Perancangan Sistem Informasi Perpustakaan Online Pada Smk

advertisement
Simposium Nasional Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (SIMNASIPTEK) 2015
ISBN: 978-602-61268-1-8
Perancangan Sistem Informasi Perpustakaan Online Pada Smk
Negeri 9 Kota Bekasi
Miwan Kurniawan Hidayat1, Alfin Priandi2
1Program Studi Manajemen Informatika, AMIK BSI Tasikmalaya Jl. Tanuwijaya No. 4, Empang Sari,
Tawang, Tasikmalaya
[email protected]
2Program Studi Manajemen Informatika, AMIK BSI Bekasi Jl. Cut Mutiah No. 88, Bekasi
[email protected]
Abstrak - Dengan berkembangnya teknologi informasi melalui internet, semakin memudahkan
mendapatkan informasi kapanpun dan dimanapun. Saat ini banyak lembaga
masyarakat
pendidikan yang memanfaatkan teknologi informasi melalui internet untuk memberikan informasi
kepada masyarakat mengenai dunia pendidikan. Perpustakaan di SMK Negeri 9 Kota Bekasi
sangat membutuhkan teknologi informasi melalui internet, untuk memberikan informasi
mengenai dunia pendidikan dan koleksi bahan pembelajaran yang terdapat di perpustakaan.
Melihat kenyataan ini penulis merancangan Sistem Informasi Perpustakaan online pada SMK
Negeri 9 Kota Bekasi, yang ditujukan agar perpustakaan SMK Negeri 9 Kota Bekasi dapat
memberikan pelayanan kepada siswa-siswi supaya dapat mengetahui informasi pendidikan dan
koleksi bahan pembelajaran yang tersedia di perpustakaan. Perancangan sistem informasi
perpustakaan online ini menggunakan Dreamweaver CS6, PHP, CSS dan MySQL. Dengan adanya
perpustakaan online ini diharapkan siswa-siswi dapat mengetahui koleksi buku, posting pengajar,
membaca online serta mengunduh file ebook tanpa harus mendatangi perpustakaan terlebih
dahulu. Hal ini dimaksudkan untuk memecahkan masalah- masalah yang ada, terutama bagi pelajar
yang memiliki mobilitas tinggi. Sehingga pelayanan yang diberikan bisa lebih efktif dan efisien dari
sebelumnya.
Kata kunci : Sistem Informasi, Perpustakaan
Abstract - With the development of information technology through the Internet, increasingly easier for
people to get information anytime and anywhere. Currently, many educational institutions that use
information technology through the Internet to inform the public about the world of education.
Libraries in SMK Negeri 9 Bekasi City is in desperate need of information technology through
the Internet, to provide information about the world of education and the learning materials
collection contained in the library. Given this reality the writer tries to make Design Library
Information System online at SMK Negeri 9 Bekasi, which is intended to SMK Negeri 9 Bekasi city
can provide services to students in order to find out information on education and collection of
learning materials available in the library. Online library information system design using
Dreamweaver CS6, PHP, CSS and MySQL. With the online library is expected students can find a
collection of books, teaching posts, read online and download the ebook file without having to visit
the library in advance. It is intended to solve the problems that exist, especially for students who
have a high mobility. So the service provided could be more effective and efficiently than ever before
Keywords : Infprmation System, Library
I. PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang Masalah
Pada saat ini hampir semua
sekolah sudah memiliki perpustakaan internal
masing-masing. Perpustakaan adalah tempat
yang tepat untuk mencari buku-buku referensi
penunjang kegiatan belajar. Dengan adanya
Prosiding SIMNASIPTEK: Hal. A-30
perpustakaan siswa-siswi dapat meminjam
buku atau hanya untuk dibaca ditempat. SMK
Negeri 9 Kota Bekasi adalah salah satu sekolah
yang
memiliki
perpustakaan
internal,
hanya
saja perpustakaan tersebut masih
bersifat offline, sehingga para siswa-siswi
harus mendatangi perpustakaan terlebih
Simposium Nasional Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (SIMNASIPTEK) 2015
ISBN: 978-602-61268-1-8
dahulu. Dengan meningkatnya kesadaaran
siswa-siswi
akan
pentingnya
fungsi
perpustakaan secara online, maka perlu
dibuatkan sistem informasi berbasis web,
sehingga siswa-siswi bisa mencari informasi
secara real time.
Sistem informasi berbasis website telah
menjadi solusi bagi sistem informasi offline.
Sebab sistem informasi berbasis website
dengan memanfaatkan teknologi internet
merupakan sarana yang efektif dalam
menyampaikan informasi secara real time.
Website electronic library atau e-library adalah
sistem informasi perputakaan berbasis web.
Dengan e-library siswa-siswi bisa mencari data
buku yang tersedia diperpustakaan secara
online. E-library juga menyediakan fasilitas
membaca electronic book atau e-book secara
online atau juga dapat diunduh oleh siswasiswi.
Masih banyak sekolah yang belum
menerapkan e-library pada perpustakaan
internal, khususnya perpustakaan SMK Negeri
9 Kota Bekasi. Maka dari itu penulis mencoba
berperan aktif untuk membuat perancangan
sistem informasi perpustakaan online pada
SMK Negeri 9 Kota Bekasi. Di website elibrary ini, penulis merancang agar para guru
dapat membuat posting informasi agar para
siswa-siswi bisa mendapatkan informasi secara
real time. Para guru juga dapat mengunggah
file e-book yang dapat menjadi materi
tambahan bagi para siswa-siswi selain materi
yang diberikan oleh sekolah.
Adapun rumusan masalah pada
penulisan ini yaitu bagaimana membangun
sistem informasi perpustakaan online pada
SMK Negeri 9 Kota Bekasi?
1.2. Ruang Lingkup
Dalam penulisan ini, penulis membatasi ruang
lingkup permasalahan yang diambil dari data
perpustakaan SMK Negeri 9 Kota Bekasi.
Dari sisi pengunjung umum dapat melihat
beranda, tentang e- library, berita, posting
guru, e-book (namun tidak dapat membaca
online dan mengunduh file e-book), tata tertib
perpustakaan, kontak kami, masuk, dan
pendaftaran anggota. Dari sisi anggota
perpustakaan dapat melihat beranda, profil,
tentang e-library berita, posting guru, ebook (anggota perpustakaan dapat membaca
online dan mengunduh file e-book), tata tertib
perpustakaan, kontak kami, dan keluar. Dari
sisi pengajar atau guru dapat melihat beranda,
profil, tentang e-library, berita, posting guru,
buat posting, e-book (guru dapat membaca
online dan mengunduh dan mengunggah file ebook), tata tertib perpustakaan, kontak kami,
dan keluar. Sedangkan dari sisi staff atau
administrator melihat beranda dan profil, juga
dapat mengelola akun, kategori, foto slide
index, berita, posting pengajar, buku, e-book
(staff dapat membaca online dan mengunduh
dan mengunggah file e-book) dan keluar.
II. KAJIAN LITERATUR
2.1. Konsep Dasar Sistem Informasi
Sistem Informasi menurut John
Burch dan Gary Grudnitski (1986) terdiri dari
komponen- komponen yang disebut dengan
istilah blok bangunan (building block), yaitu
blok masukan (input block), blok model (model
block), blok keluaran (output block), blok
teknologi (technology blok), blok basis data
(database block) dan blok kendali (controls
block). Keenam blok tersebut harus saling
berinteraksi satu sama lain untuk mencapai
sasaran dalam satu kesatuan (Jogiyanto. 1995).
Sumber: Jogiyanto (1995)
Gambar 1. Komponen Sistem Informasi
Di bawah ini adalah penjelasan
dari masing- masing blok pada gambar 1.
(Jogiyanto. 1995):
1. Blok masukan.
Blok masukan dalam sebuah sistem
informasi meliputi metode-metode dan
media untuk menangkap data yang akan
dimasukkan, dapat berupa dokumendokumen dasar.
2. Blok Model
Terdiri dari kombinasi prosedur, logika
dan model matematik yang berfungsi
memanipulasi data untuk keluaran tertentu.
3. Blok keluaran.
Berupa
data-data
keluaran
seperti
dokumen output dan informasi yang
berkualitas.
4. Blok Teknologi
Digunakan
untuk
menerima
Input,
menjalankan model, menyimpan dan
mengakses data, menghasilkan
dan
mengirimkan keluaran serta membantu
pengendalian
dari
sistem
secara
keseluruhan.
Blok
ini
merupakan
komponen bantu yang memperlancar
proses pengolahan yang terjadi dalam
sistem. Teknologi terdiri dari 3 bagian
Prosiding SIMNASIPTEK: Hal. A-31
Simposium Nasional Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (SIMNASIPTEK) 2015
ISBN: 978-602-61268-1-8
utama yaitu teknisi, perangkat lunak dan
perangkat keras. Teknisi dapat berupa
orang- orang yang mengetahui teknologi
dan membuatnya beroperasi, misal:
operator komputer, pemrogram. Perangkat
lunak berupa program yang membuat
perangkat keras dapat bekerja dengan
menginstruksikannya untuk memproses
dengan model yang diterapkan. Perangkat
keras terdiri dari bermacam-macam alat
yang menyediakan dukungan fisik untuk
blok-blok lainnya.
5. Blok Basis Data
Merupakan
kumpulan
data
yang
berhubungan satu
dengan
lainnya,
tersimpan di perangkat keras komputer
dan
perangkat
lunak
untuk
memanipulasinya.
6. Blok Kendali
Meliputi masalah pengendalian terhadap
operasional
sistem
yang
berfungsi
mencegah
dan
menangani
kesalahan/kegagalan sistem.
2.2. PHP (Personal Home Page)
Menurut
Prasetio
(2014:122)
mengemukakan bahwa PHP adalah bahasa
script yang ditanam di sisi server. Prosesor
PHP dijalankan di server (windows atau linux),
saat sebuah halaman dibuka dan mengandung
kode PHP, prosesor itu akan menerjemahkan
dan mengeksekusi semua perintah dalam
halaman tersebut dan menampilkannya ke
browser.
Seperti bahasa pemrograman lainnya,
PHP juga dapat ditanamkan langsung kedalam
HTML. Kode PHP dipisahkan dari HTML
menggunakan tanda start dan end. Ketika
sebuah dokumen dibaca prosesor PHP hanya
menerjemahkan area yang ditandai saja dan
menampilkan hasilnya di tempat yang sama.
PHP juga mempunyai kemampuan untuk
memisahkan kode dari HTML.
Di dalam buku Prasetio (2014:131)
dijelaskan aturan-aturan dasar penulisan
sintaks PHP, sebagai berikut:
1. Penamaan File PHP
File PHP yang dibuat harus disimpan dengan
ekstensi (.php), apabila menemukan file
dengan ekstensi (.php3 atau phtml), maka
kemungkian besar file tersebut ditulis
menggunakan PHP versi 3 ke bawah
2. Komentar PHP
Komentar adalah bagian penting untuk
membantu mengingat fungsi atau catatan
mengenai sintaks PHP yang telah dibuat.
Cara
membuat
komentar
dengan
menmbahkan tanda “//” di awal baris atau
Prosiding SIMNASIPTEK: Hal. A-32
mengapit komentar “/*” dan “*/” jika
membuat komentar yang panjang.
3. Permulaan kode PHP
Blok kode PHP diawali dengan “<?php”
(atau disingkat “<?” bila server mendukung).
4. Akhir kode PHP
Blok
kode
PHP
ditutup
dengan
menambahkan “?>” diakhir blok kodenya.
5. Akhir baris program PHP
Setiap baris instruksi program diakhiri
dengan tanda
titik
koma
“;”.
Walaupun instruksi program lebih dari
satu baris, tetap akan dianggap satu
baris instruksi jika belum ada tanda titik
koma “;”.
2.3. HTML (Hyper Text Markup Language)
Menurut
Saputra
(2012:1)
mendefinisikan bahwa: “HTML merupakan
singkatan dari Hyper Text Markup Language
merupakan bahasa paling dasar dan penting
yang digunakan untuk menampilkan dan
mengelola tampilan halaman website”.
HTML
juga
digunakan
untuk
menampilkan berbagai informasi didalam
sebuah penjelajah web internet dan formatting
hypertext sederhana yang ditulis dalam berkas
format ASCII agar dapat menghasilkan
tampilan wujud yang terintegrasi.
2.4. SQL (Structured Query Language)
Menurut
Prasetio
(2014:184)
mengemukakan bahwa “SQL merupakan
kependekan dari Structured Query Language.
SQL digunakan untuk berkomunikasi dengan
database. Sesuai dengan ANSI, SQL
merupakan bahasa standar untuk sistem
database relasional”.
Statement SQL digunakan untuk
melakukan tugas-tugas seperti melakukan
update terhadap database, atau mengambil
data dari database. Beberapa
database
relasional yang menggunakan SQL adalah
MySQL, Oracle, Sybase, Microsoft SQL
Server.
2.5. JavaSript
Menurut
Prasetio
(2014:291)
mengemukakan bahwa “JavaScript adalah
bahasa pemrograman yang digunakan untuk
membuat web lebih dinamis dan interaktif.
JavaScript terintegrasi langsung dengan
HTML”.
2.6. JQuery
Menurut
MADCOMS
(2013:6)
menjelaskan bahwa “JQuery adalah standar
industri di dalam library JavaScript, sehingga
Simposium Nasional Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (SIMNASIPTEK) 2015
ISBN: 978-602-61268-1-8
mudah untuk menambahkan berbagai macam
interaktivitas ke halaman web”.
2.7. CSS (Cascading Style Sheet)
Menurut
Saputra
(2012:27)
menjelaskan bahwa CSS merupakan singkatan
dari Cascading Style Sheet merupakan bahasa
pemrograman web yang di desain khusus untuk
mengendalikan dan membangun berbagai
komponen dalam web sehingga tampilan web
lebih rapi, struktur, dan seragam. Tujuan
utama dari CSS adalah untuk memisahkan
konten utama dengan tampilan dokumen
lainnya (html dan sejenisnya). Web yang
menggunakan CSS akan lebih ringan dan mudah
untuk di akses di bandingkan dengan web yang
tidak menggunakan CSS.
III. METODE PENELITIAN
Metode
yang
digunakan
pada
pengembangan perangkat
lunak
ini
menggunakan model “Waterfall”, atau sering
disebut sebagai model sekuensial linier
(sequential Linear). Menurut Sukamto dan
Shalahuddin (2013:28) ”Model Waterfall
adalah model SDLC yang paling sederhana,
model ini hanya cocok untuk mengembangkan
perangkat lunak dengan spesifikasi yang tidak
berubah-ubah”.
Model SDLC air terjun (waterfall)
sering juga disebut model skuensial linier
(squential linear) atau alur hidup klasik (classic
life cycle). Model air terjun menyediakan
pendekatan alur hidup perangkat lunak secara
sekuensial atau terurut dimulai dari analisis
desain, pengkodean, pengujian, dan tahap
pendukung (Support).
Model
air
terjun
(waterfall) terbagi menjadi lima tahapan, yaitu:
1. Analisis Kebutuhan Perangkat Lunak
Proses pengumpuan kebutuhan dilakukan
secara intensif untuk mengspesifikasikan
kebutuhan perangkat lunak agar dapat
dipahami perangkat lunak seperti apa yang
dibutuhkan oleh user. Spesifikasi kebutuhan
perangkat lunak pada tahap ini perlu
didokumentasikan.
2. Desain
Desain perangkat lunak adalah proses multi
langkah yang fokus pada desain pembuatan
program perangkat lunak termasuk struktur
data, arsitektur perangkat lunak, representasi
antar muka, dan prosedur pengkodean.
Tahap ini menstranslasi kebutuhan perangkat
lunak dari tahap analisis kebutuhan ke
representasi
desain
agar
dapat
diimplementasikan menjadi program pada
tahap selanjutnya. Desain perangkat lunak
yang dihasilkan pada tahap ini perlu
didokumentasikan.
3. Pembuatan Kode program
Desain harus ditranslasikam kedalam
program perangkat lunak. Hasil dari tahap
ini adalah program komputer sesuai dengan
desain yang telah dibuat pada tahap desain.
4. Pengujian
Pengujian terfokus pada perangkat lunak
dari segi logik, fungsional dan memastikan
semua bagian sudah diuji. Hal ini dilakukan
untuk meminimalisir kesalahan (error) dan
memastikan keluaran yang dihasilkan sesuai
dengan yang diinginkan.
5. Pendukung
(Support)
atau
Pemeliharaan (Maintenance)
Tidak menutup kemungkinan sebuah
perangkat mengalami perubahan ketika
sudah dikirimkan ke user. Perubahan bisa
terjadi karena adanya kesalahan yang
mungkin dan tidak terditeksi saat pengujian
perangkat lunak, harus beraptasi dengan
lingkung baru. Tahap pendukung atau
pemeliharaan dapat mengulangi proses
pengembangan
mulai
dari
analisis
spesifikasi untuk perubahan perangkat
lunak yang sudah ada, tapi tidak untuk
membuat perangkat lunak baru.
IV. PEMBAHASAN
4.1. Analisis Kebutuhan
Dalam
tahapan
ini
penulis
mengidentifikasikan kebutuhan pengguna
terhadap website yang telah dibuat dengan
memfokuskan pada
kegiatan
sistem
perpustakaan online, yaitu:
1. Admin
a. Dapat melakukan login ke halaman
admin
b. Dapat melihat, dan mengubah data
profil akun admin milik sendiri
c. Dapat melihat, dan membuat akun
pengajar.
d. Dapat melihat, dan membuat akun
anggota
e. Dapat melihat, dan menghapus akun
admin.
f. Dapat membuat, mengubah, dan
menghapus kategori.
g. Dapat
mengunggah,
mengubah,
dan menghapus foto slide index.
h. Dapat
melihat,
membuat,
mengubah, dan menghapus berita.
i. Dapat
melihat,
dan
menghapus
posting pengajar.
j. Dapat
melihat,
membuat,
mengubah, dan menghapus data buku.
k. Dapat
mengunggah,
membaca,
mengunduh, mengubah, dan menghapus
e-book.
Prosiding SIMNASIPTEK: Hal. A-33
Simposium Nasional Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (SIMNASIPTEK) 2015
ISBN: 978-602-61268-1-8
l. Dapat melakukan logout dari halaman
admin.
2. Pengunjung
a. Dapat melihat halaman beranda.
b. Dapat melihat tentang perpus SMK
Negeri 9 Kota Bekasi.
c. Dapat melihat apa itu E-Library.
d. Dapat melihat berita terbaru, dan arsip
berita.
e. Dapat melihat posting terbaru, dan
arsip posting.
f. Dapat melihat buku terbaru, dan arsip
buku.
g. Dapat melihat arsip e-book.
h. Dapat melihat tata tertib perpustakaan.
i. Dapat melihat kontak kami.
j. Dapat melakukan pencarian data buku,
data e- book, dan data posting.
k. Dapat melihat data buku, data e-book,
dan data posting berdasarkan kategori.
3. Anggota
a. Dapat melakukan login ke halaman
anggota.
b. Dapat melihat, dan mengubah data profil
akun anggota milik sendiri.
c. Dapat melihat tentang perpustakaan
SMK Negeri 9 Kota Bekasi.
d. Dapat melihat apa itu E-Library.
e. Dapat melihat berita terbaru, dan arsip
berita.
f. Dapat melihat posting terbaru, dan
arsip posting.
g. Dapat melihat buku terbaru, dan arsip
buku.
h. Dapat melihat membaca e-book online,
dan mengunduh e-book.
i. Dapat melihat tata tertib perpustakaan.
j. Dapat melihat kontak kami.
k. Dapat melakukan pencarian data buku,
data e- book, dan data posting.
l. Dapat melihat data buku, data e-book,
dan data posting berdasarkan kategori.
m. Dapat melakukan logout dari
halaman anggota.
4. Guru
a. Dapat melakukan login ke halaman
pengajar.
b. Dapat melihat, dan mengubah data profil
akun pengajar milik sendiri.
c. Dapat melihat tentang perpus SMK
Negeri 9 Kota Bekasi.
d. Dapat melihat apa itu E-Library.
e. Dapat melihat berita terbaru, dan arsip
berita.
f. Dapat melihat posting terbaru, arsip
posting, postingku, dan membuat posting.
g. Dapat melihat buku terbaru, dan arsip
buku.
Prosiding SIMNASIPTEK: Hal. A-34
h. Dapat melihat, mengubah, dan
menghapus postingku.
i. Dapat melihat membaca e-book online,
dan mengunduh e-book.
j. Dapat melihat tata tertib perpustakaan.
k. Dapat melihat kontak kami.
l. Dapat melakukan pencarian data buku,
data e- book, dan data posting.
m. Dapat melihat data buku, data e-book,
dan data posting berdasarkan kategori.
n. Dapat melakukan logout dari
halaman pengajar.
4.2. Basis Data
Gambar 2. Entity Relationship Diagram
Gambar 3. Logical Relational Structure
Simposium Nasional Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (SIMNASIPTEK) 2015
ISBN: 978-602-61268-1-8
4.3. Struktur Navigasi
Pada website perpustakaan online ini
terdapat menu halaman utama dan di dalam
halaman utama tersebut terdapat halaman
pendukung. Maka dari itu penulis menggunakan
model Struktur Navigasi Hirarki.
3. Sistem informasi perpustakaan membantu
petugas dalam pengelolaan data.
DAFTAR PUSTAKA
Binanto Binanto, Iwan. 2010. Multimedia
Digital
Dasar
Teori
dan
Pengembangannya. Yogyakarta: Andi
Offset.
Jogiyanto, HM. (1995). Analisa Desain Sistem
Informasi: Pendekatan Terstruktur
Teori dan Praktek Aplikasi Bisnis
(cetakan ke-4). Yogyakarta: Andi.
Gambar 4. Struktur Navigasi Halaman
Pengunjung
4.4. User Interface
Jubilee Enterprise. 2008. Menguasai internet
untuk pemula. Jakarta: PT Elek Media
Komputindo.
Kristanto, Andri. 2010. Mengupas Tuntas PHP
dan MySQL 9 jam menguasai PHP dan
MySQL dengan mudah cepat. Klaten:
Cable Book.
MADCOMS. 2013. Kupas Tuntas Adobe
Dreamweaver dengan pemrograman
PHP & MySQL. Yogyakarta: Andi.
Gambar 5. Input Data Buku
Prasetio, Adhi. 2014. Buku Sakti Webmaster
(PHP & MySQL, HTML & CSS,
HTML5 & CSS3, JavaScript). Jakarta:
Mediakita.
Rizky, Soetam. 2011. Konsep Dasar Rekayasa
Perangkat Lunak. Jakarta: Prestasi
Pustaka.
Saputra, Agus. 2012. WebTrik: PHP, HTML5
dan CSS3. Jakarta: Jasakom
Simarmata, Janner. 2010. Rekayasa Web.
Yogyakarta: Andi.
Gambar 6. Unduh E-Book
V.
PENUTUP
Berdasarkan perancangan
sistem
informasi perpustakaan online pada SMK Negri
9 Kota Bekasi, maka penulis dapat mengambil
kesimpulan sebagai berikut :
1. Sistem informasi perpustakaan online pada
SMK Negeri 9 Kota Bekasi memenuhi
kebutuhan bagi para anggota yang ingin
meminjam buku karena dapat diakses
melalui media internet.
2. Pengunjung, anggota dan pengajar dapat
lebih
mudah
mengakses
informasi
perpustakaan.
Simarmata, Janner dan Iman Paryudi. 2010.
Basis DATA. Yogyakarta: Andi.
Sukamto, Rossa Ariani dan M. Shalahudin.
2013. Rekayasa Perangkat Lunak
Terstruktur dan Berorientasi Objek.
Bandung: Informatika
Prosiding SIMNASIPTEK: Hal. A-35
Download