BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Setiap

advertisement
BAB 1
PENDAHULUAN
1.1
Latar Belakang
Setiap organisasi memiliki data yang menjadi aset agar sebuah bisnis
dapat berjalan dengan baik. Aset ini hampir selalu disimpan oleh suatu
organisasi. Mengingat lingkungan bisnis saat ini menekankan data, informasi
dan pengetahuan sebagai komponen penting dari sumber daya organisasi.
Pemrosesan data baik pengambilan, pemasukkan maupun perubahan menjadi
bagian integral dari banyak aplikasi bisnis.
Tanpa adanya penyimpanan data yang dapat diakses melalui integrasi
antar bagian departemen, proses dapat berjalan dengan lambat, kesalahan
pengambilan data pun dapat terjadi. Kebanyakan bisnis tidak dapat
membantu manajemen dalam keputusan strategis perusahaan. Untuk menjadi
berguna, data dalam basis data harus akurat, lengkap, dan diatur sedemikian
rupa sehingga data dapat diambil bila diperlukan dan dalam format yang
dibutuhkan.
Di tengah-tengah perkembangan teknologi basis data, masih banyak
perusahaan yang belum menggunakannya untuk memaksimalkan kinerja
perusahaan. Khususnya pada PT. XYZ, yang belum menerapkan basis data
yang terintegrasi untuk kegiatan operasionalnya. Selama menjalankan
bisnisnya, perusahaan ini memiliki kendala-kendala seperti:
-
Penyimpanan data tamu dan perusahaan(pelanggan) dalam membuat
reservasi dilakukan pada sumber data berbeda untuk setiap komputer
yang rentan terhadap terjadinya redudansi data.
-
Informasi mengenai tamu dan perusahaan(pelanggan) dapat diakses oleh
sejumlah pengguna yang berpotensi atas penyalahgunaan data.
-
Status ketersediaan kamar dapat berbeda dengan kondisi fisik dimana
data tersebut belum terintegrasi antar bagian sales dan reception.
-
Adanya data transaksi kamar yang tidak ada pada data kamar perusahaan
sehingga data menjadi inkonsisten.
1
2
-
Proses yang lama dalam memberikan informasi ketersediaan kamar bagi
permintaan yang dilakukan perusahaan maupun tamu.
Oleh karena beberapa alasan di atas, maka perusahaan PT. XYZ ingin
mengembangkan proses bisnisnya dengan menerapkan rancangan basis data
untuk mengatasi kendala-kendala tersebut.
Mengintegrasikan seluruh kegiatan operasional melalui basis data
sehingga dapat mengurangi kesalahan pengambilan data termutakhir menjadi
solusi yang dapat direkomendasikan. Dengan dibuatnya rancangan basis data
pada perusahaan tersebut, besar harapannya dapat membantu proses bisnis
dan mempermudah penentuan strategi bisnis, sehingga data yang diperoleh
dari housekeeping, sales, reception dan administrasi dapat terintegrasi
membentuk satu informasi yang akurat, lengkap dan berdayaguna bagi
organisasi.
Perancangan basis data yang baik berarti bahwa memberikan waktu
lebih untuk merencanakan basis data sebelum memasukkannya ke dalam area
bisnis. Hal ini berarti bahwa untuk fokus pada cara kerja bisnis dan perancang
basis data dengan spesifikasi organisasi.
1.2
Ruang Lingkup
Di dalam penulisan laporan tugas akhir ini kami membatasi hal-hal
yang akan kami bahas. Hal-hal tersebut meliputi:
•
Housekeeping
Lingkup
houskeeping
dimana
kegiatan
operasional
dengan
mempersiapkan laporan status kamar dan ruang meeting.
- Laporan Status Kebersihan Kamar
- Laporan Status Kebersihan Ruang Meeting
•
Sales
Lingkup sales dimana proses yang dilakukan pada penerimaan tamu
secara kelompok/group.
- Penawaran
- Penerimaan Down Payment
- Reservasi
3
- Pembatalan Reservasi
- Check In Out List Group
- Invoice
- Penerimaan Invoice
- Laporan Penerimaan Down Payment
- Laporan Penerimaan Invoice
•
Reception
Lingkup reception dimana proses yang dilakukan pada penerimaan tamu
secara individu di hotel.
- Reservasi FIT
- Pembatalan Reservasi FIT
- Penerimaan Down Payment
- Check In Out List
- Invoice
- Penerimaan Invoice
- Laporan Penerimaan Down Payment
- Laporan Penerimaan Invoice
1.3
Tujuan dan Manfaat
Adapun tujuan dari penelitian ini adalah:
-
Melakukan analisis pada proses bisnis yang sedang berjalan pada
housekeeping, sales dan reception.
-
Merancang basis data yang dapat digunakan untuk housekeeping, sales
dan reception.
-
Mengintegrasikan kegiatan operasional antar sub departemen dengan
basis data.
-
Menerapkan basis data yang saling terintegrasi pada kegiatan operasional
antar sub departemen
4
Adapun manfaat dari penelitian ini adalah:
-
Memberikan rekomendasi rancangan basis data sehingga memudahkan
perusahaan dalam pengolah data.
-
Proses pencarian data dapat dilakukan lebih cepat dan menyajikan
sejumlah data yang relevan sesuai dengan kebutuhan departemen.
-
Seluruh kegiatan operasional menjadi terhubung sehingga dapat
mengurangi kesalahan pengambilan data termutakhir.
-
Aplikasi yang ada dapat mempermudah proses bisnis yang berjalan
menjadi suatu nilai lebih bagi perusahaan.
1.4
Metodologi
Metodologi yang digunakan dalam penulisan skripsi ini terbagi menjadi 2
yaitu:
•
Metode Pengumpulan Data
Berdasarkan pengumpulan data (fact finding technique) menurut buku
Thomas M. Connolly (2010, 344):
- Examining documentation
Memeriksa dokumen dapat berguna ketika mencoba untuk
mendapatkan beberapa wawasan tentang bagaimana perlunya
database yang muncul. Juga dapat menemukan dokumentasi yang
dapat membantu untuk memberikan informasi pada bagian dari
perusahaan yang berhubungan dengan masalah. Jika masalah yang
berkaitan dengan sistem saat ini, harus ada dokumentasi yang terkait
dengan sistem itu. Dengan memeriksa dokumen, formulir, laporan,
dan file yang terkait dengan sistem saat ini, dapat dengan cepat
memperoleh beberapa pemahaman tentang sistem.
- Interviewing
Wawancara adalah teknik yang paling umum digunakan, dan
biasanya yang paling berguna. Mewawancarai untuk mengumpulkan
informasi dari individu secara tatap muka. Ada beberapa tujuan
menggunakan
memverifikasi
antusiasme,
wawancara,
fakta,
seperti
mencari
mengklarifikasi
mendapatkan
pengguna
tahu
fakta,
akhir
fakta-fakta,
menghasilkan
yang
terlibat,
5
mengidentifikasi kebutuhan, dan mengumpulkan ide-ide dan
pendapat.
Namun,
dengan
menggunakan
teknik
wawancara
membutuhkan kemampuan komunikasi yang baik untuk menangani
secara efektif dengan orang-orang yang memiliki nilai yang berbeda,
prioritas, pendapat, motivasi, dan kepribadian. Seperti teknik
pencarian fakta lain, wawancara tidak selalu metode terbaik untuk
semua situasi.
Pertanyaan terbuka memungkinkan diwawancarai untuk
merespon dengan cara apapun yang tampaknya tepat. Contoh dari
pertanyaan terbuka adalah: 'Mengapa Anda tidak puas dengan
laporan
pendaftaran
klien?'.
Sedangkan
pertanyaan
tertutup
membatasi jawaban baik pilihan khusus atau pendek, tanggapan
langsung. Contoh dari pertanyaan seperti: 'Apakah Anda menerima
laporan pendaftaran klien tepat waktu?' atau 'Apakah laporan
pendaftaran klien berisi informasi yang akurat?' Kedua pertanyaan
hanya memerlukan respon 'Ya' atau 'Tidak'.
- Observing the enterprise in operation
Observasi merupakan salah satu teknik pencarian fakta yang paling
efektif untuk memahami sistem. Dengan teknik ini, adalah mungkin
untuk berpartisipasi dalam atau menonton seseorang melakukan
kegiatan untuk belajar tentang sistem. Teknik ini sangat berguna
ketika validitas data yang dikumpulkan melalui metode lain dalam
pertanyaan atau ketika kompleksitas aspek-aspek tertentu dari sistem
mencegah penjelasan yang jelas oleh pengguna akhir. Seperti dengan
teknik
pencarian
fakta
lainnya,
pengamatan
yang
sukses
membutuhkan persiapan. Untuk memastikan bahwa pengamatan
berhasil, penting untuk mengetahui banyak tentang individu dan
kegiatan yang akan diamati.
Adapun metode pengumpulan data yang kami lakukan berupa examining
documentation dengan memeriksa dokumen yang berguna yang
memberikan
informasi
terkait
tentang
pemahaman
sistem
dan
interviewing dengan melakukan wawancara langsung dengan pihak
perusahaan.
6
•
Metode Perancangan
Metodologi perancangan yang digunakan adalah dengan Database
System Development Life Cycle menurut Thomas M. Connolly (2010,
315), yang meliputi:
- Database Planning
Kegiatan
manajemen
yang
memungkinkan
tahapan
siklus
pengembangan sistem database untuk direalisasikan seefisien dan
seefektif mungkin.
- System definition
Menjelaskan ruang lingkup dan batas-batas dari aplikasi database
dan pandangan pengguna utama.
- Requirement collection and analysis
Proses mengumpulkan dan menganalisis informasi tentang bagian
dari organisasi yang akan didukung oleh sistem database, dan
menggunakan informasi ini untuk mengidentifikasi persyaratan
untuk sistem baru.
- Database design
Proses menciptakan desain yang akan mendukung rumusan misi dan
tujuan misi perusahaan untuk sistem basis data yang diperlukan.
- DBMS selection (Optional)
Proses pemilihan suatu DBMS yang tepat untuk mendukung sistem
database.
- Application design
Desain user interface dan program aplikasi yang menggunakan dan
memproses database.
- Prototyping (Optional)
Proses membangun model kerja dari sistem database.
- Implementation
Proses realisasi fisik dari database dan aplikasi desain.
- Data convertion and loading
Proses mentransfer data yang ada ke dalam database baru dan
mengkonversi aplikasi yang ada untuk dijalankan pada database
baru.
7
- Testing
Proses menjalankan sistem database dengan maksud menemukan
kesalahan.
- Operational maintenance
Proses pemantauan dan pemeliharaan sistem database berikut
instalasi.
1.5
Sistematika Penulisan
Laporan intership ini disusun atas 5 bab yaitu:
Bab 1 : Pendahuluan
Dalam bab ini diuraikan menjadi beberapa sub bab yaitu:
-
Latar Belakang, menjelaskan hal-hal yang bersifat umum hingga
yang berhubungan dengan penulisan skripsi, gambaran umum
permasalahan, alasan pemilihan permasalahan, identifikasi
masalah.
-
Ruang Lingkup, batasan-batasan sistem yang dibahas dalam
penulisan skripsi.
-
Tujuan dan Manfaat, menjelaskan poin-poin yang hendak
dicapai, dan manfaat yang yang diperoleh setelah poin-poin
tercapai.
-
Metodologi, metode yang digunakan untuk mencapai tujuan itu
sendiri.
-
Sistematika Penulisan, penjelasan gambaran umum tiap-tiap bab
secara deskriptif.
Bab 2 : Landasan Teori
Penulisan landasan teori di dasarkan atas dua hal penting yaitu
kerangka teori dan kerangka berpikir. Kerangka teori menyajikan
teori yang relevan, lengkap, mutakhir, dan urut sejalan dengan
permasalahan. Sedangkan kerangka berpikir meliputi teori dan
temuan pada kerangka teori yang dihubungkan dengan permasalahan
yang akan dibahas.
Bab 3 : Analisis Sistem Yang Berjalan
Pada bab ini diuraikan menjadi beberapa sub bab yaitu:
8
-
Sejarah Perusahaan, berisi mengenai awal mulanya suatu
perusahaan atau organisasi terbentuk hingga seperti sekarang,
alasan terbentuknya, ataupun proses pembentukannya.
-
Struktur Organisasi, bentuk atau sususan posisi kelompok orang
yang bekerja pada sebuah perusahaan atau organisasi.
-
Tata Laksana Sistem Berjalan, menjelaskan mengenai tatanan
proses binis pada sistem yang sedang berjalan pada perusahaan
saat ini.
-
Masalah, sesuatu yang menjadi alasan untuk diselesaikan,
sebagai objek untuk dibuatnya penelitian ini.
-
Usulan Pemecahan Masalah, sesuatu yang akan menjadi solusi
untuk diselesaikannya masalah.
Bab 4 : Perancangan Basis Data
Pada bab ini menjelaskan perancangan sistem berdasarkan metode
Database System Development Life Cycle. Berisi rancangan dan
usulan sesuai dengan solusi yang diusulkan pada Bab 3. Usulan
ditampilkan dalam bentuk table dan gambar, dilanjutkan dengan
penyajian hasil yang sesuai dengan bahasan.
Bab 5 : Simpulan dan Saran
Pada bab ini terdapat dua sub bab yaitu simpulan dan saran, dimana
simpulan menjelaskan garis besar dari inti penulisan dan hasil
penulisan berupa informasi kualitatif. Sedangkan saran menjelaskan
garis besar saran-saran yang merupakan tindakan yang perlu diambil
untuk tindak lanjut agar lebih baik lagi, mengemukakan sesuatu yang
menarik yang perlu dilakukan sebagai kelanjutan dari hasil penulisan
jika mungkin terdapat beberapa alternatif pemecahannya.
Download