Title of Presentation

advertisement
Abdul Basith, ST, M.Si, Ph.D
Kuliah ke-3
Pendidikan Agama Islam
Teknik Geodesi FT-UGM
Pendahuluan: pengertian/definisi
Indikasi Kesempurnaan Dinul Islam
Tingkatan dalam Dinul Islam
Karakteristik Dinul Islam
Bagaimana mengambil Dinul Islam
Allah tidak membiarkan hambanya tersesat tanpa panduan.
Allah telah utus Nabi dan Rasul pembawa risalah/diinul haq,
panduan hidup yang LENGKAP & SEMPURNA
Setiap umat telah Allah kirimkan ‘nadziir’, pembawa peringatan.
QS. Fathir 35: 24.
‫َو ِإن ِم ۡن أ ُ َّم ٍة ِإ ََّّل خ َََل ِفي َہا نَ ِذير‬
Dan tidak ada suatu umatpun melainkan telah ada padanya
seorang pemberi peringatan
Defini Agama Secara Etimologi
Agama dari Bahasa Sansekerta yang terdiri dari kata “A”/tidak dan
“gama”/kacau. Agama adalah peraturan yang menghindarkan manusia
dari kekacauan serta mengantar mereka hidup dalam keteraturan dan
ketertiban.
Agama menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah sistem yang
mengatur tata keimanan (kepercayaan) dan peribadatan kepada Tuhan
Yang Mahakuasa serta tata kaidah yang berhubungan dengan pergaulan
manusia dan manusia serta lingkungannya.
Kata lain untuk menyatakan konsep ini adalah religi yang berasal dari
bahasa Latin religio dan berakar pada kata kerja re-ligare yang berarti
"mengikat kembali". Maksudnya dengan berreligi, seseorang mengikat
dirinya kepadaTuhan.
Arti Diin
Kata Dien berasal dari kata dana yadinu dinan yang artinya tatanan,
tatacara hidup atau system hidup (ideologi);
hari pembalasan;
tatanan (Qs Yusuf 12 : 76)
Arti secara bahasa (lughawiy)
Berasal dari sa-la-ma atau sa-li-ma ( ‫ )س ل م = سلم‬artinya selamat atau damai
Aslama : menyerah (QS.3:83 ; 4: 125)
Istaslama -- tasliim -- mustaslimun : penyerahan total (kepada Allah) (QS. 4:65 ; 37:26)
Saliim : bersih, suci (QS. 26:89 ; 37:83-84)
Salaam : kesejahteraan (QS. 39:73)
Salm : damai (QS. 47:35 ; 8:61)
Arti secara istilah (isthilahiy)
Menerima segala perintah dan larangan Allah yang
terdapat dalam wahyu yang diturunkan kepada Nabi
Jadi Din al-Islám berarti tatacara hidup (ideologi) atau juga hukum
Islam.
Tidak tepat diterjemahkan hanya sebagai agama
Istilah agama cenderung sempit, terkesan sekedar penyembahan ritualitas.
Dinul Islam: syariat yang sempurna
Dalil-dalil kesempurnaan Dinul Islam
ُ َ‫َويَ ۡو َم ن َۡبع‬
‫علَى ََٰٓء ُُ َ ء‬
ِِۚ ‫َّل‬
َ ‫ث فِى ُك ِل أ ُ َّم ٍة‬
َ ‫علَ ۡي ِهم ِم ۡن أَنفُ ِس ِہ ۡم َو ِِ ۡۡنَا بِ ََ ش َِہيدًا‬
َ ‫ش ِهيدًا‬
(٨٩) َ‫ب ِت ۡبيَ ٰـ ً۬نا ِلك ُِل ش َۡى ً۬ء َو َُدًى َو َر ۡح َمةً َوبُ ۡش َرى ِل ۡل ُم ۡس ِل ِمين‬
َ ‫َونَ َّز ۡلنَا‬
َ ‫علَ ۡي َك ۡٱل ِكتَ ٰـ‬
Firman Allah SWT: “dan kami turunkan kepadamu Al Kitab (Al
Quran) untuk menjelaskan segala sesuatu dan petunjuk serta
rahmat dan kabar gembira bagi orang-orang yang berserah
diri”. (QS. An Nahl 89)
)٣( ‫َلم دِينًا‬
ِ ‫علَ ْي ُك ْم نِ ْع َمتِي َو َر‬
َ ُ‫ْاليَ ْو َم أَ ْك َم ْلتُ لَ ُك ْم دِينَ ُك ْم َوأَتْ َم ْمت‬
َ ‫ضيتُ لَ ُك ُم اإل ْس‬
“Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan
telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai
Islam itu Jadi agama bagimu.” (Al-Maaidah: 3)
Dalam Tafsir Jalalain diterangkan bahwa dalam ayat ini
Allah SWT telah menurunkan Al Quran sebagai
penjelasan atas segala sesuatu yang dibutuhkan
manusia, yaitu segala perkara syariah.
(Jalaluddin al-Mahalli wa Jalaluddin al-Suyuthi)
Ibnu Katsir dalam dalam tafsirnya bahwa Al Quran
mencakup segala ilmu yang bermanfaat, mencakup:
kabar dari berbagai peristiwa masa lalu,
ilmu tentang apa saja yang akan terjadi,
segala ilmu tentang hukum halal dan haram,
apa saja yang dibutuhkan manusia dalam urusan dunia (aspek-aspek
kehidupan) dan urusan agama mereka (syariat/dinul Islam)
urusan penghidupan dunia mereka maupun urusan kehidupan mreka
kelak di akhirat.
(karena disampaikan oleh manusia biasa):
Makan/minum
Menikah/berkeluarga/sebagai kepala keluarga
Aturan kehidupan bernegara, sebagai pemimpin negara
Aturan sebagai pemimpin agama
Aturan Berperang
Hidup dengan umat lain
Ajaran Rabbaniyyah
Ajaran yang sempurna
Ajaran yang universal
Ajaran yang integral
Ajaran yang tidak berubah (tetap), terpelihara
Bersumber dari Allah, Pencipta seluruh alam semesta seisinya.
Bukan hasil pemikiran manusia.
Dalil : QS.Assajdah 32:2
َ‫ب ۡٱلعَٰٓلَ ِمين‬
ِ ‫نزي ُل ۡٱل‬
ِ ‫ب فِي ِه ِمن َّر‬
ِ َٰٓ‫ڪت‬
َ ‫ب ََّل َر ۡي‬
ِ َ‫ت‬
Bukti?
Diturunkan dalam bentuk Alquran(lafazh & makna) dan
Assunnah (makna)
Dalil: QS. AnNajm 53: 2-4
)(‫ع ِن ۡٱل َه َو ءى() ِإ ۡن َُ َو ِإ ََّّل َو ۡحى يُو َحى‬
ِ َ‫احبُ ُك ۡم َو َما غ ََوى () َو َما ي‬
ِ ‫ص‬
َ ‫نط ُق‬
َ ‫َما‬
َ ‫ض َّل‬
Unggul terhadap agama-agama/konsep-konsep lain (kreasi
manusia) karena diturunkan oleh Allah Sang Pencipta dan Yang
Maha Mengetahui. Sehingga, agama ini mampu dijadikan solusi
terhadap seluruh permasalahan ummat manusia.
ِ َّ ِ‫ِين ُك ِل ِهۦۚ َو َكفَى ب‬
‫ش ِهيدًا‬
َ ‫ٱّلل‬
ُ ‫س َل َر‬
َ ‫ق ِليُ ۡظ ِه َرُُ ۥ‬
َ ‫ِى أ َ ۡر‬
ِ ‫علَى ٱلد‬
ِ ‫سولَهُ ۥ بِ ۡٱل ُهدَى َود‬
ِ ‫ِين ۡٱل َح‬
‫َُ َو ٱلَّذ ء‬
QS. AlFath 48: 28
Islam agama yang sempurna dari Allah Yang Maha Suci dari
kekurangan. QS. AlMaidah 5: 3
‫ٱإل ۡسلَٰٓ َم دِينً ۚا‬
ِ ‫علَ ۡي ُك ۡم نِعۡ َمتِى َو َر‬
َ ُ‫ۡٱليَ ۡو َم أ َ ۡك َم ۡلتُ لَ ُك ۡم دِينَ ُك ۡم َوأَ ۡت َم ۡمت‬
ِ ۡ ‫ضيتُ لَ ُك ُم‬
QS. Al Baqarah 2: 208
ُ ‫ڪاءفَّةً َو ََّل تَت َّ ِبعُواْ ُخ‬
َ ‫ش ۡي‬
َّ ‫ت ٱل‬
ۚ‫طٰٓ ِن‬
ِ ‫ط َوت‬
ِ ‫يَٰٓءأَيُّ َها ٱلَّذِينَ َِا َمنُواْ ۡٱد ُخلُواْ ِفى‬
َ ‫ٱلس ۡل ِم‬
‫عدُو ُّم ِبين‬
َ ‫ِإنَّه لَڪ ُۡم‬
Tidak satupun ajaran Islam yang kontrakdiktif. Semuanya adalah
satu kesatuan yang padu yang intinya adalah tauhidullah
(mengesakan Allah).
Agama dengan penjelasan yang rinci. QS AnNahl 16: 89 dan QS.
AlA’raf 7: 145
ٍِ‫ب ِت ۡبيَٰٓنًا ِل ُك ِل ش َۡى‬
َ ‫َون ََّز ۡلنَا‬
َ َٰٓ‫علَ ۡي ََ ۡٱل ِكت‬
َ‫ع َر ِبيا ِلقَ ۡو ٍم يَعۡ لَ ُمون‬
َ ‫صلَ ۡت َِايَٰٓتُهُ ۥ قُ ۡر َِانًا‬
ِ ُ‫ِكتَٰٓب ف‬
‫’‪Diturunkan untuk seluruh manusia (QS. Saba‬‬
‫)‪34: 28; Al-A’raf 7: 158; Al-Anbiya’ 21: 107‬‬
‫يرا َولَٰٓ ِك َّن أ َ ۡ‬
‫اس‬
‫س ۡلنَٰٓ ََ ِإ ََّّل َ‬
‫ڪث َ َر ٱلنَّ ِ‬
‫يرا َونَ ِذ ً‬
‫اس بَ ِش ً‬
‫ڪاءفَّةً ِللنَّ ِ‬
‫َو َما ء أ َ ۡر َ‬
‫ون‬
‫ََّل يَعۡ لَ ُم َ‬
‫سو ُل َّ ِ‬
‫ٱّلل ِإلَ ۡيڪ ُۡم َِ ِميعًا‬
‫اس ِإ ِنى َر ُ‬
‫قُ ۡل يَٰٓءأَيُّ َها ٱلنَّ ُ‬
‫س ۡلنَٰٓ ََ ِإ ََّّل َر ۡح َمةً ِل ۡلعَٰٓلَ ِمي َن‬
‫َو َما ء أ َ ۡر َ‬
‫‪Berlaku sepanjang masa, tidak spesifik‬‬
‫‪periode/ummat tertentu‬‬
Ajaran yang mencakup seluruh aspek
kehidupan. Tak ada satu aspek pun yang
terlepas dari ajaran Islam.
•
•
•
•
Aspek ibadatullah
Aspek jasmani rohani
Muamalah kepada sang Khaliq/hablun minallah
Muamalah kepada manusia/hablun minannas
•
•
Politik, ekonomi, kemasyarakatan/sosial, pendidikan dll
Muamalah kepada makhluq-makhluq lain/Hablun
min?
Tidak berubah
ِ َّ ‫سنَّ ِة‬
ِ َّ َ‫سنَّة‬
﴾ ٢٣ ‫ٱّلل ت َ ۡب ِد ايَل‬
ُ ‫ٱّلل ٱلَّتِي قَ ۡد َخلَ ۡت ِمن قَ ۡب ُل َولَن ت َ ِِدَ ِل‬
ُ ﴿
- ]٢٣ :‫[الفتح‬
segala sesuatu yang telah ditetapkan atasnya
hukum Allah tersebut, maka ketetapan itu tidak
bisa dirubah kecuali dengan perintah Allah
semata
Terpelihara
ُ ‫ِإنَّا ن َۡح ُن ن ََّز ۡلنَا ٱلذ ِۡك َر َو ِإنَّا لَهُ ۥ لَ َحٰٓ ِف‬
َ‫ظون‬
Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Qur’an, dan
sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya [2]. (9)
Islam,
Iman,
Ikhsan
Sumber: Hadits Jibril
1.
2.
3.
4.
5.
Syahadat
Mendirikan shalat.
Menunaikan zakat.
Puasa pada bulan Ramadhan.
Dan Haji ke Baitullah Al-Haram.
Dalil syahadat
Dalil shalat, zakat
Dalil haji
Dalil shiyam/puasa
Iman itu lebih dari tujuh puluh cabang. Cabang yang paling
tinggi ialah syahadat. “La Ilaha Illallah”, sedang cabang yang
paling rendah ialah menyingkirkan gangguan dari jalan. Dan
sifat malu adalah salah satu cabangnya iman.
Rukun iman ada enam yaitu:
1. Iman kepada Allah.
2. Iman kepada para Malaikat-Nya.
3. Iman kepada kitab-kitab-Nya.
4. Iman kepada para Rasul-Nya.
5. Iman kepada hari akhirat.
6. Iman kepada qadar, yang baik maupun
yang buruk.
Dalil Rukun Iman
Dalil Ihsan
Simak hadits Jibril
Mengambil/mengikuti manhaj (jalan hidup) dari
3 generasi yang Rasulullah saw katakan sebagai
generasi terbaik.
ُ ‫أَ ْخبَ َرنَا‬
‫ع ْن ُه َما‬
َّ ‫ي‬
ٍ ‫ض ِر‬
َ ‫س ِم ْعتُ زَ َْدَ َم بْنَ ُم‬
َ ُ‫اّلل‬
ِ ‫صي ٍْن َر‬
َ ُ‫ش ْعبَة‬
َ ‫ب‬
َ َ‫ع ْن أَ ِبي َِ ْم َرة‬
َ ‫س ِم ْعتُ ِع ْم َرانَ بْنَ ُح‬
َ ‫ض‬
َ ‫ِين َيلُونَ ُهم ث ُ َّم الَّذ‬
َ ‫ َخي ُر أ ُ َّم ِتي قَر ِني ث ُ َّم الَّذ‬: ‫سلَّ َم‬
ِ َّ ‫سو ُل‬
‫ِين َيلُونَ ُهم قَا َل‬
َّ ‫صلَّى‬
ُ ‫ قَا َل َر‬: ‫َيقُو ُل‬
َ ُ‫اّلل‬
َ ‫علَ ْي ِه َو‬
َ ‫اّلل‬
َ ‫ُون َولَ يُستَش َهد‬
َ ‫ فََلَ أَ ْد ِري أَذَ َك َر بَ ْعدَ قَ ْرنِ ِه قَ ْرنَي ِْن أَ ْو ثَ ََلث ًا ث ُ َّم إِ َّن بَعدَكُم قَوما يَش َهد‬: ‫ان‬
ُ ‫ِع ْم َر‬
‫ُون‬
َ ُ‫ون َولَ يَف‬
َ ‫ون َويَنذُ ُر‬
َ ُ‫ون َولَ يُؤتَ َمن‬
َ ُ‫َويَ ُخون‬
]1[‫الس َم ُن‬
ِ ‫يهم‬
ِ ِ‫ون َويَظ َه ُر ف‬
Maksudnya :
Syu'bah telah mengkhabarkan kepada kami, daripada Abu Jamrah, aku
mendengar daripada Zahdam bin Mudarrib, aku mendengar daripada'Imran
bin Husain r.anhuma, dia berkata : “Telah bersabda Rasulullah s.a.w :
“Sebaik-baik umatku ialah yang hidup pada kurunku, kemudian yang
mengikuti zaman mereka dan kemudian yang mengikuti zaman
mereka.” Imran berkata :”Aku tidak tahu samaada disebut selepas kurunnya
dua kurun atau tiga kurun. Kemudian sesungguhnya selepas kamu ada satu
kaum yang bersaksi sebelum diminta menjadi saksi, mereka mengkhianati
dan tidak dipercayai, mereka berjanji dan tidak menepati, dan jelas pada
mereka tanda-tanda as-Siman.
Pemahaman generasi sahabat Nabi saw
Pemahaman generasi murid sahabat Nabi saw
(tabi’in)
Pemahaman generasi murid tabi’in (tabi’ut
tabi’in)
Agama Islam sudah sempurna
Tidak perlu menghabiskan waktu untuk mencari-cari
fenomena seperti di atas meskipun Allah berjanji untuk
memperlihatkan ayat-ayatnya di dunia ini (Fushshilat
53)
‫ق َوفِي أَنفُ ِس ِه ْم َحتَّى يَتَبَي ََّن لَ ُه ْم أَنَّهُ ْال َح ُّق‬
َ
ِ ‫سنُ ِري ِه ْم آيَاتِنَا فِي ْاْلفَا‬
‫ش ِهيد‬
َ ٍِ ‫ش ْي‬
َ ‫علَى ُك ِل‬
ِ ‫أ َ َولَ ْم يَ ْك‬
َ ُ‫ف ِب َر ِب ََ أَنَّه‬
Dalam waktu dekat, Kami akan menunjukkan kepada mereka bukti-bukti yang
membenarkanmu, baik melalui benda-benda yang ada di belahan langit dan bumi
maupun yang ada di dalam diri mereka, agar tampak kepada mereka bahwa yang
kamu bawa itu adalah satu-satunya kebenaran. Apakah hal itu mereka ingkari juga,
dan tidak cukup bahwa Tuhanmu Mahatahu segala sesuatu?
Sebaliknya, gunakan waktu untuk mendalami
dinul Islam
Download