Uploaded by User36587

Senam Yoga

advertisement
MAKALAH
SENAM YOGA
Disusun untuk Memenuhi Tugas Keperawatan Komplementer
Kelompok 2
1.
Felya Elsa Pratiwi Kurnia
2.
Rany Ika Fardila
Dosen pembimbing: Ns. Weni Sartiwi ,M. Kep.
PROGRAM STUDI SARJANA ILMU KEPERAWATAN
STIKES SYEDZA SAINTIKA PADANG
2019/2020
TINJAUAN PUSTAKA
A. Definisi
Secara etimologi, yoga berasal dari bahasa sansakerta kuno yaitu yuj yang berarti
union atau penyatuan diri. Yoga memiliki tiga arti berbeda yaitu penyerapan (samadhi
(yujyate), menghubungkan (yunakti) dan pengendalian (yojyanti).
Yoga adalah suatu ilmu yang menjelaskan keterkaitan antara fsik, mental dan
spiritual manusia untuk mencapai sistem kesehatan menyeluruh (Holistik) yang
terbentuk dari kebudayaan India Kuno. Yoga pertama kali diperkenalkan oleh seorang
tokoh legenda India yang hidup sekitar tahun 200-500 SM bernama Patanjali dalam
buku Yoga Sutras.
Yoga merupakan penyatuan antara jiwa spiritual dengan jiwa universal atau
pembatasan pikiran yang selalu bergerak atau suatu sistem yang sistematis dalam
melakukan latihan rohani untuk mencapai ketenangan batin dan melakukan latihan fisik
untuk mencapai kesehatan jasmani dan rohani sehingga disebut Jiwan Mukti.
B. Tujuan
Dimasa kini yoga dipandang sebagai suatu teknik yang bertujuan untuk mencapai
kebugaran dalam kehidupan sehari-hari dan mencegah serta menyembuhkan berbagai
macam penyakit atau gangguan tertentu. (Savitri, 2009)
C. Manfaat Yoga
1. Manfaat Fisik
a. Fleksibilitas
Gerakan-gerakan yoga dapat membantu meregangkan dan meningkatkan
fleksibilitas tubuh. Seiring waktu yoga dapat meningkatkan kelenturan paha
belakang, punggung, bahu, dan pinggul apabila dilakukan secara teratur.
b. Kekuatan
Banyak gerakan yoga yang mengharuskan untuk mendukung berat tubuh,
termasuk menyeimbangkan tubuh pada satu kaki atau mendukung tubuh
dengan tangan. Beberapa gerakan mengharuskan untuk berpindah dari satu
gerakan ke gerakan yang lain yang juga akan meningkatkan kekuatan.
c. Mengembangkan otot
Selain melatih kekuatan tubuh, yoga juga dapat meningkatkan massa otot.
Dengan yoga, otot-otot tubuh akan semakin kencang.
d. Mencegah nyeri
Meningkatnya fleksibilitas dan kekuatan tubuh dapat membantu mencegah
sakit pada punggung. Yoga juga dapat melemaskan kembali tulang dan otot
yang kaku.
e. Memperlancar pernapasan
Latihan pernapasan yoga yang disebut pranayama memberi perhatian pada
napas
dan
mengajarkan
bagaimana
menggunakan
paru-paru
untuk
meningkatkan kesehatan.
2. Manfaat Mental
Latihan yoga menekankan pada konsentrasi yang dapat memberikan
pengaruh positif mmbawa ketenangan pikiran.
a. Ketenangan mental
Yoga juga memiliki teknik meditasi yang bermanfaat untuk membantu
menenangkan pikiran.
b. Mengurangi stres
Saat berkonsentrasi, masalah sehari-hari akan mencair sehingga terbebas dari
tekanan stres. Konsentrasi dapat menjadi sarana relaksasi pikiran yang sangat
dibutuhkan oleh pikiran yang sedang stres.
c. Kesiagaan tubuh
Melakukan yoga dapat memberikan peningkatan kesadaran dan kesiagaan
tubuh. Banyak gerakan halus yoga yang dapat meningkatkan keselarasan.
Seiring waktu, yoga dapat membuat seseorang merasa nyaman dengan
dirinya dan lebih percaya diri.
D. Prosedur
1.
Mulailah dari posisi berbaring telentang sambil merilekskan diri. Tarik napas
dan buang napas perlahan-lahan sambil merasakan udara di sekeliling Anda,
merilekskan tubuh, dan menenangkan pikiran.
2.
Angkatlah kaki kanan sambil meluruskan lutut sampai membentuk sudut 45°
dengan lantai lalu bertahan di posisi ini selama 3-5 putaran napas. Setelah itu,
lakukan gerakan yang sama dengan kaki kiri.
3.
Angkatlah kedua kaki secara bersamaan sampai membentuk sudut 45° dengan
lantai. Bertahanlah di posisi ini sesuai kemampuan sambil mengaktifkan otot
perut dan terus bernapas. Turunkan lagi kedua kaki ke lantai perlahan-lahan
lalu rilekskan perut Anda.
4.
Lakukan postur lilin dengan mengangkat pinggul sambil meluruskan kedua
kaki ke atas. Sanggalah punggung Anda dengan kedua telapak tangan sambil
mengaktifkan otot perut. Berusahalah meluruskan kaki ke arah langit-langit
lalu bertahanlah di posisi lilin ini selama satu menit sambil terus bernapas agar
tubuh Anda tetap rileks. Setelah berada di posisi lilin, dekatkan dagu ke dada
sambil menatap perut atau jari-jari kaki. Jangan menengok ke kiri atau ke
kanan untuk menghindari cedera.
5.
Berbaringlah lalu lakukan gerakan memuntir pinggang. Tekuklah kedua lutut
sambil meletakkan kedua telapak kaki di matras lalu turunkan kedua lutut ke
kanan sampai pinggul Anda menghadap ke kanan. Biarkan bahu kiri tetap
menyentuh matras dalam kondisi rileks. Setelah tubuh Anda terasa nyaman,
dekatkan telinga kiri ke lantai. Lakukan gerakan yang sama ke arah yang lain.
Puntirlah tulang punggung Anda sejauh mungkin sesuai kemampuan.
6.
Berbaringlah menelungkup lalu angkat kaki kanan setinggi mungkin sambil
meluruskan lutut. Bertahanlah di posisi ini sambil terus bernapas dan
mengaktifkan otot perut lalu angkat kaki kiri. Setelah kedua kaki terangkat,
bertahanlah di posisi ini sesuai kemampuan.
7.
Lakukan postur busur dengan mengangkat kepala sambil memegang
pergelangan kaki lalu dekatkan telapak kaki ke kepala. Mulailah dengan
mengangkat kedua kaki sambil menekuk lutut dan meletakkan kedua lengan di
sisi tubuh. Peganglah pergelangan kaki lalu bertahanlah di posisi busur ini
sambil bernapas dalam-dalam. Lakukan pernapasan perut agar tubuh Anda
lebih rileks sambil berusaha mendekatkan kedua telapak kaki ke kepala.
8.
Berbaringlah menelungkup sambil meletakkan kepala di atas punggung telapak
tangan lalu turunkan kedua kaki ke matras perlahan-lahan untuk merilekskan
diri. Anda bisa juga beristirahat di posisi ini sambil meluruskan kedua lengan
di sisi tubuh.
9.
Duduklah bersila atau di atas tumit. Luruskan punggung Anda dan lemaskan
otot perut. Pikirkan kalimat positif atau berdoalah sesuai keyakinan Anda
sambil berfokus pada kalimat/doa ini agar pikiran Anda kembali tenang.
Rapatkan kedua telapak tangan di depan dada sambil mengucapkan dalam hati:
“Semoga semua orang berbahagia. Semoga kehidupan di dunia ini damai dan
sejahtera”.
10. Berbaringlah telentang sambil merilekskan tubuh Anda. Kencangkan otot
telapak kaki, betis, dan paha lalu rilekskan lagi. Kencangkan otot telapak
tangan dan lengan lalu rilekskan lagi. Kencangkan otot-otot di kepala dan
wajah, lalu rilekskan lagi. Kencangkan otot di seluruh tubuh Anda lalu
rilekskan lagi. Jauhkan kedua tumit lalu lemaskan kedua kaki. Biarkan tubuh
Anda beristirahat selama beberapa menit agar Anda merasa rileks kembali dan
bisa menjalani kehidupan yang damai dan bahagia.
Beberapa tips dalam melakukan senam yoga antara lain:
1.
Yoga
membantu
kita
menjaga
kelenturan
tubuh,
menguatkan
otot,
menghilangkan ketegangan pada organ-organ tubuh, meningkatkan energi, dan
membentuk pola pikir positif. Jadi, beryogalah sesering mungkin sesuai
kemampuan.
2.
Jangan pernah memaksakan diri. Jika masih terasa nyaman, lakukan. Jika
terasa tidak nyaman, hentikan. Ingatlah bahwa berlatih yoga seharusnya
membuat Anda merasa lebih rileks.
3.
Kenakan baju yang sesuai untuk berlatih dengan bahan yang lentur dan
nyaman agar Anda lebih leluasa bergerak dan melakukan postur tertentu.
4.
Lakukan postur yoga sesuai kemampuan. Jangan melakukan postur yang
terlalu menantang. Banyak orang yang berlatih yoga dengan pemahaman yang
salah. Mereka hanya melatih aspek fisik saja tanpa memedulikan aspek internal
(pikiran, mental, dan spiritual). Selain itu, alih-alih melepaskan ketegangan,
mereka malah membuat tubuh dan perasaan mereka semakin tegang, misalnya
dengan memaksakan diri, melakukan postur-postur yang berisiko cedera,
menjadikan latihan yoga sebagai ajang persaingan, atau pamer kebolehan.
Biasakan berlatih dengan berorientasi pada tujuan yoga, melakukan postur atau
gerakan dengan cara yang aman dan penuh kesabaran.
5.
Para pemula biasanya mampu melakukan postur lilin (langkah 4). Jangan
lakukan jika Anda belum siap melakukan postur ini.
E. Referensi
https://www.slideshare.net/didiknur68/makalah-yoga (Diunduh 29 Februari 2020)
https://id.wikihow.com/Berlatih-Yoga-Pertama-Kal (Diunduh 29 Februari 2020)
https://www.pelajaran.co.id/2018/03/pengertian-tujuan-manfaat-dan-jenis-jenisyoga.html (Diunduh 29 Februari 2020)
Download