Uploaded by User26770

Blower

advertisement
1.1 definisi blower
Pengertian Blower adalah mesin atau alat yang digunakan untuk menaikkan atau memperbesar
tekananudara atau gas yang akan dialirkan dalam suatu ruangan tertentu juga sebagai pengisapan
ataupemvakuman udara atau gas tertentu
1.2 perbedaan blower dan fan
Kipas angin ( Fan ) adalah perangkat mekanis yang digunakan untuk membuat aliran
gas kontinu seperti udara.Dalam setiap sistem pendingin, yang menggunakan gas sebagai
penghantar, kipas angin adalah unit wajib yang menciptakan aliran udara dalam sistem. Sistem
ini dapat dilihat dalam kipas angin sederhana yang digunakan di rumah tangga atau kipas
pendingin eksternal untuk mesin pembakaran internal. Ketika membutuhkan tekanan yang lebih
tinggi diperlukan blower yang digunakan sebagai pengganti kipas angin.

Lebih lanjut tentang fan
Jenis-jenis fan :
1) Berdasarkan Pengaturan Kecepatannya
Berdasarkan pengaturan kecepatannya,fan ada yang memiliki beberapa kecepatan sehingga
dapat diatur kecepatannya dan ada pula yang memiliki kecepatan konstan.Pada AHU pompa kalor
P5670,fan memiliki tiga kecepatan yang dapat memberikan nilai maksimum aliran udara sebesar 0,37
m3/sec.
2) Berdasarkan Design-nya
a) Centrifugal Fan
Fan sentrifugal adalah mesin untuk menggerakkan udara
atau gas lain. Istilah “blower” dan “squirrel cage fan” biasa
dipakai sebagai sinonim. Fan ini menaikkan kecepatan dari
aliran
udara
dengan
bagian
berputarnya.
Fan
ini
memanfaatkan energi kinetik dari kipasnya untuk menaikkan
tekanan udara.
.1
Fan sentrifugal mempercepat aliran udara secara linier, merubah arah aliran (biasanya 90 o).
Fan sentrifugal dibuat kokoh, relatif tidak berisik, dan dapat beroperasi di berbagai kondisi.
Fan sentrifugal adalah sebuah “Constant Volume Device” yang berarti pada kecepatan konstan,
fan sentrifugal akan memompa volume udara yang tetap dibandingkan dengan massa udara
yang tetap. Ini berarti kecepatan udara di sebuah sistem tetap walaupun laju massanya tidak
tetap.
Fan sentrifugal sampai sekarang adalah yang paling banyak digunakan pada HVAC. Karena fan
sentrifugal lebih murah dan lebih mudah pada
pembangunan. Fan sentrifugal digunakan
untuk memindahkan gas pada sistem ventilasi
di gedung-gedung. Fan sentrifugal juga biasa
digunakan sebagai sistem pendingin/pemanas
dan juga cocok untuk proses industri dan
Gambar 1.2 Komponen Centrifugal Fan sistem kontrol polusi udara. Seperti yang
ditunjukkan gambar, udara masuk dari sisinya dan keluar lewat lubang udaranya.
Subtipe dari sentrifugal fan :
 Airfoil
 Backward Curve
 Backward
 Radial Blade
 Forward-Curved Radial
 Paddle-Wheel
 Forward
 Industrial
 Pre-engineered
 Pressure Blowers
 Surgeless Blowers
 Mechanical Vapor Recovery
 Acid Gas Blowers
( http://en.wikipedia.org/wiki/Industrial_fan#Centrifugal_fans )
b) Axial Fan
Axial fan memakai gaya poros untuk menggerakkan udara atau gas, berputar dengan poros
utama dengan kipas yang dipasang secara tegak lurus dari diameter luar poros. Axial fan biasa
digunakan pada sistem ventilasi silindrikal pendek, yang aliran masuk dan keluarnya dapat
dihubungkan.
Axial fan memiliki kipas dengan diameter yang biasanya sepanjang satu kaki (0.3 meter)
sampai 30 kaki (9 meter), walaupun diameter axial fan untuk menara pendingin dapat melebihi 82
kaki (25 meter).
Pada umumnya, axial fan digunakan pada prinsip laju aliran volume yang besar, dan
sentrifugal fan digunakan untuk aliran dan tekanan tinggi.
Sub kategori axial fan :
 High-Temperature Axial Fans
 Tube Axial Fans
 Vaneaxial Fans
 Variable Pitch Axial
 Variable Pitch on-the-fly Axial Fans
 Mixed-flow fans
( http://en.wikipedia.org/wiki/Industrial_fan#Axial_fans )
Tabel 1.1 Karakteristik fan aksial
Jenis fan
(1)
1. Fan pipa aksial,
prinsinya dimana fan
propoler ditempatkan
di bagian dalam silinder.
Gambar 1.3 Fan tabung
aksial
2. Fan dengan balingbaling aksial
Gambar 1.4 Fan dengan
baling- baling aksial
Kelebihan
Kekurangan
(2)
(3)
 Tekanan lebih tinggi dan efisiensi  Relatif mahal
operasinya lebih baik dari pada fan  Tingkai kebisingan
propoler
dan aliran udara
 Cocok
untuk
tekanan
menengah, sedang
 Efesiensi energy
penggunaan laju aliran udara yang tinggi
 Dapat dipercepat sampai ke nilai kecepatan relative lebih rendah
tertentu(karena
putaran
massanya (65 %)
rendah) dan menghasikan aliran pada
arah berlawanan,yang berguna
dalam
berbagai penggunaan ventilasi
 Menciptakan tekanan yang cukup untuk
mengatasi kehilangan di saluran dengan
ruang yang relative efisien, yang berguna
untuk pembuangan
 Cocok untuk tekanan sedang sampai
dengan tekanan tinggi(sampai 500 mm
WC) pada buangan boiler-induced draft
 Dapat dipercepat sampai ke nilai kecepatan
tertentu(karena putaran massanya rendah)
dan menghasilkan aliran pada arah
berlawanan, yang berguna dalam berbagai
penggunaan ventilasi
 Cocok untuk hubungan langsung ke motor
 Kebanyakan
energinya,
efisiensi
(mencapai 85 % jika dilengkapi dengan
fan air foil dan jarak ruang yang kecil)
Relative mahal
dibandingkan fan
Impeller
3. Fan propeller
Gambar 1.5 Fan propeller
 Menghasilkan laju aliran udara yang tinggi  Efisiensi energy
relative rendah
pada tekanan rendah
 Tidak membutuhkan saluran kerja yang  Bising
luas (karena tekanan yang dihasilkan lebih
kecil)
 Murah, karena kontruksinya sederhana
 Mencapai efesiensi maksimum, hampir
seperti aliran yang mengalir sendiri,
dan sering digunakan pada ventilasi
atap
 Dapat mnghasilkan aliran dengan arah
berlawanan, yang membantu dalam
penggunaan ventilasi
Gambar 1.6 Drive agrement
3) Berdasarkan Penempatannya

Exhaust
Exhaust fan adalah fan yang ditempatkan setelah komponen utamanya sehingga
fungsinya untuk menarik udara/gas ke arah komponen tersebut (dalam AHU komponen
utamanya adalah Heat exchanger)

Blower
Blower fan adalah fan yang ditempatkan sebelum komponen utamanya sehingga
fungsinya untuk mendorong udara/gas ke arah komponen tersebut.
4) Berdasarkan Curve Blade-nya
Roda fan terdiri dari bilah-bilah yang dipasang ke sebuah roda. Bilah-bilah ini dapat dipasang
dengan berbagai jenis yaitu:
Gambar 1.7 Centrifugal Fan Blades
Forward-curved blade
Forward-curved blades, seperti pada gambar 3(a), menggunakan bilah yang melengkung searah
dengan putaran fan. Forward-curved fan biasa dipakai pada laju alir tinggi, tekanan rendah. Salah
satu karakterisitiknya adalah beratnya, sehubungan dengan jumlah bilah yang diperlukan.
Backward-curved blades
Backward-curved blades, seperti gambar 3(b), menggunakan bilah yang melengkung berlawanan
dengan arah putaran fan. Blower yang lebih kecil ada yang menggunakan backward inclined blades,
yang lurus, tidak melengkung. Backward curved fan biasa dipakai pada laju aliran medium, tekanan
tinggi. Dan backward curved blades lebih ringan dibandingkan dengan forward curved fan, karena
tidak memerlukan bilah kipas terlalu banyak.
Straight radial blades
Radial fan, seperti pada gambar 3(c), memiliki roda yang bilahnya lurus, tidak melengkung yang
dipasang langsung dari pusat kipasnya. Radial fan biasa digunakan untuk fluida yang tidak murni
gas, karena radial fan yang pengendapannya paling sedikit. Radial fan memiliki karakteristik
suaranya yang bising. Radial fan dipakai di kondisi kecepatan tinggi, volume rendah dan tekanan
tinggi.
Tabel 1.2 Klasifikasi Fan sentrifugal terdiri atas:
1.Tipe Forward Curved
Keterangan
Pada fan tipe ini roda-roda yang terdapat didalamnya
berukuran kecil dan membelok kedalam searah
dengan arah rotasi roda-roda. Fan ini beroperasi pada
kecepatan yang relatif rendah. Jenis fan ini biasa juga
disebut sebagai squirrel cage wheel.Tipe ini biasa
digunakan pada kegiatan proses pemanasan dengan
Gambar 1.8 Fan Forward Curve
tekanan rendah, ventilasi dan pendingin ruangan seperti
pada tungku pembakaran domestik dan pada alat
pendingin lainnya.
2. Tipe Radial Blade
Keterangan
Pada fan tipe ini roda-roda yang terdapat didalamnya
berbentuk seperti paddle. Blade yang ada memiliki
arah tegak lurus dengan arah rotasi fan. Fan ini
cenderung beroperasi pada kecepatan yang sedang.Tipe
ini biasa digunakan pada kegiatan material handling,
memiliki bentuk yang kokoh serta mudah untuk
Gambar 1.9 Radial Blade
diperbaiki dilapangan. Jenis fan ini juga digunakan pada
industri yang membutuhkan tekanan yang tinggi.
3. Tipe Backward Inclined
Keterangan
Pada fan tipe ini roda-roda yang terdapat didalamnya
berbentuk rata dan memiliki arah yang condong dan
menjauhi arah dari rotasi roda. Fan ini cenderung
beroperasi pada kecepatan yang tinggi. Tipe fan ini lebih
efisien daripada kedua jenis fan diatas. Tipe ini biasa
digunakan pada pemanas biasa, ventilasi dan sistem
pendingin udara. Digunakan pada berbagai kegiatan di
Gambar 1.10 Fan Backward Inclined
industri, dimana jenis airfoil blade tidak dapat digunakan
karena memiliki kemungkinan terkena korosi akibat
debu halus.
4. Tipe Airfoil Blade
Keterangan
Walaupun tipe fan ini bukan tipe yang umum, namun
tipe ini merupakan tipe penyempurnaan pada desain tipe
Backward Inclined. Fan ini memiliki efisiensi yang paling
tinggi dan cenderung memiliki kecepatan yang lebih
cepat. Tipe ini biasa digunakan pada industri yang
memiliki keadaan udara yang cukup bersih. Selain itu
jenis fan ini dapat dirancang dengan konstruksi khusus
Gambar 1.11 Fan Airfoil Blade
5. Tipe Radial Tip
pada udara yang berdebu.
Keterangan
Pada tipe fan ini roda-roda yang terdapat didalamnya
memiliki bentuk yang cenderung melengkung ke arah
rotasi roda-roda tetapi blade yang terdapat didalamnya
bersandar kebawah, sehingga bagian luarnya akan
mencapai posisi radial. Fan ini berkerja dengan kecepatan
yang hampir sama dengan fan backward inclined. Tipe
ini juga dirancang untuk menangani pada kegiatan
Gambar 1.12 Fan Radial Tip
material handling atau pada kegiatan yang menyebabkan
erosive, dan juga lebih efisien daripada blade radial.
Gambar 1.13 Kurva flow Tekanan static, dan volume
Untuk melihat karakteristik kelebihan dan kelemahan fan sentrifugall, diringkas pada table 1.3
Tabel 1.3 Karakteristik fan sentrifugal
Jenis fan dan blade
(1)
Fan radial dengan
blades datar.






Kelebihan
(2)
Cocok untuk tekanan statis tinggi
(sampai 1400 mm WC) dan
temperatur tinggi.
Rancangan
sederhana
sehingga
dapat dipakai untuk unit penggunaan
khusus
Dapat beroperasi pada aliran udara
yang
rendah
tanpa
masalah
getaran/vibrasi
Sangat tahan lama
Efisiensi mencapai 75 %
Memiliki jarah ruang kerja yang lebih
besar yang berfungsi untuk handling
padatan yang terbang (debu, serpih
kayu, dan skrap logam)
Dapat mengerakan volume udara
yang besar terhadap tekanan yang
relative rendah
Ukurannya relative kecil
Tingkat
kebisingan
rendah
(diakibatkan rendahnya kecepatan)
dan sangat cocok untuk pemanasan
perumahan, ventilasi dan penyejuk
udara
Fan yang melengkung
kedepan, dengan blade
yang melengkung
kedepan.

Backward inclined fan,
dengan blades yang
miring jauh darai arah
perputaran ; datar,
lengkung, dan airfoil
 Dapat beroperasi dengan perubahan
tekanan statis (asalkan bebannya
tidak berlebih ke motor)
 Cocok untuk sisitim yang tidak
menentu pada aliran udara yang tinggi
 Cocock untuk layanan forced –draft
 Fan dengan balade datar lebih kuat
 Fan dengan blades lengkung lebih
efisien (melebihi 85 %)
 Fan dengan blades air foil yang tipis
adalah yang paling efisien


Kelemahan
(3)
Hanya cocok untuk laju
aliran
udara rendah
sampai sedang
 Hanya
cocok untuk
layanan yang bersih, untuk
layanan kasar, dan
bertekanan tingggi
 Keluaran fan sulit untuk
diatur secara tepat
 Penggerak harus dipilih
secara
hati-hati untuk
menghindarkan beban
motor lebih, sebab kurva
daya meningkat sejalan
dengan aliran udara
 Efisiensi energy relative
rendah (55 – 65 %)
 Tidak cocok untuk aliran
udara yang kotor (karena
 fan mendukung terjadinya
penumpukan debu)
 Fan dengan blades air foil
kurang stabil karena
mengandalkan
padapenangkatan yang
dihasilkan oleh setiap blade
 Fan blades air foil yang tipis
akan menjadi sasaran erosi.

Lebih lanjut tentang Blower
Sebuah kipas sentrifugal dengan rasio tekanan tinggi (output tekanan / input tekanan)
dikenal sebagai blower. Blower memberikan laju aliran volume transfer yang tinggi dengan
rasio tekanan yang relatif lebih besar. Rasio tekanan dari kipas angin di bawah 1,1
sedangkan blower memiliki rasio tekanan 1,1-1,2.
perbedaan antara Fan dan Blower?
Fan menghasilkan aliran gas dengan sedikit tekanan dan volume gas yang lebih
besar, sementara blower menghasilkan rasio tekanan yang relatif lebih tinggi dengan
volume aliran gas yang lebih besar.
Download