PERTUMBUHAN EKONOMI vs PEMERATAAN KESEJAHTERAAN

advertisement
Gerakan Buruh Indonesia
“Dari Gerakan Pabrik ke Publik menuju Gerakan Kebangsaan”
Semangat baru anak bangsa mewujudkan Gerakan
Indonesia Baru yang berkeadilan, sejahtera & Berdaulat
KONFEDERASI SERIKAT PEKERJA INDONESIA
Jl Condet Raya no 9, Al Hawi Cililitan Jakarta Timur,
Email :[email protected] , Telp/Fax : 021 80877277
Cita –Cita Gerakan Buruh sejalan
dengan Cita-cita Kemerdekaan
Mencerdaskan Kehidupan Bangsa
Mensejahterakan Rakyat
Melindungi Segenap Tumpah Darah
Terlibat Aktif dalam perdamaian dunia
Nilai Dasar Perjuangan Gerakan Buruh
Sejalan dengan Pancasila
• Ketuhanan yang maha Esa
• Kemanusiaan yang adil & Beradab
• Persatuan ( Kebersamaan) & Kebangsaan Indonesia
• Kerakyatan Yg dipimpin oleh Hikmah & Permusyawaratan
• Keadilan Sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Isu Utama Perjuangan Buruh
Sejalan dengan Amanah UUD 1945
• Pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan
• Negara mengembangkan sistem jaminan sosial bagi seluruh rakyat dan
memberdayakan masyarakat yang lemah dan tidak mampu sesuai dengan martabat
kemanusiaan. ( UUD 1945 pasal 34 ayat 2)
• Negara bertanggung jawab atas penyediaan fasilitas pelayanan kesehatan
dan fasilitas pelayanan umum yang layak ( pasal 34 ayat 3 UUD 1945 )
• Berhak atas tempat tinggal /perumahan ( pasal 28 H)
• Setiap warga negara berhak mendapat pendidikan ( pasal 31 ayat 1 UUD
1945)
9 Program Jaminan Sosial
dalam Konvensi ILO 102
• Jaminan sosial merupakan sejumlah aturan
yang menjamin proteksi atas konsekuensi
keuangan atas 9 risiko
Usia tua
Kesehatan
Pengangguran
Membesarkan anak
Kecelakaan kerja
Kecacatan
Sakit
Kehamilan
Kematian pencari nafkah
TREND EKONOMI INDONESIA
Nilai PDB Atas Dasar Harga Berlaku
Menurut Lapangan Usaha Tahun 2004 – 2012
9,000.00
Dalam Triliun Rupiah
8,000.00
8,241.90
7,000.00
7,422.80
6,000.00
4,948.70
5,000.00
4,000.00
3,000.00
2,774.28
3,339.21
5,606.20
3,950.89
2,295.82
2,000.00
1,000.00
6,446.90
1,656.51
1,750.81
1,847.12
1,964.32
2004
2005
2006
2007
2,082.45
2,178.90
2,314.50
2,464.70
2,618.10
2008
2009
2010
2011
2012
-
Atas Dasar Harga Berlaku
Atas Dasar Harga Konstan
• Pertumbuhan PDB Indonesia Tahun 2012 6,4 persen dan Meningkat Tiap Tahunnya
• PDB Indonesia Tahun 2012 Peringkat 16 Dunia
• Indonesia Tergabung dalam Anggota Negara G20
• Indonesia Satu-satunya Negara ASEAN yang Tergabung Dalam G20
• Ekonomi Indonesia Terkuat Se ASEAN
Perkembangan Realisasi Investasi PMA
Berdasarkan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM)
14,000.00
11,770.00
12,000.00
9,843.60
Dalam Juta US$
10,000.00
7,801.70
8,000.00
5,933.10
6,000.00
4,000.00
6,861.70
6,789.60
4,883.20
3,033.90
3,337.30
2,000.00
2010
2011
Sektor Primer
Sektor Sekunder
Keterangan,
• Primer  tanaman pangan & perkebunan, peternakan, kehutanan,
perikanan dan pertambangan
• Sekunder  Industri
• Tersier listrik, gas, air, kontruksi, perdagangan & reparasi, hotel &
restoran, transportasi, komunikasi, perumahan, dan jasa lainnya
2012
Sektor Tersier
• Total Penanaman Modal
Asing Meningkat 26,14%
Tahun 2012
• Penanaman Modal Asing
Sektor Industri (warna
merah) Meningkat 73,35%
13 Negara Favorit Investasi Asia
Versi Economist Corporate Network
China
73.8
Indian subcontinent
54.1
Indonesia
53.5
Malaysia
20.6
32
38.6
Vietnam
37.7
Singapore
28.9
Philippines
28.1
45.5
Australia
27
47.6
Japan
26.2
Hong Kong
Taiwan
2.2
2.4
26.2
3.3
10.6
46.1
21.9
25.6
19.8
55.4
21.4
15.2
16.3
53.9
South Korea
0.8
25.2
32.8
34.8
0
18.6
38.5
33.9
18.3
30.4
Akan Meningkatkaan Level Investasi
Tidak Akan Meningkatkan Investasi
Tidak Ada Rencana Investasi
Akan Mengurangi Investasi
• Indonesia Peringkat 3 Terfavorit Investasi Asia
• 50 persen responden ingin meningkatkan investasinya di Indonesia
• 27 persen cenderung untuk mempertahankan investasinya di Indonesia
0.7
3.1
0.8
5.6
15.4
58.8
51.2
0.7
13.9
27.1
43
Thailand
5
3.1
1.5
3.2
BKPM Catat Rekor Baru sepanjang sejarah
Investasi Triwulan III Lampaui Rp 100 Triliun
•
JAKARTA, 23 Oct 2013 Jaringnews.com - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Mahendra Siregar
mengumumkan angka realisasi investasi triwulan III 2013 (Juli September). Untuk pertama kalinya dalam sejarah,
nilainya melampaui Rp 100 triliun atau tepatnya Rp 100,5 triliun. Ini juga merupakan kenaikan 22,9 persen bila
dibandingkan triwulan yang sama tahun 2012.
"Ini merupakan yang pertama kali terjadi. Dan, yang menarik porsi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) semakin
besar sedangkan Penanaman Modal Asing (PMA) juga masih tetap tumbuh," kata Mahendra, dalam jumpa pers di
kantornya, Jakarta, Rabu (23/10). Ini merupakan jumpa pers resmi perdananya sejak ia menjabat kepala BKPM.
Menurut Mahendra, tercapainya realisasi investasi melampaui Rp 100 triliun mencerminkan minat investasi ke Tanah
Air mulai mengalami stabilisasi di tingkat yang tinggi. Ia menambahkan, pada triwulan kedua tahun ini angka Rp 100
triliun sudah nyaris tercapai, yaitu Rp 99,8 triliun. Sedangkan pada triwulan pertama tahun ini, realisasi investasi
mencapai Rp 93 triliun. Mahendra juga menekankan bahwa sejak tahun 2010, BKPM tidak lagi melaporkan angka
rencana investasi, melainkan realisasi investasi. Itu berarti angka yang dilaporkan tersebut benar-benar merupakan
investasi yang pasti akan terealisasi. "Sebab kritik yang muncul ketika itu, kalau hanya rencana, belum tentu
direalisasikan," tutur dia. Secara kumulatif realisasi investasi sejak Januari hingga September tahun ini mencapai Rp
293,3 triliun. Ini terdiri dari PMDN sebesar Rp 94,1 triliun dan PMA sebesar Rp 199,2 triliun. Dibandingkan dengan
investasi Januari-September tahun lalu, ini merupakan kenaikan 27,6 persen.
Mahendra melanjutkan, realisasi PMDN pada triwulan III naik sebesar 32,9 persen dibanding periode yang sama tahun
lalu. Sedangkan realisasi PMA, naik sebesar 18,4 persen. Ada pun porsi PMDN pada triwulan ketiga ini mencapai 33,3
persen dari total investasi, naik dibanding pada periode yang sama tahun lalu sebesar 30,8 persen. Sedangkan porsi
PMDN periode Januari-September, mencapai 32,1 persen, naik dari 28,6 persen dibanding periode yang sama tahun
lalu.Meningkatnya porsi PMDN ini, lanjut Mahendra, sudah terjadi sejak awal tahun 2012. "Ini menggambarkan bahwa
struktur dan kemampuan perusahaan-perusahaan domestik meningkat dan semakin besar. Baik pada perusahaan
besar, menengah maupun perusahaan kecil menuju menengah," tutur dia. Dengan tercapainya realisasi
investasi sebesar Rp 100,5 triliun pada triwulan ketiga, Mahendra yakin target BKPM
untuk mencatatkan realisasi investasi sebesar Rp 390 triliun, akan tercapai. "Ini masih
ada waktu tiga bulan, akan kita manfaatkan sebaik mungkin," kata Mahendra. (Ben / Nky)
Pemerintah membuka 20 Kawasan industri baru
•
JAKARTA, KOMPAS.com — Guna mendukung usaha pencapaian target 40 persen populasi
industri di luar Pulau Jawa, pemerintah akan mengembangkan industri yang berbasis sumber
daya dengan membangun kawasan industri baru.
Berdasar data Kementerian Perindustrian (Kemenperin) yang dirilis pada Rabu (31/7/2013),
Indonesia hingga 2013 memiliki 74 kawasan industri dengan sebaran 55 kawasan industri di Pulau
Jawa (total luas 22.795,90 hektar), 16 kawasan industri di Pulau Sumatera (4.493,45 hektar), 1
kawasan industri di Pulau Kalimantan (546 hektar), dan 2 kawasan industri di Pulau Sulawesi (2.203
hektar).
Dalam data Kemenperin turut disebutkan, jumlah tersebut ke depan akan bertambah karena kehadiran kawasankawasan industri baru yang akan dikembangkan, yakni:
•
1. Jawa Barat
- Cilamaya/Karawang (3.100 Ha)
- Majalengka (877 Ha)
9. Kepulauan Bangka Belitung
- Bangka ( 765,4 Ha)
11. Kalimantan Selatan
- Batu Licin ( 530 Ha)
2. Jawa Tengah
- Kendal (795,6 Ha)
- Boyolali (282 Ha)
10. Riau
- Tanjung Buton ( 1.000 Ha)
12. Kalimantan Timur
- Kariangau ( 1.989,5 Ha)
3. Jawa Timur
- Gresik (4.285 Ha)
- Lamongan (950 Ha)
- Jombang (812,2 Ha)
11. Lampung
- Tanggamus ( 2.000 Ha)
13. Maluku Utara
- Halmahera Timur ( 300 Ha)
4. DI Yogyakarta
- Kulonprogo (2.646 Ha)
12. Sulawesi selatan
- Gowa ( 842,1 Ha)
14. Papua Barat
- Tangguh ( 2.152 Ha)
5. Sumatera Utara
- Sei Mangkei (2.002 Ha)
- Kuala Tanjung (2.000 Ha)
13. Sulawesi Tengah
- Palu ( 1.500 Ha)
15. Sulawesi Utara
- Bitung ( 610 Ha)
Mengapa Buruh Terus Bergerak ?
Memperjuangkan “JAMHOSTUM”
• Indonesia dengan sumber daya alam yang kaya Raya ditambah kini
menjadi salah satu kekutan ekonomi dunia, dengan tingkat
pertumbuhan ekonomi yang stabil di kisaran 6% dan menjadi tujuan
market dunia dan investasi dunia.
• Namun Ironis, ketika buruh bekerja namun tetap miskin dan menderita
1. Upah buruhnya sangat rendah dibanding negara ASEAN lainnya. ( hanya
peringkat 69 dari 169 negara
2. Pekerja dengan status yang tidak jelas ( Outsourcing dan kontrak ) makin
meningkat hingga ,mencapai 66 %
3. Rakyat yang terakses jaminan kesehatan hanya 72 % saja, padahal biaya yang
dibutuhkan untuk mengcover seluruh rakyat kurang lebih hanya 50 triliun
4. Pekerja dengan tingkat pendidikan lulusan perguruan tinggi hanya 10 %
saja, karena pemerintah gagal dalam memberikan akses pendidikan murah
5. Akibat mahlanya tanah dan rumah, di DKI Jakarta hanya 46 % rakyat yang
mempunyai kepemilikan rumah
Perbandingan Upah Minimum Indonesia dengan
Negara Asia dan Eropa Tahun 2013
25.0
22.9
21.3
20.0
18.218.518.618.7
15.8
15.0
10.0
5.0
5.9
8.4 8.7 8.9
10.4
Kamboja
Vietnam
Romania
Bulgaria
Indonesia
China/Shenzhen
Thailand/Bangkok
Philipina/Manila
Latvia
Lithuania
Slovakia
Rep. Ceko
Estonia
Hungaria
Polandia
Kroasia
Taiwan
Portugal
Hongkong
Yunani
Malta
Spanyol
Slovenia
Korea Selatan
Inggris (UK)
Perancis
Belanda
Irlandia
Belgia
Jepang
Luxembourg
0.0
0.6 0.9
4.3 4.5 4.7
3.6 3.7 3.9 4.0 4.1
3.3
2.8
2.0 2.0 2.2 2.5
7.2
9.6 9.7
Sumber: http://unitedexplanations.org (2013) dan http://www.bles.dole.gov.ph (2013)
diolah
Tabel Perbandingan Upah Minimum Beberapa Negara
Tahun 2013
No
Negara
Upah Minimum
No.
Negara
Upah
Minimum
No.
Negara
Upah
Minimum
1
Luxembourga
22,904,271.00
12
Yunani
8,693,833.20
23
Latvia
3,636,204.00
2
Jepang
21,263,618.19
13
Hongkong
8,420,330.20
24
Philipina
3,255,076.85
3
Belgia
18,720,093.60
14
Portugal
7,193,581.20
25
Thailand
2,818,409.53
4
Irlandia
18,586,596.60
15
Taiwan
5,852,042.00
26
China
2,522,672.00
5
Belanda
18,514,126.80
16
Kroasia
4,742,322.00
27
Indonesia
6
Perancis
18,183,562.80
17
Polandia
4,488,042.00
28
Bulgaria
2,015,169.00
7
Inggris (UK)
15,821,301.60
18
Hungaria
4,335,474.00
29
Romania
1,999,912.20
8
9
10
11
Korea Selatan
Slovenia
Spanyol
Malta
10,431,410.68
9,700,782.00
9,572,370.60
8,935,399.20
19
20
21
22
Estonia
Rep. Ceko
Slovakia
Lithuania
4,068,480.00
4,004,910.00
3,941,340.00
3,674,346.00
30
31
Vietnam
Kamboja
923,300.58
592,981.00
2,200,000.98
• upah minimum Indonesia (Jakarta) berada jauh di bawah upah minimum Filipina, Thailand, & China
• Bahkan upah minimum Jawa Tengah 2013 Rp.830.000 (85,38 US$) lebih rendah dari upah minimum
Vietnam sebesar Rp. 923.300
• Garis kemiskinan kota rata-rata sebesar Rp. 1109528 per keluarga. Maka upah minimum seorang kepala
keluarga di Jateng, NTT, Yogyakarta, Jabar, dan Sulteng berada di bawah garis kemiskinan rata-rata
keluarga
• Pengeluaran pokok rata2 Tahun 2012 Rp.2.653.076 per keluarga. Maka upah minimum tertinggi Indonesia
(Jakarta) masih belum mencukupi pengeluaran pokok rata-rata keluarga Indonesia dalam satu bulan
sedangkan tingkat harga Jakarta cenderung lebih tinggi dibanding daerah lain
10 orang terkaya Indonesia menurut FORBES 2013
Peringkat
dunia
131
138
395
503
589
736
882
931
974
1.107
1.175
1.250
1.268
1.342
Nama
Usia
Kekayaan (US$miliar)
R. Budi Hartono
Michael Hartono
Sri Prakash Lohia
Chairul Tanjung
Sukanto Tanoto
Peter Sondakh
Martua Sitorus
Tahir
Low Tuck Kwong
Theodore Rachmat
Hary Tanoesoedibjo
Achmad Hamami
Murdaya Poo
Joko Susanto
Ciputra
Edwin Soeryadjaya
Kiki Barki
Sjamsul Nursalim
Garibaldi Thohir
Lim Hariyanto Wijaya Sarwono
Benny Subianto
Soegiarto Adikoesoemo
Santosa Handojo
Harjo Sutanto
Alexander Tedja
72
73
60
50
63
61
53
60
64
69
47
82
72
63
81
64
73
72
47
84
70
74
48
86
67
8,5 (Rp82,50 triliun)
8,2 (Rp79,58 triliun)
3,4 (Rp33 triliun)
3,4 (Rp33 triliun)
2,8 (Rp27,17 triliun)
2,5 (Rp24,26 triliun)
2 (Rp19,41 triliun)
2 (Rp19,41 triliun)
1,7 (Rp16,5 triliun)
1,7 (Rp16,5 triliun)
1,7 (Rp16,5 triliun)
1,6 (Rp15,53 triliun)
1,6 (Rp15,53 triliun)
1,6 (Rp15,53 triliun)
1,5 (Rp14,56 triliun)
1,3 (Rp12,62 triliun)
1,2 (Rp11,65 triliun)
1,2 (Rp11,65 triliun)
1,15 (Rp11,16 triliun)
1,1 (Rp10,67 triliun)
1,1 (Rp10,67 triliun)
1 (Rp9,7 triliun)
1 (Rp9,7 triliun)
1 (Rp9,7 triliun)
1 (Rp9,7 triliun)
Perbandingan UMP dengan KHL Tahun 2013
Masih ada 22 Provinsi yang upahnya dibawah Kelayakan
N
O
.
PROPINSI
UMP
KHL
9BABEL
Rp
1,550,000.00
Rp
1,375,000.00
Rp
1,350,000.00
Rp
1,400,000.00
Rp
1,300,000.00
Rp
1,350,000.00
Rp
1,200,000.00
Rp
1,150,000.00
Rp
1,265,000.00
Rp
1,514,383.00
Rp
1,295,000.00
Rp
1,384,233.00
Rp
1,499,378.00
Rp
1,321,572.00
Rp
1,757,000.00
Rp
1,216,089.00
Rp
1,060,082.00
Rp
1,555,206.00
1KEPULAUAN
0RIAU
Rp
1,365,087.00
Rp
1,395,442.00
1
1DKI JAKARTA
1
2JABAR
1
3JATENG
1
4JATIM
1
5YOGYAKARTA
1
6BANTEN
1
7BALI
Rp
2,200,000.00
Rp
850,000.00
Rp
830,000.00
Rp
866,250.00
Rp
947,114.00
Rp
1,170,000.00
Rp
1,181,000.00
Rp
1,978,789.00
Rp
946,689.15
Rp
857,727.70
Rp
825,000.00
Rp
924,284.27
Rp
1,170,000.00
Rp
2,117,000.00
1NAD
2SUMUT
3SUMBAR
4RIAU
5JAMBI
6SUMSEL
7BENGKULU
8LAMPUNG
UMP : KHL
(%)
NO.
102.35
18
NTB
106.18
19
NTT
97.53
20
KALBAR
93.37
21
KALTENG
98.37
22
KALSEL
76.84
23
KALTIM
98.68
24
SULTRA
108.48
25
SULUT
81.34
26
97.82
PROPINSI
UMP
KHL
UMP : KHL
(%)
Rp
1,403,700.00
Rp
1,336,000.00
Rp
1,402,927.47
Rp
1,919,413.00
Rp
1,227,546.67
Rp
1,752,073.00
Rp
1,207,648.00
Rp
1,291,604.00
Rp
1,036,000.00
108.96
SULTENG
Rp
1,100,000.00
Rp
1,010,000.00
Rp
1,060,000.00
Rp
1,553,127.00
Rp
1,337,500.00
Rp
1,752,073.00
Rp
1,125,207.00
Rp
1,550,000.00
Rp
995,000.00
27
SULSEL
Rp
1,440,000.00
Rp
1,380,500.00
104.31
111.18
28
GORONTALO
89.79
29
SULBAR
96.77
30
MALUKU
105.00
31
MALUT
102.47
32
PAPUA BARAT
100.00
33
PAPUA
Rp
1,175,000.00
Rp
1,165,000.00
Rp
1,275,000.00
Rp
1,200,622.00
Rp
1,720,000.00
Rp
1,710,000.00
Rp
1,539,539.00
Rp
1,403,666.00
Rp
1,738,676.00
Rp
1,712,000.00
Rp
2,117,000.00
Rp
2,069,318.00
55.79
Sumber: http://www.wageindicator.org/main/minimum-wages/indonesia (diolah)
78.36
75.60
75.56
80.92
100.00
93.17
120.01
96.04
76.32
83.00
73.33
70.13
81.25
82.64
Mengapa Buruh Selalu Menuntut Kenaikan Upah ?
1.
Sebagaimana diatur dalam UU Ketenagakerjaan dan Panduan Depnaker tentang KHL, maka
prosedur penetapan Upah Minimum sebagai berikut :
a. Dewan Pengupahan Mensurvey 60 item kebutuhan hidup layak pekerja lajang setiap
bulannya dari bulan Februari 2013 hingga Oktober 2013
b. Karena survey tidak dilakukan hingga akhir desember 2013 dan akhir desember
2014, maka dihitung kanalisis regresi ( Kecendrungan) dan proyeksi Kebutuhan
hidup layka ( KHL) pekerja di tahun berikutnya ( 2014)
c. Sesuai dengan UU 13, Upah minimum didasarkan juga kepada angka pertumbuhan
ekonomi , produktivitas.
d. Sebagai tambahan, untuk mengantisipasi perubahan harga ditahun depan, dihitung
juga proyeksi inflasi tahun depan.
Namun dalam realitasnya :
1.
2.
3.
4.
Komponen yang disurvey masih belum memuat k dan menghitung dengan benar kebutuhan
riil pekerja
Hasil survey kebutuhan hidup Layak ( KHL) yang diputuskan tidak menghitung analisi
kecendrungan dan proyeksi KHL tahun depan
Penetapan Upah di sebagian besar provinsi, hanya didasarkan pada angka survey KHL ditahun
ini , bahkan lebij rendah dari hasil survey
Dalam penetapan Upah minimum, angka KHL tidak ditambah lagi dengan angka
pertumbuhan ekonomi, produktivitas dan proyeksi inflasi
Sehingga upah Hasil yg diputuskan jauh dari kelayakan
Kebutuhan Rill pekerja Yang belum
masuk dalam 60 item KHL
Penambahan kuantitas KHL :
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
Jaket ( Sandang)
Kipas Angin ( perumahan )
Jam , jam tangan atau jam dinding ( perumahan)
Televisi ( perumahan)
Minyak Wangi / parfum ( Kesehatan)
Bedak / make up ( Kesehatan)
Sepatu olah raga ( kesehatan)
Vitamin ( Kesehatan)
HP sederhana ( Komunikasi)
Pulsa ( Komunikasi & pendidikan)
Perubahan Kualitas perhitungan KHL
1.
2.
3.
4.
Perumahan ( dari sewa 1 petak menjadi sewa rumah 3 petak atau type 30 an )
Perhitungan Transportasi ( dari 1 x naik buswas menjadi 3 x naik pp)
Air pam ( ditambah kubiknya)
Listrik ( ditambah dari 450/900 menjadi 1300 VA )
Persentase Rumah Tangga menurut Provinsi dan
Status Kepemilikan Rumah Milik Sendiri, 2007-2011
Akibat mahalnya rumah, Di DKI Jakarta , hanya 46,63% warga yang memiliki Rumah
Provinsi
2007
2008
2009
2010
2011
Aceh
77.89
77.95
77.46
76.59
78.80
Sumatera Utara
66.28
66.14
67.34
66.58
65.43
Sumatera Barat
64.91
68.28
66.55
68.53
69.42
Riau
66.89
67.04
67.25
66.56
Jambi
75.06
75.37
76.47
Sumatera Selatan
76.30
76.60
Bengkulu
75.78
Lampung
Provinsi
Nusa Tenggara
Barat
Nusa Tenggara
Timur
2007
2008
2009
2010
2011
84.45
85.06
84.34
84.46
85.26
85.11
85.13
85.36
83.74
86.78
Kalimantan Barat
84.65
85.08
85.82
84.00
84.85
67.11
Kalimantan Tengah
74.55
77.53
76.93
72.68
75.20
76.98
76.98
Kalimantan Selatan
75.18
75.78
74.79
73.78
73.74
75.51
75.89
76.63
Kalimantan Timur
65.65
64.92
66.05
63.88
64.93
75.39
77.36
78.05
78.35
Sulawesi Utara
74.65
72.11
72.75
73.75
73.21
86.05
87.01
85.97
86.70
86.23
Sulawesi Tengah
80.53
80.78
81.50
81.34
82.71
Kep. Bangka Belitung
80.88
81.54
80.91
80.75
80.89
Sulawesi Selatan
80.49
82.26
81.11
82.40
82.59
Kep. Riau
63.83
70.95
71.86
67.09
62.72
Sulawesi Tenggara
82.83
82.30
83.94
82.32
84.56
DKI Jakarta
47.76
50.26
48.02
45.19
46.63
Gorontalo
72.48
77.60
75.10
74.44
78.14
Jawa Barat
79.10
77.28
78.09
75.67
77.94
Sulawesi Barat
86.20
86.72
86.77
83.99
86.65
Jawa Tengah
88.35
88.31
88.45
87.88
87.64
Maluku
78.59
79.02
78.96
74.57
79.18
DI Yogyakarta
74.09
75.36
78.63
74.50
76.51
Maluku Utara
81.41
82.13
81.74
82.27
83.84
Jawa Timur
86.66
87.63
88.09
87.05
86.62
Papua Barat
65.19
66.06
67.71
63.67
67.23
Banten
76.56
75.41
74.20
72.33
75.96
Papua
75.37
76.95
77.35
81.71
80.57
Bali
73.86
77.11
76.84
71.28
70.25
Sumber: BPS-RI 2013 (diolah)
Total
79.06
79.25
79.36
78.00
78.77
Data Pekerja berdasarkan Pendidikan
( Data BPS 2013)
•
Pendidikan
2013
Jumlah ( dalam juta)
TH 2012
Th
•
•
•
•
•
Sekolah dasar
Sekolah menengah Pertama
Sekolah Menengah Atas
Diploma III
Universitas
53.88 juta
20.22 juta
17.24 juta
2.98 juta
6.98 juta
54.62 juta
20.29 juta
17.77 juta
3.22 juta
7.94 juta
•
Total
110,81 juta
114.02 juta
Sungguh Ironis, bila di Korea Selatan hampir 80% rakyatnya bisa
mengenyam pendidikan hingga perguruan tinggi, di Indonesia hanya
10 % saja tenaga kerja nya yang lulusan perguruan tinggi.
Hal ini disebabkan program wajib belajar hanya 9 th ( hanya sampai
dengan SMP saja)
Biaya Rata-rata Per Bulan
3 Universitas Terbaik
NO
Universitas
1 Universitas Gajah Mada
Biaya
Rp. 654.422
2 Universitas Teknolgi Bandung ( ITB)
Rp. 1.979.166
3 Universitas Indonesia ( UI )
Rp. 1.309.189
Jumlah Penduduk
yang Memiliki akses Jaminan Kesehatan 2013
No.
1
2
3
4
5
6
7
Total
Jenis Jaminan Kesehatan
Peserta Askes PNS
TNI/Polri
Peserta Jamkesmas ( penerima
Bantuan Iuran)
Peserta JPK Jamsostek
Peserta Jamkesda/PJKMU
Jaminan Perusahaan (Self Insured)
Peserta Askes Komersial
Jumlah (jiwa)
16.548.283
1.412.647
86.400.000
7.026.440
45.595.520
16.923.644
2.937.627
176.844.161
Baru 72% Penduduk yg Memiliki Jaminan
Kesehatan Pada Tahun 2013
Perbandingan Porsi Belanja Negara
Untuk Belanja Pegawai, Kesehatan, & Jamsos dalam APBN 2013
300.00
241.60
Dalam Triliun Rupiah
250.00
212.26
200.00
175.74
148.08
150.00
112.83
100.00
50.00
0.00
127.67
90.43
16.00
2.65
14.04
2.99
15.74
3.10
18.79
3.34
14.09
3.55
15.38
5.11
17.50
6.94
2007
2008
2009
2010
2011
2012
2013
Belanja Pegawai
Kesehatan
Perlindungan Sosial
Amanah konstitusi : Pasal 171 ayat (1) UU Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan telah
mewajibkan alokasi 5% untuk anggaran kesehatan dalam APBN & 10 % dari APBD diluar gaji.
Tahun 2013 APBN kesehatan belum mencapai 5%, hanya sebesar 17,49 Triliun Rupiah dari
seharusnya 90 triliun ( APBN) dan APBD sekitar 50 triliun
Padahal Seandainya pemerintah menanggung biaya kesehatan seluruh rakyat dg iuran Rp.
19.200, dana yang dibutuhkan tidak lebih 60 triliun, masih jauh dari kewajiban negara
Defisit Anggaran Negara
karena Minimnya pendapatan pajak
akibat tidak maksimalnya kerja Kemenkeu
keterangan mantan Mentri keuangan Agus Martowardojo.
• Terdapat 60 juta orang dengan penghasilan kena pajak
namun hanya 20 juta diantaranya yang mendaftarkan diri.
Diantara 60 juta orang tersebut hanya 8,8 juta orang atau
sebesar 14,7 persen yang membayar pajaknya.
• Selain itu terdapat 1,9 juta dari 5 juta badan usaha yang
mendaftarkan dirinya sebagai wajib pajak (WP). Namun
sayangnya hanya 520 ribu badan usaha yang membayar
pajaknya atau setara dengan 10,4 persen.
• Dalam peringkat dunia penerimaan pajak Indonesia
menempati peringkat 174 dari 215 negara .
Profil Utang Pemerintah
Sumber: Kementerian Keuangan RI, Agustus 2013
Negara “Gagal” Dalam Mewujudkan
Cita-cita Kemerdekaan ?
Lemahnya sistem
pendidikan dan
arah pendidikan
bangsa
Kekeliruan dalam
mengelola sumber
daya alam
Sumber kekayaan
alam tidak
berdampak pada
rakyat
Demokrasi politik
melalui Pilkada,
hanya cost tinggi
Menjadi Budak di
rumah sendiri
Hanya membangun
infrastruktur, lupa
membangun SDM
dan karakter bangsa
Dominasi impor dan
ketergantungan
pada investor
Otonomi daerah dan
lemanhnya sinergi
Pemerintah Pusat &
daerah
Korupsi
Triaspolitika
Kerusakan
lingkungan &
Habisnya lahan
pertanian & Hutan
Semangat Menuju Indonesia Baru
Perlunya Revolusi Pemikiran, Sosial dan Budaya ( Bukan Revolusi Fisik)
Membangkitkan Semangat perubahan dan gerakan kebangsaan
Semangat perubahan melalui pembangunan sistem
Kemandirian ekonomi – melalui ekonomi kerakyatan
Menjaga Martbat & Keutuhan serta Kedaulatan NKRI
Mewujudkan Bangsa yang Berpengetahuan, produktif
Sinergi elemen bangsa, buruh, guru, tani, nelayan, TNI, Rohaniawan, pemuda
& elemen lainnya
Gagasan Indonesia Baru
Buruh
• Buruh Sebagai Subjek Perubahan &
ekonomi ( ekonomi Kerakyatan)
Petani
• Petani ( Pertanian & Kelautan)
sebagai sumber Penghidupan bangsa
Guru
• Guru ( Rohaniawan) Sebagai Pondasi
Peradaban
Manifesto Kedaulatan Bangsa
• Dalam Rembug Nasional yg digelar KSPI di Hotel Puri Denpasar,
Kuningan 21-22 okt yg merupakan kelanjutan dari acara Dialog
Kebangsaan muncul banyak gagasan cemerlang untuk mengagas
Indonesia baru. Diantaranya muncul gagasan untuk membuat
DEKLARASI MANIFESTO KEDAULATAN yg isinya diantaranaya berisi
gagasan Indonesia baru:
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
Indonesia tanpa penindasan.
Indonesia tanpa penjajahan sumber daya alam.
Indonesia tanpa upah murah
Indonesia tanpa perbudakan
Indonesia tanpa impor pangan
Indonesia tanpa impor tenaga kerja
Indonesia mandiri tanpa utang
Menjadikan buruh sebagai subjek perubahan dan subjek
perekonomian
9. Menjadikan petani, pertanian dan nelayan sebagai sumber
penghidupan.
10. Menjadikan Guru dan pendidikan sebagai fondasi peradaban
Manifesto Kedaulatan Bangsa
• Poin diatas akan terus di kaji sebagai jawaban
menuju Indonesia baru. yg dilandasi semangat
perubahan, kebersamaan, kemandirian,
mewujudkan Indonesia yg adil sejahtera tanpa
penindasan dan tanpa korupsi.
Manifesto kedaulatan ini akan terus dikaji dan
disosialisasikan hingga menjadi pemahaman dan
komitmen bersama buruh, tani, nelayan, guru &
elemem lainnya dalam mewujudkan Indonesia
baru.
PEMERATAAN KESEJAHTERAAN
1. Share Profit yang adil , melalui upah yang layak adalah kemestian, untuk
mempertahankan daya beli masyarakat
2. Peningkatan Kualitas jaminan Sosial, sebagai tanggung jawab Pemerintah
dalam memenuhi kebutuhan dasar rakyat, dalam hal : Kesehatan,
Pendidikan, Perumahan. Melalui alokasi APBN untuk program tsb.
3. Peningkatan pendapatan Negara dalam APBN melalui optimalisasi
pendapatan Pajak, terutama pajak badan usaha dan orang kaya, serta
memperbesar persentase Bagi hasil pengelolaan sumber daya alam
Indonesia menjadi penting, agar tidak ada alasan lagi defisit Anggaran.
4. Menjadikan SJSN sebagai salah satu upaya untuk membangun kemandirian
ekonomi bangsa, dengan menjadikan program Jaminan hari Tua/ Pension
sebagai Tabungan buruh (Rakyat) yang sangat besar dalam menghidupi
ekonomi Indonesia secara mandiri.
« Pattern of SRATEGY »
FROM CONCEPT – LOBBY - ACTION ( KLA)
•ACTION
•
•
•
LongMarch&Campaign to get
support from public
Rally and demonstration at
Government Office ,President
Palace, Parliament.
Discuss with stake holder such as :
parliament, political party, government,
NGO, public figure.
• Discuss by social media such as
Facebook & maillinglist
• Press Conference & approach to
Newspaper ,Radio and Television .
•
•LOBBY
•CONCEPT
Make Planning of Activity
Workshop and Strategy, Legal
draft or proposal
What is the RESULT ?
Outputs
No
Provice/City/Region
UMP/K 2012
Target
UMP/K 2013 Increasing
( Before )
After
Result
%
1
DKI Jakarta
Rp1.529.150
Rp2.350.000
Rp2,200,000
43.87
2
Kab/Kota Bogor
Rp1.269.320
Rp2.000.000
Rp2,002,000
57.72
3
Kab/Kota Tangerang
Rp1.529.150
Rp2.300.000
Rp2,203,000
44.06
4
Kab/Kota Bekasi
Rp1.491.000
Rp2.300.000
Rp2,100,000
42.86
5
Kota Cimahi/Bandung
Rp1.271.625
Rp1.900.000
Rp1,538,703
21
6
Kab/Kota Semarang
Rp991.500
Rp1.500.000
Rp1.209.100
21.95
7
Kota Surabaya
Rp1.425.000
Rp2.200.000
Rp1.740.000
37.78
8
Kab/Kota Pasuruan
Rp1.492.706
Rp2.000.000
Rp1.740.000
37.78
9
Kota Batam
Rp1.402.000
Rp2.200.000
Rp2.040.000
45.50
10
Kota Medan
Rp1.197.000
Rp1.900.000
Rp1.650.000
37.85
Outsourcing Workers
Current Condition
 Long working
hours (7 to 7)
 Work at all type
of production
 Also at core/main
product
 NO Social
security
 NOT Covered by
CBA/CLA
 Union Busting
Process
1.
Output Rule/Law
Campaign for
existing law act
no 13/2003 that
OS only allowed
in 5 sector :
catering ,
transportation
,cleaning service
,security and off
shore by
HOSTUM
2. Mass rally
3. Law Making
FEEDBACK
 Minister
decree no
19/2012
 Outsourcing
workers
become
permanent
worker
 Start from
Nov 2013 no
more OS
workers
without follow
the law
Upah Outsourcing vs Karyawan Tetap = 80%  less than 20%
Comparation Wages between Permanent and OS Workers
AREA
Riau Island
Jawa Barat
Jawa Timur
Total
Status of Workers
Tetap
Kontrak/PKWT
Outsourcing
Total
Tetap
Kontrak/PKWT
Outsourcing
Total
Tetap
Kontrak/PKWT
Outsourcing
Total
Tetap
Kontrak/PKWT
Outsourcing
Total
Lowest
1,272,000
1,045,000
1,038,000
1,038,000
1,038,000
825,000
205,000
205,000
754,000
900,000
670,000
670,000
754,000
825,000
205,000
205,000
Highest
5,525,100
5,502,500
1,519,700
5,525,100
4,038,000
2,505,328
2,232,302
4,038,000
2,250,000
1,371,000
1,124,200
2,250,000
5,525,100
5,502,500
2,232,302
5,525,100
Everrage
1,773,183
1,425,056
1,184,228
1,438,331
1,891,823
1,557,085
1,388,483
1,665,663
1,382,309
1,115,823
909,246
1,258,727
1,731,858
1,442,365
1,278,792
1,517,561
What is the RESULT ?
• Ministry of Manpower make New Regulation for
Outsourcing ( Revise Kep Men 101 & 220 year 2004 )


Regulation of Ministry Man Power ( Per Men no 19 year
2012) Strict only 5 Sectors
Change outsourcing workers become permanent or direct
contract around 40 .000 Workers by Hostum Action during
June ~ Oktober 2012 .
What is the RESULT ?
1. 16 Million Outsourcing workers change
status become permanent and direct
contract workers
2. Equal wages between permanent and
kontract and Outsourcing workers
Download