PENGARUH VULKANIK DAN TEKTONIK di MALANG

advertisement
TUGAS KULIAH
ANALISIS LANSKAP TERPADU
PENGARUH VULKANIK DAN TEKTONIK di MALANG
Disusun Oleh:
YULINDA AMILIA PRASTYKA
115040201111276
KELAS - A
MINAT MANAJEMEN SUMBER DAYA LAHAN
FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
MALANG
2014
PENGARUH VULKANIK DAN TEKTONIK di MALANG
Vulkanis
Secara umum tanah yang berkembang di wilayah Malang berkembang dari bahan vulkanik
hasil gunung api, yang dipengaruhi oleh Gunung Arjuno dan Anjasmoro di bagian utara, dan
Gunung Panderman di bagian selatan. Berdasarkan Peta Geologi Lembar Malang, formasi
geologi yang dijumpai di kawasan Kab. Malang terutama sekitar DAS Brantas ada lima,
berturut-turut dari yang paling luas yaitu: 1) Qvaw (Batuan Gunungapi Arjuna Welirang), 2)
Qpat (Batuan Gunungapi Anjasmara Tua), 3) Qvp (Batuan Gunungapi Panderman), 4) Qpvkb
(Batuan Gunungapi Kawi-Butak) dan 5) Qpva (Batuan Gunungapi Anjasmara Muda).
Ditinjau dari umur batuan, Kompleks Pegunungan Anjasmara-Lalijiwa adalah pegunungan
tua yang telah mati dan mengalami perusakan bentuk kerucut Gunung api. Kompleks
pegunungan yang aling muda adalah Arjuna-Welirang, dimana Gunung Arjuna sedang
istirahat dan Gunung Welirang masih aktif dengan mengeluarkan gas (belerang).
Kondisi geologi di Kabupaten Malang terdiri dari 5 struktur geologi yaitu hasil gunung api
kwarter muda, hasil gunung api kwarter tua, miosen facies gamping, miosen facies sediman
dan alivium. Struktur geologi terluas adalah hasil gunung api kwarter muda yaitu 145.152,52
Ha (44,25 %). Sedangkan luas terkecil struktur geologi adalah miosen facies sedimen yaitu
12.834 Ha (3,83 %).
Pengaruh tektonik Kabupaten Malang sangat dipengaruhi oleh lempeng tektonik Indo
Australia di selatan Kabupaten Malang dan juga dipengaruhi oleh lempeng Eurasia yang ada
di sebelah utara jawa timur. Sistem dataran dijumpai di bagian tengah, merupakan dataran
vulkanik antar pegunungan yang terbentuk oleh berbagai bahan hasil letusan dan atau
sedimentasi hasil erosi dan atau longsor dari kawasan perbukitan/ pegunungan di atasnya.
Berdasarkan atas posisi dan proses pegikisan yang dapat dibagi lagi ke beberapa subsistem,
yaitu:
1. Dataran bagian bawah (Pl)
2. Bagian tengah (Pm)
3. Bagian atas (Pu)
4. Dataran yang tertoreh (Pd)
5. Bagian dataran yang mengalami erosi berlebihan (Ps).
Gunung api yang berpengaruh secara vulkanik pada Kabupaten Malang diantaranya adalah:
1. Gunung Semeru, gunung yang masih aktif sampai sekarang dan terletak di ujung
selatan massif vulkanik yang membentang utara ke Tengger kaldera.
2. Gunung Bromo
3. Gunung Arjuno Welirang, gunung welirang masih aktif.
4. Gunung Kawi-Butak, Kawi-Butak adalah massif vulkanik yang luas dengan 2
ventilasi.
Download