31 SISTEM PAKAR PERUBAHAN FISIOLOGIS DAN PSIKOLOGIS

advertisement
Sistem Pakar perubahan Fisiologis dan Psikologis masa Nifas ibu dengan Metode Certainty Factor
(Agus Ramdhani Nugraha, MT – H. Ahmad Sofyan Haris)
SISTEM PAKAR PERUBAHAN FISIOLOGIS DAN PSIKOLOGIS
MASA NIFAS IBU DENGAN METODE CERTAINTY FACTOR
Agus Ramdhani Nugraha 1, H. Ahmad Sofyan Haris2
1) Prodi Teknik Informatika
STMIK DCI
Perum Cisalak Blok 2 No. 48 Kota Tasikmalaya
E-mail: [email protected]
2) SMPN 1 Salawu
Kp. Salawu No. 86 RT/RW 02/01 Desa Salawu Kec. Salawu Kab Tasikmalaya
E-mail: [email protected]
ABSTRAK
Pemahaman seorang ibu akan perubahan fisiologis dan psikologis masa nifas
masih rendah. Banyak sekali masyarakat masih mengandalkan keahlian dari pakar secara
manual. Sehingga biaya yang ditanggung oleh ibu nifas cukup mahal dan dilihat dari
waktu juga kurang efisien. Media konsultasi ini merupakan aplikasi dari sistem pakar
berbasis komputer yang menggunakan fakta dan tekhnik penalaran dalam memecahkan
masalah yang biasanya hanya dapat dipecahkan oleh seorang pakar dalam bidang
tertentu. Sistem pakar memberikan nilai tambah pada teknologi untuk membantu dalam
menangani era informasi yang semakin canggih.
Aplikasi Sistem Pakar ini dapat digunakan untuk mendiagnosa kemungkinan
perubahan fisiologis dan psikologis masa nifas pada seorang ibu berdasarkan gejala yang
diinputkan oleh user. Sistem ini juga menampilkan besarnya kepercayaan gejala tersebut
terhadap perubahan fisiologis dan psikologis maasa nifas.
Kata kunci: sistem pakar, certainty factor, fisiologis, psikologis, nifas.
I.
PENDAHULUAN
Ilmu pengetahuan dan teknologi
selalu berkembang dan mengalami
kemajuan, sesuai dengan perkembangan
zaman dan perkembangan cara berpikir
manusia. Ketersediaan bidan di desa relatif
masih berkurang khususnya didaerahdaerah pelosok dan terpencil. Hal ini
membuat para ibu nifas mengalami
kesulitan dalam mengidentifikasi dan
mengetahui dampak dari perubahan
selama menjalani postpartum masa nifas.
Sehingga penanganan medis menjadi
terlambat dan dapat mengakibatkan resiko
kematian pada ibu.
Pasca
melahirkan
ibu
akan
mengalami beberapa perubahan, baik
perubahan fisik mau’pun perubahan
psikologis, seorang ibu akan merasakan
gejala-gejala psikiatrik setelah melahirkan,
beberapa penyesuaian dibutuhkan oleh
ibu. Sebagian ibu bisa menyesuaikan diri
dan sebagian tidak bisa menyesuaikan diri,
bahkan bagi mereka yang tidak bisa
menyesuaikan diri mengalami gangguan
gangguan psikologis dengan berbagai
macam sindrom atau gejala, oleh peneliti
hal ini disebut postpartum blues.
Pengetahuan menyeluruh tentang
perubahan fisiologis dan psikologis pada
masa puerperium adalah sangat penting
jika bidan menilai status kesehatan ibu
secara akurat dan memastikan bahwa
pemulihan sesuai dengan standar yang
31
Sistem Pakar perubahan Fisiologis dan Psikologis masa Nifas ibu dengan Metode Certainty Factor
(Agus Ramdhani Nugraha, MT – H. Ahmad Sofyan Haris)
2.2
Nifas
“Masa nifas (puerparium) dimulai
setelah kelahiran plasenta dan berakhir
ketika alat-alat kandungan kembali seperti
keadaan sebelum hamil. Masa nifas
berlangsung kira-kira 6 (enam) minggu”
(saeffudin, 2006:122).
“Masa puerparium atau masa nifas
mulai setelah pertus selesai dan berakhir
setelah kira-kira 6 (enam) minggu. Akan
tetapi, seluruh alat genitalia baru pulih
kembali seperti sebelum pada kehamilan
dalam waktu 3 (tiga) bulan”. (sarwono,
2009:237).
diharapkan. Hal yang sama pentingnya
adalah menyadari potensi morbiditas
pascapartum dalam jangka panjang dan
factor-faktor
yang
berhubungan
dengannya seperti obstetric, anestesi dan
factor social.
Oleh karna itu dibutuhkan sebuah
alat atau sistem yang lebih praktis dan
memiliki kemampuan layaknya seorang
bidan atau dokter dalam mengetahi
perubahan yang terjadi pada seorang ibu.
Sistem tersebut adalah sistem pakar yang
berusaha
mengadopsi
pengetahuan
manusia kedalam komputer agar dapat
menyelesaikan masalah seperti yang biasa
dilakukan oleh seorang pakar.
Dalam penyusunan Tugas Akhir yang
berjudul “Sistem Pakar Perubahan
Fisiologis Masa Nifas Ibu dengan Metode
Certainty Factor” ini akan dibuat sebuah
software Sistem Pakar tersebut dengan
menggunakan Bahasa Pengolahan Borlan
Delphi 7.
2.3
2.3.1
Sistem Pakar (Expert System)
Definisi Sistem
Suatu sistem dapat di definisikan
sebagai satu kesatuan yang terdiri dari dua
atau lebih komponen atau subsistem yang
berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan.
Didalam suatu sistem biasanya terdapat
procedure-procedure
yang
saling
berhubungan
untuk
menyelesaikan
masalah guna mencapai tujuan tertentu.
II.
2.1
LANDASAN TEORI
Fisiologi
Fisiologi atau ilmu faal (dibaca faal) adalah salah satu dari cabang-cabang
biologi yang mempelajari berlangsungnya
sistem kehidupan. Istilah "fisiologi"
dipinjam dari bahasa Belanda, physiologie,
yang dibentuk dari dua kata Yunani Kuno:
φύσις, physis, berarti "asal-usul" atau
"hakikat" dan λογία, logia, yang berarti
"kajian". Istilah "faal" diambil dari bahasa
Arab, berarti "pertanda", "fungsi", "kerja".
Fisiologi
dapat
didefinisikan
sebagai ilmu yang mempelajari fungsi
mekanisme alat tubuh atau kerja tubuh
manusia cara kerja dari organ, jaringan dan
sel-sel organisme, fisiologi menerangkan
faktor-faktor fisik dan kimia yang
bertanggung
jawab
akan
asal
perkembangan dan gerak maju kehidupan.
2.3.2
Definisi Pakar
Seorang pakar/ahli (human expert)
adalah seorang individu yang memiliki
kemampuan pemahaman yang superior
dari suatu masalah. Misalnya seorang
bidan atau dokter dan lain-lain.
2.3.3 Definisi Sistem Pakar
Sistem pakar adalah suatu program
komputer
yang
dirancang
untuk
pengambilan keputusan seperti keputusan
yang di ambil oleh seorang atau beberapa
orang pakar. Dalam penyusunannya,
sistem pakar mengkombinasikan kaidahkaidah penarikan kesimpulan (inference
rule) dengan basis pengetahuan tertentu
yang diberikan oleh satu atau lebih pakar
dalam bidang tertentu. Kombinasi dari dua
hal tersebut disimpan dalam komputer,
32
Sistem Pakar perubahan Fisiologis dan Psikologis masa Nifas ibu dengan Metode Certainty Factor
(Agus Ramdhani Nugraha, MT – H. Ahmad Sofyan Haris)
yang selanjutnya digunakan dalam proses
pengambilan
keputusan
untuk
penyelesaian masalah tertentu. Tujuan
utama sistem pakar bukan untuk
menggantikan kedudukan seorang ahli
atau seorang pakar. Tetapi hanya untuk
memasyarakatkan
pengetahuan
dan
pengalaman dari para pakar. Seiring
pertumbuhan populasi manusia, maka
dimasa yang akan datang sistem pakar ini
di harpkan sangat berguna membantu
dalam hal pengambilan keputusan
(Giarratano dan Riley, 2005).
d)
e)
f)
g)
h)
i)
Nyeri
menusuk
didaerah
pinggang
Rasa pegal didaerah pinggang
dan panggul
Nyeri perut bagian tengah
bawah dan samping
Rasa terbakar saat berkemih
Pengeluaran urin yang sedikitsedikit dan sering
Warna urin yang keruh
3. Perubahan pada Sistem Pencernaan
Gejala-gejala
a) Demam dan menggigil
b) Sakit kepala, pusing dan muka
pucat
c) Perut terasa kembung dan
terasa sakit
d) Nafsu makan berkurang
e) Sangat bernafsu makan
f) Mual dan muntah
g) Tidak
mampu
mencerna
makanan seperti biasanya
h) Kesulitan menelan
i) Bibir dan mulut kering
j) Nyeri pada lambung
4. Perubahan
pada
Sistem
Musculoskeletal
Gejala-gejala
a) Demam dan menggigil
b) Sakit kepala, pusing dan muka
pucat
c) Nyeri punggung bawah
d) Nyeri leher
e) Nyeri persendian dan paha
f) Nyeri tulang belakang dan nyeri
panggul
2.4.2 Faktor Perubahan Psikologis
Penyebab timbulnya gejala pada
pisikologis bisa saja merupakan gabungan
dari sekumpulan faktor, baik dari dalam
maupun dari luar lingkungan. Pada masa
ini terjadi juga perubahan penting lainnya,
III. ANALISA MASALAH
2.4 Tahapan Analisis
2.4.1 Faktor Perubahan Fisiologis
Penyebab timbulnya gejala pada
fisiologis bisa saja merupakan gabungan
dari sekumpulan faktor, baik genetik
maupun lingkungan. Pada masa ini terjadi
juga
perubahan
penting
lainnya,
perubahan-perubahan yang terjadi antara
lain sebagai berikut:
1. Perubahan pada Sistem Reproduksi
Gejala-gejala
a) Demam dan menggigil
b) Sakit kepala, pusing dan muka
pucat
c) Nyeri perut bagian tengah
bawah dan samping
d) Keluar darah berbau amis,
berbeku dan berlendir
e) Perut mules dan terasa
mengecil
f) Tidak bisa menahan air seni
g) Suhu dan tekanan darah naik
h) Badan lemah
2. Perubahan pada Sistem Perkemihan
Gejala-gejala
a) Demam dan menggigil
b) Sakit kepala, pusing dan muka
pucat
c) Nyeri tekan pada daerah ginjal
33
Sistem Pakar perubahan Fisiologis dan Psikologis masa Nifas ibu dengan Metode Certainty Factor
(Agus Ramdhani Nugraha, MT – H. Ahmad Sofyan Haris)
perubahan-perubahan yang terjadi antara
lain sebagai berikut:
1. Baby Blues (Postpartum Blues)
Gejala-gejala
a) Susah tidur (imsomnia)
b) Nafsu makan berkurang
c) Sangat bernafsu makan
d) Cemas,bingung dan khawatir
berlebihan
e) Tidak percaya diri
f) Sering menangis tiba-tiba
g) Perasaan mudah tersinggung
dan sensitive
h) Merasa bersalah, tidak berguna
dan tidak berdaya
i) Tidak peduli atau kurang sayang
pada bayi
2. Depresi Pospartum (Postpartum
Depretion)
Gejala-gejala
a) Susah tidur (Imsomnia)
b) Mimpi buruk
c) Nafsu makan berkurang
d) Sakit kepala, pusing dan muka
pucat
e) Sakit dada, jantung berdebardebar dan sesak nafas
f) Mual dan muntah
g) Perasaan mudah tersinggung
dan sensitive
h) Sulit berfikir dalam mengambil
keputusan
i) Lemah dalam kehendak
j) Menarik diri dari keluarga dan
teman
3. Pisikosa Postpartum
Gejala-gejala
a) Menolak makan
b) Sakit kepala, pusing dan muka
pucat
c) Tidak mampu menghentikan
aktivitas
d) Kebingungan akan kelebihan
energi
e)
f)
g)
Hilang ingatan
Halusinasi
Menaruh rasa curiga yang
berlebihan
h) Gaya bicara yang keras
i) Mimpi buruk
j) Berfikir untuk mengakhiri hidup
atau bunuh diri
IV. PERANCANGAN SISTEM
4.1 Kebutuhan Sistem yang akan di
Rancang
Perancangan sistem merupakan
tahapan lanjutan setelah tahapan analisis,
tahap pendapatan ide atau gagasan yang
memenuhi tujuan pengembangan sistem
sebagai persiapan untuk rancang bangun
implementasi. Tahap perancangan sistem
akan menentukan dan menggambarkan
bagaimana
suatu
sistem
dapat
menyelesaikan
suatu
permasalahan.
Adapun rancangan sistem pakar yang di
gunakan akan di jelaskan dengan
menggunakan beberapa alat bantu, seperti
diagram alir data (Data Flow Diagram)
yang meliputi diagram konteks dan
diagram rinci : kamus data yang
merupakan penjelasan dari arus suatu
aliran data (Data Flow) dan media
penyimpanan (Data Store / Store) dari
diagram alir data. Sedangkan mengenai
struktur data (Data Structure) digambarkan
dengan memakai rancangan file dan
diagram
hubungan
entitas
(Entity
Relationship / ERD).
4.2
Perancangan Perangkat Lunak
Perancangan sistem perangkat lunak
yang di buat terdiri dari beberapa bagian di
antaranya : Flowmap, Diagram Konteks
dan Diagram Alir Data, kemudian
dilanjutkan pada tahapan:
1. Rancangan Procedure
2. Rancangan Database
3. Rancangan Kode
34
Sistem Pakar perubahan Fisiologis dan Psikologis masa Nifas ibu dengan Metode Certainty Factor
(Agus Ramdhani Nugraha, MT – H. Ahmad Sofyan Haris)
4.
5.
6.
Rancangan Menu Utama
Rancangan Masukan
Rancangan Keluaran (Laporan)
bersipat manual. Sehingga analisa dan
penelitan yang telah di lakukan juga dapat
menghasilkan suatu rancangan sistem yang
dapat mengatasi kelemahan yang ada
sehingga menjadi baik.
Adapun batasan rancangan program yang
akan di buat sebagai berikut:
1. Data Perubahan Nifas
2. Data Gejala
3. Data Penyebab
4. Data Solusi
5. Data Aturan (Rule)
6. Data Diagnosis
7. Data Hak Akse
4.3
Batasan Rancangan
Rancangan sistem yang akan di
jelaskan dengan menggunakan flowmap.
Kamus data merupakan penjelasan dari
data ERD mengenai aliran data. Rancangan
Sistem Pakar Perubahan Fisiologis dan
Psikologis Masa Nifas Ibu Dengan Metode
Certainty Factor yang akan di buat
merupakan perbaikan dari sistem yang
belum di komputerisasikan atau masih
Gambar 4.1
Diagram Konteks Sistem Pakar Perubahan Fisiologis Dan Psikologis
Masa Nifas IbuDengan Menggunakan Metode Certainty Factor
35
Sistem Pakar perubahan Fisiologis dan Psikologis masa Nifas ibu dengan Metode Certainty Factor
(Agus Ramdhani Nugraha, MT – H. Ahmad Sofyan Haris)
Gambar 4.2
DFD Level 0 Diagram Konteks
36
Sistem Pakar perubahan Fisiologis dan Psikologis masa Nifas ibu dengan Metode Certainty Factor
(Agus Ramdhani Nugraha, MT – H. Ahmad Sofyan Haris)
Gambar 4.3
Diagram ERD Sistem Pakar Perubahan Fisiologis Dan Psikologiss
Masa Nifas Ibu Dengan Menggunakan Metode Certainty Factor
V.
5.1
IMPLEMENTASI
Implementasi Tampilan Form
Gambar 5.1 : Form Utama
37
Sistem Pakar perubahan Fisiologis dan Psikologis masa Nifas ibu dengan Metode Certainty Factor
(Agus Ramdhani Nugraha, MT – H. Ahmad Sofyan Haris)
Gambar 5.2 Form untuk Konsultasi
Gambar 5.3 Laporan Konsultasi
38
Sistem Pakar perubahan Fisiologis dan Psikologis masa Nifas ibu dengan Metode Certainty Factor
(Agus Ramdhani Nugraha, MT – H. Ahmad Sofyan Haris)
Ignizio, J. P. Introduction To Expert
Systems:
The
Development
and
Implementation of Rule-Based Expert
Systems. McGraw-Hill, Inc., New York.
1991.
Martin, J.Oxman, S. Building Expert
Systems. Prentice Hall, New Jersey. 1992.
Saeffudin Abdul Bari. Buku acuan Nasional
Pelayanan
Mental
dan
Neonatal.
Jakarta:YBPSP. Jakarta. 2006.
Saleha. Asuhan Kebidanan Pada Masa
Nifas, Salemba Medika, Jakarta 2009.
Sarwono. Asuhan Kebidanan Antenatal.
EGC, Jakarta 2009;237.
Suherni, Perawatan Masa Nifas, Fitramaya,
Yogyakarta 2007.
VI.
KESIMPULAN
Berdasarkan hasil analisis dan
pembahasan pada bab-bab sebelumnya
dapat di peroleh
kesimpulan dari
pembuatan Tugas Akhir ini yaitu:
a. Sistem Pakar dapat di implementasikan
untuk
mendiagnosa
berbagai
perubahan fisiologis dan psikologis
pada ibu nifas.
b. Kemampuan
program
dalam
mendeteksi beberapa keluhan sudah
cukup baik.
c. Program ini dapat membantu para
penggunanya
(ibu
nifas)
untuk
menganalisa perubahan yang terjadi
selama menjalaninya postpartum masa
nifas.
d. Program ini dapat menambahkan data
baru apabila ada penambahan data
baru dari pakar itu sendiri.
VII.
DAFTAR PUSTAKA
Ambarwati, Asuhan Kebidanan Nifas, Mitra
Cendikia, Yogyakarta 2008.
Chapman Viccky, Asuhan Kehamilan dan
Persalinan, EGC, Jakarta, 2005.
Corolynl Helenvarney, Buku Ajar Asuhan
Kebidanan, EGC, Jakarta,2006.
Durkin, J. Expert systems: Design and
Developmen A view of the field. IEEE
Expert, 11(2), 56-62. 1996.
Elmen,
Obsteri
Fisiologi,
Fakultas
Kedokteran
Universitas
Padjajaran
Bandung, 1983.
Giarratano, Jhoseph C. dan Gary D. Riley.
Expert system principles and programming,
4th. Edition. Massachusetts: Course
Technology, Boston. 2005.
Gonzales, A.J. Douglas, D. “The Engineering
of Knowledge Based Sistems”, Prentice
Hall,. 1993.
39
Sistem Pakar perubahan Fisiologis dan Psikologis masa Nifas ibu dengan Metode Certainty Factor
(Agus Ramdhani Nugraha, MT – H. Ahmad Sofyan Haris)
40
Download