Uploaded by

membangun kepuasan pelanggan

advertisement
Membangun Kepuasan
Pelanggan Melalui Mutu,
Pelayanan Dan Citra.
Kepuasan
• Kepuasan adalah tingkat perasaan seseorang
setelah membandingkan kinerja (hasil) yang dia
rasakan dibandingkan dengan harapannya.
• Tingkat kepuasan adalah fungsi dari perbedaan
antara kinerja yang dirasakan dengan harapan.
Pelangagan dapat mengalami salah satu dari tiga
tingkat kepuasa yang umum. Jika kinerja dibawah
harapan, pelanggan kecewa. Jika kinerja sesuai
harapan, pelanggan puas. Jika kinerja melebihi
harapan, pelanggan sangat puas, senang atau
gembira.
Cara mengamati dan mengukur
kepuasan pelanggan
Sistem keluhan dan saran
Survei kepuasan pelanggan
Ghost shopping ( mysterious shopper )
 walaupun perusahaan berwawasan pelanggan ingin
mencapai kepuasan pelanggan yang tinggi, namun
perusahaan belum tentu ingin memaksimalkan
kepuasan pelanggan.
 pertama, perusahaan dapat meningkatkan kepuasan
pelanggan dengan menurunkan harga atau
meningkakan pelayan , namun akibatnya laba
perusahaan dapat turun.
 Kedua, perusahaan mungkin dapat meningkatkan
keuntungan bagi pelangaan dengan cara lain, misalnya
memperbaiki produksinya atau menanam modal lebih
banyak di penelitian dan pengembangan.
 Ketiga, banyak orang punya kepentingan dalam
perusahaan termasuk karyawan, penyalur, pemasok
dan pemegang saham.
Pengamatan Pada Kepuasan
Pelanggan
• Di bawah ini ada beberapa temuan profesor Formell
pada tingkat indusri :
- Kepuasan pelanggan akan lebih rentan pada indusri
yang menawarkan produk homogen kepada pasar yang
heterogen.
- Kepuasan pelangagan lebih rendah jika pembeli
menghadapi biaya tinggi untuk berganti pemaso.
- Industri yang tergantung dari pembelian ulang
umumnya memiliki tingkat kepuasan pelanggan yang
lebih tinggi.
- Seiring dengan meningkatnya pangsa pasar, kepuasan
pelanggan bisa turun.
Rantai nilai ( Value Chain )
Michael Porter dari Harvard mengusulkan rantai nilai
sebagai peralatan perusahan untuk menemukan caracara menghasilkan lebih banyak nilai pelanggan.
Setiap perusahaan terdiri dari kegiatan untuk
merancang , menghasilkan memasarkan,
menghantarkan dan mendukung produknya.
Rantai nilai menemukan 9 kegiatan penting strategis
yang menciptakan nilai dan biaya dalam usaha
tertentu. Kesembilan kegiatan penciptaan nilai itu
sendiri dari lima kegiatan utama dan empat kegiatan
penunjang.
• Perusahaan perlu memeriksa biayadan kinerja
dalam tiap kegiatan penciptaan nilai dan
mencari peluang perbaikan. Perusahaan harus
memperkirakan biaya dan kinerja saingannya
untuk mengukur diri.
selama perusahaan dapat melakukan kegiatan
tertentu lebih baik dari pada saingannya ,
perusahaan akan memiliki keunggulan
bersaing.
Proses bisnis utama terdiri dari :
•
•
•
•
•
Proses perwujudaan produk baru.
Proses manajemen persediaan.
Proses pemesanan sampai pengiriman barang.
Proses pelayanan.
Perusahaan yang kuat adalah yang memiliki
kemampuan lebih baik dalam mengelolah
proses – proses utama tersebut.
Sistem penghantaran nilai
• Perusahaan juga harus mencari keunggulan bersaing
diluar rantai nilainya sendiri, sampai kerantai nilai
pemasok, penyalur dan akhirnya pelanggannya.
• Semakin banyak semakin banyak perusahaan ini
membentuk kemitraan dengan anggota lain dari rantai
pemasok untuk memperbaiki kinerja sistem
penghantaran nilai.
• Salah satu contoh dari sistem penghantaran nilai
adalah yang menghungkan Levi Strauss, pembuat
celana jeans terkenal, dengan pemasok serta
penyalurnya.
Mempertahankan Pelanggan
 perusahaan tidak hanya ingin memperbaiki
hubungan dengan mitranya dalam rantai
pasokan. Mereka juga ingin membangun
ikatan dan loyalitas yang lebih kuat dengan
elanggan akhirnya. Pelanggannya tidak
memiliki banyak pemasok pengganti dan
pemasok lain yang sama buruk mutu dan
pelayanannya.
Biaya hilangnya pelanggan
tingkat kehilangan pelanggan dan pengambilan
langkah untuk menguranginya.
1. menetapkan dan mengukur tingkat bertahannya
pelanggan.
2. membedakan berbagai penyebab hilangnya
pelanggan dan menentukan penyebab mana yang bisa
dikelolah lebih baik.
3. memperkirakan kehilangan keuntungan dari
pelanggan yang hilang secara tidak perlu.
4. perusahaan perlu menghitung berapa biaya untuk
mengurangi tingkat kehilangan pelanggan.
Perlunya mempertahannkan
pelanggan
perusahaan masa kini berusaha sekuat tenaga
mempertahankan pelanggannya, mereka sadar
bahwa biaya menarik satu pelanggan baru bisa
lima kali lipat dari biaya mempertahankan
pelanggan yang ada.
tekanannya ada pada transansi, bukan
hubungan. Yang dibicarakan adalah kegiatan
prapenjulan dan kegiatan penjualan. Namun
sekarang perusahaan menyadari pentingnya
mempertahankan pelanggan yang ada.
Mempertahankan pelanggan adalah yang
paling utama, ada dua cara mencapainya :
Pertama, menulitkan pembeli untuk berganti
pemasok.
Kedua, memberikan kepuasan pelanggan yang
tinggi. Tugas menciptakan kesetiaan
pelanggan di sebut
Pemasaran berwawasan hubungan.
Pemasaran Berdasarkan Hubungan
dengan pelanggan : Faktor kunci
 Biasa
Reaktif
Bertanggung jawab
Proaktif
Kemitraan
• Kebanyakan perusahaan akan melakukan
pemasaran biasa kalau pasar mereka
mencakup banyak pelanggan dan margin
keuntungan perunit mereka kecil. Indofood
tidak akan menghubungi setiap pembeli
indomie untuk menunjukan perhatian mereka.
Paling - paling indofood akan bertindak reaktif
dengan membentuk pelayanan untuk
menjawab pelanggan.
Strategi Membagun Kesetiaan Pelanggan
Berdasarkan Program Frekuensi Dan Klub
Pemasaran
jika perusahaan beralih dari pandanga
berwawasan transaksi ke pandangan membagun
hubungan, mereka akan menciptakan program
untuk membuat pelanggan datang kembali,
membeli lebihbanyak dan tetap setia .
tantangan adalah memciptakan hubungan
khusus dengan pelangan terbaik perusahaan
dimana pelangan merasa komunikasi dua arah
yang baik dan merasa pemdapat hak serta hadiah
khusus. Program yang menjanjikan antara lain
program pemasaran berdasarkan frekuensi dan
program pemasaran dengan klub.
Program pemasaran berdasarkan frekuensi
• Program pemasaran berdasarkan frekuensi ( Frequency
Marketing Progaram / FMP ) di rancang untuk
memberi hadiah pada pelanggan yang sering membeli
dan membeli dalam jumlah banyak.
• Colloguy, majalah triwulan pemasaran berdasarkan
frekuensi, sebagai usaha mengenali, mempertahankan
dan meningkatkan hasil dari pelanggan terbaik melalui
hubungan jangka panjang , interaktif serta bernilai
tambah.
• American Airlines adalah salah satu perusahaan
pertama yang mempelopori program pemasaran
berdasarkan frekuensi ketika mereka memutuskan
untuk menawarkan angka kredit mil gratis pada
pelanggannya di awal tahun 1980-an.
• Kemudian hotel FMP, diawali Marrio, dengan
program hono Guest.
• Umumnya perusahaan FMP yang palinng
untung, perusahaan yang paling unggul
adalah yang programnya pali g efisien, atau
yang menarik pelanggan lewat keuntungan
program yang unik / memiliki database
canggih sehingga dapat menawarkan hal yang
relevan untuk pelanggan utamanya.
• Satu kritik terhadap FMPadalah hal ini dapat
mengurangi fokus perusahaan untuk emeberi
pelayana pelanggan yang baik.
Program pemasaran dengan klub
• Banyak perusahaan yang menciptakan konsep
klub untuk produknya. Keanggotaan klub
ditawarkan jika orng membeli atau berjanji
membeli sejumlah tertentu. Beberapa klub
menjadi sukses.
• Shiseido, perusahaan kosmetik jepang memiliki
lebih dari sepuluh juta anggota shiseido klub.
Klub menawarkan kartu visa, diskon di teater,
hotel, toko serta angka pembeli tetap.
• Anggota mendapatkan majala gratis dengan
banyak artikel tentang perawatan kecantikan.
Metode lainya
• Cara lain adalah meminta responden
menuliskan masalah mereka dengan
penawaran tertentu dan perbaikan dan
perbaikan yang mereka sarankan. Akhirnya
perusahaan dapat meminta responden untuk
mengurutkan berbagai elemen dan
penawaran menurut tingkat kepentingan dan
keberhasilan perusahaan melakukannya.
Ghost Shopping (pembeli bayangan)
• Cara lain untuk mendapatkan gambaran
tentang kepuasan pelanggan adalah
menyuruh orang untuk berpura-pura menjadi
pembeli dan melaporkan titik-titik kuat
maupun titik-titik lemah yang mereka alami
waktu pembeli produk perusahaan dan
produk saingan. Cara lain adalah menejer
menelpon perusahaannya sendiri untuk
bertanya atau mengajukan keluhan dan
mengetahui cara perusahaan menanganinya.
Hal yang perlu diperhatikan dalam mengukur
kepuasan pelanggan adalah
waktu pelangaan menyatakan kepuasan mereka pada
salah satu elemen kinerja perusahaan, misalnya
menyerahkan barang, kita perlu sadar bahwa masingmasing pelanggan dapat berbeda-beda dalam
mengartikan penyerahan barang.
Perusahaan juga harus sadar bahwa menejer dan
wiraniaga dapat memanipulasi peringkat kepuasan
dengan pelanggan mereka.
Satu bahaya adalah bila pelanggan tahu bahwa
perusahaan akan berusaha sekuat tenaga untuk
memuaskan pelanggan, pelanggan mungkin
menyatakan ketidak puasan ( walaupun sebenarnya
puas )untuk mendapatkan konsensi yang lebih banyak.
Selesai ...
Nama : Masitina Zalukhu
BP
: 1910003530010
Kelas : 4M2
Jurusan: Manajemen
Download