Uploaded by rahayudwi356

praktikum 1

advertisement
• PRAKTIKUM AKUNTANSI
LEMBAGA/INSTANSI
PEMERINTAH
• (PALIP)
Rahayu Dwi Kurniawati,S.Pd
SMK Dirgahayu Kedungadem
Memahami pembukuan
tunggal, dan pembukuan
berpasangan untuk
akuntansi keuangan
pemerintah daerah
2 bentuk entitas
1. entitas perusahaan/privat
Menyediakan barang-barang privat, barang privat adalah barangbarang kebutuhan masyarakat yang manfaat barang/jasa tersebut
hanya dinikmati dan di konsumsi secara individual oleh yang
membelinya
tujuan utama: provit maximization
contoh: makanan, listrik, telepon dsb
2. Entitas pemerintahan/sektor publik
Menyediakan barang-barang publik demi kesejahteraan dari
masyarakat yang menjadi konsumennya.
Barang publik: barang2 kebutuhan masyarakat yang manfaat barang
dan jasa tsb dinikmati oleh seluruh masyarakat secara bersama-sama
Tujuan utama : non profit (Untuk mensejahterakan masyarakat)
• Contoh: pertahanan negara, keamanan nasional, pelayanan kesehatan,
transportasi publik, tempat2 peribadatan dsb
• Modal: pajak, utang, hibah, pemberian dana dari donatur
Nah…jadi organisasi pemerintahan itu
dibagi menjadi 2 yaitu:
1. Pemerintahan pusat
2. Pemerintahan daerah
Okee kita fokus saja di pemerintahan
daerah
Ruang lingkup akuntansi
pemerintahan daerah
1. Akuntansi pemerintahan provinsi
2. Akuntansi pemerintahan
kabupaten/kota
Pengertian Akuntansi
Keuangan Daerah
• Adalah proses pencatatan,
pengidentifikasian, dan pelaporan
transaksi ekonomi dari entitas
pemerintah daerah-pemda
(kabupaten, kota atau provinsi) yg
dijadikan sbgi informasi dlm rangka
pengambilan keputusan ekonomi yg
diperlukan oleh pihak2 internal dan
eksternal entitas pemda.
Pengguna laporan keuangan
pemerintah daerah
1. Masyarakat
Tujuannya: agar masyarakat dapat
menilai atas kinerja pemerintahan serta
menjadi bahan pertimbangan dalam
pemilihan wakil wakilnya di lembaga
legislatif
2. Para wakil rakyat, lembaga pengawas, dan
lembaga pemeriksa.
Laporan keuangan yang telah diaudit oleh
lembaga pemeriksa (bapeka RI) -> diserahkan
kepada lembaga legislatif sesuai dengan
tingkatan pemerintah (DPR/DPRD)
- Tugas badan pemeriksa keuangan: untuk
menilai kebenaran, kecermatan, kredibilitas,
dan keandalan informasi mengenai pengelolaan
dan tanggung jawab keuangan daerah
3. Pihak yang memberikan donasi,
investasi dan pinjaman
Donatur-> untuk memastikan bahwa
sumbangan yang telah mereka berikan
digunakan sesuai tujuan atau tidak
Investor-> untuk menilai apakah laporan
keuangan dan kebijakan pemerintah
selaras dengan motiv investor
Peminjam-> untuk menjamin agar
kewajiban pembayaran bunga dan
pokok pinjaman yang telah
dijadwalkan dapat segera dipenuhi
oleh pemerintah
4. Pemerintah
Pemerintah berkepentingan atas laporan
keuangannya untuk melihat apakah
kebijakan2 yang diambil telah sesuai
fungsi pemerintah yaitu untuk
mensejahterahkan rakyat
5. Analis ekonomi dan pemerhati
ekonomi
kepentingan laporan keuangan untuk:
1. Akuntabilitas
Mempertanggungjawabkan pengelolaan sumber daya serta pelaksanaan kebijakan yang
dipercayakan kepada entitas pelaporan dalam mencapai tujuan yang telah di tetapkan scr
periodik
2. Manajemen
Membantu para pengguna untuk mengevaluasi pelaksanaan kegiatan suatu entitas pelaporan
sehingga memudahkan fungsi perencanaan, pengelolaan, dan pengendalian atas seluruh aset,
kewajiban, dan ekuitas dana pemerintah untuk kepentingan masyarakat
3. Transparasi
Memberikan informasi keuangan yang terbuka dan jujur kepada masyarakat berdasarkan
pertimbangan bahwa masyarakat memiliki hak untuk mengetahui secara terbuka dan
menyeluruh atas pertanggungjawaban pemerintah dalam pengelolaan sumber daya.
4. Keuntungan antar generasi
Membantu para pengguna dalam mengetahui kecukupan penerimaan pemerintah pada periode
pelaporan untuk membiayai seluruh pengeluaran yang dialokasikan dan apakah generasi yang
akan datang diasumsikan akan ikut menanggung beban pengeluaran tsb
5. Evaluasi Kinerja
Mengevaluasi kinerja entitas pelaporan, terutama dalam penggunaan sumber daya ekonomi yang
dikelola pemerintah untuk mencapai kinerja yang direncanakan
Sistem Pencatatan akuntansi
pemerintah daerah
1. Single entry
2. Double entry
3. Triple entry
Singel Entry:
•
•
•
Disebut juga tata buku tunggal
Pencatatan transaksi ekonomi
dilakukan dgn mencatat satu kali
Transaksi yg berakibat
bertambahnya kas dicatat pd sisi
penerimaan, dan transaksi yang
berakibat berkurangnya kas akan
dicatat pada sisi pengeluaran
Kelemahan single entry
• Single entry digunakan sebagai dasar
pembukuan dg alasan kemudahan &
kepraktisan. Namun tak dpt memberikan
informasi yg komprehensif & mencerminkan
kinerja sesungguhnya
• Tuntutan good governance (transparansi &
akuntabilitas pengelolaan keuangan organisasi
sektor publik) mjdkan perubahan dr sistem
single entry mjd double entry sbg solusi
mendesak diterapkan.
Contoh Single entry
Skp = surat ketetapan pajak
Double entry
•
•
Di cetuskan oleh Luca Pacioli pada tahun 1494 (ahli matematika dari Italia)
Sistem pencatatan double entry sering disebut juga sistem tata buku berpasangan
•
Sistem double entry merupakan pencatatan transaksi ekonomi yang dilakukan dua
kali pencatatan
•
Sisi debit berada disebelah kiri, sedangkan sisi kredit berada dikanan
•
Sistem pencatatan harus menjaga keseimbangan persamaan dasar akuntansi
Yaitu
Asset= kewajiban + ekuitas
• Kelebihan Aplikasi pencttn transaksi dg sistem
double entry ditujukan utk
– menghasilkan LK yg auditable & traceable yg
mrpkn faktor utama menghasilkan informasi
keuangan yg dpt dipertanggungjawabkan kpd
publik.
– Dpt dilakukan pengukuran kinerja scr lebih
tepat.
3.
Triple entry
Sistem pencatatan yang menggunakan
sistem double entry ditambah dengan
pencatatan pada buku anggaran.
Contoh Double Entry
Contoh soal
• Pada 10 Januari 2015, Pemda ABC menerima Kas
atas pendapatan sewa untuk masa tiga tahun sejak
Januari 2015 s.d. Desember 2017 sebesar Rp300
juta. Keseluruhan penerimaan sewa tersebut
dilaporkan dalam LRA TA 2015 sebagai pendapatan
sewa
• Pada 1 Juli 2015, Pemda ABC membuat kontrak
asuransi kesehatan untuk seluruh anggota DPRD
untuk masa tanggungan 1 tahun senilai Rp150 juta.
• Tanggal 8 Juli 2015, SKPD A pada Pemda ABC
membeli ATK senilai Rp100 juta.
• Susunlah pencatatan transaksi d atas dengan
menggunakan pencatatan single dan double entry
jawab
• Single entry
No
urut
Tgl
No.
buku
Uraian
penerimaan pengeluaran
1
10/1/ 1
15
Diteriman
300 juta
pendapatan sewa
utk jangka 3
tahun
2
1/7/1
5
2
Dibayar kuitansi
kontrak asuransi
kesehatan untuk
anggota DPRD
Utk tanggungan
1 th
150 juta
3
8/7/1 3
5
Dibayar kuitansi
untuk pembelian
ATK Pemda
100 juta
Jumlah
300 juta
Sisa
50 juta
250 juta
• Double entry
Tgl
Kod
e
rek
Uraian
ref
D
10/1/15 Xxx
xxx
Kas
1/7/15
Xxx
xxx
Asuransi di bayar dimuka
Kas
150 jta
8/7/15
Xxx
xxx
Perlengkapan kantor
Kas
100 jta
JUMLAH
550
Jta
sewa diterima dimuka
300 jta
K
300 jta
150 jta
100 jta
550
Jta
Tugas pertemuan 1
1.
Jelaskan apa yang dimaksud dengan akuntansi pemerintah
daerah!
2. Siapa saja pengguna akuntansi keuangan daerah? Sebutkan !
3. Apa tujuan akuntansi pemerintah daerah?
4. Jelaskan karakteristik dari akuntansi pemerintah daerah!
5. Apa perbedaan dari single entry,double entry dan triple
entry?
Tulis jawabanmu dibuku kemudian kirim foto ke
classroom ini ya,,,selamat mengerjakan , semangat!!!!
Download