Uploaded by basryhassan1

Colocasia esculanta L. (Talas): Kajian Farmakognosi, Fitokimia dan Aktivitas Farmakologi

advertisement
Jurnal
Jurnal Sains
Sains dan
dan Kesehatan
Kesehatan
JURNAL
SANS&
.
.
.
Journal
Journal homepage:
homepage: https://jsk.farmasi.unmul.ac.id
https://jsk.farmasi.unmul.ac.id
KESEHATAN
Colocasia
Colocasia esculanta
esculanta L.
L. (Talas):
(Talas): Kajian
Kajian Farmakognosi,
Farmakognosi, Fitokimia
Fitokimia dan
dan Aktivitas
Aktivitas Farmakologi
Farmakologi
Colocasia
Colocasia esculanta
esculanta L.
L. (Taro
(Taro Plant):
Plant): Study
Study of
of Pharmacognosis,
Pharmacognosis, Phytochemical,
Phytochemical, and
and
Pharmacological
Pharmacological Activity
Activity
1
Vera
*, Rino
Vera Ladeska
Ladeska'",
Rino Andriano
Andriano Am
Am?,2, Endang
Endang Hanani
Hanani' 1
Departemen Biologi-Farmasi,
"Departemen
Biologi-Farmasi, Fakultas
Fakultas Farmasi
Farmasi dan
dan Sains,
Sains, Universitas
Universitas Muhammadiyah
Muhammadiyah Prof.
Prof. Dr.
Dr. HAMKA
HAMKA Jakarta
Jakarta
1
Program Studi
2Program
Studi S1
S1 Farmasi
Farmasi Fakultas
Fakultas Farmasi
Farmasi dan
dan Sains,
Sains, Universitas
Universitas Muhammadiyah
Muhammadiyah Prof.
Prof. Dr.
Dr. HAMKA
HAMKA Jakarta
Jakarta
*Email
“Email korespondensi:
korespondensi: [email protected]
vera [email protected]
2
Abstract
Abstract
Taro
Taro plant
plant (Colocasia
(Colocasia esculenta
esculenta L.)
L.) belongs
belongs to
to the
the Araceae
Araceae family
family is
is one
one of
of the
the most
most widely
widely grown
grown plants
plants in
in
Indonesia,
Indonesia, and
and is
is widely
widely used
used as
as aa food
food ingredient.
ingredient. In
In some
some countries
countries this
this plant
plant has
has long
long been
been used
used for
for
traditional
medicine.
Until
now,
there
has
not
been
found
a
review
of
taro
plants
that
includes
biology,
traditional medicine. Until now, there has not been found a review of taro plants that includes biology,
chemical
chemical content
content and
and properties.
properties. This
This study
study aims
aims to
to review
review the
the taro
taro plant
plant (C.
(C. esculenta
esculenta L.)
L.) in
in terms
terms of
of
pharmacognosy,
journals
pharmacognosy, phytochemical
phytochemical and
and pharmacological
pharmacological properties.
properties. The
The research
research is
is compiled
compiled based
based on
on journals
that
journals. The
that have
have been
been collected
collected by
by both
both national
national and
and international
international journals.
The results
results of
of the
the study
study stated
stated that
that in
in
Indonesia,
various
types
of
taro
are
grown.
In
the
stems,
leaves
and
tubers
there
are
various
chemical
Indonesia, various types of taro are grown. In the stems, leaves and tubers there are various chemical
compounds,
compounds, depending
depending on
on the
the planting
planting area.
area. Taro
Taro has
has activity
activity as
as an
an antioxidant
antioxidant (medium
(medium category),
category),
antimicrobial,
antimicrobial, antibacterial.
antibacterial.
Keywords:
Keywords:
Colocasia
Colocasia esculenta,
esculenta, Pharmacognosy,
Pharmacognosy, Pharmacology,
Pharmacology, Phytochemical,
Phytochemical, Taro
Taro
Abstrak
Abstrak
Tanaman
Tanaman talas
talas (Colocasia
(Colocasia esculenta
esculenta L.)
L.) suku
suku Araceae
Araceae adalah
adalah salah
salah satu
satu tanaman
tanaman yang
yang banyak
banyak tumbuh
tumbuh di
di
Indonesia,
Indonesia, dan
dan banyak
banyak dimanfaatkan
dimanfaatkan sebagai
sebagai salah
salah satu
satu bahan
bahan pangan.
pangan. Di
Di beberapa
beberapa negara
negara tanaman
tanaman ini
ini
sudah
sudah lama
lama dimanfaatkan
dimanfaatkan untuk
untuk pengobatan
pengobatan tradisional.
tradisional. Hingga
Hingga saat
saat ini
ini belum
belum ditemukan
ditemukan ulasan
ulasan tanaman
tanaman
talas
talas yang
yang mencakup
mencakup tentang
tentang biologi,
biologi, kandungan
kandungan kimia
kimia dan
dan khasiatnya.
khasiatnya. Penelitian
Penelitian ini
ini bertujuan
bertujuan untuk
untuk
mengulas
mengulas tanaman
tanaman talas
talas (C.
(C. esculenta
esculenta L.)
L.) dari
dari segi
segi farmakognosi,
farmakognosi, fitokimia
fitokimia dan
dan khasiat
khasiat farmakologi.
farmakologi.
Penelitian
jurnal yang
jurnal nasional
Penelitian disusun
disusun berdasarkan
berdasarkan jurnal
yang berhasil
berhasil dikumpulkan
dikumpulkan baik
baik jurnal
nasional maupun
maupun
J.
No 2.
J. Sains
Sains Kes.
Kes. 2021.
2021. Vol
Vol 3.
3. No
2.
p-ISSN: 2303-0267,
p-ISSN:
2303-0267, e-ISSN:
e-ISSN: 2407-6082
351
351
Colocasia
Colocasia esculanta
esculanta L.
L. (Talas):
(Talas): Kajian
Kajian Farmakognosi,
Farmakognosi, Fitokimia
Fitokimia dan
dan Aktivitas
Aktivitas Farmakologi
Farmakologi
internasional.
jenis talas.
internasional. Hasil
Hasil penelitian
penelitian menyatakan
menyatakan bahwa
bahwa di
di Indonesia
Indonesia tumbuh
tumbuh berbagai
berbagai jenis
talas. Dalam
Dalam batang,
batang,
daun
dan
umbi
terdapat
berbagai
senyawa
kimia,
tergantung
pada
daerah
penanaman.
Talas
memiliki
daun dan umbi terdapat berbagai senyawa kimia, tergantung pada daerah penanaman. Talas memiliki
aktivitas
aktivitas sebagai
sebagai antioksidan
antioksidan (katagori
(katagori sedang),
sedang), antimikroba,
antimikroba, antibakteri.
antibakteri.
Kata
Kata Kunci:
Kunci: — Colocasia
Colocasia esculenta,
esculenta, Farmakognosi,
Farmakognosi, Farmakologi,
Farmakologi, Fitokimia,
Fitokimia, Talas
Talas
Submitted:
Submitted: 15
15 Februari
Februari 2021
2021
■
m
Accepted:
Accepted: 15
15 April
April 2021
2021
Pendahuluan
Pendahuluan
Indonesia
Indonesia adalah
adalah satu
satu negara
negara yang
yang memiliki
memiliki
sumber
sumber daya
daya keanekaragaman
keanekaragaman hayati
hayati yang
yang dapat
dapat
dijadikan
dijadikan salah
salah satu
satu modal
modal untuk
untuk kesejahteraan
kesejahteraan
penduduknya.
Salah
satu
tanaman
penduduknya. Salah satu tanaman yang
yang banyak
banyak
dibudidaya
dibudidaya di
di beberapa
beberapa negara
negara tropis
tropis dan
dan sub
sub
tropis
tropis termasuk
termasuk Indonesia
Indonesia adalah
adalah tanaman
tanaman talas.
talas.
Masyarakat
Indonesia
memanfaatkan
talas
sebagai
Masyarakat Indonesia memanfaatkan talas sebagai
sebagai
sebagai sumber
sumber pangan
pangan alternatif.
alternatif. Tanaman
Tanaman talas
talas
dapat
dapat tumbuh
tumbuh pada
pada daerah
daerah dimana
dimana tanaman
tanaman lain
lain
tidak
tidak tumbuh
tumbuh dengan
dengan baik.
baik. Persebaran
Persebaran talas
talas sudah
sudah
meluas
ke
seluruh
asia
Tenggara,
Afrika
Timur,
meluas ke seluruh asia Tenggara, Afrika Timur,
Karibia
Karibia dan
dan Amerika
Amerika Tenggara
Tenggara [1].
(1). Kebanyakan
Kebanyakan
talas
talas dikonsumsi
dikonsumsi sebagai
sebagai makanan
makanan tambahan
tambahan
dalam
bentuk
umbi
bakar,
rebus,
goreng,
dalam bentuk umbi bakar, rebus, goreng, dan
dan
makanan
makanan kecil
kecil lainnya
lainnya [2].
(21. Bentuk
Bentuk lain
lain dengan
dengan
dilakukan
dilakukan fermentasi
fermentasi menjadi
menjadi tape
tape talas,
talas, sehingga
sehingga
proses
proses percernaan
percernaan dalam
dalam lambung
lambung menjadi
menjadi lebih
lebih
mudah,
dan
konsentrasi
asam
amino
pada
mudah, dan konsentrasi asam amino pada tape
tape
(hasil
(hasil fermentasi)
fermentasi) lebih
lebih besar
besar [3].
(3). Talas
Talas atau
atau
Colocasia
juga dikenal
Colocasia esculenta
esculenta L.
L. yang
yang juga
dikenal sebagai
sebagai
“taro” dalam istilah Inggris, sudah sejak lama
dikenal
jenis talas
dikenal masyarakat
masyarakat Indonesia.
Indonesia. Berbagai
Berbagai jenis
talas
yang
yang tumbuh
tumbuh di
di beberapa
beberapa daerah
daerah di
di Indonesia
Indonesia telah
telah
diteliti,
diteliti, misal
misal di
di Jawa
Jawa Tengah,
Tengah, Sumatra
Sumatra Utara
Utara dan
dan
Malang
Malang oleh
oleh [2,4,5].
f2,4,51. Di
Di beberapa
beberapa Negara
Negara tanaman
tanaman
talas
talas sudah
sudah lama
lama dimanfaatkan
dimanfaatkan untuk
untuk pengobatan
pengobatan
tradisional,
tradisional, biasanya
biasanya dimanfatkan
dimanfatkan pada
pada gangguan
gangguan
saluran
pernafasan
(contoh
asma),
diare,
gangguan
saluran pernafasan (contoh asma), diare, gangguan
kulit
kulit [6].
(6J. Bagian
Bagian umbi
umbi tanaman
tanaman talas
talas kaya
kaya akan
akan
amilum,
amilum, protein,
protein, vitamin
vitamin C,
C, B1,
B1, B2,
B2, B3
B3 dan
dan serat
serat
[7].
(71. Talas
Talas mengandung
mengandung metabolit
metabolit primer
primer misal
misal
karbohidrat,
protein
dan
metabolit
karbohidrat,
protein
dan
metabolit sekunder
sekunder
contoh
contoh saponin,
saponin, steroid,
steroid, tanin,
tanin, flavonoid
flavonoid [8,9].
(8,9.
J.
No 2.
J. Sains
Sains Kes.
Kes. 2021.
2021. Vol
Vol 3.
3. No
2.
p-ISSN: 2303-0267,
p-ISSN:
2303-0267, e-ISSN:
e-ISSN: 2407-6082
2407-6082
DOI:
DOI: https://doi.org/10.25026/jsk.v3i2.457
https://doi.org/10.25026/jsk.v3i2.457
Tanaman
Tanaman talas
talas telah
telah terbukti
terbukti memiliki
memiliki khasiat
khasiat
sebagai
antiinflamasi,
antihiperlipidemia,
sebagai
antiinflamasi,
antihiperlipidemia,
hepatoprotektor
dan
antihiperglikemia
hepatoprotektor dan antihiperglikemia [10,
(10, 11,
11, 12,
12,
13].
13). Penelitian
Penelitian efek
efek antimikroba
antimikroba sudah
sudah dilakukan
dilakukan
oleh
oleh beberapa
beberapa peneliti
peneliti [14,15,16].
(14,15,16J.
Sudah
Sudah banyak
banyak peneliti
peneliti yang
yang melakukan
melakukan
penelitian
tentang
tanaman
talas
yang
penelitian tentang tanaman talas yang banyak
banyak
dikonsumsi
masyarakat
Indonesia.
dikonsumsi
masyarakat
Indonesia. — Guna
Guna
memudahkan
masyarakat
mengetahui
dan
memudahkan
masyarakat
mengetahui
dan
memahami
memahami tanaman
tanaman talas,
talas, perlu
perlu disusun
disusun suatu
suatu
ulasan
ulasan atau
atau kajian
kajian baik
baik dari
dari segi
segi farmakognosi,
farmakognosi,
kandungan
kandungan kimia,
kimia, dan
dan khasiat
khasiat farmakologinya.
farmakologinya.
■
m
Metode
Metode Penelitian
Penelitian
Ulasan
Ulasan ini
ini dilakukan
dilakukan menggunakan
menggunakan metode
metode
studi
data
studi literatur.
literatur. Pengumpulan
Pengumpulan
data dilakukan
dilakukan
dengan
dengan cara
cara mengumpulkan
mengumpulkan data
data yang
yang diperoleh
diperoleh
dari
dari beberapa
beberapa referensi
referensi serta
serta artikel
artikel ilmiah.
ilmiah.
Penemuan
sumber
pustaka
dilakukan
Penemuan
sumber pustaka dilakukan secara
secara
langsung
langsung melalui
melalui Google
Google Scholar,
Scholar, PubMed,
PubMed, Sinta
Sinta
Ristekbrin.
Ristekbrin. Beberapa
Beberapa kata
kata kunci
kunci yang
yang dimasukkan
dimasukkan
adalah
adalah merupakan
merupakan kata
kata sendiri
sendiri atau
atau gabungan
gabungan dari
dari
kata-kata
seperti
berikut:
Colocasia
esculenta,
kata-kata seperti
berikut: Colocasia
esculenta,
pharmacognosy,
pharmacognosy, — phytochemistry,
phytochemistry, — bioactivity,
bioactivity,
antimicroba,
jenis, spesies.
antimicroba, inventory,
inventory, talas,
talas, jenis,
spesies. Ruang
Ruang
lingkup
dari
lingkup dari
dari telaah
telaah informasi
informasi
dari pustaka
pustaka
mengenai
mengenai tanaman
tanaman meliputi
meliputi klasifikasi
klasifikasi tanaman,
tanaman,
deskripsi
deskripsi tanaman,
tanaman, morfologi,
morfologi, kandungan
kandungan kimia,
kimia,
dan
dan khasiat.
khasiat. Pustaka
Pustaka yang
yang dikumpulkan
dikumpulkan adalah
adalah
pustaka
yang
terbit
dan
dipublikasikan
mulai
pustaka yang terbit dan dipublikasikan mulai dari
dari
tahun
tahun 2005-2020.
2005-2020.
352
Colocasia
Colocasia esculanta
esculanta L.
L. (Talas):
(Talas): Kajian
Kajian Farmakognosi,
Farmakognosi, Fitokimia
Fitokimia dan
dan Aktivitas
Aktivitas Farmakologi
Farmakologi
■
m
Hasil
Hasil dan
dan Pembahasan
Pembahasan
Farmakognosi
Farmakognosi
a.
a. Klasifikasi
Klasifikasi tanaman
tanaman talas
talas [17].
(17J.
Kingdom
Kingdom :: Plantae
Plantae
Divisi:
Divisi: Tracheophyta
Tracheophyta
Subdivisi:
Subdivisi: Spermatophyta
Spermatophyta
Kelas:
Magnoliopsida
Kelas: Magnoliopsida
Ordo/Bangsa:
Ordo/Bangsa: Arales
Arales
Famili/Suku:
Famili/Suku: Araceae
Araceae
Genus/Marga:
Genus/Marga: Colocasia
Colocasia
Spesies/Jenis:
Colocasia
Spesies/Jenis: Colocasia esculenta
esculenta (L.)
(L.) Schott.
Schott.
Tanaman
Tanaman talas
talas memiliki
memiliki nama
nama sinonim
sinonim dan
dan
beberapa
beberapa nama
nama lokal,
lokal, sebagai
sebagai berikut:
berikut: Colocasia
Colocasia
antiquorum
antiguorum var.
var. Esculenta
Esculenta (L.)
(L.) Schott;
Schott, Arum
Arum
chinense
chinense L.;
L.: A.
A. esculentum
esculentum L.;
L.: Taro.
Taro. Nama
Nama daerah
daerah
misal:
misal: keladi
keladi (Sumatera),
(Sumatera), taleus
taleus (Jawa),
(Jawa), ufi
ufi lole
lole
(Nusa
(Nusa Tenggara),
Tenggara), paco
paco (Sulawesi),
(Sulawesi), bête/komo
bete/komo
(Maluku)
[18].
(Maluku) (181.
Di
Di Indonesia
Indonesia tanaman
tanaman talas
talas yang
yang umum
umum
dibudayakan
adalah
jenis C.
dibudayakan
adalah jenis
C. esculenta
esculenta var.
var.
esculenta.,
esculenta., sedangkan
sedangkan C.
C. esculenta
esculenta var.
var. antiquorum
antiguorum
hanya
hanya dijumpai
dijumpai dibeberapa
dibeberapa tempat
tempat tertentu
tertentu di
di
Indonesia
Indonesia [19].
(19). Pada
Pada C.
CO. esculenta
esculenta var.esculenta
var.esculenta
memiliki
memiliki umbi
umbi tunggal
tunggal yang
yang berukuran
berukuran sedang
sedang
hingga
besar
dan
tidak
terdapat
umbi-umbi
hingga besar dan tidak terdapat
umbi-umbi
cabang.
cabang. Umbi
Umbi tunggal
tunggal ini
ini yang
yang biasa
biasa dikonsumsi
dikonsumsi
masyarakat
berbagai
masyarakat setelah
setelah diolah
diolah menjadi
menjadi
berbagai
makanan.
makanan. Jenis
Jenis C.
C. esculenta
esculenta var
var antiquorum,
antiguorum,
dikenal
juga
sebagai
talas
Jepang
karena
dikenal juga sebagai talas Jepang karena varietas
varietas ini
ini
merupakan
makanan
kegemaran
masyarakat
merupakan
makanan
kegemaran
masyarakat
Jepang.
Jepang. Jenis
Jenis ini
ini memiliki
memiliki umbi
umbi induk
induk yang
yang
berukuran
sedang,
dengan
umbi-umbi
cabang
berukuran sedang, dengan umbi-umbi cabang
yang
yang ukurannya
ukurannya bervariasi
bervariasi ke
ke arah
arah samping.
samping.
Struktur
Struktur mirip
mirip dengan
dengan struktur
struktur umbi
umbi kimpul
kimpul atau
atau
balitung
balitung (Xanthosoma
(Xanthosoma spp.).
spp.). Pada
Pada talas
talas Jepang
Jepang
J.
J. Sains
Sains Kes.
Kes. 2021.
2021. Vol
Vol 3.
3. No
No 2.
2.
p-ISSN: 2303-0267,
p-ISSN:
2303-0267, e-ISSN:
e-ISSN: 2407-6082
2407-6082
yang
yang dimanfaatkan
dimanfaatkan sebagai
sebagai bahan
bahan pangan
pangan adalah
adalah
umbi
cabangnya
[5,19].
Tanaman
talas
memiliki
umbi cabangnya (5,19). Tanaman talas memiliki
genotip.
genotip. Perbedaan,
Perbedaan, pada
pada C.
C. esculenta
esculenta var.esculenta
var.esculenta
merupakan
merupakan umbi
umbi tunggal
tunggal yang
yang berukuran
berukuran sedang
sedang
atau
atau besar
besar (tergantung
(tergantung varietasnya)
varietasnya) tidak
tidak ada
ada
umbi-umbi
cabang.
Di
daerah
malang
terdapat
umbi-umbi cabang. Di daerah malang terdapat
ditemukan
jenis talas
ditemukan talas
talas genus
genus Colocasia
Colocasia jenis
talas bentul
bentul
putih,
talas
dan
talas
hitam,
putih,
talas bentul
bentul
dan
talas bentul
bentul
hitam,
sedangkan
yang
berasal
dari
genus
Xanthosoma
sedangkan yang berasal dari genus Xanthosoma
terdapat
jenis kimpul
terdapat jenis
kimpul Balitung
Balitung dan
dan kimpul
kimpul hitam
hitam
[5].
(51.
b.
b. Makroskopik
Makroskopik tanaman
tanaman
Pada
Pada uji
uji makroskopik
makroskopik dilakukan
dilakukan pengamatan
pengamatan
secara
secara langsung
langsung terhadap
terhadap bentuk
bentuk fisik
fisik dari
dari tanaman
tanaman
talas.
talas. Pengamatan
Pengamatan yang
yang diperoleh
diperoleh sebagai
sebagai berikut:
berikut:
Daun
Daun tunggal,
tunggal, lebar,
lebar, helaian
helaian daun
daun berbentuk
berbentuk bulat
bulat
telur.
jantung
telur. helaian
helaian daun
daun berbentuk
berbentuk seperti
seperti jantung
memanjang,
memanjang, tepi
tepi rata,
rata, ujung
ujung runcing,
runcing, pangkal
pangkal
berlekuk,
panjang
40-60
cm
dan
lebar
20-30
berlekuk, panjang 40-60 cm dan lebar 20-30 cm,
cm,
pertulangan
pertulangan daun
daun menyirip,
menyirip, tebal,
tebal, permukaan
permukaan atas
atas
tahan
tahan air
air (waterproof),
(waterproof), berwarna
berwarna hijau,
hijau, pada
pada bagian
bagian
atas
atas daun
daun berwarna
berwarna hijau
hijau dan
dan pada
pada bagian
bagian bawah
bawah
daun
berwarna
hijau
muda,
bunga
tunggal,
daun berwarna hijau muda, bunga tunggal, keluar
keluar
dari
dari ketiak
ketiak daun,
daun, berwarna
berwarna putih.
putih. Daun
Daun bertangkai
bertangkai
yang
yang bentuknya
bentuknya silindris
silindris dengan
dengan panjang
panjang 50-70
50-70
cm,
berwarna
keunguan,
keluar
dari
pangkal
cm, berwarna keunguan, keluar dari pangkal 4-5
4-5
cm.
cm. Batang
Batang talas
talas berwarna
berwarna agak
agak kehijauan,
kehijauan, panjang
panjang
30-50
30-50 cm.
cm. Batang
Batang semu,
semu, silindris,
silindris, lebar,
lebar, batang
batang
didalam
didalam tanah
tanah membentuk
membentuk umbi,
umbi, lunak,
lunak, cokelat
cokelat
muda
muda Memiliki
Memiliki umbi,
umbi, agak
agak keras,
keras, berwarna
berwarna cokelat
cokelat
muda.
muda. Memiliki
Memiliki umbi,
umbi, lunak,
lunak, cokelat
cokelat muda,
muda, akar
akar
serabut
serabut berwarna
berwarna putih
putih kotor
kotor memiliki
memiliki umbi,
umbi,
berwarna
cokelat
muda,
agak
keras.
Akar
serabut
berwarna cokelat muda, agak keras. Akar serabut
berwarna
berwarna putih
putih kotor
kotor [18].
(181.
353
Colocasia
Colocasia esculanta
esculanta L.
L. (Talas):
(Talas): Kajian
Kajian Farmakognosi,
Farmakognosi, Fitokimia
Fitokimia dan
dan Aktivitas
Aktivitas Farmakologi
Farmakologi
Gambar 1. Daun, batang dan umbi tanaman talas
PP
1
Demnotip
Senotip
Genotip
3
—
»
Denotip
Aa
Senotip
4
enotip
3
Tenotip
3
Genetip
.
AN
Denotip
3
Gemotip
SS
Ye
ga
Denotip
aa
S5
DGenotip
Denotip
7
#—
Ss
Denotip
Seneotip
&
$ y
4
S
-:
Bemnotip
7
Senotip
8
Genotip
SS
Genotip
Cdenotip
Ta
Ta
Senotip
Senotip
&
7
v
8
S
PO
10
3
DGenotip
7
.
GSenorip
Geneortip
$
cIenotip
s—
aotip
9
pPA
Tienotip
1
v
ke
2
Genetip
1
e
GP
SGeneoerip
|
Gemnotip
1
0
5
Denotip
10
Denotip
Gemnotip
-
Senotip
8
Tenotip
A
—
10
8
Geonotip
Geneotip
10
SGeneotip
11
Y
Denotip
11
Genatip
11
SGencdotip
11
Gambar
Gambar 2.
2. Perbedaan
Perbedaan bentuk
bentuk daun,
daun, batang,
batang, ujung
ujung daun
daun dan
dan umbi
umbi tanaman
tanaman talas
talas (Silaban
(Silaban et
et al
al 2019)
2019)
J.
No 2.
J. Sains
Sains Kes.
Kes. 2021.
2021. Vol
Vol 3.
3. No
2.
p-ISSN: 2303-0267,
p-ISSN:
2303-0267, e-ISSN:
e-ISSN-: 2407-6082
2407-6082
354
354
Colocasia
Colocasia esculanta
esculanta L.
L. (Talas):
(Talas): Kajian
Kajian Farmakognosi,
Farmakognosi, Fitokimia
Fitokimia dan
dan Aktivitas
Aktivitas Farmakologi
Farmakologi
Berbagai
jenis talas
Berbagai jenis
talas tumbuh
tumbuh di
di beberapa
beberapa
daerah
di
Indonesia.
Di
Sumatera
Utara
khususnya
daerah di Indonesia. Di Sumatera Utara khususnya
di
di daerah
daerah Deli
Deli Serdang
Serdang dan
dan Serdang
Serdang Bedagai
Bedagai telah
telah
diteliti
diteliti [4].
(4J. Tanaman
Tanaman talas
talas memiliki
memiliki beberapa
beberapa
genetik
genetik dari
dari suatu
suatu individu
individu atau
atau sekumpulan
sekumpulan
individu
populasi
yang
disebut
genotip.
individu populasi yang disebut genotip. Genotip
Genotip
dapat
dapat merujuk
merujuk pada
pada keadaan
keadaan genetik
genetik suatu
suatu lokus
lokus
maupun
maupun keseluruhan
keseluruhan bahan
bahan genetik.
genetik. Gambar
Gambar 2.
2.
adalah
kumpulan
genotip
tanaman
talas,
meliputi
adalah kumpulan genotip tanaman talas, meliputi
beberapa
jenis tanaman
beberapa jenis
tanaman talas
talas dari
dari Genus
Genus Colocasia
Colocasia
dan
dan Xanthosoma
Xanthosoma [4].
(4J. Di
Di kabupaten
kabupaten Deli
Deli Serdang
Serdang
dan
jenis tanaman
dan Serdang
Serdang Bedagai
Bedagai terdapat
terdapat 11
11 jenis
tanaman
talas
yang
umum
ditemui
masyarakat,
terdiri
talas yang umum ditemui masyarakat, terdiri dari
dari
55 jenis
jenis Colocasia
Colocasia (genotip
(genotip 2,
2, 3,
3, 4,
4, 6,
6, dan
dan 9)
9) dan
dan 66
jenis Xanthosoma,
jenis
Xanthosoma, yaitu
yaitu genotip
genotip 1,
1, 5,
5, 7,
7, 8,
8, 10,
10, dan
dan
11
[2].
Telah
diteliti
juga
berbagai
jenis
talas
di
Jawa
11 (2). Telah diteliti juga berbagai jenis talas di Jawa
Tengah
Tengah dan
dan Malang
Malang [2,5].
(2,5). Hasil
Hasil pengamatan
pengamatan dari
dari
ketiga
ketiga daerah
daerah tersebut
tersebut menyimpulkan
menyimpulkan bahwa
bahwa
tanaman
tanaman talas
talas dapat
dapat tumbuh
tumbuh baik
baik pada
pada ketinggian
ketinggian
00 — 1300
m
dpl,
dan
ditanam
secara
tumpang-sari.
1300 m dpi, dan ditanam secara tumpang-sari.
Peneliti
jenis talas
Peneliti belum
belum dapat
dapat menentukan
menentukan jenis
talas yang
yang
terbaik,
terbaik, mengingat
mengingat cara
cara pemupukan
pemupukan yang
yang berbeda,
berbeda,
sedangkan
pemanfaatan
dapat
digunakan
sedangkan pemanfaatan dapat digunakan sebagai
sebagai
pengganti
pengganti nasi,
nasi, makanan
makanan ringan
ringan dan
dan sayuran.
sayuran.
Bagian
Bagian umbi
umbi talas
talas memiliki
memiliki nilai
nilai nutrisi
nutrisi yang
yang baik,
baik,
karbohidrat
karbohidrat 3000
3000 mg,
mg, protein
protein 824
824 mg
mg dan
dan pati
pati 2700
2700
mg
dalam
100
mg
umbi
kering
[20].
mg dalam 100 mg umbi kering (20J.
Fitokimia
Fitokimia
Telah
Telah dilakukan
dilakukan penapisan
penapisan fitokimia
fitokimia dengan
dengan
hasil,
hasil, bahwa
bahwa dalam
dalam ekstrak
ekstrak metanol
metanol terdapat
terdapat
senyawa
senyawa alkaloid,
alkaloid, terpenoid,
terpenoid, flavonoid,
flavonoid, terpen,
terpen,
fenol,
fenol, saponin,
saponin, glikosida,
glikosida, asam
asam amino
amino dan
dan resin.
resin.
Hal
Hal ini
ini berbeda
berbeda dengan
dengan ekstrak
ekstrak air
air yang
yang tidak
tidak
mengandung
mengandung glikosida
glikosida dan
dan asam
asam amino
amino [16].
(161.
Ekstrak
Ekstrak metanol
metanol dan
dan air
air umbi
umbi talas
talas terdapat
terdapat
senyawa
alkaloid,
terpena,
flavonoid,
saponin,
senyawa alkaloid, terpena, flavonoid, saponin,
fenol
fenol dan
dan glikosida
glikosida [16].
(161. Hasil
Hasil ini
ini sesuai
sesuai dengan
dengan
penelitian
penelitian yang
yang dilakukan
dilakukan oleh
oleh [20].
(20J. Penapisan
Penapisan
fitokimia
juga
dilakukan
terhadap
ekstrak
fitokimia
juga
dilakukan
terhadap
ekstrak
kloroform,
kloroform, metanol
metanol dan
dan etanol.
etanol. Dalam
Dalam ketiga
ketiga
ekstrak
ekstrak terkandung
terkandung flavonoid,
flavonoid, terpena
terpena dan
dan tanin;
tanin:
flobatanin
flobatanin dalam
dalam ekstrak
ekstrak metanol
metanol dan
dan etanol,
etanol,
sedangkan
saponin
hanya
terdapat
dalam
ekstrak
sedangkan saponin hanya terdapat dalam ekstrak
methanol
methanol [21].
(21). Menurut
Menurut hasil
hasil peneliti
peneliti lain,
lain, dalam
dalam
J.
J. Sains
Sains Kes.
Kes. 2021.
2021. Vol
Vol 3.
3. No
No 2.
2.
p-ISSN: 2303-0267,
p-ISSN:
2303-0267, e-ISSN:
e-ISSN: 2407-6082
2407-6082
ekstrak
ekstrak metanol
metanol daun
daun dan
dan umbi
umbi talas
talas terdapat
terdapat
alkaloid,
flavonoid,
terpenoid,
tanin
dan
alkaloid,
flavonoid,
terpenoid,
tanin
dan
karbohidrat,
karbohidrat, sedangkan
sedangkan fenol
fenol dan
dan fitosterol
fitosterol tidak
tidak
terdapat
terdapat dalam
dalam ekstrak
ekstrak umbi
umbi [14].
(14).
Hasil
Hasil penapisan
penapisan fitokimia
fitokimia menunjukkan
menunjukkan hasil
hasil
yang
agak
berbeda
dikarenakan
adanya
beberapa
yang agak berbeda dikarenakan adanya beberapa
faktor
faktor yang
yang dapat
dapat mempengaruhi
mempengaruhi kandungan
kandungan
metabolit
jenis/konsentrasi
metabolit tumbuhan.
tumbuhan. Perbedaan
Perbedaan jenis/konsentrasi
pelarut,
metode
ekstraksi,
serta
pelarut, metode ekstraksi, serta kemungkinan
kemungkinan
karena
karena perbedaan
perbedaan tempat
tempat tumbuh,
tumbuh, serta
serta waktu/
waktu/
musim
musim pengumpulan
pengumpulan simplisia.
simplisia. Jenis
Jenis metabolit
metabolit
sekunder
sekunder dalam
dalam tanaman
tanaman memiliki
memiliki berbagai
berbagai sifat
sifat
kimia,
kimia, yang
yang masing
masing memiliki
memiliki polaritas
polaritas yang
yang
berbeda-beda
berbeda-beda [22,23].
(22,231.
Farmakologi
Farmakologi
Antimikroba
Antimikroba
a.
a. Telah
Telah dilakukan
dilakukan penelitian
penelitian tentang
tentang khasiat
khasiat
antimikroba
antimikroba ektrak
ektrak metanol
metanol daun
daun dan
dan umbi
umbi talas
talas
terhadap
terhadap sembilan
sembilan (9)
(9) bakteri
bakteri patogen,
patogen, yaitu
yaitu
Pseudomonas
Pseudomonas aeruginosa,
aeruginosa, Serratia
Serratia sp.,
sp., Escherichia
Escherichia
coli,
coli, Shigella
Shigella sp.,
sp., Staphylococcus
Staphylococcus aureus,
aureus, Salmonella
Salmonella
sp.,
Klebsiella
sp.,
Proteus
mirabilis,
dan
sp.,
Klebsiella
sp.,
Proteus
mirabilis,
dan
Enterococus
sp.
Penelitian
dilakukan
menggunakan
Enterococus sp. Penelitian dilakukan menggunakan
Muller
Muller Hinton
Hinton Agar
Agar dengan
dengan metode
metode difusi,
difusi,
menggukur
menggukur zona
zona hambatan.
hambatan. Hasil
Hasil menunjukkan
menunjukkan
bahwa
ekstrak
metanol
daun
dan
umbi
bahwa
ekstrak
metanol
daun
dan
umbi
menghambat
pertumbuhan
bakteri.
Zone
menghambat
pertumbuhan
bakteri.
Zone
hambatan
hambatan paling
paling besar
besar (3.0
(3.0 cm)
cm) terjadi
terjadi pada
pada
ekstrak
ekstrak metanol
metanol umbi
umbi dengan
dengan konsentrasi
konsentrasi 100
100
mg/mL
mg/mL terhadap
terhadap Klebsiella
Klebsiella sp.,
sp., sedangkan
sedangkan ekstrak
ekstrak
metanol
daun
konsentrasi
25,
50,
75
dan
metanol daun konsentrasi 25, 50, 75 dan 100
100
mg/mL
mg/mL memberikan
memberikan zone
zone hambatan
hambatan yang
yang hampir
hampir
sama
sama antara
antara 0,6
0,6 hingga
hingga 1,5
1,5 cm
cm [14].
(141.
b.
Aktivitas
antimikroba
juga telah
b. Aktivitas antimikroba juga
telah diteliti
diteliti
terhadap
jenis bakteri
terhadap 12
12 jenis
bakteri dan
dan fungi,
fungi, yaitu:
yaitu: Candida
Candida
albicans,
albicans, Eschericia
Eschericia coli,
coli, S.
S. aureus,
aureus, Pseudomonas
Pseudomonas
aeruginosa,
aeruginosa, S.
S. pyogenes,
pyogenes, S.
S. typhii,
typhii, Klebsiella
Klebsiella
pneumoniae,
S.
paratyphi
B,
Bacillus
subtilis,
pneumoniae, S. paratyphi B, Bacillus subtilis, M
M
furfur,
furfur, S.
S. faecalis
faecalis dan
dan Penicillium
Penicillium chrysogenum.
chrysogenum.
Hasil
Hasil menunjukkan
menunjukkan bahwa
bahwa ekstrak
ekstrak metanol
metanol daun
daun
talas
talas menghasilkan
menghasilkan zona
zona hambatan
hambatan terbesar
terbesar
terhadap
terhadap Candida
Candida albicans
albicans sebanyak
sebanyak 16
16 mm
mm
dibandingkan
dibandingkan dengan
dengan S.
S. aureus
aureus dan
dan S.
S. pyogenes.
pyogenes.
355
Colocasia
Colocasia esculanta
esculanta L.
L. (Talas):
(Talas): Kajian
Kajian Farmakognosi,
Farmakognosi, Fitokimia
Fitokimia dan
dan Aktivitas
Aktivitas Farmakologi
Farmakologi
Disimpulkan
Disimpulkan bahwa
bahwa ekstrak
ekstrak metanol
metanol memiliki
memiliki
aktivitas
antifungi
lebih
baik
dibandingkan
aktivitas antifungi lebih baik dibandingkan sebagai
sebagai
antibakteri
antibakteri [15].
(151.
c.
Cc. Telah
Telah dilakukan
dilakukan uji
uji antivitas
antivitas antimikroba
antimikroba
terhadap
terhadap 4
4 bakteri,
bakteri, yaitu
yaitu Staphylococcus
Staphylococcus aureus,
aureus,
Escherichia
coli,
Pesudomonas
aeruginosa
Escherichia coli, Pesudomonas aeruginosa dan
dan
Klebsiella
Klebsiella sp.
sp. dan
dan khasiat
khasiat antifungi
antifungi terhadap
terhadap
Candida
albicans
masimg-masing
Candida
albicans
masimg-masing — dengan
dengan
konsentrasi
(0.5
mg/ml,
and
1.0
mg/ml).
Sebagai
konsentrasi (0.5 mg/ml, and 1.0 mg/mi). Sebagai
pembanding
jenis antibiotika
pembanding digunakan
digunakan 55 jenis
antibiotika yaitu
yaitu
Amoxycillin,
Ciprofloxacin,
Cefazllin,
Amoyyiillin,
Ciprofloxacin,
Cefazllin,
Cefoperazone,
Cefoperazone, Piperacillin
Piperacillin dengan
dengan dosis
dosis 10,
10, 25,
25, 30,
30,
berturut-turut.
Hasil
penelitian
75 dan 100 yg berturut-turut. Hasil penelitian
menunujukkan
menunujukkan bahwa
bahwa ekstrak
ekstrak metanol
metanol C.
C. esculenta
esculenta
memiliki
memiliki zona
zona hambatan
hambatan terhadap
terhadap Staphylococcus
Staphylococcus
aureus
dan
Escherichia
coli
lebih
besar
aureus
dan
Escherichia
coli
lebih
besar
dibandingkan
dengan
keempat
antibiotik
standar
dibandingkan dengan keempat antibiotik standar
kecuali
kecuali Ciprofloxacin.
Ciprofloxacin. Hasil
Hasil sebaliknya,
sebaliknya, yaitu
yaitu zona
zona
hambatan
hambatan ekstrak
ekstrak metanol
metanol terhadap
terhadap Pesudomonas
Pesudomonas
aeruginosa
aeruginosa dan
dan Klebsiella
Klebsiella sp.
sp. lebih
lebih rendah
rendah daripada
daripada
antibiotika
pembanding
kecuali
Cefazllin,
antibiotika ' pembanding
kecuali
Cefazllin,
Cefoperazone.
Cefoperazone. Ekstrak
Ekstrak air
air C.
C. esculenta
esculenta terhadap
terhadap S.
S.
aureus
aureus dan
dan E.
E. coli
coli menghasilkan
menghasilkan zona
zona hambatan
hambatan
lebih
rendah
dibandingkan
dengan
standar
lebih
rendah
dibandingkan
dengan
standar
antibiotika
antibiotika kecuali
kecuali ekstrak
ekstrak air
air dosis
dosis 1,0
1,0 mg/mL
mg/mL
memiliki
memiliki zona
zona hambatan
hambatan terhadap
terhadap E.
E. coli
coli sepadan
sepadan
dengan
dengan Amoxycillin
Amoxycillin dosis 10 yg. Semua antibiotik
menunjukkan
menunjukkan zona
zona hambatan
hambatan lebih
lebih besar
besar terhadap
terhadap
P.
aeruginosa
kecuali
Ciprofloxacin
dan
P.
aeruginosa
kecuali
Ciprofloxacin
dan
Cefoperazone
Cefoperazone [16].
(161. Kedua
Kedua ekstrak
ekstrak baik
baik metanol
metanol
maupun
maupun air
air menunjukkan
menunjukkan efek
efek yang
yang lebih
lebih rendah
rendah
terhadap
Klebsiella
sp.
dan
C.
albicans
terhadap
Klebsiella
sp.
dan
C.
albicans
dibandingkan
dibandingkan semua
semua antibiotik
antibiotik yang
yang digunakan
digunakan
sebagai
Ekstrak
sebagai pembanding.
pembanding.
Ekstrak air
air daun
daun talas
talas
memiliki
memiliki aktivitas
aktivitas antimikroba
antimikroba terhadap
terhadap semua
semua
antibiotik
antibiotik pembanding,
pembanding, meskipun
meskipun aktivitas
aktivitas lebih
lebih
rendah,
rendah, sesuai
sesuai dengan
dengan peneliti
peneliti lain
lain [24].
(241. Hasil
Hasil
penelitian
bahwa
ekstrak
penelitian lain
lain menunjukkan
menunjukkan
bahwa
ekstrak
metanol
(50
dan
100
mg/mL)
menghambat
metanol
(50 dan 100 mg/mL)
menghambat
pertumbuhan
aureus
pertumbuhan Staphylococcus
Staphylococcus
aureus sebesar
sebesar 11
11
dan
dan 14
14 mm),
mm), E.
E. coli
coli 88 dan
dan 11
11 mm;
mm: P.
P. aeruginosa
aeruginosa 10
10
dan
dan 14
14 mm,
mm, dan
dan Klebsiella
Klebsiella sp.
sp. 88 dan
dan 11
11 mm
mm [14].
(14J.
d.
Pengujian
aktivitas
antimikroba
ekstrak
d. Pengujian aktivitas antimikroba ekstrak
etanol
etanol (96%)
(9696) terhadap
terhadap Escherichia
Escherichia coli
coli dan
dan Bacillus
Bacillus
cereus
juga telah
menggunakan
cereus juga
telah dilakukan
dilakukan
menggunakan
pembanding
pembanding kloramfenikol
kloramfenikol dan
dan penicillin
penicillin masing2
masing2
J.
J. Sains
Sains Kes.
Kes. 2021.
2021. Vol
Vol 3.
3. No
No 2.
2.
p-ISSN: 2303-0267,
p-ISSN:
2303-0267, e-ISSN:
e-ISSN: 2407-6082
2407-6082
dosis
dosis 50mg/mL
50mg/mL [25].
f25J. Daya
Daya hambat
hambat terbesar
terbesar
dijumpai
pada
ekstrak
dengan
konsentrasi
dijumpai
pada
ekstrak
dengan
konsentrasi
50mg/mL
jenis bakteri,
50mg/mL untuk
untuk kedua
kedua jenis
bakteri, dengan
dengan zona
zona
hambat
hambat sebesar
sebesar 20,17
20,17 mm
mm untuk
untuk Escherichia
Escherichia coli
coli
dan
dan 19,40
19,40 mm
mm untuk
untuk Bacillus
Bacillus cereus.
cereus. Hasil
Hasil ini
ini
masih
lebih
rendah
dibandingkan
dengan
aktivitas
masih lebih rendah dibandingkan dengan aktivitas
pembanding
pembanding kloramfenikoal
kloramfenikoal dan
dan penicillin,
penicillin, yang
yang
masimg-masing
masimg-masing memiliki
memiliki zona
zona hambatan
hambatan 28,97
28,97
mm
dan
36.42
mm
[25].
mm dan 36.42 mm (251.
e.
e. Ekstrak
Ekstrak air
air telah
telah dilaporkan
dilaporkan memiliki
memiliki
aktivitas
aktivitas antimikroba
antimikroba Escherichia
Escherichia coli,
coli, Aeromonas
Aeromonas
hydrophila,
hydrophila, Flavobacterium
Flavobacterium sp.,
sp., Klebsiella
Klebsiella sp.,
sp.,
Salmonella
sp.,
Vibrio
alginolyticus,
V.
Salmonella
sp.,
Vibrio
alginolyticus,
V.
parahaemolyticus,
parahaemolyticus, V.
V. cholerae
cholerae dan
dan Pseudomonas
Pseudomonas
aeruginosa
aeruginosa [26].
(26J.
Aktivitas antimikroba
yang
dilakukan
Aktivitas
antimikroba
yang
dilakukan
beberapa
peneliti
menunjukkan
sensitivitas
beberapa
peneliti
menunjukkan
sensitivitas
terhadap
jenis mikroba
terhadap berbagai
berbagai jenis
mikroba yang
yang digunakan.
digunakan.
Perbedaan
jenis dan
Perbedaan ini
ini dapat
dapat disebabkan
disebabkan karena
karena jenis
dan
konsentrasi
ekstrak,
serta
metode
ekstraksi
yang
konsentrasi ekstrak, serta metode ekstraksi yang
semua
semua ini
ini dapat
dapat menghasilkan
menghasilkan perbedaan
perbedaan pada
pada
komposisi
komposisi senyawa
senyawa yang
yang terkandung
terkandung dalam
dalam bahan
bahan
uji.
uji. Metode
Metode pengujian
pengujian antimikroba
antimikroba dan
dan galur
galur
mikroba
juga merupakan
mikroba juga
merupakan salah
salah satu
satu faktor
faktor yang
yang
menimbulkan
menimbulkan aktivitas
aktivitas yang
yang berbeda.
berbeda. Penggunaan
Penggunaan
pelarut
pelarut yang
yang bersifat
bersifat toksik
toksik misal
misal metanol,
metanol,
kloroform
memiliki
dampak
kurang
baik
terhadap
kloroform memiliki dampak kurang baik terhadap
berbagai
jenis mikroba,
jamur yang
berbagai jenis
mikroba, jamur
yang digunakan
digunakan
[27,28,29].
(27,28,291.
Antioksidan
Antioksidan
Ekstrak
Ekstrak metanol
metanol daun
daun memiliki
memiliki antivitas
antivitas
antioksida
antioksida lebih
lebih kuat
kuat dibandingkan
dibandingkan dengan
dengan ekstrak
ekstrak
umbi,
umbi, menggunakan
menggunakan metode
metode DPPH.
DPPH. Nilai
Nilai persen
persen
inhibisi
inhibisi ekstrak
ekstrak metanol
metanol daun
daun sebesar
sebesar 81,77%
81,7796 dan
dan
umbi
umbi 78.73%.
78.73”6. Hal
Hal ini
ini membuktikan
membuktikan bahwa
bahwa di
di
dalam
dalam kedua
kedua ekstrak
ekstrak metanol
metanol (daun
(daun dan
dan umbi)
umbi)
terdapat
senyawa
yang
dapat
mendonorkan
terdapat senyawa
yang
dapat
mendonorkan
elektron
elektron yang
yang bereaksi
bereaksi dengan
dengan radikal
radikal bebas
bebas [14].
(14J.
Ekstrak
Ekstrak metanol
metanol daun
daun talas
talas memiliki
memiliki aktivitas
aktivitas
antioksidan
sebesar
82%,
sedangkan
asam
askorbat
antioksidan sebesar 8294, sedangkan asam askorbat
yang
yang digunakan
digunakan sebagai
sebagai standar
standar 84%
84Y5 [15].
(151. Peneliti
Peneliti
lain
lain telah
telah menguji
menguji aktivitas
aktivitas antioksidan
antioksidan ekstrak
ekstrak
daun
1.1-difenil-2daun talas
talas menggunakan
menggunakan metode
metode
1.1-difenil-2pikrilhidrazil
(DPPH)
dengan
hasil
pikrilhidrazil (DPPH) dengan hasil 84%
8496 (lebih
(lebih
rendah
rendah daripada
daripada standart
standart asam
asam askorbat
askorbat 86,5
86,5 %)
Y4)
356
Colocasia
Colocasia esculanta
esculanta L.
L. (Talas):
(Talas): Kajian
Kajian Farmakognosi,
Farmakognosi, Fitokimia
Fitokimia dan
dan Aktivitas
Aktivitas Farmakologi
Farmakologi
[16].
(161. Penelitian
Penelitian Keshav
Keshav et
et al.
al. menunjukkan
menunjukkan bahwa
bahwa
aktivitas
antioksidan
ekstrak
etanol,
metanol
aktivitas antioksidan ekstrak etanol, metanol dan
dan
kloroform
kloroform berturut-turut
berturut-turut sebesar
sebesar 78,92%,
78,9256, 76,46%
76,46Y6
dan
dan 72,46%
72,46”9 ,, sedangkan
sedangkan asam
asam askorbat
askorbat sebesar
sebesar 84%
845
[21].
(211.
■
m
Kesimpulan
Kesimpulan
Dari
berbagai
penelitian
yang
sudah
Dari
berbagai
penelitian
yang
sudah
dilakukan
dilakukan bahwa
bahwa tanaman
tanaman talas
talas memiliki
memiliki khasiat
khasiat
antimikroba
antimikroba yang
yang baik;
baik: aktivitas
aktivitas antioksidan
antioksidan kuat
kuat
sehingga
bisa
dimanfaatkan
sebagai
antioksidan
sehingga bisa dimanfaatkan sebagai antioksidan
alami
alami yang
yang digunakan
digunakan untuk
untuk pengobatan.
pengobatan. Bagian
Bagian
umbi
umbi memiliki
memiliki nilai
nilai nutrisi
nutrisi yang
yang tinggi,
tinggi, sehingga
sehingga
dapat
dimanfaatkan
sebagai
bahan
makanan
dapat dimanfaatkan sebagai bahan
makanan
fungsional.
fungsional. Data
Data mengenai
mengenai kandungan
kandungan senyawa
senyawa
dan
dan aktivitas
aktivitas antioksidan
antioksidan dapat
dapat digunakan
digunakan sebagai
sebagai
referensi
referensi dalam
dalam berbagai
berbagai penelitian
penelitian lebih
lebih lanjut
lanjut
dengan
dengan harapan
harapan dapat
dapat lebih
lebih mendayagunakan
mendayagunakan talas
talas
sebagai
sebagai makanan
makanan fungsional.
fungsional.
■
m
Daftar
Daftar Pustaka
Pustaka
[1]
(11 Odedeji
Odedeji J.O.
J.O. et
et al
al (2014)
(2014) 'Nutrional,
'Nutrional, Antinutrional
Antinutrional
Compositions
Compositions and
and Organoleptic
Organoleptic Analyses
Analyses of
of Raw
Raw
and
(Colocasia
and Blanched
Blanched Cocoyam
Cocoyam
(Colocasia esculenta)
esculenta)
Leaves',
Leaves', Journal
Journal of
of Enviromental
Enviromental Science,
Science, Toxicology
Toxicology
and
and Food
Food Technology.
Technology. Vol.
Vol. 8,
8, (2):45-48.
(2):45-48.
[2]
I21 Rudyatmi, E. and Rahayu, E. S. (2014) “Karakterisasi
Talas
Talas Lokal
Lokal Jawa
Jawa Tengah
Tengah (Identifikasi
(Identifikasi Sumber
Sumber
Plasma
Plasma Nutfah
Nutfah Sebagai
Sebagai Upaya
Upaya Konservasi
Konservasi Tanaman
Tanaman
Pangan Alternatif), Sainteknol
Sainteknol :: Jurnal
Jurnal Sains
Sains dan
dan
Teknologi,
Teknologi, 12(1),
12(1), pp.
pp. 11-8.8.
[3]
I3) Darmayanti
Darmayanti T.
T. et
et al
al (2017)
(2017) 'Kajian
'Kajian Asam
Asam Amino
Amino
pada
pada Fermentasi
Fermentasi Talas
Talas (Colocasia
(Colocasia esculenta
esculenta L.
L.
Schott)'.
Jurnal
Ilmiah
Teknologi
Pertanian,
Schott)'.
Jurnal
Ilmiah
Teknologi
Pertanian,
Agrotechno.
Agrotechno. Vol
Vol 2(1):154-160.
2(1):154-160.
[4]
(4I Silaban
Silaban E.A.
E.A. et
et al
al (2019)
(2019) 'Inventarisasi
"Inventarisasi dan
dan
Identifikasi
Identifikasi Jenis
Jenis Tanaman
Tanaman Talas-Talasan
Talas-Talasan dari
dari
Genus
Genus Colocasia
Colocasia dan
dan Xanthosoma
Xanthosoma di
di Kabupaten
Kabupaten
Deli
dan
Serdang
Bedagai',
Jurnal
Deli Serdang
Serdang
dan
Serdang
Bedagai,
Jurnal
Agroteknologi.,
Vol
7,
1
(6):46-54.
Agroteknologi., Vol 7, 1 (6):46-54.
[5]
IpJ Sulistyowati,
Sulistyowati, P.
P. V.,
V., Kendarini,
Kendarini, N.
N. and
and Respatijarti
Respatijarti
-talasan
(2014) “Observasi keberadaan tanaman talas-talasan
genus
genus Colocasia
Colocasia dan
dan Xanthosoma
Xanthosoma di
di Kec
Kec .
Kedungkandang
Kota
Malang
dan
Kec.
Kedungkandang
Kota
Malang
dan
Kec.
Ampelgading Kab. Malang, Jurnal
Jurnal Produksi
Produksi
Tanaman,
93.
Tanaman, 2(2),
2(2), pp.
pp. 86
86-93.
J.
J. Sains
Sains Kes.
Kes. 2021.
2021. Vol
Vol 3.
3. No
No 2.
2.
p-ISSN: 2303-0267,
p-ISSN:
2303-0267, e-ISSN:
e-ISSN: 2407-6082
2407-6082
[6]
I6J Prajapati,
Prajapati, R.
R. et
et al.
al. (2011) “Colocasia esculenta: A
journal of
potent indigenous plant”, International
International journal
of
Nutrition,
Pharmacology,
Neurological
Diseases,
Nutrition, Pharmacology, Neurological Diseases,
1(2),
1(2), p.
p. 90.
90.
[7]
(71 Eleazu,
Eleazu, C.,
C., Iroaganachi,
Iroaganachi, M.
M. and
and Eleazu,
Eleazu, K.
K. (2013)
(2013)
Colocasia
“Ameliorative potentials of cocoyam (Colocasia
esculenta
L.)
and
unripe
plantain
(Musa
esculenta
L.)
and
unripe
plantain
(Musa
paradisiacal
paradisiacal L.)
L.) on
on renal
renal and
and liver
liver growth
growth in
in
streptozotocin
streptozotocin ind
induced diabetic rats', Journal
Journal of
of
Acute
147.
Acute Disease,
Disease, 2(2),
2(2), pp.
pp. 140
140-147.
[8]
(8) Yadav,
Yadav, M.
M. et
et al.
al. (2016)
(2016) 'Comparative
'Comparative Antibacterial
Antibacterial
Efficacy
Efficacy of
of Swertia
Swertia chirata
chirata and
and Colocasia
Colocasia esculenta'.
esculenta'.
Int
IntJJ Pharmacog
Pharmacog Phytochem
Phytochem Resc.,8:2016-2019.
Resc.,8:2016-2019.
[9]
sment of
(9) Yadav,
Yadav, M.
M. et
et al.
al. (2017) “Assessment
of Antioxidant
Antioxidant
Activity
Activity and
and Phytochemical
Phytochemical Screening
Screening of
of Colocasia
Colocasia
International
Journal
of
Esculenta
Corm',
International
Journal
of
Pharmaceutical
Pharmaceutical Sciences
Sciences and
and Research,
Research, 8(4),
8(4), pp.
pp.
1758
1764.
1758-1764.
[10]
Shah
B.S.,
(10J Shah B.S., Nayak
Nayak B.S.,
B.S., Bhatt
Bhatt S.P.,
S.P., Jalalpure
Jalalpure S.S.,
S.S., Seth
Seth
A.K.,
A.K., 2007.The
2007.The Anti-inflamatory
Anti-inflamatory Activity
Activity of
of the
the
Leaves
of
Colocasia
esculenta,
Sau
Pharm
J.
15:3-4.
Leaves of Colocasia esculenta, Sau Pharm J. 15:3-4.
[11]
-hyperglycemic and
(111 Yadav,
Yadav, M.
M. et
et al.
al. (2019) “Anti-hyperglycemic
and
anti-hyperlipidemic
of
Colocasia
anti-hyperlipidemic — Potential
Potential
of
Colocasia
esculenta
esculenta Corms
Corms -- inin-vivo”, Int
Int JJ Biol
Biol Med
Med Res.,
Res.,
10(1),
6668.
10(1), pp.
pp. 6664
6664-6668.
[12]
Bhagyashree R.P.,
Hussein
M.A.,
2011.
(12)Bhagyashree
R.P.,
Hussein
MLA.,
2011.
Antihepatotoxic
Antihepatotoxic Activity
Activity of
of Colocasia
Colocasia esculenta
esculenta Leaf
Leaf
Juice.
Juice. Intern
Intern JJ Advanced
Advanced Biotech
Biotech and
and Research.,
Research., Vol.
Vol.
22 (2):
(2): 296-304.
296-304.
[13]
(13) Kumawat,
Kumawat, N.
N. S.
S. et
et al.
al. (2010) “Antidiabetic activity of
ethanol
ethanol extract
extract of
of Colocasia
Colocasia esculenta
esculenta leaves
leaves in
in
alloxan induced diabetic rats”, International
International Journal
Journal
of
1249.
of PharmTech
PharmTech Research,
Research, 2(2),
2(2), pp.
pp. 1246
1246-1249.
[14]
Chakraborty, P.
(14/Chakraborty,
P. et
et al.
al. (2015) “Cytotoxicity and
Antimicrobial
Activity
of
Colocasia
esculenta',
Journal
Journal of
of Chemical
Chemical and
and Pharmaceutical
Pharmaceutical Research,
Research,
7(12),
635.
7(12), pp.
pp. 627
627-635.
[15]
(151 Nakharekar, V. G. and Berde, C. B. (2016) World
Journal
Journal of
of Pharmaceutical
Pharmaceutical Research
Research SECONDARY
SECONDARY
METABOLITES
AND
NUTRITIONAL
VALUE,
5(10),
720.
5(10), pp.
pp. 709
709-720.
[16]
Al-Kaf,
A.
G.
et
M6JAl-Kaf, A. G. et al.
al. (2019) “Phytochemical Analysis
and
and Antimicrobial
Antimicrobial Activity
Activity of
of Colocasia
Colocasia Esculenta
Esculenta
(Taro)
(Taro) Medicinal
Medicinal Plant
Plant Leaves
Leaves Used
Used in
in Folk
Folk
Medicine
Medicine for
for Treatment
Treatment of
of Wounds
Wounds and
and Burns
Burns in
in
Hufash
Hufash District
District Al
Al Mahweet
Mahweet Governorate
Governorate-Yemen',
Universal
Universal Journal
Journal of
of Pharmaceutical
Pharmaceutical Research,
Research, 4(2),
4(2),
pp.
33.
pp. 29
29-33.
357
Colocasia
Colocasia esculanta
esculanta L.
L. (Talas):
(Talas): Kajian
Kajian Farmakognosi,
Farmakognosi, Fitokimia
Fitokimia dan
dan Aktivitas
Aktivitas Farmakologi
Farmakologi
[17]
(171 Tjitrosoepomo,
Tjitrosoepomo, G.,
G., (2010).
(2010). Taksonomi
Taksonomi Tumbuhan
Tumbuhan
Spermatophyta.
Spermatophyta. — Yogyakarta:
Yogyakarta: — Gajah
Gajah — Mada
Mada
University
University Press.
Press.
[18]
Dalimartha, S.,
Obat
(181Dalimartha,
S., 2006.
2006. Atlas
Atlas Tumbuhan
Tumbuhan
Obat
Indonesia
Indonesia Jilid
Jilid 4.
4. Puspa
Puspa Swara.
Swara. Jakarta.
Jakarta.
[19]
(191 Prana
Prana, M. S. (2007) “Study on Flowering Biology of
Taro
(Colocasia
esculenta
(L
Taro
(Colocasia
esculenta
(L.)
Schott.)',
Biodiversitas,
Biodiversitas, Journal
Journal of
of Biological
Biological Diversity,
Diversity, 8(1),
8(1),
pp.
66.
pp. 63
63-66.
[20]
Krishnapriya, T.
(201Krishnapriya,
T. V
VW and
and Suganthi,
Suganthi, A.
A. (2017)
(2017)
“Biochemical
and
phytochemical
analysis
of
colocasia esculenta (L.) Schott tubers', International
International
Journal
of
Research
in
Pharmacy
and
Journal
of
Research
in
Pharmacy
and
Pharmaceutical
25.
Pharmaceutical Sciences,
Sciences, 2(3),
2(3), pp.
pp. 21
21-25.
[21]
(211 Keshav,
Keshav, A.,
A., Sharma,
Sharma, A.
A. and
and Mazumdar,
Mazumdar, B.
B. (2019)
(2019)
“Phytochemical Analysis and Antioxidant Activity
of Colocasia esculenta (L.) Leaves', International
International
Journal
Journal of
of Chemical
Chemical and
and Molecular
Molecular Engineering,
Engineering,
13(1),
pp.
20
23.
13(1), pp. 20-23.
[22]
(221) Hanani
Hanani E.,
E., 2014.
2014. Analisis
Analisis Fitokimia,
Fitokimia, Penerbit
Penerbit buku
buku
Kedokteran
Kedokteran (EGC),
(EGC), Jakarta.
Jakarta.
[23]
(23) Shah
Shah B.N.,
B.N., and
and Seth
Seth A.K.,
A.K., 2010.
2010. Pharmacognosy
Pharmacognosy and
and
Phytochemistry.
Phytochemistry. Elsevier,
Elsevier, Reed
Reed Elsevier
Elsevier Indian
Indian
Private
Private Limited.
Limited. India
India
J.
J. Sains
Sains Kes.
Kes. 2021.
2021. Vol
Vol 3.
3. No
No 2.
2.
p-ISSN: 2303-0267,
p-ISSN:
2303-0267, e-ISSN:
e-ISSN: 2407-6082
2407-6082
[24]
ibacterial efficacy
(24) Abubakar, E. M. M. (2009) “Antibacterial
efficacy of
of
stem
stem bark
bark extracts
extracts of
of Mangifera
Mangifera indica
indica against
against some
some
bacteria associated with respiratory tractinfections',
Scientific
Scientific Research
Research and
and Essays,
Essays, 4(10),
4(10), pp.
pp. 1031
10311037.
1037.
[25]
Pulungan, A.
(25/Pulungan,
A. S.
S. S.
S. and
and Brata,
Brata, W.
W. W.
W. W.
W. (2017)
(2017)
teri Ekstrak
“Aktivitas Antibakteri
Ekstrak Etanol
Etanol Daun
Daun Talas
Talas
Terhadap Bakteri Patogen?, Journal
Journal Saintika,
Saintika, 17(1),
17(1),
pp.
79.
pp. 76
76-79.
[26]
(261 Singh,
Singh, B.
B. et
et al.
al. (2011) “Antibacterial and Antifungal
Activity
of
Activity of Colocasia
Colocasia esculenta
esculenta Aqueous
Agueous Extract: :
An
An Edible
Edible Plant
Plant, , Journal
Journal of
of Pharmacy
Pharmacy Research,
Research,
4(5),
1460.
4(5), pp.
pp. 1459
1459-1460.
[27]
(27) Onivogui,
Onivogui, G.
G. et
et al.
al. (2016) Influence of extraction
solvents
solvents on
on antioxidant
antioxidant and
and antimicrobial
antimicrobial activities
activities
of
of the
the pulp
pulp and
and seed
seed of
of Anisophyllea
Anisophyillea laurina
laurina R.
R. Br.
Br.
Asian Pacific
ex Sabine fruits', Asian
Pacific Journal
Journal of
of Tropical
Tropical
Biomedicine,
25.
Biomedicine, 6(1),
6(1), pp.
pp. 20
20-25.
[28]
Gupta, N.
(28|Gupta,
N. et
et al.
al. (2013) “A rare presentation of
methanol toxicity, Annals
Annals of
of Indian
Indian Academy
Academy of
of
Neurology,
251.
Neurology, 16(2),
16(2), pp.
pp. 249
249-251.
[29]
Bacon, K.
I29)Bacon,
K. et
et al.
al. (2017) “Evaluation of different
solvents
solvents to
to extract
extract antibacterial
antibacterial compounds
compounds from
from
jalapeño
pep
Food
Science
and
Nutrition,
jalapefio peppers', Food Science and Nutrition, 5(3),
5(3),
pp.
503.
pp. 497
497-503.
358
Download