Uploaded by User36311

DARAH

advertisement
DARAH
Anggota Kelompok:
O Angelaretha Kurniawan
O Difa Hajid Adhi Pratama
O Dwi Mulyaningsih
(04)
(11)
(12)
O M. Hafidzurrohman W (17)
O Nadila Indah Ratnandari
(21)
Darah
O Darah tersusun dari 2 bagian, yaitu plasma
darah (55%) dan sel darah (45%).
O Perbandingan bagian yang padat dan cair ini
disebut nilai hematokrit
O Nilai hematokrit bervariasi, normalnya adalah
40-50% pada pria dewasa, 35-45% pada wanita
dewasa, 35% pada anak-anak di atas 10 tahun,
dan 40-60% pada anak-anak.
O Nilai hematokrit dapat mencerminkan volume
total eritrosit
Fungsi Darah
O Fungsi darah adalah :
O Mengedarkan sari-sari makanan ke seluruh
tubuh
O Mengedarkan oksigen dari paru-paru ke
seluruh tubuh
O Mengangkut karbondioksida ke paru-paru
O Mengedarkan hormon
Karakteristik Darah
O Darah lebih berat dan lebih kental daripada
air, berbau khas, dan memiliki pH 7,357,45.
O Warna darah bervariasi, merah terang
hingga merah tua kebiruan, bergantung
pada kadar oksigen yang dibawa oleh sel
darah merah.
O Volume darah yang beredar dalam tubuh
adalah 8% dari berat badan.
Komponen Penyusun Darah
1. Plasma Darah
2. Sel Darah
Sel darah dibedakan menjadi 3, yaitu :
 Sel Darah Merah (eritrosit)
 Sel Darah Putih (Leukosit)
 Keping Darah (Trombosit)
Plasma Darah
O Plasma atau cairan darah terdiri atas 90%
air, 8% protein (terdiri dari albumin, hormon,
globulin, protrombin dan fibrinogen), 0,9%
mineral (terdiri dari NaCl, natrium
bikarbonat, kalsium, fosfor, magnesium, dan
besi), dan 0,1% bahan organik (glukosa,
lemak, urea, asam urat, asam amino,
enzim, dan antigen).
O Protein yang larut di dalam darah disebut
protein darah.
O Protein darah yang penting antara lain
hormon, fibrinogen, albumin, dan
globulin.
O Hormon penting untuk kerja fisiologi alat
tubuh
O Fibrinogen penting untuk proses
pembekuan darah
O Albumin penting untuk menjaga tekanan
osmotik darah
O Globulin penting untuk membuat zat
kebal.
Sel Darah Merah (Eritrosit)
O Eritrosit berfungsi untuk
mengangkut oksigen.
O Eritrosit berbentuk pipih,
cekung di bagian tengahnya
(bikonkav), dan tidak berinti.
O Setiap 1 mm3 darah
mengandung ±5 juta eritrosit.
O Eritrosit mengandung
hemoglobin (Hb) yaitu suatu
senyawa protein yang
mengandung unsur besi.
Eritrosit
O Hb berfungsi mengangkut oksigen dari
paru-paru dan mengedarkannya ke
seluruh jaringan tubuh.
O Eritrosit dibentuk oleh sumsum merah
tulang pipih. Setelah eritrosit berumur
±120 hari, maka sel menjadi usang.
Eritrosit pun dirombak oleh hati dan
limpa.
O Di dalam hati, Hb diubah menjadi zat
warna empedu (bilirubin). Sedangkan
unsur besi di Hb digunakan lagi untuk
membuat eritrosit baru.
Sel Darah Putih (Leukosit)
O Leukosit berfungsi untuk membunuh bibit
penyakit dan membentuk zat antibodi.
O Leukosit bening tidak berwarna dan
bentuknya tidak tetap seperti amoeba.
O Setiap 1 mm3 darah terdapat 8.000
leukosit.
O Leukosit memiliki 5 macam bentuk yaitu
monosit, limfosit, basofil, eosinofil dan
netrofil.
Jenis Leukosit
O Granulosit, dibedakan menjadi :
1. Neutrofil
2. Eosinofil
3. Basofil
 Agranulosit, dibedakan menjadi
1. Limfosit
2. Monosit
Granulosit
a. Neutrofil
O Neutrofil merupakan 60-70% dari jumlah
sel darah putih
O Neutrofil dapat bergerak secara ameboid
dari darah dan masuk ke jaringan yang
terinfeksi lalu menghancurkan mikroba
yang ada
O Gerak neutrofil terjadi karena adanya sinyal
kimiawi dari daerah yang terinfeksi
O Neutrofil berumur sekitar 6-20 jam.
b. Eusinofil
O Eosinofil kira-kira berjumlah 15% dari
jumlah sel darah putih
O Eosinofil hanya sedikit bersifat fagositik
tetapi mempunyai enzim penghancur
O Eosinofil berfungsi untuk melawan parasit
besar seperti cacing dengan cara
menghancurkan dinding luar tubuh cacing.
c. Basofil
O Granula Basofil mengandung
histamin.
O Histamin adalah salah satu sinyal
kimia yang akan dikirimkan jika
terjadi luka dan peradangan
O Basofil diduga terlibat dalam reaksi
alergi atau melawan protein asing
yang masuk.
Agranulosit
a. Limfosit
O Vertebrata memiliki dua macam sel limfosit,
O
O
O
O
yaitu sel B (limfosit B) dan sel T (Limfosit T)
Limfosit dibuat di sumsum tulang dan hati
(pada fetus)
Limfosit berfungsi menghasilkan antibodi
untuk melawan zat asing yang masuk
Vaksinasi berarti melakukan kekebalan
secara buatan
Vaksin adalah bibit penyakit yang telah
dilemahkan
b. Monosit
O Monosit terdapat sekitar 5% dari jumlah sel
O
O
O
O
darah putih
Monosit merupakan fagosit yang efektif
Monosit beredar di dalam darah selama
beberapa jam, kemudian berpindah ke
jaringan.
Di dalam jaringan monosit membesar dan
berkembang menjadi makrofag
Makrofag bersifat ameboid dan dapat
merentangkan pseudopodia untuk menarik
mikroba.
Keping-keping Darah
(Trombosit)
O Trombosit berfungsi untuk
membekukan darah.
O Trombosit berbentuk kecil,
tidak teratur, dan tidak
berinti. Setiap 1 mm3
darah terdapat ±250.000
trombosit.
O Trombosit memiliki enzim
trombokinase.
Tabel Perbandingan antara eritrosit, leukosit dan
trombosit
No
Faktor
pembeda
Sel darah merah
(eritrosit)
Sel darah putih
(leukosit)
Keping darah
(trombosit)
1.
Tempat
produksi
Sumsum tulang
Sumsum tulang dan
buku limfa
Sumsum tulang
2.
Jumlah
5.000.000/mm3
7.000/ mm3
250.000/ mm3
3.
Ukuran
7,5 µm
5-9 µm
2-4 µm
4.
Bentuk
Cakram
bikonkaf
Tidak beraturan
Tidak beraturan
5.
Struktur
Tanpa nukleus
Mempunyai
hemoglobin
Mempunyai nukleu
Tanpa hemoglobin
Tanpa nukleus
Tanpa
hemoglobin
6.
Fungsi
Membawa
oksigen dari
paru-paru ke
seluruh bagian
tubuh
Fagosit memakan
kuman
Limfosit menghasilkan
antibodi untuk
membunuh kuman
Pembekuan
darah
Proses Pembekuan Darah
Proses Penutupan Luka
SEKIAN DAN TERIMA KASIH
Download