PENGERTIAN PERANG DUNIA I Perang Dunia I atau Perang Dunia

advertisement
A. PENGERTIAN PERANG DUNIA I
Perang Dunia I atau Perang Dunia Pertama, disingkat PD I, dan istilahistilah dalam bahasa Inggris lainnya : "Great War", "War of the Nations", dan
"War to End All Wars" (Perang untuk Mengakhiri Semua Perang) adalah sebuah
konflik dunia yang berlangsung dari 28 Juli 1914 hingga 11 November 1918, yang
berawal dari Semenanjung Balkan. Perang Dunia I menjadi saat pecahnya orde
dunia lama, menandai berakhirnya monarki absolutisme di Eropa. Ia juga menjadi
pemicu Revolusi Rusia, yang akan menginspirasi revolusi lainnya di negaranegara lain, seperti : Tiongkok dan Kuba, serta akan menjadi basis bagi Perang
Dingin antara Uni Soviet dan AS. Perang Dunia I (disingkat PDI atau PD1; juga
dinamakan Perang Dunia Pertama, Perang Besar, Perang Negara-Negara, dan
Perang untuk Mengakhiri Semua Perang) adalah sebuah konflik dunia yang
berlangsung dari 1914 hingga 1918. Lebih dari 40 juta orang tewas, termasuk
sekitar 20 juta kematian militer dan sipil. Perang ini dimulai setelah Pangeran
Franz Ferdinand dari Austria-Hongaria (sekarang Austria) dibunuh anggota
kelompok teroris Serbia, Gavrilo Princip di Sarajevo.
B. TERJADINYA PERANG DUNIA I
PD I dimulai setelah Pangeran Franz Ferdinand dari Austro-Hongaria
(sekarang Austria) beserta istrinya, dibunuh di Sarajevo, Bosnia, oleh anggota
kelompok teroris Serbia, Gavrilo Princip. Bosnia merupakan kawasan Austria
yang dituntut oleh Serbia, salah satu negara kecil di Semenanjung Balkan, dimana
pembunuhan tersebut telah direncanakan sebelumnya. Dengan bantuan Jerman,
Austria-Hungaria memutuskan perang terhadap Serbia. Tidak pernah terjadi
sebelumnya konflik sebesar ini, baik dari jumlah tentara yang dikerahkan dan
dilibatkan, maupun jumlah korbannya.
Senjata kimia digunakan untuk pertama kalinya, pemboman massal warga
sipil dari udara dilakukan, dan banyak dari pembunuhan massal berskala besar
pertama abad 19 berlangsung saat perang ini. Empat dinasti, Habsburg, Romanov,
Ottoman, dan Hohenzollern, yang memiliki akar kekuasaan hingga zaman Perang
Salib, seluruhnya jatuh setelah perang. Austria-Hungaria menyerang Serbia pada
1
28 Juli 1914. Rusia membuat persediaan untuk membantu Serbia dan diserang
oleh Jerman. Perancis pun turut membantu Rusia dan diserang oleh Jerman.
Untuk tiba di Paris dengan secepat mungkin, tentara Jerman menyerang Belgia,
dan kemudian Britania menyerang Jerman. Pada awalnya, Jerman memenangkan
peperangan tersebut, akan tetapi Perancis, Britania, serta Rusia terus menyerang.
Jerman, Austria-Hungaria, dan sekutunya disebut "Blok Sentral", dan negaranegara yang menentang mereka disebut "Blok Sekutu".
Sewaktu peperangan berlanjut, negara lain pun turut campur tangan.
Hampir semuanya memihak kepada Sekutu. Pada tahun 1915, Italia bergabung
dengan Sekutu karena ingin menguasai tanah Austria. Dan pada tahun 1917,
Amerika Serikat memasuki peperangan, dan memihak kepada Sekutu. Meskipun
Tentera Sekutu sangat kuat, Jerman terlihat seperti akan memenangkan
peperangan tersebut. Setelah 1914, Jerman pun menguasai Luxemburg, hampir
seluruh daratan Belgia, serta sebagian dari Perancis utara. Jerman juga menang di
Barisan Timur, ketika usaha Rusia gagal. Akan tetapi, menjelang tahun 1918,
tentara Jerman mengalami kelelahan. Perbekalannya tidak mencukupi dan timbul
pergolakan sosial di dalam negerinya sendiri. Pada waktu yang sama, semakin
banyak tentara Amerika Serikat yang baru tiba dan langsung bergabung kepada
Sekutu. Pada musim panas 1918, tentera Amerika Serikat membantu menghalau
serangan Jerman terakhir di barat. Jerman pun menandatangani perjanjian
gencatan senjata pada 11 November 1918.
Puncak Perang Dunia I
Perang Dunia I menjadi saat pecahnya orde dunia lama, menandai
berakhirnya monarki absolutisme di Eropa. Ia juga menjadi pemicu Revolusi
Rusia, yang akan menginspirasi revolusi lainnya di negara-negara lain, seperti :
Tiongkok dan Kuba, serta akan menjadi basis bagi Perang Dingin antara Uni
Soviet dan AS. Kekalahan Jerman dalam perang ini dan kegagalan untuk
menyelesaikan masalah-masalah yang masih menggantung yang telah menjadi
sebab terjadinya Perang Dunia I, akan menjadi dasar kebangkitan Nazi, dan
dengan itu pecahnya Perang Dunia II pada 1939. Ia juga menjadi dasar bagi
2
peperangan bentuk baru yang sangat bergantung kepada teknologi, dan akan
melibatkan non-militer dalam perang, seperti yang belum pernah terjadi
sebelumnya.
Parit Perlindungan
Perang Dunia menjadi terkenal dengan peperangan parit perlindungannya,
di mana sejumlah besar tentara dibatasi geraknya di parit-parit perlindungan dan
hanya bisa bergerak sedikit karena pertahanan yang ketat. Ini terjadi khususnya
terhadap Front Barat. Lebih dari 9 juta jiwa meninggal di medan perang, dan
hampir sebanyak itu juga jumlah warga sipil yang meninggal akibat kekurangan
makanan, kelaparan, pembunuhan massal, dan terlibat secara tak sengaja dalam
suatu pertempuran.
Front Timur
Front Timur adalah Front dimana Jerman berhadapan dengan Russia. Pada
awalnya Jerman dapat mengalahkan Russia, meskipun Russia melancarkan
Mobilisasi yang menyebabkan ekonomi Russia terbengkalai. Dan nantinya
mencetus Revolusi Russia. Tapi karena musim dingin di Russia, dan tentara
Jerman tidak dilengkapi pakaian musim dingin, akhirnya Russia menang.
Tidak pernah terjadi sebelumnya konflik sebesar ini, baik dari jumlah
tentara yang dikerahkan dan dilibatkan, maupun jumlah korbannya. Senjata kimia
digunakan untuk pertama kalinya, pemboman massal warga sipil dari udara
dilakukan, dan banyak dari pembunuhan massal berskala besar pertama abad ini
berlangsung saat perang ini. Perang ini berakhir dengan ditandatanginya peletakan
senjata tanggal 11 November 1918. Empat dinasti, Habsburg, Romanov, Ottoman
dan Hohenzollern, yang mempunyai akar kekuasaan hingga zaman Perang Salib,
seluruhnya jatuh setelah perang. Perang Dunia I menjadi saat pecahnya orde dunia
lama, menandai berakhirnya monarki absolutisme di Eropa. Ia juga menjadi
pemicu Revolusi Rusia, yang akan menginspirasi revolusi lainnya di negara
lainnya seperti Tiongkok dan Kuba, dan akan menjadi basis bagi Perang Dingin
antara Uni Soviet dan Amerika Serikat. Kekalahan Jerman dalam perang ini dan
kegagalan untuk menyelesaikan masalah-masalah yang masih menggantung yang
3
telah menjadi sebab terjadinya Perang Dunia I akan menjadi dasar kebangkitan
Nazi, dan dengan itu pecahnya Perang Dunia II pada 1939. Ia juga menjadi dasar
bagi peperangan bentuk baru yang sangat bergantung kepada teknologi, dan akan
melibatkan non-militer dalam perang seperti yang belum pernah terjadi
sebelumnya.
Perang
Dunia
menjadi
terkenal
dengan
peperangan
parit
perlindungannya, di mana sejumlah besar tentara dibatasi geraknya di parit-parit
perlindungan dan hanya bisa bergerak sedikit karena pertahanan yang ketat. Ini
terjadi khususnya terhadap Front Barat. Lebih dari 9 juta jiwa meninggal di
medan perang, dan hampir sebanyak itu juga jumlah warga sipil yang meninggal
akibat kekurangan makanan, kelaparan, pembunuhan massal, dan terlibat secara
tak sengaja dalam suatu pertempuran.
C. SEBAB TERJADINYA PERANG DUNIA I
1. Pertentangan antar negara-negara Eropa
Khususnya Pertentangan Inggris – Jerman terutama Masalah industri.
Seperti diketahui bahwa Inggris pada masa itu begitu menguasai bidang industri
di kawasan itu,apalagi bila di bandingkan dengan Jerman,Inggris lebih telah
berada di depan Jerman. Karena ingin menyaingi Inggris,Jerman lalu membuat
produk yang mirip dengan produk Inggris dan menjualnya di tempat Inggris
menjual.Jerman menjual barang-barang yang mirip dengan barang dari Inggris itu
tentu dengan harga yang lebih murah,hingga membuat Inggris merugi,saat itu
masyarakat tidak tahu bahwa barang yang ada di pasar adalah barang dari
Jerman(tentunya pada saat itu masyarakat akan memilih barang dari Inggris
karena nama,mutu dan kwalitas).lalu Inggris menarik semua barang mereka
sendiri dari pasar dan melabelinya(di kasih tanda bahwa itu barang dari
inggris)lalu melemparkannya lagi ke pasar.di sini jerman merugi,lalu Jerman
menjual barang dengan harga lebih murah dari Inggris.dan Inggris pun berbuat
demikian.begitu seterusnya sehingga persaingan itu menumbuhkan dendam yang
kelak akan menambah warna perang Dunia 1.
4
2. Persaingan Angkatan Laut.
Pada masa itu memang Jerman hebat untuk Angkatan Daratnya, tetapi
lemah di Angkatan laut Karena sadar bahwa Inggris kuat dalam Angkatan
lautnya,Jerman dengan ambisi untuk menyaingi Inggris rela mengeluarkan dana
lebih besar demi memperkuat Angkatan lautnya.
3. (Imperialis)perebutan daerah jajahan.
Pada masa itu di antara negara-negara maju eropa mungkin hanya Jerman
yang belum mempunyai negara jajahan,Maka Jerman berusaha merebut daerah
kekuasaan atau daerah jajahan negara lain.dengan cara membantu negara yang
terjajah tersebut.Sehingga diharapkan mereka akan‘membalas budi’ pada Jerman.
Di antaranya Jerman membantu Quwait(jajahan Inggris)dengan cara membuat rel
kereta api Konstantinopel – Baghdad,Lalu membantu Maroko yang merupakan
jajahan
Inggris
lainnya.Jerman
juga
memancing
emosi
negara-negara
lainnya(negara maju di eropa selain Inggris)dengan manuver-manuver politiknya.
4. Pertentangan Perancis – Jerman.
Pertentangan ini diawalli oleh Jerman yang tiba-tiba mengklaim daerah
perbatasan Perancis(sungai Rhein) sebagai miliknya. Perancis tidak tinggal
diam,karena daerah tersebut merupakan daerah industri.Sehingga pada tahun1870
terjadilah perang. Namun tak disangka Jerman bisa menumbangkan Prancis di
dalam perang ini yang notabene Prancis negara kuat pada masa itu. Lalu mereka
membuat Perjanjian Perdamaian(tahun 1871) yang isinya :
-Perancis harus menyerahkan Elzas–Lotharigen.
-Perancis harus mengganti kerugian perang.
Setelah perang usai Jerman masih terus saja menekan prancis dengan cara
memblokade negara-negara yang ingin berjualan di Perancis,Jerman membeli
barang-barangnya dengan harga yang lebih tinggi dibanding Perancis.Hingga
membuat Perancis semakin geram.Sehingga melupakan sejenak masalahnya
dengan Inggris dan mengajak kerja sama untuk melawan Jerman.
5. Pertentangan Austria – Rusia.
Rusia pada waktu itu sedang menjalankan politik warm water.dan Rusia
menganggap bahwa Austria menghambatnya,sedangkan Austria menganggap
Rusia menghambatnya dalam mempersatukan wilayah sekitar semenanjung
5
Balkan yang dipimpin oleh Rusia.Sehingga perangpun terjadi tanpa bisa di elakan
lagi.
6. Pertentangan Rusia- Turki
Pada saat itu Rusia menginginkan semenanjung Balkan menjadi
wilayahnya,padahal pada saat itu semenanjung balkan masih dipegang oleh Turki.
7. Pertentangan Austria–Serbia
Austria
berusaha
mempersatukan
negara-negara
di
wilayah
Balkan,dibawah kepemimpinannya.Serbia yang merupakan salah satu negara di
wilayah
Balkan,
tidak
mau
ditaklukan.
Maka
mereka
membuat
Gerakan Serbia Raya yakni dengan berusaha mempersatukan Slavia Selatan di
bawah pimpipnan Serbia.agar tidak di rebut Austria,dan hal itu membuat Austria
geram,maka perangpun tak terelakan lagi.
8. Persekutuan di Negara-negara Eropa.
Pada masa itu(tahun 1880an)Politik di Eropa begitu bergejolak,yang
menimbulkan rasa saling curiga dan ketakutan yang berlebihan(takut di serang
mendadak oleh musuh).Oleh karena sebab-sebab ketakutan yang berlebihan itu
maka Negara-negara di eropa terutama negara-negara beepengaruh) saling
mencari teman dan terbentuklah kubu-kubu atau Aliansi diantara negara-negara
eropa,diantaranya Aliansi triple (terbentuk tahun 1882)yang beranggotakan
Jerman,Italia, dan Austria. Kemudian Tripple Etonte terbentuk tahun 1907 yang
beranggotakan Inggris,Perancis dan Rusia. Aliansi-aliansi itu terbentuk karna oleh
rasa ketakutan dan ambisi untuk saling menguasai,dan prinsip Aliansi itu sendiri
Akan saling membantu dengan semua anggota,bahkan bila satu negara berperang
berarti itu peperangan semua anggota.''Perang satu perang semua''.
9.
Perlombaan Senjata.
Karena telah tumbuh rasa curiga yang amat sangat di antara Negara-
negara eropa,selain terbentuknya Aliansi Juga terciptanya produksi Senjata yang
berlebihan(hingga perekonomian sedikit terbengkalai),mereka berlomba saling
unjuk kekuatan dengan cara uji coba senjata,dan mereka juga selalu
mempersenjatai diri mereka sendiri,dengan memposisikan diri seakan-akan siap
untuk berperang dengan senjata-senjata hebat produksi mereka.
6
10. pembunuhan putra mahkota Austria, Franz Ferdinand.
Pada tanggal 28 Juni 1914 putra mahkota Austria Franz Ferdinand di
bunuh oleh seorang mahasiswa Serbia bernama Principe, saat melihat latihan
perang di Serajevo,Bosnia. Principe menganggap bahwa latihan perang tentara
Austria di Bosnia adalah pelecehan terhadap Serbia.Bosnia sendiri adalah negara
sengketa antara Austria dan Serbia. Kemudian Austria memberi ultimatum Serbia
jika Principe tidak diserahkan (ke Austria) dalam waktu satu bulan,maka Austria
akan menyerang Serbia. Serbia yang melindungi warga negaranya,tidak mau
menyerahkan Principe.Serbia berani menentang Austria karena Rusia berjanji
akan membantu Serbia jika Serbia diserang Austria. Maka pada tanggal 28 Juli
1914 Austria menyerang Serbia.
11.
Ikut campur Negara-negara eropa pada perang Serbia-Austria.
(Setelah Ultimatum dari Austria pada Serbia tidak di gubris oleh Serbia
Maka habislah kesabaran Austria dengan segera menyerang Serbia). Austria yang
merupakan anggota Tripple Alliansi, maka dengan dibantunya Serbia oleh
Rusia,berarti (secara tak langsung) Rusia juga menyerang Austria, Italia dan
Jerman(Tripple Alliansi). Pada tanggal 1 Agustus 1914 Jerman menyerang
Rusia.Karena Rusia anggota Tripple Etonte, maka berarti Jerman menyerang
anggota
Tripple
Etonte
yang
lainnya
yaitu
Inggris
dan
Perancis.
Perancis yang akhirnya punya kesempatan untuk membalaskan dendam pada
Jerman dan tak menyianyiakan kesempatan ini.Pada tanggal 3 Agustus 1914
Perancis menyerang Jerman.di susul Inggris pada tanggal 4 Agustus 1914.
Tak bisa di elakan lagi,aksi saling menyerang antar anggota Tripple (Alliansi dan
Etonte),belum lagi urusan daerah jajahan masing-masing,dan perang terus
menyebar makin luas hingga kelak perang itu di sebut Perang Dunia 1.
D. AKTOR YANG TERLIBAT
 Blok Sekutu :
Rusia
Perancis
Britania
Kanada
Raya
Italia
Amerika
Serikat
7
Negara-negara yang bergabung :
1. Kerajaan Serbia
2. Kerajaan Rusia (sampai November 1917)
3. Perancis (termasuk pasukan dari negara koloni Perancis)
4. Kerajaan Inggris : Negara Persemakmuran Inggris dan Irlandia, Australia,
Kanada, Selandia Baru, Newfoundland, Afrika Selatan, Kerajaan India, Negara
boneka dan koloni Inggris
5.Kerajaan Belgia (termasuk pasukan negara koloni Belgia)
6. Kerajaan Montenegro
7. Kekaisaran Jepang
8. Kerajaan Italia (April 1915 dan sesudahnya)
9. Portugal
10. Kerajaan Romania (Agustus 1916 dan sesudahnya)
11. Kerajaan Yunani (Mei 1917 dan sesudahnya)
12. Amerika Serikat (1917 dan sesudahnya)
13. San Marino
14. Andorra
15. Tiongkok
16. Brazil
17. Bolivia
18. Kosta Rika
19. Kuba
20. Guatemala
21. Haiti
22. Honduras
8
23. Ekuador
24. Nikaragua
25. Uruguay
26. Panama
27. Peru
28. Siam
29. Liberia
30. Republik Demokratik Armenia (1918)
31. Cekoslowakia (1918)
 Blok Sentral :
Austria-Hungaria
Jerman
Kekaisaran
Bulgaria
Ottoman
E. HASIL DARI PERANG DUNIA I
Hasil Positif : Perjanjian Versailles
Di dalam Perjanjian Versailles yang ditandatangani setelah Perang Dunia
I, pada 12 Januari 1919, Jerman menyerahkan tanah-tanah jajahannya dan
sebagian dari wilayah Eropa-nya. Polandia dibebaskan dan mendapat wilayah
Posen (sekarang kota Poznan), sebagian Silesia, serta sebagian lagi Prussia Barat.
Alsace dan Lorraine yang dikuasai oleh Jerman dikembalikan ke Perancis.
Perancis juga dapat menguasai kawasan Saar selama 15 tahun. Perjanjian ini juga
meletakkan Rhineland dibawah pendudukan Tentera Sekutu selama 15 tahun.
Jumlah pasukan tentara Jerman di perkecil tidak melebihi 100.000 orang, serta
dilarang memiliki pasukan udara. Jerman juga harus membayar pampasan perang
kepada Tentara Sekutu sebesar £6.600 juta. Diperkirakan 8.6 juta korban jiwa
dalam Perang Dunia I. Blok Sekutu kehilangan 5.1 juta jiwa, sementara Blok
Sentral 3.5 juta jiwa. PD I tersebut mengakibatkan kehancuran yang sangat besar
9
terhadap negara-negara yang terlibat, yang dikenal dengan "Perang Untuk
Mengakhiri Semua Perang" sehingga terjadilah Perang Dunia II.
Daerah yang Diserahkan
1. Alsace-Lorraine, daerah-daerah yang diserahkan kepada Jerman menurut
mukadimah
perdamaian
yang
ditandatangani
di Versaillespada 26
Februari 1871, dan Perjanjian Frankfurt pada 10 Mei 1871, dikembalikan
kepada Perancis tanpa jajak pendapat mulai tanggal gencatan senjata 11
November 1918. (area 14 522 km², penduduk 1.815.000 jiwa (1905)),
2. Schleswig Utara termasuk kota-kota yang mayoritas penduduknya adalah
Jerman yaitu Tondern (Tønder), Apenrade, Sonderburg,Hadersleben, dan
Lügum
di Schleswig-Holstein,
setelah Jajak
Pendapat
Schleswig,
kepada Denmark (area 3 984 km², penduduk 163.600 jiwa (1920)),
3. Provinsi
Prusia
Posen
dan Prusia
oleh Prusia pada Pembagian
Barat,
yang
Polandia (1772-1795),
dicaplok
dikembalikan
kepadaPolandia yang telah lahir kembali. Wilayah ini telah dibebaskan
oleh penduduk Polandia lokal pada Pemberontakan Wielkopolskaantara
tahun 1918-1919 (area 53 800 km², penduduk 4.224.000 jiwa (1931)).
4. Prusia Barat diberikan kepada Polandia supaya Negara ini memiliki akses
bebas ke lautan, termasuk minoritas Jerman yang cukup besar dan dengan
ini menciptakan Koridor Polandia.
5. Wilayah
Hlučínsko Hulczyn di Silesia
Hulu diberikan
kepada Cekoslovakia (area 316 atau 333 km², dengan penduduk 49.000
jiwa),
6. bagian timur Silesia Hulu, kepada Polandia (area 3 214 km², dengan
penduduk 965.000 jiwa), meski 60% pada jajak pendapat memilih untuk
tetap bergabung dengan Jerman
7. Kota-kota Jerman Eupen dan Malmedy kepada Belgia
8. wilayah Soldau di Prusia Timur (stasiun kereta api rute Warsawa-Gdańsk)
kepada Polandia (area 492 km²),
9. bagian utara Prusia sebagai Memelland di bawah pengawasan Perancis,
kemudian diserahkan kepada Lithuania tanpa jajak pendapat.
10
10. dari bagian timur Prusia Barat dan bagian selatan Prusia Timur
(Warmia dan Masuria), sebuah daerah kecil kepada Polandia,
11. provinsi Saarland diawasi Liga Bangsa-Bangsa selama 15 tahun. Lalu
setelah
periode
ini
diadakan
jajak
pendapat
apakah
penduduk
menginginkan bergabung dengan Perancis atau Jerman. Pada masa ini,
produk batubara diberikan kepada Perancis.
12. pelabuhan Danzig (sekarang Gdańsk, Polandia) dengan wilayah muara
sungai Wisla pada Laut Baltik dijadikan Freie Stadt Danzig(Kota Bebas
Danzig) di bawah pengawasan Liga Bangsa-Bangsa. (wilayah 1 893 km²,
dengan penduduk 408.000 jiwa (1929)).
Batasan-batasan Militer
Selain menyerahkan daerah, ada beberapa batasan untuk Jerman di
bidang militer, antara lain:
1. Jumlah Tentara Jerman maksimal yang dimiliki Jerman adalah
100.000 orang saja, dan wajib militer dihapuskan
2. Jumlah tentara Angkatan Laut Jerman maksimal 15.000 orang
3. Jumlah kapal perang bersenjata Jerman maksimal 6 (Dengan
ketentuan bobot maksimal 10.000 Ton)
4. Jumlah kapal perang gerak cepat Jerman maksimal 6 (Dengan
ketentuan bobot maksimal 6.000 Ton)
5. Jumlah kapal penghancur Jerman maksimal 12 (Dengan ketentuan
bobot maksimal 800 ton)
6. Jumlah kapal torpedo Jerman maksimal 12 (Dengan ketentuan
bobot maksimal 200 ton)
Larangan Militer
Juga ada beberapa hal yang dilarang dalam bidang Militer, antara
lain:
1. Jerman dilarang memiliki satupun kapal selam
2. Jerman dilarang melakukan perdagangan senjata antarnegara
(Impor-Ekspor senjata)
11
3. Jerman dilarang memiliki gas beracun
4. Jerman dilarang memiliki Pesawat Tempur
5. Jerman dilarang memiliki Tank dan Mobil bersenjata (Artileri
darat)
6. Jerman dilarang melakukan blokade terhadap kapal lain
LIGA BANGSA-BANGSA
Seperti dalam perjanjian Versailes maka daerah jajahan Jerman harus
diserahkan pada LBB, maka Negara-negara baru seperti Polandia, Denmark,
Cekoslavia dan Belgia mulai memiliki kedaulatan kembali. Dibentuk LBB Liga
Bangsa-Bangsa (LBB) adalah sebuah organisasi internasional yang didirikan
setelah Konferensi Perdamaian Paris 1919,tepatnya pada 10 Januari 1920. Fungsifungsi utamanya termasuk melucuti senjata, mencegah perang melalui keamanan
kolektif,menyelesaikan
pertentangan
melalui negosiasi dan diplomasi,
serta
global. Ide
untuk
mendirikan
antara negara-negara
memperbaiki
LBB
kesejahteraan
dicetuskan Presiden
hidup
Amerika
Serikat Woodrow Wilson meskipun AS sendiri kemudian tidak pernah bergabung
dengan organisasi ini. Sejumlah 42 negara menjadi anggota saat LBB didirikan.
23 di antaranya tetap bertahan sebagai anggota hingga LBB dibubarkan pada
1946. Antara 1920-1937, 21 negara masuk menjadi anggota, namun tujuh di
antara keduapuluh satu anggota tambahan ini kemudian mengundurkan diri (ada
yang dikeluarkan) sebelum 1946.
Liga Bangsa-bangsa (LBB- League of Nations)didirikan sebagai hasil
perjanjian Versailles. Barangkali, Liga Bangsa-bangsa lahir dari konsekuensi
kehancuran sekaligus kekecewaan yang muncul pasca Perang Dunia I. Ide-ide
pembentukannya dipelopori oleh negara pemenang perang, utamanya Amerika
Serikat. Sesuai dengan perjanjian atau kesepakatan di dalamnya (antarpendirinya),
LBB utamanya bertujuan untuk mencegah perang melalui prinsip “collective
security”, “disarmament”, “open discussion to replace secret diplomacy”, “selfdetermination”, “negotiation”, dan “arbitration”. Tujuan lain yang melandasi
aktivitas internasionalnya antara lain penyelundupan baik orang perseorangan,
obat-obatan, perdagangan gelap senjata, kesehatan dunia, penjahat perang dan
12
perlindungan minoritas di Eropa (manifestasi prinsip “self-determination” negaranegara Balkan).
Sejak berdirinya LBB, anggotanya telah terdiri sekitar 58 negara saja.
Berakhirnya LBB sebagai suatu usaha mengurangi anarki politik internasional
menjadi sia-sia ketika LBB tidak mampu memberi sangsi pada bentuk-bentuk
pelanggaran seperti penyerangan Italia ke Abyssinia (Ethiopia), pendudukan
Jerman atas Sudentenland (Czechoslovakia) dan Austria (1939), dan pendudukan
Jepang di semenanjung Korea. Tulisan ini dibuat untuk mengetahui faktor
multilevel yang menjelaskan dinamika perubahan yang terjadi pada organisasi
internasional, Liga Bangsa-bangsa secara khusus, sejak 1919-1939. Salah satu
tokoh politik yang ideologi liberalnya sangat berpengaruh dan menjadi landasan
bagi berdirinya Liga Bangsa-Bangsa adalah Woodrow Wilson dengan
pemikirannya yang dikenal dengan “Fourteen points of Woodrow Wilson”.
Misi utama Wilson adalah membawa nilai-nilai demokratis liberal ke
Eropa dan ke seluruh dunia. Program perdamaian Wilson menghendaki
berakhirnya diplomasi rahasia, adanya kesepakatan-kesepakatan yang terbuka
bagi penyelidikan publik, adanya kebebasan navigasi di laut, dan dihilangkannya
hambatan-hambatan pada perdagangan bebas. Untuk mewujudkan tujuan ini,
menurutnya dibutuhkan suatu asosiasi umum bangsa-bangsa dengan tujuan untuk
memberikan jaminan yang saling menguntungkan atas kemerdekaan politik dan
integrasi wilayah bangsa besar dan kecil. Ide inilah yang kemudian
diemplementasikan melalui dibentuknya Liga Bangsa-Bangsa dalam Konferensi
Perdamaian Paris pada 1919.
Adanya Liga Bangsa-Bangsa diharapkan mampu merefleksikan harapan
perdamaian dan juga menghilangkan kekhawatiran dunia terhadap adanya aliansi
militer yang merusak stabilitas politik dunia. Tujuan utama LBB ini adalah
mendorong terciptanya kerjasama internasional, perdamaian, dan keamanan.
Dengan demikian, landasan berdirinya LBB secara keseluruhan lebih dipengaruhi
oleh paham liberal dan skeptisme terhadap anggapan kaum realis dan neorealis
yang memandang sebelah mata terhadap adanya kerjasama antar bangsa. Lebih
lanjut skeptisisme realis menggarisbawahi kegagalan Liga Bangsa-bangsa dalam
memelihara perdamaian (“perpetual peace”) dikarenakan pada saat itu negara
13
cenderung bertindak secara otonom baik dalam menyelenggarakan perjanjian atau
menyelesaikan
masalah.
Beberapa
contoh
signifikan
ialah
pengadaan
pembentukan “Reparation Commission” untuk “war debt” LBB menjadi contoh
nyata ambisi negara-negara pemenang perang dan ketakutan akan terjadinya
perang di masa mendatang. Mereka membuat suatu “balance of power” lebih ketat
dengan berabgai cara antara lain (1) “war guilt” pasal 231 Versailles, (2) “war
debt” (pembentukan “Reparation Committee”), (3) war mandate. LBB bekerja
dalam kondisi politik internasional yang serba tidak pasti. Tambahan pula, LBB
menyerupai suatu “order” tanpa suatu kekuasaan apalagi kesepakatan komunal.
LBB, organisasi internasional yang didirikan di Konferensi Perdamaian Paris
(1919) pada akhir Perang Dunia I LBB, tepatnya pada tanggal 10 Januari 1920,
didasari atas prinsip mencegah perang melalui keamanan kolektif, menyelesaikan
pertentangan antara negara-negara melalui negosiasi dan diplomasi, serta
memperbaiki kesejahteraan hidup global. Ini merupakan prinsip operasional LBB.
LBBmemiliki dua tujuan dasar. Pertama, ia berusaha untuk menjaga perdamaian
melalui tindakan kolektif. Kedua, Liga Bangsa-Bangsa bertujuan untuk
meningkatkan kerja sama internasional dalam urusan ekonomi dan sosial,
mengganti tradisi “secret diplomacy” dengan “opened diplomacy”.
Dalam susunan organisasi, LBB mempunyai empat badan utama yaitu
Sidang Umum (the council), Sekretariat Tetap (the secretary), Dewan Khusus dan
Mahkamah Internasional (the world court). Sedangkan sifat dari keanggotaan
LBB adalah sukarela, tidak mengikat, walaupun ada sangsi berupa boikot untuk
negara-negara yang melanggar tetapi negara lain sukarela menjalankan atau tidak.
LBB tidak mempunyai alat kekuasaan yang nyata untuk memaksa suatu negara
yang menentangnya untuk tunduk kembali ke LBB. Liga Bangsa-Bangsa
mengadakan pertemuan pertamanya pada tanggal 15 November 1920, dengan
dihadiri perwakilan empat puluh dua negara. Konstitusi liga itu disebut
‘konvenan’, yang berisi 26 pasal sebagai operasi aturan untuk liga bangsa
bangsa. Kovenan dari Liga Bangsa-Bangsa merupakan bagian integral dari
Perjanjian Versailles. Pembukaan Kovenan dan 26 pasal menentukan ruang
lingkup, tujuan, organisasi, dan operasi sebuah badan dunia yang akan mencegah
perang di masa depan.
14
Di bawah kesepakatan gencatan senjata, salah satu hal yang ditekankan
oleh Presiden AS Woodrow Wilson adalah perdamaian dengan Jerman beserta
aliansinya. Beberapa poin tergabung dalam 14 poin pemikiran Woodrow Wilson,
yakni adanya proses diplomasi, kebebasan perlayaran, penghapusan hambatan
perdagangan, pengakuan kepentingan individu, aplikasi penentuan nasib bagi
negara-negara di Eropa Timur, serta "pembangunan organisasi yang berisikan
negara-negara yang akan menjamin kemerdekaan serta kedaulatan wilayah negara
lain di dunia ini. Organisasi itulah yang dinamakan Liga Bangsa-Bangsa (LBB).
Setelah Jerman menandatangani kesepakatan gencatan senjata pada November
1918, Wilson berangkat ke Paris, Prancis, untuk mencoba menciptakan
perdamaian yang berkelanjutan. Wilson memimpin delegasi AS dalam Konferensi
Perdamaian Paris pada Juni 1919. Meski demikian, delegasi yang dipimpin oleh
Wilson bukanlah merupakan para politisi terkemuka Partai Republik.
Sejak pertama kali dimulai, Konferensi Perdamaian Paris sudah melanggar
salah satu poin dari 14 pemikiran Wilson. Segala keputusan hanya akan
ditentukan oleh empat negara pemenang Perang Dunia I. Jerman pun disalahkan
sebagai pihak yang memulai peperangan, Prancis dan Inggris ingin Jerman
memberikan ganti rugi atas apa yang sudah dilakukannya selama perang
berlangsung. Wilson mencoba untuk memasukkan LBB dalam perjanjian tersebut.
Pasal 10 dalam Piagam LBB menyebutkan bahwa setiap negara anggota patut
menghormati kemerdekaan dan batas wilayah seluruh negara di dunia ini. Wilson
juga sepakat mengamandemen piagam itu serta menjadikan LBB sebagai
instrumen yang tidak memperbolehkan adanya intervensi domestik antara negara
satu dan lainnya.
Setelah Konferensi Perdamaian Paris Perjanjian berjalan selama enam
bulan, Perjanjian Versailles muncul dan menjadi suatu perjanjian damai yang
mengakhiri perseteruan Sekutu dan Jerman. Perjanjian ini juga menciptakan iklim
kondusif untuk didirikannya LBB. Kongres AS juga kian memperdebatkan
Perjanjian Versailles 1919 ketika desakan akan ratifikasi sudah muncul. Partai
Demokrat mendesak perjanjian itu segera diratifikasi, namun banyak anggota
Kongres dari Partai Republik yang menolaknya. Sementara itu, kelompok
moderat menyarankan AS tetap meratifikasi dan mengamandemen di kemudian
15
waktu. Persetujuan atas ratifikasi itu tidak mendapatkan suara dari mayoritas
anggota Kongres, Wilson pun jatuh sakit dan mundur dari kursi presiden.
Presiden-presiden AS yang menggantikan Wilson akhirnya menandatangani
kesepakatan damai secara terpisah dengan Jerman, Austria, dan Hongaria. Dan,
meski LBB terbentuk, AS tidak pernah sepakat untuk bergabung ke dalamnya.
Saat organisasi ini berdiri, 58 negara bergabung di dalamnya dan tidak memiliki
pasukan. LBB masih sangat bergantung pada komunitas internasional untuk
menjaga resolusi-resolusinya.
Beberapa prinsip yang diusung oleh LBB adalah keamanan kolektif,
pelucutan senjata, diskusi untuk menghilangkan perjanjian rahasia, penentuan
nasib, negosiasi, dan arbitrasi. LBB yang lahir pada 10 Januari 1920 itu juga
berniat untuk mencegah terjadinya peperangan. LBB juga sempat menjadi pelopor
dari terbentuknya Mahkamah Kriminal Internasional (ICJ) di Denhaag, Belanda.
Hasil Negatif : Korban
1. Sekutu: 6.345.600

Belgia: 13.700

Kekaisaran Britania: 908.000
o
Australia: 60.000
o
Kanada: 55.000
o
India: 25.000
o
Selandia Baru: 16.000
o
Afrika Selatan: 7.000
o
Inggris: 715.000

Perancis: 1.354.000

Yunani: 5.000

Italia: 650.000

Jepang: 300

Rumania: 336.000

Rusia: 1.700.000

Serbia: 450.000

Amerika Serikat: 50.600
16
2. Kekuatan As/Poros: 3.382.500

Austria-Hungaria: 1.200.000

Bulgaria: 87.500

Jerman: 1.770.000

Kerajaan Ottoman: 325.000
3. Warga sipil: 6.493.000

Austria: 300.000

Belgia: 30.000

Inggris: 31.000

Bulgaria: 275.000

Perancis: 40.000

Jerman: 760.000

Yunani: 132.000

Rumania: 275.000

Rusia: 3.000.000

Serbia: 655.000

Kerajaan Ottoman: 1.005.000
Berkembang Diktatorisme, Fasisme, Komunisme.
Peperangan Dunia satu menciptakan banyak iri, sombong dan dendam
pada setiap Negara yang bertikai, dari perasaan-perasaan ini pula terjadi
pemikiran yang menimbulkan gerakan dahsyat dikemudian hari. Diktatorisme,
Fasisme, Komunisme adalah contoh hasil dari perang dunia pertama, pada masa
selanjutnya hal ini pulalah yang menyebabkan Perang Dunia Kedua dan Perang
Dingin.
Kerugian Dana yang Besar
Setiap tentara, senjata dan strategi perang mengeluarkan dana yang tidak
sedikit, apalagi derita kerugian ketika kalah perang utamnya adalah dengan
tunduknya kepada perjanjian. http://irwan-cahyadi.blogspot.com/2012/04/sejarahperang-dunia-1.html
17
Daftar Pertempuran Pada Perang Dunia I
Ini adalah Daftar pertempuran pada Perang Dunia I yang meliputi
keterlibatan angkatan darat, angkatan laut, dan angkatan udara serta kampanye,
operasi, garis pertahanan dan pengepungan. Kampanye umumnya merujuk kepada
operasi strategis yang lebih luas dilakukan selama jangka waktu yang panjang.
Pertempuran umumnya mengacu pada periode pendek yang intens memerangi
terlokalisasi untuk wilayah tertentu dan selama jangka waktu tertentu. Namun,
penggunaan istilah dalam penamaan peristiwa semacam itu tidak konsisten.
Sebagai contoh, Pertempuran Atlantik Pertama lebih atau kurang seluruh teater
perang, dan yang disebut pertempuran, berlangsung selama seluruh perang.
Blok Barat
 1914
Pertempuran Liège
Pertempuran
Pertempuran
Pertempuran
Frontiers
Mulhouse
Lorraine
Pertempuran
Pertempuran
Pertempuran
Pengepungan
Ardennes
Charleroi
Mons
Maubeuge
Pertempuran Le
Pertempuran St
Pertempuran
Pertempuran
Cateau
Quentin, juga
Marne Pertama
Aisne Pertama
disebut
Pertempuran
Guise
Pengepungan
Pertempuran
Pertempuran
Pertempuran
Antwerpen
Albert Pertama
Arras Pertama
Yser
Pertempuran Ypres
Pertempuran
Champagne
Pertama
Pertama, juga
disebut Pertempuran
Flandres
18
1915
Pertempuran
Neuve
Chapelle
Pertempuran
Ypres Kedua
Pertempuran
Artois Kedua
Pertempuran
Loos
Pertempuran
Champagne
Kedua
1916
Pertempura Pertempura Pertempura Pertempura Pertempura Pertempur
n Verdun
n Hulluch
n Somme
n
n Pozières an Ginchy
Fromelles
1917
Serang
Pertempu
Pertempu
Pertempu
Pertempu
Pertempur
Pertemp
an
ran Arras
ran Vimy
ran Aisne
ran
an Ypres
uran
Nivell
(1917)
Ridge
Kedua,
Messines
Ketiga,
Cambrai
juga
juga
(1917)
disebut
disebut
Pertempu
Pertempur
ran
an
Champag
Passchend
ne Ketiga
aele
e
1918
Serangan
Pertempuran
Pertempuran
Spring Jerman Somme (1918), Lys,
juga
dikenal dikenal
sebagai
Pertempuran
Pertempuran
(untuk
Kedua Ypres
Keempat dan
membedakannya Pertempuran
19
Pertempuran
juga Aisne Ketiga Cantigny
sebagai
Somme
Pertempuran
dari
Estaires
pertempuran
1916)
Pertempuran
Pertempuran
Belleau Kayu
Marne
Pertempuran
Kedua Château-
Serangan
Pertempuran
Seratus Hari
Amiens
Thierry
(1918)
(1918)
Pertempuran
Mont
Pertempuran
St Saint-Mihiel
Pertempuran
Pertempuran
Serangan
Epéhy
Garis
Meuse-
Hindenburg
Argonne,
Quentin, juga
dikenal
juga disebut
sebagai
Pertempuran
Pertempuran
Argonne
Somme
Forest
Ketiga
Pertempuran
Kanal
Pertempuran
St. Ypres
Pertempuran
Pertempuran
Kelima Kanal Utara Cambrai
Quentin
(1918)
Pertempuran
Sambre
(1918), juga
dikenal
sebagai
Pertempuran
Sambre
Kedua
Kampanye Italia
* Pertempuran Isonzo Pertama
* Pertempuran Isonzo Kedua
* Pertempuran Isonzo Ketiga
* Pertempuran Isonzo Keempat
20
* Pertempuran Isonzo Kelima
* Serangan Trentino atau "Pertempuran Asiago"
* Pertempuran Isonzo Keenam atau "Pertempuran Gorizia"
* Pertempuran Isonzo Ketujuh
* Pertempuran Isonzo Kedelapan
* Pertempuran Isonzo Kesembilan
* Pertempuran Isonzo Kesepuluh
* Pertempuran Isonzo Kesebelas
* Pertempuran Caporetto
* Pertempuran Sungai Piave
* Pertempuran Vittorio Veneto
Blok Timur
1914
* Pertempuran Stallupönen
* Pertempuran Gumbinnen
* Pertempuran Tannenberg
* Pertempuran Galicia
* Pertempuran Danau Masurian Pertama
* Pertempuran Sungai Vistula
* Pertempuran Łódź (1914)
1915
* Pengepungan Przemyśl
* Pertempuran Bolimów
21
* Pertempuran Danau Masurian Kedua
* Great Retreat (Rusia)
* Serangan Sventiany
* Serangan Gorlice-Tarnów
* Warsawa
* Komarow
* Rawa
1916
* Serangan Danau Naroch
* Serangan Brusilov
1917
* Serangan Kerensky
* Pertempuran Mărăşti
* Pertempuran Mărăşeşti
* Revolusi Rusia
Kampanye Kaukasus
* Pertempuran Sarikamis
* Pertempuran Malazgirt (1915)
* Pertempuran Kara Killisse
* Pertempuran Koprukoy
* Pertempuran Erzurum
* Pertempuran Erzincan
22
Kampanye Serbia
* Pertempuran Cer
* Pertempuran Kolubara
* Pertempuran Morava
* Pertempuran Kosovo (1915)
* Pertempuran Ovche Kutub
Pertempuran Gallipoli
Pertempuran Gallipoli (juga disebut "Operasi Dardanella"), adalah
sejumlah pertempuran terjadi antara 1915 dan 1916.
* Pertempuran Nek
* Pertempuran Chunuk Bair
* Pertempuran Gully Jurang
* Pertempuran Bukit 60 (Gallipoli)
* Pertempuran Krithia Vineyard
* Pertempuran Lone Pine
* Pertempuran Sari Bair
* Pertempuran pedang Hill
* Pendaratan di Anzac Cove
* Pendaratan di Cape Helles
* Pertempuran Krithia Pertama
* Pertempuran Krithia Kedua
* Pertempuran Krithia Ketiga
* Operasi laut pada Operasi Dardanella
23
Timur Tengah
Kampanye Sinai dan Palestina
* Serangan Suez Pertama
* Pertempuran Romani atau "Serangan Suez Kedua"
* Pertempuran Magdhaba
* Pertempuran Rafa
* Pertempuran Mughar Ridge
* Pertempuran Yerusalem
* Kekalahan Damaskus
* Pertempuran Gaza Pertama
* Pertempuran Gaza Kedua
* Pertempuran Gaza Ketiga atau "Pertempuran Beersheba"
* Pertempuran Beersheba
* Pertempuran Megiddo
Kampanye Mesopotamia
* Pendaratan FAO
* Kekalahan Basra
* Pertempuran Qurna
* Pendudukan Amara
* Pertempuran Nasiriyeh
* Pertempuran Es Sinn
* Pertempuran Ctesiphon
* Pengepungan Kut
24
o Pertempuran Syekh Sa'ad
o Pertempuran Wadi
o Pertempuran Hanna
o Pertempuran Benteng Dujaila
o Pertempuran Kut Pertama
* Pertempuran Khanaqin
* Pertempuran Kut Kedua
* Pendudukan Baghdad
* Serangan Samarrah
* Pertempuran Jebel Hamlin
* Pertempuran Istabulat
* Pertempuran di Ramadi
* Pendudukan Tikrit
* Pertempuran Sharqat
Kampanye Arab Selatan
Pertempuran Sungai Chewmudder. Dalam pertempuran ini, Jerman
mencoba untuk menghancurkan pasukan Inggris, ketika mereka menyeberangi
sungai, Inggris melepaskan tembakan senjata dan membunuh 800 tentara Jerman.
Kampanye Afrika
* Pertempuran Kamerun
* Kekalahan Jerman di Afrika Barat (Namibia)
* Pertempuran Killimanjaro
* Pertempuran Togo
25
* Pertempuran Tanga atau Pertempuran Bees
* Pertempuran Rufiji Delta
* Pertempuran Longido
* Pertempuran Sandfontein
Pertempuran Laut
Atlantik
* Pertempuran Teluk Heligoland Pertama (1914)
* Pertempuran Kepulauan Falkland (1914)
* Serangan di Scarborough, Hartlepool dan Whitby (1914)
* Pertempuran Dogger Bank (1915)
* Bendungan Otranto (1915-1918)
* Pertempuran Jutlandia (1916)
* Pertempuran Selat Dover (1917)
* Pertempuran Teluk Heligoland Kedua (1917)
* Serangan Zeebrugge (1918)
Mediterania
* Mengejar Goeben dan Breslau (1914)
* Operasi Laut di Kampanye Dardanella (1915-1916)
Asia-Pasifik
* Pertempuran Rabaul
* Pertempuran Tsingtao (1914)
* Pertempuran Penang (1914)
* Pertempuran Coronel (1914)
26
* Pertempuran Kepulauan Cocos (1914)
* Pertempuran Kepulauan Falkland (1914)
Pertempuran Udara
Perang Dunia I merupakan perang pertama untuk melihat penggunaan
pesawat untuk serangan, pertahanan dan operasi pengintaian. Berikut beberapa
artikel tentang penggunaan pesawat pada Perang Dunia I
* Transportasi di Perang Dunia I
* Sejarah Penerbangan (1914-1918)
* Zeppelin dalam Perang Dunia I
Perang Kontemporer
Beberapa sejarawan mempertimbangkan beberapa perang sebagai bagian
dari Perang Dunia I, karena dianggap memiliki hubungan langsung ke awal atau
pasca Perang Dunia.
Pra-1914
* Revolusi Meksiko (1910-1920)
* Perang Balkan (1912-1913)
* Perang Balkan Kedua (1913)
* Pemberontakan Maritz (1914-15)
* Paskah Rising (1916)
Pasca-1917
* Revolusi Rusia (1917)
* Perang Saudara Finlandia (1918)
* Perang Saudara Rusia (1918-1922)
o Kampanye Rusia Utara (1918-1919)
27
o Serangan ke barat Rusia (1918-1919)
* Pemberontakan Wielkopolska (1918-1919)
* Perang Hongaria-Rumania 1919 (1918-1919)
* Perang Soviet-Polandia (1919-1921)
* Perang Kemerdekaan Irlandia (1919-1921)
* Perang Kemerdekaan Turki (1919-1923)
* Perang Yunani-Turki (1919-1922)
* Perang Saudara Irlandia (1922-1923)
F. MOMEN TERPENTING DALAM SESI PERANG
Perang Dunia menjadi terkenal dengan peperangan parit perlindungannya,
di mana sejumlah besar tentara dibatasi geraknya di parit-parit perlindungan dan
hanya bisa bergerak sedikit karena pertahanan yang ketat. Ini terjadi khususnya
terhadap Front Barat. Lebih dari 9 juta jiwa meninggal di medan perang, dan
hampir sebanyak itu juga jumlah warga sipil yang meninggal akibat kekurangan
makanan, kelaparan, pembunuhan massal, dan terlibat secara tak sengaja dalam
suatu pertempuran.
Perang Dunia I menjadi saat pecahnya orde dunia lama, menandai
berakhirnya monarki absolutisme di Eropa. Ia juga menjadi pemicu Revolusi
Rusia, yang akan menginspirasi revolusi lainnya di negara-negara lain, seperti :
Tiongkok dan Kuba, serta akan menjadi basis bagi Perang Dingin antara Uni
Soviet dan AS: Kekalahan Jerman dalam perang ini dan kegagalan untuk
menyelesaikan masalah-masalah yang masih menggantung yang telah menjadi
sebab terjadinya Perang Dunia I, akan menjadi dasar kebangkitan Nazi, dan
dengan itu pecahnya Perang Dunia II pada 1939. Ia juga menjadi dasar bagi
peperangan bentuk baru yang sangat bergantung kepada teknologi, dan akan
melibatkan non-militer dalam perang, seperti yang belum pernah terjadi
sebelumnya. Front Timur adalah Front dimana Jerman berhadapan dengan Russia.
Pada awalnya Jerman dapat mengalahkan Russia, meskipun Russia melancarkan
28
Mobilisasi yang menyebabkan ekonomi Russia terbengkalai. Dan nantinya
mencetus Revolusi Russia. Tapi karena musim dingin di Russia, dan tentara
Jerman tidak dilengkapi pakaian musim dingin, akhirnya Russia menang.
Kekalahan Jerman di Front Barat mengakibatkan kehidupan rakyat semakin
bertambah susah. Keadaan Jerman seperti ini menimbulkan gerakan dari kaum
komunis (spartacis) yang hendak menggulingkan pemerintahan. Jerman
menghadapi serangan dua kali yaitu dari pihak sekutu dan pemberontakan dari
kaum komunis. Karena serangan itu Jerman terpaksa menyerah pada tahun 1918.
Hitler menamakan gerakan spartacis itu sebagai tusukan pisau dari belakang
punggung Jerman, yang menyebabkan Kaisar Wilhelm II turun takhta dan
pemerintahan dipegang oleh Elbert (beraliran sosialis). Akhirnya, Jerman
dijadikan republik dan selanjutnya menyerah kepada pihak sekutu.Sementara itu
di Austria timbul pemberontakan-pemberontakan yang dilakukan oleh kaum
komunis dan kaum Slavia, yang mengakibatkan Kaisar Karl (pengganti Kaisar
Frans Joseph II) terpaksa turun takhta tahun 1918 sehingga Austria-Hongaria
menjadi
republik.
http://siradel.blogspot.com/2010/08/sejarah-perang-dunia-i-
versi-lengkap.html.
29
A. PENGERTIAN PERANG DUNIA II
Perang Dunia II, secara resmi mulai berkecamuk pada tanggal 1
September 1939 sampai tanggal 14 Agustus 1945. Meskipun demikian ada yang
berpendapat bahwa perang sebenarnya sudah dimulai lebih awal, yaitu pada
tanggal 1 Maret 1937 ketika Jepang menduduki Manchuria. Sampai saat ini,
perang ini adalah perang yang paling dahsyat pernah terjadi di muka bumi.
Kurang lebih 50.000.000 (lima puluh juta) orang tewas dalam konflik ini.
Umumnya dapat dikatakan bahwa peperangan dimulai pada saat pendudukan
Jerman di Polandia pada tanggal 1 September 1939, dan berakhir pada tanggal 14
atau 15 Agustus 1945 pada saat Jepang menyerah kepada tentara Amerika Serikat.
B. TERJADINYA PERANG DUNIA II
Sejarah Perang Dunia 2, perang terdahsyat dalam sejarah, meletus pada
tahun 1939 ketika tank dan pesawat pembom Jerman menyerang Polandia. Seperti
perang Dunia 1, Perang Dunia 2 juga merupakan perang dunia di darat, laut, dan
udara. Perang ini pecah karena Partai Sosialis Nasional Jerman (Nazi) yang
dipimpin Adolf Hitler makin berkuasa. Nazi ingin melupakan kekalahan Jerman
pada Perang Dunia 1. Atas bantuan Italia, dalam setahun Jerman telah menduduki
sebagian besar Eropa. Hanya Inggris yang melawan mereka. Tahun 1941 Hitler
menyerbu Uni Soviet. Tapi rakyat Soviet melawan dengan gigih dan jutaan orang
tewas. Di Pasifik, Jepang serta Jerman dan Italia bergabung dalam Poros. Amerika
Serikat (AS) terlibat dalam perang karena Jepang membom pangkalan udara
lautnya di Pearl Harbour, Hawaii. Maka AS, Uni Soviet, dan Inggris membentuk
sekutu. Tahun 1945, Nazi kalah melawan sekutu di Erpoa, dan Jepang menyerah
pada bulan Agustus di Pasifik. Akibat perang, 45 juta korban tewas dan sebagian
besar Eropa menjadi pusing. Lalu mulailah politik dunia dikuasai dua negara
adikuasa baru, AS dan Uni Soviet.

Invasi Jerman
Tahun 1938 Hitler menduduki Austria dan sebagian Cekoslowakia tanpa
kecaman dari Inggris dan Perancis. Setelah Hitler juga menyerbu Polandia,
Inggris dan Perancis menyatakan perang melawan Jerman. Pasukan Jerman
30
menyerbu Perancis tahun 1940 dan membinasakan tentara Inggris dan Perancis.
Armada nelayan dan kapal pesiar dari pantai selatan Inggris membantu angkatan
laut Inggris menyelamatkan tentara Sekutu yang mundur dari pantai Dunkerque,
Perancis.

HITLER
Tahun 1993, Adolf Hitler, pemimpin Partai Nazi, menguasai Jerman. Nazi
menganut fasisme, menentang komunisme, dan percaya pada pemerintahan
nasional yang kuat. Nazi menumpas penentangnya dengan kejam. Mereka
memperbudak serta membunuh kaum Yahudi, gipsi dan minoritas lain yang
dituding sebagai penyebab segala masalah di Jerman, mulai dari kekalahan di
Perang Dunia 1 sampai pengangguran dan inflasi.

Blitz
Antara Agustus dan Oktober 1940, angkatan udara Inggris bertempur
melawan angkatan udara Jerman (Luftwaffe) dan akhirnya menang. Tanpa
menguasai udara, Hitler tak mungkin bisa menduduki Inggris. Pesawat
pembomnya membom kota-kota di Inggris sepanjang malam. Blitzkrieg atau blitz
(serangan kliat) ini menewaskan 40.000 orang, termasuk penduduk sipil.

Pengungsian
Selama pemboman di kita-kota besar, misalnya London, ribuan anak
Inggris diungsikan ke kota-kota kecil dan Pedesaan yang lebih aman.

1939: Invasi Polandia, Invasi Finlandia.
Perang Dunia II mulai berkecamuk di Eropa dengan dimulainya serangan
ke Polandia pada 1 September 1939 yang dilakukan oleh Hitler dengan gerak
cepat yang dikenal dengan taktik Blitzkrieg, dengan memanfaatkan musim panas
yang menyebabkan perbatasan sungai dan rawa-rawa di wilayah Polandia kering
yang memudahkan gerak laju pasukan lapis baja Jerman serta mengerahkan
ratusan pembom tukik yang terkenal Ju-87 Stuka. Polandia yang sebelumnya
pernah menahan Uni Soviet di tahun 1920-an saat itu tidak memiliki kekuatan
31
militer yang berarti. Kekurangan pasukan lapis baja, kekurang siapan pasukan
garis belakang dan koordinasinya dan lemahnya Angkatan Udara Polandia
menyebabkan Polandia sukar memberi perlawanan meskipun masih memiliki 100
pesawat tempur namun jumlah itu tidak berarti melawan Angkatan Udara Jerman
"Luftwaffe". Perancis dan kerajaan Inggris menyatakan perang terhadap Jerman
pada 3 September sebagai komitment mereka terhadap Polandia pada pakta
pertahanan Maret 1939.
Setelah mengalami kehancuran disana sini oleh pasukan Nazi, tiba tiba
Polandia dikejutkan oleh serangan Uni Soviet pada 17 September dari timur yang
akhirnya bertemu dengan Pasukan Jerman dan mengadakan garis demarkasi
sesuai persetujuan antara Menteri Luar Negeri keduanya, Ribentrop-Molotov.
Akhirnya Polandia menyerah kepada Nazi Jerman setelah kota Warsawa
dihancurkan, sementara sisa sisa pemimpin Polandia melarikan diri diantaranya ke
Rumania. Sementara yang lain ditahan baik oleh Uni Soviet maupun Nazi.
Tentara Polandia terakhir dikalahkan pada 6 Oktober. Jatuhnya Polandia dan
terlambatnya pasukan sekutu yang saat itu dimotori oleh Inggris dan Perancis
yang saat itu dibawah komando Jenderal Gamelin dari Perancis membuat Sekutu
akhirnya menyatakan perang terhadap Jerman. Namun juga menyebabkan
jatuhnya kabinet Neville Chamberlain di Inggris yang digantikan oleh Winston
Churchill. Ketika Hitler menyatakan perang terhadap Uni Soviet, Uni Soviet
akhirnya membebaskan tawanan perang Polandia dan mempersenjatainya untuk
melawan Jerman. Invasi ke Polandia ini juga mengawali praktek-praktek kejam
Pasukan SS dibawah Heinrich Himmler terhadap orang orang Yahudi.
Perang Musim Dingin dimulai dengan invasi Finlandia oleh Uni Soviet, 30
November 1939. Pada awalnya Finlandia mampu menahan pasukan Uni Soviet
meskipun pasukan Soviet memiliki jumlah besar serta dukungan dari armada
udara dan lapis baja, karena Soviet banyak kehilangan jendral-jendral yang cakap
akibat pembersihan yang dilakukan oleh Stalin pada saat memegang tampuk
kekuasaan menggantikan Lenin. Finlandia memberikan perlawanan yang gigih
yang dipimpin oleh Baron Carl Gustav von Mannerheim serta rakyat Finlandia
yang tidak ingin dijajah. Bantuan senjata mengalir dari negara Barat terutama dari
tetangganya Swedia yang memilih netral dalam peperangan itu. Pasukan Finlandia
32
memanfaatkan musim dingin yang beku namun dapat bergerak lincah meskipun
kekuatannya sedikit (kurang lebih 300.000 pasukan). Akhirnya Soviet
mengerahkan serangan besar besaran dengan 3.000.000 tentara menyerbu
Finlandia dan berhasil merebut kota-kota dan beberapa wilayah Finlandia.
Sehingga memaksa Carl Gustav untuk mengadakan perjanjian perdamaian. Ketika
Hitler menyerang Rusia (Uni Soviet), Hitler juga memanfaatkan pejuang-pejuang
Finlandia untuk melakukan serangan ke kota St. Petersburg.

1940: Invasi Eropa Barat, Republik-republik Baltik, Yunani, Balkan
Dengan tiba-tiba Jerman menyerang Denmark dan Norwegia pada 9 April
1940 melalui Operasi Weserübung, yang terlihat untuk mencegah serangan
Sekutu melalui wilayah tersebut. Pasukan Inggris, Perancis, dan Polandia
mendarat di Namsos, Andalsnes, dan Narvik untuk membantu Norwegia. Pada
awal Juni, semua tentara Sekutu dievakuasi dan Norwegia-pun menyerah. Operasi
Fall Gelb, invasi Benelux dan Perancis, dilakukan oleh Jerman pada 10 Mei 1940,
mengakhiri apa yang disebut dengan "Perang Pura-Pura" (Phony War) dan
memulai Pertempuran Perancis. Pada tahap awal invasi, tentara Jerman
menyerang Belgia, Belanda, dan Luxemburg untuk menghindari Garis Maginot
dan berhasil memecah pasukan Sekutu dengan melaju sampai ke Selat Inggris.
Negara-negara Benelux dengan cepat jatuh ke tangan Jerman, yang kemudian
melanjutkan tahap berikutnya dengan menyerang Perancis. Pasukan Ekspedisi
Inggris (British Expeditionary Force) yang terperangkap di utara kemudian
dievakuasi melalui Dunkirk dengan Operasi Dinamo. Tentara Jerman tidak
terbendung, melaju melewati Garis Maginot sampai ke arah pantai Atlantik,
menyebabkan Perancis mendeklarasikan gencatan senjata pada 22 Juni dan
terbentuklah pemerintahan boneka Vichy.
Pada Juni 1940, Uni Soviet memasuki Latvia, Lituania, dan Estonia serta
menganeksasi Bessarabia dan Bukovina Utara dari Rumania. Jerman bersiap
untuk melancarkan serangan ke Inggris dan dimulailah apa yang disebut dengan
Pertempuran Inggris atau Battle of Britain, perang udara antara AU Jerman
Luftwaffe melawan AU Inggris Royal Air Force pada tahun 1940 memperebutkan
kontrol atas angkasa Inggris. Jerman berhasil dikalahkan dan membatalkan
Operasi Singa Laut atau Seelowe untuk menginvasi daratan Inggris. Hal itu
33
dikarenakan perubahan strategi Luftwaffe dari menyerang landasan udara dan
industri perang berubah menjadi serangan besar-besaran pesawat pembom ke
London. Sebelumnya terjadi pemboman kota Berlin yang ddasarkan pembalasan
atas ketidaksengajaan pesawat pembom Jerman yang menyerang London. Alhasil
pilot peswat tempur Spitfire dan Huricane dapt berisirahat. Perang juga
berkecamuk di laut, pada Pertempuran Atlantik kapal-kapal selam Jerman (UBoat) berusaha untuk menenggelamkan kapal dagang yang membawa suplai
kebutuhan ke Inggris dari Amerika Serikat.
Pada 27 September 1940, ditanda tanganilah pakta tripartit oleh Jerman,
Italia, dan Jepang yang secara formal membentuk persekutuan dengan nama
(Kekuatan
Poros).
Benito
Mussolini
(kiri)
dan
Adolf
Hitler
Italia menyerbu Yunani pada 28 Oktober 1940 melalui Albania, tetapi dapat
ditahan oleh pasukan Yunani yang bahkan menyerang balik ke Albania. Hitler
kemudian mengirim tentara untuk membantu Mussolini berperang melawan
Yunani. Pertempuran juga meluas hingga wilayah yang dikenal sebagai wilayah
bekas Yugoslavia. Pasukan NAZI mendapat dukungan dari sebagian Kroasia dan
Bosnia, yang merupakan konflik laten di daerah itu sepeninggal Kerajaan
Ottoman. Namun Pasukan Nazi mendapat perlawanan hebat dari kaum Nasionalis
yang didominasi oleh Serbia dan beberapa etnis lainnya yang dipimpin oleh Josip
Broz Tito. Pertempuran dengan kaum Nazi merupakan salah satu bibit
pertempuran antar etnis di wilayah bekas Yugoslavia pada dekade 1990-an.

1941: Invasi Uni Soviet
Operasi
Barbarossa,
invasi
Uni
Soviet
dilakukan
oleh
Jerman
Pertempuran Stalingrad

1944: Serangan Balik
Invasi Normandia (D-Day), invasi di Perancis oleh pasukan Amerika
Serikat dan Inggris, 1944

1945:
Runtuhnya
Kerajaan
Nazi
Jerman
undefined
Berkibarnya bendera Soviet diatas gedung pemerintahan Nazi, Reinchstag,
merupakan tanda berakhirnya Perang Dunia II di Eropa. Pada akhir bulan april
1945, ibukota Jerman yaitu Berlin sudah dikepung oleh Uni Soviet dan pada
34
tanggal 1 Mei 1945, Adolf Hitler bunuh diri bersama dengan istrinya Eva Braun
didalam bunkernya, sehari sebelumnya Adolf Hitler menikahi Eva Braun, dan
setelah mati memerintah pengawalnya untuk membakar mayatnya. Setelah
menyalami setiap anggotanya yang masih setia. Pada tanggal 2 Mei, Karl Dönitz
diangkat menjadi pemimpin menggantikan Adolf Hitler dan menyatakan Berlin
menyerah pada tanggal itu juga. Disusul Pasukan Jerman di Italia yang menyerah
pada tanggal 2 juga. Pasukan Jerman di wilayah Jerman Utara, Denmark dan
Belanda menyerah tanggal 4. Sisa pasukan Jerman dibawah pimpinan Alfred Jodl
menyerah tanggal 7 mei di Rheims, Perancis. Tanggal 8 Mei, penduduk di negaranegara sekutu merayakan hari kemenangan, tetapi Uni Soviet merayakan hari
kemenangan pada tanggal 9 Mei dengan tujuan politik.
Hitler adalah salah satu penyebab terbesar dalam Perang Dunia II
Adolf Hitler lahir tahun 1889 di Braunau, Austria. Sebagai remaja dia merupakan
seorang seniman gagal. Di masa Perang Dunia ke-I, dia masuk Angkatan
Bersenjata Jerman, terluka dan peroleh dua medali untuk keberaniannya.
Kekalahan Jerman membuatnya terpukul dan geram. Di tahun 1919 tatkala
umurnya menginjak tiga puluh tahun, dia bergabung dengan partai kecil berhaluan
kanan di Munich, dan segera partai ini mengubah nama menjadi Partai Buruh
Nasionalis Jerman/National Sozialismus (diringkas Nazi). Dalam tempo dua tahun
dia menanjak jadi pemimpin yang tanpa saingan yang dalam julukan Jerman
disebut "Fuehrer. Di bawah kepemimpinan Hitler, partai Nazi dengan kecepatan
luar biasa menjadi suatu kekuatan dan di bulan Nopember 1923 percobaan kupnya
gagal. Kup itu terkenal dengan sebutan "The Munich Beer Hall Putsch." Hitler
ditangkap, dituduh pengkhianat, dan terbukti bersalah. Tetapi, dia dikeluarkan dari
penjara sesudah mendekam di sana kurang dari setahun.
Di tahun 1928 partai Nazi masih merupakan partai kecil. Tetapi, depressi
besar-besaran membikin rakyat tidak puas dengan partai-partai politik yang besar
dan sudah mapan. Dalam keadaan seperti ini partai Nazi menjadi semakin kuat,
dan di bulan Januari 1933, tatkala umurnya empat puluh empat tahun, Hitler
menjadi Kanselir Jerman. Dengan jabatan itu, Hitler dengan cepat dan cekatan
membentuk kediktatoran dengan menggunakan aparat pemerintah melabrak
semua golongan oposisi. Perlu dicamkan, proses ini bukanlah lewat erosi
35
kebebasan sipil dan hak-hak pertahankan diri terhadap tuduhan-tuduhan kriminal,
tetapi digarap dengan sabetan kilat dan sering sekali partai Nazi tidak ambil
pusing dengan prosedur pengajuan di pengadilan samasekali. Banyak lawanlawan politik digebuki, bahkan dibunuh langsung di tempat. Meski begitu,
sebelum pecah Perang Dunia ke-2, Hitler meraih dukungan sebagian terbesar
penduduk Jerman karena dia berhasil menekan jumlah pengangguran dan
melakukan perbaikan-perbaikan ekonomi.
Hitler dalam bukunya, "Mein Kampf" (Perjuanganku), menekankan
pentingnya lebensraum, yakni mendapatkan wilayah baru untuk rakyat Jerman di
Eropa Timur. Dia membayangkan menempatkan rakyat Jerman sebagai ras utama
di Rusia barat. Sebaliknya, sebagian besar rakyat Rusia dipindahkan ke Siberia
dan sisanya dijadikan budak. Setelah pembersihan (purge?) besar-besaran pada
tahun 1930-an, Hitler menganggap Soviet secara militer lemah dan mudah
diduduki. Ia menyatakan, "Kami hanya harus menendang pintu dan seluruh
struktur yang rapuh akan runtuh." Akibat Pertempuran Kursk dan kondisi militer
Jerman yang melemah, Hitler dan propaganda Nazi menyatakan perang tersebut
sebagai pertahanan peradaban oleh Jerman dari penghancuran oleh "gerombolan
kaum Bolshevik" yang menyebar ke Eropa. Kebijakan-kebijakan dan sikap
ideologi Stalin pun sama agresifnya. Saat perhatian dunia teralih ke Front Barat, ia
menduduki tiga negara Baltik pada tahun 1940. Partisipasi aktif Stalin dalam
pembagian Polandia pada tahun 1939 pun tidak dapat diremehkan.
Hitler kemudian merancang jalan menuju penaklukan-penaklukan yang
ujung-ujungnya membawa dunia ke kancah Perang Dunia ke-2. Dia merebut
daerah pertamanya praktis tanpa lewat peperangan samasekali. Inggris dan
Perancis terkepung oleh berbagai macam kesulitan ekonomi, karena itu begitu
menginginkan perdamaian sehingga mereka tidak ambil pusing tatkala Hitler
mengkhianati Persetujuan Versailles dengan cara membangun Angkatan
Bersenjata Jerman. Begitu pula mereka tidak ambil peduli tatkala Hitler
menduduki dan memperkokoh benteng di Rhineland (1936), dan demikian juga
ketika Hitler mencaplok Austria (Maret 1938). Bahkan mereka terima sambil
manggut-manggut ketika Hitler mencaplok Sudetenland, benteng pertahanan
perbatasan Cekoslowakia. Persetujuan internasional yang dikenal dengan sebutan
36
"Pakta Munich" yang oleh Inggris dan Perancis diharapkan sebagai hasil
pembelian "Perdamaian sepanjang masa" dibiarkan terinjak-injak dan mereka
bengong ketika Hitler merampas sebagian Cekoslowakia beberapa bulan
kemudian karena Cekoslowakia samasekali tak berdaya. Pada tiap tahap, Hitler
dengan cerdik menggabung argumen membenarkan tindakannya dengan ancaman
bahwa dia akan perang apabila hasratnya dianggap sepi, dan pada tiap tahap
negara-negara demokrasi merasa gentar dan mundur melemah.
Tetapi, Inggris dan Perancis berketetapan hati mempertahankan Polandia,
sasaran Hitler berikutnya. Pertama Hitler melindungi dirinya dengan jalan
penandatangan pakta "Tidak saling menyerang" bulan Agustus 1939 dengan
Stalin (hakekatnya perjanjian itu perjanjian agresi karena keduanya bersepakat
bagaimana membagi dua Polandia buat kepentingan masing-masing). Sembilan
hari kemudian, Jerman menyerang Polandia dan enam belas hari sesudah itu Uni
Soviet berbuat serupa. Meskipun Inggris dan Perancis mengumumkan perang
terhadap Jerman, Polandia segera dapat ditaklukkan. Tahun puncak kehebatan
Hitler adalah tahun 1940. Bulan April, Angkatan Bersenjatanya melabrak
Denmark dan Norwegia. Bulan Mei, dia menerjang Negeri Belanda, Belgia, dan
Luxemburg. Bulan Juni, Perancis tekuk lutut. Tetapi pada tahun itu pula Inggris
bertahan mati-matian terhadap serangan udara Jerman-terkenal dengan julukan
"Battle of Britain" dan Hitler tak pernah sanggup menginjakkan kaki di bumi
Inggris.
Pasukan Jerman menaklukkan Yunani dan Yugoslavia di bulan April
1941. Dan di bulan Juni tahun itu pula Hitler merobek-robek "Perjanjian tidak
saling menyerang" dengan Uni Soviet dan membuka penyerbuan. Angkatan
Bersenjata Jerman dapat menduduki bagian yang amat luas wilayah Rusia tetapi
tak mampu melumpuhkannya secara total sebelum musim dingin. Meski
bertempur lawan Inggris dan Rusia, tak tanggung-tanggung Hitler memaklumkan
perang dengan Amerika Serikat bulan Desember 1941 dan beberapa hari
kemudian Jepang melabrak Amerika Serikat, mengobrak-abrik pangkalan
Angkatan Lautnya di Pearl Harbor.
Di pertengahan tahun 1942 Jerman sudah menguasai bagian terbesar
wilayah Eropa yang tak pernah sanggup dilakukan oleh siapa pun dalam sejarah.
37
Tambahan pula, dia menguasai Afrika Utara. Titik balik peperangan terjadi pada
parohan kedua tahun 1942 tatkala Jerman dikalahkan dalam pertempuran rumit di
El-Alamein di Mesir dan Stalingrad di Rusia. Sesudah kemunduran ini, nasib baik
yang tadinya memayungi tentara Jerman angsur-berangsur secara tetap
meninggalkannya. Tetapi, kendati kekalahan Jerman tampaknya tak terelakkan
lagi, Hitler menolak menyerah. Bukannya dia semakin takut, malahan meneruskan
penggasakan selama lebih dari dua tahun sesudah Stalingrad. Ujung cerita yang
pahit terjadi pada musim semi tahun 1945. Hitler bunuh diri di Berlin tanggal 30
April dan tujuh hari sesudah itu Jerman menyerah kalah.

Operasi
Barbarossa
-Operasi
militer
besar-besaran
untuk
menginvansi Moskow, Rusia.
Dibandingkan dengan medan perang lainnya dalam Perang Dunia II, Front
Timur jauh lebih besar dan berdarah serta mengakibatkan 25-30 juta orang tewas.
Di Front Timur terjadi lebih banyak pertempuran darat daripada semua front pada
PD II. Karena premis ideologi dalam perang, pertempuran di Front Timur
mengakibatkan kehancuran besar. Bagi anggota Nazi garis keras di Berlin, perang
melawan Uni Soviet merupakan perjuangan melawan komunisme dan ras Arya
melawan ras Slavia yang lebih rendah. Dari awal konflik, Hitler menganggapnya
sebagai "perang pembinasaan". Di samping konflik ideologi, pola pikir Hitler dan
Stalin mengakibatkan peningkatan teror dan pembunuhan. Hitler bertujuan
memperbudak ras Slavia dan membinasakan populasi Yahudi di Eropa Timur.
Stalin pun setali tiga uang dengan Hitler dalam hal memandang rendah nyawa
manusia untuk meraih kemenangan. Ini termasuk meneror rakyat mereka sendiri
dan juga deportasi massal seluruh penduduk. Faktor-faktor ini mengakibatkan
kebrutalan kepada tentara dan rakyat sipil, yang tidak dapat disamakan dengan
Front Barat.
Perang ini mengakibatkan kerugian besar dan penderitaan di antara warga
sipil dari negara yang terlibat. Di belakang garis depan, kekejaman terhadap
warga sipil di wilayah-wilayah yang diduduki Jerman sudah biasa terjadi,
termasuk Holocaust orang-orang Yahudi. Tentara Jerman melemparkan granat
tangan Potato-Smasher dalam fase-fase awal Operasi Barbarossa Master
Blitzkrieg (serangan kilat) Jerman terkenal, Generaloberst Heinz Wilhelm
38
Guderian bersama pasukannya. Di belakang terlihat jenderal tank terkenal lainnya,
Generalleutnant Graf Hyazinth Strachwitz von Gross-Zauche, der Panzergraf.
Panzerkampfwagen III yang berasal dari Divisi Panzer ke-8 sedang menyeberangi
sungai Bug di Rusia. Terlihat log-log kayu di belakangnya untuk memudahkan
mereka melewati jalan berlumpur yang mulai banyak didapati selama musim
gugur Rusia yang menyesakkan. Pasukan SS dengan tawanannya, tentara Asia
Rusia. Selama Operasi Barbarossa sendiri, jutaan tentara Rusia tertawan, yang
sebagian besar di antaranya tewas di kamp-kamp tawanan Jerman Tipikal tentara
Wehrmacht Jerman, seorang Sersan dengan dekorasi Eiserne Kreuz 1 klasse dan
General Assault Badge di dadanya Makam tentara Jerman di dekat Moskow.
Kebanyakan makam sederhana semacam ini pada akhirnya diratakan oleh Rusia
sehingga tak terhitung berapa banyak pasukan Jerman yang terbunuh di front
Timur yang tak diketahui kuburnya.
Pakta Molotov-Ribbentrop pada Agustus 1939 membentuk perjanjian nonagresi antara Jerman Nazi dan Uni Soviet, dan sebuah protokol rahasia
menggambarkan bagaimana Finlandia, Estonia, Latvia, Lithuania, Polandia dan
Rumania akan dibagi-bagi di antara mereka. Dalam Perang September di Polandia
pada 1939 kedua negara itu menyerang dan membagi Polandia, dan pada Juni
1940 Uni Soviet, yang mengancam untuk menggunakan kekerasan apabila
tuntutan-tuntutannya tidak dipenuhi, memenangkan perang diplomatik melawan
Rumania dan tiga negara Baltik yang de jure mengizinkannya untuk secara damai
menduduki Estonia, Latvia dan Lithuania de facto, dan mengembalikan wilayahwilayah Ukraina, Belorusia, dan Moldovia di wilayah Utara dan Timur Laut dari
Rumania ( Bucovina Utara dan Basarabia). Pembagian Polandia untuk pertama
kalinya memberikan Jerman dan Uni Soviet sebuah perbatasan bersama. Selama
hampir dua tahun perbatasan ini tenang sementara Jerman menaklukkan Denmark,
Norwegia, Prancis, dan daerah-daerah Balkan.
Adolf Hitler telah lama ingin melanggar pakta dengan Uni Soviet itu dan
melakukan invasi. Dalam Mein Kampf ia mengajukan argumennya tentang
perlunya mendapatkan wilayah baru untuk pemukiman Jerman di Eropa Timur. Ia
membayangkan penempatan orang-orang Jerman sebagai ras yang unggul di
Rusia barat, sementara mengusir sebagian besar orang Rusia ke Siberia dan
39
menggunakan sisanya sebagai tenaga budak. Setelah pembersihan pada tahun
1930-an ia melihat Uni Soviet lemah secara militer dan sudah matang untuk
diserang: "Kita hanya perlu menendang pintu dan seluruh struktur yang busuk itu
akan runtuh.” Joseph Stalin kuatir akan perang dengan Jerman, dan karenanya
enggan melakukan apapun yang dapat memprovokasi Hitler. Meskipun Jerman
telah mengerahkan sejumlah besar pasukan di Polandia timur dan membuat
penerbangan-penerbangan pengintai gelap di perbatasan, Stalin mengabaikan
peringatan-peringatan dari intelijennya sendiri maupun dari pihak asing. Selain
itu, pada malam penyerbuan itu sendiri, pasukan-pasukan Soviet mendapatkan
pengarahan yang ditandatangani oleh Marsekal Semyon Timoshenko dan Jenderal
Georgy Zhukov yang memerintahkan (sesuai dengan perintah Stalin): "jangan
membalas provokasi apapun" dan "jangan mengambil tindakan apapun tanpa
perintah yang spesifik ". Karena itu, invasi Jerman pada umumnya mengejutkan
militer dan pimpinan Soviet.
C. SEBAB TERJADINYA PERANG DUNIA II
Sebab Umum Terjadinya Perang Dunia II
1.
Kegagalan
Liga
Bangsa-Bangsa
dalam
melaksanakan
tugasnya
2. Terjadinya pertentangan paham baru, seperti : paham komunis dipimpin Rusia,
paham fasis dipimpin Jerman dan Italia, dan paham Demokrasi dipimpin Inggris,
Perancis, dan Amerika Serikat
3. Terjadinya persekutuan kembali(aliansi), seperti: Blok Demokrasi dipelopori
oleh Perancis, Blok Fasis dipelopori oleh Jerman, dan Blok Komunis dipelopori
oleh Rusia.
4. Munculnya negara Ultranasionalisme(rasa cinta tanah air yang berlebihan) yang
setelah kuat mereka melaksanakan imprealisme dengan segala macam dalih,
seperti: Jerman dengan dalih Lebensaraum, Italia dengan dalih pembentukan Italia
La Prima,dan Jepang dalam rangka melaksanakan Hakko Ichiu (pembentukan
keluarga besar dibawah pimpinan negara Jepang).
5. Revanche Idea (politik balas dendam) dari negara-negara yang kalah dalam
Perang Dunia I. Dendam utama Jerman untuk membalas dendam atas kekalahan
dalam Perang Dunia I terutama kepada Inggris dan Perancis sebagai musuh
40
utamanya.
Sebab Khusus Terjadinya Perang Dunia II
6. Bagi Eropa : terjadinya perebutan kota Danzig antara Jerman dengan Polandia
sebagai akibat perjanjian Versailes. Akhirnya pada tanggal 1 September 1939
Jerman menyerang Polandia dan meluas hingga ke seluruh Eropa.
7. Bagi Asia : Penyerbuan Jepang ke wilayah China pada tanggal 7 Juli 1937
setelah terjadinya insiden “Jembatan Marcopolo”.
8. Bagi Amerika : serbuan Jepang atas pangkalan Perang Angkatan Laut Amerika
di Perl Harbour(Honolulu, Hawaii) pada tanggal 8 Desember 1941 dini hari
D. AKTOR YANG TERLIBAT
Adolf Hitler, Benito Mussolini
Daftar sepuluh Jenderal yang paling terkenal dalam Perang Dunia 2
dengan kemenangannya masing-masing. Ikon-ikon sejarah akan selalu diingat
untuk memainkan peran penting dalam peperangan serta untuk menunjukkan
tingkat ekstrim keberanian.
1. Isoroku Yamamoto
Isoroku Yamamoto dikenal karena menjadi dalang serangan Pearl Harbor,
Isoroku Yamamoto adalah Naval terkemuka Marsekal Jenderal Jepang yang
memperkenalkan beberapa perubahan radikal dalam Angkatan Laut Kekaisaran
Jepang. Lahir pada tanggal 4 April, 1884 di Niigata, Jepang, Isoroku Yamamoto
selesai lulus dari Akademi Angkatan Laut Kekaisaran Jepang pada tahun 1904
dan juga terdaftar di Harvard University di mana ia belajar 1919-1921. Dia
meninggal pada tanggal 18 April, 1943 ketika pesawatnya jatuh dalam
penyergapan oleh pesawat tempur Amerika .
2. Erich von Manstein
Dianggap sebagai salah satu yang terbaik dari segi strategi militer dalam
sejarah Jerman, Erich von Manstein mencapai pangkat Marsekal Lapangan dalam
Perang Dunia 2,di mana dalam kepemimpinannya yang sukses, angkatan
bersenjata Jerman mencapai kemenangan dalam pertempuran Sevastopol, Kerch,
Tanah Genting Perekop dan Kharkov. Setelah kekalahan Nazi Jerman, dia
ditangkap oleh tentara Inggris pada tanggal 23 Agustus 1945. Setelah
41
menyelesaikan penahanannya tahun 1953, ia bergabung dengan Pemerintah
Jerman Barat sebagai penasihat militer. Sebagai peneliti sejarah, ia menulis
sebuah buku - Verlorene Siege, menggambarkan pengalamannya sendiri dan ideide saat Dia jalani selama 1930-an dan 1940-an.
3. Omar Bradley
Luas dikenal karena sifat sopan dan santun, Omar Bradely adalah Jendral
Amerika terkemuka Perang Dunia 2 yang secara signifikan berkontribusi dalam
Landing Normandia serta dalam pertempuran Bulge. Sejak kecil, dia punya gairah
besar dalam bisbol, buku dan menembak. Dalam media Amerika arus utama,
Omar Bradely telah ditandai sebagai pria yang tidak pernah menunjukkan
kekuatan dan kemampuan otoritatif pada petugas dan tentara yang bekerja di
bawah kepemimpinannya. Dia meninggal pada tanggal 8 April 1891, di New
York City.
4. Henry Arnold
Lahir dari keluarga terkemuka Pennsylvania, Henry H. Arnold dikenal
luas untuk memegang jajaran Jenderal Angkatan Darat dan kemudian Jenderal
Angkatan Udara. Salah satu pilot militer pertama di seluruh dunia. Dalam
kepemimpinan yang luar biasa, Angkatan Udara Amerika Serikat mencapai
beberapa kemenangan luar biasa melawan kekuatan sumbu.
5. Georgy Zhukov
Salah satu Jenderal paling terkenal dalam sejarah Kekaisaran Rusia , Uni
Soviet dan Federasi Rusia, George Zhukov memainkan peran penting dalam
memimpin Tentara Merah selama Perang Dunia 2.Ia lahir pada tanggal 1
Desember, 1896 di keluarga miskin dan kemudian pergi ke Moskow untuk
bekerja sebagai sebuah cloakmaker. Penting untuk menggambarkan sikap "jangan
pernah menyerah" , Jenderal Zhukov masih dikenang karena keketatan nya,
disiplin keras dan perencanaan rinci.
6. Bernard Montgomery
Dia dikenal dengan nama panggilannya "Spartan," adalah Bernard
Montgomery pejabat terkemuka Angkatan Darat Inggris, yang tidak hanya
berpartisipasi dalam Perang Dunia 1, tapi juga memainkan peran penting dalam
Perang Dunia 2, memastikan kemenangan Tentara ke-8 melawan Sekutu tahun
42
1942. Jenderal Montgomery adalah orang yang menerima penyerahan pasukan
Jerman di Lüneburg Heath pada tanggal 4 Mei 1945, . Pemenang penghargaan
bergengsi, Montgomery mengambil nafas terakhirnya pada tanggal 24 Maret
1976, di rumahnya di Hampshire.
7. Douglas MacArthur
Douglas MacArthur adalah pejuang terkenal yang memainkan peran yang
mencolok dalam Perang Pasifik dalam Perang Dunia 2 yang selanjutnya mencapai
klimaks di Hiroshima dan Nagasaki (Bom), sehingga menarik Jepang untuk
menyerah. Untuk layanan yang luar biasa dalam Kampanye Filipina, Jenderal
MacArthur dianugerahi Medali Kehormatan. Selain melayani sebagai Pengawas
dari Akademi Militer Amerika Serikat di West Point, ia juga menjabat sebagai
Penasihat Militer kepada Pemerintah Persemakmuran Filipina.
8. Dwight D. Eisenhower
Landasan penting dari perang Dunia 2, Jenderal D. Eisenhower menjadi
komandan tertinggi pasukan Sekutu di Eropa, yang memainkan peran utama
dalam membasuh Jerman Nazi. Setelah akhir Perang Dunia 2, ia terpilih sebagai
panglima tertinggi pertama NATO dan kemudian menjadi ke-34 Presiden
Amerika Serikat . Setelah menjalani kehidupan yang bermartabat dan terhormat,
angka menonjol dari perang dan politik,Dia akhirnya meninggal pada tanggal 28
Maret 1969.
9. Erwin Rommel
Dihormati oleh pasukan sendiri dan pasukan lawan karena menjadi
petugas murah hati, Erwin Rommel adalah Marsekal Lapangan Jerman selama
Perang Dunia 2 yang memimpin pasukan Jerman melawan Sekutu selama invasi
Normandia. Dihitung di antara salah satu komandan paling berpengalaman dari
gurun perang , Jenderal Rommel yang populer dikenal dengan julukan "Desert
Fox." Sepanjang pelayanan, ia tidak pernah dituduh melakukan kejahatan perang,
dan lebih jauh lagi, ia menentang untuk membunuh tentara atau warga sipil yang
ditangkap.
10. George S. Patton
Dan di sini datang Jenderal Angkatan Darat Amerika paling cemerlang
dari Perang Dunia 2.Seorang pria karakteristik warna-warni dan master dari
43
sebuah merek yang tidak jelas pada kefasihan, Jenderal Patton dikenal secara
luas untuk gambarnya yang tak kenal takut, tidak ortodoks dan bersorak di antara
teman-temannya serta dalam daftar besar musuh.Di bawah kepemimpinan
terampilnya, wilayah emansipasi dalam waktu yang lebih daripada tentara lain
dalam sejarah militer.Dijuluki " koboi gila"oleh Adolf Hitler,Jenderal Patton juga
telah digambarkan dalam Academy Award dengan memenangkan film"Patton."
E. HASIL PERANG DUNIA II
Perang Dunia yang berlangsung antara tahun 1939 - 1945
menimbulkan akibat yang besar di bidang Politik, Ekonomi, Sosial dan
Kerohanian bagi Negara - Negara di Dunia.
A. Bidang Politik
Akibat yang muncul di bidang Politik setelah Perang Dunia
ke 2 berakhir seperti berikut :
1. Amerika Serikat ( U.S.A ) dan Rusia ( Uni Soviet ) sebagai pemenang
dalam Perang Dunia ke 2, tumbuh menjadi Negara Raksasa ( Adikuasa ).
2. Terjadinya perebutan pengaruh antara Amerika Serikat ( Blok Barat ) dan
UniSoviet ( Blok Timur ) yang menimbulkan Perang Dingin.Jika
keduanya berimbang terjadi keseimbangan kekuatan ( Balance of Power
Policy ), walaupun perdamaian diliputi ketakutan.
3. Nasionalisme di Asia berkobar dan timbul negara merdeka seperti
Indonesia ( 17 Agustus 1945 ), Filipina ( 4 July 1946 ), India dan Pakistan
Dominion ( 15 Agustus 1947 ) dan India merdeka Penuh ( 26 Januari 1950
), Burma ( 4 Januari 1948 )dan Ceylon Dominion ( 4 Februari 1948 ).
4. Munculnya Politik mencari kawan atau aliansi yang di bentuk berdasarkan
kepentingan keamanan bersama, misalnya NATO ( North Atlantic Trinity
Organization ), SEATO ( South East Asia Treaty Organization ), dan
METO.
5. Munculnya Politik memecah belah Negara, misalnya :
44
a. Jerman dibagi menjadi dua Negara yaitu, Jerman Barat ( Di kuasai
Amerika Serikat dan Sekutunya ) dan Jerman Timur ( di kuasai
oleh Uni Soviet ).
b. Korea di bagi menjadi dua Negara, yaitu Korea Selatan dan Korea
Utara.
c. Indo - Cina di bagi menjadi tiga negara yaitu, Laos, Kamboja, dan
Indo-Cina
d. India di bagi menjadi dua Negara yaitu, India dan Pakistan.
B. Bidang Ekonomi
Perang Dunia 2 menghancurkan perekonomian negara - negara di dunia
kecuali Amerika Serikat. Amerika Serikat menjadi pusat kekayaan dan kreditur
dari seluruh Dunia. Untuk menanamkan pengaruhnya di Negara - Negara Eropa
dan yang lain, Amerika Serikat melaksanakan program. Misalnya Truman
Doctrine ( 1947 ), Marshall Plan ( 1947 ), Point Truman dan Colombo Plan.
Program-program ini merupakan usaha untuk membendung berkembangnya
Komunisme.
C. Bidang Sosial
Untuk membantu penduduk yang menderita akibat korban dari
Perang Dunia ke 2 PBB membentuk URRA ( United Nations
Rehabilitation Administration ). Tugas URRA di antaranya sebagai
berikut:
1.
Memberi makan kepada orang - orang yang terlantar .
2.
Mendirikan Rumah Sakit.
3.
Mengurus pengungsi dan menyatukan dengan keluarganya.
4.
Mengerjakan kembali tanah yang rusak.
45
D. Bidang Kerohanian
Penderitaan yang ditimbulkan akibat dari Perang Dunia ke 2
menyadarkan manusia akan akibat buruk nya Perang. Penduduk Dunia
menyadari perlunya lembaga yang dapat menjaga perdamaian Dunia
setelah Liga Bangsa - Bangsa ( LBB ) dibubarkan. Pada tanggal 24
Oktober 1945 didirikan Perserikatan Bangsa - Bangsa ( PBB ) atau United
Nations Organization ( UNO ). Lembaga ini diharapkan dapat menjaga
Perdamaian Dunia.http://pentingnyasejarah.blogspot.com/2012/02/perangdunia-2-yang-berlangsung-antara.html
Hasil Perang Dunia 2
1. Dibidang Politik
1.banyak negara-negara di Asia Afrika memperoleh
kemerdekaan
2.meluasnya
Komunisme
Internasional
yang
menimbulkan perubahan perimbangan kekuatan
dunia
3.timbulnya perang dingin antara Amerika Serikat dan
Rusia
4.politik pecah belah yang dilakukan oleh negara
adidaya untuk kepentingan sendiri di negara lain.
2. Dibidang Ekonomi
1.perekonomian dunia mengalami kekacauan
2.Amerika serikat memberikan bantuan ekonomi
melalui berbagai program antara lain :
a. Truman Doctrin, bantuan ekonomi kepada
Turki dan Yunani.
b. Point Four Truman, bantuan ekonomi dan
militer
46
(Mutual
Security
Act)
kepada
negara-negara terbelakang, termasuk Jerman
dan Jepang yang kalah perang.
c. Marshall Plan, bantuan ekonomi, keuangan,
dan militer kepada negara-negara Eropa
yang
hancur
akibat
perang.
3. Dibidang Sosial
i. Golongan cerdik pandai semakin kuat kedudukannya,
karena tanpa penemuan mereka peperangan tidak dapat
dimenangkan. Usaha mengadakan dan meningkatkan
penelitian untuk kepentingan manusia terusdilakukan.
ii. Terbentuknya berbagai badan-badan rehabilitasi sosial
untuk :
1. menyediakan bahan makanan, perumahan dan
kesehatanbagi korban perang
2. mengurus para pengungsi
3. upaya pengolahan kembali tanah-tanah pertanian
yang rusak dan terbengkelai.
Hasil PD2:
Perang Dunia (1939-1945) berakhir dengan kemenangan di pihak Sekutu.
Jerman, Italia, dan Jepang sebagai pihak yang kalah harus membayar kerugian
perang dan daerahnya diperkecil dan lain-lain yang menguntungkan Sekutu.
Akibat Perang Dunia II secara garis besarnya sebagai berikut:
1. Amerika Serikat muncul sebagai negara super power (adikuasa) di dunia.
2. Rusia muncul sebagai negara raksasa yang mempunyai kekuatan
sebanding dengan Amerika Serikat.
3. Perebutan hegemoni antara Amerika Serikat dan Rusia menimbulkan
“Balance of Power Policy”.
4. Runtuhnya imperialisme politik di Asia-Afrika. Negara-negara AsiaAfrika mencapai kemerdekaan.
47
5. Tumbuh politik mencari kawan sebagai implikasi “Balance of Power
Policy”. Terbentuklah NATO, Pakta Warsawa, METO, SEATO, dan
ASEAN.
6. Hancurnya ekonomi seluruh dunia, kecuali Amerika Serikat.
7.
Tumbuh kerja sama ekonomi: Truman Doctrine, Marshall Plan, Point
Four Truman, Colombo Plan.
8. Kesengsaraan, berjuta-juta orang mati, cacat, kehilangan rumah dan
keluarga.
9. Tumbuh cita-cita memelihara perdamaian dunia, maka dibentuklah
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Perserikatan
Bangsa-Bangsa atau
biasa
disingkat PBB (bahasa
Inggris: United Nations atau disingkat UN) adalah sebuah organisasi internasional
yang anggotanya hampir seluruh negara di dunia. Lembaga ini dibentuk untuk
memfasilitasi dalamhukum internasional, keamanan internasional, pengembangan
ekonomi,perlindungan sosial, hak asasi dan pencapaian perdamaian dunia.
Perserikatan Bangsa-bangsa didirikan di San Francisco pada 24 Oktober 1945
setelah Konferensi
Dumbarton
Oaks di Washington,
DC,
namun Sidang
Umumyang pertama - dihadiri wakil dari 51 negara - baru berlangsung pada 10
Januari 1946(di Church House, London). Dari 1919 hingga 1946, terdapat sebuah
organisasi yang mirip, bernama Liga Bangsa-Bangsa, yang bisa dianggap sebagai
pendahulu PBB.
Sejak didirikan pada tahun 1945 hingga 2011, sudah ada 193 negara yang
bergabung menjadi anggota PBB, termasuk semua negara yang menyatakan
kemerdekaannya masing-masing dan diakui kedaulatannya secara internasional,
kecuali Vatikan. Selain negara anggota, beberapa organisasi internasional dan
organisasi antar-negara mendapat tempat sebagai pengamat permanen yang
mempunyai kantor di Markas Besar PBB, dan ada juga yang hanya berstatus
sebagai pengamat. Palestina dan Vatikan adalah negara bukan anggota (nonmember states) dan termasuk pengamat permanen (Tahta Suci mempunyai wakil
permanen di PBB, sedangkan Palestina mempunyai kantor permanen di PBB).
48
Sekretaris Jenderal PBB saat ini adalah Ban Ki-moon asal Korea Selatan yang
menjabat sejak 1 Januari 2007 , menggantikan Sekretaris Jendral terdahulu,
yaituKofi Annan dari Ghana.
Organisasi ini memiliki enam organ utama : Majelis Umum (majelis
musyawarah utama),Dewan Keamanan (untuk memutuskan resolusi tertentu
untuk perdamaian dan keamanan),Dewan Ekonomi dan Sosial (untuk membantu
dalam
mempromosikan
kerjasama
ekonomi,
sosial
internasional
dan
pembangunan),Sekretariat (untuk menyediakan studi, informasi dan fasilitas yang
diperlukan oleh PBB), Mahkamah Internasional (organ peradilan primer), Dewan
Perwalian (yang saat ini tidak aktif).
Instansi Sistem
PBB lainnya
yang
menonjol
termasuk Organisasi
Kesehatan Dunia(WHO), Program Pangan Dunia (WFP) dan Dana Anak-anak
Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF). Tokoh masyrakat PBB yang paling
terkenal
mungkin
adalahSekretaris
Jenderal
PBB,
saat
ini Ban
Ki-
moon dari Korea Selatan, yang mengambil jabatan itu pada tahun 2007,
menggantikan Kofi Annan. Organisasi ini didanai dari sumbangan yang ditaksir
dan sukarela dari negara-negara anggotanya, dan memiliki enam bahasa
resmi: Arab, Cina, Inggris, Perancis, Rusia,
dan Spanyol.
Liga
Bangsa-
Bangsa dianggap gagal mencegah meletusnya Perang Dunia II (1939-1945).
Untuk mencegah meletusnya Perang Dunia Ketiga, yang mana tidak diinginkan
oleh seluruh umat manusia, pada tahun 1945 PBB didirikan untuk menggantikan
Liga Bangsa-Bangsa yang gagal dalam rangka untuk memelihara perdamaian
internasional dan meningkatkan kerjasama dalam memecahkan masalah ekonomi,
sosial dan kemanusiaan internasional.
Rencana konkrit awal untuk organisasi dunia baru ini dimulai di bawah
naungan Departemen
Luar Negeri AS
pada tahun 1939. Franklin D.
Roosevelt dipercaya sebagai seorang yang pertama menciptakan istilah "United
Nations" atau
Perserikatan
Bangsa-Bangsa
sebagai
istilah
untuk
menggambarkan negara-negara Sekutu. Istilah ini pertama kali secara resmi
digunakan pada 1 Januari 1942, ketika 26 pemerintah menandatangani Piagam
Atlantik, dimana masing-masing negara berjanji untuk melanjutkan usaha perang.
49
Pada tanggal 25 April 1945, Konferensi PBB tentang Organisasi Internasional
dimulai di San Francisco, dihadiri oleh 50 pemerintah dan sejumlah organisasi
non-pemerintah yang terlibat dalam penyusunan Piagam Perserikatan BangsaBangsa. PBB resmi dibentuk pada 24 Oktober 1945 atas ratifikasi Piagam oleh
lima
anggota
tetap
Dewan
Keamanan-Perancis, Republik
Cina, Uni
Soviet, Inggris dan Amerika Serikat-dan mayoritas dari 46 anggota lainnya.
Sidang Umum pertama, dengan 51 wakil negara, dan Dewan Keamanan, diadakan
di Westminster Central Hall di London pada Januari 1946.
Kedudukan organisasi ini awalnya menggunakan bangunan milik Sperry
Gyroscope Corporation di Lake Success, New York, mulai dari 1946 hingga
1952. Sampai gedung Markas Besar PBB di Manhattan telah selesai dibangun.
Sejak pendiriannya, banyak kontroversi dan kritik tertuju pada PBB. Di Amerika
Serikat, saingan awal PBB adalah John Birch Society, yang memulai kampanye
"get US out of the UN" pada tahun 1959, dan menuduh bahwa tujuan PBB adalah
mendirikan "One World Government" atau Pemerintah Seluruh Dunia. Setelah
Perang Dunia Kedua berakhir, Komite Kemerdekaan Perancis terlambat diakui
oleh AS sebagai pemerintah resmi Perancis, sehingga Perancis awalnya tidak
diikutsertakan dalam konferensi yang membahas pembentukan PBB. Charles de
Gaulle menyindir PBB dengan menyebutnya le machin (dalam bahasa Indonesia:
"Si Itu"), dan merasa tidak yakin bahwa aliansi keamanan global akan membantu
menjaga perdamaian dunia, dia lebih percaya pada perjanjian/pakta pertahanan
antar negara secara langsung.
Saat ini ada 192 negara anggota (termasuk hampir setiap negara berdaulat
di dunia). Organisasi ini memiliki enam organ utama:
1.Majelis Umum (majelis musyawarah utama)
2.Dewan
Keamanan
(untuk
memutuskan
resolusi
tertentu
untuk
membantu
dalam
perdamaian dan keamanan),
3.Dewan
Ekonomi
dan
Sosial
PBB
(untuk
mempromosikan kerjasama ekonomi dan sosial internasional dan pembangunan)
4.Sekretariat (untuk studi menyediakan, informasi, dan fasilitas yang
diperlukan oleh PBB)
5.Mahkamah Keadilan Internasional (organ peradilan primer)
50
6. Dewan Perwalian PBB (yang saat ini aktif) Sistem PBB lainnya yang
menonjol lembaga termasuk Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), World Food
Programme (WFP) dan Dana PBB untuk Anak-anak (UNICEF). yang paling
terlihat tokoh masyarakat PBB adalah Sekretaris-Jenderal, saat ini Ban Ki-moon
dari Korea Selatan, yang mencapai pos pada tahun 2007. Organisasi ini didanai
dari sumbangan dinilai dan sukarela dari negara-negara anggotanya, dan memiliki
enam bahasa resmi: Arab, Cina, Inggris, Perancis, Rusia, dan Spanyol.
PELANGGARAN-PELANGGARAN YANG TERJADI SAAT BERDIRINYA
PBB
Ada banyak bukti, bahwa lahirnya PBB dan segala keputusan dan
tindakannya adalah buah dari konsep organisasi bawah tanah Freemasonry produk
Yahudi dan kaki tangannya untuk melindungi gerakan zionisme dan kepentingan
Eropa Barat serta Amerika Serikat yang merupakan teman mesranya negara zionis
Israel. Pelanggaran-pelanggaran tersebut, yaitu sbb:
1.
Pencetus PBB adalah Franklin D. Roosevelt, seorang masonic dan sekaligus
Presiden Amerika Serikat.
2.
konseptor Piagam PBB adalah Organisasi Yahudi Lions Club yang diundang
secara
3.
khusus pada 25 April 1945 di San Francisco.
Lambang PBB berupa gambar bola dunia dengan garis lintang dan bujur
membentuk 33 kolom adalah melambangkan 33 tingkatan dalam organsasi rahasia
Freemasonry produk yahudi.
4.
Slogan yang selalu diungkapkan oleh Freemasonry dan Lions Club adalah
kebebasan, persaudaraan, dan kesetaraan (versi Yahudi) adalah sama dengan
muatan Piagam PBB.
5.
Adanya lembaga keuangan di bawah PBB seperti Bank Dunia dan IMF telah
nyata-nyata menerapkan sistem ribawi yang mencekik negara berkembang dan
menebalkan kantong negara-negara maju dengan program “pinjaman lunak”
jangka panjang yang bunganya bisa naik sampai seratus persen setiap tahunnya
karena menggunakan kurs mata uang Amerika dan Eropa. Sedangkan sistem
51
perbankan pertama kali muncul pada abad ke-18 selepas Perang Salib, oleh para
“Kesatria Templar” penganut faham Freemasonry. Mereka menumpuk uang dan
emas dengan menerapkan sistem chek dan bunga bagi para penziarah yang
mengunjungi Kota Yerusalem. Kemudian pada abad berikutnya baru muncul
perbankan modern di Inggris milik seorang Yahudi bernama Rockefeller. Mereka
memandang masa kejayaan agama telah berakhir dan digantikan Kekuatan Emas
dan Penguasaan Informasi.
6.
Adanya “dominasi kekuatan” oleh lima Anggota Tetap Dewan Keamanan
PBB yang memiliki Hak Veto adalah bukti nyata kesombongan dan egoisme
mereka. Sedangkan Majelis Umum yang secara “hukum” lebih tinggi dimana
anggotanya seluruh negara tidak lebih sebagai “penonton” yang tak berdaya
dalam setiap kebijakan akhir PBB. Mereka menindas bangsa lemah, memaksakan
paket demokrasi dalam setiap negara untuk memudahkan campur tangannya, lalu
secara curang melarang kepemilikan dan penggunaan senjata nuklir selain oleh 5
negara tadi dan negara Zionis Israel.
Begitu juga skandal Yahudi dengan PBB, juga sudah bukan rahasia lagi.
Sebelum PBB lahir, Yahudi sudah menguasai lembaga dunia yang semisalnya ada
waktu itu, LBB. Hal ini ditegaskan Nahom Sokolov, seorang pemimpin Zionis
dalam muktamar Zionis tanggal 27 Agustus 1922. Dan peran terbesar yang telah
dimainkan
oleh
LBB
untuk
kepentingan
Zionis
internasional
adalah,
keberhasilannya meletakkan batu pertama bagi berdirinya negara Israel di tanah
Palestina. Setelah itu baru lahir PBB melanjutkan peran yang pernah dimainkan
LBB sebelumnya.
Tidak diragukan lagi, bahwa PBB merupakan hasil pemikiran Yahudi
sebagaimana
pendahulunya
LBB.
Semenjak
hari
kelahirannya,
Zionis
internasional telah menancapkan kukunya di PBB, dimana 60 % dari keseluruhan
pegawai PBB adalah Yahudi yang mayoritas memegang posisi penting dan
strategis. Sementara jika dibandingkan dengan jumlah penduduk dunia secara
keseluruhan, jumlah Yahudi tidak lebih dari 5 %. Dengan demikian, jelaslah
bagaimana pengaruh Zionis internasional di PBB untuk merealisasikan impian
dan tujuan politik jahat mereka. Maka ketika negara Yahudi (Israel) ini tidak
52
mematuhi resolusi yang dikeluarkan PBB, lembaga dunia ini hanya bisa
berpangku tangan tidak pernah mengambil tindakan tegas. Berbeda halnya bila
yang tidak mematuhi resolusi PBB adalah negara Islam, maka tidak pelak lagi
seluruh kekuatan dunia akan dikerahkan untuk menghancurkannya.
Azaz dan Tujuan Berdirinya PBB
Asas PBB
Asas Perserikatan Bangsa-Bangsa sebagai berikut :
1. Persamaan derajat dan kedaulatan semua negara anggota.
2. Persamaan hak dan kewajiban semua negara anggota.
3. Penyelesaian sengketa dengan cara damai.
4. Setiap anggota akan memberikan bantuan kepada PBB sesuai ketentuan
Piagam PBB.
5. PBB tidak boleh mencampuri urusan dalam negeri negara anggota.
Tujuan PBB
Tujuan Perserikatan Bangsa-Bangsa sebagai berikut.
1. Memelihara perdamaian dan keamanan dunia.
2. Mengembangkan hubungan persahabatan antarbangsa berdasarkan asasasas persamaan derajat, hak menentukan nasib sendiri, dan tidak
mencampuri urusan dalam negeri negara lain.
3. Mengembangkan kerjasama internasional dalam memecahkan masalahmasalah ekonomi, sosial, budaya, dan kemanusiaan.
4. Menyelesaikan perselisihan dengan cara damai dan mencegah timbulnya
peperangan.
5. Memajukan dan menghargai hak asasi manusia serta kebebasan atau
kemerdekaan fundamental tanpa membedakan warna, kulit, jenis kelamin,
bahasa, dan agama.
6. Menjadikan pusat kegiatan bangsa-bangsa dalam mencapai kerja sama
yang harmonis untuk mencapai tujuan PBB.
53
Keanggotaan PBB
Keanggotaan PBB terdiri dari 2 macam, yaitu:
1. Anggota asli (orginal members) yang terdiri dari 50 negara yang
menandatangani Piagam San Fransisco 26 Juni 1945. Pada tanggal 15
Oktober 1945 Polandia menyusul sehingga menjadi 51 negara.
2. Anggota tambahan, yakni negara-negara anggota PBB yang masuk
kemudian berdasar syarat-syarat disetujui Majelis Umum PBB.
Syarat-syaratnya adalah sebagai berikut.
1. Negara merdeka.
2. Negara yang cinta damai.
3. Sanggup mematuhi ketentuan-ketentuan yang tercantum dalam Piagam
PBB.
4. Diusulkan oleh Dewan Keamanan dan disahkan oleh Majelis Umum PBB.
F. MOMEN TERPENTING DALAM PERANG DUNIA II
Berkibarnya bendera Soviet diatas gedung pemerintahan Nazi,
Reinchstag, merupakan tanda berakhirnya Perang Dunia II di Eropa.
Pada akhir bulan april 1945, ibukota Jerman yaitu Berlin sudah dikepung oleh Uni
Soviet dan pada tanggal 1 Mei 1945, Adolf Hitler bunuh diri bersama dengan
istrinya Eva Braun didalam bunkernya, sehari sebelumnya Adolf Hitler menikahi
Eva Braun, dan setelah mati memerintah pengawalnya untuk membakar
mayatnya. Setelah menyalami setiap anggotanya yang masih setia. Pada tanggal 2
Mei, Karl Dönitz diangkat menjadi pemimpin menggantikan Adolf Hitler dan
menyatakan Berlin menyerah pada tanggal itu juga. Disusul Pasukan Jerman di
Italia yang menyerah pada tanggal 2 juga. Pasukan Jerman di wilayah Jerman
Utara, Denmark dan Belanda menyerah tanggal 4. Sisa pasukan Jerman dibawah
pimpinan Alfred Jodl menyerah tanggal 7 mei di Rheims, Perancis. Tanggal 8
Mei, penduduk di negara-negara sekutu merayakan hari kemenangan, tetapi Uni
Soviet merayakan hari kemenangan pada tanggal 9 Mei dengan tujuan politik.
Hitler
adalah
salah
satu
penyebab
terbesar
dalam
Perang
Dunia
II
Adolf Hitler lahir tahun 1889 di Braunau, Austria. Sebagai remaja dia merupakan
seorang seniman gagal. Di masa Perang Dunia ke-I, dia masuk Angkatan
54
Bersenjata Jerman, terluka dan peroleh dua medali untuk keberaniannya.
Kekalahan Jerman membuatnya terpukul dan geram. Di tahun 1919 tatkala
umurnya menginjak tiga puluh tahun, dia bergabung dengan partai kecil berhaluan
kanan di Munich, dan segera partai ini mengubah nama menjadi Partai Buruh
Nasionalis Jerman/National Sozialismus (diringkas Nazi). Dalam tempo dua tahun
dia menanjak jadi pemimpin yang tanpa saingan yang dalam julukan Jerman
disebut "Fuehrer. Di bawah kepemimpinan Hitler, partai Nazi dengan kecepatan
luar biasa menjadi suatu kekuatan dan di bulan Nopember 1923 percobaan kupnya
gagal. Kup itu terkenal dengan sebutan "The Munich Beer Hall Putsch." Hitler
ditangkap, dituduh pengkhianat, dan terbukti bersalah. Tetapi, dia dikeluarkan dari
penjara sesudah mendekam di sana kurang dari setahun. Di tahun 1928 partai Nazi
masih merupakan partai kecil. Tetapi, depressi besar-besaran membikin rakyat
tidak puas dengan partai-partai politik yang besar dan sudah mapan. Dalam
keadaan seperti ini partai Nazi menjadi semakin kuat, dan di bulan Januari 1933,
tatkala umurnya empat puluh empat tahun, Hitler menjadi Kanselir Jerman.
Dengan jabatan itu, Hitler dengan cepat dan cekatan membentuk kediktatoran
dengan menggunakan aparat pemerintah melabrak semua golongan oposisi. Perlu
dicamkan, proses ini bukanlah lewat erosi kebebasan sipil dan hak-hak
pertahankan diri terhadap tuduhan-tuduhan kriminal, tetapi digarap dengan
sabetan kilat dan sering sekali partai Nazi tidak ambil pusing dengan prosedur
pengajuan di pengadilan samasekali. Banyak lawan-lawan politik digebuki,
bahkan dibunuh langsung di tempat. Meski begitu, sebelum pecah Perang Dunia
ke-2, Hitler meraih dukungan sebagian terbesar penduduk Jerman karena dia
berhasil menekan jumlah pengangguran dan melakukan perbaikan-perbaikan
ekonomi.
Hitler dalam bukunya, "Mein Kampf" (Perjuanganku), menekankan
pentingnya lebensraum, yakni mendapatkan wilayah baru untuk rakyat Jerman di
Eropa Timur. Dia membayangkan menempatkan rakyat Jerman sebagai ras utama
di Rusia barat. Sebaliknya, sebagian besar rakyat Rusia dipindahkan ke Siberia
dan sisanya dijadikan budak. Setelah pembersihan besar-besaran pada tahun 1930an, Hitler menganggap Soviet secara militer lemah dan mudah diduduki. Ia
menyatakan, "Kami hanya harus menendang pintu dan seluruh struktur yang
55
rapuh akan runtuh." Akibat Pertempuran Kursk dan kondisi militer Jerman yang
melemah, Hitler dan propaganda Nazi menyatakan perang tersebut sebagai
pertahanan peradaban oleh Jerman dari penghancuran oleh "gerombolan kaum
Bolshevik" yang menyebar ke Eropa. Kebijakan-kebijakan dan sikap ideologi
Stalin pun sama agresifnya. Saat perhatian dunia teralih ke Front Barat, ia
menduduki tiga negara Baltik pada tahun 1940. Partisipasi aktif Stalin dalam
pembagian Polandia pada tahun 1939 pun tidak dapat diremehkan. Hitler
kemudian merancang jalan menuju penaklukan-penaklukan yang ujung-ujungnya
membawa dunia ke kancah Perang Dunia ke-2. Dia merebut daerah pertamanya
praktis tanpa lewat peperangan samasekali. Inggris dan Perancis terkepung oleh
berbagai macam kesulitan ekonomi, karena itu begitu menginginkan perdamaian
sehingga mereka tidak ambil pusing tatkala Hitler mengkhianati Persetujuan
Versailles dengan cara membangun Angkatan Bersenjata Jerman. Begitu pula
mereka tidak ambil peduli tatkala Hitler menduduki dan memperkokoh benteng di
Rhineland (1936), dan demikian juga ketika Hitler mencaplok Austria (Maret
1938). Bahkan mereka terima sambil manggut-manggut ketika Hitler mencaplok
Sudetenland,
benteng
pertahanan
perbatasan
Cekoslowakia.
Persetujuan
internasional yang dikenal dengan sebutan "Pakta Munich" yang oleh Inggris dan
Perancis diharapkan sebagai hasil pembelian "Perdamaian sepanjang masa"
dibiarkan terinjak-injak dan mereka bengong ketika Hitler merampas sebagian
Cekoslowakia beberapa bulan kemudian karena Cekoslowakia samas ekali tak
berdaya.
56
DAFTAR PUSTAKA
Indonesia Departemen Penerangan. 2006. Hak-hak Asasi Manusia dan
Perserikatan Bangsa. Universitas Michigan : Kementerian Penerangan.
Kuntowidjoyo. (1993). Metodologi Sejarah. Yogyakarta : PT Tiara Wacana
Yogya.
Oktorino, Nino. 2011. Di Bawah Bayangan Swastika : Rekaman Terlupakan
Sejarah Jerman Nazi di Indonesia. Gaco Books.
http://www.azmuharam.blogspot.com/2009/01/perang-duniapertama.html, diakses pada tanggal 16 Oktober 2012
http://www.forumkami.net/sejarah/26074-sejarah-...i-versi-lengkap.html, diakses
pada tanggal 16 Oktober 2012.
http://www.historia-rockgill.blogspot.com/2011/12/perang-dunia-i-dan
ii_7863.html, diakses pada tanggal 17 Oktober 2012.
http://www.id.wikipedia.org/wiki/Perang_Dunia_I, diakses pada tanggal
17 Oktober 2012.
http://www.images.sudarjanto.multiply.com/.../Perang%20Dunia%20II,
diakses pada tanggal 17 Oktober 2012.
http://www.siradel.blogspot.com/2010/08/sejarah-perang-dunia-i-versilengkap.html, diakses pada tanggal 18 Oktober 2012.
http://www.nabilmufti.wordpress.com/2010/02/23/sejarah-perang-duniai/, diakses pada tanggal 18 Oktober 2012.
http://www.sejarah.kompasiana.com/2011/04/08/kronologi-perang-duniai-bagian-i/, diakses pada tanggal 18 Oktober 2012.
57
Download