sistem informasi manajemen - E

advertisement
SISTEM INFORMASI
MANAJEMEN
Materi 1 – Pengantar SIM
[email protected]
PENDAHULUAN
Kontrak Kuliah
Penilaian
Silabus
Perkuliahan
• Deskripsi :
• Mempelajari hubungan antara penerapan sistem informasi dan
perkembangan sistem informasi serta penggunaan teknologi untuk
keunggulan kompetitif, baik secara mandiri maupun kerjasama
dalam tim.
• Kompetensi :
• Memahami dan mampu menjelaskan :
• Konsep Dasar Sistem Informasi
• Peranan Sistem Informasi Dalam Dunia Bisnis
• IT Sebagai Keuanggulan Kompetitif
• Konsep Sumber Daya, Sistem Informasi Fungsional
• Enterprise Aplication
• Enterprise E-Business
• E-Commerce
• Sistem Pendukung Keputusan
• Pengembangan Sistem Informasi
Perkuliahan
Pertemuan
Materi
I
Pendahuluan – Pembukaan Kuliah
II
Analisis Sistem Informasi
III
Manajemen dan Informasi
IV
Teknologi Informasi
V
Komputer dan Pemrosesan Informasi
VI
Sistem Manajemen Basis Data
VII
Sistem Manajemen Basis Data II
VIII
Review & Kuis
UTS
Ujian Tengah Semester
Perkuliahan
Pertemuan
Materi
IX
Review UTS
X
Jaringan Komputer
XI
Telekomunikasi
XII
Pengembangan Sistem Informasi
XII
Perancangan Sistem Informasi
XIV
Konsep Penerapan Sistem Informasi
XV
Penerapan SI untuk Publik
XVI
Review & Kuis
UAS
Ujian Akhir Semester
Penilaian
• UTS : 50%
• UAS : 50%
• UTS : 30%
• Tugas/Quiz sebelum UTS:
15%
• Keakftifan : 5%
• UAS : 30%
• Tugas / Quiz sesudah UTS:
15%
• Keaktifan : 5%
Kode
Nilai
A
80 – 100
A-
75 – 79.9
B+
70 – 74.9
B
66 – 69.9
B-
62 – 65.9
C+
58 – 61.9
C
51 – 57.9
C-
47 – 50.9
D
44 – 46.9
E
0 – 43.9
Daftar Pustaka
1.
2.
3.
4.
5.
6.
McLeod, Raymond and Schell, George. 2008. Information
System Management, Edition 10, Pearson Education, Inc.
New Jersey.
Laudon, Kenneth.C., Laudon, Jane.P. 2010. Management
Information System “Managing The Digital Firm”. Twelft
Edition. Prentice Hall. New Jersey.
O’Brien, James.A., Marakas, George. M. 2008.
Management Information System. Eight Edition. McGraw
Hill.
Akhmad Fauzi, 2008. Sistem Informasi Manajemen. Graha
Ilmu, Yogyakarta.
Parker CS, 1989. Management Information System :
Strategy and Action. McGraw Hill, New York.
Turban, Reiner, Potter, 2001. Introduction to Information
Technology, John Wiley & Sons, New York.
Rules
• Toleransi keterlambatan 30 menit. Berlaku utk Dosen dan
Mahasiswa.
• Kuliah dimulai 7:30 WIB.
• Pakaian bebas rapi berkerah, bersepatu.
• Pengumpulan assignment tepat waktu.
• Mahasiswa tidak diperkenankan mengikuti UAS jika kehadiran
•
•
•
•
kurang dari 75% pertemuan mata kuliah.
Kecurangan dalam bentuk apapun ketika tes dan ujian
menyebabkan mahasiswa secara langsung memperoleh nilai
"E".
Segala macam bentuk ijin ketidakhadiran diharuskan
menyertakan bukti surat tertulis yang resmi.
Selalu berusaha mengerjakan segala sesuatu sebaik-baiknya
dan penuh semangat.
Semua ilmu katon bisa dipelajari. Semangat!
PENGANTAR SIM
Sistem Informasi Manajemen
• IS dan IT menunjang efektivitas, produktivitas,
•
•
•
•
dan efisiensi dari bisnis proses perusahaan.
Merupakan komponen utama dari kesuksesan
bisnis dan organisasi.
Adanya ledakan informasi (information
explosion) dimana kita telah beralih dari
masyarakat industrial ke masyarakat informasi.
(“Information at your finger tips”)
Fenomena knowledge workers, yakni orangorang yang menghabiskan sebagian besar
waktunya untuk menciptakan, mendistribusikan
dan memanfaatkan informasi.
Komoditas informasi yang semakin mahal,
sehingga tuntutan untuk memanfaatkan
informasi untuk kepentingan organisasi, serta
bagaimana mengelola informasi yang
bermanfaat bagi organisasi.
Transformasi Masyarakat
• Era ini manusia fokus
pada kehidupan agraris
dan mengolah sumber
daya alam.
• Teknologi belum
berkembang sehingga
masyarakat lebih
menonjolkan kekuatan
otot (muscle) sehingga
pada saat itu produktivitas
manusia ditentukan oleh
otot.
MASYARAKAT PERTANIAN
(800 – 1700)
Transformasi Masyarakat
• Adanya peristiwa Revolusi
MASYARAKAT INDUSTRI
(1701 – 1970)
Industri, dimana manusia
mengupayakan mekanisasi
dalam semua aspek
kehidupan manusia.
• Dalam era industri, faktor
yang menonjol adalah
mesin (machine) dimana
mesin diperuntukkan untuk
mempermudah pekerjaan
manusia sehingga jumlah
produksi meningkat dan
lebih efesien.
Transformasi Masyarakat
•
•
•
Adanya kehadiran Internet, dimana peradaban ini sangat
didukung oleh kemajuan teknologi komunikasi dan
pengolahan data.
Pada era ini, faktor yang menonjol adalah pikiran (mind)
dan pengetahuan.
Era informasi memunculkan istilah masyarakat informasi
(Information Society) adalah suatu masyarakat dimana
produksi, distribusi, dan pengolahan informasi merupakan
aktivitas utamanya.
Karakteristik Masyarakat Informasi
• Adanya level intensitas informasi yang tinggi (kebutuhan informasi yang
•
•
•
•
•
•
tinggi) dalam kehidupan masyarakatnya sehari-hari, pada organisasiorganisasi yang ada, dan tempat-tempat kerja.
Penggunaan teknologi informasi untuk kegiatan sosial, pengajaran dan
bisnis, serta kegiatan-kegiatan lainnya.
Kemampuan pertukaran data digital yang cepat dalam jarak yang jauh.
Masyarakat informasi bergantung pada inovasi teknologi yang terus
berkembang.
Spatial, masyarakat informasi terhubung dengan lokasi yang mempunyai efek
pada pengorganisasian waktu dan ruang.
Occupational, perubahan yang terjadi dalam masyarakat informasi
menyebabkan perubahan dalam ketersediaan dan kebutuhan tenaga kerja di
bidang informasi.
Masyarakat informasi mengalami perubahan siklus budaya dlm kehidupan
sehari-hari karena ketersediaan informasi dari berbagai saluran media,
termasuk media sosial.
Industrial VS Information
• Ditinjau dari sumber daya yang diolah masyarakat industri membuat
•
•
•
•
tenaga dan bahan bakar, dalam masyarakat informasi sumber daya yang
diolahnya adalah informasi dalam bentuk transmisi data dan komputer.
Ditinjau dari sumber daya yang dibutuhkan, masyarakat industri
membutuhkan modal dana, sedangkan dalam masyarakat informasi
adalah pengetahuan.
Ditinjau dari keahlian sumber daya manusia yang dibutuhkan,
masyarakat industri membutuhkan ahli mesin atau pekerja tanpa
keterampilan tertentu, sedangkan da lam masyarakat informasi
membutuhkan pekerja yang profesional dengan keterampilan yang tinggi.
Ditinjau dari teknologi yang digunakan, masyarakat industri
menggunakan teknologi mesin, sedangkan masyarakat informasi
menggunakan teknologi yang cerdas.
Ditinjau dari prinsip perkembangan, masyarakat industri menuju kearah
pertumbuhan ekonomi sedangkan masyarakat informasi menuju
penerapan pengetahuan dalam teknologi.
Manajemen dan Informasi
• Manajer bukan saja mengelola
sumberdaya fisik, tetapi juga
sumberdaya konseptual.
• Manajer memastikan bahwa data
mentah yang diperlukan terkumpul
dan kemudian diproses menjadi
informasi yang berguna sesuai
dengan orang yang tepat, dalam
bentuk yang tepat dan pada saat
yang tepat.
• Aktivitas memperoleh informasi,
menggunakan informasi secara
efektif, dan membuangnya pada
saat yang tepat disebut manajemen
informasi.
PARA PEMAKAI KOMPUTER
• Pada awalnya pemakai output komputer
adalah adalah pegawai administrasi di
bagian akuntansi, yang komputernya
melakukan aplikasi pembayaran gaji,
pengelolaan persediaan, dan penagihan.
• SIM bukanlah suatu sistem untuk
memproduksi informasi untuk manajemen,
melainkan memproduksi informasi
sebagai alat pemecahan masalah dan
pengambilan keputusan.
• Para pemakai komputer meliputi:
•
•
Internal (Manajer, dan Non-manajer)
Eksternal yaitu Perusahaan di luar
organisasi, Masyarakat luas (public).
EVOLUSI CBIS – FOKUS AWAL PADA DATA
• Penggunaan punched card dan keydriven bookkeeping machines
masih mengabaikan kebutuhan informasi para manajer.
• Aplikasi akuntansi berbasis komputer adalah pengolahan data elektronik
(electronic data processing - EDP) atau data processing (DP). Istilah
Sistem Informasi Akuntansi (SIA) atau Accounting Information System
digunakan untuk menggambarkan sistem yang memproses aplikasi
aplikasi pengolahan data perusahaan. SIA menghasilkan beberapa
informasi sebagai produk sampingan dari proses akuntansi.
EVOLUSI CBIS – FOKUS BARU PADA INFORMASI
• Konsep SIM menyadari
bahwa aplikasi komputer
harus diterapkan untuk
tujuan utama
menghasilkan nformasi
manajemen.
• Perkembangannya tidak
mulus, karena:
•
Kurangnya pengetahuan tentang
komputer,
• Kurangnya pengetahuan tentang
bisnis dan keawaman spesialis
informasi mengenai peran
manajemen,
• Peralatan komputer mahal dan
terbatas
EVOLUSI CBIS – FOKUS REVISI PADA KEPUTUSAN
• Michael S. Scott Morton, G.
Anthony Gorry, dan Peter G.W.
Keen dan konsep mereka
disebut Sistem Pendukung
Keputusan (DSS)
• Perbedaan antara SIM dan DSS
• SIM adalah suatu sumberdaya
organisasional yang dimaksudkan
untuk menyediakan informasi
pemecahan masalah bagi
sekelompok manajer secara
umum, sedangkan DSS
dimaksudkan untuk mendukung
satu orang manajer secara
khusus.
EVOLUSI CBIS – FOKUS SEKARANG PADA KOMUNIKASI
• Otomatisasi Kantor (office
automation - OA) yang
memudahkan komunikasi dan
meningkatkan produktivitas
diantara para manajer dan
pekerja kantor melalui
penggunaan alat-alat elektronik.
• OA berkembang meliputi aplikasi:
konferensi jarak jauh
(teleconferencing), voice mail,
surat elektronik (electronic mail),
electronic calendaring, facsimile
transmission, dan desktop
publishing.
EVOLUSI CBIS – FOKUS POTENSIAL PADA KONSULTASI
• Perkembangan saat ini adalah
penerapan kecerdasan buatan
(artificial intelligence - AI),
bagi masalah-masalah bisnis.
• Ide dasar AI adalah bahwa
komputer dapat diprogram untuk
melaksanakan sebagian
penalaran logis yang sama
seperti manusia.
• Bagian khusus dari AI, yaitu
sistem pakar (expert system ES) yang paling banyak
mendapatkan perhatian.
Case Study (Berkelompok)
• Heidelberg, Honeywell, dan Eaton :
• Menggunakan Teknologi Informasi untuk Membangun Produk
dan Layanan Pintar
• Dalam dunia saat ini, perusahaan manufaktur manapun yang belum tersadar
akan fakta bahwa mereka harus menjadi sebuah layanan bisnis sekarang
sedang menderita. Sayangnya, banyak bisnis yang masih berpikir bahwa
mereka menghasilkan sesuatu dan menyatakan ukuran keberhasilan mereka
hanya semata-mata pada “produk”. Bahkan pesaing mereka yang sudah
paham sebelumnya, yang sudah mulai menambahkan jasa yang bernilai pada
produk mereka dan memperoleh hasil secara langsung dari jasa tersebut,
menikmati sebuah keuntungan yang sementara. Mereka mungkin dapat
meningkatkan hubungan dengan pelanggan mereka dengan menjalankan
berbagai tugas, seperti pemeliharaan dan penambahan pasokan, tetapi hal itu
hanya sementara. Layanan yang pintar bukan hanya memelihara dan
memperbarui perusahaan, tetapi diberikan bersama dengan produk mereka
dalam bentuk nilai bagi pelanggan dan efisiensi biaya yang mereka hasilkan
untuk penyedia. Untuk menyediakan hal tersebut, perusahaan harus
menggunakan teknologi informasi untuk membangun “produk yang pintar”
produk dengan kesadaran dan konektivitas ke dalam produk mereka sendiri.
Case Study (Berkelompok)
contd - 1
• Heidelberg, Honeywell, dan Eaton :
• Menggunakan Teknologi Informasi untuk Membangun
Produk dan Layanan Pintar
• Heidelberger Druckmaschinen AG dari Jerman (umumnya dikenal
dengan Heidelberg), pembuat mesin cetak pencetakan modern nomor
satu dan penghasil media cetak di seluruh dunia. Heidelberg
menemukan bahwa mereka dapat memberikan pemeliharaan yang
lebih efektif dalam biaya dengan produk pintar ini. Dengan perangkat
pintar tersebut, Heidelberg sekarang menawarkan dukungan penuh
dari produknya yang dapat diperluas, misalkan,bahkan hingga
pemindahan dan penjualan kembali mesinnya. Dengan demikian,
kemampuan mengawasi sendiri dan jaringan yang disertakan dalam
produknya memberikan sebuah kesempatan strategis bagi Heidelberg
untuk menggunakan teknologi informasi menjadi rekan pelanggannya
dalam kegiatan operasi yang berhasil sementara mengurangi biaya
dan menciptakan sumber pemasukan baru untuk layanan pintar.
Case Study (Berkelompok)
contd - 2
• Heidelberg, Honeywell, dan Eaton :
• Menggunakan Teknologi Informasi untuk Membangun
Produk dan Layanan Pintar
• Honeywell International merupakan contoh lainnya dari sebuah
perusahaan yang memperoleh manfaat dari produk dan layanan
pintar. Perusahaan global ini terlibat diberbagai industri yang berbeda,
salah satunya adalah sistem kendali dan otomatisasi untuk
penyulingan minyak. Contoh terakhir adalah Eaton Corp., yang
berbasis di Cleveland yang membuat as roda dan bagian truk lainnya
pada tahun 1911 dan kemudian mendiversifikasikan kedalam
kelompok lainnya, termasuk skring untuk rumahan. Dengan hampir
satu abad bersaing , Eaton kini sudah mulai berkembang dalam
bisnis, bersaing dengan pesaing yang sudah ada sebelumnya pada
setiap titik di pasar. Sistem yang mereka pikirkan,yang baru-baru ini
diluncurkan sebagai Home Heartbeat, mengawasi status dari berbagai
sistem dalam rumah dan memperingatkan pemilik rumah ketika
sesuatu terjadi.
Case Study (Berkelompok)
contd - 3
• Heidelberg, Honeywell, dan Eaton :
• Menggunakan Teknologi Informasi untuk Membangun
Produk dan Layanan Pintar
• Home Heartbeat merupakan sebuah contoh yang baik dari inovasi
produk dan layanan pintar. Eaton menggunakan teknologi
informasi untuk menciptakan kesadaran dan koneksivitas kedalam
perangkat yang sudah dijual, mengubahnya menjadi produk pintar.
Kemudian mereka bisa memposisikan perusahaan mereka bukan
hanya sebagai penjual produk, tetapi juga sebagai penyedia
layanan.
Case Study (Berkelompok)
contd - 4
• Pertanyaan :
1.
2.
3.
A. Mengapa perusahaan manufaktur harus membangun produk yang
pintar dan menyediakan jasa yang pintar?
B. Apa manfaat bisnis yang bisa diperoleh?
C. Berikan beberapa contoh selain yang diberikan dalam studi kasus
ini.
A. Teknologi Informasi apa yang digunakan oleh perusahaan dalam
studi kasus ini untuk membangun produk pintar dan menyediakan
layanan pintar?
B. Komponen IT apa lagi yang dapat digunakan? Berikan contoh dari
kemampuan yang akan diberikan.
A. Apa yang menjadi batasan bagi sebuah strategi produk dan layanan
pintar?
B. Berikan beberapa contoh tantangan yang mungkin dihadapi sebuah
bisnis, dan jelaskan bagaimana hal tersebut dapat diatasi.
ANALISIS SISTEM
INFORMASI
 Organisasi, Manajer, dan Sistem Informasi Manajemen
 Sistem Informasi Versus Teknologi Informasi
Download