BAB 2 - Library Binus

advertisement
BAB 2
LANDASAN TEORI
2.1
Tinjauan Umum
Data-data dan informasi yang digunakan untuk mendukung proyek tugas
akhir ini akan diambil dari berbagai sumber, diantaranya:

Literatur : media cetak (buku), media elektronik (artikel di internet).

Wawancara dengan pihak yang berpengalaman di bidang teh kombucha, dalam
hal ini adalah Bapak Arsenius Sutandio, pemilik website tentang infromasi teh
kombucha terbesar di Indonesia.
2.1.1 Teh kombucha secara umum
Teh kombucha merupakan minuman fungsional hasil fermentasi larutan teh
manis dengan menggunakan starter mikrobia kombucha (Acetobacter xylinum dan
beberapa jenis organisme tingkat rendah) yang dikenal dengan singkatan scoby
(simbiotic colony of bacteries and yeast) namun banyak juga masyarakat yang
menyebutnya dengan istilah jamur kombucha walaupun tidak ada satu pun referensi
yang mengatakan jamur (karena terdiri dari ragi dan bakteri). Yang kemudian
difermentasi selama 7-12 hari untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Saat proses
fermentasi, bakteri akan mengubah glukosa menjadi berbagai jenis asam, vitamin,
dan alkohol yang berkhasiat bagi tubuh. Pembentukan etanol dilakukan oleh
organisme dan selulosa oleh Acetobacter xylinum, Glukosa berfungsi sebagai
substrat untuk pertumbuhan sel dan pembentukan produk (asam asetat).
3
G
a
m
b
a
r
2
.
1
T
e
h
k
o
m
b
u
c
h
a
d
a
l
a
m
g
e
l
a
s
Gambar 2.1 Teh Kombucha dalam gelas
(Sumber : http://indokombucha.wordpress.com)
4
2.1.2
Sejarah Munculnya Teh Kombucha
Kata kombucha diambil dari sebuah cerita pada zaman kekaisaran jepang
yaitu pada pemerintahan Kaisar Inkyo yang didapati menderita penyakit sembelit
selama bertahun - tahun, sang Kaisar sangat tersiksa karena dalam keadaanya, ia
tetap harus memerintah kerajaannya. Kemudian pada tahun 414 M, seorang tabib
Korea bernama Kombu menemukan ramuan ajaib berupa teh yang difermentasi yang
berhasil menyembuhkan penyakit sang Kaisar. Lalu ramuan ajaib tersebut diberi
nama “Kombucha” oleh Kaisar Inkyo, dimana kata “kombu” diambil dari nama si
tabib tersebut dan “cha” yang artinya adalah teh. Di berbagai daerah dan negara lain
nama teh kombucha disebut juga dengan manchurian tea mushrom, fungus
japonicum, olinka, kargasok tea, tea kwas, heldenpise, olga tea, atau mogu
tea. Sedangkan di Indonesia, khususnya di jawa orang biasa menyebutnya
dengan jamur dipo atau jamur super.
Teh kombucha di yakini telah dikenal lebih dari 2.000 tahun lalu. Ramuan ini
diperkirakan berasal dari daerah Siberia bagian selatan, tepatnya daerah bernama
Kargasok yang berbatasan dengan Cina. Penduduk yang tinggal di sana berumur
panjang (rata-rata lebih dari 100 tahun), namun tetap aktif dan selalu tampak sehat.
Para peneliti juga mendapati, hampir tidak ditemukan penyakit kanker diantara
penduduk Kargasok yang rajin mengkonsumsi teh kombucha sebagai minuman
sehari - hari. Dari sini kombucha kemudian menyebar ke Cina terutama Manchuria,
sehingga dikenal dengan nama manchurian tea mushrom. Melalui perdagangan jalur
sutera, teh kombucha dibawa ke Asia Tengah, Asia Barat, dan Eropa. Hingga kini
teh kombucha telah dikenal di berbagai Negara dan karena khasiatnya yang luar
biasa tersebut banyak memunculkan penelitian - penelitian yang dilakukan oleh para
dokter spesialis (Naland, 2008).
2.1.3
Manfaat Teh Kombucha
Pada tahun 1996, seorang bernama Bev Ferguson, pemilik Kombucha Manna
Internasional membuat sebuah survey di sebuah mailing list teh kombucha yang
beranggotakan 600 orang dari seluruh dunia (sekarang sudah mencapai lebih
dari 5.000 orang). Mereka berbagi pengalaman, manfaat apa yang telah mereka
dapatkan setelah mengkonsumsi teh kombucha. Hasilnya kemudian dipetakan
sebagai berikut:
5

82% Resisten terhadap pilek & flu

81% Kondisi tubuh meningkat

81% Bebas dari sembelit

44% Mengalami peningkatan energi

42% Terbebas dari nyeri arthritis

30% Berat badan menjadi seimbang

27% Memiliki pola tidur yang lebih sehat

27% Terbebas dari sakit maag dan masalah pencernaan

24% Menurunkan berat badan 2.5 – 5kg

21% Peningkatan kualitas kulit

19% Terbantu dari gejala PMS

19% Terbebas dari alergi

17% Penurunan Tekanan Darah & Kolesterol

17% Mengurangi kecanduan gula

13% Mengurangi keram dan ketidaknyamanan saat menstruasi

13% Mengurangi kecanduan kafein

12% Memiliki tingkat konsentrasi yang lebih baik

12% Menghilangkan pertumbuhan pra-kanker kulit

10% Menghilangkan tahi lalat dan efek penuaan

9% Terbebas dari Migrain

8% Peningkatan kualitas rambut dan kuku

8% Peningkatan Libido

7% Mengembalikan warna rambut ke warna aslinya

7% Terbantu dari gejala menopause

6% Menurunkan berat badan 10kg
6

6% Orang dengan kanker mempertahankan status ‘bebas dari kanker’ untuk
1-4 tahun

5% Menghilangkan mual akibat kemoterapi

4% Rambut kembali tumbuh

3% Peningkatan T-sel dalam darah

3% Orang dengan kanker mempertahankan status ‘bebas dari kanker’ untuk
kurang dari satu tahun

2% Orang dengan kanker mempertahankan status ‘bebas dari kanker’ untuk 5
tahun lebih
Bila disimpulkan, teh kombucha memiliki khasiat untuk menyembuhkan
berbagai jenis penyakit yang berkaitan dengan tubuh kita. Salah satu manfaat utama
yang diberikan oleh teh kombucha adalah meningkatkan kualitas tubuh kita,
mempercantik kulit, hingga ke masalah pencernaan dan sampai banyak jenis
penyakit yang dapat disembuhkan dengan hanya mengkonsumsi teh kombucha. Hal
itu menunjukkan kapasitas teh kombucha yang disebut – sebut sebahai “tea of
immortality” oleh banyak orang (indokombucha.com / Naland, 2008).
2.1.4
Kandungan Dalam Teh Kombucha
Pada Layaknya makanan hasil fermenstasi lainnya, teh kombucha
mengandung etanol. Secara umum, besarnya sekitar 0,5 hingga 1 dari total larutan.
Jika dibandingkan, jumlah ini setara dengan etanol atau alkohol pada tape dan jus
buah. Kombucha kaya kandungan zat-zat yang bermanfaat bagi tubuh manusia.
Beberapa diantaranya berbagai macam vitamin, asam organik, dan beberapa senyawa
yang berfungsi sebagai antibiotik.
A. Vitamin B kompleks
Vitamin B yang terkandung dalam teh kombucha diperoleh dari ragi yang
ada dan terkandung di dalam starter/kultur kombucha, scoby. Berikut
kandungan vitamin b kompleks yang terdapat pada teh kombucha :
a. Vitamin B1
Adalah Tiamin atau lebih dikenal dengan nama vitamin B1
mempunyai peranan yang penting dalam tubuh manusia. Hal ini terutama
7
dalam metabolisme karbohidrat untuk pembentukan energi, memelihara
fungsi jaringan saraf, dan fungsi hati.
b. Vitamin B2
Vitamin B2 diperlukan tubuh untuk memproses asam amino, lemak
dan karbohidrat hingga menghasilkan energi ATP. Vitamin ini juga
berperan dalam membantu degenerasi sel kulit. Selain sebagai senyawa
yang kaya energi, ATP juga berperan sebagai antioksidan di dalam tubuh.
c. Vitamin B3
Kadar kolesterol yang jahat dalam tubuh bisa diturunkan atas peranan
vitamin B3. Kehadiran LDL (low density lipoprotein) dan triglyserida
sebagai kolesterol yang merugikan akan digantikan dengan HDL (high
density lipoprotein) hingga bisa mengurangi risiko terkena penyakit
pembuluh darah dan jantung koroner. Fungsi lainya adalah membantu
metabolisme untuk menghasilkan energi.
d. Vitamin B6
Vitamin B6 akrab dikalangan orang yang berusia dia atas 40 tahun.
Pasalnya, pada usia matang ini, daya serap vitamin pada saluran cerna
sudah menurun. Dalam tubuh, vitamin ini diubah menjadi piridoksal
fosfat yang merupakan koenzim dalam metabolisme berbagai asam
amino.
e. Vitamin B12
Vitamin B12 bersama-sama dengan asam folat berperan penting
dalam metabolisme antar sel di dalam tubuh. Kekurangan vitamin B12
membuat perkembangan tubuh menjadi lambat dalam waktu yang cukup
lama.
f. Vitamin B12
Vitamin B15 berperan sebagai penangkap radikal bebas dan
oksigenator jaringan tubuh. Vitamin ini disebut juga asam pangamik.
Vitamin B15 berasal dari asam amino glycine. Asam pangamik adalah
ester yakni senyawa yang dihasilkan dari asam glukonik yang bersenyawa
dean dimethylglycine.
8
B. Vitamin C
Vitamin C berperan dalam pembentukan substansi antar sel dan
berbagai jaringan, serta meningkatkan daya tahan tubuh. Misalnya,
aktivitas fagositosis sel darah putih dan transportasi zat besi dari
transfering di dalam darah ke ferritin di dalam sumsum tulang, hati, dan
limpa. Fagositosis adalah kegiatan sel darah putih (lekosit) untuk
mematikan kuman dengan cara menelan. Pembentukan tulang dan gigi
juga melibatkan peran vitamin C. (indokombucha.com / Naland, 2008).
C. Enzim dan Kandungan Lain Dalam Teh Kombucha
Selain kandungan vitamin B kompleks dan C yang terkandung dalam
teh kombucha, terdapat pula kandungan probiotik serta berbagai jenis
asam yang terkandung di dalam teh
kombucha, dimana semuanya
berfungsi dalam menjaga tubuh, mulai dari detoksifikasi tubuh, untuk
pencernaan tubuh hingga regenerasi sel dalam tubuh. Lalu ada pula enzim
dalam teh kombucha
yang berfungsi sebagai biokatalis, yaitu untuk
mempercepat laju biokimia dalam tubuh. Oleh karena itu, enzim akan
meningkatkan fungsi – fungsi kesehatan kombucha
dengan tubuh.
(indokombucha.com)
2.1.5
Cara Pembuatan Teh Kombucha
Pada dasarnya pembuatan teh kombucha tidaklah sulit, karena prinsipnya
adalah membuat teh manis biasa, lalu dimasukan starter kombucha (scoby) setelah
itu difermentasi. Pembuatan teh kombucha dimulai dengan merebus daun teh (bukan
teabag / teh celup karena mengandung bahan yang merusak scoby), lalu air rebusan
teh ditambahkan gula. Namun pembuatan teh juga harus menggunakan panci
stainless steel. Setelah air teh mains sudah jadi, diamkan sampai dengan suhu
temperatur ruangan, lalu saring daun teh dan masukan ke dalam jar. Pembuatan
kombucha dianjurkan menggunakan jar /toples kaca, karena paling aman saat teh
melakukan proses fermentasi. Kemudian masukan starter kombucha / scoby ke
dalam toples berisi air teh, kemudian tutup dengan serbet / kain yang kemudian seal
dengan karet. Penggunaan serbet adalah supaya proses fermentasi berjalan, karena
untuk terjadinya proses fermentasi, dibutuhkan gula yang nantinya diubah oleh scoby
menjadi asam dan kandungan kombucha serta butuh udara untuk bernafas dan
melakukan proses fermentasi. Proses fermentasi memakan waktu 7 - 12 hari di
9
ruangan yang jauh dari cahaya matahari. Namun bila pada waktu 7 - 12 hari, hasil
fermentasi kurang asam, bisa diamkan selama 1 - 2 hari untuk hasil yang maksimal.
Setelah semua proses fermentasi lewat, panen kombucha dengan cara memisahkan
scoby dengan hasil fermentasi, namun sisakan hasil fermentasi sedikit supaya scoby
masih bisa hidup dan dipakai untuk fermentasi selanjutnya. Lalu teh kombucha
sudah bisa dinikmati. Itulah cara pembuatan teh
kombucha pada umumnya
(indokombucha.com)
2.1.6
Dosis Konsumsi Teh Kombucha
Kombucha sudah dikonsumsi selama bertahun - tahun, tetapi hingga saat ini
belum ada aturan tentang penerapan dosis pemberiannya. Menurut Naland (2004)
selama ini masyarakat mengonsumsi kombucha dengan dosis yang dikira- kira.
Kombucha sebaiknya diberikan secara bertahap (sedikit demi sedikit) hingga
dosisnya semakin bertambah (Gunther. 1995). Pemberian pada hari pertama bisa
sekitar satu sendok teh, dan beberapa hari berikutnya harus dilihat dahulu reaksi
setelah mengonsumsi (Naland, 2004). Namun ada pula yang menyarankan untuk tiap
minggu memulai dengan dua sendok makan terlebih dahulu, baru berangsur
bertambah (Tietze, 1995). Sejauh ini, pemberian kombucha kepada anak-anak tidak
pernah memberikan efek samping yang berbahaya. Dalam situs kombu.de (Gunther,
1995) menyatakan mengonsumsi kombucha bisa dimulai dari satu gelas kecil, dosis
kemudian ditingkatkan berangsur-angsur untuk mendapatkan khasiat yang nyata.
2.1.7
Kasus dan Persepsi Tentang Teh Kombucha
Kombucha sudah dikonsumsi selama lama, tetapi hingga saat ini, masih
banyak yang belum mengetahui tentang kombucha tetapi sering menerima informasi
yang salah tentang Kombucha, salah satunya ada yang menyebutkan kombucha
adalah jamur.
Ini adalah pernyataan yang salah. Kombucha sebenarnya bukan Jamur.
Dalam bahasa Inggrisnya, disebut sebagai SCOBY (Symbiotic Culture Of Bacteria
and Yeast), yang berarti: sekumpulan Bakteri dan Ragi membentuk struktur selulosa
dan mereka hidup bersama secara simbiotik. Ragi memfermentasi nutrisi dari cairan
dimana dia hidup dan membentuk alkohol, dan kemudian bakteri mengubahnya
menjadi asam yang menyehatkan bagi tubuh. Lapisan ini disebut juga sebagai
Zooglea (lapisan yang hidup). Di Indonesia sendiri, karena kita sudah terbiasa
menyebutnya sebagai “Jamur”, dan tidak ada istilah yang tepat untuk
10
menterjemahkan tentang “SCOBY”, maka tetap saja kita menyebutnya sebagai
“Jamur Kombucha”. Minimal, kita menyebutnya sebagai “jamur” tapi memiliki dasar
pemikiran yang benar (indokombucha.com / Tietze, 1994).
Lalu adapula persepsi lainnya seperti Kombucha dapat menyembuhkan semua
penyakit, Kombucha dapat menyebabkan mabuk dan persepsi kalau Kombucha
merupakan produk yang tidak halal. Ada banyak penjelasan yang untuk meluruskan
masalah salah informasi dan persepsi ini.
2.1.8 Tentang Indokombucha (Penyelenggara)
Didirikan oleh seorang mantan IT yang sekarang mengurus penuh
Indokombucha, mulai dari pengurusan informasi tentang teh kombucha, pembuatan,
sampai penjualan serta mempromosikan teh kombucha melalui produk buatan rumah
sendiri, Bapak Arsenius Sutandio membawa Indokombucha dari tahun 2002 sampai
sekarang dengan visi dan misi untuk memperkenalkan teh kombucha kepada banyak
orang di Indonesia dan menjadi pusat informasi kombucha terbesar di Indonesia.
Konten dalam website yang dibuat sebagai sarana informasi didapat dari pengalaman
pribadi, buku, informasi kombucha dari luar negeri sampai testimoni pembeli
kombucha yang kemudian dicari tahu sampai akhirnya menjadi sebuah informasi
baru untuk dibagikan. Maka dari itu konten yang dibuat pasti terpercaya apalagi
diurus sendiri oleh pendirinya sendiri serta dengan sumber yang terpercaya.
2.2 Tinjauan Khusus
2.2.1
Landasan Teori
A. Design Komunikasi Visual
Berdasarkan teori Yongki Safanayong dari bukunya yang berjudul
“Desain Komunikasi Visual Terpadu” (Safanayong, 2006), komunikasi
dilakukan
untuk
membangun
keinginan,
menciptakan
kesadaran,
meningkatkan sikap dan mempengaruhi niat. Aristoteles merupakan orang
yang pertama menulis tentang seni persuasi sebagai pilihan untuk
mempengaruhi. Menurutnya, persuasi terdiri dari tiga komponen berikut ini:
11
• Ethos: berkenaan dengan kredibilitas dari sumber.
• Logos: berkenaan dengan argumen logis yang digunakan untuk
mempersuasi seseorang.
• Pathos: berkenaan dengan penerapan daya tarik emosional untuk argumen
- argumen persuasif.
Upaya persuasi diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dan keinginan
manusia pada umumnya yaitu:
• Kenyamanan (menghindari sakit dan tidak nyaman, menyenangkan)
• Keamanan (fisikal dan finansial)
• Stimulasi (estetis, fisikal)
• Afiliasi (harta milik)
• Pemenuhan diri (kepuasan diri)
Pertimbangan-pertimbangan dalam pendekatan desain kepada sasaran:
• Karakter, sifat-sifat kejiwaan, kepribadian, watak
• Moral, Etika (nilai benar dan salah, baik dan buruk)
• Lifestyle: keamanan, kenyamanan, kemudahan
• Sistem kepercayaan
• Penampilan
Aksara, gambar, layout, gaya, struktur, penyelesaian (finishing), serta
unsur - unsur visual mendasar seperti titik, garis, bidang, warna, tekstur, dan
lainnya sangat penting untuk direncanakan guna menciptakan pesan yang
ingin dicapai.
B. Teori Hierarchy of Needs
Abraham Maslow, seorang psikolog Amerika mengemukakan sebuah ide
yaitu Hierarchy of Needs, yang diilustrasikan dalam sebuah bagan berbentuk
piramid. Hirarki ini berisikan kebutuhan - kebutuhan dasar manusia tanpa
terkecuali.
12
Gambar 2. 2 Hierarchy of Needs – Abraham Maslow
(Sumber : google.com)
Sebagaimana yang kita ketahui, tampilan antarmuka (dalam konteks
ini: website) didesain untuk manusia. Aaron Walter dan Maslow memodel
ulang hirarki ini dengan memfokuskan hal - hal yang dibutuhkan oleh user
(Universal Principles of Design, 2011).
G
a
m
b
a
r
2
.
3
H
Gambar 2. 3 Hierarchy of Needs – Modifikasi
(Sumber usabilitygeek.com)
C. User Experience
Menurut Jesse Garrett dalam bukunya “The Elements of User
Experience: User Centered Design for the Web and Beyond” (New Riders,
2011), website merupakan sebuah teknologi yang cukup kompleks / rumit.
Ketika user tidak mahir dalam menggunakan teknologi yang kompleks,
biasanya mereka akan menyalahkan diri mereka sendiri karena tidak mahir.
Mereka merasa seperti telah melakukan suatu kesalahan, mereka merasa tidak
benar - benar memperhatikan, dan mereka merasa tidak mengerti. Padahal
13
sebenarnya itu bukan salah mereka apabila sebuah website tidak bekerja
sesuai apa yang mereka inginkan, melainkan salah pembuat website tersebut.
Website, dengan tipe atau jenis apapun adalah bersifat self-service dimana
tidak ada manual instruksi untuk dibaca sebelumnya, tidak ada seminar
latihan untuk dihadiri, tidak ada representatif layanan konsumen yang dapat
membantu mereka menavigasi halaman tersebut. Yang ada hanya user dan
website yang sedang ia kunjungi, dengan tingkat kecerdasan serta
pengalaman personal yang sedang ia miliki saat itu untuk memandunya.
Maka dari itu, pengetahuan serta pemahaman tentang apa yang orang-orang
inginkan dan perlukan adalah penting adanya.
User experience-lah yang membentuk impresi user dari sebuah website.
User experience-lah yang menentukan apakah user akan kembali lagi
mengunjungi website yang bersangkutan atau tidak.
Informasi yang terdapat di dalam sebuah website haruslah mudah
dimengerti sehingga tidak menyebabkan kebingungan pada user. Fitur,
fungsi, maupun nilai estetika akan selalu menjadi aspek penting, namun user
experience memiliki efek yang lebih besar dalam loyalitas seorang user.
D. Tipografi Pada Layar
Berdasarkan buku “Mastering Type: The Essential Guide to Typography
for Print and Web Design”, penggunaan teks berbentuk grafik hanya berguna
apabila font yang ingin digunakan tidak terdapat pada komputer user atau
tidak tersedia dalam bentuk Webfont. Live text adalah yang paling ideal untuk
sebuah situs web karena dapat dicari dan di-index oleh search engine serta
dapat diseleksi menggunakan pointer komputer.
Hal yang harus diperhatikan dalam penggunaan tipografi pada layar
adalah ukuran resolusi layar yang berbeda-beda pada berbagai perangkat /
device. Ukuran layar telepon genggam memerlukan jenis font yang lebih
sederhana karena resolusi layarnya lebih rendah dari monitor komputer.
Resolusi layar telepon genggam berkisar antara 320x240 pixels sampai
940x640 pixels. Tablet biasanya memiliki resolusi 1024x768 pixels,
sedangkan resolusi monitor komputer dapat sampai hingga 2560x1440 pixels.
Penerapan layout pada desain layar tetap menggunakan prinsip-prinsip
dasar yang selama ini digunakan untuk desain cetak. Headlines, subheads,
14
body copy, dan imagery diberlakukan sama terhadap layar. Teori gestalt dan
teori-teori lainnya pun berlaku sama.
E. Teori Warna
Menurut Adams Morioka dan Terry Stone, teori warna adalah sebuah
sistem dan petunjuk yang digunakan untuk membentuk sebuah harmonisasi
kombinasi warna. Ide - ide tersebut di terapkan dalam berbagai macam
diagram seperti color wheels, trianglesand charts yang membantu desainer
untuk memahami interaksi warna, memilih warna serta mengkombinasikan
beberapa warna dan membuat pallete yang efektif dalam sebuah desain.
Di dalam desain elemen warna sangatlah penting.
Warna sangat
mempengaruhi berhasil dan tidaknya sebuah eksekusi ide. Karena warna
mempunyai makna dan sifat tersendiri dalam desain.
RGB adalah suatu model warna yang terdiri atas 3 buah warna: merah
(Red), hijau (Green), dan biru (Blue), yang ditambahkan dengan berbagai
cara untuk menghasilkan bermacam-macam warna. Kegunaan utama model
warna RGB adalah untuk menampilkan citra / gambar dalam perangkat
elektronik, seperti televisi dan komputer, walaupun juga telah digunakan
dalam fotografi biasa. Sebelum era elektronik, model warna RGB telah
memiliki landasan yang kuat berdasarkan pemahaman manusia terhadap teori
trikromatik.
RGB merupakan model warna aditif, yaitu ketiga berkas cahaya yang
ditambahkan bersama-sama, dengan menambahkan panjang gelombang,
untuk membuat spektrum warna akhir. (Poynton, 2003).
F. Teori Ilustrasi
Merupakan salah satu unsur yang paling sering digunakan dalam
komunikasi sebuah kemasan karena sering dianggap sebagai bahasa universal
yang dapat menembus rintangan yang ditimbulkan oleh perbedaan bahasa
dan kata - kata. Menurut Sigit Santoso, kata ilustrasi berasal dari bahasa latin
illustre yang berarti ‘menerangkan’. Ilustrasi dapat berupa gambar, simbol,
relief, atau musik yang bertujuan menjelaskan sesuatu / mengkomunikasikan.
Menurut Jennings (1988 : 92), ilustrasi memiliki tiga fungsi utama, yaitu
sebagai informasi, dekorasi, dan komentar. Dalam website ini, ilustrasi dibuat
15
sebagai informasi penjelasan, dan dekorasi tentang teh kombucha.
Penggunaan ilustrasi membuat informasi dalam website ini mudah diterima
oleh masyarakat dengan bantuan fotografi untuk memberikan gambaran real
mengenai teh kombucha itu sendiri.
G. Teori Semiotik
Semiotik menjadi salah satu bentuk kajian yang menjadi tradisi dalam
teori komunikasi. Semiotik itu terdiri atas sekumpulan teori tentang
bagaimana tanda - tanda merepresentasikan sebuah benda, ide, keadaan,
situasi, perasaan dan kondisi di luar tanda itu sendiri. (Littlejohn,2009 :
53). Semiotik bertujuan untuk mengetahui makna yang terkandung di dalam
sebuah tanda atau menafsirkan makna tersebut sehingga diketahui bagaimana
komunikator mengkonstruksi sebuah pesan. Konsep pemaknaan ini tidak
terlepas dari perspektif tertentu serta konsep kultural yang menjadi pemikiran
masyarakat di mana simbol tersebut diciptakan. Kode kultural yang menjadi
salah satu faktor konstruksi makna dalam sebuah simbol menjadi aspek yang
penting
untuk
mengetahui
konstruksi
pesan dalam
tanda
tersebut.
(Kriyantono,2007 : 261). Pada website ini terlihat bahwa awan - awan dan
elemen grafis lainnya di dalam website merupakan representasi sebuah
bentuk kealamian / natural yang ada dalam teh kombucha sebagai minuman
herbal yang menyehatkan.
H. Teori Usability Website
Usability adalah sebuah atribut kualitas yang menjelaskan seberapa
mudah penggunaan suatu antar muka (interface), dalam hal ini website. Kata
“Usability” merujuk pada suatu metode untuk meningkatkan kemudahan
pemakaian selama proses desain. Usability diukur dengan lima jenis kriteria,
yaitu: Learnability, Efficiency, Memorability, Errors, dan Satisfaction.
Learnability mengukur tingkat kemudahan melakukan tugas - tugas
sederhana ketika pengunjung pertama kali menemui suatu desain dalam
website. Efficiency mengukur kecepatan mengerjakan tugas tertentu setelah
mempelajari
desain
tersebut.
Memorability melihat
seberapa
cepat
pengunjung mendapatkan kembali kecakapan dalam menggunakan desain
tersebut ketika kembali setelah beberapa waktu. Errors melihat seberapa
16
banyak kesalahan yang dilakukan pengunjung, separah apa kesalahan yang
telah dibuat, dan semudah apa mereka untuk mendapatkan sebuah
penyelesaian. Satisfaction mengukur tingkat kepuasan dalam menggunakan
desain (interface).
Dalam website ini, tampilan interface dibuat sedemikian rupa guna dalam
penggunaannya nanti, dapat mudah dijalankan, karena didukung oleh desain
yang
eye-catching dan
jelas
penggunaannya,
seperti
button,
yang
memudahkan navigasi pada website dan elemen grafis lainnya yang terdapat
dalam website.
I. Parallax Scrolling Website
Parallax Scrolling adalah teknik baru yang memungkinkan pembuatan
website sangat menarik dan eye-catching . Ini adalah efek grafis yang terjadi
ketika gambar latar belakang dalam perspektif bergerak lebih lambat dari
unsur-unsur yang terletak di tampilan latar yang memberikan pengguna kesan
kedalaman dan terkesan ada gerakan. Teknik ini dibuat pada tahun 2011
dengan menggunakan HTML5 dan CSS3. Navigasi pada parralax scrolling
ini dibandingkan website biasanya lebih bagus dan mudah karena hanya
scroll ke bawah / samping, tombol - tombol yang ada masih dapat di klik
pada saat penggunaannya. Kelebihan metode ini, selain lebih kreatif dan
trendy, konten yang disajikan biasa tidak banyak namun to the point dan
terarah. Selain itu lebih interaktif dan lebih atraktif dibandingkan blog atau
jenis lainnya.
2.3 Analisa S.W.O.T
a. Strength
1. Teh kombucha merupakan minuman yang dapat dijadikan alternatif
untuk menjaga hidup sehat.
2. Merupakan minuman alami, dengan bahan alami yang difermentasi
dengan segudang manfaat dan khasiat untuk menyembuhkan banyak
jenis penyakit.
3. Teh kombucha memiliki rasa yang lebih menyegarkan dan khasiat
yang lebih daripada teh lainnya.
17
b. Weakness
1. Untuk memulai pembuatan kombucha, harus memiliki starter jamur
dahulu, dimana cukup tricky awalnya dalam usaha pembuatan
awalnya, butuh ketelatenan.
2. Butuh waktu untuk fermentasi dengan hasil yang maksimal.
3. Butuh beberapa alat khusus seperti toples kaca, kain serbet, dll untuk
membuat teh kombucha sendiri.
4. Terbatasnya informasi mengenai teh kombucha jika dibandingkan
dengan khasiatnya yang banyak.
c. Opportunity
1. Banyak ahli kesehatan yang merekomendasikan mengkonsumsi teh
kombucha.
2. Di luar Indonesia, sudah banyak yang sudah menjadikan kombucha
sebagai bagian gaya hidup sehat mereka. Di Indonesia ada, namun
sedikit dan masi bisa berkembang.
3. Teh kombucha dapat dibuat dan dikembangbiakan sendiri dengan
biaya yang murah dan mudah.
d. Threat
1. Banyak jenis minuman lain yang masih disukai oleh masyarakat
Indonesia.
2. Banyaknya pemikiran yang salah tentang teh kombucha, sehingga
banyak yang takut untuk mencobanya.
18
Download