INFORMASI CUACA, IKLIM DAN GEMPABUMI

advertisement
INFORMASI CUACA, IKLIM DAN GEMPABUMI PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT
BULAN MEI 2014
I. INFORMASI METEOROLOGI
1. Monitoring dan Prakiraan Fenomena Global
ENSO (La Nina dan el Nino)
Berdasarkan pantauan suhu muka laut di Samudera Pasifik selama bulan Mei 2014,
anomali suhu muka laut yang terjadi di sepanjang Samudera Pasifik Ekuatorial
Tengah umumnya bernilai (+0.5) s/d (+1.0)°C, hal ini mengindikasikan kondisi ENSO
Normal hingga El Nino Lemah dan kondisi ini akan berlangsung hingga bulan Juli
2014.
Secara umum probabilitas ENSO mulai awal Mei 2014 adalah Normal (50 %), La Nina
(0 %), El Nino (50%). Pada bulan Juni 2014 diprediksi Normal (40 %), La Nina (1 %), El
Nino (59 %). Anomali suhu muka laut bulan Mei 2014 di Nino 3.4 (5°LU - 5°LS; 120°BB 170°BB) bernilai (+0.5)°C dan untuk bulan Juni 2014 diprediksi akan tetap bernilai
normal positif dengan kondisi suhu perairan indonesia relatif normal hangat.
2. Monitoring dan Prakiraan Fenomena Regional
a. Monsun Timuran
Di wilayah NTB pada bulan Mei 2014 angin dominan bertiup dari arah Timur
hingga Selatan, dengan kecepatan antara (5 - 35) Km/jam. Pada bulan Juni 2014
diprakirakan Monsun Timuran akan semakin dominan di wilayah NTB dengan
kecepatan antara (5 – 40) Km/jam.
b. Suhu Muka Laut
Suhu Muka Laut rata-rata di wilayah Indonesia pada bulan Mei 2014 relatif
hangat, berkisar antara (28.0 – 31.0) °C dan diprakirakan pada bulan Juni 2014
Suhu Muka Laut di perairan Indonesia masih hangat.
c. Tekanan Udara
Pada bulan Mei 2014 pola tekanan rendah mulai dominan di Belahan Bumi Utara
(BBU). Tekanan udara rata-rata di Indonesia pada bulan Mei 2014 berkisar antara
(1006 – 1013) hPa. Diparakirakan pada bulan Juni 2014 pola tekanan rendah masih
akan mulai dominan di Belahan Bumi Utara (BBU). Tekanan udara rata-rata di
wilayah Indonesia pada bulan Juni 2014 diprakirakan berkisar antara (1006 -1014)
hPa.
d. Gangguan Tropis
Pada bulan Mei 2014 tidak terjadi gangguan tropis di dekat wilayah Indonesia.
Diprakirakan potensi pertumbuhan gangguan tropis pada bulan Juni 2014 akan
lebih banyak terjadi di Belahan Bumi Utara.
3. Monitoring dan Prakiraan Fenomena Lokal
Angin Permukaan
a. Angin permukaan pada bulan Mei 2014 di wilayah Pulau Lombok dominan
bertiup dari arah Timur – Tenggara dengan kecepatan antara (5 – 30) Km/jam,
sementara di Pulau Sumbawa angin bertiup dari arah Timur – Selatan dengan
kecepatan antara (5 – 35) Km/jam. Angin permukaan di wilayah NTB pada bulan
Juni 2014 diprakirakan akan didominasi angin timuran, dengan variasi angin dari
arah Timur – Tenggara dengan kecepatan antara (5 – 40) Km/jam.
b. Cuaca pada bulan Mei 2014 di wilayah NTB umumnya cerah – berawan disertai
adanya hujan dengan intensitas ringan.
II. PRAKIRAAN HUJAN BULAN MEI DAN JUNI 2014
Prakiraan curah hujan pada bulan Juni di wilayah NTB berkisar antara (0 – 20)
mm/bulan dengan prakiraan sifat hujan Normal (Pulau Lombok Bagian Barat dan
Tengah serta Sumbawa Barat dan Sumbawa Besar), Atas Normal (Pulau Lombok
bagian Utara dan Sumbawa bagian Timur). Sementara di bulan Juli prakiraan curah
hujan berkisar antara (0 -20) mm/bulan dan sifat hujannnya dominan bersifat Atas
Normal (hampir di seluruh wilayah NTB), Normal (wilayah Pulau Lombok bagian
Barat).
III. POTENSI CUACA EKSTRIM BULAN JUNI 2014
Berdasarkan analisis kondisi dinamika atmosfer dan prakirakan curah hujan bulanan
maka potensi cuaca ekstrim di Wilayah NTB pada bulan Juni 2014 antara lain tinggi
gelombang laut ekstrim (>2meter) di perairan NTB.
IV. INFORMASI GEMPABUMI
Kondisi Tektonik Provinsi Nusa Tenggara Barat
Wilayah Nusa Tenggara Barat dan sekitarnya merupakan wilayah dengan aktifitas
gempabumi yang cukup aktif. Hal ini sebagai akibat dari posisi NTB yang berada pada
daerah pertemuan lempeng Eurasia dan lempeng Samudera Indonesia – Australia di
bagian selatan (Zona penujaman/Subduksi), disamping itu bagian utara terdapat zona
patahan busur belakang (back arc trust). Zona penujaman terjadi sebagai akibat
aktifitas lempeng Samudera Indonesia – Australia yang bergerak mendekati lempeng
benua Eurasia dengan kecepatan kurang lebih 7 cm/tahun.
(Sumber : Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Stasiun Meteorologi Selaparang
BIL Praya – Lombok Tengah NTB, Lia)
Download