Komunikasi dengan Penderita kanker dan Keluarga

advertisement
ASPEK PSIKOSOSIOSPIRITUAL
PERAWATAN PALIATIF
Masalah Psikososial
50%: Pasien
30%: Pasangannya
25%: Keluarga lainnya
Masalah Sosial
Kehilangan pekerjaan
Kebutuhan finansial 
Kehilangan kesempatan
mengadakan relationship
Kondisi penyakit yang buruk akan memicu
rasa terkucilkan

Pengucilan dapat terjadi melalui 2 cara:
1. Keluhan-keluhan, kesulitan pengobatan
dan kehilangan energi penderita menarik
diri dari kontak sosial
2. Dihindari atau bahkan ditinggal oleh
teman dan keluarga
koneksi sosial dan kekuatan mental
pasien menjadi kunci penyembuhan
Professor Matthew During

"Interaksi sosial
dengan lingkungan
nyatanya mampu
menghambat
pertumbuhan sel
kanker”
Cacat Fisik
Masalah psikologis








Denial
Marah
Gangguan Cemas
Gangguan Depresi
Gangguan kognitif
Masalah seksual
Masalah relationship dengan keluarga
Dukacita / Berkabung
Tahapan reaksi psikologis
saat mengetahui diagnosis
(E. Kubler-Ross)





Denial/Penyangkalan
Marah
Menawar
Penyesuaian
Depresi
Menerima
Tahap shock & penyangkalan
Kenapa ?



tidak semua penderita siap mati ( ± 70 %
ketakutan)
breaking bad news tidak tepat
memang masih dalam taraf produktif
Usaha jiwa agar tidak menyakitkan
Bahaya! Makan waktu dan jauh dari fakta
Tahap marah


Kenapa marah ?
 kecewa proses kehidupan tidak
berjalan sesuai dengan keinginannya .
Bahaya !!
 proyeksi emosinya ke orang
lain/dokter
 proyeksi ke diri sendiri (selfdestructive)
Tahap tawar menawar


Kenapa tawar menawar ?
* ada konflik diri : sadar vs mimpi
* Sebetulnya mulai melihat realita yang ada
Bahaya !!
* pada kepribadian kurang matang dan kurang
beriman memakan waktu lama
* dimentahkan dengan “false hope”
Tahap depresi
Kenapa ?
* lost of love object  sadar kondisinya
* antisipasi hal hal negatif
* metastase keotak ?
 Hati hati !! Bila fisik lemah, diam, apatis
 kematian tidak lama lagi
depresi
SIG E CAPS
SLEEP
INTEREST
GUILTY
EMOTION
CONSENTRATION
APPETITE
PSYCHOMOTOR
SUICIDE
Tahap pasrah



Pasrah bukan berarti putus asa
 menerima kenyataan & memanfaatkan
sisa hidup
Banyak yang bisa dilakukan
 menyelesaikan tugas & tanggung
jawab (pesan & wasiat)
 meningkatkan kwalitas beribadah
Hati-hati dengan kondisi fisik “ membaik”
Penderita penyakit kronis harus belajar
untuk hidup bersama dengan
penyakitnya yang tidak dapat disembuhkan
Tidak mudah
bukan karena terlalu banyak aspek medis
penyakitnya, tetapi karena masalah sosial
dan psikologis yang disebabkan terus
menerus mengalami sakit
Ledakan Emosi
Burn Out



Karena kelelahan,
perasan tidak ada
harapan
Hubungan
interpersonal
terganggu
Kualitas perawatan 
Pencegahan:
 Edukasi dan training yang adekuat
 Luangkan waktu untuk merefleksikan
arti pekerjaan anda
 Istirahat
 Curhat
Indikator spiritual need





Rasa putus asa, tidak berarti
Rasa menderita yang sangat kuat
Menjauh dari Tuhan
Marah Kepada Tuhan
Rasa bersalah  hukuman
TUJUAN PENDAMPINGAN SPIRITUAL :

PENDERITA MENINGGAL DALAM IMAN

KELUARGA MENEGUHKAN PROSES KEIMANAN

MEMBANTU MENYELESAIKAN TUGAS DUNIAWI

KELUARGA TETAP DALAM IMAN DAN TAQWA SEPENINGGALNYA
Spiritual Intervention
Spiritual ? Values & religiosity
Hope
Reality
Life value : Meaningful Life
Religiosity : Improve
Persiapan
keluarga/caregivers



Sangat penting!!!
Bagi penderita
 meninggal dalam iman
membantu menyelesaikan tugas duniawi
Bagi keluarga
 mengatasi stres dan tetap sejahtera
sepeninggal penderita
Komunikasi dengan pasien
kanker perlu
memperhatikan :



Kondisi psikologis px
Konsentrasi, daya ingat dan kesadaran
px. Akibat gangguan pada otak.
Kondisi fisik, rasa nyeri yang hebat.
KOMUNIKASI TERHADAP PASIEN
EFEKTIF
TIDAK TEPAT
KONDISI MENTAL PASIEN STABIL
GANGGUAN PSIKOLOGIS
KWALITAS HIDUP LEBIH BAIK
KWALITAS HIDUP SEMAKIN BURUK
Komunikasi non verbal




Komunikasi verbal tidak dapat dipisahkan
dari nonverbal
Kira –kira 35% komunikasi bisa dimengerti
lewat kata-kata, sisanya lewat bahasa
tubuh.
Kata-kata tidak selalu dapat
menggambarkan perasaan seseorang.
Ekspresi wajah adalah bagian utama yg
perlu dinilai dalam komunikasi.


Komunikasi non verbal juga
menggambarkan bagaimana
seseorang mengcoping
perasaannya.
Relation ship juga dapat dilihat dari
komunikasi non verbal , mis : posisi
menjaga jarak, menghindari
tatapan muka dan kontak mata 
relation ship kurang baik
Komunikasi dengan caregiver





Pahami kondisi psikologisnya
Bantu sediakan log-book yang memuat catatan
tentang perawatan dan pengobatan
Apa yang harus dilakukan dalam keadaan
darurat
Informasi tentang cara-cara menghubungi
dokter
Waspadai terjadinya “Burn Out”
“Kelangsungan hidup pasien bisa
menjadi lebih singkat bukan hanya
akibat dari penyakitnya, tetapi juga
bisa akibat dari kata-kata dan sikap
KITA”
The American Medical Association’s First Code of medical
Ethics
TERIMA KASIH
Download