Market Brief : Penetrasi Produk Karet di Malaysia ATASE

advertisement
Market Brief :
Penetrasi Produk Karet di Malaysia
ATASE PERDAGANGAN KBRI KUALA LUMPUR
2011
1
Peta Malaysia
2
Daftar Isi:
Peta Negara Malaysia
Daftar Isi
Kata Pengantar
I.
Pendahuluan
II. Potensi Pasar Negara Malaysia
a. Deskripsi Produk
b. Industri Karet di Malaysia
c. Standar Produk
c. Produksi Karet Malaysia
d. Konsumsi Karet Malaysia
e. Impor Karet Malaysia
f. Negara Eksporter Karet ke Malaysia
g. Produksi Produk Karet Malaysia
h. Ekspor Karet Malaysia
III. Peluang dan Strategi
a. Fakta Perdagangan
b. Isu-Isu dalam Industri Karet di Malaysia
c. Rekomendasi
Halaman
5
7
9
10
12
13
15
18
20
21
22
26
28
30
3
Daftar Isi:
IV.
Informasi Penting
a. Daftar Asosiasi Terkait
b. Pameran Terkait
b. Daftar Importir
Halaman
32
34
35
4
Kata Pengantar
Malaysia merupakan produser karet alam terbesar ketiga di
dunia dengan industri karet yang memproduksi berbagai
produk berbahan dasar karet alam sebagaimana produk
berbahan dasar kayu karet. Malaysia adalah negara
produsen dan ekporter terbesar produk sarung tangan
karet medis, kateter dan latex thread, dengan industri yang
terdiri dari lebih dari 500 perusahaan pembuat produk
lateks; ban dan produk yangterkait dengan ban; dan
produk-produk karet baik untuk umum maupun untuk
keperluan industrial.
Kuala Lumpur, Agustus 2011
Atase Perdagangan Kuala Lumpur
5
PENDAHULUAN
6
INDUSTRI KARET DI MALAYSIA
Industri karet di Malaysia telah berevolusi dan bertransformasi menjadi suatu industri
yang terintegrasi dimana pertumbuhan pesat dari industry mid- and downstream
telah menjadikan industri ini bernilai milyaran. Hal ini dimungkinkan dengan panduan
dari tiga Industrial Master Plans yang memberikan dampak yang besar kepada
perkembangan sektor manufaktur karet dan rubberwood. Industri penanaman karet
atau sektor upstream menjadi supplier kepada dua value-added resource-based
industries. Produksi karet alam Malaysia pada tahun 2010 berjumlah sehingga
939,241 ton, mengalami kenaikan dari sebesar 857,019 ton pada tahun 2009.
Penerapan Industrial Master Plans berdampak positif dalam perkembangan industri
karet di Malaysia dengan dalam periode tujuh belas tahun terakhir (1990-2007) total
konsumsi karet oleh industri mengalami peningkatan sebesar 209%. Seiring dengan
peningkatan konsumsi karet, nilai dan volume ekspor produk yang berbahan dasar
karet juga mengalami peningkatan yang signifikan, pendapatan ekspor mengalami
peningkatan sebesar 438.1% dari sebesar RM 1.87 milyar pada tahun 1990 menjadi
sebesar RM 10.09 milyar pada tahun 2007. Konsumsi domestik produk karet alam
pada tahun 2010 adalah sebesar 642,996 ton. Industri-industri yang mengkonsumsi
karet alam pada tahun 2010 adalah industri produk latex (79.3%), tyres (9.8%),
general rubber (7.3%), industrial rubber (3.4%) dan lain-lain (0.2%)
.
7
POTENSI PASAR MALAYSIA
8
Deskripsi Produk
Produk Karet merupakan salah satu produk ekspor utama
Indonesia. Adapun produk yang diperdagangkan adalah
produk dengan Kode HS 40.01 dengan deksripsi “Karet
alam, balata, getah perca, guayule, chicle dan getah alam
semacam itu, dalam bentuk asal atau pelat, lembaran atau
strip.”
9
Industri Karet di Malaysia

Terdapat empat sektor besar dalam industri karet di Malaysia. Industriindustri tersebut adalah:
I. Industri Latex
Industri Latex terdiri dari perusahaan manufaktur gloves, cathethers,
condoms, balloons, soothers, dental and pre-vulcanisation Latex.
Dikarenakan sektor ini terlibat dalam sektor kesehatan, tingkat
permintaan terhadap produk ini stabil dan tidak terlalu terpengaruh
kepada ekonomi global.
II. Industri Foam
Industri Foam terdiri dari perusahaan manufaktur produk berbahan
dasar karet lokal, matras dan alas duduk. Industri ini berfokus kepada
pasar konsumen global, maka setiap perubahan pasar akan memiliki
dampak langsung kepada industri ini.
10
Cont’d
III. Industri Rubber Thread
Industri Rubber Thread terdiri dari perusahaan pembuat personal
clothing, consumer rubber products dan sports equipment.
Sebagaimana industry Foam, industri ini memiliki ketergantungan
kepada iklim pasar.
IV. Industri Dry Rubber
Industri Dry Rubber terdiri dari perusahaan pembuat tyres, shoes
industrial rubber products and general moulded products such as
seismic bearing, fenders and rubber linings
11
Standar Produk

Standard Malaysian Gloves (SMG)
Standard Malaysian Glove (SMG) merupaka skema sertifikasi
produk yang diformulasikan oleh Malaysian Rubber board (MRB)
dan Malaysian Rubber Glove Manufacturers’s Association
(MARGMA), untuk menyediakan kepastian kualitas produk sarung
tangan yang low-protein yang powdered atau powder-free.

Standard Malaysia Rubber (SMR)
Standard Malaysian Rubber (SMR) diperkenalkan pada 3 Maret
1965. Skema SMR ini didasarkan kepada spesifik teknis dan
persyaratan pengemasan tertentu. Pengenalan SMR merupakan
hasil dari riset dan pengenmbangan yang dilakukan oleh Malaysia
Rubber Board yang memformulasikan skema guna memberika
ranking kepada karet Malaysia sesuai dengan kualitas teknis yang
teruji.
12
Produksi Karet Malaysia
Sumber : Ministry of International Trade and Industry
Malaysia
13
14
Konsumsi Karet Malaysia
15
Konsumsi Karet Malaysia
16
17
Impor Karet Malaysia
18
19
Negara Eksporter Karet ke Malaysia
20
Produksi Produk Karet di Malaysia
21
Ekspor Karet Malaysia
22
23
24
Peluang & Strategi
25
Fakta Perdagangan :

Sarung tangan karet (sarung tangan operasi dan non operasi) pada
tahun 2009 merupakan komponen terbesar dalam produk berbahan
dasar karet meningkat sebesar 1.6%. hal ini memberikan kontribusi
sebesar 57.2% dengan jumlah nilai sebesar RM 7.14 milyar (pada
tahun 2008 senilai RM 7.03 milyar)

Pada tahun 2009, Cina menjadi tujuan ekspor terbesar bagi produk
berbahan dasar karet dengan nilai ekspor produk berbahan dasar
karet ke Cina berjumlah sebesar RM 2.84 milyar (22.8%), diikuti
oleh Amerika Serikat (nilai ekspor sebesar RM 2.78 milyar, dan
kontribusi sebesar 22.3%), Jerman (nilai ekspor sebesar RM 629.6
juta dan nilai kontribusi sebanyak 5%), Jepang (nilai ekspor sebesar
RM 482.8 juta, berkontribusi sebesar 3.9%) dan UK (nilai ekspor
sebesar RM 441.5 juta dan nilai kontribusi sebesar 3.5%)
26
Cont’d

Pada tahun 2009, negara yang mencatat nilai ekspor yang
signifikan adalah:
Brazil (RM452.9 juta, dengan peningkatan sebesar 34.7 % dari
tahun sebelumnya);
Vietnam (RM191 juta dengan peningkatan sebesar 36.4%)
dan;
Belgia, (RM163.9 juta, 29.2% lebih tinggi dari tahun
sebelumnya)
 Pada tahun 2010, GDP dari industry karet di Malaysia meningkat
sebesar 99.4% dari total GDP Malaysia. Ekspor produk karet
memiliki kontribusi sebesar RM 12.3 milyar dari total ekspor sebesar
RM 33.7 milyar, sementara produk karet mentah, other rubber dan
heveawood memiliki kontribusi sebesar RM 9 .5 milyar, RM 4.3
milyar dan RM 7.6 milyar masing-masing.
27
Isu-Isu Dalam Industri Karet di Malaysia

Promosi Industri Karet di Malaysia
Meskipun Malaysia telah menjadi eksporter produk latek dunia,
namun tetap dirasa perlu untuk meningkatkan kegiatan promosi dan
branding strategies untuk menjaga posisinya dalam pasar ekspor.
Dalam sektor industri dan produk karet umum, yang lebih
berorientasi kepada pasar domestic, terdapat kebutuhan untuk
menjaga sustainabilitas dalam pasar domestik dengan melakukan
upgrade dan meningkatkan produk yang telah eksis sebagaimana
meluncurkan produk baru. Industri karet di Malaysia dituntut harus
tetap kompetitif dengan negara produsen karet rendah biaya seperti
Cina dan India melalui peningkatan produktifitas dan kualitas.
Industri karet Malaysia juga dituntuk untuk dapat memiliki tingkat
kompetitif yang tinggi dengan sesame negara produsen karet
seperti Thailand dan Vietnam.
28
Cont’d

Pengembangan Industri Karet di Malaysia
Industry ini akan dikembangkan lebih lanjut dengan penekanan kepada
produk-produk karet yang memiliki nilai tambah dan berteknologi tinggi
terutamanya bagi aplikasi teknik, konstruksi dan kelautan. Pelaksanaan
kegiatan penelitian dan pengembangan perlu dilakukan dalam
pengembangan produk baru dan industry hilir termasuk didalamnya adalah
ekstrasi produk biokimia dari latex.
29
Rekomendasi :

Pemerintah Indonesia dapat meniru Malaysia yang berhasil
mengembangkan industri hilir pada komoditas karet yang benarbenar memanfaatkan keunggulannya sebagai produsen terbesar
karet dunia dengan menjadi pemasok utama di dunia untuk produk
hilir dari komoditas itu, yakni sarung tangan operasi.

Penyerbarluasan informasi mengenai pasar karet di Malaysia guna
meningkatkan pengetahuan pasar para pengusaha karet Indonesia.
Hal ini didasarkan pada statistik impor produk karet ke Malaysia, di
mana dapat dilihat bahwa volume eskpor produk karet asal
Indonesia ke Malaysia. Masih dapat ditingkatkan
30
Informasi Penting
31
Daftar Asosiasi Terkait:

Malaysian Rubber Board (MRB)
Tingkat 17 & 18, Bangunan Getah Asli (Menara)
148 Jalan Ampang 50450 Kuala Lumpur
Tel No : +603-9206 2000
Fax No : +603- 2163 4492
Website : www.lgm.gov.my

Malaysian Rubber Export Promotion Council (MREPC)
Block 2A, Level 13A-1
Plaza Sentral, Jalan Stesen Sentral 5, 50470 Kuala Lumpur
Tel No : +603-2780 5888
Fax No : +603-2780 5088
Website : www.mrepc.com

Malaysian Rubber Products Manufacturers’ Association (MRPMA)
1A, Jalan USJ 11/1J Subang Jaya 47620 Petaling Jaya
Selangor Darul Ehsan
Tel No : +603-5631 6150
Fax No : +603-5631 6152
Website : www.mrpma.com.my
32
Daftar Asosiasi Terkait:

Malaysian Rubber Glove Manufacturer’s Association (MARGMA)
Unit 1605, 16th Floor, Block A, Damansara Intan
1 Jalan SS 20/27,
47400 Petaling Jaya.
Selangor Darul Ehsan
Malaysia
Tel No : +603- 7727 3197
Fax No : +603- 7727 3191
Email : [email protected]
Website : www.margma.com.my
33
Daftar Pameran Terkait:

Malaysia International Rubber, Plastic, Mould and Die Industry Technology Exhibition
Venue: Putra World Centre
Date: 19 – 22 Juli 2012
34
Daftar Importir :

Continental Sime Tyre AS Sdn Bhd
Product: Tyres
Address: 2nd Floor Sime Darby Technology Centre Building
No. 2 Jalan Tandang 46050 Petaling Jaya Selangor
Phone: +60 3 77830905
Fax: +60 3 77833627
Contact: Mr. Choong kee Seng
Email: [email protected]
Annual Sales: RM 555,092,000

Eversafe Rubber Works Sdn Bhd
Product: Cushion, Thread and Compounds
Address: Lot 93, Portland Avenue Tasek Industrial Estate
31400 Ipoh, Perak Darul Ridzuan
Phone: +60 5 2910599
Fax: +60 5 2911699
Contact: Mr. Eu Ah seng
Email: [email protected]

Evertrough Rubber Products Sdn Bhd
Product: Tube and Tyres
Address: Lot 3, Kamunting Industrial Estate 34600 Kamunting, Taiping
Perak Darul Ridzuan
Phone: +60 5 8914149
Fax: +60 5 78047788
Contact: Mr. Poon Kok Kheong
Email: [email protected]
Annual Sales: RM 24,000,000
35

Fun Keong Rubber Manufactory (M) Sdn BHd
Product: Tyres
Address: 1st Mile Kapar Road P.O Box 56 41700 Klang
Phone: +60 3 33426211
Fax: +60 3 33418008
Contact: Mr. Lim Tow Fong
Email: [email protected]
Annual Sales: RM 50,000

Good Way Rubber Industries Sdn Bhd
Product: Cushion, Thread and Compounds
Address: Lot PT 1654 & 1657, Nilai Industrial Estate
71800 Nilai, Negeri Sembilan Darul Khusus
Phone: +60 6 7994833
Fax: +60 6 7994866
Contact: Ms. Alison Wong
Email: [email protected]
Annual Sales: RM 175,546,000

Gummi Metal Technik (M) Sdn Bhd
Product: Mould and Rubber Compounds
Address: P.O. Box 82, 3307 Kuala Kangsar Perak Darul Ridzuan
Phone: +60 5 7761742
Fax: +60 5 7765700
Contact: Mr. Poon Kok Kheong
Email: [email protected]
Annual Sales: RM 20,000,000
36
Terima Kasih
Atase Perdagangan KBRI Kuala Lumpur
Malaysia
233, Tun Razak
Kuala Lumpur 50400
MALAYSIA
Phone: + 60 3 2116 4067
Fax : + 60 3 2144 8407
Email : [email protected]
37
Download