MAKALAH “MENJELASKAN FUNGSI DAN KONSEP DASAR KEUANGAN,MEMAHAMI LAPORAN KEUANGAN DAN MENGHITUNG RASIO KEUANGAN” KELOMPOK 3 PENGANTAR BISNIS PENYUSUN : Hardi Amelta ( 24053158 ) Jenita Himala Tunil Khaira ( 24053061 ) Winda Rahmadhani Jasrad ( 24053071 ) Azzahara Regina.G ( 24053081 ) PENDIDIKAN EKONOMI FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS NEGERI PADANG 2024 1 KATA PENGANTAR Dengan menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, kami panjatkan puja dan puji syukur atas kehadirat-Nya, yang telah melimpahkan rahmat, hidayah, dan inayah-Nya kepada kami, sehingga kami dapat menyelesaikan makalah tentang Fungsi dan Konsep dasar Keuangan,memahami Laporan Keuangan,menghitung Rasio Keuangan. Makalah ilmiah ini telah kami susun dengan maksimal dan mendapatkan bantuan dari berbagai pihak sehingga dapat memperlancar pembautan makalah ini. Untuk itu kami menyampaikan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembuatan makalah ini.Terlepas dari semua itu, kami menyadari sepenuhnya bahwa masih ada kekurangan baik dari segi susunan kalimat maupun tata bahasanya. Oleh karena itu dengan tangan terbuka kami menerima segala saran dan kritik dari pembaca agar kami dapat memperbaiki makalah ilmiah ini. Akhir kata kami berharap semoga makalah tentang Fungsi dan Konsep dasar Keuangan,memahami Laporan Keuangan,menghitung Rasio Keuangan ini dapat memberikan manfaat maupun inspirasi terhadap pembaca. Padang,2 November 2024 Penulis 2 DAFTAR ISI KATA PENGANTAR ............................................................................................................... 2 DAFTAR ISI ............................................................................................................................. 3 BAB I ........................................................................................................................................ 4 PENDAHULUAN .................................................................................................................... 4 1.1 Latar Belakang ................................................................................................................ 4 1.2 Rumusan Masalah........................................................................................................... 4 1.3 Tujuan .............................................................................................................................. 4 BAB II ....................................................................................................................................... 5 PEMBAHASAN ....................................................................................................................... 5 2.1 Fungsi Keuangan............................................................................................................. 5 2.2 Konsep Dasar Keuangan ................................................................................................ 5 2.3 Laporan Keuangan ......................................................................................................... 5 2.4 Jenis-Jenis Rasio Keuangan dan Rumus Perhitungannya ........................................... 6 BAB III PENUTUP ............................................................................................................... 10 3.1 Kesimpulan .................................................................................................................... 10 3.2 Saran .............................................................................................................................. 10 DAFTAR PUSTAKA ............................................................................................................. 11 3 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Manajemen keuangan adalah aspek penting dalam mengelola keberlanjutan dan kesuksesan suatu organisasi, baik itu perusahaan, lembaga pemerintah, atau organisasi non-profit. Dalam praktiknya, kemampuan untuk memahami dan mengelola laporan keuangan sangat dibutuhkan untuk menilai kesehatan keuangan, mengambil keputusan yang tepat, serta merencanakan strategi keuangan yang efektif. Oleh karena itu, pemahaman mendalam tentang fungsi dan konsep dasar keuangan, serta kemampuan untuk membaca dan menganalisis laporan keuangan, menjadi kunci dalam menunjang pencapaian tujuan bisnis dan operasional. Salah satu cara untuk menganalisis kinerja keuangan perusahaan adalah dengan menghitung rasio keuangan, yang dapat memberikan gambaran tentang likuiditas, profitabilitas, efisiensi, dan solvabilitas perusahaan. 1.2 Rumusan Masalah 1. Apa fungsi dan konsep dasar keuangan dalam manajemen organisasi? 2. Bagaimana cara memahami dan menganalisis laporan keuangan secara efektif? 3. Bagaimana metode perhitungan rasio keuangan yang dapat menggambarkan kondisi keuangan perusahaan? 1.3 Tujuan 1. Untuk menjelaskan fungsi dan konsep dasar keuangan dalam konteks manajemen keuangan. 2. Untuk memahami dan menganalisis laporan keuangan guna mendapatkan gambaran tentang kondisi keuangan perusahaan. 3. Untuk menghitung dan menganalisis rasio keuangan sebagai alat evaluasi kinerja keuangan perusahaan. 4 BAB II PEMBAHASAN 2.1 Fungsi Keuangan Fungsi keuangan mengacu pada berbagai aktivitas yang terlibat dalam manajemen keuangan perusahaan atau individu. Fungsi utama keuangan meliputi: a. Penganggaran dan perencanaan: Menyusun anggaran untuk mengalokasikan sumber daya secara efisien dan merencanakan kebutuhan dana di masa depan. b. Pembiayaan: Menentukan sumber pendanaan yang paling sesuai, baik dari sumber internal (misalnya modal sendiri) atau eksternal (seperti pinjaman bank atau penerbitan obligasi). c. Pengendalian Keuangan: Memantau dan mengendalikan penggunaan dana agar sesuai dengan tujuan keuangan. d. Pengelolaan Risiko: Mengidentifikasi dan mengelola risiko yang terkait dengan investasi dan keputusan finansial. 2.2 Konsep Dasar Keuangan Konsep dasar keuangan mencakup prinsip-prinsip dan teori yang menjadi landasan dalam pengelolaan sumber daya keuangan. Beberapa konsep dasar dalam keuangan adalah: a. Nilai waktu dari uang: Konsep ini menyatakan bahwa nilai uang saat ini lebih besar daripada nilai yang sama di masa depan karena adanya potensi pendapatan dari investasi. b. Resiko dan keuntungan: Setiap keputusan investasi melibatkan risiko, dan tingkat risiko biasanya berbanding lurus dengan potensi keuntungan. c. Likuiditas: Kemampuan aset untuk cepat diubah menjadi uang tunai tanpa mengorbankan nilai pasar secara signifikan. d. Diversifikasi: Pengurangan risiko dengan menyebarkan investasi pada berbagai aset atau jenis investasi. 2.3 Laporan Keuangan Laporan keuangan adalah catatan formal tentang posisi keuangan, kinerja, dan arus kas suatu perusahaan pada periode tertentu. Laporan keuangan yang utama meliputi: 5 a. Laporan Laba Rugi: Menunjukkan pendapatan, biaya, dan laba atau rugi selama periode tertentu. b. Neraca: Menyajikan posisi keuangan perusahaan, mencakup aset, kewajiban, dan ekuitas pemilik pada satu waktu tertentu. c. Laporan Arus Kas: Menguraikan aliran masuk dan keluar uang tunai perusahaan yang berasal dari aktivitas operasional, investasi, dan pembiayaan. d. Laporan Perubahan Ekuitas: Menunjukkan perubahan dalam ekuitas pemilik selama periode tertentu. 2.4 Jenis-Jenis Rasio Keuangan dan Rumus Perhitungannya Terdapat beberapa jenis rasio keuangan yang dapat digunakan untuk mengukur berbagai aspek kinerja perusahaan. Berikut adalah beberapa di antaranya: 1. Rasio Solvabilitas Rasio solvabilitas digunakan untuk mengukur efektivitas perusahaan dalam mengelola aktiva dan kekayaannya. Dalam hal ini, ada dua cara untuk menganalisis rasio keuangan: a. Rasio Utang Rasio ini mengukur sejauh mana perusahaan membiayai asetnya dengan utang. Semakin rendah persentasenya, semakin baik. Rumusnya adalah: Rasio Utang = (Jumlah Utang / Jumlah Aktiva) x 100% b. Rasio Utang dengan Pendekatan Modal Rasio ini menilai hubungan antara utang dan modal perusahaan. Semakin kecil persentase yang dihasilkan, semakin sehat keuangan perusahaan. Rumusnya adalah: Rasio Utang = (Jumlah Utang / Jumlah Modal) x 100% 2. Rasio Likuiditas Rasio likuiditas digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban keuangan dalam jangka pendek. Beberapa jenis rasio likuiditas antara lain: a. Rasio Lancar 6 Rasio ini mengukur kemampuan perusahaan membayar kewajiban lancar dalam jangka pendek. Rumusnya adalah: Rasio Lancar = (Aktiva Lancar / Utang Lancar) x 100% b. Rasio Kas Rasio ini mengukur kemampuan perusahaan membayar utang lancar menggunakan kas dan setara kas. Semakin mendekati 100%, semakin baik. Rumusnya adalah: Rasio Kas = ((Kas + Aktiva Setara Kas) / Utang Lancar) x 100% 3. Rasio Cepat Rasio ini menilai kemampuan perusahaan membayar utang lancar dengan mengurangi persediaan dari aktiva lancar. Semakin mendekati 100%, semakin baik. Rumusnya adalah: Rasio Cepat = ((Aktiva Lancar – Persediaan) / Utang Lancar) x 100% 4. Rasio Aktivitas Rasio aktivitas digunakan untuk mengukur produktivitas aktiva perusahaan. Beberapa jenis rasio aktivitas meliputi: a. Rasio Perputaran Persediaan Rasio ini menilai likuiditas perusahaan dan semakin tinggi nilainya, semakin baik pengelolaan persediaan. Rumusnya adalah: Rasio Perputaran Persediaan = Harga Pokok Penjualan / Persediaan b. Rasio Perputaran Piutang Rasio ini mengukur efisiensi dalam mengumpulkan piutang. Semakin besar nilainya, semakin baik bagi keuangan perusahaan. Rumusnya adalah: Rasio Perputaran Piutang = Jumlah Piutang / Rata-Rata Piutang c. Rasio Perputaran Aktiva Tetap Rasio ini menilai kemampuan perusahaan dalam menghasilkan penjualan dengan menggunakan aktiva tetap. Semakin besar nilainya, semakin baik. Rumusnya adalah: 7 Rasio Perputaran Aktiva Tetap = Penjualan / Aktiva Tetap d. Rasio Perputaran Total Aktiva Rasio ini mengukur kemampuan perusahaan dalam menghasilkan penjualan dari seluruh aktiva. Semakin besar nilainya, semakin baik. Rumusnya adalah: Rasio Perputaran Total Aktiva = Penjualan / Jumlah Aktiva 5. Rasio Profitabilitas Rasio profitabilitas digunakan untuk mengukur tingkat laba yang dihasilkan oleh perusahaan. Beberapa jenis rasio profitabilitas termasuk: a. Rasio Margin Laba Kotor Rasio ini menilai perbandingan antara laba kotor dengan penjualan. Semakin besar nilainya, semakin baik. Rumusnya adalah: Rasio Margin Laba Kotor = Laba Kotor / Penjualan b. Rasio Margin Laba Bersih Rasio ini mengukur kemampuan perusahaan menghasilkan laba setelah dikurangi semua biaya. Rumusnya adalah: Rasio Margin Laba Bersih = Laba Bersih Setelah Pajak / Penjualan c. Rasio Margin Laba Operasi Rasio ini mengukur laba sebelum pajak dan bunga. Semakin besar nilainya, semakin baik. Rumusnya adalah: Rasio Margin Laba Operasi = Laba Sebelum Pajak dan Bunga / Penjualan 6. Return On Investment (ROI) Rasio ini menilai kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba terhadap investasi total. Rumusnya adalah: Rasio ROI = Laba Setelah Pajak / Investasi 7. Return On Assets (ROA) 8 Rasio ini mengukur kemampuan perusahaan menghasilkan keuntungan dari asetnya. Rumusnya adalah: Rasio ROA = Laba Sebelum Pajak dan Bunga / Jumlah Aset 9 BAB III PENUTUP 3.1 Kesimpulan Pengelolaan keuangan yang efektif sangat penting dalam memastikan kelangsungan dan pertumbuhan perusahaan. Melalui pemahaman konsep dasar keuangan, fungsi-fungsi utama dalam keuangan, serta analisis laporan keuangan, manajemen dapat menilai kinerja keuangan perusahaan dan membuat keputusan yang strategis. Berbagai rasio keuangan, seperti rasio solvabilitas, likuiditas, aktivitas, dan profitabilitas, memungkinkan perusahaan untuk mengevaluasi kesehatan finansialnya secara menyeluruh. Rasio-rasio ini dapat membantu dalam mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan perusahaan, serta peluang perbaikan di berbagai aspek kinerja. Selain itu, laporan keuangan berperan sebagai dasar informasi bagi pihak internal dan eksternal dalam menilai kinerja dan posisi keuangan perusahaan. Dengan memanfaatkan prinsip-prinsip seperti nilai waktu uang, risiko dan keuntungan, likuiditas, dan diversifikasi, perusahaan dapat lebih bijaksana dalam pengambilan keputusan keuangan, baik dalam hal investasi maupun operasional. 3.2 Saran 1. Pemahaman Laporan Keuangan: Perusahaan sebaiknya terus meningkatkan pemahaman karyawan, terutama di departemen keuangan, terkait analisis laporan keuangan dan rasio keuangan, guna membantu dalam pembuatan keputusan yang lebih berbasis data 2. Pemantauan Rutin Terhadap Rasio Keuangan: Manajemen perlu melakukan pemantauan berkala terhadap rasio-rasio keuangan, agar setiap perubahan signifikan dalam kinerja keuangan dapat diidentifikasi dan diantisipasi sejak dini. 3. Penerapan Prinsip Diversifikasi: Dalam pengelolaan investasi, perusahaan disarankan untuk menerapkan prinsip diversifikasi untuk mengurangi risiko, terutama dalam kondisi ekonomi yang tidak stabil 4. Evaluasi dan Pengembangan Strategi Keuangan: Perusahaan perlu secara berkala mengevaluasi strategi keuangannya berdasarkan analisis rasio-rasio yang relevan untuk memastikan kelangsungan operasional dan meningkatkan daya saing di pasar. 10 DAFTAR PUSTAKA Dwiningwarni, S. S., & Jayanti, R. D. (2019). Analisis Rasio Keuangan Untuk Mengukur Kinerja Keuangan Koperasi Serba Usaha. J-MACC : Journal of Management and Accounting, 2(2), 125–142. https://doi.org/10.52166/j-macc.v2i2.1659 Fitriana, A. (2024). Buku Ajar Analisis Laporan Keuangan. In Akademi Keuangan & Perbankan Riau (AKBAR) Pekanbaru (Nomor July). Hasibuan, A. F. H., Deli, N. P., Hudiya, Y., & Amelia. (2023). Analisis Laporan Keuangan Syariah dan Fungsinya dalam Perbankan Syariah. Ecobankers: Journal of Economic and Banking, 4(2), 146–153. http://journal.bungabangsacirebon.ac.id/index.php/ecobankers%0AAnalisis Iswandini, A. P. (2019). Rasio Keuangan Untuk Menilai Kinerja Keuangan. Jurnal Akademika, 17(1), 115–121. https://jurnal.stieimalang.ac.id/index.php/JAK/article/view/74 Jaya, A., Kuswandi, S., Prastyandari, C. W., Baidlowi, I., Mardiana, Ardana, Y., Sunandes, A., Nurlina, Palnus, & Muchsidin, M. (2018). Manajemen Keuangan. In Modul Kuliah (Vol. 7, Nomor 2). Purba, R., Nugroho, L., Santoso, A., Hasibuan, R., Munir, A., Suyati, S., Azmi, Z., & Supriadi, Y. (n.d.). KEUANGAN. Seto, A. A., Yulianti, M. L., Kusumastuti, R., Astuti, N., Febrianto, H. G., Sukma, P., Fitriana, A. I., Satrio, A. B., Hanani, T., & Hakim, M. Z. (2023). Analisis Laporan Keuangan. Lailatus Sa’adah, S.E., M. . (2020). MANAJEMEN KEUANGAN (Dr. Zulfikar (ed.); Cetakan pe). LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbunullah. Contributor, B. (2023). RASIO KEUANGAN : PENGERTIAN,JENIS,MANFAAT,CARA HITUNGNYA. RASIO KEUANGAN : PENGERTIAN,JENIS,MANFAAT,CARA HITUNGNYA. 11