139 BAB VI SIMPULAN IMPLIKASI DAN SARAN A. Simpulan

advertisement
BAB VI
SIMPULAN IMPLIKASI DAN SARAN
A. Simpulan
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan pada bab sebelumnya
dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut:
1.
Peserta didik berprestasi belajar dalam memproses dan mengolah
informasi yang diterima menggunakan kombinasi dari gaya belajar visual,
auditoris, dan kinestetik.
2.
Karakteristik gaya belajar visual peserta didik berprestasi belajar di kelas
VB SD Bonggalan sebagai berikut:
a. Rapi dan teratur
b. Nada bicara cepat
c. Teliti meskipun terhadap hal-hal kecil
d. Lebih mengutamakan penampilan baik dalam hal pakaian maupun
presentasi
e. Saat membaca cepat dan tekun
3.
Karakteristik gaya belajar auditoris peserta didik berprestasi belajar di
kelas VB SD Bonggalan sebagai berikut:
a. Konsentrasi mudah terganggu jika ada keributan
b. Senang membaca dengan keras dan mendengarkan,
c. Suka berbicara
d. Suka berdiskusi dan menjelaskan segala sesuatu panjang lebar.
139
140
4.
Karakteristik gaya belajar kinestetik peserta didik berprestasi belajar di
kelas VB SD Bonggalan sebagai berikut:
a. Mendekati lawan bicara ketika melakukan percakapan
b. Menghafal dengan cara berjalan (bergerak) dan melihat
c. Banyak menggunakan isyarat tubuh
d. Tidak dapat duduk diam untuk waktu yang lama
5.
Peserta didik berprestasi belajar menunjukkan satu gaya belajar yang
lebih dominan digunakan dalam memproses dan mengolah informasi
yang diterima. Dimana DD lebih dominan menggunakan gaya belajar
auditoris, MN lebih dominan menggunkan gaya belajar visual, dan ER
lebih dominan menggunakan gaya belajar auditoris.
B. Implikasi
Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat dikemukakan implikasi
secara teoritis maupun secara praktis sebagai berikut:
1. Implikasi Teoritis
Berdasarkan hasil penelitian, yang menyatakan bahwa peserta
didik berprestasi belajar menggunakan kombinasi dari gaya belajar (visual,
auditoris, dan kinestetik), dan setiap peserta didik menunjukkan satu gaya
belajar yang lebih dominan digunakan dalam memproses dan mengolah
informasi yang diterima. Maka secara teoritis penelitian ini dapat
digunakan sebagai salah satu acuan untuk memperhatikan gaya belajar
peseta didik dalam mengembangkan model pembelajaran.
141
2. Implikasi Praktis
Berdasarkan uraian pada implikasi teoritis maka hasil penelitian
ini dapat digunakan sebagai masukan dan acuan bagi guru agar lebih
memperhatikan kebutuhan (gaya belajar) siswa, sehingga guru mampu
menyusun rancangan pelaksanaan pembelajaran (RPP) yang mampu
mengakomodasi/mencakup seluruh karakteristik gaya belajar peserta
didik.
C. Saran
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dengan berbagai hasil yang
telah diperoleh, maka peneliti dapat memberikan saran sebagai berikut:
1. Guru sebagai penanggung jawab jalannya proses pembelajaran di kelas
seyogyanya dalam memilih model/metode pembelajaran disesuaikan
dengan karakteristik gaya belajar peserta didiknya.
2. Orang tua seharusnya lebih memperhatikan perkembangan gaya belajar
putra/putrinya, dan ikut membantu mengembangkan gaya belajar yang
dimiliki putra/putrinya tersebut.
DAFTAR PUSTAKA
Abdul Hadis. 2006. Psikologi dalam Pendidikan. Bandung: Alfabeta.
Adi W. Gunawan. 2006. Genius Learning Strategy. Jakarta : PT. Gramedia Pustaka
Utama.
.......................... 2007. Born To Be Genius. Jakarta : PT. Gramedia Pustaka Utama.
Alimah Amin, dan Siti Partini Suardiman. 2016. “ Perbedaan Prestasi Belajar
Matematika Siswa ditinjau dari Gaya Belajar dan Model Pembelajaran”,
Jurnal
Prima
Edukasi,
(Online),
Volume
4,
No.
1,
(http://journal.uny.ac.id, diunduh 2 Maret 2016).
Avinda Aminatun. 2013. Gaya Belajar Peserta Didik Berprestasi Akademik Kelas
IV SD Negeri Sumberrejo Mertoyudan Magelang Jawa Tengah Tahun
Akademik 2012/2013. Yogyakarta: Pendidikan Guru Sekolah Dasar UNY,
(http://eprints.uny.ac.id/15778/1/skripsi%20lengkap%20pdf.pdf, diunduh
5 November 2015).
Barbara Prashign. The Power of Learning Styles: Memicu Anak Melejitkan
Prestasi dengan Mengenali Gaya Belajarnya, Terjemahan oleh Nina
Fauziah, 2007. Bandung: Kaifa.
Bobbi Deporter, dan Mike Hernacki. Quantum Learning. Terjemahan oleh
Alwiyah Abdurrahman, 2013. Bandung: Kaifa.
Hamzah B. Uno. 2010. Orientasi Baru dalam Psikologi Siswa yang memiliki gaya
belajar. Jakarta: Bumi Aksara.
Lexy, J. Moleong. 2007. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja
Rosdakarya.
Meity Taqdir Qodratilah, dkk. 2011. Kamus Besar bahasa Indonesia untuk
Pelajar. Jakarta: badan Pengembangan dan penerbitan Bahasa.
M. Fathurrohman. dan Sulistyorini. 2012. Belajar dan Pembelajaran. Yogyakarta:
Teras
142
143
Muhibbinsyah. 2010. Psikologi Pendidikan. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya
Mulyati. 2015. Identifikasi Gaya Belajar Siswa Kelas V SD Se-Gugus 3
Kecamatan Pengasih Kabupaten Kulon Progo Tahu Ajaran 2014/2015.
Skripsi. Yogyakarta: Pendidikan Guru Sekolah Dasar UNY,
(http://eprints.uny.ac.id/23034/1/Mulyati_11108241099.pdf, diunduh 5
November 2015)
M. Nur Ghufron dan Rini Risnawati. 2014. Gaya Belajar Kajian Teoritik.
Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Nur Oktavianti Lestari, dkk. 2015. “Analisis Terhadap Pola Asuh dan Gaya
Belajar Siswa Berprestasi”, Jurnal Ilmiah Pendidikan, (Online), Volume
7, No. 2, (http://www.unpak.ac.id, diunduh 2 Maret 2016).
Rulam Ahmadi. 2104. Pengantar Pendidikan. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.
Slameto. 2010. Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta:
Rineka Cipta.
Sugihartono, dkk. 2007. Psikologi Pendidikan. Yogyakarta : UNY Press.
Sugiyono. 2011. Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D.
Bandung: Alfabeta.
Suharsimi Arikunto. 2010. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik.
Bandung: PT Rineka Cipta.
Suyono dan Hariyanto. 2011. Belajar dan Pembelajaran. Bandung: PT. Remaja
Rosdakarya
Syaiful Bahri Djamarah. 2012. Presatasi Belajar dan Kompetensi Guru. Surabaya:
Usaha Nasional.
Syofian Siregar. 2014. Statistik Deskriptif Untuk Penelitian. Jakarta: Raja
Grafindo Persada
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2003, Sistem Pendidikan
Nasional. Jakarta: Anonim
144
LAMPIRAN
143
Lampiran 1
144
145
146
Lampiran 2.
Kisi-kisi instumen observasi gaya belajar siswa berprestasi belajar
Gaya
Belajar
Indikator
1)
2)
3)
4)
Gaya
Belajar
Visual
5)
6)
7)
8)
9)
10)
1)
2)
3)
4)
5)
Gaya
Belajar
Auditorial
6)
7)
8)
9)
10)
Gaya
Belajar
Kinestetik
1)
2)
3)
4)
5)
6)
7)
8)
9)
10)
Rapi dan teratur
Nada bicara cepat
Teliti meskipun terhadap hal-hal kecil
Lebih mengutamakan penampilan baik dalam hal pakaian
maupun presentasi
Lebih mudah mengingat apa yang dilihat daripada apa
yang didengar
Saat berkonsentrasi tidak mudah terganggu oleh keributan
Mempunyai kelemahan dalam mengingat intruksi/perintah
secara verbal
Saat membaca cepat dan tekun
Lebih suka membaca daripada dibacakan
Lebih suka seni daripada musik
Konsentrasi mudah terganggu jika ada keributan
Menggerakkan bibir dan mengucapkan tulisan di buku
ketika membaca
Senang membaca dengan keras dan mendengarkan
Lebih suka musik daripada seni lain
Belajar dengan mendengarkan dan mengingat apa yang
didiskusikan daripada yang dilihat
Suka berbicara
Suka berdiskusi dan menjelaskan segala sesuatu panjang
lebar
Mempunyai masalah dengan pekerjaan-pekerjaan yang
melibatkan visualisasi seperti memotong bagian-bagian
hingga sesuai satu sama lain
Lebih pandai mengeja dengan keras daripada
menuliskannya
Lebih suka gurauan lisan daripada membaca komik atau
wacana tulis lainnya
Berbicara dengan pelan
Menanggapi kontak fisik
Menyentuh orang untuk mendapatkan perhatian
Mendekati lawan bicara ketika melakukan percakapan
Selalu berorientasi pada fisik dan banyak bergerak
Belajar dengan cara memanipulasi dan praktik
Menghafal dengan cara berjalan (bergerak) dan melihat
Ketika membaca menggunakan jari sebagai penunjuk
Banyak menggunakan isyarat tubuh
Tidak dapat duduk diam untuk waktu yang lama
No.
item
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11,
12
13
14
15,
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
147
Kisi-kisi instumen wawancara gaya belajar siswa berprestasi belajar
Gaya
Belajar
Indikator
1)
2)
3)
4)
Gaya
Belajar
Visual
Gaya
Belajar
Auditorial
Gaya
Belajar
Kinestetik
Rapi dan teratur
Nada bicara cepat
Teliti meskipun terhadap hal-hal kecil
Lebih mengutamakan penampilan baik dalam hal pakaian
maupun presentasi
5) Lebih mudah mengingat apa yang dilihat daripada apa
yang didengar
6) Saat berkonsentrasi tidak mudah terganggu oleh keributan
7) Mempunyai
kelemahan
dalam
mengingat
intruksi/perintah secara verbal
8) Saat membaca cepat dan tekun
9) Lebih suka membaca daripada dibacakan
10) Lebih suka seni daripada musik
1) Konsentrasi mudah terganggu jika ada keributan
2) Menggerakkan bibir dan mengucapkan tulisan di buku
ketika membaca
3) Senang membaca dengan keras dan mendengarkan
4) Lebih suka musik daripada seni lain
5) Belajar dengan mendengarkan dan mengingat apa yang
didiskusikan daripada yang dilihat
6) Suka berbicara
7) Suka berdiskusi dan menjelaskan segala sesuatu panjang
lebar
8) Mempunyai masalah dengan pekerjaan-pekerjaan yang
melibatkan visualisasi seperti memotong bagian-bagian
hingga sesuai satu sama lain
9) Lebih pandai mengeja dengan keras daripada
menuliskannya
10) Lebih suka gurauan lisan daripada membaca komik atau
wacana tulis lainnya
1) Berbicara dengan pelan
2) Menanggapi kontak fisik
3) Menyentuh orang untuk mendapatkan perhatian
4) Mendekati lawan bicara ketika melakukan percakapan
5) Selalu berorientasi pada fisik dan banyak bergerak
6) Belajar dengan cara memanipulasi dan praktik
7) Menghafal dengan cara berjalan (berrgerak) dan melihat
8) Ketika membaca menggunakan jari sebagai penunjuk
9) Banyak menggunakan isyarat tubuh
10) Tidak dapat duduk diam untuk waktu yang lama
No.
item
1.
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
148
Lampiran 3.
Lembar Observasi Gaya Belajar Peserta Didik Berprestasi Belajar
Hari, tanggal
Waktu
Mata Pelajaran
Gaya
Belajar
Indikator
11)
12)
13)
14)
Gaya
Belajar
Visual
15)
16)
17)
18)
19)
20)
11)
12)
13)
14)
15)
Gaya
Belajar
Auditoris
16)
17)
18)
19)
20)
11)
12)
13)
14)
Gaya
Belajar
Kinestetik
: Senin, 23 Mei 2016
: 07.35-08.45 WIB
: Matematika
15)
16)
17)
18)
19)
20)
Rapi dan teratur
Nada bicara cepat
Teliti meskipun terhadap hal-hal kecil
Lebih mengutamakan penampilan baik dalam hal
pakaian maupun presentasi
Lebih mudah mengingat apa yang dilihat daripada
apa yang didengar
Saat berkonsentrasi tidak mudah terganggu oleh
keributan
Mempunyai kelemahan dalam mengingat intruksi
verbal
Saat membaca cepat dan tekun
Lebih suka membaca daripada dibacakan
Lebih suka seni daripada musik
Konsentrasi mudah terganggu jika ada keributan
Menggerakkan bibir dan mengucapkan tulisan di
buku ketika membaca
Senang
membaca
dengan
keras
dan
mendengarkan
Lebih suka musik daripada seni lain
Belajar dengan mendengarkan dan mengingat apa
yang didiskusikan daripada yang dilihat
Suka berbicara
Suka berdiskusi dan menjelaskan segala sesuatu
panjang lebar
Mempunyai masalah dengan pekerjaan-pekerjaan
yang melibatkan visualisasi seperti memotong
bagian-bagian hingga sesuai satu sama lain
Lebih pandai mengeja dengan keras daripada
menuliskannya
Lebih suka gurauan lisan daripada membaca
komik atau wacana tulis lainnya
Berbicara dengan pelan
Menanggapi kontak fisik
Menyentuh orang untuk mendapatkan perhatian
Mendekati lawan bicara ketika melakukan
percakapan
Selalu berorientasi pada fisik dan banyak bergerak
Belajar dengan cara memanipulasi dan praktik
Menghafal dengan cara berjalan (bergerak) dan
melihat
Ketika membaca menggunakan jari sebagai
penunjuk
Banyak menggunakan isyarat tubuh
Tidak dapat duduk diam untuk waktu yang lama
Ya
DD
Tidak
Ya
MN
Tidak
ER
Ya Tidak
√
√
√
√
√
√
√
√
√
√
√
√
√
√
√
√
√
√
√
√
√
√
√
√
√
√
√
√
149
Lembar Observasi Gaya Belajar Peserta Didik Berprestasi Belajar
Hari, tanggal
Waktu
Mata Pelajaran
Gaya
Belajar
Indikator
1)
2)
3)
4)
Gaya
Belajar
Visual
Gaya
Belajar
Auditoris
Gaya
Belajar
Kinestetik
: Senin, 23 Mei 2016
: 08.35-09.00 WIB
: Bahasa Indonesia
Rapi dan teratur
Nada bicara cepat
Teliti meskipun terhadap hal-hal kecil
Lebih mengutamakan penampilan baik dalam hal
pakaian maupun presentasi
5) Lebih mudah mengingat apa yang dilihat
daripada apa yang didengar
6) Saat berkonsentrasi tidak mudah terganggu oleh
keributan
7) Mempunyai kelemahan dalam mengingat intruksi
verbal
8) Saat membaca cepat dan tekun
9) Lebih suka membaca daripada dibacakan
10) Lebih suka seni daripada musik
1) Konsentrasi mudah terganggu jika ada keributan
2) Menggerakkan bibir dan mengucapkan tulisan di
buku ketika membaca
3) Senang
membaca
dengan
keras
dan
mendengarkan
4) Lebih suka musik daripada seni lain
5) Belajar dengan mendengarkan dan mengingat apa
yang didiskusikan daripada yang dilihat
6) Suka berbicara
7) Suka berdiskusi dan menjelaskan segala sesuatu
panjang lebar
8) Mempunyai masalah dengan pekerjaan-pekerjaan
yang melibatkan visualisasi seperti memotong
bagian-bagian hingga sesuai satu sama lain
9) Lebih pandai mengeja dengan keras daripada
menuliskannya
10) Lebih suka gurauan lisan daripada membaca
komik atau wacana tulis lainnya
1) Berbicara dengan pelan
2) Menanggapi kontak fisik
3) Menyentuh orang untuk mendapatkan perhatian
4) Mendekati lawan bicara ketika melakukan
percakapan
5) Selalu berorientasi pada fisik dan banyak bergerak
6) Belajar dengan cara memanipulasi dan praktik
7) Menghafal dengan cara berjalan (bergerak) dan
melihat
8) Ketika membaca menggunakan jari sebagai
penunjuk
9) Banyak menggunakan isyarat tubuh
10) Tidak dapat duduk diam untuk waktu yang lama
Ya
DD
Tidak
Ya
MN
Tidak
Ya
√
√
√
√
√
√
√
√
√
√
√
√
√
√
√
√
√
√
√
√
√
√
ER
Tidak
150
Lembar Observasi Gaya Belajar Peserta Didik Berprestasi Belajar
Hari, tanggal
Waktu
Mata Pelajaran
Gaya
Belajar
Indikator
1)
2)
3)
4)
Gaya
Belajar
Visual
Gaya
Belajar
Auditoris
Gaya
Belajar
Kinestetik
: Selasa, 24 Mei 2016
: 09.35-10.45 WIB
: PPKn
Rapi dan teratur
Nada bicara cepat
Teliti meskipun terhadap hal-hal kecil
Lebih mengutamakan penampilan baik dalam hal
pakaian maupun presentasi
5) Lebih mudah mengingat apa yang dilihat
daripada apa yang didengar
6) Saat berkonsentrasi tidak mudah terganggu oleh
keributan
7) Mempunyai kelemahan dalam mengingat intruksi
verbal
8) Saat membaca cepat dan tekun
9) Lebih suka membaca daripada dibacakan
10) Lebih suka seni daripada musik
1) Konsentrasi mudah terganggu jika ada keributan
2) Menggerakkan bibir dan mengucapkan tulisan di
buku ketika membaca
3) Senang
membaca
dengan
keras
dan
mendengarkan
4) Lebih suka musik daripada seni lain
5) Belajar dengan mendengarkan dan mengingat apa
yang didiskusikan daripada yang dilihat
6) Suka berbicara
7) Suka berdiskusi dan menjelaskan segala sesuatu
panjang lebar
8) Mempunyai masalah dengan pekerjaan-pekerjaan
yang melibatkan visualisasi seperti memotong
bagian-bagian hingga sesuai satu sama lain
9) Lebih pandai mengeja dengan keras daripada
menuliskannya
10) Lebih suka gurauan lisan daripada membaca
komik atau wacana tulis lainnya
1) Berbicara dengan pelan
2) Menanggapi kontak fisik
3) Menyentuh orang untuk mendapatkan perhatian
4) Mendekati lawan bicara ketika melakukan
percakapan
5) Selalu berorientasi pada fisik dan banyak bergerak
6) Belajar dengan cara memanipulasi dan praktik
7) Menghafal dengan cara berjalan (bergerak) dan
melihat
8) Ketika membaca menggunakan jari sebagai
penunjuk
9) Banyak menggunakan isyarat tubuh
10) Tidak dapat duduk diam untuk waktu yang lama
DD
Ya Tidak
MN
Ya Tidak
ER
Ya Tidak
√
√
√
√
√
√
√
√
√
√
√
√
√
√
√
√
151
Lembar Observasi Gaya Belajar Peserta Didik Berprestasi Belajar
Hari, tanggal
Waktu
Mata Pelajaran
Gaya
Belajar
Indikator
1)
2)
3)
4)
Gaya
Belajar
Visual
5)
6)
7)
8)
9)
10)
1)
2)
3)
4)
5)
Gaya
Belajar
Auditoris
6)
7)
8)
9)
10)
1)
2)
3)
4)
Gaya
Belajar
Kinestetik
: Rabu, 25 Mei 2016
: 07.00-08.10 WIB
: Bahasa Indonesia
5)
6)
7)
8)
9)
10)
Rapi dan teratur
Nada bicara cepat
Teliti meskipun terhadap hal-hal kecil
Lebih mengutamakan penampilan baik dalam hal
pakaian maupun presentasi
Lebih mudah mengingat apa yang dilihat daripada
apa yang didengar
Saat berkonsentrasi tidak mudah terganggu oleh
keributan
Mempunyai kelemahan dalam mengingat intruksi
verbal
Saat membaca cepat dan tekun
Lebih suka membaca daripada dibacakan
Lebih suka seni daripada musik
Konsentrasi mudah terganggu jika ada keributan
Menggerakkan bibir dan mengucapkan tulisan di
buku ketika membaca
Senang membaca dengan keras dan mendengarkan
Lebih suka musik daripada seni lain
Belajar dengan mendengarkan dan mengingat apa
yang didiskusikan daripada yang dilihat
Suka berbicara
Suka berdiskusi dan menjelaskan segala sesuatu
panjang lebar
Mempunyai masalah dengan pekerjaan-pekerjaan
yang melibatkan visualisasi seperti memotong
bagian-bagian hingga sesuai satu sama lain
Lebih pandai mengeja dengan keras daripada
menuliskannya
Lebih suka gurauan lisan daripada membaca komik
atau wacana tulis lainnya
Berbicara dengan pelan
Menanggapi kontak fisik
Menyentuh orang untuk mendapatkan perhatian
Mendekati lawan bicara ketika melakukan
percakapan
Selalu berorientasi pada fisik dan banyak bergerak
Belajar dengan cara memanipulasi dan praktik
Menghafal dengan cara berjalan (bergerak) dan
melihat
Ketika membaca menggunakan jari sebagai
penunjuk
Banyak menggunakan isyarat tubuh
Tidak dapat duduk diam untuk waktu yang lama
DD
Ya Tidak
MN
Ya Tidak
ER
Ya Tidak
√
√
√
√
√
√
√
√
√
√
√
√
√
√
√
√
√
√
152
Lembar Observasi Gaya Belajar Peserta Didik Berprestasi Belajar
Hari, tanggal
Waktu
Mata Pelajaran
Gaya
Belajar
Indikator
1)
2)
3)
4)
Gaya
Belajar
Visual
5)
6)
7)
8)
9)
10)
1)
2)
3)
4)
5)
Gaya
Belajar
Auditoris
6)
7)
8)
9)
10)
1)
2)
3)
4)
Gaya
Belajar
Kinestetik
: Kamis, 26 Mei 2016
: 08.10-08.45 WIB
: Matematika
5)
6)
7)
8)
9)
10)
Rapi dan teratur
Nada bicara cepat
Teliti meskipun terhadap hal-hal kecil
Lebih mengutamakan penampilan baik dalam hal
pakaian maupun presentasi
Lebih mudah mengingat apa yang dilihat daripada
apa yang didengar
Saat berkonsentrasi tidak mudah terganggu oleh
keributan
Mempunyai kelemahan dalam mengingat intruksi
verbal
Saat membaca cepat dan tekun
Lebih suka membaca daripada dibacakan
Lebih suka seni daripada musik
Konsentrasi mudah terganggu jika ada keributan
Menggerakkan bibir dan mengucapkan tulisan di
buku ketika membaca
Senang membaca dengan keras dan mendengarkan
Lebih suka musik daripada seni lain
Belajar dengan mendengarkan dan mengingat apa
yang didiskusikan daripada yang dilihat
Suka berbicara
Suka berdiskusi dan menjelaskan segala sesuatu
panjang lebar
Mempunyai masalah dengan pekerjaan-pekerjaan
yang melibatkan visualisasi seperti memotong
bagian-bagian hingga sesuai satu sama lain
Lebih pandai mengeja dengan keras daripada
menuliskannya
Lebih suka gurauan lisan daripada membaca komik
atau wacana tulis lainnya
Berbicara dengan pelan
Menanggapi kontak fisik
Menyentuh orang untuk mendapatkan perhatian
Mendekati lawan bicara ketika melakukan
percakapan
Selalu berorientasi pada fisik dan banyak bergerak
Belajar dengan cara memanipulasi dan praktik
Menghafal dengan cara berjalan (bergerak) dan
melihat
Ketika membaca menggunakan jari sebagai
penunjuk
Banyak menggunakan isyarat tubuh
Tidak dapat duduk diam untuk waktu yang lama
DD
Ya Tidak
MN
Ya Tidak
√
ER
Ya Tidak
√
√
√
√
√
√
√
√
√
√
√
√
√
√
√
√
√
153
Lembar Observasi Gaya Belajar Peserta Didik Berprestasi Belajar
Hari, tanggal
Waktu
Mata Pelajaran
Gaya
Belajar
Indikator
1)
2)
3)
4)
Gaya
Belajar
Visual
5)
6)
7)
8)
9)
10)
1)
2)
3)
4)
5)
Gaya
Belajar
Auditoris
6)
7)
8)
9)
10)
1)
2)
3)
4)
Gaya
Belajar
Kinestetik
: Jumat, 26 Mei 2016
: 08.10-08.45 WIB
: IPA
5)
6)
7)
8)
9)
10)
Rapi dan teratur
Nada bicara cepat
Teliti meskipun terhadap hal-hal kecil
Lebih mengutamakan penampilan baik dalam hal
pakaian maupun presentasi
Lebih mudah mengingat apa yang dilihat daripada
apa yang didengar
Saat berkonsentrasi tidak mudah terganggu oleh
keributan
Mempunyai kelemahan dalam mengingat intruksi
verbal
Saat membaca cepat dan tekun
Lebih suka membaca daripada dibacakan
Lebih suka seni daripada musik
Konsentrasi mudah terganggu jika ada keributan
Menggerakkan bibir dan mengucapkan tulisan di
buku ketika membaca
Senang membaca dengan keras dan mendengarkan
Lebih suka musik daripada seni lain
Belajar dengan mendengarkan dan mengingat apa
yang didiskusikan daripada yang dilihat
Suka berbicara
Suka berdiskusi dan menjelaskan segala sesuatu
panjang lebar
Mempunyai masalah dengan pekerjaan-pekerjaan
yang melibatkan visualisasi seperti memotong
bagian-bagian hingga sesuai satu sama lain
Lebih pandai mengeja dengan keras daripada
menuliskannya
Lebih suka gurauan lisan daripada membaca komik
atau wacana tulis lainnya
Berbicara dengan pelan
Menanggapi kontak fisik
Menyentuh orang untuk mendapatkan perhatian
Mendekati lawan bicara ketika melakukan
percakapan
Selalu berorientasi pada fisik dan banyak bergerak
Belajar dengan cara memanipulasi dan praktik
Menghafal dengan cara berjalan (bergerak) dan
melihat
Ketika membaca menggunakan jari sebagai
penunjuk
Banyak menggunakan isyarat tubuh
Tidak dapat duduk diam untuk waktu yang lama
DD
Ya Tidak
MN
Ya Tidak
ER
Ya Tidak
√
√
√
√
√
√
√
√
√
√
√
√
√
√
√
√
√
√
√
√
√
√
154
Lembar Observasi Gaya Belajar Peserta Didik Berprestasi Belajar
Hari, tanggal
Waktu
Mata Pelajaran
Gaya
Belajar
Indikator
1)
2)
3)
4)
Gaya
Belajar
Visual
5)
6)
7)
8)
9)
10)
1)
2)
3)
4)
5)
Gaya
Belajar
Auditoris
6)
7)
8)
9)
10)
1)
2)
3)
4)
Gaya
Belajar
Kinestetik
: Sabtu 27 Mei 2016
: 07.35-08.45 WIB
: Matematika
5)
6)
7)
8)
9)
10)
Rapi dan teratur
Nada bicara cepat
Teliti meskipun terhadap hal-hal kecil
Lebih mengutamakan penampilan baik dalam hal
pakaian maupun presentasi
Lebih mudah mengingat apa yang dilihat daripada
apa yang didengar
Saat berkonsentrasi tidak mudah terganggu oleh
keributan
Mempunyai kelemahan dalam mengingat intruksi
verbal
Saat membaca cepat dan tekun
Lebih suka membaca daripada dibacakan
Lebih suka seni daripada musik
Konsentrasi mudah terganggu jika ada keributan
Menggerakkan bibir dan mengucapkan tulisan di
buku ketika membaca
Senang membaca dengan keras dan mendengarkan
Lebih suka musik daripada seni lain
Belajar dengan mendengarkan dan mengingat apa
yang didiskusikan daripada yang dilihat
Suka berbicara
Suka berdiskusi dan menjelaskan segala sesuatu
panjang lebar
Mempunyai masalah dengan pekerjaan-pekerjaan
yang melibatkan visualisasi seperti memotong
bagian-bagian hingga sesuai satu sama lain
Lebih pandai mengeja dengan keras daripada
menuliskannya
Lebih suka gurauan lisan daripada membaca komik
atau wacana tulis lainnya
Berbicara dengan pelan
Menanggapi kontak fisik
Menyentuh orang untuk mendapatkan perhatian
Mendekati lawan bicara ketika melakukan
percakapan
Selalu berorientasi pada fisik dan banyak bergerak
Belajar dengan cara memanipulasi dan praktik
Menghafal dengan cara berjalan (bergerak) dan
melihat
Ketika membaca menggunakan jari sebagai
penunjuk
Banyak menggunakan isyarat tubuh
Tidak dapat duduk diam untuk waktu yang lama
DD
Ya Tidak
MN
Ya Tidak
ER
Ya Tidak
√
√
√
√
√
√
√
√
√
√
√
√
√
√
√
√
√
√
√
√
√
√
√
√
√
√
√
√
155
Hasil Observasi ke-1
Hari, tanggal
: Senin, 23 Mei 2016
Waktu
: 07.35-08.45 WIB
Mata Pelajaran : Matematika
Nama
Hal Yang Diamati
Ya
Tidak
DD
Subjek
selalu
√
mengutamakan
penampilan
baik
dalam hal pakaian
maupun presentasi
(karakterisik gaya
belajar visual)
Subjek
sering √
mengajak
temannya berbicara
(karakterisik gaya
belajar auditoris)
Subjek
sangat √
senang
ketika
disuruh berdiskusi
dengan
teman
(karakterisik gaya
belajar auditoris)
Ketika
diminta
memotong kertas
menjadi dua bagian
sama besar Subjek
mengalami
kesulitan
Ketika melakukan √
percakapan, Subjek
mendekati lawan
bicara (karakterisik
gaya
belajar
kinestetik)
Ketika bercakap- √
cakap subjek sering
menggunakan
√
Keterangan
DD terlihat rapi, dengan
pakaian yang dimasukkan
dan sudah diseDDka.
Kuku-kuku
DD
juga
pendek-pendek dan bersih.
Ketika
selesai
mengerjakan tugas dari
guru,
DD
langsung
mengajak teman yang
duduk
disebelahnya
berbicara.
Ketika Guru meminta
siswa
untuk
bekerja
kelompok, DD sangat
senang, Dia langsung
mendekati teman satu
kelompoknya.
Ketika guru meminta
semua
siswa
untu
memotong kertas yang
telah dibagikan sesuai
dengan gambar yang ada
di buku paket, DD tidak
mengalami kesulitan dan
terlihat begitu terampil.
Dia menyelesaikan tugas
itu paling cepat dibanding
teman-temannya yang lain.
Ketika ada teman yang
bertanya pada DD, DD
langsung
menghampiri
temanya yang bertanya
tadi.
Setelah
selesai
mengerjakan tugas, DD
langsung menhampiri Ibu
156
Nama
Hal Yang Diamati
isyarat
tubuh
(karakterisik gaya
belajar kinestetik)
Ya
Ketika
√
mengerjakan soal
Subjek tidak bisa
diam dan terus
bergerak
(karakterisik gaya
belajar kinestetik)
MN
Subjek
selalu √
mengutamakan
penampilan
baik
dalam hal pakaian
maupun presentasi
(karakterisik gaya
belajar visual)
Subjek
lemah √
dalam mengingat
instruksi
lisan
(karakterisik gaya
belajar visual)
Subjek
sering √
mengajak
temannya berbicara
(karakterisik gaya
belajar auditoris)
Suka
berdiskusi √
dengan
teman
(karakterisik gaya
belajar auditoris)
Ketika
diminta √
memotong kertas
menjadi dua bagian
sama besar Subjek
mengalami
kesulitan
Tidak
Keterangan
guru Dia menunjukkan
hasil pekerjaannya dengan
sambil
menggerakan
tangannya.
Ketika itu guru memberi
tugas
untuk
mencari
simeDD putar dari bangun
datar yang telah di buat
siswa. Ketika menjawab
soal,
DD
sambil
mengerjakan tangan yang
kiri memainkan tutup
bolpoin.
Cara
berpakaian
MN
terlihat rapi, pakaiannya
terlihat bersih dan tidak
kusut.
Ketika guru bertanya
terkait apa itu simeDD
lipat (penjelasan guru pada
pertemuan
sebelumnya)
MN tidak dapat menjawab
pertanyaan guru tersebut
dengan tepat.
Setelah jam pelajaran
Matematika selesai (ketika
jam istirahat) MN sering
bercanda dengan temantemannya
Ketika Ibu guru meminta
siswa
untuk
bekerja
kelaomok, MN sangat
senang
dan
lekas
menghamiri
temannya
untuk mengerjakan soal
yang diberikan guru.
Ketika Ibu guru meminta
siswa untuk memotong
kertas
sesuai
dengan
gambar yang ada di buku
paket, MN mengalami
kesulitan
157
Nama
ER
Hal Yang Diamati
(karakterisik gaya
belajar auditoris)
Nada bicara Subjek
cepat (karakterisik
gaya belajar visual)
Subjek
selalu
mengutamakan
penampilan
baik
dalam hal pakaian
maupun presentasi
(karakterisik gaya
belajar visual)
Subjek
suka
mendengarkan
ketika orang lain
berbicara
(karakterisik gaya
belajar auditoris)
Subjek
sering
mengajak
temannya berbicara
(karakterisik gaya
belajar auditoris)
Ya
√
√
Tidak
Keterangan
Ketika
bercakap-cakap
dengan teman, nada bicara
ER tergolong cepat.
Pakaian ER terlihat rapi,
dan bersih, cara dia
memakai kerudung pun
terlihat rapi.
√
Ketika guru menjelaskna
materi
pelajaran,
ER
mendengarkan
dengan
seksama
√
Ketika
guru
selesai
menjelaskan
materi
pelajaran dan memberikan
tugas kepada siswa, sambil
mempersiapkan peralatan
untuk mengerjakan ER
berbincang-bincang dulu
dengan
teman
sebangkunya.
Ketika guru meminta
siswa
untuk
bekerja
kelompok, ER sangat
bersemangat dan lekas
mendekati teman satu
kelompoknya.
Ketika Ibu guru meminta
siswa untuk memotong
kertas
sesuai
dengan
gambar yang ada di buku
paket, ER mengalami
kesulitan
Subjek
sangat √
senang
ketika
disuruh berdiskusi
dengan
teman
(karakterisik gaya
belajar auditoris)
Ketika
diminta √
memotong kertas
menjadi dua bagian
sama besar Subjek
mengalami
kesulitan
(karakterisik gaya
belajar auditoris)
Ketika bercakap- √
cakap subjek sering
menggunakan
isyarat
tubuh
Selesai mengerjakan tugas,
ER langsung menhampiri
Ibu guru Dia menunjukkan
hasil pekerjaannya dengan
158
Nama
Hal Yang Diamati
(karakterisik gaya
belajar kinestetik)
Ya
Tidak
Hasil Observasi ke-2
Hari, tanggal
: Senin, 23 Mei 2016
Waktu
: 08.45-09.00 WIB
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Nama
Hal Yang Diamati
Ya
Tidak
DD
Nada bicara Subjek
√
cepat (karakterisik
gaya belajar visual)
Saat
membaca √
subjek cepat dan
tekun (karakterisik
gaya belajar visual)
Ketika ada yang √
membaca
subjek
ikut
membaca
(karakterisik gaya
belajar visual)
Subjek
suka √
mendengarkan
ketika orang lain
berbicara
(karakterisik gaya
belajar auditoris)
Subjek
sering √
mengajak
temannya berbicara
(karakterisik gaya
belajar auditoris)
Ketika bercakap- √
cakap subjek sering
menggunakan
isyarat
tubuh
(karakterisik gaya
belajar kinestetik)
Keterangan
sambil
menggerakan
tangannya.
Keterangan
Ketika
menjawab
pertanyaan
yang
di
sampakan guru, nada
bicara DD terlihat cepat.
Ketika Ibu guru meminta
DD
untuk
membaca
bacaan di buku paket
halaman
146,
DD
membacanya
dengan
lancar dan cepat
Ketika MN disuruh Ibu
guru untuk melanjutkan
membaca bacaan yang
dibaca DD, DD ikut
membaca/menyimak apa
yang dibaca MN
Ketika
Ibu
guru
menjelaskan terkait bacaan
yang telah dibaca siswa,
DD
mendengarkan
penjelasan guru dengan
tenang
Ketika
selesai
mengerjakan dan meneliti
hasil pekerjaannya, DD
langsung
menengok
kebelakang
dan
jika
temannya juga sudah
selesai
dia
mengajak
temannya berbicara.
Ketika
mengajak
temannya berbicara DD
sering
menggerakgerakkan tangannya seraya
menirukan adegan film
yang sedang dibicarakan
159
Nama
MN
Hal Yang Diamati
Ya
Tidak
Nada bicara Subjek √
cepat (karakterisik
gaya belajar visual)
Saat
membaca √
subjek cepat dan
tekun (karakterisik
gaya belajar visual)
Ketika ada yang √
membaca
subjek
ikut
membaca
(karakterisik gaya
belajar visual)
Subjek
suka √
mendengarkan
ketika orang lain
berbicara
(karakterisik gaya
belajar auditoris)
Subjek
pandai √
bercerita
(karakterisik gaya
belajar auditoris)
ER
Nada bicara Subjek
pelan (karakterisik
gaya
belajar
akinestetik)
Ketika ada yang √
membaca
subjek
ikut
membaca
(karakterisik gaya
belajar visual)
Subjek
suka √
mendengarkan
ketika orang lain
berbicara
(karakterisik gaya
belajar auditoris)
Subjek
sering √
mengajak
√
Keterangan
dengan temannya
Ketika
menjawab
pertanyaan
yang
di
sampakan guru, nada
bicara MN terlihat cepat.
Ketika Ibu guru meminta
MN melanjutkan membaca
bacaan yang dibaca DD,
MN membacanya dengan
lancar dan cepat
Ketika DD disuruh Ibu
guru untuk membaca
bacaan di buku paket
halaman 146, MN ikut
membaca/menyimak apa
yang dibaca DD.
Ketika
Ibu
guru
menjelaskan terkait bacaan
yang telah dibaca siswa,
MN
mendengarkan
penjelasan guru dengan
tenang
Ketika membacakan hasil
pekerjaannya
tentang
pencemaran lingkungan,
hasil pekerjaan (cerita/kom
entar) yang di buat MN
bagus.
Nada bicara MN ketika
menjawab pertanyaan dan
berbicara tergolong cepat
Ketika DD dan MN
disuruh Ibu guru untuk
membaca,
ER
ikut
membaca/menyimak apa
yang dibaca DD dan MN.
Ketika
Ibu
guru
menjelaskan materi bacaan
yang di baca oleh DD dan
MN, ER mendengarkan
apa yang disampaikan Ibu
guru
Ketika
guru
selesai
menjelaskan
materi
160
Nama
Hal Yang Diamati
temannya berbicara
(karakterisik gaya
belajar auditoris)
Ya
Tidak
Subjek
pandai √
bercerita
(karakterisik gaya
belajar auditoris)
Nada bicara Subjek
pelan (karakterisik
gaya
belajar
kinestetik)
√
Hasil Observasi ke-3
Hari, tanggal
: Selasa, 24 Mei 2016
Waktu
: 09.35-10.45 WIB
Mata Pelajaran : PPKn
Nama
Hal Yang Diamati
Ya
Tidak
DD
Subjek lebih suka √
bercanda dengan
teman
daripada
membaca
cerita
(karakterisik gaya
belajar auditoris)
Ketika berolahraga √
subjek
merasa
senang dan sangat
bersemangat
(karakterisik gaya
belajar kinestetik)
Ketika
√
mengerjakan soal
Subjek tidak bisa
diam dan terus
bergerak
(karakterisik gaya
belajar kinestetik)
Keterangan
pelajaran dan memberikan
tugas kepada siswa, sambil
mempersiapkan peralatan
untuk mengerjakan ER
berbincang-bincang dulu
dengan
teman
sebangkunya
Ketika membacakan hasil
pekerjaannya
tentang
pencemaran lingkungan,
hasil pekerjaan (cerita/kom
entar) yang di buat ER
bagus.
Nada bicara ER ketika
berbicara tergolong cepat
Keterangan
Ketika
bel
masuk
berbunyi, sebelum Ibu
guru masuk kelas DD
memanfaatkan
waktu
tersebut untuk bercanda
dengan
teman
sebangkunya
Sebelum mata pelajaran
PPKn, jam pertama adalah
mata pelajaran Olahraga,
ketika
Olahraga,
DD
terlihat
sangat
bersemangat.
Ketika DD mengerjakan
soal terlihat dia tidak bisa
duduk diam, mulai dari
sambil
mainan
tutup
bolpoin atau menganti cara
duduk
161
Nama
MN
ER
Hal Yang Diamati
Ya
Ketika melakukan √
percakapan, Subjek
mendekati lawan
bicara (karakterisik
gaya
belajar
kinestetik)
Tidak
Ketika berolahraga
subjek
merasa
senang dan sangat
bersemangat
(karakterisik gaya
belajar kinestetik)
Ketika
√
mengerjakan soal
Subjek tidak bisa
diam dan terus
bergerak
(karakterisik gaya
belajar kinestetik)
Subjek lebih suka √
bercanda dengan
teman
daripada
membaca
cerita
(karakterisik gaya
belajar auditoris)
√
Ketika melakukan √
percakapan, Subjek
mendekati lawan
bicara (karakterisik
gaya
belajar
kinestetik)
Ketika berolahraga √
subjek
merasa
senang dan sangat
bersemangat
(karakterisik gaya
belajar kinestetik)
Ketika
√
mengerjakan soal
Subjek tidak bisa
diam dan terus
bergerak
Keterangan
Selesai mengerjakan tugas
yang diberikan guru, MN
diajak ngobrol oleh ER
yang
duduk
di
belakangnya
sebelah
kanan, ketika berbicara
dengan
ER,
MN
mendekati ER.
Sebelum mata pelajaran
PPKn, jam pertama adalah
mata pelajaran Olahraga,
ketika Olahraga, MN
terlihat tidak bersemangat.
Ketika MN mengerjakan
soal terlihat dia tidak bisa
duduk diam, mulai dari
sambil
mainan
tutup
bolpoin atau menganti cara
duduk
Ketika
bel
masuk
berbunyi, sebelum Ibu
guru masuk kelas ER
memanfaatkan
waktu
tersebut untuk bercanda
dengan
teman
sebangkunya
Selesai mengerjakan tugas
yang diberikan guru, ER
mengajak MN berbicara,
ketika
berbicara
ER
mendekati MN.
Sebelum mata pelajaran
PPKn, jam pertama adalah
mata pelajaran Olahraga,
ketika
Olahraga,
DD
terlihat
sangat
bersemangat.
Ketika MN mengerjakan
soal terlihat dia tidak bisa
duduk diam, mulai dari
sambil
mainan
tutup
bolpoin atau mengajak
162
Nama
Hal Yang Diamati
(karakterisik gaya
belajar kinestetik)
Ya
Tidak
Hasil Observasi ke-4
Hari, tanggal
: Rabu, 25 Mei 2016
Waktu
: 07.00-08.10 WIB
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Nama
Hal Yang Diamati
Ya
Tidak
DD
Ketika ada yang
√
membaca
subjek
ikut
membaca
(karakterisik gaya
belajar visual)
Subjek
suka √
mendengarkan
ketika orang lain
berbicara
(karakterisik gaya
belajar auditoris)
Subjek
sering √
mengajak
temannya berbicara
(karakterisik gaya
belajar auditoris)
MN
Ketika membaca
bacaan
Subjek
menggunakan jari
sebagai penunjuk
(karakterisik gaya
belajar kinestetik)
Ketika ada yang √
membaca
subjek
ikut
membaca
(karakterisik gaya
belajar visual)
Subjek
suka √
mendengarkan
ketika orang lain
berbicara
(karakterisik gaya
belajar auditoris)
Ketika membaca
√
√
Keterangan
temannya berbicara
Keterangan
Ketika salah satu peserta
didik membaca bacaan di
buku paket, DD ikut
membaca apa yang dibaca
temannya
Ketika
Ibu
guru
menjelaskan bacaan yang
telah
dibaca,
DD
mendengarkan penjelasan
guru dengan tenang
Selesai
memberikan
penjelasan,
guru
memberikan tugas kepada
siswa,
sebelum
mengerjakan tugas, DD
terlebih dahulu mengajak
temannya berbicara
Ketika membacakan hasil
pekerjaannya, DD tidak
menggunakan jari sebagai
penunujuk saat memebaca
Ketika salah satu peserta
didik membaca bacaan di
buku paket, MN ikut
membaca apa yang dibaca
temannya
Ketika
Ibu
guru
menjelaskan bacaan yang
telah
dibaca,
MN
mendengarkan penjelasan
guru
sambil
sesekali
melihat bacaan
Ketika membacakan hasil
163
Nama
ER
Hal Yang Diamati
Ya
bacaan
Subjek
menggunakan jari
sebagai penunjuk
(karakterisik gaya
belajar kinestetik)
Ketika ada yang √
membaca
subjek
ikut
membaca
(karakterisik gaya
belajar visual)
Subjek
suka √
mendengarkan
ketika orang lain
berbicara
(karakterisik gaya
belajar auditoris)
Subjek
sering √
mengajak
temannya berbicara
(karakterisik gaya
belajar auditoris)
Tidak
Ketika salah satu peserta
didik membaca bacaan di
buku paket, ER ikut
membaca apa yang dibaca
temannya
Ketika
Ibu
guru
menjelaskan bacaan yang
telah
dibaca,
ER
mendengarkan penjelasan
guru
Selesai
memberikan
penjelasan,
guru
memberikan tugas kepada
siswa,
sebelum
mengerjakan tugas, ER
terlebih dahulu mengajak
temannya berbicara
Ketika membacakan hasil
pekerjaannya, terlihat ER
menggunakan
bolpoinsebagai penunjuk
saat membaca
Ketika membaca √
bacaan
Subjek
menggunakan jari
sebagai penunjuk
(karakterisik gaya
belajar kinestetik)
Hasil Observasi ke-5
Hari, tanggal
: Rabu, 25 Mei 2016
Waktu
: 08.10-08.45 WIB
Mata Pelajaran : IPA
Nama
Hal Yang Diamati
Ya
DD
Saat
membaca
√
subjek cepat dan
tekun (karakterisik
gaya belajar visual)
Subjek
suka √
mendengarkan
ketika orang lain
berbicara
(karakterisik gaya
Keterangan
pekerjaannya, MN tidak
menggunakan jari sebagai
penunujuk saat memebaca
Tidak
Keterangan
Ketika membaca bacaan di
halaman 210, terlihat DD
membacanya lancar dan
cepat.
Ketika guru menjelaskan
tentang daur air DD
mendengarkan penjelasan
guru dengan tenang
164
Nama
MN
ER
Hal Yang Diamati
belajar auditoris)
Ketika membaca
bacaan
Subjek
menggunakan jari
sebagai penunjuk
(karakterisik gaya
belajar kinestetik)
Subjek
suka
mendengarkan
ketika orang lain
berbicara
(karakterisik gaya
belajar auditoris)
Ketika ada yang
membaca
subjek
ikut
membaca
(karakterisik gaya
belajar visual)
Subjek
suka
mendengarkan
ketika orang lain
berbicara
(karakterisik gaya
belajar auditoris)
Ketika ada yang
membaca
subjek
ikut
membaca
(karakterisik gaya
belajar visual)
Ya
Tidak
√
Keterangan
Ketika membaca bacaan
halaman 210 terlihat DD
tidak menggunakan jari
sebagai penunjuk
√
Ketika guru menjelaskan
tentang daur air MN
mendengarkan penjelasan
guru dengan tenang
√
Ketika DD membaca, MN
ikut ,membaca apa yang
dibaca DD
√
Ketika guru menjelaskan
tentang daur air ER
mendengarkan penjelasan
guru dengan tenang
√
Ketika DD membaca, ER
ikut ,membaca apa yang
dibaca DD
Hasil Observasi ke-6
Hari, tanggal
: Jumat, 27 Mei 2016
Waktu
: 08.10-08.45 WIB
Mata Pelajaran : IPA
Nama
Hal Yang Diamati
Ya
Tidak
DD
Subjek
selalu
√
mengutamakan
penampilan
baik
dalam hal pakaian
maupun presentasi
(karakterisik gaya
belajar visual)
Ketika ada yang √
membaca
subjek
Keterangan
DD terlihat rapi, dengan
pakaian yang dimasukkan
dan sudah diseDDka.
Kuku-kuku
DD
juga
pendek-pendek dan bersih.
Ketika ER membaca, DD
ikut ,membaca apa yang
165
Nama
MN
ER
Hal Yang Diamati
ikut
membaca
(karakterisik gaya
belajar avisual)
Subjek
suka
mendengarkan
ketika orang lain
berbicara
(karakterisik gaya
belajar auditoris)
Subjek
selalu
mengutamakan
penampilan
baik
dalam hal pakaian
maupun presentasi
(karakterisik gaya
belajar visual)
Ketika ada yang
membaca
subjek
ikut
membaca
(karakterisik gaya
belajar visual)
Subjek
suka
mendengarkan
ketika orang lain
berbicara
(karakterisik gaya
belajar auditoris)
Subjek
selalu
mengutamakan
penampilan
baik
dalam hal pakaian
maupun presentasi
(karakterisik gaya
belajar visual)
Saat
membaca
subjek cepat dan
tekun (karakterisik
gaya belajar visual)
Subjek
suka
mendengarkan
ketika orang lain
berbicara
(karakterisik gaya
belajar auditoris)
Ketika membaca
Ya
√
√
Tidak
Keterangan
dibaca ER
Ketika
Ibu
guru
menjelaskan
cara
menghemat
air,
DD
mendengarkan penjelasan
guru
dengan
penuh
perhatian
Cara
berpakaian
MN
terlihat rapi, pakaiannya
terlihat bersih dan tidak
kusut.
√
Ketika ER membaca, MN
ikut ,membaca apa yang
dibaca ER
√
Ketika
Ibu
guru
menjelaskan
cara
menghemat
air,
MN
mendengarkan penjelasan
guru
dengan
penuh
perhatian
Pakaian ER terlihat rapi,
dan bersih, cara dia
memakai kerudung pun
terlihat rapi.
√
√
√
Ketika membaca bacaan di
buku paket terlihat bahwa
ER membacanya sudah
sepat dan lancar.
Ketika
Ibu
guru
menjelaskan
cara
menghemat
air,
ER
mendengarkan penjelasan
guru
dengan
penuh
perhatian
Ketika membaca bacaan di
166
Nama
Hal Yang Diamati
bacaan
Subjek
menggunakan jari
sebagai penunjuk
(karakterisik gaya
belajar kinestetik)
Ya
Tidak
Keterangan
buku paket, terlihat ER
menggunakan
bolpoinsebagai penunjuk
saat membaca
167
Lampiran 4.
Hasil Wawancara Peserta Didik Berprestasi Belajar
Nama
Alamat
Lokasi
Hari
Tanggal
Pukul
: DD
: Karen, Tirtomulyo, Kretek, Bantul
: Rumah DD
: Jumat
: 27 Mei 2016
: 15.30 WIB
Peneliti
: “Selamat Siang Mas DD, bolehkah Bapak bertanya-tanya terkait
gaya belajar Mas DD?”
DD
: “Iya silahkan Pak.”
Peneliti
: “Menurut Mas DD kerapian itu penting tidak?”
DD
: “Iya penting.”
Peneliti
: “Nah ketika Mas DD akan berangkat ke sekolah, Mas DD
merapikan pakaian dulu tidak?”
DD
: “Iya Pak, karena nanti kalau tidak rapi pasti ditegur oleh Ibu Rini.”
Peneliti
: “Apakah setelah belajar Mas DD selalu merapikan tempat
belajar?”
DD
: “Iya Pak, soalnya ibu selalu menyuruhku untuk merapikan
barang-barangku.”
Peneliti
: “Apakah Mas DD suka berbicara?”
DD
: “Iya”
Peneliti
: “Kalau membaca dan berbicara Mas DD lebih suka mana?”
DD
: “Berbicara.”
Peneliti
: “Memang apa yang sering diobrolin?”
DD
: “Banyak Pak, games, bercanda, kejadian-kejadian yang aku
alami.”
Peneliti
: “Ketika ibu guru meminta siswa untuk bekerja kelompok, apa
Mas DD suka bertukar pikiran, dengan teman yang lain?”
DD
: “Ya berdiskusi Pak dan bertukar pikiran.”
Peneliti
: “Ketika jam istirahat, apa yang sering Mas DD lakukan?”
DD
: “Jajan Pak, terus ngobrol dan main sama teman.”
Peneliti
: “Apa yang biasa Kamu lakukan ketika berbicara?”
DD
: “Emmmm....”
Peneliti
: “Apa Kamu mendekati lawan bicara ketika berbicara?”
DD
: “Iya Pak, biar jelas.”
Peneliti
: “Ketika Mas DD membaca, apakah sering bersuara?”
DD
: “Iya Pak.”
Peneliti
: “Terus menggunakan jari sebagai penunjuk tidak?”
DD
: “Tidak.”
Peneliti
: “Mas DD lebih suka membaca cerita sendiri atau dibacakan orang
lain?”
DD
: “Mendengarkan.”
Peneliti
: “Apa yang lebih mudah Mas DD ingat?”
168
DD
: “Maksudnya?”
Peneliti
: “Mas DD lebih mudah mengingat apa yang Mas DD lihat, apa
yang Mas DD dengar?”
DD
: “Yang diengar Pak.”
Peneliti
: “Bagaimana cara Mas DD menghafal materi pelajaran?”
DD
: “Ya dibaca diulang-ulang.”
Peneliti
: “Sambil duduk diam membacanya?”
DD
: “Tidak Pak.”
Peneliti
: “Apakah setelah selesai mengerjakan tugas Mas DD teliti kembali
jawaban Mas DD?”
DD
: “Iya, kalau pas Ibu atau Bapak tidak sibuk, aku suruh lihat
mereka dulu.”
Peneliti
: “Apa yang paling mudah mengganggu konsentrasi Mas DD?”
DD
: “Ketika ada yang berisik.”
Peneliti
: “Jenis seni apa yang lebih Mas DD suka?”
DD
: “Musik”
Peneliti
: “Apakah Mas DD mengalami kesulitan dalam pekerjaan
visualisasi?”
DD
: “Emmm...”
Peneliti
: “Ya misal disuruh memotong kertas menjadi dua bagian yang
sama besar?”
DD
: “Tidak.”
Peneliti
: “Apa Kamu mengalami kesulitan jika disuruh duduk diam dalam
waktu yang cukup lama?”
DD
: “Tidak”
Peneliti
: “Ketika guru menjelaskan materi dalam waktu yang lama, apa
yang Kamu lakukan?”
DD
: “Mendengarkan sambil mainan bolpoin Pak, he.”
Peneliti
: “Apa Kamu senang ketika ibu guru, mengajar dengan metode
praktik?”
DD
: “Iya.”
Peneliti
: “Mas DD suka berolahraga?”
DD
: “ Suka, apalagi bulu tangkis, suka banget aku.”
Peneliti
: “Makasih ya, mungkin ini dulu Bapak tanya-tanyanya.”
DD
: “Iya sama-sama Pak.”
169
Nama
Alamat
Lokasi
Hari
Tanggal
Pukul
: MN
: Bonggalan, Srigading, Sanden, Bantul
: Rumah MN
: Jumat
: 27 Mei 2016
: 14.30 WIB
Peneliti
: “Selamat siang Mbak MN.”
MN
: “Siang Pak.”
Peneliti
: “Maaf Mbak MN, Bapak boleh tanya-tanya?”
MN
: “Iya, silahkan Pak.”
Peneliti
: “Menurut Mbak MN kerapian itu penting tidak?”
MN
: “Penting Pak.”
Peneliti
: “Nah ketika Mbak MN akan berangkat ke sekolah, Mbak MN
merapikan pakaian dulu tidak?”
MN
: “Iya Pak, kan biar tidak dimarahi ibu guru.”
Peneliti
: “Apakah setelah belajar Mbak MN selalu merapikan tempat
belajar?”
MN
: “Iya Pak, soalnya ibu selalu menyuruh saya untuk selalu
membereskan tempat belajar.”
Peneliti
: “Apakah Mbak MN suka berbicara?”
MN
: “Iya Pak, apalagi jika mengobrol dengan teman-teman.”
Peneliti
: “Kalau membaca dan berbicara Mbak MN lebih suka mana?”
MN
: “Dua-duanya Pak.”
Peneliti
: “Memang apa yang sering diobrolin?”
MN
: “Ya macem-macem Pak.”
Peneliti
: “Ketika ibu guru meminta siswa untuk bekerja kelompok, apa
Mbak MN suka bertukar pikiran, dengan teman yang lain?”
MN
: “Iya Pak.”
Peneliti
: “Ketika jam istirahat, apa yang sering Mbak MN lakukan?”
MN
: “Jajan Pak, terus ngobrol dan main sama teman, sambil bawa
buku untuk dibaca-baca.”
Peneliti
: “Apa yang biasa Kamu lakukan ketika berbicara?”
MN
: “Apa ya?”
Peneliti
: “Apa Kamu mendekati lawan bicara ketika berbicara?”
MN
: “Iya Pak, biar jelas.”
Peneliti
: “Ketika Mbak MN membaca, apakah sering bersuara?”
MN
: “Iya Pak.”
Peneliti
: “Terus menggunakan jari sebagai penunjuk tidak?”
MN
: “Tidak Pak, kan uda lancar bacanya, jadi tidak perlu pakai
penunjuk lagi.”
Peneliti
: “Mbak MN lebih suka membaca cerita sendiri atau dibacakan
orang lain?”
MN
: “Aku lebih suka membaca cerita sendiri Pak.”
Peneliti
: “Apa yang lebih mudah Mbak MN ingat?”
MN
: “Emmm”
170
Peneliti
: “Mbak MN lebih mudah mengingat apa yang Mbak MN lihat, apa
yang Mbak MN dengar?”
MN
: “Yang dilihat.”
Peneliti
: “Bagaimana cara Mbak MN menghafal materi pelajaran?”
MN
: “Ya dibaca diulang-ulang.”
Peneliti
: “Sambil duduk diam membacanya?”
MN
: “Tidak, paling sambil mainan pensil atau bolpoin.”
Peneliti
: “Apakah setelah selesai mengerjakan tugas Mbak MN teliti
kembali jawaban Mbak MN?”
MN
: “Iya, biar tidak ada yang terlewatkan.”
Peneliti
: “Apa yang paling mudah mengganggu konsentrasi Mbak MN?”
MN
: “Suara Pak.”
Peneliti
: “Jenis seni apa yang lebih Mbak MN suka?”
MN
: “Seni menggambar.”
Peneliti
: “Apakah Mbak MN mengalami kesulitan dalam pekerjaan
visualisasi?”
MN
: “Maksudnya?”
Peneliti
: “Ya misal disuruh memotong kertas menjadi dua bagian yang
sama besar?”
MN
:“Iya Pak sulit, apalagi jika tidak diukur dulu dengan penggaris.”
Peneliti
: “Apa Kamu mengalami kesulitan jika disuruh duduk diam dalam
waktu yang cukup lama?”
MN
: “Tidak Pak.”
Peneliti
: “Ketika guru menjelaskan materi dalam waktu yang lama, apa
yang Kamu lakukan?”
MN
: “Ya mendengarkan, kalau bosen paling mainan bolpoin Pak.”
Peneliti
: “Apa Kamu senang ketika ibu guru, mengajar dengan metode
praktik?”
MN
: “Iya.”
Peneliti
: “Mbak MN suka berolahraga?”
MN
: “ Tidak begitu suka Pak.”
Peneliti
: “Makasih ya, mungkin ini dulu Bapak tanya-tanyanya.”
MN
: “Oh ya Pak, sama-sama.”
Nama
Alamat
Lokasi
Hari
Tanggal
Pukul
: ER
: Bonggalan, Srigading, Sanden, Bantul
: Rumah ER
: Sabtu
: 28 Mei 2016
: 13.30 WIB
Peneliti
ER
Peneliti
Mbak ER?”
ER
: “Selamat siang Mbak ER.”
: “Siang Pak.”
: “Maaf Mbak ER, Bapak boleh bertanya-tanya terkait gaya belajar
: “Iya boleh Pak.”
171
Peneliti
: “Menurut Mbak ER kerapian itu penting tidak?”
ER
: “Ya penting Pak
Peneliti
: “Nah ketika Mbak ER akan berangkat ke sekolah, Mbak ER
merapikan pakaian dulu tidak?”
ER
: “Iya Pak.”
Peneliti
: “Apakah setelah belajar Mbak ER selalu merapikan tempat
belajar?”
membereskan tempat belajar.”
ER
: “Ya merapikan buku-buku Pak.”
Peneliti
: “Apakah Mbak ER suka berbicara?”
ER
: “Iya Pak.”
Peneliti
: “Kalau membaca dan berbicara Mbak ER lebih suka mana?”
ER
: “Berbicara”
Peneliti
: “Memang apa yang sering diobrolin?”
ER
: “Banyak Pak, pelajaran, permainan, dan laian-lain Pak”
Peneliti
: “Ketika ibu guru meminta siswa untuk bekerja kelompok, apa
Mbak ER suka bertukar pikiran, dengan teman yang lain?”
ER
: “Ya berdiskusi, bertukar pikiran.”
Peneliti
: “Ketika jam istirahat, apa yang sering Mbak ER lakukan?”
ER
: “Jajan Pak, terus ngobrol dan main sama temen-temen.”
Peneliti
: “Apa yang biasa Kamu lakukan ketika berbicara?”
ER
: “Mendekati orang yang sedang aku kajak bicara Pak.”
Peneliti
: “Ketika Mbak ER membaca, apakah sering bersuara?”
ER
: “Iya pak.”
Peneliti
: “Terus menggunakan jari sebagai penunjuk tidak?”
ER
: “Iya Pak.”
Peneliti
: “Kenapa?”
ER
: “Ya biar lebih mudah bacanya Pak, biar tidak ada yang
terlewatkan.”
Peneliti
: “Mbak ER lebih suka membaca cerita sendiri atau dibacakan
orang lain?”
ER
: “Mendengarkan cerita Pak.”
Peneliti
: “Apa yang lebih mudah Mbak ER ingat?”
ER
: “Yang didengar.”
Peneliti
: “Bagaimana cara Mbak ER menghafal materi pelajaran?”
ER
: “Ya dibaca berulang-ulang.”
Peneliti
: “Sambil duduk diam membacanya?”
ER
: “Tidak Pak, paling sambil mainan bolpoin Pak.”
Peneliti
: “Apakah setelah selesai mengerjakan tugas Mbak ER teliti
kembali jawaban Mbak ER?”
ER
: “Iya, buat ngecek sudah semua belum.”
Peneliti
: “Apa yang paling mudah mengganggu konsentrasi Mbak ER?”
ER
: “Suara.”
Peneliti
: “Jenis seni apa yang lebih Mbak ER suka?”
ER
: “Seni tari.”
172
Peneliti
: “Apakah Mbak ER mengalami kesulitan dalam pekerjaan
visualisasi?”
ER
: “Maksudnya Pak?”
Peneliti
: “Ya misal disuruh memotong kertas menjadi dua bagian yang
sama besar?”
ER
: “Tidak Pak, tapi kalau tidak diukur dengan penggaris dulu ya
sulit.”
Peneliti
: “Apa Kamu mengalami kesulitan jika disuruh duduk diam dalam
waktu yang cukup lama?”
ER
: “Tidak”
Peneliti
: “Ketika guru menjelaskan materi dalam waktu yang lama, apa
yang Kamu lakukan?”
ER
: “Ya ndegerin apa yang dijelasin buguru pak kalau uda bosen ya
paling mainan bolpoin atau apa gitu Pak.”
Peneliti
: “Apa Kamu senang ketika ibu guru, mengajar dengan metode
praktik?”
ER
: “Iya.”
Peneliti
: “Mbak ER suka berolahraga?”
ER
: “Suka banget Pak.”
Peneliti
: “Makasih ya, mungkin ini dulu Bapak tanya-tanyanya.”
ER
: “Iya, sama-sama Pak.”
173
Lampiran 5.
Hasil Wawancara Orang Tua Peserta Didik Peserta Didik Berprestasi Belajar
Nama
Alamat
Lokasi
Hari
Tanggal
Pukul
: Ibu DD
: Karen, Tirtomulyo, Kretek , Bantul
: Rumah DD
: Jumat
: 27 Mei 2016
: 16.00 WIB
Peneliti
: “Selamat siang Ibu, saya Heri Susanto mahasiswa Universitas
PGRI Yogyakarta yang melakukan penelitian di SD Bonggalan.”
Ibu DD
: “Oh ya, ada yang bisa saya bantu Mas?”
Peneliti
: “Iya Ibu, jika diperbolehkan saya ingin mewawancarai Ibu dan
Mas DD terkait gaya belajar DD.”
Ibu DD
: “Iya silahkan Mas, tapi mohon maaf Mas mungkin nanti saya
jawabnya tidak bisa secara detail Mas, soalnya sejak kecelakaan kemarin, jika
disuruh berfikir terlalu dalam kepala saya agak pusing.”
Peneliti
: “Oh iya Bu, tidak apa-apa, menurut Ibu, bagaimana kerapian dari
Mas DD?”
Ibu DD
: “Kalau menurut saya ya tergolong rapi Mas, karena memang dari
kecil Mas DD sudah saya biasakan apa-apa sendiri Mas.”
Peneliti
: “Bagaimana dengan tulisannya Bu?”
Ibu DD
: “Untuk tulisannya tidak begitu rapi Mas, apa lagi kalau pas
terburu-buru, tapi kalau pas santai ya rapi Mas.”
Peneliti
: “Apakah Mas DD jika dirumah suka berbicara?”
Ibu DD
: “Ya sering ngobrol Mas, kadang ngobrol sama adiknya, malah
juga kadang bertengkar.”
dengan saya dengan simbahnya dan dengan kakanya kalau pas dirumah.”
Peneliti
: “Berarti jika ada waktu luang, sering digunakan oleh Mas DD
untuk berbincang-bincang ya Bu.”
Ibu DD
: “Iya Mas, kadang bercanda dengan kakak dan adiknya.”
Peneliti
: “Apa saja kebiasaan yang dilakukan Mas DD ketika berbicara
Bu?”
Ibu DD
: “Ketika berbicara DD sering mendekati lawan bicaranya, malah
kadang njaluk pangku (minta di pangku) kalau sama saya.”
Peneliti
: “Bagaimana kecepatan saat Mas DD berbicara?”
Ibu DD
: “Nada bicaranya cepat Mas.”
Peneliti
: “Jika pas ada waktu luang apa yang biasanya dilakukan Mas DD?”
Ibu DD
: ““Ya main sama teman Mas, tapi jika di rumah DD sering
ngobrol dengan Saya, Ayahnya, dan Saudatanya Mas.””
Peneliti
: “Apa saja kebiasaan yang dilakukan Mas DD ketika membaca di
rumah?”
Ibu DD
: “Kalau di rumah DD seringnya membaca bersuara Mas .”
174
Peneliti
: “Kalau pas membacanya disuarakan apakah menggunakan jari
sebagai penunjuk Bu?”
Ibu DD
: “Tidak Mas, DD membacanya sudah lancar, jadi jarang memakai
jari sebagai penunjuk.”
Peneliti
: “Menurut Ibu, apa yang lebih mudah diingat oleh Mas DD?”
Ibu DD
: “DD lebih mudah mengingat apa yang didengar Mas.”
Peneliti
: “Pada saat menghafal materi, apa yang biasanya Mas DD
lakukan?”
Ibu DD
: “Dibaca diulang-ulang Mas.”
Peneliti
: “Sambil jalan-jalan Bu?”
Ibu DD
: “Tidak Mas, tapi kadang sambil mainan bolpoin Mas”
Peneliti
: “Apakah setelah selesai mengerjakan tugas Mas DD teliti kembali
pekerjaannya?”
Ibu DD
: “Iya Mas, setelah selesai DD cek lagi hasil pekerjaannya.”
Peneliti
: “Apa yang paling mudah mengganggu konsentrasi Mas DD?”
Ibu DD
: “Suara berisik Mas.”
Peneliti
: “Jenis seni apa yang lebih suka Mas DD?”
Ibu DD
: “Musik, kalau di rumah DD sering memutar musik di hapenya.”
Peneliti
: “Apakah Mbak ER mengalami kesulitan dalam pekerjaan
visualisasi/memotong kertas menjadi dua bagian sama besar dengan dikira-kira?”
Ibu DD
: “Tidak Mas.”
Peneliti
: “Apakah Mas DD mengalami kesulitan jika disuruh duduk diam
dalam waktu yang lama?”
Ibu DD
: “Tidak Mas, jika memang Dia harus duduk diam ya Dia duduk
diam Mas, paling kalau sudah bosen ya mainan benda apa gitu Mas.”
Peneliti
: “Apakah Mas DD sering menyentuh Ibu untuk mendapatkan
perhatian?”
Ibu DD
: “Tidak mas.”
Peneliti
: “Apakah Mas DD suka berolahraga?”
Ibu DD
: “Iya Mas, apalagi bermain bulutangkis, wah DD sangat
bersemangat.”
Peneliti
: “Oh ya Bu, mungkin itu dulu Bu, sekali lagi maaf Bu sudah
merepotkan, dan terimakasih Bu atas informasinya.”
Ibu DD
: “Oh ya Mas sama-sama, semoga lekas lulus Mas, dan bisa lekas
kerja.”
Peneliti
: Amin, iya Bu terimaksih doanya.”
175
Nama
Alamat
Lokasi
Hari
Tanggal
Pukul
: Ayah MN
: Bonggalan, Srigading, Sanden, Bantul
: Rumah MN
: Jumat
: 27 Mei 2016
: 14.00 WIB
Peneliti
: “Selamat siang Dek, Bapak dan Mbak MN ada?”
Adik MN
: “Siang Mas, iya ada Mas, bentar ya Mas.”
Peneliti
: “Selamat siang Bapak,, saya Heri Susanto mahasiswa Universitas
PGRI Yogyakarta yang melakukan penelitian di SD Bonggalan.
Ayah MN
: “Oh ya, ada yang bisa saya bantu Mas?
Peneliti
: “Iya pak, jika diperbolehkan saya ingin mewawancarai Bapak dan
Mbak MN terkait gaya belajar Mbak MN.”
Ayah MN
: “Oh ya silahkan Mas, Mbak MN keluar dulu sini, kerudungnya
dipakai. Dengan saya dulu apa dengan Mbak MN dulu?”
Peneliti
: “Dengan Bapak dulu.”
Ayah MN
: “Oh ya Mas silahkan”
Peneliti
: “Menurut Bapak/Ibu bagaimana kerpaian dari Mbak MN?”
Ayah MN
: “Ya tergolong rapi Mas, cara MN berpakaian juga rapi Mas.”
Peneliti
: “Bagaimana dengan tulisannya Pak?”
Ayah MN
: “Tulisannya rapi kok Mas.”
Peneliti
: “Apakah Mbak MN jika dirumah suka berbicara?”
Ayah MN
: “Iya Mas, kadang suka mengobrol dengan adik-adiknya atau pas
saya/ibunya dirumah kadang ngobrol juga dengan kami.”
Peneliti
: “Berarti jika ada waktu luang, sering digunakan oleh Mbak MN
untuk berbincang-bincang ya Pak.”
Ayah MN
: “Iya Mas, tapi jika ada waktu luang juga sering dia gunakan
untuk membaca Mas.”
Peneliti
: “Apa saja kebiasaan yang dilakukan Mbak MN ketika berbicara
Pak?”
Ayah MN
: “Kebiasaannya, kalau berbicara MN biasanya mendekat Mas.”
Peneliti
: “Bagaimana kecepatan saat Mbak MN berbicara?”
Ayah MN
: “Ya tergolong cepat Mas, tapi kadang juga lambat Mas,
menyesuaikan kebutuhan Mas.”
Peneliti
: “Jika pas ada waktu luang apa yang biasanya dilakukan Mbak
MN?”
Ayah MN
: “Ya main sama teman Mas, tapi jika di rumah MN sering ngobrol
dengan kami Mas.”
Peneliti
: “Apa saja kebiasaan yang dilakukan Mbak MN ketika membaca
di rumah?”
Ayah MN
: “MN biasanya kalau membaca, dibaca bersuara Mas.”
Peneliti
: “Kalau pas membacanya disuarakan apakah menggunakan jari
sebagai penunjuk Pak?”
Ayah MN
: “Kalau itu tidak Mas.”
Peneliti
: “Menurut Bapak, apa yang lebih mudah diingat oleh Mbak MN?”
176
Ayah MN
: “Yang MN lihat Mas.”
Peneliti
: “Pada saat menghafal materi, apa yang biasanya Mbak MN
lakukan?”
Ayah MN
: “Ya dibaca diulang-ulang Mas.”
Peneliti
: “Sambil jalan-jalan Pak?”
Ayah MN
: “Tidak Mas, tapi kadang sambil melakukan aktivitas lain Mas.”
Peneliti
: “Apakah setelah selesai mengerjakan tugas Mbak MN teliti
kembali pekerjaannya?”
Ayah MN
: “Iya Mas, malahan Dia menyuruh saya untuk mengoreksi
pekerjaannya.”
Peneliti
: “Apa yang paling mudah mengganggu konsentrasi Mbak MN?”
Ayah MN
: “Suara Mas, apalagi jika adiknya, bilang “e.. nonton tv” pasti
konsentrasinya mudah terganggu.”
Peneliti
: “Jenis seni apa yang lebih suka Mbak MN?”
Ayah MN
: “Menggambar Mas.”
Peneliti
: “Apakah Mbak MN mengalami kesulitan dalam pekerjaan
visualisasi Pak /memotong kertas menjadi dua bagian sama besar dengan dikirakira?”
Ayah MN
: “Oh kalau itu iya Mas, Dia memang mengalami kesulitan jika
disuruh mengira-ira ukuran Mas.”
Peneliti
: “Apakah Mbak MN mengalami kesulitan jika disuruh duduk
diam dalam waktu yang lama?”
Ayah MN
: “Kalau itu tergantung kebutuhan Mas, tapi misal harus duduk
diam Dia betah kok Mas.”
Peneliti
: “Apakah Mbak MN sering menyentuh Bapak/Ibu untuk
mendapatkan perhatian?”
Ayah MN
: “Tidak mas.”
Peneliti
: “Apakah Mbak MN suka berolahraga?”
Ayah MN
: “Tidak Mas, jika dirumah MN jarang berolahraga Mas.”
Peneliti
: “Oh ya Pak, mungkin itu dulu Pak, sekali lagi maaf Pak sudah
merepotkan, dan terimakasih Pak atas informasinya.”
Ayah MN
: “Oh ya Mas sama-sama, semoga lekas lulus Mas.”
Peneliti
: Amin, iya Pak terimaksih doanya.”
Nama
Alamat
Lokasi
Hari
Tanggal
Pukul
: Ayah ER
: Bonggalan, Srigading, Sanden, Bantul
: Rumah ER
: Minggu
: 5 Juni 2016
: 18.30 WIB
Peneliti
Kakek ER
mandi.”
Peneliti
: “Selamat malam Pak, Bapak Sigit ada Pak?”
: “Malam Mas, iya ada Mas, tunggu sebentar ya Mas, Sigit baru
: “Oh ya Pak.”
177
Ayah ER
: “Maaf ya Mas dari kemarin belum bisa bertemu.”
Peneliti
: “Iya Pak tidak apa-apa”
Ayah ER
: “Oh ya, ada yang bisa saya bantu Mas?”
Peneliti
: “Iya Pak, jika diperbolehkan saya ingin mewawancarai Bapak
terkait gaya belajar Mbak ER.”
Ayah ER
: “Oh ya silahkan Mas.”
Peneliti
: “Menurut Bapak bagaimana kerpaian dari Mbak ER?”
Ayah ER
: “Ya tergolong rapi Mas.”
Peneliti
: “Bagaimana dengan tulisannya Pak?”
Ayah ER
: “Kalau menurut saya tulisannya rapi Mas.”
Peneliti
: “Apakah Mbak ER jika dirumah suka berbicara?”
Ayah ER
: “Iya Mas, ER sering berinteraksi dengan keluarga, dengan saya
dengan simbahnya dan dengan kakanya kalau pas dirumah.”
Peneliti
: “Berarti jika ada waktu luang, sering digunakan oleh Mbak ER
untuk berbincang-bincang ya Pak.”
Ayah ER
: “Iya Mas.”
Peneliti
: “Apa saja kebiasaan yang dilakukan Mbak ER ketika berbicara
Pak?”
Ayah ER
: “Kebiasaannya, kalau berbicara ER biasanya mendekat Mas.”
Peneliti
: “Bagaimana kecepatan saat Mbak ER berbicara?”
Ayah ER
: “Ya tidak tentu Mas, kadang cepat, tapi kadang juga lambat Mas,
menyesuaikan kebutuhan Mas, tapi kalau sepengamatannya lebiih sering yang
cepat Mas. ”
Peneliti
: “Jika pas ada waktu luang apa yang biasanya dilakukan Mbak
ER?”
Ayah ER
: “Ya main sama teman Mas, tapi jika di rumah ER sering ngobrol
dengan Saya Mas.”
Peneliti
: “Apa saja kebiasaan yang dilakukan Mbak ER ketika membaca di
rumah?”
Ayah ER
: “ER biasanya kalau membaca, dibaca bersuara Mas.”
Peneliti
: “Kalau pas membacanya disuarakan apakah menggunakan jari
sebagai penunjuk Pak?”
Ayah ER
: “Iya Mas, soalnya dari kecil sudah diajari begitu.”
Peneliti
: “Menurut Bapak, apa yang lebih mudah diingat oleh Mbak ER?”
Ayah ER
: “Yang ER dengar Mas, mungkin itu yang menyebabkan kalau
membaca ER sering bersuara.”
Peneliti
: “Pada saat menghafal materi, apa yang biasanya Mbak ER
lakukan?”
Ayah ER
: “Ya dibaca diulang-ulang Mas.”
Peneliti
: “Sambil jalan-jalan Pak?”
Ayah ER
: Tidak Mas, tapi kadang sambil mainan benda Mas.”
Peneliti
: “Apakah setelah selesai mengerjakan tugas Mbak ER teliti
kembali pekerjaannya?”
Ayah ER
: “Iya Mas, biasanya setelah selesai mengerjakan tugas Dia teliti
terus dilihatkan ke saya dulu Mas.”
Peneliti
: “Apa yang paling mudah mengganggu konsentrasi Mbak ER?”
178
Ayah ER
: “Televisi Mas (suara), tapi kadang kalau pas belajar ER bisa
sambil menonton televisi, tapi di mute (tanpa suara), jadi cuma lihat gambar.”
Peneliti
: “Jenis seni apa yang lebih suka Mbak ER?”
Ayah ER
: “Kalau sekarang tari Mas.”
Peneliti
: “Apakah Mbak ER mengalami kesulitan dalam pekerjaan
visualisasi Pak /memotong kertas menjadi dua bagian sama besar dengan dikirakira?”
Ayah ER
: “Oh kalau itu iya Mas, tapi kalu diukur dengan penggaris terlebih
dahulu tidak Mas.”
Peneliti
: “Apakah Mbak ER mengalami kesulitan jika disuruh duduk diam
dalam waktu yang lama?”
Ayah ER
: “Kalau itu tergantung kondisi Mas, ER bisa diam tapi kadang
juga usil, tapi kalu pas bukan diacara resmi Dia sulit diam Mas.”
Peneliti
: “Apakah Mbak ER sering menyentuh Bapak/Ibu untuk
mendapatkan perhatian?”
Ayah ER
: “Tidak mas.”
Peneliti
: “Apakah Mbak ER suka berolahraga?”
Ayah ER
: “Iya Mas, ER senang jika berolahraga.”
Peneliti
: “Oh ya Pak, mungkin itu dulu Pak, sekali lagi maaf Pak sudah
merepotkan, dan terimakasih Pak atas informasinya.”
Ayah ER
: “Oh ya Mas sama-sama, semoga lekas lulus Mas.”
Peneliti
: Amin, iya Pak terimaksih doanya.”
179
Lampiran 6
Hasil Wawancara Guru Kelas VB
Nama
Alamat
Lokasi
Hari
Tanggal
Pukul
: Rinni Trimuryanti, S.Pd.
: Bracan, Tirtomulyo, Kretek, Bantul
: Rumah Ibu Rinni
: Jumat
: 27 Mei 2016
: 15.30 WIB
Peneliti
: “Assalamualaikum Bu ”
Guru
: “Waalaikumussalam Mas Heri, sini masuk dulu Mas, silahkan
duduk dulu Mas.”
Peneliti
: “Iya Bu terimakasih.”
Guru
: “Oh ya gimana Mas Heri, ada yang bisa saya bantu?”
Peneliti
: “Iya Bu, jika diperbolehkan saya ingin mewawancarai Ibu terkait
siswa berprestasi di kelas VB. ”
Guru
: “Oh ya silahkan Mas.”
Peneliti
: “Menurut Ibu bagiamana kerapian dari DD/MN/ ER
Guru
: “Dari segi kerapian peserta didik berprestasi memang rapi Mas,
baik dilihat dari segi penampilan maupun dilihat dari segi catatannya.”
Peneliti
: “Apakah DD/MN/ER ketika di kelas suka berbicara Bu?”
Guru
: “Kalau DD dan ER iya Mas, setelah selesai mengerjakan tugas
bisanya mereka ngobrol dengan temannya Mas. Berbeda dengan MN Mas dia
jarang mengajak temannya berbicara kecuali pas jam istirahat. Tapi kalau pas saya
menjelaskan semua peserta didik berprestasi mendengarkan dengan tenang Mas.”
Peneliti
: “Ketika Ibu memberikan pertanyaan secara lisan, bagaimana
jawaban DD/MN/ER?”
Guru
: “Semua peserta didik berprestasi menjawab pertanyaan saya
dengan tepat Mas.”
Peneliti
: “Apakah mereka menjawabnya dengan singkat atau secara
panjang lebar Bu?”
Guru
: “Kalau pertanyaannya disuruh untuk menceritakan, mereka dapat
menceritakan dengan baik Mas.”
Peneliti
: “Ketika ada waktu luang (jam istirahat), apa yang
biasanya dilakukan oleh ketiga peserta didik berprestasi?”
Guru
: “Ya mereka beli jajanan Mas”
Peneliti
: “Habis itu Bu?”
Guru
: “Kalau sepengamatan saya, setelah mereka selesai makan,
biasanya kalau DD dan ER bermain, ngobrol dengan teman-temannya, tapi kalau
MN selain ngbrol dengan teman, Dia juga sering membaca buku bacaan yang dia
bawa dari rumah.”
Peneliti
: “Apa saja kebiasaan dari peserta didik berprestasi ketika berbicara
Bu?”
180
Guru
: “Apa ya Mas, kalau sepengamatan saya, biasanya DD, MN, dan
ER ketika berbicara dengan saya mendekati saya Mas.”
Peneliti
: “Terus bagaimana dengan nada bicara mereka Bu?”
Guru
: “Kalau pas berbicara dengan saya, nada bicara mereka cepat Mas,
tapi tetep jelas kok Mas jedanya.”
Peneliti
: “Apa saja kebiasaan yang dilakukan DD/MN/ER ketika membaca
Bu?”
Guru
: “Alhamdulillah semua peserta didik berprestasi ketika membaca
sudah lancar Mas.”
Peneliti
: “Nah ketika Ibu meminta DD/MN/ER membaca bersuara, apakah
mereka mengunakan jari/bolpoin sebagai penunujuk Bu?”
Guru
: “Kalau DD dan MN tidak Mas, tapi ER biasanya menggunakan
bolpoin sebagai penunjuk saat membaca.”
Peneliti
: “Menurut Ibu, DD/MN/ER lebih suka membaca cerita atau
mendengarkan cerita Bu?”
Guru
: “Kalau sepengamatan saya ketika saya membacakan cerita semua
anak-anak mendengarkan dan ikut membaca (dalam hati) cerita yang sedang
dibaca temannya.”
Peneliti
: “Menurut Ibu, apa yang lebih mudah DD/MN/ER ingat Bu?”
Guru
: “Menurut saya, kalau DD dan ER mereka lebih mudah mengingat
apa yang mereka dengar, soalnya setiap saya menjelaskan (ceramah) di depan
mereka langsung bisa menangkap/memahami apa yang saya sampaikan. Berbeda
dengan MN untuk memahamai suatu materi biasanya dia membaca atau melihat
gambar terlebih dahulu.”
Peneliti
: “Terus bagaimana cara DD/MN/ER menghafal materi ketika di
kelas Bu?”
Guru
: “Cara mereka menghafal hampir sama Mas, dengan dibaca
berulang-ulang.”
Peneliti
: “Ketika menghafal materi aktivitas apa yang sering mereka
lakukan?”
Guru
: “Biasanya sambil mainan pensil/ bolpoin Mas.”
Peneliti
: “Menurut Ibu, apa yang paling mudah mengganggu konsentrasi
dari DD/MN/ER?”
Guru
: “Suara Mas, makanya saya selalu menegur anak-anak ketika
mereka berisik, biar tidak mengganggu teman yang lain.”
Peneliti
: “Apakah setelah selesai mengerjakan tugas mereka meneliti
kembali jawaban mereka Bu?”
Guru
: “Iya Mas, apalagi MN jika mengerjakan sesuatu sampai habis
waktunya.”
Peneliti
: “Menurut Ibu jenis seni apa, yang lebih di sukai DD/MN/ER?”
Guru
: “Kalau sepengamatan saya, DD lebih suka seni musik Mas, dia
jago jika disuruh bernyayi, suaranya juga bagus. Kalau MN menggambar Mas
hasil gambarannya juga bagus Mas. Sedang kalau ER dia sepertinya suka seni tari
Mas.”
Peneliti
: “Apakah DD/MN/ER mengalami kesulitan Bu dalam pekerjaan
visualisasi seperti memotong kertas menjadi dua bagian sama besar?”
181
Guru
: “Kalau DD tidak Mas, dia sudah bisa mengira-ira Mas. Tapi
kalau MN dan ER sedikit mengalami kesulitan Mas kalau tidak diukur terlebih
dahulu.”
Peneliti
: “Apakah DD/MN/ER mengalami kesulitan jika disuruh duduk
diam dalam waktu yang lama Bu?”
Guru
: “Tidak Mas, ketika Saya menjelaskan materi yang cukup banyak
mereka tetap dapat duduk diam, paling cuma mainan bolpoin tapi tetap di tempat
duduk mereka Mas.”
Peneliti
: “Bagaimana dengan metode praktik apakah anak-anak sntusias
ketika pembelajaran menggunakan metode praktik?”
Guru
: “Iya Mas mereka antusias sekali, apalagi yang putra Mas
semangat banget.”
Peneliti
: “Apakah DD/MN/ER suka dengan pelajaran Olah Raga Bu?”
Guru
: “Iya Mas, mereka suka banget Mas, kecuali MN, dia tidak begitu
suka sepertinya dengan Olah Raga.”
Peneliti
: “Oh ya Bu, mungkin itu dulu Bu yang saya tanyakan.
Terimakasih Bu, dan mohon maaf sudah merepotkan.”
Guru
: “Iya Mas sama-sama, moga cepat selesai penelitiannya dan cepat
lulus.”
Peneliti
: “Amin, terimakasih Bu”.
182
Lampiran 7.
Dokumentasi
A. Hasil dokumentasi saat observasi dan wawancara
DD mendengarkan penjelasan guru
dengan seksama
ER mengajak temannya berbicara
MN ikut membaca ketika teman
yang lain membaca
MN dan ER mendengarkan
penjelasan guru dengan seksama
ER mendengarkan penjelasan guru
ER mengajak teman sebangkunya
berbicara (ngobrol)
183
Hasil pekerjaan DD
Hasil tulisan DD
Hasil pekerjaan MN
Hasil tulisan MN
Hasil pekerjaan ER
Hasil tulisan ER
184
Wawancara
Ayahnya
Dengan
DD
dan
Wawancara
Ayahnya
Dengan
ER
dan
179
B. Dokumentasi Nilai Raport Peserta Didik Berprestasi Belajar
1. Dokumentasi Nilai Raport DD
DD
180
2. Dokumentasi Nilai Raport MN
MN
181
3. Dokumentasi Nilai Raport ER
ER
182
Lampiran 8. Surat Ijin Penelitian
183
184
Lampiran 9. Surat Keterangan Telah Melakukan Penelitian
Download