materi kewirausahaan (entrepreunership)

advertisement
Oleh :
Ir. Tri Erina, MM, MBA
 Norma dan Etika Bisnis
Menurut Zimmerer, etika bisnis adalah suatu kode etik
perilaku pengusaha berdasarkan nilai-nilai moral dan
norma yang dijadikan tuntunan dalam membuat
keputusan dan memecahkan persoalan.
Etika, pada dasarnya adalah suatu komitmen untuk
melakukan apa yang benar dan menghindari apa yang
tidak benar.
Etika bisnis mencakup hubungan antara perusahaan
dengan orang yang menginvestasikan uangnya dalam
perusahaan, dengan konsumen, pegawai, kreditur,
saingan, pemasok, pemerintah, dan sebagainya.
 Prinsip-prinsip Etika dan Perilaku Bisnis
Menurut pendapat Michael Josephson yang dikutip oleh
Zimmerer, secara universal, ada 10 prinsip etika yang
mengarahkan perilaku, yaitu:
1)
Kejujuran, yaitu penuh kepercayaan, bersifat jujur,
sungguh-sungguh, terus terang, tidak curang, tidak mencuri,
tidak menggelapkan uang, dan tidak berbohong.
2)
Integritas, yaitu memegang prinsip, melakukan kegiatan
yang terhormat, tulus hati, berani dan penuh
pendirian/keyakinan, tidak bermuka dua, tidak berbuat jahat,
dan dapat dipercaya.
3)
Memelihara janji, yaitu selalu menepati janji, patut
dipercaya, penuh komitmen, patuh, tidak
menginterprestasikan persetujuan dalam bentuk teknikal
atau legalistik dengan dalih ketidakrelaan.
4)
Kesetiaan, yaitu hormat dan loyal kepada keluarga, teman,
karyawan, dan negara, menjaga/melindungi kemampuan
untuk membuat keputusan profesional yang bebas dan teliti,
dan menghindari hal yang tidak pantas serta konflik
kepentingan.
5)
Kewajaran/keadilan, yaitu berlaku adil dan berbudi luhur,
bersedia mengakui kesalahan, memperlihatkan komitmen
keadilan, persamaan perlakuan individual dan toleran
terhadap perbedaan, serta tidak bertindak melampaui batas
atau mengambil keuntungan yang tidak pantas dari
kesalahan atau kemalangan orang lain.
6)
Suka menolong orang lain, yaitu saling membantu, berbaik
hati, belas kasihan, tolong menolong, kebersamaan, dan
menghindari segala sesuatu yang membahayakan orang lain.
7)
Hormat kepada orang lain, yaitu menghormati martabat
orang lain, kebebasan dan hak menentukan nasib sendiri
bagi semua orang, bersopan santun, tidak merendahkan dan
mempermalukan martabat orang lain.
8)
Warga negara yang bertanggung jawab, yaitu selalu
mentaati hukum/aturan, penuh kesadaran sosial, dan
menghormati proses demokrasi dalam mengambil
keputusan.
9)
Mengejar keunggulan, yaitu mengejar keunggulan dalam
segala hal baik dalam pertemuan personal maupun
pertanggungjawaban profesional, tekun, dapat
dipercaya/diandalkan, rajin penuh komitmen, melakukan
semua tugas dengan kemampuan terbaik, dan
mengembangkan serta mempertahankan tingkat kompetensi
yang tinggi.
10) Dapat dipertanggungjawabkan, yaitu memiliki dan
menerima tanggung jawab atas keputusan dan
konsekuensinya serta selalu memberi contoh.
 Cara-cara Mempertahankan Standar Etika
1)
2)
3)
4)
Ciptakan kepercayaan perusahaan.
Kembangkan kode etik. Kode etik merupakan suatu
catatan tentang standar tingkah laku dan prinsip-prinsip etika
yang diharapkan perusahaan dari karyawan.
Jalankan kode etik secara adil dan konsisten. Manajer
harus mengambil tindakan apabila mereka melanggar etika.
Bila karyawan mengetahui bahwa yang melanggar etika
tidak dihukum, maka kode etik menjadi tidak berarti apa-apa.
Lindungi hak perorangan.
5)
Adakan pelatihan etika. Workshop merupakan alat untuk
meningkatkan kesadaran para karyawan.
6)
Lakukan audit etika secara periodik. Audit merupakan cara
terbaik untuk mengevaluasi efektivitas sistem etika. Hasil
evaluasi tersebut akan memberikan suatu sinyal kepada
karyawan bahwa etika bukan sekedar gurauan.
7)
Pertahankan standar tinggi tentang tingkah laku, tidak
hanya aturan. Tidak ada seorang pun yang dapat mengatur
norma dan etika. Akan tetapi, manajer bisa saja
membolehkan orang untuk mengetahui tingkat penampilan
yang mereka harapkan. Standar tingkah laku sangat penting
untuk menekankan betapa pentingnya etika dalam
organisasi. Setiap karyawan harus mengetahui bahwa etika
tidak bisa dinegosiasi atau ditawar.
8)
Hindari contoh etika yang tercela setiap saat dan etika
diawali dari atasan. Atasan harus memberi contoh dan
menaruh kepercayaan kepada bawahannya.
9)
Ciptakan budaya yang menekankan komunikasi dua
arah. Komunikasi dua arah sangat penting, yaitu untuk
menginformasikan barang dan jasa yang kita hasilkan dan
menerima aspirasi untuk perbaikan perusahaan.
10) Libatkan karyawan dalam mempertahankan standar
etika. Para karyawan diberi kesempatan untuk memberikan
umpan balik tentang bagaimana standar etika
dipertahankan.
 Tanggung Jawab Perusahaan
Menurut Zimmerer, ada beberapa macam
pertanggungjawaban perusahaan, yaitu:
1)
Tanggung jawab terhadap lingkungan. Perusahaan harus
ramah lingkungan , artinya perusahaan harus
memperhatikan, melestarikan, dan menjaga lingkungan,
misalnya tidak membuang limbah yang mencemari
lingkungan, berusaha mendaur ulang limbah yang merusak
lingkungan, dan menjalin komunikasi dengan kelompok
masyarakat yang ada di lingkungan sekitarnya.
2)
Tanggung jawab terhadap karyawan. Menurut Ronald J.
Ebert, semua aktivitas manajemen sumber daya manusia
seperti penerimaan karyawan baru, pengupahan, pelatihan,
promosi, dan kompensasi merupakan tanggung jawab
perusahaan terhadap karyawan.
3)
Tanggung jawab kepada pelanggan. Tanggung jawab
sosial perusahaan terhadap pelanggan menurut Ronald J.
Ebert, ada 2 kategori, yaitu a) Menyediakan barang dan jasa
yang berkualitas. b) Memberikan harga produk dan jasa yang
adil dan wajar.
Tanggung jawab sosial perusahaan perusahaan juga
termasuk melindungi hak-hak pelanggan. Menurutnya, ada 4
hak pelanggan, yaitu:
a) Hak mendapatkan produk yang aman.
b) Hak mendapatkan informasi segala aspek produk.
c) Hak untuk didengar.
d) Hak memilih apa yang akan dibeli.
4)
Tanggung jawab terhadap investor. Tanggung jawab
perusahaan terhadap investor adalah menyediakan
pengembalian investasi yang menarik, seperti
memaksimumkan lab. Selain itu, perusahaan juga
bertanggung jawab untuk melaporkan kinerja keuangan
kepada investor seakurat dan setepat mungkin.
5)
Tanggung jawab terhadap masyarakat. Perusahaan harus
tanggung jawab terhadap masyarakat sekitarnya, misalnya
menyediakan pekerjaan dan menciptakan kesehatan serta
kontribusi terhadap masyarakat yang berada disekitar lokasi
perusahaan tersebut berada.
Download