KSEI Terbitkan Peraturan Untuk Perlindungan dan Penegakan

advertisement
Berita Pers
KSEI Terbitkan Peraturan Untuk Perlindungan dan Penegakan Hukum
Bagi Investor
Jakarta, 3 Februari 2015 - Memasuki bulan ke-2 di tahun 2015, PT Kustodian Sentral Efek
Indonesia (KSEI) menyelenggarakan sosialisasi mengenai Peraturan KSEI No VII tentang
Pemeriksaan, Peraturan KSEI Nomor VIII tentang Sanksi dan Peraturan Nomor I-F tentang
AKSes (Acuan Kepemilikan Sekuritas). Acara yang diperuntukkan bagi Pemakai Jasa KSEI
(Perusahaan Efek (PE), Bank Kustodian (BK), Emiten dan Biro Adminitrasi Efek) ini diadakan
di Financial Hall Graha Niaga Jakarta.
Latar belakang sosialisasi mengenai Peraturan No VII Tentang Pemeriksaan adalah selain
untuk memastikan kepatuhan Pemakai Jasa atas Peraturan KSEI demi terciptanya pelayanan
jasa KSEI yang teratur, wajar dan efisien juga untuk mengawasi dan membina Pemakai Jasa
melalui mekanisme pemeriksaan yang transparan dan objektif.
Pjs. Direktur Utama KSEI, Margeret M. Tang dalam sambutannya mengatakan “Dalam UU
No. 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal, KSEI berwenang memberikan sanksi, namun KSEI
belum memiliki mekanisme pemeriksaan dan pengenaan sanksi. Peraturan ini diterbitkan
untuk mengakomodir mekanisme tersebut, agar pelanggaran-pelanggaran yang terjadi dan
berpotensi mengakibatkan gangguan terhadap operasional KSEI dan industri Pasar Modal
pada umumnya dapat dicegah. Mekanisme dalam melakukan proses pemeriksaan terhadap
Perusahaan Efek KSEI juga akan berkoordinasi dengan PT Bursa Efek Indonesia”
ungkapnya.
Terkait dengan Peraturan KSEI Nomor VIII tentang Sanksi terdapat beberapa hal yang
dijadikan dasar untuk pengenaan sanksi. Apabila dari hasil pemeriksaan yang telah dilakukan
terdapat temuan, jika diperlukan, maka KSEI berwenang untuk mengenakan sanksi. Beberapa
jenis sanksi yang diatur dalam peraturan terdiri dari peringatan tertulis, denda dengan batas
Rupiah tertentu, penghentian sementara pemberian layanan jasa kepada Pemakai Jasa,
pembekuan Rekening Efek Utama hingga pembatalan pendaftaran Efek di KSEI, dan atau
penutupan Rekening Efek Utama.
“Tentunya pengenaan sanksi ini selain bertujuan untuk pembinaan, harapan yang lebih tinggi
dari pengenaan sanksi adalah agar para pemakai jasa akan lebih berhati-hati dan akan selalu
berupaya mengutamakan kepatuhan dan keamanan dalam setiap melaksanakan tindakannya
dalam operasional sehari-hari, terutama yang berkenaan dengan peraturan KSEI” tambah
Margeret.
Selain hal tersebut diatas sosialisasi ini diadakan untuk mendukung implementasi Fasilitas
AKSes dengan menyempurnakan dan melengkapi ketentuan tentang Investor Area dengan
tujuan pihak-pihak yang melakukan transaksi Efek di pasar modal dapat memantau
kepemilikan dan/atau mutasi Efek dan/atau dana yang disimpan dalam Rekening Efek di KSEI
sebagai Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian, dan melakukan hal lain terkait Transaksi
Efek sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. Hal ini sesuai dengan Peraturan
Nomor I-F tentang AKSes.
Ketiga peraturan tersebut telah mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan
melalui surat Nomor S-176/PM.2/2014 dan efektif berlaku pada tanggal 1 Desember 2014
sebagaimana ditetapkan dalam Surat Keputusan Direksi KSEI. Pada akhirnya dengan
dikeluarkannya peraturan-peraturan tersebut diharapkan dapat memberikan kepastian hukum
dan dapat melindungi kepentingan investor untuk dapat memperoleh hak-haknya sesuai
peraturan perundang-undangan yang berlaku.
1/2
Potensi masyarakat Indonesia untuk berinvestasi di pasar modal sangat besar, selain melalui
pengembangan infrastruktur potensi ini perlu didukung dengan payung hukum yang jelas dan
transparan agar dapat menumbuhkan kepercayaan investor dalam berinvestasi. Margeret
menambahkan "Penerbitan peraturan ini juga merupakan salah satu upaya KSEI dalam
mendukung program pendalaman pasar untuk meningkatkan jumlah investor domestik
individu melalui adanya kepastian hukum bagi para pelaku pasar”.
---***---
Informasi lebih lanjut, silahkan menghubungi:
Unit Komunikasi Perusahaan
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
Media Contact: Zylvia Thirda
Phone. (021) 5299 1062
Fax. (021) 5299 1199
2/2
Download