Oleh karenanya
manusia diperingatkan oleh Allah agar tidak mengikuti hawa nafsu sekehendak hati,
karena dapat mendorong kepada kekufuran dan kedurhakaan, dengan demikian pula
manusia pada hakikatnya tidak memperoleh petunjuk bahkan ia akan menjadi sesat.
Menurut Ombat, jihad fisabilillah adalah berjuang untuk membela atau
memajukan agama Islam pada jalan Allah, namun dia mengatakan jihad itu harus
dimulai dari diri sendiri. Jihad yang dia lakukan mulai dari dirinya sendiri adalah
berusaha untuk menghentikan kebiasaan merokok. Dia tahu hal itu berat namun dia
harus melawan semua itu, karena merokok tidak ada gunanya, membuang-buang waktu
dan menyebabkan kesehatan terganggu. Dia beranggapan bagaimana mau berjihad
(berperang) jika mengalahkan dirinya sendiri tidak bisa. Jadi kita kalahkan diri sendiri
dulu untuk menuju jihad yang lebih besar.
Kemudian menurutnya jihad yang dilakukan oleh para warga Palestina ke Israel
dengan perang angkat senjata juga merupakan jihad fisabilillah, walaupun rakyat
Palestina tidak menginginkan peperangan tersebut namun karena zionis Israel yang
terus mengambil hak-hak dan kehidupan mereka maka harus dilawan dengan cara
apapun, salah satunya dengan perang angkat senjata. Karena perjuangan rakyat
Palestina itu adalah sesuatu yang benar, tidak ada salahnya. Yang benar itu Palestina
81
dam yang salah itu Israel. Tidak perlu ada kesepakatan damai karena Israel itu Negara
penipu, pengkhianat, dan tidak bisa dipercaya.
Menurut Hernisya makna dari jihad fisabilillah adalah suatu bentuk perang di
jalan Allah, bertujuan untuk membela agama kita yaitu agama Islam, maksudnya
adalah membela kebenaran dan mengerjakan mana yang haq dan meninggalkan yang
bathil.
Menurut Galuh makna lirik ini yaitu perjuangan menegakkan nilai-nilai Islam
di jalan Allah untuk menggapai surga-Nya. Kita harus berperang menumpas
kemungkaran di jalan Allah demi tegaknya nilai-nilai Islam agar umat Islam tidak
tertindas.
Menurut analisis penulis jihad fisabilillah adalah jihad yang harus kita lakukan
atas kemauan kita sendiri dan dimulai dari kita sendiri ikhlas karena Allah SWT, kita
mulai berjihad dari hal-hal kecil yang bisa kita lakukan disertai dengan pengorbanan
jiwa dan harta benda, kesabaran, tanpa pamrih, ikhlas semata-mata untuk mencapai
ridha Allah, bersungguh-sungguh untuk mencapai tujuan yang diinginkan, serta
senantiasa dalam koridor yang diridhai Allah. Dengan demikian dalam setiap aspek
kehidupan terdapat jihad di dalamnya. Jihad bisa dilakukan dengan berbagai macam
hal, tidak harus dengan perang angkat senjata, tetapi apabila situasi dan kondisi
mengharuskan kita untuk berperang angkat senjata maka kita harus siap, tidak boleh
ada sedikit rasa takut karena perang yang kita lakukan merupakan ibadah atas nama
Allah SWT.
82
Jihad fisabilillah yang paling berat adalah berjuang memerangi hawa nafsu,
bagaimana kita memerangi syetan yang ada dalam tubuh ini. Justru nafsu inilah yang
sangat sulit untuk diperangi karena teramat halusnya syetan ini bersemayam lalu
menghembuskan bisikan-bisikan manis tetapi penuh racun. Nafsu kesombongan,
amarah, merasa dirinya mampu, merasa lebih pintar, merasa lebih kaya, merasa lebih
khusyuk. Perang melawan hawa nafsu inilah perang yang sangat besar dalam sejarah
manusia, karena perang ini hanya berakhir ketika ruh ini lepas dari tubuh yang fana ini.
Jihad merupakan kerja profesional dalam segala aspek kehidupan yang disertai
dengan pengorbanan jiwa (totalitas manusia) dan harta benda, dalam upaya dengan
sungguh-sungguh untuk mendekatkan diri kepada Tuhan dan berupaya menyingkirkan
segala bentuk yang menghalanginya. Kesabaran merupakan syarat keberhasilan jihad
dan harus dilaksanakan demi Allah, sebagai perwujudan kepribadian, dengan
mencurahkan kemampuannya untuk berupaya sungguh-sunnguh melawan dorongan
hawa nafsu dan melakukan amal saleh.
Izin memerangi kaum kafir bukan karena kekufuran atau keengganan mereka
memeluk Islam, tetap penganiayaan yang mereka lakukan terhadap hak asasi manusia
untuk memeluk agama yang dipercayainya. Dengan demikian, tidaklah benar bahwa
konsep jihad dalam al-Quran sama dengan teroris (bom bunuh diri), sebab tidak
dibenarkan adanya jihad yang bertentangan dengan fitrah kemanusiaan. Jihad tidak
dapat dikonotasikan hanya kepada upaya-upaya kekerasan dengan motif-motif agama.
Islam ketika membolehkan perang juga memberi aturan-aturan pelaksanaan yang dapat
dikatakan perang adalah jalan yang terakhir.
83
Makna jihad sangat luas pengertiannya, maka adalah sesuatu yang keliru ketika
sebuah kelompok tidak menyenangi kelompok lain lalu mereka mengambil tindakan
kekerasan dengan mengunakan istilah jihad. Dengan kata lain bahwa yang berkaitan
dengan terorisme lalu dipraktekkan oleh kalangan Islam tertentu dan mengundang
kontroversi dalam Islam hal itu bukanlah jihad. Mereka melakukan tindakan bunuh diri
dengan mengharapkan mati syahid, sementara ajaran Islam tidak membenarkan,
bahkan mengharamkan tindakan bunuh diri. Jihad sudah saatnya diberi konotasi yang
lebih menggambarkan ajaran Islam yang menganjurkan untuk hidup damai, aman,
sejahtera, tentram dan harmoni di dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan
bernegara.
b. Muamalah
Muamalah adalah aturan-aturan Allah SWT yang ditunjukkan untuk mengatur
kehidupan manusia dalam urusan keduniaan dan sosial kemasyarakatan, dalam artian
dimanapun manusia berada dia harus senantiasa mengikuti aturan yang telah ditetapkan
Allah, karena dalam Islam tidak ada pembeda antara amalan dunia dengan amalan
akhirat, sebab sekecil apapun amalan manusia di dunia harus didasarkan pada
ketetapan Allah.
Pengertian muamalah dapat dilihat dari dua segi, yang pertama dari segi bahasa
yaitu muamalah berasal dari kata amala-yuamilu-muamalatan yang artinya saling
bertindak, saling berbuat dan saling mengalahkan.22 Dengan demikian dapat diartikan
22
Hendi Suhendi, Fiqih Muamalah, (Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 2002), h.1
84
bahwa muamalah berarti ketetapan Allah yang mengatur hubungan manusia dengan
sesamanya dan dengan lingkungannya (alam sekitar).
Sedangkan
muamalah
menurut
istilah,
banyak
sekali
para
pakar
mendefinisikan muamalah secara istilah di antaranya:
1) Menurut H. Masjuk Zuhdi, dalam bukunya Studi Islam, Jilid III: Muamalah.
Muamalah adalah segala aturan agama yang mengatur hubungan antara
sesama manusia, baik yang seagama maupun tidak seagama, antara manusia
dengan kehidupan dan antara manusia dengan alam sekitarnya atau alam
semesta ini.23
2) Menurut Hendi Suhendi, muamalah adalah segala peraturan yang
diciptakan Allah untuk mengatur hubungan dengan manusia dengan
kehidupan antara manusia dengan alam sekitarnya atau alam semesta ini.24
3) Menurut Hudlari Byk, muamalah adalah semua akad yang membolehkan
manusia untuk saling menukar manfaat.
4) Menurut Idris Ahmad, muamalah adalah aturan Allah yang mengatur
hubungan manusia dengan manusia dalam usahanya untuk mendapatkan
alat-alat keperluan jasmaninya dengan cara yang paling baik.
Dari beberapa pengertian di atas tentang pengertian muamalah menurut istilah,
dapatlah ditarik kesimpulan bahwa muamalah adalah aturan-aturan Allah SWT yang
ditunjukkan untuk mengatur kehidupan manusia dalam urusan keduniaan dan sosial
23
Masjuk Zuhdi, Studi Islam Jilid III : Muamalah, (Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada,
1993), h. 26
24
Hendi Suhendi, Fiqih Muamalah, (Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 2002), h.1
85
kemasyarakatan, dalam artian dimanapun manusia berada dia harus senantiasa
mengikuti aturan yang telah ditetapkan Allah, karena dalam Islam tidak ada pembeda
antara amalan dunia dengan amalan akhirat, sebab sekecil apapun amalan manusia di
dunia harus didasarkan pada ketetapan Allah SWT.
Dengan demikian dapat diartikan bahwa muamalah berarti ketetapan Allah
yang mengatur hubungan manusia dengan sesamanya dan dengan lingkungannya (alam
sekitar). Kaitannya dengan hubungan antar sesama manusia, maka dalam muamalah
ini mengatur hal-hal yang berkaitan dengan masalah ekonomi, politik, sosial, hukum,
dan kebudayaan.25
Dalam lirik lagu Jihad Soldier yang penulis teliti, tidak ditemui kalimat yang
masuk ke dalam kategori Muamalah. Begitu pula dengan pendapat dari pencipta lirik
dan tiga orang ahli yang berkompeten.
B. Motivasi Tengkorak Menciptakan Lirik Lagu Jihad Soldier
Pada tanggal 5 Juli 2014 yang bertepatan dengan hari Sabtu, di dalam studio
musik JakCloth yang berada di Jalan Ciledug Raya No. 50 Petukangan, Jakarta Selatan,
ketika itu Mohammad Hariadi ‘Ombat’ Nasution. SH., MH. atau yang lebih akrab
disapa Ombat itu sedang berkumpul bersama keluarga dan personil Tengkorak lain.
Ditengah-tengah kesibukannya itu saya mewawancarai dia (Ombat) selaku pencipta
lirik lagu Jihad Soldier dan vokalis group band Tengkorak.
25
Hendi Suhendi, Fiqh Muamalah, (Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2007) edisi 1-3, h. 2
86
Sebelum saya mewawancarai Ombat sebagai pencipta lirik lagu Jihad Soldier,
ada wartawan dari media Jerman yang sedang berwawancara dengannya perihal isuisu yang saat ini sedang hangat dibicarakan, seperti perang antara Palestina dan Israel
juga termasuk tentang band Tengkorak itu sendiri. Setelah kebutuhan para wartawan
Jerman itu selesai barulah saya sebagai peneliti dipersilahkan oleh manager untuk
mewawancarai Ombat.
Ketika diwawancarai di studio JakCloth tersebut Ombat ditemani istri dan buah
hatinya, personil Tengkorak lain dan juga manajer. Keadaan saat itu sangat tenang
karena hampir tengah malam dan cuaca yang cukup dingin karena sedang turun hujan.
Saat itu Ombat menggunakan sweater hitam yang bergambar seorang muslimah yang
memakai cadar dan masjid Al Aqsa, sweater itu juga bertuliskan “Al Aqsa Ours Not
Thems”.
Menurut Ombat selaku pencipta lirik lagu Jihad Soldier, dia menciptakan lagu
ini karena rasa kepedulian dan keprihatinan dia terhadap warga Palestina, terutama
wanita dan anak-anak tak berdosa yang menjadi korban kezaliman zionis Israel.
Melalui lagu ini dia ingin mengajak dan menyadarkan kita semua umat Islam yang
mengaku bersyahadat untuk membantu meringankan penderitaan mereka dengan cara
apapun yang kita bisa. Dia menekankan jika ingin benar-benar disebut tentara jihad
maka umat muslim harus perang angkat senjata terhadap Israel, bukan hanya menghina
atau menghujat perbuatan yang telah zionis Israel lakukan. Jika kita tidak bisa dengan
perang angkat senjata bisa melakukan hal yang paling mudah yaitu berdoa, hal lain
yang bisa kita lakukan yaitu memboikot dan tidak menggunakan produk-produk Israel.
87
Selain itu melalui Jihad Soldier ini dia berusaha meyakinkan pendengar bahwa
memerangi Israel itu bukanlah hal yang subhat, mutlak Palestina itu adalah pihak yang
benar dan Israel itu pihak yang salah. Jadi melawan Israel itu adalah suatu keharusan
dan tak perlu ada keraguan atau ketakutan meskipun mendapatkan ancaman. Karena
yang haq harus dikatakan haq dan yang batil harus dikatakan batil, tidak perlu ada
kebingungan. Menurutnya selemah-lemahnya iman kita harus berdoa supaya warga
Palestina tetap istiqomah di jalan Allah dan dikalahkan musuh-musuhnya.
Ombat juga berpesan khususnya bagi kita mahasiswa UIN agar kita berpikir
dan sadar bahwa sekarang ini sudah akhir zaman, eranya fitnah, jadi banyak orangyang mengaku benar dan ilmunya tinggi tapi dia menyesatkan orang lain, sedangkan
orang yang dianggap urakan justru berbalik membela aqidah, membela Islam dengan
semua resiko. Jadi kita harus mulai berpikir dengan jernih, segala sesuatunya bisa kita
bicarakan, jangan ditelan mentah-mentah. Kita bukan pluralisme, semua agama
memang baik, tapi yang paling baik hanyalah agama Islam, kita menghargai perbedaan,
namanya pluralitas, bukan pluralisme. Kita harus menghargain sesama. Jadi jangan
kalah dengan anak band yang dianggap urakan tapi sekarang memperbaiki diri, sebagai
akademisi kita harus lebih benar dan cerdas lagi. Apapun yang bisa dikerjakan sekarang
harus kita kerjakan selama masih punya banyak waktu untuk dimanfaatkan.
BAB V
PENUTUP
A. Kesimpulan
Dari uraian diatas, maka dapat disimpulkan bahwa lirik lagu Jihad Soldier yang
diciptakan oleh Ombat Tengkorak merupakan salah satu media dakwah yang cukup
efektif dalam penyampaian pesan-pesan dakwah. Lirik lagu ini menjadi salah satu
media alternatif untuk menyebarkan dakwah terutama kepada anak-anak muda yang
cenderung bosan mendengarkan ceramah dari ustadz baik melalui pengajian di majelis
maupun acara-acara dakwah di televisi. Selain itu lirik lagu yang dilantunkan oleh
Ombat sebagai vokalis Tengkorak cukup mudah diingat dan bisa memunculkan
semangat karena dinyanyikan dengan penuh energi. Lirik lagu ini pun selalu diulangulang tanpa ada perubahan judul maupun isi dari liriknya, berbeda dengan ceramah
yang disampaikan oleh seorang da’i yang akan selalu berubah-ubah isi dari materi yang
da’i sampaikan disetiap saat walaupun judulnya sama.
Pesan yang terkandung dalam lirik lagu Jihad Soldier adalah pesan yang
mengandung nilai Aqidah yaitu pada lirik ”Yang bersaksi untuk syahadat” “Ayo
lawan atas nama Allah”, lirik-lirik tersebut menjelaskan bahwa segala sesuatu yang
kita kerjakan harus sesuai dengan ajaran Islam dan dilakukan agar mendapatkan ridha
Allah. Dimana kata itu memperkuat Aqidah kita bahwa hanya Allah SWT lah yang
Maha Kuasa dan sempurna di alam semesta ini. Lalu dari segi Akhlak yaitu terletak
90
91
pada lirik ”Bagi siapapun yang merasa prihatin” “Israel telah menyatakan sebuah
perang” “Dengan melontarkan kata-kata”. Lirik-lirik ini menjelaskan bahwa akhlak
kita bisa dilihat dari apa yang sudah kita lakukan, baik akhlak terhadap sesama manusia
maupun akhlak terhadap lingkungan, jika kita memiliki akhlak yang baik pasti kita
akan merasa prihatin terhadap penderitaan rakyat Palestina karena kezaliman Israel,
dan dalam hal ini zionis Israel memiliki akhlak yang buruk karena memicu peperangan
dengan Palestina. Sedangkan pada nilai Syariah terletak pada lirik ”Jihad fisabilillah”.
Lirik tersebut menjelaskan bahwa jihad adalah salah satu ibadah yang harus dilakukan
selama berada di jalan yang benar, yakni di jalan Allah SWT. Jihad bisa dimulai dari
hal yang paling kecil dan sederhana, yakni jihad terhadap diri sendiri sebelum ke hal
yang lebih besar, seperti perang angkat senjata.
Sedangkan motivasi group band Tengkorak, yang diwakili oleh Ombat dalam
menciptakan lirik lagu Jihad Soldier ini adalah dia ingin mengajak dan menyadarkan
kita semua umat Islam yang mengaku bersyahadat untuk membantu meringankan
penderitaan mereka dengan cara apapun yang kita bisa. Dia menekankan jika ingin
benar-benar disebut tentara jihad maka umat muslim harus perang angkat senjata
terhadap Israel, bukan hanya menghina atau menghujat perbuatan yang telah zionis
Israel lakukan. Jika kita tidak bisa dengan perang angkat senjata bisa melakukan hal
yang paling mudah yaitu berdoa, hal lain yang bisa kita lakukan yaitu memboikot dan
tidak menggunakan produk mereka.
Jadi melawan Israel itu adalah suatu keharusan dan tak perlu ada keraguan atau
ketakutan meskipun mendapatkan ancaman. Karena yang haq harus dikatakan haq dan
yang batil harus dikatakan batil, tidak perlu ada kebingungan.
92
B. Saran-saran
Setelah penulis menyelesaikan penelitian ini, penulis ingin memberikan
beberapa saran untuk kelanjutan dari dakwah melalui sebuah lagu yaitu ;
1. Kepada seluruh musisi agar selalu berkarya dengan menciptakan lirik-lirik
lagu yang mengandung pesan yang baik serta bermanfaat bagi para musisi
lain dan juga para penikmat musik.
2. Kepada para musisi diharapkan dapat mengaplikasikan apa yang telah
diciptakan dan disampaikan kepada penikmat musik dalam kesehariannya.
3. Kepada seluruh personil Tengkorak agar selalu konsisten berdakwah melalui
jalur musik agar para penikmat musik khususnya di Indonesia mendapatkan
pemahaman lebih mengenai ajaran agama Islam dan senantiasa menjunjung
nilai-nilai kebenaran.
4. Kepada praktisi dakwah yaitu da’i, penulis, musisi Islam, seniman dan lain
sebagainya agar selalu memperdalam keilmuannya agar menambah
wawasan dan menciptakan suatu karya yang bisa bermanfaat dan menjadi
inspirasi bagi semua orang.
5. Kepada seluruh Mahasiswa Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah
Jakarta, khususnya mahasiswa jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam
untuk lebih kreatif dalam mengemas cara penyampaian dan isi pesan dakwah
yang akan disampaiakan, agar masyarakat atau mad’u menyukai dan tertarik
kepada sesuatu yang baru serta tidak membosankan.
DAFTAR PUSTAKA
Al-Albani, Muhammad Nashiruddin. Siapa Bilang Musik Haram. Jakarta:
Daarul Haq, 2002.
Al Baghdadi, Abdurrahman. Seni Dalam Pandangan Islam. Gema Insani Press:
Jakarta, 1998.
Al-Faruqi, Ismail R. Menjelajah Atlas Dunia Islam. Bandung: Mizan, 2000.
Al-Jibrin, Abdullah bin Abdul Aziz. Cara Mudah Memahami Aqidah Sesuai AlQur’an, As-Sunnah dan Pemahaman Salafus Shahih. Jakarta: Pustaka AtTazkia, 2006.
Al Raghib al- Asfahaniy fi gharib al- Quran. Bairut: Dar al- Ma’rifat, t th.
Al-Qardhawi, Yusuf. Islam dan Seni. Bandung: Pustaka Hidayah, 2000.
----------------. Islam Bicara Seni. Solo: Era Intermedia, 2004.
----------------. Nasyid Versus Musik Jahiliah. Bandung: Mujahid, 2001.
Amin, Samsul Munir. Ilmu Dakwah. Jakarta: Amzah, 2009.
Bungin, ed, Burhan. Metodologi Penelitian Kualitatif Aktualisasi Metodologi
Kearah Ragam Kontemporer. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2003.
Danesi, Marcel. Pengantar Memahami Semiotika Media. Yogyakarta: Jalasutra,
Juli 2010.
Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta:
Balai Pustaka, 1998.
Djohan. Terapi Musik, Teori dan Aplikasi. Yogyakarta: Galang Press, 2006.
Erick, dkk. Majalah Hai edisi 25 Februari-2 Maret 2008: Underground Maut.
Jakarta: PT Gramedia.
Gazalba, Sidi. Islam dan Kesenian. Jakarta: Pustaka Al-Husna, 1998.
Ghazali, M. Bahri. Dakwah Komunikatif: Membangun Kerangka Dasar Ilmu
Komunikasi Dakwah. Jakarta: Pedoman Ilmu Jaya, 1997.
Hafidhuddin, Didin. Dakwah Aktual. Jakarta: Gema Insani Press, 1998.
Hajsmy, A. Sejarah Kebudayaan Islam. Jakarta: Bulan Bintang, 1995.
Heryana, Aidil S.SosI. Majalah Ummi edisi Juli 2011. Jakarta: PT. Insan Media
Pratama.
Holsty, R. et. al “Content Analysis, dalam Hand Book Of Sosial Psykologi,” (Edited
by Garner Lindzey and Elliot Aronson), Cambridge: Massachutes. Dikutip
dari skripsi Budi Haryanto. “Isi Pesan Dakwah Pada Lirik Lagu Album
SurgaMu Group Band Ungu”. Jakarta: UIN, 2006.
Ilyas, Yunahar. Kuliah Akidah Islam. Yogyakarta: Lembaga Pengkajian dan
Pengalaman Islam, 1995.
Ma’shum, K.H. Tuntunan Shalat Lengkap & Doa-doa. Gresik: CV Bintang Pelajar,
1987.
Machlis, Joseph. The Enjoyment of Music: An Introduction to Listening. Newyork:
WW Norton and Company, 1995), h.4. yang dikutip dalam skripsi Idrus,
Analisis Isi Pesan Dakwah Dalam Album Religi “Kembali Kepada-Nya”
Karya Gito Rollies (Jakarta: UIN Syarif Hidayatullah, 2008), h.2
Muhyidin, Asep dan Safei, Agus Ahmad. Metode Pengembangan Dakwah.
Bandung: CV Pustaka Setia, 2002.
Munawir, Ahmad Warson. Kamus al-Munawwir. Surabaya: Pustaka Progresif,
1997.
Munir, Muhammad dan Ilaihi, Wahyu. Manajemen Dakwah. Jakarta: Kencana,
2009.
Nata, Abuddin. Al-qur’an dan Hadits. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 1994.
-------. Akhlak Tasawuf. Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2003
Poejawijatna. Etika Filsafat Tingkah Laku. Jakarta: Bumi Aksara, 1984.
Rakhmat, Jalaluddin. Psikologi Komunikasi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya,
2001.
Shihab, M. Quraish. Wawasan Al-Quran Tafsir Maudhu’I atas Berbagai Persoalan
Umat. Bandung: Mizan, 2007.
Shihab, Quraish. Fatwa-fatwa Seputar Wawasan Agama. Bandung: Mizan, 1999.
Sobur, M. Si, Drs. Alex. Analisis Teks Media: Suatu Pengantar Analisis Wacana,
Analisis Semiotik dan Analisis Framing. Bandung: PT. Remaja Rosda
Karya, 2004.
Suhaimi dan Jumroni. Metode-metode Penelitian Komunikasi. Jakarta: UIN Press,
2006.
Suhendi, Hendi. Fiqh Muamalah. Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2007.
Tasmara, Toto. Komunikasi Dakwah. Jakarta: Gaya Media Pratama, 1997.
Tim Penyusun Kamus Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. Kamus Besar
Bahasa Indonesia. Jakarta: Bina Aksara, 1986.
Wawancara Pribadi dengan Mohammad Hariadi ‘Ombat’ Nasution. SH., MH.
Jakarta Selatan 5 Juli 2014
MEDIA ONLINE
Pengertian Grindcore. Artikel diakses pada Sabtu, 26 April 2014 pukul 15.00 dari
http://id.wikipedia.org/wiki/Grindcore.
Pengertian lirik lagu. Artikel diakses pada Sabtu, 26 April 2014 pukul 03.00 dari
http://amandafanisa.blogspot.com/2011/11/pengertian-lirik-lagu.html.
Pengertian lirik lagu. Artikel diakses pada Sabtu, 26 April 2014 pukul 21.00 dari
http://daemoo.blogspot.com/2012/01/pengertian-lirik-lagu.html.
Musik sebagai media dakwah. Artikel diakses pada Minggu, 27 April 2014 pukul
14.35 dari http://neysya-jatidiri.blogspot.com/2012/10/musik-sebagaimedia-dakwah.html.
Biografi Tengkorak. Artikel diakses pada Rabu, 1 Mei 2014, pukul 09.00 dari
http://id.m.wikipedia.org/wiki/Tengkorak_(grup_musik).
Tentang Tengkorak. Artikel diakses pada Rabu, 1 Mei 2014 pukul 09.30 dari
http://www.discogs.com/artist/1453435-Tengkorak.
Global Metal. Artikel diakses pada Rabu, 1 Mei 2014 pukul 10.00 dari
http://www.globalmetalfilm.com.
LAMPIRAN-LAMPIRAN
Hasil Wawancara dengan Ombat “Tengkorak”
Pembicara
: Mohammad Hariadi ‘Ombat’ Nasution. SH., MH.
Waktu
: Sabtu, 5 Juli 2014. Pukul 23.00-23.59
Tempat
: JakCloth Music & Recording Studio, Jl. Ciledug Raya No. 50 Petukangan,
Jakarta Selatan
Peneliti
: Kenapa lirik lagu ini diberi nama Jihad Soldier?
Ombat
: Karena perang ke zionis Israel ini gak ada yang subhat, gak ada yang abu-abu,
jelas mereka harus kita perangin, gak perlu ada kebingungan atau keraguan. Kalau
mau dibilang tentara jihad yang real ya harus perang ngelawan Israel, makanya
dibilang Jihad Soldier.
Peneliti
: Bagaimana proses anda dalam menciptakan lirik lagu Jihad Soldier?
Ombat
: Pembuatannya singkat aja, gak lama lah. Pas inspirasi datang ya langsung gue
tulis.
Peneliti
: Apa latar belakang dari terciptanya Jihad Soldier ini?
Ombat
: Ya panggilan jiwa gitu, kalo seandainya seluruh dunia yang ngaku bersyahadat
marah ke mereka, mau jadi apa Israel ini, bukan cuma mengecam tapi harus
ngelawan. Kita harus berani ngelawan mereka-mereka yang ngehina Islam, kita
harus mengatakan mana yang haq ya haq, batil ya batil, jangan takut walaupun
banyak ancamannya. Kita harus berperang lawan mereka, kalau gak bisa pake
tangan, bisa dengan boikot produk mereka.
Peneliti
: Apa tujuan Ombat menciptakan lirik lagu Jihad Soldier?
Ombat
: Tujuan gue sebagai musisi ya bikin album. Kalo tujuan intinya ya supaya orang
paham kalo perjuangan rakyat Palestina itu sesuatu yang bener, gak ada salahnya.
Yang bener itu Palestina, yang salah itu Israel. Gak perlu ada kesepakatan damai
karena Israel itu tukang tipu, pengkhianat, gak bisa dipercaya.
Peneliti
: Apa harapan yang berusaha disampaikan ke pendengar lewat lagu ini?
Ombat
: Ya harapannya biar paham lah, semetal metalnya kita, se-underground apapun
tetap peduli lah. Paling ngga selemah-lemahnya iman kita ikut doain dia supaya
Palestina tetap istiqomah di jalan Allah, dikalahkan musuh-musuhnya, terpanggil
untuk berjihad gitu.
Peneliti
: Adakah kontoversi yang timbul dari lagu Jihad Soldier ini?
Ombat
: Lirik lagu Jihad Soldier pernah menjadi perhatian media-media asing. Bahkan,
sekitar lima kali gue diwawancarai media dari AS dan Jepang untuk sekadar
mastiin, apakah band Tengkorak itu berafiliasi dengan terorisme atau tidak.
Dalam berbagai sesi wawancara tersebut, gue tegas menyatakan bukan teroris,
tetapi anti-Zionis dan anti pemurtadan oleh Yahudi.
Peneliti
: Pernah ada perasaan takut atau segan karena mengangkat tema jihad ini?
Ombat
: Tengkorak tidak pernah takut melawan konspirasi pemurtadan akidah Islam.
Tapi,
kami hanya mampu berjihad dengan musik. Karena itu, sampai kapan pun ini
akan
kami maksimalkan.
Peneliti
: Bagaimana cara kita berjihad terutama dari dalam diri sendiri?
Ombat
: Ya kita harus berubah, kalo dari gue ya, jihad gue ya berhenti ngerokok, harus
begitu, mulai dari diri sendiri. Jihad itu harus kita lakuin dari diri sendiri deh
pokoknya. Gimana mau jihad kalo ngalahin dirinya sendiri gak bisa. Jadi kita
kalahkan diri sendiri dulu untuk menuju jihad yang lebih besar.
Peneliti
: Bagaimana dengan jihad melalui musik?
Ombat
: Musik memang bikin kita lalai, banyak mudharat ketimbang manfaatnya. Tapi
kita harus tahu, ketika ada kekuatan besar untuk menghancurkan moral, kita tepis
dan lakukan perlawanan dengan attitude. Kita tunjukkan bahwa kita beda. Itu aja
membuat mereka frustasi dan gagal untuk merusak orang muda. Mereka pikir,
kita metal habis, yang bisa dicuci otaknya. Intinya, musik boleh aja, tapi jangan
ikut mereka, satanisme sebagai ideologinya. Ketika kita beda, fenomena yang
muncul adalah anak metal pun shalat. Fenomena itu muncul sejak 1999, awal
2000, berkembang hingga sekarang
Peneliti
: Seperti apakah jenis musik yang diusung oleh Tengkorak?
Ombat
: Kita bukan metal ala barat, kita beda dalam hal eksepsional maupun attitude.
Kita tetap jalanin shalat, puasa, menjauhi larangan agama, seperti narkoba, miras
dan makanan haram lainnya
Peneliti
: Bagaimana Ombat melihat perkembangan musik underground, terutama
grindcore saat ini?
Ombat
: Udah makin bagus kok sekarang, ya signifikan lah. Ada perubahan, maksudnya
banyak musisi underground yang notabene udah merubah lirik. Sekarang udah
ada pilihan sejak ada One Finger Movement kita ada pilihan, gak melulu salam
kambing setan, jadi ada pilihan, pilihan itu berlaku bukan cuma buat kaum
muslimin di Indonesia, tapi buat diluar itu juga ada.
Peneliti
: Adakah saran dari Ombat bagi para musisi yang mau berkarya berlandaskan
ajaran Islam?
Ombat
: Berkarya itu kan dasarnya untuk diri kita, bukan buat kaya atau ngetop tapi lebih
apa adanya, jadilah diri sendiri, kalo mau dihujat ya silahkan dihujat, karena
kebenaran selalu dihujat, yang salah ya jadi bagus, nah itu fitnah akhir zaman
menurut gue.
Peneliti
: Setujukah Ombat jika musisi underground hanya berasal dari anak-anak jalanan
atau kalangan bawah?
Ombat
: Salah kalau ada yang bilang, musisi underground itu cuma dari lapisan keluarga
miskin dan anak jalanan. Mereka adalah orang-orang menengah ke atas. Mereka
juga datang dari kalangan yang berpendidikan, bahkan ada yang berprofesi
pengacara dan jaksa. Ketika visi-misi itu teragendakan, mereka tularkan kepada
komunitas underground lain yang belum tersentuh keislamannya.
Peneliti
: Apa kesibukan Ombat dan Tengkorak pada saat ini?
Ombat
: Kesibukannnya ya banyak, kita bukan cuma bikin album aja, ada kesibukan
personil lain jadi albumnya agak tersendat.
Peneliti
: Apakah ada kesulitan dari pekerjaan Ombat sebagai pengacara dan sebagai anak
band?
Ombat
: Ya gak ada, kita pinter menempatkan diri aja, menyesuaikan diri aja, kalo di
pengadilan ya gue rapi, gak mungkin kan pake kaos metal, kalo di panggung ya
bisa bebas, lebih ekspresif.
Peneliti
: Pada film Global Metal, Ombat mendapat pertanyaan mengenai anti zionis tapi
memakai jaket yang ada lambang swastika itu, bisakah dijelaskan lagi tentang hal
tersebut?
Ombat
: Lu yakin kalo yang bantai Yahudi itu NAZI? Itu kan bisa jadi kerjaan zionis
juga. Dia bikin seolah-olah dia yang ditindas padahal itu cuma akal-akalan dia.
Banyak lagi Yahudi yang benci zionis itu. Yahudi itu belum tentu jahat, tapi
sistem zionisnya ini yang jahat, banyak lagi Yahudi yang benci sama zionis ini.
Zionis itu parah lagi. Dia bisa bikin apa aja seakan-akan dia yang disakitin. Zionis
itu menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuannya. Zionis ini licik, semua
kebusukan ada sama dia.
Peneliti
: Apa pesan-pesan Ombat bagi mahasiswa terutama bagi mahasiswa UIN Jakarta?
Ombat
: Pesen-pesen gue nih khususnya buat saudara-saudara gue di UIN, pake otak kita
men, dunia sekarang ini udah akhir zaman, ini eranya fitnah, jadi seakan-akan
orang yang bener, ilmunya tinggi tapi dia menyesatkan orang lain, orang yang
urakan justru berbalik membela aqidah, membela Islam dengan semua resiko.
Mulailah berpikir kawan-kawan di UIN, pakai pikiran kita dengan jernih, segala
sesuatunya bisa kita bicarakan, jangan ditelen mentah-mentah. Kita bukan
pluralisme, semua agama katanya baik, tapi yang paling baik itu cuma agama
Islam, yang lain terserah orangnya, tapi kita menghargai perbedaan, namanya
pluralitas, bukan pluralisme. Kita harus menghargain sesama. Jadi jangan kalah
sama anak band yang katanya urakan tapi sekarang memperbaiki diri, sebagai
akademisi jangan ngawur, harus lebih bener lagi. Pokoknya apa yang bisa kita
kerjain sekarang ya kerjain. Mumpung masih muda, masih punya banyak waktu
buat dimanfaatin.
Peneliti
: Oke om makasih banyak ya buat ngobrol singkatnya nih.
Ombat
: Sama-sama pe, semoga ada manfaat dari pertemuan kita ini buat semuanya.
BIOGRAFI
Nama
: Mohammad Hariadi ‘Ombat’ Nasution. SH., MH.
Tempat, Tanggal Lahir
: Jakarta, 11 April 1973
Kewarganegaraan
: Indonesia
Jenis Kelamin
: Laki-laki
Status
: Menikah
Pekerjaan
: Pengacara, Musisi, Ketua Lembaga Hukum Muslim Indonesia
(LBHMI), Ketua Badan Pengurus PUSHAMI (Pusat Hak Asasi
Muslim Indonesia), Grand Master MARKAZU (Mixed Martial
Art), Guru Besar Beladiri ONASTI (Olah Nafas Inti)
Hobi
: Bermusik, beladiri
Situs Web
: Facebook/Fanpage: Ombat Tengkorak
Twitter : @abuskull
Tengkorak tampil di panggung Concerto stage, JakCloth Desember 2013
Ombat sedang melakukan body surfing diatas penonton
Shalat Maghrib berjamaah musisi bersama para penonton
Penulis bersama Ombat, vokalis Tengkorak
I.
Peneliti
Nama
Jurusan
Fakultas
Universitas
II.
: Pandu Priambodo
: Komunikasi dan Penyiaran Islam
: Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi
: UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Petunjuk Pengisian
1. Isilah setiap kolom sesuai pemahaman kategori yang telah diterangkan.
2. Berilah tanda ( √ ) pada kolom yang disediakan.
Keterangan Kategorisasi Pesan Dakwah
A.
1.
2.
3.
4.
5.
6.
Kategori Pesan Aqidah:
Menjelaskan tentang iman kepada Allah
Menjelaskan tentang iman kepada Malaikat
Menjelaskan tentang iman kepada Kitab
Menjelaskan tentang iman kepada Rasul
Menjelaskan tentang iman kepada Hari Akhir
Menjelaskan tentang iman kepada Qadha dan Qadar
B.
1.
2.
3.
Kategorisasi Pesan Akhlak
Menjelaskan tentang akhlak kepada Allah
Menjelaskan tentang akhlak kepada manusia
Menjelaskan tentang akhlak kepada lingkungan
C. Kategorisasi Pesan Syariah
1. Menjelaskan tentang ibadah, seperti shalat, puasa, haji, zakat
2. Menjelaskan tentang muamalah, berkaitan dengan hubungan antara sesama manusia
dalam memenuhi kebutuhan masing-masing, sesuai dengan ajaran dan prinsip yang
terkandung dalam Al-Qur’an
Identitas Responden
1.
2.
3.
4.
5.
Nama
Tempat, Tanggal Lahir
Jenis Kelamin
Alamat
Pekerjaan
: Galuh Sasongko S.Hum
: Boyolali, 2 Mei 1992
: Perempuan
: Jl. Bukit Menoreh Blok K 17 No.19 Tangerang
: Seniman
TABEL LIRIK YANG MENGANDUNG UNSUR PESAN DAKWAH PADA LAGU
JIHAD SOLDIER KARYA TENGKORAK
Lirik Lagu
Kategorisasi Pesan Dakwah
Aqidah
Akhlak
Syariah
Iman
Iman
Iman
Iman
Iman
Iman
Akhlak
Akhlak
Akhlak
Iba-
Mua-
Kepada
Kepada
Kepada
Kepada
Kepada
Kepada
Kepada
Kepada
Kepada
dah
malah
Allah
Malaikat
Kitab
Rasul
Hari
Qadha
Allah
Manusia
Lingkungan
Akhir
dan
Qadar
√
Bagi siapapun
yang merasa
prihatin
Yang bersaksi
√
√
untuk syahadat
Israel telah
√
menyatakan
sebuah perang
√
Dengan
melontarkan
kata-kata
Ayo lawan atas
√
nama Allah
Jihad
fisabilillah
√
I.
Peneliti
Nama
Jurusan
Fakultas
Universitas
II.
: Pandu Priambodo
: Komunikasi dan Penyiaran Islam
: Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi
: UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Petunjuk Pengisian
1. Isilah setiap kolom sesuai pemahaman kategori yang telah diterangkan.
2. Berilah tanda ( √ ) pada kolom yang disediakan.
Keterangan Kategorisasi Pesan Dakwah
A.
1.
2.
3.
4.
5.
6.
Kategori Pesan Aqidah:
Menjelaskan tentang iman kepada Allah
Menjelaskan tentang iman kepada Malaikat
Menjelaskan tentang iman kepada Kitab
Menjelaskan tentang iman kepada Rasul
Menjelaskan tentang iman kepada Hari Akhir
Menjelaskan tentang iman kepada Qadha dan Qadar
B.
1.
2.
3.
Kategorisasi Pesan Akhlak
Menjelaskan tentang akhlak kepada Allah
Menjelaskan tentang akhlak kepada manusia
Menjelaskan tentang akhlak kepada lingkungan
C. Kategorisasi Pesan Syariah
1. Menjelaskan tentang ibadah, seperti shalat, puasa, haji, zakat
2. Menjelaskan tentang muamalah, berkaitan dengan hubungan antara sesama manusia
dalam memenuhi kebutuhan masing-masing, sesuai dengan ajaran dan prinsip yang
terkandung dalam Al-Qur’an
Identitas Responden
1.
2.
3.
4.
5.
Nama
Tempat, Tanggal Lahir
Jenis Kelamin
Alamat
Pekerjaan
: Octrisany Dwi Putra S.Ds
: Jakarta, 3 Oktober 1992
: Laki-laki
: Cipondoh Makmur B4 No. 8 15148
: Desainer dan Musisi
TABEL LIRIK YANG MENGANDUNG UNSUR PESAN DAKWAH PADA LAGU
JIHAD SOLDIER KARYA TENGKORAK
Lirik Lagu
Kategorisasi Pesan Dakwah
Aqidah
Akhlak
Syariah
Iman
Iman
Iman
Iman
Iman
Iman
Akhlak
Akhlak
Akhlak
Iba-
Mua-
Kepada
Kepada
Kepada
Kepada
Kepada
Kepada
Kepada
Kepada
Kepada
dah
malah
Allah
Malaikat
Kitab
Rasul
Hari
Qadha
Allah
Manusia
Lingkungan
Akhir
dan
Qadar
√
Bagi siapapun
yang merasa
prihatin
Yang bersaksi
√
√
untuk syahadat
√
Israel telah
menyatakan
sebuah perang
√
Dengan
melontarkan
kata-kata
Ayo lawan atas
√
nama Allah
Jihad
fisabilillah
√
I.
Peneliti
Nama
Jurusan
Fakultas
Universitas
II.
: Pandu Priambodo
: Komunikasi dan Penyiaran Islam
: Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi
: UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Petunjuk Pengisian
1. Isilah setiap kolom sesuai pemahaman kategori yang telah diterangkan.
2. Berilah tanda ( √ ) pada kolom yang disediakan.
Keterangan Kategorisasi Pesan Dakwah
A.
1.
2.
3.
4.
5.
6.
Kategori Pesan Aqidah:
Menjelaskan tentang iman kepada Allah
Menjelaskan tentang iman kepada Malaikat
Menjelaskan tentang iman kepada Kitab
Menjelaskan tentang iman kepada Rasul
Menjelaskan tentang iman kepada Hari Akhir
Menjelaskan tentang iman kepada Qadha dan Qadar
B.
1.
2.
3.
Kategorisasi Pesan Akhlak
Menjelaskan tentang akhlak kepada Allah
Menjelaskan tentang akhlak kepada manusia
Menjelaskan tentang akhlak kepada lingkungan
C. Kategorisasi Pesan Syariah
1. Menjelaskan tentang ibadah, seperti shalat, puasa, haji, zakat
2. Menjelaskan tentang muamalah, berkaitan dengan hubungan antara sesama manusia
dalam memenuhi kebutuhan masing-masing, sesuai dengan ajaran dan prinsip yang
terkandung dalam Al-Qur’an
Identitas Responden
1.
2.
3.
4.
5.
Nama
Tempat, Tanggal Lahir
Jenis Kelamin
Alamat
Pekerjaan
: Hernisya Hanuryandini S.Kom.I
: Jakarta, 8 Januari 1992
: Perempuan
: Jl. Duren 1 RT05 RW02 No. 8 Ciledug, Tangerang
: Karyawan Swasta
TABEL LIRIK YANG MENGANDUNG UNSUR PESAN DAKWAH PADA LAGU
JIHAD SOLDIER KARYA TENGKORAK
Lirik Lagu
Kategorisasi Pesan Dakwah
Aqidah
Akhlak
Syariah
Iman
Iman
Iman
Iman
Iman
Iman
Akhlak
Akhlak
Akhlak
Iba-
Mua-
Kepada
Kepada
Kepada
Kepada
Kepada
Kepada
Kepada
Kepada
Kepada
dah
malah
Allah
Malaikat
Kitab
Rasul
Hari
Qadha
Allah
Manusia
Lingkungan
Akhir
dan
√
√
Qadar
Bagi siapapun
yang merasa
prihatin
Yang bersaksi
√
√
untuk syahadat
√
Israel telah
menyatakan
sebuah perang
√
Dengan
melontarkan
kata-kata
Ayo lawan atas
√
nama Allah
Jihad
fisabilillah
√
Hasil kategorisasi pesan dakwah pada lirik lagu Jihad Soldier karya Tengkorak
No
Pesan Dakwah
1
Pesan Aqidah
2
3
Pesan Akhlak
Pesan Syariah
Lirik Jihad Soldier
-
Yang bersaksi untuk syahadat
-
Ayo lawan atas nama Allah
-
Bagi siapapun yang merasa prihatin
-
Israel telah menyatakan sebuah perang
-
Dengan melontarkan kata-kata
-
Jihad fisabilillah
Download