Uploaded by common.user153301

Penentuan Rumus Empiris: Praktikum Kimia Dasar

advertisement
PENENTUAN RUMUS EMPIRIS
I.
PENDAHULUAN
I.1 Tujuan Percobaan
Praktikum Kimia Dasar
Laboratorium Terpadu USU
II.
TINJAUAN PUSTAKA
Empiris merupakan segala sesuatu yang semata-mata didasarkan pada percobaan atau
pengalaman dalam menentukan hasil yang dijalankan pada proses penyelidikan terkait dengan
rumusan permasalahan dan tujuan yang dikorelasikan. Paham empirisme memberi pengaruh
terhadap perkembangan pengetahuan melalui penerapan ilmu yang didasarkan pada hasil
pengamatan, percobaan, dan fakta yang ditemukan di lingkungan. Beberapa ahli juga
memberikan pengertian mengenai empiris. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI),
Empiris adalah sebuah kajian yang berdasarkan pengalaman terutama diperoleh dari
penemuan, percobaan, dan sekaligus pengamatan yang telah dilakukan. Menurut MerriamWebster, Empiris adalah proses pengujian hasil penelitian berdasarkan pengamatan atau
pengalaman, sehingga hal ini mengandalkan pengalaman atau pengamatan saja. Pada faktanya
seringkali tanpa memperhatikan sistem dan teori, meskipun demikian mampu diverifikasi atau
disangkal dengan pengamatan atau eksperimen dari empirisme itu sendiri. Menurut Sugiyono,
Studi empiris adalah teknik yang di lakukan seorang peneliti dalam tahapan pengamatan oleh
panca Indera manusia, dengan tujuan untuk memperoleh suatu bukti yang nyata (Ali, 2026).
Rumus empiris (empirical formula) adalah rumus yang menunjukkan perbandingan
bilangan bulat paling sederhana dari atom unsur penyusunnya sehingga rumus ini tidak selalu
menunjukkan jumlah atom sebenarnya dalam suatu molekul. Rumus empiris merupakan
rumus yang paling sederhana yang ditulis dengan memperkecil subkrip dalam rumus molekul
menjadi bilangan bulat terkecil yang mungkin. Senyawa hidrogen peroksida memiliki rumus
molekul H2O2. Rumus ini menjelaskan bahwa setiap molekul hidrogen peroksida terdiri atas
dua atom hidrogen dan dua atom oksigen. Perbandingan atom hidrogen dan oksigen pada
senyawa ini adalah 2:2 atau jika kita sederhanakan perbandingan terkecil (Hidaya dkk., 2020).
Rumus Empiris menjelaskan tentang perbandingan unsur-unsur yang terdapat dalam
suatu senyawa. Rumus ini biasanya diperoleh berdasarkan analisis data eksperimental.
Rumus empiris biasanya dikatakan berasal dari rumus molekul. Rumus empiris suatu
senyawa memberikan perbandingan paling sederhana dari jumlah atom yang berbeda,
sedangkan rumus molekul memberikan jumlah sebenarnya dari setiap atom yang berbeda yang
ada dalam suatu molekul. Jika rumus tersebut disederhanakan, maka itu adalah rumus empiris.
Rumus molekul lebih umum digunakan dan merupakan kelipatan dari rumus empiris. Rumus
empiris adalah rumus paling sederhana untuk suatu senyawa yang didefinisikan sebagai
rasio indeks dari bilangan bulat terkecil yang mungkin dari unsur-unsur yang ada dalam rumus
tersebut. Rumus ini juga dikenal sebagai rumus paling sederhana. Rumus empiris suatu
senyawa adalah rumus suatu zat yang ditulis dengan angka indeks bilangan bulat terkecil.
Rumus empiris memberikan informasi tentang perbandingan jumlah atom dalam suatu
senyawa. Komposisi persentase suatu senyawa secara langsung mengarah pada rumus
empirisnya. Rumus empiris suatu senyawa adalah perbandingan bilangan bulat paling
sederhana dari setiap jenis atomnya. Rumus empiris dapat sama dengan rumus molekul
senyawa tersebut, tetapi tidak selalu. Rumus empiris dapat dihitung dari informasi tentang
massa setiap unsur dalam suatu senyawa atau dari komposisi persentasenya. Rumus empiris
suatu senyawa didefinisikan sebagai rumus yang menunjukkan perbandingan unsur-unsur
yang ada dalam senyawa tersebut, tetapi bukan jumlah atom sebenarnya yang terdapat dalam
molekul. Perbandingan tersebut ditunjukkan oleh angka indeks di samping simbol unsur.
Rumus empiris memberikan rasio bilangan bulat terkecil antar unsurnya, sedangkan rumus
molekuler memberikan perbandingan bilangan bulat sebenarnya. Untuk beberapa molekul,
rumus empiris dan rumus molekul yang beda karena jumlah molekul zat (Munwar et al., 2024).
Praktikum Kimia Dasar
Laboratorium Terpadu USU
III. METODOLOGI PERCOBAAN
III.1 ALAT
- Cawan penguap
- Pipet tetes
- Kaca arloji
- Gelas ukur
- Neraca analitik
- Spatula
- Korek api
- Kaki tiga
- Kawat kasa
- Bunsen
III.2 BAHAN
- Serbuk logam Cu(s)
- HNO3(aq) 4 M
III.3 PROSEDUR PERCOBAAN
- Dicuci dan dikeringkan cawan penguap
- Ditimbang
- Dimasukkan 0,5 gram serbuk logam Cu(s)
- Ditambahkan dengan 10 mL HNO3 4 M
- Ditutup dengan kaca arloji
- Dipanaskan di atas nyala bunsen sampai terbentuk endapan/kristal
berwarna hitam
- Didinginkan
- Ditimbang
- Dihitung berat kristal hitam dan ditentukan rumus empirisnya
Praktikum Kimia Dasar
Laboratorium Terpadu USU
III.4
Flowsheet
Sampel
dicuci dan dikeringkan cawan penguap
ditimbang
dimasukkan 0,5 g serbuk logam Cu(s)
ditambahkan dengan 10 mL HNO3(aq) 4 M
ditutup dengan kaca arloji
dipanaskan di atas nyala bunsen sampai terbentuk endapan/kristal
berwarna hitam
didinginkan
ditimbang
dihitung berat kristal dan ditentukan rumus empirisnya
Hasil
Praktikum Kimia Dasar
Laboratorium Terpadu USU
IV. HASIL DAN PEMBAHASAN
IV.1 DATA PERCOBAAN
No
Perlakuan
1
2
3
Dicuci dan dikeringkan cawan penguap
Ditimbang
Dimasukkan 0,5 gram serbuk logam Cu(s)
4
Ditambahkan dengan 10 mL HNO3 4 M
5
6
Ditutup dengan kaca arloji
Dipanaskan di atas nyala Bunsen sampai terbentuk
endapan/kristal berwarna hitam
7
Didinginkan
8
9
Ditimbang
Dihitung berat kristal hitam dan ditentukan rumus
Empirisnya
Praktikum Kimia Dasar
Laboratorium Terpadu USU
Pengamatan
IV.2 REAKSI DAN PERHITUNGAN
IV.2.1 Reaksi Percobaan
Praktikum Kimia Dasar
Laboratorium Terpadu USU
IV.2.2. Perhitungan
Praktikum Kimia Dasar
Laboratorium Terpadu USU
V. KESIMPULAN DAN SARAN
V.1 Kesimpulan
Praktikum Kimia Dasar
Laboratorium Terpadu USU
V.2 Saran
Praktikum Kimia Dasar
Laboratorium Terpadu USU
DAFTAR PUSTAKA
Ali, N. 2025. Model Empiris: Teori dan Aplikasi. Banda Aceh: USK Press.
Halaman 5-7
Hidayah, N., Rizali, M., Ikhsan, M. R. dan Subagyo, R. 2020. Kimia Dasar Untuk Universitas.
Banjarmasin: Universitas Lambung Mangkurat.
Halaman 37
Munwar, Shaik., Yazdan, S. M. dan Gudiva, S. 2024. Pharmaceutical Organic Chemistry-I.
Bilaspur. Shashwat Publication.
Pages 35-36, 41
Praktikum Kimia Dasar
Laboratorium Terpadu USU
Asisten,
Medan, 21 September 2026
Praktikan,
(Sultan Prayoga)
(Cinta M. Tambunan)
Praktikum Kimia Dasar
Laboratorium Terpadu USU
Praktikum Kimia Dasar
Laboratorium Terpadu USU
Praktikum Kimia Dasar
Laboratorium Terpadu USU
Praktikum Kimia Dasar
Laboratorium Terpadu USU
Praktikum Kimia Dasar
Laboratorium Terpadu USU
Praktikum Kimia Dasar
Laboratorium Terpadu USU
Praktikum Kimia Dasar
Laboratorium Terpadu USU
Praktikum Kimia Dasar
Laboratorium Terpadu USU
Download