siaran pers

advertisement
SIARAN PERS
Biro Hubungan Masyarakat
Gd. I Lt. 2, Jl. M.I Ridwan Rais No. 5, Jakarta 10110
Telp: 021-3860371/Fax: 021-3508711
www.kemendag.go.id
IA-CEPA Akan Masuki Putaran ke-8,
Indonesia-Australia Implementasikan Kerja Sama “Early Outcomes”
Jakarta, 30 Mei 2017 – Indonesia dan Australia memperkuat kerja sama dalam kerangka early
outcomes Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA) yang
diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan oleh kedua negara.
"Melalui kerja sama early outcomes IA-CEPA, diharapkan kedua negara dapat semakin
memperkuat kerja sama ekonomi yang selama ini sudah ada," jelas Direktur Jenderal Perundingan
Perdagangan Internasional Iman Pambagyo pada konferensi pers yang berlangsung hari ini, Selasa,
(30/5) di Kementerian Perdagangan, Jakarta.
Menurut Iman, tim perunding dari kedua negara terus memantau pembahasan dari skema kerja
sama early outcomes tersebut pada setiap putaran perundingan IA-CEPA.
"Ketua Tim Perunding berharap kepada masing-masing koordinator early outcomes agar
mempercepat pembahasan sehingga sebelum perundingan IA-CEPA berakhir program sudah
dapat dilaksanakan semua. Indonesia bahkan berencana akan melanjutkan beberapa program
tersebut dalam Chapter Economic Cooperation yang ada dalam perjanjian,” imbuh Iman.
Terdapat sembilan early outcomes yang telah dibahas dalam perundingan, yaitu kerja sama di
bidang pertukaran tenaga terampil, rekomendasi Indonesia Australia Business Partnership Group
(IA-BPG), kemitraan bidang ketahan pangan di sektor daging dan sapi, jasa keuangan, busana dan
desain perhiasan, inovasi makanan, standar obat dan makanan, produk herbal, dan pemetaan
standar.
"Dari sembilan early outcomes tersebut lima kerja sama telah berjalan; tiga kerja sama yang akan
segera dimplementasikan, yaitu kerja sama di bidang standar obat dan makanan, kerja sama
produk herbal, dan kerja sama pemetaan standar; serta satu yang masih dibahas yaitu skills
exchange," kata Ketua Perunding Indonesia Deddy Saleh.
Early outcomes merupakan salah satu ciri khas dari IA-CEPA yang tidak dimiliki CEPA lainnya.
Pengaturan ini merupakan keputusan yang diambil kedua Pemerintah melihat potensi kerja sama
yang dapat digali bersama. Keputusan ini dapat diimplementasikan langsung tanpa harus
menunggu selesainya perundingan lain di dalam perjanjian ini.
Early outcomes IA-CEPA digagas oleh kedua negara sejak dicapai kesepakatan untuk me-reaktivasi
Perundingan IA-CEPA pada bulan Maret 2016. Saat itu kedua negara sepakat agar IA-CEPA ini
menjadi suatu perjanjian dagang yang tidak bersifat tradisional (modern) dan mengedepankan
keuntungan bagi kedua belah pihak.
Kekhasan dari CEPA adalah huruf ‘C’ dan ‘P’ yang artinya ‘Comprehensive’, dengan memasukkan
"Cooperation" dan "Partnership" atau Kemitraan. Kedua unsur itu jika dilaksanakan dengan baik
akan menjadi kekuatan baru dalam hubungan Indonesia dan Australia. Terkait hal tersebut,
peningkatan sumber daya manusia menjadi penting bagi Indonesia, melalui Vocational, Education
and Training (VET) yang saat ini dibahas, baik dalam konteks kerja sama di bawah early outcomes
maupun Chapter Cooperation IA-CEPA.
Saat ini IA-CEPA telah menyelesaikan putaran ke-7. Adapun putaran ke-8 akan diselenggarakan di
Australia pada 31 Juli-4 Agustus 2017 mendatang.
--selesai-Informasi lebih lanjut hubungi:
Luther Palimbong
Kepala Biro Hubungan Masyarakat
Kementerian Perdagangan
Telp/Fax: 021-3860371/021-3508711
Email: [email protected]
Ni Made Ayu Marthini
Direktur Perundingan Bilateral
Ditjen Perundingan Perdagangan Internasional
Kementerian Perdagangan
Telp/Fax: 021-3442576/021-3858206
Email: [email protected]
Download