TRANSKRIPSI The Central Dogma

advertisement
19/10/2016
TRANSKRIPSI
dr.Syazili Mustofa M.Biomed
DEPARTEMEN BIOKIMIA DAN BIOLOGI MOLEKULER
FK UN
UNILA
The Central Dogma
1
19/10/2016
The Central Dogma
TRANSKRIPSI
Transkripsi:
Proses penyalinan kode-kode genetik yang
ada pada urutan DNA menjadi molekul RNA.
Transkripsi merupakan proses yang
mengawali ekspresi sifat-sifat genetik yang
nantinya akan muncul sebagai fenotip.
2
19/10/2016
Molekul RNA yang disintesis dalam proses
transkripsi dapat dibedakan menjadi 3
kelompok molekul RNA, yaitu:
1. mRNA
Adalah RNA yang merupakan salinan
kode-kode genetik pada DNA yang dalam
proses selanjutnya (proses translasi)
akan diterjemahkan menjadi urutan
asam-asam amino yang menyusun suatu
protein tertentu.
2. tRNA
Adalah RNA yang berperan membawa
asam-asam amino spesifik yang akan
digabungkan dalam proses sintesis
protein
3. rRNA
Adalah RNA yang digunakan untuk
menyusun ribosom.
3
19/10/2016
Komponen utama dalam proses transkripsi
1.
2.
3.
4.
Urutan DNA yang akan ditranskripsi
Enzim RNA Polimerase
Faktor-faktor transkripsi
Prekursor untuk sintesis RNA
Tahap-tahap Transkripsi
1. Faktor-faktor yang mengendalikan
transkripsi menempel pada bagian
promoter.
2. Penempelan faktor-faktor pengendali
transkripsi menyebabkan terbentuknya
kompleks promoter yang terbuka
3. RNA polimerase membaca cetakan (DNA
template) dan mulai melakukan pengikatan
nukleotida yang komplementer dengan
cetakannya.
4
19/10/2016
4. Setelah terjadi proses pemanjangan
untaian RNA hasil sintesis, selanjutnya
diikuti dengan proses terminasi yang
ditandai dengan pelepasan RNA
polimerase dari DNA yang ditranskripsi.
Mekanisme dasar sintesis RNA
1. Faktor-faktor pengendali transkripsi menempel di bagian
promoter, misalnya RNA polimerase (Inisiasi).
2. Pembentukan kompleks promotor terbuka (open
promoter complex). Tidak seperti replikasi di mana DNA
benar-benar dibuka, pada transkripsi pilinan DNA dibuka
namun masih tetap di dalam RNA polimerase.
3. RNA polimerase membaca DNA cetakan (template) dan
mulai melakukan pengikatan nukleotida yang
komplementer (Elongasi).
4. Setelah pemanjangan untaian RNA, diikuti dengan
terminasi yang ditandai dengan lepasnya RNA polimerase
dari DNA yang ditranskripsi (Terminasi).
5
19/10/2016
Struktur kompleks DNA dan RNA polimerase pd saat
pemanjangan transkripsi
Prinsip yang harus dipegang
1.
2.
3.
4.
5.
adanya sumber basa nitrogen berupa nukleosida trifosfat
(ribosa, ATP, GTP, CTP, dan UTP)
UTP).. (tidak ada Timin pada
RNA).. Bedakan dg replikasi !!
RNA)
Reaksi polimerisasi atau pemanjangan RNA sama dengan
replikasi DNA yaitu dengan arah 5′ 3′ (5’-PO4 ke 3’-OH).
Enzim yang bekerja adalah RNA polimerase yang mampu
melakukan inisiasi sintesis RNA tanpa adanya molekul
primer
Untai DNA yang berperan sebagai cetakan hanya salah satu
untai.
Hasil transkripsi berupa molekul RNA untai tunggal.
6
19/10/2016
Transkripsi pada Prokariot
• Operon adalah organisasi dari beberapa gen yang
ekspresinya dikendalikan oleh satu promotor.
Misal operon lac, E.coli pada metabolisme laktosa
pada bakteri
• Pada waktu ditranskripsi, operon lac akan
menghasilkan satu mRNA yang membawa kode
genetik untuk 3 polipeptida berbeda, disebut
dengan mRNA polisistronik. Masing-masing
polipeptida akan ditranslasi secara independen
dari satu untaian mRNA yang sama.
7
19/10/2016
8
19/10/2016
Struktur Gen Eukariot
Promoter adalah urutan DNA spesifik yang
berperan dalam mengendalikan transkripsi
gen struktural dan terletak disebelah hulu
(upstream) dari bagian struktural suatu gen.
9
19/10/2016
Inisiasi pada prokaryot.
10
19/10/2016
11
19/10/2016
Pembentukan
kompleks pra-inisiasi
transkripsi pada
eukariot
12
19/10/2016
Defined regions are transcribed
upstream transcribed downstream
region
region
region
gene dsDNA
promoter
(RNA polymerase
binding site)
transcription
start site
termination
site
TB
13
19/10/2016
Transcription
Coding
(sense) strand
5’
3’
3’
5’
Template
(antisense)
strand
Transcription
Coding
(sense) strand
5’
3’
3’
RNA
Pol.
5’
5’
Template
(antisense)
strand
RNA
14
19/10/2016
Transcription
Coding
(sense) strand
5’
3’
3’
RNA
Pol.
Template
(antisense)
strand
5’
5’
RNA Polymerase
RNA Polymerase merupakan enzim
spektakuler, mempunyai fungsi:
• Mengenali promoter region
• RNA Polymerization
• Mengenali urutan terminator
15
19/10/2016
Struktur Subunit RNA polimerase
bakteri
core enzyme
abb'
holoenzyme
abb's
TB
16
19/10/2016
aI
aII
b
b’
s70
RNAP HOLOENZYME -s70
Promoter-specific
transcription initiation
In the Holoenzyme:
α = diduga berfungsi dalam penyusunan enzim,
β = berfungsi dalam pengikatan nukleotida,
β’ = berfungsi dalam penempelan DNA,
σ = berfungsi untuk mengarahkan agar RNA polimerase
menempel pada promoter.
17
19/10/2016
Terminasi “Rho
Independen”
pd prokaryot
• Rho mengejar
polimersae
• Membentuk
hairpin
• Terjadi
terminasi
• Sumber :
http://utminers.ut
ep.edu/rwebb/ht
ml/transcription_
_termination.html
18
19/10/2016
Terminasi “Rho
dependen” pd
prokaryot
• hairpin
• Tidak perlu Rho
• Sumber :
http://utminers.ut
ep.edu/rwebb/ht
ml/transcription_
_termination.html
• Pada prokariot, proses transkripsi dan translasi
berlangsung hampir secara serentak, artinya sebelum
transkripsi selesai dilakukan, translasi sudah dapat
dimulai
• Pada eukariot, transkripsi berlangsung di dalam
nukleus , sedangkan translasi berlangsung di dalam
sitoplasma (ribosom)
• Dengan demikian, ada jeda waktu antara transkripsi
dengan translasi, yg disebut sebagai fase pascatranskripsi
• Pada fase ini, terjadi proses : 1). Pemotongan dan
penyambungan RNA (RNA-splicing); 2). Poliadenilasi
(penambahan gugus poli-A pada ujung 3’mRNA); 3).
Penambahan tudung (cap) pada ujung 5’ mRNA dan
4). Penyuntingan mRNA
19
19/10/2016
Transcription And Translation In
Prokaryotes
5’
3’
3’
5’
RNA
Pol.
Ribosome
mRNA
Ribosome
5’
20
19/10/2016
21
19/10/2016
22
19/10/2016
23
Download