Ordering cost - WordPress.com

advertisement
Faktor produksi
By : Widya Pratiwi.
Produksi
Penggunaan
sumber
daya
seperti orang dan mesin
untuk
mengubah
bahan
menjadi barang jadi atau
jasa.
INPUT
• Sumber Daya
PROSES
KONVERSI
• Bahan Baku
Nilai tambah
OUTPUT
•Barang
•Jasa
Macam - macam produksi
• Mass production
• Flexible manufacturing
system
• Berdasarkan permintaan
pelanggan (job order)
• Konsep tim
Mass Production
Sistem untuk membuat produk
dalam jumlah besar melalui
penggabungan
tenaga
kerja
terspesialisasi,
mekanisasi
dan standarisasi.
Spesialisasi
Membagi
pekerjaan
menjadi
komponen menjadi yang paling
sederhana
sehingga
setiap
pekerja dapat berkonsentrasi
untuk
melaksanakan
suatu
tugas.
Mekanisasi
Mesin menggantikan pekerjaan
yang
sebelumnya
dilakukan
oleh manusia.
Assembly Line
Teknik
manufaktur
yang
mengangkat produk dengan sistem
ban berjalan (conveyor belt)
melewati beberapa pos kerja ,
dimana
pekerjanya melakukan
tugas khusus.
Flexible Manufacturing System
• Sistem yang terdiri dari pusatpusat mesin yang dikendalikan
komputer
untuk
memproduksi,
robot untuk menangani komponen,
dan kereta yang dikendalikan
remote untuk mengangkut bahan.
• Semua komponen ini dihubungkan
dengan pengendali elektronik
yang mengatur aktivitas setiap
tahap urutan produksi.
Proses Produksi
• Sistem produksi analisis
• Sistem produksi sintesis
• Proses
produksi
yang
berkesinambungan
• Proses
produksi
yang
terputus-putus
Sistem Produksi Analisis
Mengurai bahan baku menjadi
komponen-komponen
kecil
untuk mendapatkan satu atau
beberapa produk yang dapat
dipasarkan.
Contoh
Penyulingan
minyak
bumi
memecah
minyak
mentah
menjadi bensin, lilin, oli,
kerosin dll.
Sistem Produksi Sintesis
Sistem menggabungkan sejumlah
bahan baku atau mengubah
bahan baku menjadi barang
jadi.
Contoh
Lini
perakitan
mobil
menggabungkan
ribuan
suku
cadang menjadi sebuah mobil.
Proses Produksi yang Berkesinambungan
Menghasilkan
barang
jadi
selama periode beberapa hari,
bulan
bahkan
tahun
dalam
proses produksi yang panjang
karena
penghentian
dapat
menghancurkan peralatan yang
mahal.
Contoh
Penyulingan
minyak,
pabrik
semen,
fasilitas
tenaga
nuklir.
Proses produksi yang terputus putus
Menghasilkan produk dalam
periode yang singkat , yang
seringkali
menghentikan
mesin
atau
mengubah
konfigurasi dengan tujuan
menghasilkan produk yang
berbeda.
Layout/tata letak fasilitas
• Tata letak proses
• Tata letak produk
• Posisi tetap
Tata letak proses
• Mengelompokkan
mesin
dan
peralatan
sesuai
dengan
fungsinya masing-masing.
• Barang proses bergerak di
seputar ruang pabrik untuk
menuju pos kerjanya.
• Contoh Perusahaan Konveksi
Bagian Desain  Pola 
Pengguntingan
kain

penjahitan

obras

finishing
Tata letak produk
Mengatur peralatan produksi
sepanjang lini arus produk
dan
barang
dalam
proses
bergerak sepanjang lini ini
melewati pos-pos kerja.
Posisi tetap
• Menempatkan produk pada suatu
tempat,
kemudian
pekerja,
bahan
dan
peralatan
menghampiri tempat itu.
• Contoh membangun jembatan,
pesawat terbang.
Persediaan
Bahan/barang berupa barang
mentah, barang dalam proses
maupun barang jadi yang
disediakan
untuk
menjaga
kelancaran
operasi
perusahaan
guna
memenuhi
permintaan konsumen setiap
waktu.
Jenis - Jenis Persediaan
• Perusahaan dagang  Persediaan
barang
dagangan
(merchandise
inventory)
• Perusahaan
industri
(manufacturing) terdiri atas
1.Bahan mentah (raw materials)
2.Barang
dalam
proses/barang
setengah
jadi
(work
in
process)
3.Barang jadi (finished goods)
Biaya-Biaya Yang Berkaitan Dengan
Penentuan Persediaan Yang Optimal
• Biaya
penyimpanan
(Carrying
cost )
• Biaya pemesanan (Ordering cost)
Biaya Penyimpanan (Carrying
Cost)
• Biaya yang berhubungan dengan
penyimpanan persediaan.
• Contoh : Biaya gudang,biaya
modal yang tertahan dalam
persediaan, biaya penyusutan
gudang, biaya asuransi dll
Persediaan Rata - Rata
Biaya penyimpanan sebanding dengan
jumlah rata-rata persediaan
 T
 
Q  N

Persediaan rata-rata = A =
2
2
Keterangan
Q = Jumlah pemesanan dimana (T/N)
T = Jumlah unit yang dijual
setiap tahun
N = Frekuensi pemesanan setiap
tahun
Total Carrying Cost
Total Carrying Cost (TCC) = C x PP x A
= C x PP x Q
2
C
PP
= Carrying cost  % dari harga beli
= Harga beli per unit persediaan
Carrying cost makin kecil jika jumlah yang
dipesan makin kecil.
Biaya Pemesanan (Ordering Cost)
• Biaya
untuk
melakukan
pemesanan
dan
menerima
barang pesanan.
• Contoh : biaya pemesanan,
biaya pemasangan mesin,
biaya
pengapalan
dan
ekspedisi.
Total Ordering Cost
Total Ordering Cost (TOC) = O x N
= O x T
Q
O = Jumlah biaya untuk setiap pemesanan
Ordering cost makin kecil jika jumlah yang
dipesan makin besar.
Total Inventory Cost (TIC)
TIC = TCC + TOC
TIC = (C x PP x A) + (O x N)
TIC = (C x PP) (Q/2) + O (T/Q)
Economic Order Quantity (EOQ)
• Jumlah unit pembelian bahan/barang yang
paling optimal/jumlah unit barang yang
harus dipesan setiap kali mengadakan
pemesanan
agar
biaya
yang
berkaitan
dengannya minimal.
EOQ =
2(O)(T)
(C)(PP)
Keterangan
T = Jumlah unit yang dijual setiap tahun
C = Carrying cost  % dari harga beli
PP = Harga beli per unit persediaan
O = Jumlah biaya untuk setiap pemesanan
Contoh
Biaya pemesanan $15 setiap kali pemesanan.
Jumlah material yang dibutuhkan
setahun
1200 unit dengan harga $1 per unit. Biaya
penyimpanan dan pemeliharaan digudang 40%
dari nilai average inventory.
a. Berapakah
kuantitas
pesanan
yang
ekonomis?
b. Berapakah
kali
jumlah
pesanan
yang
optimal?
c. Berapakah carrying cost,ordering cost dan
total cost?
Jawab
a. Kuantitas
(EOQ)
EOQ=
2(O)(T)
(C)(PP)=
pesanan
2 x15 x1200
40 % x1
yang
ekonomis
= 300 unit
b. Jumlah pesanan optimal/frekuensi
pemesanan
Q = T/N
N = T/Q
= 1200/300 = 4 kali
Jawab
c. Carrying
cost,
ordering
cost, total cost
TCC = (CxPP)(Q/2)
= (40%x1)(300/2) = 60
TOC = O(T/Q)
= 15(1200/30)
= 60
TIC = TCC + TOC
= 60 + 60
= 120
Latihan
PT Belleza Permata Hijau telah mempunyai informasi
mengenai hubungan antara pembelian persediaan
dengan biaya gudang sebagai berikut:
– Kebutuhan setahun adalah 200.000 unit
– Harga beli per unit Rp. 2.000,– Biaya penyimpanan sebsar 10% dari harga beli
– Biaya untuk setiap kali pesan sebesar Rp.
50.000,Pertanyaan:
1. Berapakah kuantitas pesanan yang paling ekonomis?
2. Berapa kali pesanan harus dilakukan agar
segalanya optimum?
3. Berapakah carrying cost,ordering cost dan total
cost?
Download