LAN CARD

advertisement
10/27/2013
Hendril Satrian Purnama
(1300022054)
Muhammad Rafiq Ridwan
(1300022056)
2013
LAN CARD
Hendril Satrian Purnama
(1300022054)
Muhammad Rafiq Ridwan
(1300022056)
Kartu jaringan (network interface card disingkat
NIC atau juga network card) adalah sebuah kartu
yang berfungsi sebagai jembatan dari komputer ke
sebuah jaringan komputer. Jenis NIC yang beredar,
terbagi menjadi dua jenis, yakni NIC yang bersifat
fisik, dan NIC yang bersifat logis. Contoh NIC yang
bersifat fisik adalah NIC Ethernet, Token Ring, dan
lainnya; sementara NIC yang bersifat logis adalah
loopback adapter dan Dial-up Adapter. Disebut juga
sebagai Network Adapter. Setiap jenis NIC diberi
nomor alamat yang disebut sebagai MAC address,
yang dapat bersifat statis atau dapat diubah oleh
pengguna.
NEXT
1
10/27/2013
NIC fisik umumnya berupa kartu yang dapat ditancapkan ke dalam sebuah slot dalam
motherboard komputer, yang dapat berupa kartu dengan bus ISA, bus PCI, bus EISA,
bus MCA, atau bus PCI Express. Selain berupa kartu-kartu yang ditancapkan ke dalam
motherboard, NIC fisik juga dapat berupa kartu eksternal yang berupa kartu dengan
bus USB, PCMCIA, bus serial, bus paralel atau Express Card, sehingga meningkatkan
mobilitas (bagi pengguna yang mobile).
Kartu NIC Fisik terbagi menjadi dua jenis, yakni:
Kartu NIC dengan media jaringan yang spesifik (Media-specific NIC): yang
membedakan kartu NIC menjadi beberapa jenis berdasarkan media jaringan yang
digunakan. Contohnya adalah NIC Ethernet, yang dapat berupa Twisted-Pair (UTP
atau STP), Thinnet, atau Thicknet, atau bahkan tanpa kabel (Wireless Ethernet).
Kartu NIC dengan arsitektur jaringan yang spesifik (architecture-specific NIC): yang
membedakan kartu NIC menjadi beberapa jenis, sesuai dengan arsitektur jaringan
yang digunakan. Contohnya adalah Ethernet, Token Ring, serta FDDI (Fiber
Distributed Data Interface), yang kesemuanya itu menggunakan NIC yang berbedabeda. Kartu NIC Ethernet dapat berupa Ethernet 10 Megabit/detik, 100
Megabit/detik, 1 Gigabit/detik atau 10 Gigabit/detik.
Tugas NIC adalah untuk mengubah aliran data paralel dalam bus komputer menjadi
bentuk data serial sehingga dapat ditransmisikan di atas media jaringan. Media yang
umum digunakan, antara lain adalah kabel UTP Category 5 atau Enhanced Category 5
(Cat5e), kabel fiber-optic, atau radio (jika memang tanpa kabel).
NEXT
Komputer dapat berkomunikasi dengan NIC dengan menggunakan
beberapa metode, yakni I/O yang dipetakan ke memori, Direct Memory
Access (DMA), atau memory yang digunakan bersama-sama. Sebuah
aliran data paralel akan dikirimkan kepada kartu NIC dan disimpan terlebih
dahulu di dalam memori dalam kartu sebelum dipaketkan menjadi
beberapa frame berbeda-beda, sebelum akhirnya dapat ditransmisikan
melalui media jaringan. Proses pembuatan frame ini, akan menambahkan
header dan trailer terhadap data yang hendak dikirimkan, yang
mengandung alamat, pensinyalan, atau informasi pengecekan kesalahan.
Frame-frame tersebut akan kemudian diubah menjadi pulsa-pulsa
elekronik (voltase, khusus untuk kabel tembaga), pulsa-pulsa cahaya yang
dimodulasikan (khusus untuk kabel fiber-optic), atau gelombang mikro
(jika menggunakan radio/jaringan tanpa kabel).
NIC yang berada dalam pihak penerima akan memproses sinyal yang
diperoleh dalam bentuk terbalik, dan mengubah sinyal-sinyal tersebut ke
dalam aliran bit (untuk menjadi frame jaringan) dan mengubah bit-bit
tersebut menjadi aliran data paralel dalam bus komputer penerima.
Beberapa fungsi tersebut dapat dimiliki oleh NIC secara langsung,
diinstalasikan di dalam firmware, atau dalam bentuk perangkat lunak yang
diinstalasikan dalam sistem operasi.
NEXT
2
10/27/2013
NIC logis merupakan jenis NIC yang tidak ada secara
fisik dan menggunakan sepenuhnya perangkat lunak
yang diinstalasikan di atas sistem operasi dan bekerja
seolah-olah dirinya adalah sebuah NIC. Contoh dari
perangkat NIC logis adalah loopback adapter (dalam
sistem operasi Windows, harus diinstalasikan secara
manual atau dalam sistem operasi keluarga UNIX,
terinstalasi secara default, dengan nama interface lo)
dan Dial-up adapter (yang menjadikan modem
sebagai sebuah alat jaringan dalam sistem operasi
Windows). Kartu NIC logis ini dibuat dengan
menggunakan teknik emulasi.
NEXT
SEJARAH DAN PERKEMBANGAN
WIRELESS LAN
Sejarah dan Perkembangan Wireless LAN
Local Area Network (LAN) merupakan jaringan yang terbentuk dari
gabungan beberapa komputer yang tersambung melalui saluran fisik
(kabel). Jadi, Wireless LAN (WLAN) itu sendiri berarti jaringan LAN
tanpa kabel. Teknologi ini muncul seiring dengan perkembangan serta
kebutuhan untuk akses jaringan yang mobile (bergerak) yang tidak
membutuhkan kabel sebagai media tranmisinya.
Dengan menggunakan teknologi frekuensi radio, wireless LAN
mengirim dan menerima data melalui media udara, dengan
meminimalisasi kebutuhan akan sambungan kabel. Media transmisinya
menggunakan frekuensi radio (RF) dan infrared (IR), untuk memberi
sebuah koneksi jaringan ke seluruh pengguna dalam area disekitarnya.
Dengan begitu, wireless LAN telah dapat mengkombinasikan antara
konektivitas data dengan mobilitas user
NEXT
3
10/27/2013
Perusahaan pertama yang mengembangkan teknologi wireless LAN ini
adalah IBM dan Hewlett-Packard yaitu pada akhir tahun 1970-an. IBM
merancang dengan teknologi Infrared sementara HP dengan teknologi RF
(frekuensi radio). Namun, hasilnya (dengan data rate hanya 100 Kbps) masih
belum seusai standar IEEE (Institute of Electrical And Electronics Engineer –
Asosiasi Insinyur Elektro Internasional) untuk membangun suatu LAN yaitu
1 Mbps. Jadi, awalnya produk ini tidak dipasarkan.
Baru pada tahun 1985, FCC (Federal Communications Commission – Badan
Regulasi Teknologi Komunikasi AS) menetapkan pita Industrial, Scientific
and Medical (ISM band) yaitu 902-928 MHz, 2400-2483.5 MHz dan 57255850 MHz yang bersifat tidak terlisensi, sehingga pengembangan WLAN
secara komersial memasuki tahapan serius. Barulah pada tahun 1990 WLAN
dapat dipasarkan dengan produk yang menggunakan teknik spread
spectrum (SS) pada pita ISM, frekuensi terlisensi 18-19 GHz dan teknologi IR
dengan data rate >1 Mbps.
NEXT
PERKEMBANGAN WIRELESS LAN
Akhirnya, pada tahun 1997 IEEE membuat suatu spesifikasi/standar
WLAN yang pertama dengan kode IEEE 802.11 (bekerja pada
frekuensi 2.4 GHz). Standar ini diciptakan oleh Komite IEEE (kode IEEE
802) yang menangani standardisasi jaringan LAN/MAN. Hanya sayang
kecepatan komunikasi datanya baru 2 Mbps. Oleh karena itu, pada
tahun 1999 muncul spesifikasi baru bernama 802.11b dimana tipe ini
bisa mencapai data rate 11 Mbps. Namun, ada satu kelemahan dari
tipe ini, yaitubanyak alat-alat lain yang menggunakan gelombang
radio pada frekuensi ini 2.4 GHz (misal: cordless phone, microwave
oven, dll.). Jadi, sangat mungkin terjadi Interferensi yang akan
menggangu performa WLAN tipe ini.
Perubahan dan spesifikasi baru yang lebih mumpuni pun
bermunculan. Misalnya, tak lama setelah tipe 802.11b, IEEE membuat
spek baru 802.11a yang menggunakan frekuensi 5 GHz dan data rate
mencapai 54 Mbps. Kemudian pada tahun 2002, muncul 802.11g yang
menggabungkan kelebihan pada 802.11b dan 802.11a.
NEXT
4
10/27/2013
1. PCI Adapter
PCI (Peripheral Component Interconnect) adalah bus yang
pada awalnya didesign untuk menggantikan Bus ISA/EISA yang
dipakai dalam system komputer IBM. Dirilis pertama kali tahun
1992 dan masih banyak dipakai sampai sekarang ini untuk
komputer desktop yang mempunyai slot PCI tentunya. Dari
jenis adapter jaringan ada dua macam pemakaian yaitu yang
untuk adapter jaringan kabel dan untuk adapter jaringan
wireless atau jaringan nirkabel. Gambar berikut menunjukkan
slot PCI pada motherboard komputer dan kartu jaringan PCI
untuk LAN dan untuk wireless.
NEXT
Gambar PCI Adapter:
NEXT
5
10/27/2013
2. USB Adapter
USB (Universal Serial Bus) adalah standard Bus serial yang
mempunyai design asimmetris dan di design sebagai slot yang
sangat praktis untuk menghilangkan perlunya tambahan slot
PCI pada komputer. USB mempunyai kemampuan PnP (Plug
and Play – pasang dan mainkan) sehingga saat dipasang di
komputer tidak memerlukan suatu reboot komputer. Kartu
jaringan wireless USB, yang banyak dipakai karena sifatnya
yang praktis dan banyak dipakai untuk kartu jaringan wireless.
Tidak ada kartu jaringan LAN yang memakai slot USB kecuali
yang dari jenis wireless.
NEXT
Gambar-gambar USB Adapter :
NEXT
6
10/27/2013
3. CardBus /PCMCIA
Kartu jaringan Cardbus atau PCMCIA yang dipakai
pada slot Cardbus atau PCMCIA dari notebook. Kartu
jaringan dari jenis Cardbus ini lebih banyak dipakai
untuk kartu jaringan wireless juga, walaupun pada
awalnya banyak diproduksi adapter LAN dengan
speed 10 Mbps di era laptop jaman dulu yang tidak
dilengkapi dengan kartu jaringan onboard, sekarang
sudah tidak ada lagi dipasaran untuk Cardbus kartu
LAN 10 Mbps. Sekarang kartu jaringan Cardbus banyak
dipakai untuk kartu jaringan wireless baik dari
standard 802.11b/g/n.
NEXT
Gambar CardBus /PCMCIA:
NEXT
7
10/27/2013
4. ExpressCard
Kartu jaringan dari jenis ExpressCard adalah jenis baru yang mulai
banyak diadopsi oleh notebook belakangan ini mulai akhir tahun 2006-an.
Keuntungan utama dari technology ExpressCard dibanding CardBus adalah
peningkatan bandwidth yang sangat dramatis dibanding technology
Cardbus. Kenapa begitu? Kartu jaringan ExpressCard mempunyai koneksi
langsung kepada system bus melalui suatu jalur X1 Express PCI dan USB 2.0,
sedangkan Cardbus menggunakan controller interface yang hanya memakai
interface PCI. ExpressCard mempunyai kapasitas keluaran bandwidth
maksimum sampai 2,5 Gigabit per second melalui PCI Express dan keluaran
dari USB 2.0 sampai 480 Mbps khusus untuk masing-2 slot ExpressCard.
Sementara untuk Cardbus menggunakan share bus dengan keluaran
maksimum sampai 1,06 Gigabits per second saja secara sharing bersamasama. Sementara itu, power yang dipakai hampir separuh (1.5 V dan 3.3 V)
dari power yang dipakai Cardbus (3.3 V dan 5.0 V).
NEXT
Gambar ExpressCard :
END
8
10/27/2013
9
Download