FK Kebidanan

advertisement
11/19/2013
FK Kebidanan
#2
L. SETYOBUDI
2013
ISI
2
Interpersonal skill: Kepemimpinan




Definisi / Pengertian
Peran kepemimpinan dalam manajemen
Gaya kepemimpinan
Faktor-faktor yang mempengaruhi gaya
kepemimpinan
 Syarat-syarat kepemimpinan
 Pemimpin formal dan informal
 Kepala dan pemimpin
11/18/2013
LSB EEFK Kebid
2
1
11/19/2013
Definisi/Pengertian
• Interpersonal skill adalah kecakapan atau
keterampilan yang dimiliki oleh seseorang
dalam hubungannya dengan orang
lain, kecakapan atau keterampilan untuk
berkomunikasi baik verbal maupun non verbal.
• Robins (2000) mendefinisikan interpersonal skill
(keterampilan interpersonal) sebagai
kemampuan seseorang secara efektif untuk
berinteraksi dengan orang lain maupun dengan
rekan kerja, seperti pendengar yang
baik, menyampaikan pendapat secara jelas dan
bekerja dalam satu tim.
11/18/2013
LSB EEFK Kebid
3
Pengertian
• Social skill is
any skill facilitating interaction and
communication with others. Social
rules and relations are
created, communicated, and
changed in verbal and nonverbal
ways. The process of learning such
skills is called socialization.
11/18/2013
LSB EEFK Kebid
4
2
11/19/2013
Pengertian
• Interpersonal skills are sometimes
also referred to as people
skills or communication
skills.[1] Interpersonal skills are the skills
a person uses to communicate and
interact with others. They
include persuasion, active
listening,[2] delegation, and leadership.
11/18/2013
LSB EEFK Kebid
5
Pengertian
• The term "interpersonal skills" is
used often in business contexts to
refer to the measure of a person's
ability to operate within business
organizations through social
communication and interactions.
Interpersonal skills are how people
relate to one another.
11/18/2013
LSB EEFK Kebid
6
3
11/19/2013
INTERPERSONAL SKILLS
LEADERSHIP
Mentoring
Decision making
Delegation
Motivating others
11/18/2013
NETWORKING
Self confidence
Network building
Effective
communication
TEAM WORK
Mentoring
Group work
Decision making
Delegation
Collaboration
LSB EEFK Kebid
7
Interpersonal skill
1. Kemampuan, kesanggupan, kepandaian
seseorang dalam mengerjakan sesuatu
terutama berkomunikasi.
2. Memiliki konsep diri dan kepribadian yang
kuat
3. Meningkatkan potensi diri di bidangnya
4. Mengasah diri dan mengubah
kemampuan berkomunikasi
11/18/2013
LSB EEFK Kebid
8
4
11/19/2013
Interpersonal skill
5. Berpenampilan menarik dan
menyenangkan
6. Meningkatkan human relation dalam
kehidupan bermasyarakat dan
organisasi
7. Meningkatkan kemampuan menjadi
pemimpin dan dapat bekerjasama
dalam team
11/18/2013
LSB EEFK Kebid
Sit eyeball
to eyeball
Form
groups
quietly
Basic
Interactions
Make eye
contact
Use each
others
names
9
Wait until
speakers
finished
speaking
Follow role
assignments
Share
material
Disagree
with idea
not person
Energize
the group
Conflict
Resolutions
Check for
understanding
Compromise
11/18/2013
Communica
-tion Skills
Make sure
every one
speaks
SOCIAL
SKILLS
Reach
consensus
Explore
points of
view
Take
turns
Listen to
speaker
Respect
opinion of
others
Think for
yourself
Use
Low
voices
TeamBuilding
Skills
Encourage
each other
Offer your
Help
Negotiate
LSB EEFK Kebid
www.phschool.com
10
5
11/19/2013
MATRIX OF TECHNICAL AND
NON-TECNICAL SKILLS
HIGH
HIGH
1) Business
leader
4) Star
performance
LOW
Non-Technical Skills
LOW
2) Weak
employee
3) Black box
employee
Technical Skills
11/18/2013
LSB EEFK Kebid
11
Communication System Cycle
Fit the
purpose
Acuracy
Brevity
Clarity
Verbal
Non-verbal
SENDER
MESSAGE
CHANNEL
Listening
RECEIVER
FEED BACK
Understood
11/18/2013
LSB EEFK Kebid
12
6
11/19/2013
RULES OF COMMUNICATION
1. Ensure fit the purpose
2
A–B– C
3
KISS
4
Deliver information in
3 stages:
Acuracy
Keep
Introduction
Brevity
It
Main Body of content
Clarity
Short
Summary
Simple
11/18/2013
LSB EEFK Kebid
13
The ability to communicate is a
core competency for medical
practitioners and role-playing is an
increasingly common tool for
teaching communication skills in
medical schools around the world.
11/18/2013
LSB EEFK Kebid
14
7
11/19/2013
11/18/2013
LSB EEFK Kebid
15
NETWORKS/NETWORKING
• A group of things that are linked or
interconnected as if by weaving
SELF NETWORKING
11/18/2013
SOCIAL NETWORKING
LSB EEFK Kebid
16
8
11/19/2013
HEALTH CARE
NETWORKS
11/18/2013
LSB EEFK Kebid
17
Peran Kepemimpinan dalam Manajemen
• Dalam manajemen mutu sumber daya
manusia (MMSDM), pemimpin adalah
seseorang yang melaksanakan beberapa
hal yang benar atau sering disebut
“people who do the right thing” (orangorang yang melakukan hal yang benar)
• Sementara manajer adalah seseorang
yang harus melaksanakan sesuatu secara
benar atau disebut “people who do
things right” (melakukan dengan benar)
11/18/2013
LSB EEFK Kebid
18
9
11/19/2013
Gaya Kepemimpinan
 Pola perilaku yang ditampilkan sebagai
pimpinan, ketika pimpinan mencoba
mempengaruhi perilaku orang lain
 Perilaku yg diperlihatkan bawahan pada
dasarnya sebagai respon thd gaya
kepemimpinan yg ditampilkan pimpinan
dalam rangka pengambilan kpts dan
pemecahan masalah.
 Gaya kepepimpinan cenderung bervariasi dan
berbeda-beda, berdasarkan :
11/18/2013
LSB EEFK Kebid
19
Gaya Kepemimpinan berdasarkan:
1. Perilaku :
a) Kepemimpinan positif  pandangan bahwa
orang pada hakekatnya bersedia melakukan
pekerjaan dg baik bila diberikan kesempatan
dan dorongan yg cukup.
pimpinan memberi motivasi, memperhatikan dan
menyedikan sarana, memperhatikan beban kerja yg
ada
b) Kepemimpinan negatif  pandangan bahwa
orang harus dipaksa untuk bekerja, sehingga
pimpinan memotivasi dg menciptakan rasa
takut
11/18/2013
LSB EEFK Kebid
20
10
11/19/2013
2. Kekuasaan dan wewenang
a). Otoriter (otokratik) berorinetasi pada
tugas, mempunyai posisi dan power dalam
memimpin, pimpinan menentukan semua
tujuan, pengambilan kpts. Info diberikan hanya
pada kepentingan tugas, motivasi dg reward dan
punishment
b). Demokratis  menghargai sifat kemampuan
tiap staf. Menggunakan pribadi dan posisi u/
mendorong ide staf. Memotivasi klp
u/menentukan tujuan sendiri. Info diberikan
seluas2nya dan terbuka
11/18/2013
LSB EEFK Kebid
21
c). Partisipatif  gabungan otokratik dan
demokratik, pimpinan menyampaikan hasil
analisa dari masalah dan mengusulkan
tindakannya. Staf diminta saran dan kritik
serta mempertimbangkan respon staf thd
usul. Keputusan akhirnya oleh kelompok.
d). Laissez-Faire (bebas tindak) pimpinan
hanya ofisial, staf menentukan sendiri
kegiatan tanpa pengarahan, supervisi dan
koordinasi. Kendali minimal hanya sebagai
tempat informasi.
11/18/2013
LSB EEFK Kebid
22
11
11/19/2013
3. Situasi yang dihadapi  gaya ini menekankan
pada situasi yg dihdapi baik oleh pimpinan
maupun bawahan.
dalam melaksanakan tugas, pimpinan
mempunyai perilaku :
a. memberi arahan atau perintah dan memberi
dukungan dalam menjalankan hub.antara
atasan dan bawahan
b. memecahkan masalah dan membuat
keputusan.
11/18/2013
LSB EEFK Kebid
23
Faktor-faktor yang mempengaruhi gaya
kepemimpinan
1.
2.
3.
4.
Sebagai pelaksana (executive).
Sebagai perencana (planner).
Sebagai seorangahli (expert).
Sebagai mewakili kelompok dalam tindakannya ke
luar (external group representative).
5. Sebagai mengawasi hubungan antar anggotaanggota kelompok (controller of internal
relationship).
6. Bertindak sebagai pemberi gambaran/pujian atau
hukuman (purveyor of rewards and punishments).
11/18/2013
LSB EEFK Kebid
24
12
11/19/2013
Faktor-faktor yang mempengaruhi gaya
kepemimpinan
7. Bentindak sebagai wasit dan penengah (arbitrator
and mediator).
8. Merupakan bagian dari kelompok (exemplar).
9. Merupakan lambing dari pada kelompok (symbol of
the group).
10.Pemegang tanggung jawab para anggota
kelompoknya (surrogate for individual
responsibility).
11.Sebagai pencipta/memiliki cita-cita (ideologist).
12.Bertindak sebagai seorang aya (father figure).
13.Sebagai kambing hitam (scape goat).
11/18/2013
LSB EEFK Kebid
25
Faktor-faktor yang mempengaruhi gaya
kepemimpinan
Jodeph Reitz (1981):
1. Kepribadian (personality), pengalaman
masa lalu dan harapan pemimpin, hal ini
mencakup nilai-nilai, latar belakang dan
pengalamannya akan mempengaruhi pilihan
akan gaya kepemimpinan.
2. Harapan dan perilaku atasan.
3. Karakteristik, harapan dan perilaku
bawahan mempengaruhi terhadap apa gaya
kepemimpinan.
11/18/2013
LSB EEFK Kebid
26
13
11/19/2013
Faktor-faktor yang mempengaruhi gaya
kepemimpinan
Jodeph Reitz (1981):
4. Kebutuhan tugas, setiap tugas bawahan
juga akan mempengaruhi gaya pemimpin.
5. Iklim dan kebijakan organisasi
mempengaruhi harapan dan perilaku
bawahan.
6. Harapan dan perilaku rekan.
11/18/2013
LSB EEFK Kebid
27
Faktor-faktor yang mempengaruhi gaya
kepemimpinan
(Tannenbaum dan Schmid sebagaimana dikutip Kadarman, et.al.(1996)
Gaya dan efektifitas gaya kepemimpinan
dipengaruhi oleh :
1. Diri Pemimpin.
2. Ciri Atasan.
3. Ciri Bawahan.
4. Persyaratan Tugas.
5. Iklim Organisasi dan Kebijakan.
6. Perilaku dan Harapan Rekan.
11/18/2013
LSB EEFK Kebid
28
14
11/19/2013
Syarat-syarat kepemimpinan
• Kepemimpinan akan efektif apabila seorang
pemimpin dilengkapi dengan syarat-syarat
tertentu yang tidak dimiliki oleh anggota pada
umumnya. Persyaratan tersebut diakui
keberadaannya oleh anggota kelompok. Ada
tiga syarat penting dalam konsepsi
kepemimpinan dan harus dimiliki oleh
pemimpin, yaitu:
1. Kekuasaan
2. Kewibawaan
3. Kemampuan
11/18/2013
LSB EEFK Kebid
29
Sementara yang dikutip Lee James A. (1980)
menyatakan pemimpin itu harus mempunyai
kelebihan sebagai persyaratan, antara lain:
(a)
Kepastian, kecerdasan, kewaspadaan, kemampu
an berbicara, kemampuan menilai
(b) Prestasi, gelar kesarjanaan, ilmu pengetahuan
dalam bidang tertentu
(c) Tanggung
jawab, berani, tekun, mandiri, kreatif, ulet, perca
ya diri, agresif
(d) Partisipasi aktif, memiliki stabilitas
tinnggi, kooperatif, mampu bergaul
(e) Status, kedudukan sosial ekonomi cukup tinggi
dan tenar.
11/18/2013
LSB EEFK Kebid
30
15
11/19/2013
Pemimpin formal dan informal
• Pemimpin formal ialah seseorang yang oleh
organisasi tertentu dipilih sebagai
pemimpin, berdasarkan keputusan dan
pengangkatan resmi untuk memegang suatu jabatan
dalam struktur organisasi, dengan segala hak dan
kewajiban yang berkaitan dengannya, untuk
mencapai sasaran organisasi yang telah ditetapkan
• Pemimpin informal ialah orang yang tidak
mendapatkan pangkatformal sebagai
pemimpin, namun karena memiliki sejumlah kualitas
unggul, dia mencapai kedudukan sebagai orang yang
mampu mempengaruhi kondisi psikis dan perilaku
suatu kelompok
11/18/2013
LSB EEFK Kebid
31
Kepala dan/versus Pemimpin
• Pengertian Kepala
Pengertian kekepalaan mempunyai konotasi
adanya kedudukan dalam hirarkhi
organisasi, yang di dalamnya terkandung
tugas, wewenang dan tanggung jawab yang telah
ditentukan secara formal
• Pada umumnya kata leadership diterjemahkan
sebagai Kepemimpinan. Leadership dapat
ditafsirkan dalam dua pengertian. (1) Meliputi
pengertian headship dan (2) Leadership
ditafsirkan berbeda dengan headship.
11/18/2013
LSB EEFK Kebid
32
16
11/19/2013
Pemimpin vs Kepala
1. Headship diselenggarakan melalui suatu sistem
yang diorganisasikan dan tidak berdasarkan
pengakuan spontan para anggotanya.
2. Tujuan kelompok dipilih oleh kepala (head
person) sesuai dengan minat dan tidak
ditentukan oleh kelompok itu sendiri secara
internal.
3. Dalam headship/ hanya ada sedikit atau
bahkan tidak ada sama sekali tindakan
bersama dalam mencapai tujuan.
11/18/2013
LSB EEFK Kebid
33
Pemimpin vs Kepala
4. Dalam headship, ada jurang sosial yang
lebar antara anggota-anggota kelompok
dan kepala (the head), yang
mengusahakan agar ada jarak sosial
ini, sebagai suatu alat bantu untuk
memaksa kelompoknya.
5. Kewibawaan seorang pemimpin (leader)
secara spontan diakui oleh para anggota
kelompok yang bersangkutan dan
terutama oleh para pengikutnya.
11/18/2013
LSB EEFK Kebid
34
17
11/19/2013
Persamaan Kepala dan Pemimpin
1. Memiliki tanggung jawab yang sama yaitu
memimpin/mengepalai sebuah organisasi
dengan anggota organisasi atau orang orang
yang memiliki tujuan yang sama
2. Memiliki tugas yang sama yaitu untuk
mencapai tujuan organisasi atau lembaga yang
dipimpinnya.
3. Harus memiliki kemampuan untuk
mempengaruhi orang lain agar dapat
bekerjasama mencapai tujuan yang telah
ditetapkan organisasi atau lembaga yang
dipimpinnya
11/18/2013
LSB EEFK Kebid
35
Persamaan Kepala dan Pemimpin
4. Sama sama harus bekerja sama dengan orang
lain atau pengikut untuk bersama sama
menjalankan roda orgaisasi.
5. Sama sama untuk melayani orang lain
6. Sama sama harus memiliki visi kedepan baik
kemajuan tentang lembaga atau organisasi
yang dipimpinya maupun tentang kemajuan
pribadinya.
7. Menuntut kemampuan managerial seorang
pemimpin/kepala
8. Keduanya inti dari manajemen
11/18/2013
LSB EEFK Kebid
36
18
11/19/2013
11/18/2013
LSB EEFK Kebid
37
Kompetensi Dasar untuk Sukses
Personal
spirit
Problem
solving
Thinking
5 dasar
kompetensi
Team
work
Komunikasi
11/18/2013
LSB EEFK Kebid
38
19
11/19/2013
Bagaimana Mengembangkan Interpersonal skill
Identify interpersonal skills in
need of development
Examine personal ethics
11/18/2013
Focus on building
harmonious relationships
Be a team player
LSB EEFK Kebid
Communicate clearly
and carefully
Resolve conflicts
39
The most important
single ingredient in the
formula of success is
knowing how to get along
with people.
Theodore Roosevelt
11/18/2013
LSB EEFK Kebid
40
20
11/19/2013
SAMPAI BESOK
11/18/2013
LSB EEFK Kebid
41
21
Download