Bab 4 MEMDIRIKAN DAN MEMPERBAHARUI ORGANISASI revisi

advertisement
MEMDIRIKAN DAN MEMPERBAHARUI
ORGANISASI
Bisnis Kecil (Small
Business)
Sebagai bisnis yang
dimiliki dan dikelola
secara local, seringkali
dengan jumlah karyawan
yang amat sedikit
bekerja di satu lokasi.
Kewirausahaan (Entrepreneur)
• seorang pelopor bisnis
baru atau seorang
manager yang mencoba
untuk memperbaiki
suatu unit organisasi
dengan memprakasai
perubahan produk.
• Fungsi yang spesifik
untuk wirausahawan
adalah kemampuan
mengambil factorfaktor produksi
seperti lahan, tenaga
kerja, dan modal dan
mengunakannya untuk
memproduksi barang
dan jasa
Kewirausahaan versus Manajemen
• Menurut Paul H. Wilken kewirausahaan mencakup upaya
mengawali perubahaan dalam produksi, sedangkan manajemen
menyakup koordinasi proses produksi yang sudah berjalan.
• Menurut Peter Drucker, seorang penulis manajemen modern,
kewirausaaan berkaitan dengan perubahan “ kewirausahaan
melihat perubahan sebagai suatu norma yang sehat.
wiarusahawan selalu mencari perubahan, menanggapi
perubahan itu dan memanfaatkan sebagai suatu kesempatan”
• Schumpeter mengartikan kewirausahaan sebagai seluruh
proses dari perubahan ekonomi tergantung pada orang yang
membuatnya, wirausahawan. Schumpeter mengartikan
kewirausahaan sebagai seluruh proses dari perubahan
ekonomi tergantung pada orang yang membuatnya,
wirausahawan.
Manfaat Kewirausahaan
•
•
•
•
Pertumbuhan Ekonomi
Produktivitas
Teknologi, Produk dan Jasa baru
Perubahan Pasar
factor-faktor psikologi wirausahawan
• David Mc Clelland (1960) yang menemukan bahwa:
• Orang yang mengejar karier semacam wirausahawan
(seperti penjual) mempunyai kebutuhan untuk berprestasi
(need achievement), kebutuhan psikologis untuk mencapai
yang tinggi.
• Orang dengan kebutuhan berprestasi lebih tinggi suka
mengambil resiko, tetapi hanya beralasan, dan resiko
seperti itu merangsang mereka berusaha lebih keras
• Bahwa dalam masyarakat tertentu cenderung ditemukan
orang dengan kebutuhan akan berprestasi dengan
presentase yang lebih besar.
Lima dimensi perbedaan antara manager dan
kewirausahawan (Thomas Begley and David P. Boyd)
• Kebutuhan akan berprestasi.
Wirausahawan mempunyai
kebutuhan untuk berprestasi
yang tinggi.
• Letak kendali
Ini adalah ide bahwa individu
mengendalikan hidup mereka
sendiri bukan keberuntungan
atau nasib.
• Toleransi terhadap resiko
Wirausahawan yang bersedia
mengambil resiko.
•
Toleransi terhadap keraguraguan
Wirausahawan lebih banyak
menghadap keragu-raguan
karena mereka melakukan
sesuatu untuk pertama
kalinya
•
Tingkah laku tipe A
Ini mengaju pada dorongan
untuk melakukan lebih
banyak dengan waktu yang
lebih sedikit dan bila perlu
walaupun ditentang oleh
orang lain.
Perbedaan manager dan kewirausahawan
(Ellen Fagenson)
• Wirausahawan
cenderung menghargai
sikap menghormati
diri, kebebasan,
kebanggaan mencapai
sesuatu, dan gaya
hidup yang menarik.
• Manager cenderung
untuk menghargai
persahabatan sejati,
kebijaksanaan,
penyelamatan, dan
kesenangan.
Faktor-faktor Sosiologi
• Faktor-faktor sosiologi yang menyebabkan timbulnya
wirausahawan adalah karena adanya :
• Anggota minoritas seringkali merasa majikan mereka
melakukan diskriminasi terhadap mereka baik secara
langsung maupun tidak langsung.
• Untuk berhasil dalam budaya perusahaan, beberapa
minoritas merasa bahwa mereka harus ”menjual nyawa
mereka” dengan menyerahkan identitas ras, ethnik, atau
seksual mereka.
Hambatan terhadap kewirausahaan (Karl Vesper)
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Kurang konsep yang layak untuk berhasil
Kurang mengenal pasar
Kurang ketrampilan teknis
Kurang modal awal.
Kurang memahami seluk beluk bisnis
Mudah merasa puas dan tidak termotivasi
Kelemahan sosial
Pekerjaan “terkunci” “Borgol Emas”
Tekanan waktu, gangguan
Hambatan legal, peraturan dan birokrasi
Proteksionisme, monopoli
Larangan paten
Memperbaiki Organisasi
• Peter Senge membedakan dua macam pengalaman organisasi
yaitu:
• Pengalaman adaptif dalam organisasi yaitu mengimbangi
perubahan
• pengalaman generatif yaitu kreativitas yang berasal dari
usaha bersama di antara anggota organisasi
Memperbaiki Organisasi
• Konsep ” pengalaman organisasi” yang diajukan oleh
Peter Senge dan James Brian Quinn, menggunakan
teknik ”simpul ganda” (double loop) Pengalaman
simpul ganda adalah pengalaman yang mengoreksi
kesalahan dengan kembali ke belakang untuk
meninjau nilai-nilai yang mendasari dan kebijakan
organisasi dalam proses pembuatan keputusan.
Memperbaiki Organisasi
• Pengalaman simpul ganda mengakui bahwa pekerja yang
terlibat langsung dalam pekerjaan yang sebenarnya akan
mempunyai penyelesaian yang lebih baik daripada manajemen.
• Tipe pengalaman ini dapat mendorong kerja kelompok yang
lebih banyak dan organisasi yang lebih efektif.
Intrapreneur
• Intrapreneur merupakan individu yang memiliki
karakteristik seperti seorang wirausaha, namun
berbeda dalam organisasi yang telah mapan atau
mantap.
Kalau wirausaha bekerja untuk diri sendiri,
sedangkan intrapreneur bekerja pada orang lain
maupun institusi yang bukan miliknya.
Keduanya memiliki kemiripan karakteristik, sama
– sama sebagai inovator dan memiliki keberanian
dalam menghadapi resiko.
Intrapreneur
• Intrapreneur merupakan tipe
individu yang berperan sebagai
agen perubahan di lingkungan
organisasi yang telah mapan
yang perlu didorong untuk
melakukan perbaikan
Tips For Today’s
• We enjoy warmth because we have been
cold.
• We appreciate light because we have been
in darkness, by the same token, we can
experience joy because we have knows
sorrows (David L Weatherford)
Download