137 BAB 5 PENUTUP 5.1. Kesimpulan Dari proses

advertisement
BAB 5
PENUTUP
5.1. Kesimpulan
Dari proses pengembangan sistem yang kami lakukan, kami berhasil
merancang sebuah sistem basis data berbasis web yang bisa membantu pihak Klinik
Bungur 2. Proses-proses yang berhasil kami buat dalam sistem kami adalah:
•
Adanya proses penambahan pasien, antrian pasien, rekam medis,
resep obat, stok obat, delivery obat, pemesanan obat dan informasi
transaksi pasien dengan pihak klinik.
•
Tidak semua fungsi bisa diakses oleh seluruh karyawan. Akses fungsi
dibagi menjadi:
o Dokter hanya bisa menambahkan rekam medis baru, tanpa
bisa memodifikasi maupun menghapus informasi rekam medis
yang sudah ada. Dokter juga hanya bisa menambahkan resep
baru, mengubah informasi resep yang sudah ada. Lalu
memasukkan informasi slip biaya, mengubah informasi antrian
pasien dan melihat data pasien yang sudah dimasukkan ke
dalam sistem. Selain itu, dokter juga bisa mencetak laporan
rekam medis pasien.
o Apoteker hanya bisa melihat resep obat tanpa bisa menghapus
atau memodifikasi informasi resep. Apoteker juga bisa
menambahkan, memodifikasi ataupun menghapus informasi
obat, pemesanan obat dan delivery obat. Selain itu, apoteker
juga bisa mencetak laporan pemesanan obat.
o Kasir bisa menambahkan, memodifikasi dan menghapus
informasi pasien, antrian pasien dan transaksi pasien dengan
pihak klinik. Kasir hanya bisa melihat slip biaya dan resep.
Selain itu kasir juga bisa mencetak laporan pasien, testimonial
pasien dan transaksi pasien.
o Sedangkan admin hanya bisa menambahkan, memodifikasi
dan menghapus informasi mengenai karyawan yang ada di
klinik.
137
138
Maka bisa dibilang bahwa sistem basis data yang telah kami buat sudah
melampaui cara konvensional yang sebelumnya klinik tersebut terapkan.
5.2. Saran
Untuk proses skripsi mengenai pengembangan sistem basis data manajemen
klinik di masa depan, sistem harus bisa lebih baik dari sistem basis data yang penulis
telah kembangkan. Adanya informasi mengenai dosis racikan obat yang tertera
dalam resep dan dicantumkan dalam informasi transaksi dengan pasien bisa sangat
membantu pihak instansi kesehatan yang dilibatkan. Alasan penulis tidak
memasukkan informasi tersebut adalah sulitnya menciptakan algoritma yang
dibutuhkan dalam penghitungan dosis obat yang bervariasi dalam jumlah yang
dibutuhkan pasien. Karena itu, di perancangan berikutnya, fungsi ini disarankan
untuk ada dalam sistem berikutnya.
Download