Diapositiva 1

advertisement
Keterlibatan Tim Dalam Budaya
Inovasi Dan Kecepatan Inovasi –
Menguasai Prototipe Dengan
Cepat - Manajemen Inovasi
Keterlibatan Tim Dalam Budaya
Organisasi
• Budaya Inovasi dalam organisasi lahir ketika
seluruh anggota dalam organisasi mencari caracara baru yang lebih baik secara konsisten yang
melampaui batas pemikiran mereka.
• Kepemimpinan yang kuat dan terfokus sangat di
perlukan untuk mengembangkan inovasi secara
konsisten. Karena perusahaan yang besar jarang
terlahir dari pemimpin yang acuh tak acuh.
• Eksistensi budaya inovasi bukanlah sesuatu yang
dapat di paksakan oleh pemimpin, melainkan
kepekaan yang harus di bangun dan di pelihara.
Ruang Lingkup
• SDM Sebagai Inti
Manusia secara alami memiliki ide atau
pemikirannya sendiri.
• Keterlibatan SDM
Pemimpin tidak dapat mendikte bagaimana
budaya organisasi seharusnya berjalan.
Pemimpin menempatkan unsur-unsur kunci
untuk mendatangkan keterlibatan dari SDM
yang mencirikan budaya organisasi.
Stragtegi Penerapan
• Dengan menampilkan keterampilan teknis
dan inovasi dari setiap pegawai.
• Tingkat manajerial sebagai fasilitator yang
membuat upaya inovasi bergerak maju.
• Tingkat pimpinan inovasi yang
bertanggung jawab untuk memberikan visi
dan kebijakan-kebijakan yang mendukung
untuk menciptakan inovator.
Kecepatan Inovasi – Menguasai
Prototipe Dengan Cepat Manajemen Inovasi
• Manajemen Inovasi merupakan Proses
mengelola inovasi di suatu perusahaan agar
dapat berdaya guna bagi penciptaan
keunggulan bersaing yang berkelanjutan bagi
perusahaan
• Seorang pegawai dalam perusahaan
memerlukan manajemen Inovasi untuk
mengatur ide-ide hasil kreatifitas dan inovasi
yang mungkin dapat menjadi sangat banyak.
• Prototipe merupakan sebuah eksperimen
yang bertujuan untuk menentukan apa
yang berhasil dan apa yang tidak bekerja.
• Hal ini merupakan langkah
menerjemahkan ide produk dan layanan
menjadi bentuk yang dapat dilihat, sentuh,
rasa dan bau. Langkah ini penting untuk
mengubah konsep menjadi bentuk yang
dapat dikerjakan dan di evaluasi.
Strategi Penerapan
• Kolaborasi Design
Untuk berinovasi bersama-sama, semua
orang dalam organisasi harus bekerja sama
untuk menerapkan kemampuan
intelektualnya.
• Jaringan Inovasi
Organisasi-organisasi yang paling efektif
berfungsi sebagai kombinasi hirarki terpusat
dan terdistribusi jaringan yang terhubung.
• Standar Kelayakan Minimum Produk
Minimum berarti bahwa produk tersebut
tidak perlu dibebani dengan fitur yang
tidak penting. Kelayakan dilihat dari
standar dan selera pasar.
• Pengujian A-B (Pengujian Split)
Yaitu dengan menciptakan dua versi
produk dan dilakukan pengujian di pasar
untuk melihat mana yang lebih menarik.
Kesimpulan
• Peran pemimpin sangat diperlukan dalam
pembentukan budaya inovasi didalam organisasi.
• Proses inovasi membutuhkan pemimpin yang mau
menerima dan mengakui bahwa inovasi tidak
selamanya berhasil
• Manajemen diperlukan Inovasi untuk mengatur
ide-ide hasil kreatifitas dan inovasi yang mungkin
dapat menjadi sangat banyak.
• Dengan memetakan gagasan inovasi kedalam
prototipe maka produk inovasi dapat dilihat
apakah berhasil atau tidak.
Download