Sejarah Agama Zoroaster

advertisement
Agama Zoroaster
• Nama Mahasiswa: M. Thoharul Fuad
• Dosen pembimbing: Siti Nadroh, M.Ag
Dosen Pembimbing: Siti Nadroh,
M.Ag
1
Sejarah Agama Zoroaster
• Zoroasterianisme berlandaskan pada ajaran
Zarathustra, seorang nabi Persia yang dikenal di
negara Barat sebagai Zoroaster.
• Pada Abad 14 SM agama itu diterima oleh Raja-raja
Persia, Sesudah Kekaisaran Persia ditaklukkan oleh
Alexander Yang Agung agama Zoroaster mengalami
kemunduran deras.
• Tapi, akhirnya orang-orang Persia memperoleh
kemerdekaannya kembali, dan akhirnya orang-orang
Persia memperoleh kemerdekaannya kembali.
Dosen Pembimbing: Siti Nadroh,
M.Ag
2
Ajaran Agama Zoroaster
• Diantara ajaran-ajaran agama zoroaster ialah :





Meyakini agama, melaksanakanya dan teguh menjalankanya.
Menjaga iman pada agama dan pada Ahura Mazda.
Jujur dan menjunjung tinggi kebenaran ( Ascetisme ).
Menentang hidup ugal-ugalan, zina dan Anarkisme.
Pemujaan terhadap api (Api suci dinyalakan sebagai simbol cahaya
Ahura Mazda )
 Melenyapkan jenazah ( bukanya dikubur atau dibakar, akan tetapi di
letakkan diatas menara dan dibiarkan habis dimakan burung pemakan
bangkai ).
 Meyakini adanya roh jahat yaitu Ahriman, sebagai simbol
kejahatan.
Dosen Pembimbing: Siti Nadroh,
M.Ag
3
Aliran – aliran dan Ajaranya

Mazdaism
Aliran ini mengembangkan kepercayaan kepada dua kodrat mahakuasa di
dalam alam semesta, yaitu Ahura mazda dan Ahriman.

mithraism
Aliran ini mengangkat Mitrha menjadi dewa tertinggi secara mutlak di
identifikasikan dengan dewa matahari yang di dalam kedudukanya lantas
menjadi pusat pemujaan.

Manichaenisme
Di bangun oleh Manes, di berkepercayaan bahwa ia adalah nabi terakhir.
Ia mengajarkan bahwa noah, Abraham, Zarathurstra,Budha dan kristus
itu adalah nabi – nabi untuk Zamanya.
Dosen Pembimbing: Siti Nadroh,
M.Ag
4
Kitab suci agama Zoroaster
Kitab suci agama Zoroaster bernama Avesta yang berarti pengetahuan atau bacaan.
Terdiri dari 21 kitab, kini tinggal 5 kitab yaitu :





Yasna
Kitab Yasna berisikan himpunan nyanyian pujaan (Hymns) untuk keperluan kebaktian,
kitab tersebut terdiri dari 72 bait haiti (fasal) dan semuanya terbagi atas tiga bagian.
Vispered
Kitab Visperes bermakna kodrat-kodrat terkemuka (Vispe ratave), berisikan
pembahasan tentang gaib yang dipandang paling terkemuka dan semuanya tunduk
kepada kodrat tunggal Maha Bijaksana (Ahura Mazda). Kitab ini pun berisikan himpunan
nyanyian permohonan dan merupakan kitab kecil tentang kebaktian.
Vendidad
Vendidad berasal dari singkatan Vi – daevo – datom dengan sedikit perubahan bunyi,
yangmempunyai makna “hukum menantang Setan”. Kitab Vendiddad itu berisikan
hukum-hukum agama terdiri 22 buah bab.
Yasht
Kitab Yasht berisikan kumpulan nyanyian – keagamaan terhadap para Izad, yaitu
kodrat-kodrat gaib yang termulia, berisi 21 buah nyanyian pujaan, merupakan kumpulan
tambahan bagi kiab Yasna,
Khorda Avesta
Kitab Khorda Avesta bermakna Avesta – kecil. Berisikan nyanyian agamawiberbentuk
singkat untuk digunakan seluruh orang beriman dari kalangan awam, di dalam kebaktian
sehari-hari
Dosen Pembimbing: Siti Nadroh,
M.Ag
5
Konsep ketuhanan

Konsep ketuhanan
Teologi Zoroaster merupakan campuran menarik antara monotheisme
dan dualisme. Menurut Zoroaster, hanya ada satu Tuhan sejati yang
disebutnya Ahura Mazda (dalam sebutan Iran modern: Ormudz). Ahura
Mazda ("Tuhan yang bijaksana") menganjurkan kejujuran dan kebenaran.
Tapi, penganut Zoroaster juga percaya adanya roh jahat, Angra Mainyu
(dalam istilah Persia modern: Ahriman) yang mencerminkan kejahatan
dan kepalsuan. Dalam dunia nyata, ini perlambang pertentangan abadi
antara kekuatan Ahura Mazda di satu pihak dan Ahriman di lain pihak.
Tiap individu bebas memilih ke mana dia berpihak, ke Ahura Mazda
atau ke Ahriman. Meskipun pertarungan kedua belah pihak mungkin
dekat pada suatu saat, penganut Zoroaster percaya bahwa dalam jangka
panjang kekuatan Ahura Mazda akan keluar sebagai pemenang. Teologi
mereka juga termasuk keyakinan penuh adanya hidup sesudah mati.
Dosen Pembimbing: Siti Nadroh,
M.Ag
6
Konsep Manusia
 Konsep manusia
Dalam agama Zoroaster, manusia Baik jasad maupun
rohnya adalah ciptaan Oharmazd, dan roh tidak
bersifat abadi. Manusia adalah milik tuhan dan kepada
tuhanlah manusia akan kembali.
manusia juga memiliki peran didunia, yaitu bekerja
sama dengan alam serta menjalankan kehidupan
dengan saleh, akal pikiran, perkataan dan perbuatan
yang baik sebagai barometer untuk menghakimi dan
mengadili manusia.
Dosen Pembimbing: Siti Nadroh,
M.Ag
7
Konsep Alam
Konsep Alam
Berdasarkan urutan terciptanya :
1. Langit ( Pertahanan )
2. Air ( Menghantam dusta dan dahaga )
3. Bumi ( Tanah )
4. Hewan ( Berkah )
5. Api
6. Angin
7. Tumbuh – tumbuhan
Dosen Pembimbing: Siti Nadroh,
M.Ag
8
Konsep Eskatologi
• Dalam zoroaasterianisme dinyatakan bahwa menjelang
alam semesta mengalami hari terakhir atau kiamat
akan muncul tiga juru selamat, yaitu : Aushedar,
Aushedar – Mah dan Shayoshant.
• Kedatangan juru selamat yang terakhir itu akan akan
memusnahkan kelaliman dan mengakkan keadilan
hingga terbangun kerajaan Ahura Mazda di muka
bumi, selanjutnya akan berlangsung pemerintahan
selama seribu tahun dan dan setelah itu barulah alam
semsta mengalami kehancuran terakhir atau kiamat.
Dosen Pembimbing: Siti Nadroh,
M.Ag
9
• Gambar
Dosen Pembimbing: Siti Nadroh,
M.Ag
10
Download