Uploaded by suryanilolla29

Kuliah ke 11 Pengujian dan Perawatan compressed -Universita MercuBuana

advertisement
PENGUJIAN DAN PERAWATAN
JALUR KERETA API
KULIAH KE-11 PERANCANGAN JALAN REL
UNIVERSITAS MERCU BUANA
1
Dosen : Dr. Ir. HERMANTO DWIATMOKO, MSTr, IPU
PENGUJIAN
•Pendahuluan
Pengujian Prasarana Perkeretaapian
• Jalur Kereta Api
• Bangunan Kereta Api
• Fasilitas Operasi Kereta A
Pemeriksaan dan Perawatan Prasarana
Perkeretaapian
2
LITERATUR
UU 23 tahun 2007 tentang Perkeretaapian
PP 56 tahun 2009 tentang Penyelenggaraan
Perkeretaapian
Peraturan Menteri Perhubungan tentang Pengujian,
Pemeriksaan dan Perawatan
Buku :
• Pengujian Jalur dan Bangunan Kereta Api
• Pengujian Fasilitas Operasi Kereta Api
• Pengujian Sarana Perkeretaapian
3
DASAR HUKUM PENGUJIAN
4
Pasal 67 – Pasal 83 UndangPasal 67 – Pasal 83 Undang-Undang 23 Tahun
Undang 23 Tahun 2007
2007 tentang Perkeretaapian
tentang Perkeretaapian
Pasal 141 – Pasal 162
Pasal 141
– Pasal 162
Peraturan
Pemerintah
56 Peraturan Pemerintah 56
Tahun
20092009
tentang
Tahun
tentang Penyelenggaraan
Penyelenggaraan
Perkeretaapian
Perkeretaapian
Permenhub yang terkait
Peraturan
Menteri
Perhubungan:
dengan
standar,
tata
cara • Permenhub No. PM.10 Tahun 2011
• Permenhub No. PM.11 Tahun 2011
Permenhub
No.sertifikasi
PM.10 Tahun
2011
pengujian dan
• Permenhub No. PM.12 Tahun 2011
kelaikan prasarana
Permenhub
No. PM.11 Tahun
2011 No. PM.30 Tahun 2011
• Permenhub
perkeretaapian
yaitu:
Permenhub No. PM.12 Tahun 2011
Permenhub No. PM.30 Tahun 2011
PENDAHULUAN
5
Mengapa kita lakukan
pengujian terhadap prasarana,
sarana dan SDM
Perkeretaapian?
PENGUJIAN
6
 Amanah UU 23/2007 tentang Perkeretaapian
 Wajib memenuhi kelaikan teknis dan operasional yang dibuktikan melalui
pengujian
 Pengujian : kegiatan untuk mengetahui kesesuaian antara persyaratan
teknis dgn kondisi atau fungsi prasarana atau sarana perkeretaapian.
 Pemeriksaan : kegiatan untuk mengetahui kondisi dan fungsi prasarana
atau sarana perkeretaapian.
 Perawatan : kegiatan yg dilakukan utk mempertahankan keandalan
prasarana atau sarana perkeretaapian agar tetap laik operasi.
PENGUJIAN
7
• Persyaratan teknis : ketentuan teknis yang
menjadi standar spesifikasi teknis (Spektek)
prasarana atau sarana perkeretaapian
• Spesifikasi teknis : persyaratan umum, ukuran,
kinerja, dan gambar teknis prasarana atau
sarana perkeretaapian
KESELAMATAN
8
Faktor keselamatan perkeretaapian menjadi sangat krusial
karena berhubungan dengan kredibilitas dan akuntabilitas
publik dan keselamatan jiwa para penumpang
Diperlukan upaya memastikan seluruh komponen dalam
sistem kereta api untuk merealisasikan tujuan keselamatan
dengan mengoordinasikan semua konteks yang relevan ke
dalam satu gugus tugas yang sinergis, sistematis, efisien,
dan tepat sasaran
Tercapainya tujuan keselamatan yang andal diharuskan
setiap komponen dalam perkeretaapian sesuai dengan
standar teknis
yang telah ditetapkan yakni dengan
melaksanakan
pengujian-pengujian
pada
setiap
komponen
KELAIKAN PRASARANA DAN SARANA PERKERETAAPIAN
9
 Setiap sarana dan prasarana perkeretaapian wajib memenuhi
persyaratan teknis dan kelaikan operasi.
 Utk memenuhi persyaratan teknis dan menjamin kelaikan operasi
sarana dan prasarana perkeretaapian, wajib dilakukan
pengujian dan pemeriksaan.
 Penyelenggara wajib merawat sarana dan prasarana
perkeretaapian agar tetap laik operasi.
 Penyelenggara sarana dan prasarana perkeretaapian yg
mengoperasikan sarana perkeretaapian tidak memenuhi standar
kelaikan operasi dikenai sanksi hukum, berupa :
- Sanksi administratif (teguran tertulis, pembekuan izin
operasi, dan pencabutan izin operasi);
- Sanksi pidana.
KELAIKAN OPERASI PRASARANA DAN SARANA
PERKERETAAPIAN
10
REGULATOR
PENGUJIAN
OPERATOR
• PEMERIKSAAN
• PERAWATAN
REGULATOR
11
KELAIKAN PRASARANA & SARANA
PERKERETAAPIAN
PENGUJIAN
Uji pertama
(1 kali saja)
Uji berkala
PEMERIKSAAN
PERAWATAN
 Terjadwal
 Tidak terjadwal
(sesudah terjadi
gempa, banjir,
kecelakaan)
• Berkala
• Perbaikan utk
mengembalikan
fungsinya
PENGUJIAN PRASARANA DAN SARANA PERKERETAAPIAN
12
UJI PERTAMA
JENIS PENGUJIAN
UJI BERKALA
PENGUJIAN
Dilaksanakan oleh
 Pemerintah
 Badan hukum, atau
 Lembaga yg telah mendpt
akreditasi dari Pemerintah
Prasarana dan sarana yg lulus pengujian diberikan sertifikat
13
Prinsip Dasar dan Metode Pengujian
PRINSIP DASAR DAN METODE PENGUJIAN
14
TUJUAN
Meningkatkan prasarana dan sarana perkeretaapian, menjaga agar
prasarana dan sarana perkeretaapian sesuai dengan standar spesifikasi
teknis yang ditetapkan serta meningkatkan keandalan prasarana dan
sarana perkeretaapian
PRINSIP-PRINSIP
Dapat
Dipercaya
•metoda dan prosedur pengujian harus meyakinkan
sehingga dapat dilaksanakan pengujian secara
konsisten
Transparan
•selama proses pengujian dilaksanakan secara
transparan
Adil
Valid
•pengujian dilaksanakan untuk setiap jenis prasarana
dan sarana perkeretaapian
•nilai atau hasil pengujian merupakan angka atau nilai
hasil pengukuran
PRINSIP DASAR DAN METODE PENGUJIAN
METODE PENGUJIAN
Pengamatan visual atau observasi fisik
Membandingkan
kondisi yang diuji
antara
spesifikasi
teknis
dengan
Melakukan
pengukuran
dengan
menggunakan
peralatan ukur yang sesuai dengan peralatan yang
diuji
UNSUR-UNSUR PENGUJIAN
Tenaga penguji yang mempunyai kompetensi untuk
melakukan pengujian
Peralatan pengujian yang sesuai dengan komponen
yang diuji
Prosedur dan tata cara pengujian
15
PENGUJIAN PRASARANA DAN SARANA PERKERETAAPIAN
UNTUK JAMIN
KELAIKAN
(Ps 68 & Ps 98)
PENGUJIAN PRAS &
SAR (Ayat 2)
PEMERIKSAAN
PRAS & SAR
(Ayat 3)
PENGUJIAN
PRAS & SAR
(Ps 69 dan Ps 99)
Wajib dilakukan
dilakukan
oleh
Pemerintah
dan dapat
dilimpahkan
dilakukan oleh
Pengujian dan Pemeriksaan
BH atau Lembaga
yg tlh mendapat
akreditasi dari
Pemerintah
Penyelenggara
Uji pertama
Uji berkala
16
UJI PERTAMA
UJI PERTAMA
(Ps 70 dan Ps 100
ayat 1)
UJI PERTAMA
(Ayat 2)
PRAS & SAR YG LULUS
UJI
(Ps 71 dan 101
ayat 1)
SERTIFIKAT
(Ps 71 dan Ps 101
ayat 2)
Utk prasarana dan sarana baru dan yg
mengalami perubahan spektek
Wajib
dilakukan
terhadap
diberi Sertifikat
oleh
berlaku
Prasarana :
Rancang bangun
Fungsi
Sarana :
Rancang bangun dan rekayasa
Statis
Dinamis
Pemerintah
Badan Hukum
Lembaga
yg telah
mendpt
akreditasi
» Selamanya kecuali ada
perubahan spektek
17
UJI BERKALA
UJI BERKALA
(Ps 72 & Ps 102
ayat 1)
Wajib dilakukan
terhadap
UJI BERKALA
(Ayat 2)
Wajib
dilakukan
terhadap
PRAS & SAR
YG LULUS UJI
(Ps 73 dan Ps 103
ayat 1)
Diberi Sertifikat
oleh
SERTIFIKAT
UJI BERKALA
(Ayat 2)
Pras dan Sar yg telah
dioperasikan sesuai
jadwal/ketentuan
Prasarana :
 Fungsi
Sararana :
 Statis
 Dinamis
- Pemerintah
- Badan Hukum
- Lembaga
yg telah
mendpt
akreditasi
Pras : Sesuai jadwal yg ditetapkan utk
setiap jenis.
berlaku
Sar : - Jarak tempuh utk Sar dgn
penggerak
- Selama 1 th utk kereta
dan gerbong
18
TENAGA PENGUJI
Pemerintah, BH atau
Lembaga yg lakukan
pengujian
(Ps 74 & Ps 104 Ayat
1)
wajib miliki
Tenaga Penguji Pras
dan Sar
(Ayat 2)
harus
memiliki
Sertifikat keahlian
(Ayat 3)
Diklat
(Ayat 4)
Tenaga Penguji
Kualifikasi keahlian yang
dibuktikan dgn sertifikat
keahlian
diberikan setelah lulus
mengikuti diklat
diselengarakan
oleh
Pemerinatah & dpt
dilimpahkan kpd badan
hk/lembaga yg telah
diakreditasi oleh
Pemerintah
19
ALAT UJI
20
PELAKSANAAN
PENGUJIAN
PRAS & SAR
(Ps 75 & Ps 105)
BH atau Lembaga
Pengujian
Pras dan Sar
yg lakukan pengujian
(Ps 76 & Ps 106)
Setiap Tenaga Penguji
Pras dan Sar
(Ps 78 dan Ps 108)
Wajib gunakan
Alat uji dan sesuai tata cara
pengujian yg ditetapkan
oleh Menteri.
Wajib mengggunakan tenaga penguji yg
bersertifikat, gunakan alat uji dan sesuai tata cara
pengujian pras & sar yg ditetapkan.
Yang lakukan pengujian wajib menggunakan alat uji
dan sesuai tata cara pengujian yang telah
ditetapkan.
SANKSI ADMINISTRATIF
21
Setiap BH atau
Lembaga Pengujian
(Ps 77 & Ps 107)
Setiap Penguji
Pras dan Sar
(Ps 79 & Ps 109)
Tdk miliki penguji yg
bersertifikat, tdk
gunakan peralatan &
tdk sesuai tata cara
pengujian
Tdk gunakan
peralatan dan tdk
sesuai tata cara
pengujian
Teguran tertulis,
pembekuan, atau
pencabutan izin operasi
Teguran tertulis,
pembekuan sertifikat,
atau pencabutan
sertifikat keahlian
SANKSI PIDANA BAGI PENYELENGGARA
PRASARANA DAN/ATAU SARANA PERKERETAAPIAN
22
Operator Pras
dan/atau Sar
(Ps 187 dan 189)
Operasikan prasarana dan/atau sarana tdk
memenuhi standar kelaikan operasi
Akibatkan
Kecelakaan KA &
kerugian
Luka berat
Matinya orang
Penjara 1 th dan
denda Rp 500 jt
Penjara 3 th dan
denda Rp 1 milyar
Penjara 6 th dan
denda Rp 2 milyar
23
PERAWATAN JALAN REL
24
PERAWATAN JALAN
Perawatan adalah kegiatan yang dilakukan untuk mempertahankan
keandaan prasarana perkeretaapian agar layak operasi.
PERAWATAN BERKALA
Harian
Bulanan
Tahunan
PERAWATAN UNTUK MENGEMBALIKAN
FUNGSI
25
PERAWATAN HARIAN
a. Geometri Jalan Rel
1) Ruang Bebas
Perawatan Ruang bebas dilakukan untuk menjaga agar operasi kereta
api senantiasa bebas dari rintangan dan benda penghalang.
2) Sambungan
Perawatan sambungan dilakukan untuk menjaga agar kondisi sambungan tetap
dalam kondisi yang baik sehingga operasi kereta api dapat berjalan dengan
lancar.
b. Komponen Jalan Rel - Sistem penambat
Perawatan sistem penambat dilakukan untuk menjaga agarpenambat pada rel
kereta api tetap dalam kondisi yang baik.
Ruang Lingkup perawatan sistem penambat terdiri dari: pengamatan visual
terhadap sistem penambat, dan kemudian dilakukan perbaikan terhadap sistem
penambat.
26
PERAWATAN BULANAN
a. Geometri Jalan Rel
1) Ruang Bebas
Perawatan Ruang bebas dilakukan untuk menjaga agar operasi
kereta api senantiasa bebas dari rintangan dan benda penghalang
2) Kelurusan dan Kerataan jalan rel
Perawatan kelurusan dan kerataan jalan rel dilakukan untuk menjaga agar
kondisi jalan rel dapat dioperasikan sesuai kecepatan desain yang telah
ditetapkan.
Ruang lingkup perawatan kelurusan dan kerataan jalan rel terdiri dari:
· Lebar jalan
· Kerataan jalan
· Lengkung vertikal
· Ruang bebas
27
PERAWATAN BULANAN
3) Sambungan
Perawatan sambungan dilakukan untuk menjaga
kekuatan konstruksi.
Ruang lingkup perawatan
· Memeriksa kondisi pelat sambung
· Memeriksa kondisi las pada sambungan
· Memeriksa kondisi bantalan penopang sambungan
· Memeriksa kondisi balas dan badan jalan
· Memeriksa kondisi IRJ
28
PERAWATAN BULANAN
4) Lebar Jalan Kereta Api
Perawatan lebar kereta api dilakukan untuk menjaga agar
kondisi Lebar jalan kereta api tetap dalam kondisi yang
baik sehingga operasi kereta api dapat berjalan
dengan lancar.
Ruang Iingkup perawatan lebar jalan kereta api terdiri dari:
· Listringan
· Pengukuran lebar jalan kereta api
· Pengukuran keausan jalan rel
· Angkatan
29
PERAWATAN BULANAN
5) Lengkung
Perawatan jalan rel pada lengkung horizontal dilakukan untuk menjaga
kondisi sesuai dengan desain/kondisi awal. Perubahan kondisi
diakibatkan karena gaya sentrifugal KA yang mengakibatkan
pergeseran busur/anak panah atau menurunnya level jalan KA.
Perawatan Jalan Rel di lengkung pada prinsipnya adalah sama dengan
perawatan Jalan Rel pada lurusan keduanya sama-sama membuat rel
menjadi lurus dan dalam posisi rata.
Untuk lengkung (busur) pengertian lurus dan rata adalah:
Lurus adalah rel diarahkan sedemikian sesuai dengan jari-jari yang
dalam pelaksanaannya dijabarkan sebagai Anak Panah (Ap).
Rata adalah rel diangkat sedemikian sesuai dengan pertinggian yang
telah ditentukan (h).
30
PERAWATAN BULANAN
Ruang Iingkup perawatan yang dilakukan adalah:
 Skilu
 Pertinggian
 Kekurangan/kelebihan anak panah
 Pelebaran
 Alat Kerja Dengan Mekanik Ringan (HTT)
 Alat Kerja Dengan Alat Manual
31
PERAWATAN BULANAN
b.Komponen Jalan Rel
1) Perawatan Rel
Perawatan material rel dilakukan untuk menjaga agar kondisi material rel tetap baik.
Ruang Iingkup perawatan
· Pemeriksaan keausan
· Pemeriksaan cacat
· Pemeriksaan kerataan
2) Perawatan Wesel
Wesel adalah bagian dari jalan KA yang merupakan titik rawan pada KA, maka harus
diperhatikan dengan seksama pemeliharaannya agar:
Semua komponen wesel harus pada posisi yang benar, tidak rusak dan aman
dilalui KA.
Agar sedini mungkin diketahui setiap ada penyimpangan, kerusakan, kekurangan
komponen cepat diatasi.
32
PERAWATAN BULANAN
Ruang Lingkup perawatan:
 Bagian Lidah (Rel Lantak, Lidah, Stang Penghubung/Kopel, Stang
Penarik, Klaw, Bandul, Sekat Wesel, AkarLidah, Peluncur Lidah, Baut
Tangen, Bantalan dari Ujung Lidah s/d Akar Lidah).
 Bagian Jarum (Jarum, rel Sayap, Rel Paksa, Klos Jarum rel Paksa, Baut
Jarum Rel Paksa, Bantalan Wesel dari Akar Lidah sId Belakang Jarum,
Plat-Plat Andas).
 Bagian Jarum Wesel
Pemeriksaan dimensi dan toleransi sesuai dengan yang telah ditetapkan
Dalam melakukan perawatan wesel harus berkoordinasi dengan bagian
fasilitas operasi terkait.
33
PERAWATAN BULANAN
3) Perawatan Bantalan
Perawatan bantalan dilakukan untuk menjaga fungsi bantalan sesuai
dengan desain yang ditetapkan
Ruang lingkup perawatan
· Memeriksa kondisi bantalan
· Memeriksa jarak bantalan
· Memeriksa posisi siku bantalan
4) Perawatan Sistem Penambat
Perawatan alat penambat dilakukan untuk menjaga fungsi penambat
sesuai dengan desain yang ditetapkan .
Ruang lingkup perawatan
 Memeriksa kelengkapan alat penambat
 Memeriksa kekuatan jepit
 Mengganti alat penambat yang hilang.
34
PERAWATAN BULANAN
5) Perawatan Drainase
Perawatan drainase permukaan dilakukan untuk menjaga agar aliran air tidak
mengganggu operasi angkutan kereta api
Ruang Iingkup perawatan
· Memeriksa kemiringan drainase
· Memeriksa kondisi aliran drainase
· Memeriksa keadaan bangunan drainase
6) Perawatan Perlintasan
Perawatan perlintasan dilakukan untuk menjaga agar menjaga kerataan jalur
kereta api pada pertemuan jalur kereta api danjalan raya.
Ruang lingkup perawatan
· Memeriksa penurunan jalur kereta api dan jalan raya .
· Memeriksa kondisi lingkungan.
· Memeriksa keadaan bangunan drainase.
35
PERAWATAN TAHUNAN
a. Perawatan Komponen Jalan Rel
1) Perawatan Bantalan
Perawatan bantalan dilakukan untuk menjaga fungsi bantalan sesuai dengan
desain yang ditetapkan dan laik digunakan. Ruang lingkup perawatan
· Memeriksa kondisi bantalan
· Memeriksa jarak bantalan
· Memeriksa posisi siku bantalan
· Mengganti bantalan yang rusak
2) Perawatan Balas
Perawatan balas dilakukan untuk menjaga agar kondisi balas tetap berfungsi
dengan baik.
Ruang lingkup perawatan
· Memeriksa kondisi balast
· Memeriksa profil balas
· Gorek balas
· Penambahan balas
36
PERAWATAN TAHUNAN
a. Perawatan Komponen Jalan Rel
1) Perawatan Bantalan
Perawatan bantalan dilakukan untuk menjaga fungsi bantalan
sesuai dengan desain yang ditetapkan dan laik digunakan.
Ruang lingkup perawatan
· Memeriksa kondisi bantalan
· Memeriksa jarak bantalan
· Memeriksa posisi siku bantalan
· Mengganti bantalan yang rusak
37
PERAWATAN TAHUNAN
2) Perawatan Balas
Perawatan balas dilakukan untuk menjaga agar kondisi balas tetap berfungsi dengan
baik.
Ruang lingkup perawatan
Memeriksa kondisi balast
Memeriksa profil balas
Gorek balas
Penambahan balas
Pemecokan
Pencucian balas
Penggantian balas
3)Perawatan Rel
Perawatan material rel dilakukan untuk menjaga agar kondisi material rel tetap baik
Ruang lingkup perawatan
· Pemeriksaan keausan
· Pemeriksaan cacat
· Pemeriksaan kerataan
· Penggantian rel
38
PERAWATAN TAHUNAN
4) Perawatan Badan Jalan
Perawatan badan jalan dilakukan untuk menjaga agar badan jalan
tetap dapat berfungsi baik sesuai umur teknisnya Ruang lingkup
perawatan
· Memeriksa kondisi badan jalan
· Memeriksa pelindung erosi
· Alat yang digunakan
· Meteran
· Pacul
· Pengki
· Alat pengangkut
· Alat ukur elevasi
39
PERAWATAN TAHUNAN
5) Perawatan Lingkungan
Perawatan lingkungan diperlukan untuk menjaga agar
konstruksi jalan KA dapat berfungsi baik sesuai dengan umur
teknisnya.
Ruang lingkup perawatan
· Kebersihan di area konstruksi
· Perawatan tanaman
RANGKUMAN
40
PERAWATAN HARIAN
Item Perawatan
Alat
Frekuensi
Perawatan Geometri
a. Ruang Bebas
Meteran
1 hari
Kunci Inggris
1 harian
b. Sambungan
- Pengencangan baut
- Penggantian baut yang hilang Kunci Inggris
30 harian
- Pemeriksaan keretakan
30 harian
Ultrasonic
Perawatan Komponen Jalan Rel
a. Sistem Penambat
- Pengencangan penambat
yang kendor
Penpuller/hammer
- Penggantian penambat hilang Penpuller/hammer
7 harian
30 harian
RANGKUMAN
41
PERAWATAN BULANAN
Item perawatan
a. Ruang bebas
b. Kelurusan dan kerataan Jalan rel
- Lebar Jalan, Kerataan, Kelurusan,
Lengkung Vertikal, Ruang Bebas, Skilu
c. Sambungan
- Pemecokan, Angkatan, Listringan,
Kerataan, Kelurusan
- Membuka, Mengukur aus dan
memperbaiki plat sambung atas dan
bawah
d. Lebar Jalan KA
- Listringan
e. Lengkung
- Lebar Jalan, Kerataan,Lengkung
Vertikal, Ruang Bebas
Alat
Perawatan Geometri
Meteran
Water Pass, Alat UkurKelurusan,
Theodolit, HTT, MTT, Dongkrak,
Linggis, Alat Ultrasonic, Kereta
angkutan basal/rel, crane, Kereta
Ukur, Alat Komunikasi
Frekuensi
Kunci Inggris, Ultrasonic, HTT,
Meteran, MTT, Dongkrak
6 bulanan
1 bulanan
3 bulanan
6 bulanan
Alat Ukur Lebar Jalan KA, HTT,
MTT, Dongkrak.
6 bulanan
Water Pass,Alat Ukur Kelurusan,
Kelurusan,Theodolit, HTT, MTT,
Dongkrak,
3 bulanan
RANGKUMAN
42
PERAWATAN BULANAN
Linggis,Kereta Ukur, Alat
Komunikasi
Perawatan Komponen Jalan Rel
a. Perawatan Rel
- Penggerindaan, Kelurusan
Alat Ukur Suhu, Meteran, Alat Ukur Profil
Rel, Alat Ultrasonic
12 bulanan
b. Perawatan Wesel
- Lebar Jalan, Kerataan,
Kelurusan,Lengkung Vertikal,
Ruang Bebas
c. Perawatan Bantalan
Alat Ukur Suhu, Meteran, Alat Ukur Profil
Rel, Alat Ultrasonic
12 bulanan
- listringan
Alat Ukur Lebar Jalan KA, HTT, MTT,
- Mengatur jarak bantalan dan Dongkrak, linggis
siku-siku
d. Perawatan Ballas
- Pemecokan,
- Melengkapi profil balas
e. Perawatan Sistem Penambat
Water Pass, Alat Ukur Kelurusan, HTT
,MTT, Dongkrak, Linggis, Kereta Ukur, Alat
Komunikasi, VDM
Penpuller/hammer
6 bulanan
6 bulanan
6 bulanan
6 bulanan
3 bulanan
Perawatan Drainase
a. Pengerukan
6 bulanan
Perawatan Perlintasan
a. Perlintasan Sebidang
Water Pass, Alat Ukur Kelurusan, Theodolit,
- konstruksi perlintasan, balas, HTT, Dongkrak, linggis, Kereta Ukur, Alat
drainase,angkatan,
listringan, Komunikasi
pemecokan
6 bulanan
RANGKUMAN
43
PERAWATAN TAHUNAN
Item Perawatan
Alat
Frekuensi
Perawatan Komponen Jalan Rel
a. Perawatan Bantalan
- Penggantian bantalan
PBR, VDM, Water Pass,
Alat Ukur Kelurusan,
Theodolit, HTT,MTT,
Dongkrak, linggis, Alat
Ultrasonic, Kereta
angkutanbalas/rel, Crane
Perawatan Ballas
30 tahun
RANGKUMAN
44
PERAWATAN TAHUNAN
a. Pembersihan Balas
a. Penggerindaan Rel
b. Penggantian Rel
Alat Pencuci Balas, PBR, VDM, Water
Pass, Alat Ukur Kelurusan,Theodolit,
HTT, MTT, Dongkrak, Linggis,
Alat Ultrasonic, Kereta anakutan
balas/rel, Crane
Perawatan Rel
Alat nggerinda
Alat angkut rel, Alat pasang penambat
15 tahun
5 tahun
30 tahun
Perawatan Badan Jalan
a. Perawatan Counter
- Weight Perawatan Material
b. Perawatan Dinding Penahan
Tanah
- Perawatan stabilitas
c. Perawatan Proteksi Badan Jalan
- Perawatan konstruksi proteksi
d. Perawatan Konstruksi Badan
Jalan
- Perawatan Stabilitas
50 tahun
50 tahun
50 tahun
50 tahun
Perawatan Lingkungan
a. Perawatan Kondisi Hidrologi sekitar
- Perawatan aliran hidrologi
b. Perawatan Kondisi Hidrolika sekitar
- Perawatan hidrolika
25 tahun
c. Perawatan konstruksi lain
- Perawatan kondisi konstruksi
25 tahun
5 tahun
45
PERAWATAN
46
PERAWATAN
47
PERAWATAN
48
PERAWATAN
49
PERAWATAN
50
TERIMA KASIH
Download