TEKNOLOGI PEMBEROKAN UNTUK MENGHILANGKAN BAU

advertisement
TEKNOLOGI PEMBEROKAN UNTUK MENGHILANGKAN
BAU LUMPUR PADA IKAN PATIN Pangasius sp.
Oleh :
Rio Wijaya Mukti
C01400077
PROGRAM STUDI TEKNOLOGI DAN MANAJEMEN AKUAKULTUR
FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
2005
PERNYATAAN MENGENAI SKRIPSI DAN SUMBER INFORMASI
Dengan inisaya menyatakan bahwa Skripsi yang berjudul :
TEKNOLOGI PEMBEROKAN UNTUK MENGHILANGKAN BAU LUMPUR
PADA IKAN PATIN Pangasius sp.
adalah benar merupakan hasil karya yang belum diajukan dalam bentuk apa pun
kepada perguruan tinggi mana pun. Semua sumber data dan informasi yang
berasal atau dikutip dari karya yang diterbitkan maupun tidak diterbitkan dari
penulis lain telah disebutkan dalam teks dan dicantumkan dalam Daftar Pustaka
di bagian akhir Skripsi ini.
Bogor, September 2005
RIO WIJAYA MUKTI
C01400077
RINGKASAN
RIO WIJAYA MUKTI. Teknologi Pemberokan untuk Menghilangkan Bau Lumpur
Pada Ikan Patin Pangasius sp. Dibimbing oleh ENANG HARRIS.
Perkembangan karamba jaring apung (KJA) di Waduk Cirata
menyebabkan kondisi perairan di waduk tersebut menjadi sangat subur dan
seringkali ditemukan daging ikan yang berbau lumpur atau biasa disebut offflavours. Bau lumpur ini disebabkan oleh dua senyawa kimia yaitu Methyl-isoborneol (MIB) dan Geosmin yang dihasilkan mikroorganisme terutama dari
kumpulan alga biru hijau (Cyanophyta) seperti Oscillatoria sp., dan Anabaena
sp., fungi (Actynomyces), bakteria (Streptomyces tendae). Zat ini yang terdapat
dalam perairan, mudah diserap oleh ikan melalui insang ke dalam daging
sehingga menyebabkan bau lumpur. Bau lumpur tesebut dapat dihilangkan
dengan diberok dalam air mengalir. Untuk itu penelitian ini bertujuan untuk
menemukan teknologi pemberokan ikan patin Pangasius sp. untuk
menghilangkan rasa lumpur pada ikan patin Pangasius sp. yang cepat dan
efisien.
Ikan patin yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari sistem
budidaya karamba jaring apung (KJA) di Waduk Cirata. Sepuluh ekor ikan
dengan bobot rata-rata 500 gram dimasukkan dalam wadah pemberokan
berukuran 200x30x30 cm (volume 120 L, terbuat dari kayu berlapis terpal).
Wadah pemberokan menggunakan sistem resirkulasi (debit 3 L/det) dengan
menggunakan filter berupa kapas dan zeolit. Perlakuan menggunakan suhu
fluktuatif dan 32ºC. Ikan disampling setiap 12 jam dengan pengambilan ikan
sebanyak 2 ekor untuk diukur bobot, uji rasa, dan analisa proksimat (lemak,
protein dan kadar air). Pengontrolan suhu dilakukan setiap 6 jam selama
perlakuan.
Daging ikan patin yang telah diuji rasa menunjukan bahwa pada
perlakuan suhu 32ºC mampu menurunkan bau lumpur yang signifikan pada 12
jam pertama dan bau lumpur sudah dapat dihilangkan pada 60 jam. Sedangkan
pada perlakuan suhu fluktuatif pada akhir perlakuan daging masih sedikit berbau
lumpur. Penurunan bau lumpur juga diikuti penurunan bobot tubuh, kadar lemak
dan kadar protein pada daging ikan. Sesuai hasil penelitian ini disimpulkan
bahwa teknologi pemberokan untuk menghilangkan bau lumpur pada ikan patin
Pangasius sp. dapat dilakukan dengan mempuasakan ikan di air mengalir
dengan kecepatan pergantian air 30 detik, suhu konstan 32°C dan kepadatan
ikan sebesar 1 kg per 19 liter air. Dalam 12 jam bau lumpur pada ikan patin
Pangasius sp. sudah mengalami penurunan yang signifikan
TEKNOLOGI PEMBEROKAN UNTUK MENGHILANGKAN
BAU LUMPUR PADA IKAN PATIN Pangasius sp.
Skripsi
Sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Perikanan
pada Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan
Institut Pertanian Bogor
Oleh :
Rio Wijaya Mukti
C01400077
PROGRAM STUDI TEKNOLOGI DAN MANAJEMEN AKUAKULTUR
FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
2005
Judul Skripsi
Nama Mahasiswa
Nomor Pokok
:TEKNOLOGI PEMBEROKAN UNTUK MENGHILANGKAN
BAU LUMPUR PADA IKAN PATIN Pangasius sp.
: Rio Wijaya Mukti
: C01400077
Disetujui
Pembimbing I
Prof. Dr. Ir. Enang Harris, MS.
NIP. 130 522 434
Mengetahui
Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan
Dr. Ir. Kadarwan Soewardi
NIP. 130 805 031
Tanggal Lulus : 23 September 2005
KATA PENGANTAR
Segala puji dan syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT atas segala
rahmat dan karunia-Nya sehingga skripsi ini dapat diselesaikan dengan sebaikbaiknya. Skripsi ini disusun sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar
sarjana pada Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor.
Pada kesempatan ini penulis juga ingin mengucapkan terima kasih kepada
1. Keluarga besarku, Mamah, Bapak dan Kakak-kakakku tercinta, yang telah
memberi bantuan tenaga, hati dan doa.
2. Bapak Prof. Dr. Ir. Enang Harris, MS. yang telah membantu, membimbing
dan memberi motivasi kepada penulis dalam menyelesaikan skripsi ini.
3. Prof. Dr. Ir. Komar Sumantawidjaja, M.Sc. Selaku pembimbing akademik
yang telah memberikan bimbingan dan arahan dalam menyelesaikan
perkuliahan.
4. Ekky dan Dafi sekeluarga yang telah membantu penulis selama penelitian.
5. Nak Reza, Bedepers 37 khususnya: Dani, Coro, Kadir, Marcolai, Kajol,
Umar, Bowo, Echo, Andre‘36; Bedepers 38 : Uci, Nurti; choliz, Robi dan
semua rekan-rekan yang telah memberi dukungan dan bantuan dalam
penelitian ini yang tidak dapat disebutkan satu persatu.
Semoga laporan penelitian ini dapat memberi informasi dan manfaat bagi
penulis serta bagi yang membutuhkan.
Bogor, September 2005
Rio Wijaya Mukti
DAFTAR RIWAYAT HIDUP
Penulis dilahirkan di Pekanbaru tanggal 15 Juni 1981 dari ayah Tatang
Tadjudin Mukti dan ibu Aas Sutiarsih, dan merupakan putra keenam dari enam
bersaudara.
Penulis memulai pendidikan SD Negeri 001 Rintis Pekanbaru dan lulus
tahun 1993, kemudian di SMP Negeri 14 Pekanbaru lulus tahun 1996, dan
selanjutnya melanjutkan di SMU Negeri 6 Pekanbaru dan lulus tahun 1999. Pada
tahun 2000 penulis diterima di Program Studi Teknologi dan Manajemen
Akuakultur melalui Ujian Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UMPTN).
Selama mengikuti perkuliahan, penulis pernah aktif Himpro HIMAKUA
periode 2002-2003 sebagai staf Departemen Infokom. Pada tahun yang sama
penulis juga aktif di Barracuda Music Club (BMC) FPIK IPB dan penulis
mengikuti kegiatan praktek lapang di Balai Besar Riset Penelitian Budidaya Laut,
Gondol, Bali. Untuk menyelesaikan studi penulis melakukan penelitian dengan
judul Teknologi Pemberokan untuk Menghilangkan Bau Lumpur pada Ikan
Patin Pangasius sp.
DAFTAR ISI
Halaman
DAFTAR TABEL .. ...................................................................................... viii
DAFTAR GAMBAR .. ..................................................................................
ix
DAFTAR LAMPIRAN . ................................................................................
x
I. PENDAHULUAN .. ...................................................................................
1
1.1. Latar Belakang ..................................................................................
1.2. Tujuan ..............................................................................................
1
2
II. TINJAUAN PUSTAKA ............................................................................
3
2.1. Ikan Patin (Pangasius sp) .................................................................
2.2. Bau Lumpur ......................................................................................
2.3. Arus Terhadap Metabolisme .............................................................
2.5. Suhu Terhadap Metabolisme ............................................................
3
4
6
7
III. BAHAN DAN METODE .. .......................................................................
9
3.1. Waktu dan Tempat ..........................................................................
3.2. Wadah Pemberokan .........................................................................
3.2.1. Wadah Pemberokan pada Perlakuan Suhu Fluktuatif ................
3.2.2. Wadah Pemberokan pada Perlakuan Suhu 32°C ......................
3.3. Persiapan dan Penebaran Ikan ........................................................
3.4. Pengamatan .....................................................................................
3.4.1. Pengamatan Bobot ....................................................................
3.4.2. Pengujian Bau Lumpur ..............................................................
3.4.3. Komposisi Kimiawi Daging Ikan .................................................
3.5. Analisa Statistika ..............................................................................
9
9
9
10
10
11
11
11
12
12
IV. HASIL DAN PEMBAHASAN .. ...............................................................
13
4.1. Perbaikan Rasa Daging dari Pengaruh Bau Lumpur ........................
4.2. Penurunan Bobot Tubuh ..................................................................
4.3. Penurunan Kadar Lemak pada Daging .............................................
4.4. Penurunan Kadar Protein pada Daging ............................................
4.4. Teknologi Pemberokan .....................................................................
13
15
16
17
19
V. KESIMPULAN DAN SARAN ..................................................................
20
5.1. Kesimpulan ......................................................................................
5.2. Saran ...............................................................................................
20
20
DAFTAR PUSTAKA ...................................................................................
21
LAMPIRAN .................................................................................................
22
DAFTAR TABEL
Halaman
1. Komposisi kimia daging segar ikan patin ...............................................
4
2. Uji rasa pada daging ikan patin .............................................................
13
3. Kadar lemak selama perlakuan .............................................................
16
4. Kadar protein selama perlakuan ............................................................
17
DAFTAR GAMBAR
Halaman
1. Ikan Patin Pangasius sp. ........................................................................
3
2. Struktur kimia geosmin dan MIB.............................................................
5
3. Proses terjadinya bau lumpur pada ikan.................................................
6
4. Unit percobaan pada suhu fluktuatif .......................................................
10
5. Unit percobaan pada suhu 32°C ............................................................
10
6. Perbaikan rasa daging ikan patin selama perlakuan ..............................
13
7. Laju Penyusutan Bobot Tubuh Ikan Patin Pangasius sp. .......................
15
8. Laju penurunan lemak pada daging ikan ...............................................
17
9. Laju penurunan protein lemak pada daging ikan ...................................
18
Download