PENGENDALIAN INTERNAL DAN KAS

advertisement
BAB 11
AKUNTANSI UNTUK EKUITAS – PERSEROAN TERBATAS
Tujuan Pembelajaran
Setelah mempelajari bab ini mahasiswa diharapkan mampu:
 Mengidentifikasi karakteristik dan organisasi Corporation (perseroan terbatas)
 Membedakan paid in capital dan retained earnings
 Mencatat transaksi penerbitan saham
 Menjelaskan akuntansi treasury stock
 Menjelaskan perbedaan Preferred stock dengan Commom Stock
 Memahami transaksi dan membuat jurnal transaksi deviden tunai dan deviden
saham
 Mengidentifikasi pos-pos yang dilaporkan di dalam Retained Earnings
Statement
BAB 11 / AKUNTANSI UNTUK EKUITAS – PERSEROAN TERBATAS
151
Karakteristik Perseroan Terbatas (Corporation)
Perseroan Terbatas (PT) di mata hukum merupakan sebuah badan hukum yang
terpisah dari pemilik (stockholder’s). PT dapat dibedakan berdasarkan tujuan
didirikannya PT dan struktur kepemilikan sahamnya. Berdasarkan tujuan didirikannya
maka PT yang bertujuan mencari laba (Profit corporation) dan PT yang tidak
bertujuan mencari laba (Nonprofit corporation). Sedangkan berdasarkan
kepemilikannya, PT dibedakan menjadi: PT yang sahamnya dimiliki oleh masyarakat
atau disebut PT terbuka dan PT yang sahamnya tidak bisa dimiliki oleh masyarakat
atau disebut dengan PT tertutup.
PT memiliki beberapa karakteristik, antara lain:
 Secara hukum merupakan badan hukum yang terpisah dari pemilik
 Pemegang saham memiliki kewajiban yang terbatas sebesar modal disetor
 Hak kepemilikan atas PT bisa dipindahtangankan
 Kemudahan untuk mendapatkan tambahan modal
 Memiliki umur hidup yang tidak terbatas
 Pemegang saham mengendalikan PT secara tidak langsung dengan menunjuk
dewan direksi
 Sebagai badan hukum PT harus tunduk pada peraturan perundang-undangan
 PT harus membayar pajak sendiri yang terpisah dari pemilik (pemegang saham)
Paid in Capital dan Retained Earnings
Di dalam Neraca PT ekuitas pemilik disajikan sebagai Stockholders’ Equity,
yang terdiri dari Paid in Capital (modal disetor) dan Retained Earnings (saldo laba).
Paid in capital adalah jumlah kas atau assets lain yang disetorkan ke PT oleh
pemegang saham. Jika kepemilikan PT terbagi atas saham biasa maka Paid in capital
akan terdiri dari:
 “Common Stock”, dicatat sebesar nilai nominal (par value) kali jumlah saham
yang diterbitkan (issuance stock)
 “Paid in capital in excess of par value” yaitu selisih antara kas / assets yang
diserahkan dengan par value
Semua transaksi terkait dengan saham PT akan dicatat dalam pos Paid in Capital.
Sedangkan Retained Earnings adalah akumulasi laba bersih setelah dikurangi
pembagian deviden sejak PT berdiri sampai dengan tanggal Laporan Keuangan. Akun
retained earnigs digunakan untuk mencatat laba hasil operasional, koreksi yang terkait
pendapatan (revenue) dan beban (expense) periode sebelumnya dan pembagian laba
dalam bentuk deviden.
Berikut ini akan dijelaskan akuntansi terkait dengan elemen ekuitas dari PT,
yang meliputi:
 Penerbitan saham
 Pembelian kembali saham yang telah diterbitkan (saham treasury)
 Pembagian deviden
BAB 11 / AKUNTANSI UNTUK EKUITAS – PERSEROAN TERBATAS
152
Penerbitan Saham
Transaksi penerbitan saham dicatat sebesar biaya (cost), yaitu jumlah kas atau
setara kas yang diterima. Jika dari penerbitan saham diperoleh kas maka transaksi
dicatat sebesar kas yang diterima. Selisih antara kas yang diterima dengan nilai
nominal saham dicatat sebagai “Paid in capital in excess of par value”
Contoh: 3 Januari 2006 diterbitkan 1.000 lembar saham biasa dengan nilai nominal $1
dengan harga pasar $5
3 Januari 2006
Cash
5.000
Common stock
Paid in capital in excess of par value
1.000
4.000
Jika dari penerbitan saham diperoleh aset non kas maka transaksi dicatat sebesar
harga pasar aset atau harga pasar saham, mana yang dapat ditentukan dengan jelas.
Selisih antara sebesar harga pasar assets atau harga pasar saham dengan nilai nominal
saham dicatat sebagai “Paid in capital in excess of par value”
Contoh: 3 Januari 2006 diterbitkan 10.000 lembar saham biasa dengan nilai nominal
$5 dengan harga pasar $8 untuk tanah yang saat ini ditawarkan $90.000
3 Januari 2006
Land
80.000
Common stock
Paid in capital in excess of par value
50.000
30.000
Akuntansi Saham Trasury (treasury stock)
Saham treasury (treasury stock) adalah kepemilikan saham perusahaan oleh
perusahaan sendiri. Dalam transaksi saham treasury, PT membali kembali saham PT
itu sendiri di pasar saham. PT membeli sahamnya sendiri dengan alasan:
 Akan diberikan kepada direksi atau karyawan sebagai bonus atau kompensasi
saham. Hal ini untuk meningkatkan rasa memiliki perusahaan oleh direksi dan
para pegawai
 Untuk meningkatkan nilai pasar saham di pasar modal. Dengan semakin
sedikitnya jumlah saham yang beredar maka, sesuai dengan permintaan dan
penawaran, maka harga saham akan naik
 Untuk memiliki tambahan saham yang tersedia untuk digunakan dalam akuisisi
perusahaan lain.
 Menurunkan jumlah saham beredar dengan harapan menaikkan Earnings per
Share (EPS). Dengan menurunnya jumlah saham yang beredar maka nilai EPS
akan naik
BAB 11 / AKUNTANSI UNTUK EKUITAS – PERSEROAN TERBATAS 153
 Menghindari perusahaan dari investor yang tidak puas. Investor yang tidak puas
sahamnya akan dibeli, sehingga yang tersisa adalah pemegang saham yang
mendukung perusahaan saja.
Saat pembelian kembali saham yang beredar, dicatat sebesar biaya (cost
method). Yaitu Treasury Stock di-debet sebesar jumlah kas yang dikeluarkan untuk
membeli kembali saham tersebut. Jika terdapat biaya-biaya lain untuk membeli
kembali saham, maka biaya-biaya tersbut dapat ditambahkan kedalam biaya
perolehan saham trasury tersebut.
Saat penjualan, Treasury Stock di-kredit sebesar biaya perolehannya. Selisih
antara kas yang diterima dengan biaya perolehannya, akan dicatat sebagai “Paid in
capital from treasury stock”. Jika penerimaan kas lebih kecil dari biaya perolehan
saham trasury, maka saldo “Paid in capital from treasury stock” didebet, dan jika
masih kurang maka kekurangannya harus didebetkan ke “Retained earning”. Sehingga
akun “Paid in capital from treasury stock” tidak akan bersaldo minus (bersaldo debet)
Contoh:
1 Pebruari 2005, Mead Corp membeli kembali 4.000 lembar saham dengan harga $8
1 Pebruari 2005
Treasury Stock
Cash
32.000
32.000
1 Juli 2005 1.000 lembar saham treasury dijual kembali denga harga $10
1 Juli 2005
Cash
10.000
Treasury Stock
Paid in capital from treasury stock
8.000
2.000
1 Oktober 2005, 800 lembar saham dijual dengan harga $7
1 Oktober 2005
Cash
Paid in capital from treasury stock
Treasury Stock
5.600
800
6.400
1 Desember 2005, sisa 2.200 lembar saham dijual dengan harga $7
1 Oktober 2005
Cash
Paid in capital from treasury stock
Retained Earnings
Saham Preferen (preferred
stock)
Treasury Stock
15.400
1.200
1.000
17.600
Saham Preferen (preferred stock) adalah saham dimana pemiliknya memiliki
kekhususan atau prioritas tertentu disbanding pemegang saham biasa. Kekhususan
yang diperoleh para pemegang saham preferen adalah:
BAB 11 / AKUNTANSI UNTUK EKUITAS – PERSEROAN TERBATAS
154


Dalam pembagian deviden. Saat pembagian deviden para pemegang saham
preferen berhak mendapatkan deviden dalam jumlah atau % tetap. Selain itu juga
bisa ditambahkan syarat kumulatif atau tidak kumulatif. Jika terdapat syarat
kumulatif, maka atas deviden periode sebelumnya yang belum diterima akan
diakumulasikan ke dalam periode dimana terjadi pembagian deviden.
Dalam hal terjadi likuidasi perusahaan. Saat terjadi likuidasi para pemegang
saham preferen berhak mendapatkan pembagian likuidasi terlebih dulu dibanding
pemegang saham biasa.
Penyajian dan Pengungkapan
Paid in capital, Retained earnings dan Trasury stock disajikan di Neraca
sebagai elemen Stockholder’s Equity. Paid in capital disajikan dengan membedakan
antara Capital Stock (sebesar nilai nominal) dan Additional paid in capital. Sedangkan
Treasury stock merupakan pengurang stockholders’ equity. Bagian ekuitas di Neraca
Pt adalah sebagai berikut:
Stockholders' Equity with Common Stock
Stockholde rs' Equity
Common Stock - $2 pa r va lue ; 500,000 sha re s
a uthorize d; 100,000 sha re s issue d a nd
outsta nding
$
200,000
Pa id-In Ca pita l in Ex ce ss of Pa r
2,300,000
Retained earnings
650,000
Total stockholders' equity
$ 3,150,000
Perubahan yang terjadi di ketiga pos tersebut disajikan dalam Stockholders’
Equity Statement. Bentuk laporan perubahan ekuitas pada PT adalah sebagai berikut:
PT TYA
Statement of Changes in Stockholders' Equity
For the year ended December 31, 2008
Balance December 31, 2007
Paid in capital
Net loss
Balance December 31, 2008
Capital Stock Paid in Capital
200,000
20,000
5,000
220,000
5,000
Deficit
(250)
(880)
(1,130)
Total
199,750
25,000
(880)
223,870
Dividend
Dividen adalah pembagian laba perusahaan kepada pemegang saham secara
pro-rata. Biasanya dinyatakan dalam (1) persentase dari nilai nominal atau (2) jumlah
rupiah per lembar saham. Jika terdapat pemegang saham preferen maka para
BAB 11 / AKUNTANSI UNTUK EKUITAS – PERSEROAN TERBATAS 155
pemegang saham preferen memiliki hal lebih dulu untuk mendapatkan deviden. Bari
sisa deviden dibagikan kepada pemegang saham biasa.
Deviden bisa dibagi dalam bentuk tunai / cash. Deviden yang dibagikan
kepada para pemegang saham dlam bentuk tunai disebut dengan deviden tunai (cash
dividend). Sedangkan jika dibagikan dalam bentuk saham perusahaan sendiri, disebut
dengan deviden saham (stock dividend)
Cash Dividend
Untuk membagi deviden dalam bentuk tunai diperlukan beberapa syara yaitu:
 Saldo laba (retained earnings) harus mencukupi, atau memiliki saldo kredit.
Deviden adalah pembagian laba, sehingga perlu adanya kecukupan laba yang akan
dibagi. Jika terdapat situasi dimana pembagian dividen melebihi saldo laba
(diambilkan dari paid in capital) maka kondisi ini disebut dengan liquidating
dividend. Perusahaan dianggap melakukan likuidasi, karena ada bagian modal
disetor yang dikembalikan ke pemegang saham
 Memiliki saldo kas yang cukup. Deviden tunai menuntut adanya uang tunai yang
nantinya akan dibayarkan kepada pemegang saham. Sehingga saldo kas harus
mencukupi sebesar nilai deviden yang akan dibagi
 Adanya pengumuman pembagian dividend. Hal ynag diumumkan adalah jumlah
deviden yang dibagikan, kapan dibagikan dan siapa yang berhak menerima
deviden tersebut.
Untuk memahami pencatatan terkait dengan pembagian deviden perlu dipahami 3
tanggal penting terkait pencatatan cash dividend, yaitu:
 Tanggal pengumuman (declaration date), yaitu tanggal dimana direksi secara
formal mengumumkan adanya pembagian deviden. Tanggal yang digunakan
biasanya adalah tanggal RUPS. Sejak tanggal ini akuntansi sudah mengangab
telah terjadi kewajiban pembagian deviden, sehinggal saldo laba dikurangi
sejumlah deviden yang dibagi. Karena belum dilakukan pembayaran maka dicatat
“deviden payable”
 Tanggal pisah batas pemegang saham terdaftar (record date). Tanggal ini
menunjukkan siapa yang nantinya berhak menerima deviden. Pemegang saham
yang tercatat pada tanggal inilah yang berhak menerima dividend. Misalnya pada
tanggal 30 April RUPS memutuskan untuk membagi deviden untuk pemegang
saham yang tercatat sampai dengan tanggal 16 Mei. Deviden akan dibayarkan
pada tanggal 30 Mei. Maka jika pemegang saham John menjual sahamnya kepada
Luke pada tanggal 10 Mei. Maka pada saat pembayaran deviden tanggal 30 Mei
yang menerima deviden adalah Luke. Namun jika transaksi antara John dan Luke
dilakukan pada tanggal 25 Mei maka yang menerima pembayran deviden pada
tanggal 30 Mei adalah John.
 Tanggal pembayaran deviden (payment date). Tanggal ini adalah tanggal
dilakukannya pembayaran kas kepada pemegang saham
Contoh: tanggal 1 Desember 2005 diumumkan adanya pembagian dividen bagi
pemegang saham yang tercatat sampai dengan 30 Desember 2005. Dividend yang
dibagi adalah $0.5, saham beredar 100.000 lembar dan akan dibayarkan 23 Januari
2006.
BAB 11 / AKUNTANSI UNTUK EKUITAS – PERSEROAN TERBATAS
156
1 Desember 2005
30 Desember 2005
23 Januari 2006
Retained Earnings
Dividend Payable
50.000
50.000
tidak ada jurnal
Dividend Payable
Cash
50.000
50.000
Jika terdapat pemegang saham preferen, maka jumlah deviden pemegangs
aham preferen harus dialokasikan terlebih dahulu sebelum deviden diberikan kepada
pemegang saham biasa.
Stock Dividend
Stock dividend adalah transaksi pembagian deviden dalam bentuk saham
perusahaan sendiri. Transaksi stock dividend akan berdampak mengurangi retained
eranings dan menambah paid in capital. Sehingga total stockholders’equity tidak
berubah dan tidak ada kas yang keluar dari entitas. Pembagian stock dividend
dilakukan dengan alasan:
 Memuaskan harapan pemegang saham akan adanya deviden tanpa entitas harus
mengeluarkan kas
 Meningkatkan marketability saham perusahaam di pasar. Dengan semakin banyak
saham yang beredar maka saham akan lebih likuid diperjualbelikan
 Menginvestasikan kembali bagian keuntungan pemegang saham ke dalam bisnis
Untuk keperluan akuntansi, pembagian deviden saham dibedakan berdasarkan
berapa jumlah saham yang dikeluarkan. Pembedaan tersebut akan berdampak pada
nilai saham mana yang dipakai. Nilai pasar atau nilai nominal. Pembagian deviden
saham dan penggunaan nilai saham tersebut adalah :
 Small stock dividend (<20%-25% dari saham yang beredar). Jika saham yang
dibagi dalam jumalh kecil maka transaksi deviden saham ini dicatat sebesar nilai
pasar saham (fair market value per share)
 Large stock dividend (>20%-25% dari saham yang beredar) Jika saham yang
dibagi dalam jumalh besar maka transaksi deviden saham ini dicatat sebesar par
(state) value.
Contoh: tanggal 1 Desember 2005 diumumkan adanya stock dividend sebesar 10%.
Saham yang beredar 50.000 lembar, $10 par value. Fair market value $15. Saham
akan didistribusikan pada tanggal 5 Januari 2006.
1 Des 2005
5 Jan 2006
Retained Earnings
Common stock dividend distributable
Paid in capital in excess of par value
75.000
50.000
25.000
Common
stock dividend
distributable
BAB 11 / AKUNTANSI
UNTUK
EKUITAS – PERSEROAN50.000
TERBATAS 157
Common stock
50.000
Stock Split
Stock split adalah pemecahan saham sehingga nilai per lembar saham menjadi
lebih kecil. Tujuan dilakukannnya stock split adalah untuk menurunkan harga per
lembar saham sehingga meningkatkan marketability saham di pasar. Akibat stock
split jumlah saham yang beredar lebih besar proporsional dengan pebnurunan nilai per
lembar saham. Namun demikian total nilai saham tidak berubah. Kejadian Stok split
tidak memerlukan jurnal, karena tidak ada peribahan nilai pada akun saham biasa.
Contoh, 100.000 lembar saham, nilai nominal $10, dilakukan stock split 1:2 maka
akan menjadi 200.000 lembar saham, nilai nominal $5. Total nilai saham tetap yaitu
$1.000.000
Retained Earnings
Saldo laba (retained earnings) adalah akumulasi laba bersih setelah dikurangi
pembagian dividen. Akumulasi ini berlangsung sejak perusahaan berdiri sampai
dengan tanggal neraca. Retained earnings merupakan bagian klaim pemegang saham
terhadap aset perusahaan. Jika perusahaan rugi maka saldo retained earnings
dikurangi (didebet). Sehingga perusahaan dengan saldo retained earnings minus
disebut deficits.
Saldo retained earnings biasanya dibagikan dalam bentuk deviden. Dalam
beberapa kasus retained earnings dibatasi untuk dibagikan dalam bentuk deviden.
Pembatasan retained earnings dilakukan karena beberapa sebab:
 Legal restriction, pembatasan oleh undang-undang, misalnya pembatasan untuk
kemungkinan rugi karena transaksi saham trasury
 Contractual restriction, pembatasan karena perjanjian yang dibuat perusahaan
dengan pihak ketiga, misal perjanjian pinjaman
 Voluntary restriction, pembatasan sukarela oleh manajemen misal untuk ekspansi
Akun retained earnings digunakan untuk melakukan koreksi atas kesalahan
pencatatan pendapatan (revenue) atau beban (expenses) periode lalu (prior period
adjusment). Kesalah tersebut dikoreksikan ke Retained Earnings karena saldo revenue
dan expenses periode lalu telah ditutup ke Retained Earnings, pada saat dibuatkan
jurnal penutup pada akhir periode.
Contoh: 5 Januari 2005 ditemukan bahwa beban penyusutan 2004 terlalu rendah
dicatat $ 300.000. Jurnal yang dibuat pada tahun 2005 saat ditemukan adanya
kesalahan adalah:
5 Jan 2005
Retained Earnings
Accummulated
Retained Earnings
Statementdepreciation
300.000
300.000
Retained Earnings Statement menunjukkan perubahan yang terjadi atas
retained earnings selama periode. Retained earnings akan berkurang karena adanya:
 Rugi tahun berjalan
 Koreksi atas laba tahun lalu yang ditetapkan terlalu tinggi (overstatement)
BAB 11 / AKUNTANSI UNTUK EKUITAS – PERSEROAN TERBATAS
158
 Pembagian deviden tunai dan deviden saham
 Rugi akibat transaksi saham treasuri, dan
Retained earnings akan bertambah karena adanya:
 laba tahun berjalan
 Koreksi atas laba tahun lalu yang ditetapkan terlalu rendah (understatement)
Sehingga laporan perubahan Retained Earnings akan berisi hal-hal tersebut di atas.
BAB 11 / AKUNTANSI UNTUK EKUITAS – PERSEROAN TERBATAS
159
Latihan Soal
Pilihan Ganda
1. Perseroan terbatas (corporation) merupakan suatu bentuk entitas yang terpisah
dan berbeda dengan pemiliknya, sehingga pengendali utama (ultimate control)
dari suatu organisasi ini ada di tangan ….
a. Stockholders. b. Board of directors. c. President. d. Managers. e. Semua
salah.
2. Pada tanggal 1 Juni 2008, PT. Gemilang menerbitkan 1,500 lembar saham biasa
tanpa nilai nominal (no-par value) secara tunai seharga Rp.225,00/ lembar.
Bagaimana jurnal untuk penerbitan saham tersebut dengan asumsi saham tersebut
memiliki nilai yang ditetapkan (stated value) sebesar Rp.150,00/ lembar?
a. Cash (D) Rp. 225.000,00; Common Stock (K) Rp.225.000,00.
b. Cash (D) Rp.337.500,00; Common Stock (K) Rp.225.000,00; Paid-in-Capital
in excess of stated value (K) Rp. 112.500,00.
c. Cash (D) Rp.337.500,00; Common Stock (K) Rp.337.500,00.
d. Cash (D) Rp.225.000,00; Paid-in-Capital in excess of stated value (D)
Rp.112.500,00; Common Stock (K) Rp.337.500,00.
e. Semua salah.
3. Laporan stockholders’ equity terdiri atas …..
a. Paid-in-Capital dan Liability.
b. Paid-in-Capital dan Retained Earnings.
c. Retained Earnings dan Liability.
d. Paid-in-Capital dan Revenue.
e. Semua salah.
4. Pada transaksi pembagian dividen tunai, jurnal akan dibuat pada saat:
a. Declaration date dan Payment date.
b. Record date dan Payment date.
c. Declaration date, Record date, dan Payment date.
d. Declaration date dan Record date.
e. Semua salah.
5. Transaksi atau kejadian yang menyebabkan penurunan pada Retained Earnings
adalah:
a. Net loss
d. Jawaban a, b, c benar
b. Stock dividends
e. semua jawaban salah
c. Cash dividends
6. Berikut adalah jenis dividends yang dibagi oleh perusahaan, kecuali:
a. Scrip dividends
d. Property dividends
b. Stock dividends
e. semua jawaban salah
c. Stock split
7. Pada tanggal 10 Juni 2001 Roadway Corp mengumumkan adanya pembagian cash
dividends bagi pemegang saham perusahaan yang tercatat sampai dengan tanggal
BAB 11 / AKUNTANSI UNTUK EKUITAS – PERSEROAN TERBATAS
160
24 Juni 2001. Dividends akan dibayarkan pada tanggal 15 Juli 2001. Dividends
yang dibagikan sebesar $ 500.000. Jurnal yang dibuat perusahaan pada tanggal 15
Juli 2001 adalah:
a. Retained Earnings (dr) $500.000, Dividends Payable (cr) $500.000
b. Cash (dr) $500.000, Dividends Payable (cr) $500.000
c. Dividends Payable (dr) $500.000, Cash (cr) $500.000
d. Dividends Payable (dr) $500.000, Retained Earnings (cr) $500.000
e. Semua jawaban salah
8. Pada tanggal 10 Juni 2001 Roadway Corp mengumumkan adanya pembagian
property dividends bagi pemegang saham perusahaan yang tercatat sampai dengan
tanggal 24 Juni 2001. Dividends akan dibayarkan pada tanggal 15 Juli 2001.
Dividends yang dibagikan adalah saham Trandle Co. yang dimiliki oleh
Perusahaan. Saham tersebut memiliki nilai buku $ 400.000. Pada saat
pengumuman nilai pasar saham tersebut adalah $500.000. Jurnal yang dibuat
perusahaan pada tanggal 10 Juli 2001 adalah:
a. Retained Earnings (dr) $500.000, Property Dividends Payable (cr) $500.000
b. Investment in share (dr) $100.000, Gain on Appreciation of securities (cr)
$500.000
c. Property Dividends Payable (dr) $500.000, Cash (cr) $500.000
d. Property Dividends Payable (dr) $500.000, Investment in share (cr) $500.000
e. Semua jawaban salah
9. Black corp. akan membagi cash dividends sebesar $ 50.000 kepada pemegang
saham biasa dan pemegang saham preferen. Total nilai saham biasa adalah
$400.000, sedangkan saham preferen adalah $100.000. Pemegang saham preferen
berhak menerima dividends 6% dari nilai saham preferen yang dipegang.
Jika saham preferen bersifat noncumulative dan nonparticipating, maka jumlah
cash dividends yang diterima pemegang saham biasa adalah:
a. $32.000
d. $6.000
c. $44.000
e. semua jawaban salah
d. $18.000
Jika saham preferen bersifat cumulative dan nonparticipating dan perusahaan 2
tahun sebelumnya belum membagi dividend kepada pemegang saham preferen,
maka jumlah cash dividends yang diterima pemegang saham biasa adalah:
a. $32.000
d. $6.000
c. $44.000
e. semua jawaban salah
d. $18.000
10. “Retained Earnings” di dalam laporan keuangan akan disajikan sebagai bagian
dari:
a. Assets
d.. Liability
b. Equity
e. Semua jawaban salah
c. Expenses
BAB 11 / AKUNTANSI UNTUK EKUITAS – PERSEROAN TERBATAS
161
Latihan 11-1
Pada tahun ini PT. Esterlita membagikan dividen tunai Rp. 215.000.000. Saham biasa
yang beredar adalah sebesar Rp. 1.250.000.000, dan 7% saham preferen pada par
value adalah sebesar Rp. 250.000.000. Berdasar informasi ini hitunglah:
1. Jumlah dividen yang dibagikan untuk pemegang saham biasa dan pemegang
saham preferen jika saham preferen kumulatif, dan dividen menunggak 2
tahun
2. Jumlah dividen yang dibagikan untuk pemegang saham biasa dan pemegang
saham preferen, jika saham preferen non-kumulatif.
Latihan 11-2
PT. Sukses AKD melaporkan net income tahun 2007 sebesar Rp.960.000,00 dan
mengumumkan akan membagi dividen tunai bagi pemegang saham preferen sebesar
Rp.130.000,00. Pada awal tahun 2007, perusahaan memiliki 100,000 lembar saham
biasa yang beredar. Terdapat tiga peristiwa yang mengubah lembar saham yang
beredar selama tahun 2007 sebagai berikut:
1-Mar
1-Aug
1-Oct
Menerbitkan 25,000 lembar saham biasa secara tunai.
Membeli 80,000 lembar saham biasa yang telah beredar.
Melakukan stock split 3-for-1.
Hitunglah:
1. Jumlah lembar saham biasa yang beredar pada akhir tahun 2007
2. Berapakah net income yang tersedia untuk pemegang saham biasa.
Latihan 1-3
Pada tanggal 1 Juni 2008, PT. Gemilang menerbitkan 1,500 lembar saham biasa tanpa
nilai nominal (no-par value) secara tunai seharga Rp.225,00/ lembar. Bagaimana
jurnal untuk penerbitan saham tersebut dengan asumsi saham tersebut memiliki nilai
yang ditetapkan (stated value) sebesar Rp.150,00/ lembar.
Latihan 11-4
Marco Corp. melaporkan komponen stockholders’ equity di neraca per 31 Desember
2009 sebagai berikut:
Common stock - $1 par value, 160.000 share authorized, 100.000 share
Issued and outstanding ………………………………………...
$ 100.000
Paid in capital in excess of par value, common stock …………
700.000
Retained earnings …………………………………… ……….
1.080.000
Total stockholders’ equity ……………………………..
1.880.000
Transaksi yang terjadi selama tahun 2010 adalah sebagai berikut:
Jan. 10, Dibeli kembali secara tunai saham perusahaan sebanyak 20.000 lembar,
dengan harga $12 / lembar
Mar 2, Direksi mengumumkan adanya pembagian cash dividend $1,50 / lembar, yang
akan dibayarkan pada 31 Maret untuk pemegang saham yang tercatat samapai
dengan tgl 15 Maret 2010
Mar 31,Dibayar cash dividend yang diumumkan pada tgl 2 Maret
Nov 11,Dijual tunai 12.000 lembar saham treasury, dengan harga $13 / lembar
BAB 11 / AKUNTANSI UNTUK EKUITAS – PERSEROAN TERBATAS
162
Nov 25Dijual tunai 8.000 lembar saham treasury, dengan harga $9,50 / lembar
Dec 1 Direksi mengumumkan adanya pembagian cash dividend $2,50 / lembar, yang
akan dibayarkan pada 2 Januari 2011 untuk pemegang saham yang tercatat
sampai dengan tgl 10 Desember 2010
Dec 31 Menutup saldo kredit Income Summary sebesar $536.000 ke akun Retained
Earnings
DIMINTA:
1. Buat jurnal untuk transaksi tahun 2010 tersebut di atas.
2. Buat bagian Stockholders’ equity di neraca per 31 Desember 2010
BAB 11 / AKUNTANSI UNTUK EKUITAS – PERSEROAN TERBATAS
163
Download